Anda di halaman 1dari 10

LP Klimakterium A Definisi Klimakterium adalah perubahan aktivitas reproduksi dari aktif menjadi tidak aktif, makin menurunnya estrogen

hormon, dan menimbulkan gejala klinis. Klimakterium merupakan mata rantai dari meopause sampai pascamenopause (Manuaba, 2 !".

Klimakterium menggambarkan suatu periode #aktu penurunan aktivitas ovarium yang pada akhirnya berhenti. $ada sebagian besar #anita, klimakterium terjadi antara usia pertengahan empat puluhan dan pertengahan lima puluhan. Menopause adalah berakhirnya menstruasi dan merupakan peristi#a tunggal yang terjadi setelah klimakterium (%rooker, 2 % Masa Masa Klimakterium ' $ramenopause adalah masa !() tahun sebelum menopause, keluhan klimakterik sudah mulai timbul, hormon estrogen masih dibentuk. %ila kadar estrogen menurun maka akan terjadi perdarahan tak teratur. 2 Menopause adalah henti haid yang terakhir yang terjadi dalam masa klimakterium dan hormon estrogen tidak dibentuk lagi, jadi merupakan satu titik #aktu dalam masa tersebut. *mumnya terjadi pada umur !)()) tahun. a. , , +anda dan gejala +idak mendapat haid -ot flush, berdebar(debar, sakit kepala, tangan dan kaki dingin, mudah tersinggung, vertigo, cemas, depresi, insomnia, keringat pada malam hari, pelupa, tidak dapat berkonsentrasi, penambahan %%. , , +anda khas kulit merah dan hangat terutama pada kepala dan leher, kapan saja selama beberapa detik sampai 2 menit diikuti menggigil, kedinginan. Kulit genetalia, dinding vagina, uretra menipis dan lebih kering sehingga mudah terjadi iritasi, infeksi, disparemia, labia, klitoris, uterus, ovarium mengecil.atrofi. %ertambahnya pertumbuhan rambut pada #ajah dan tubuh akibat menurunnya kadar estrogen dan efek androgen dalam sirkulasi yang tidak terimbangi. , /steoporosis pada sekitar 2) 0 #anita dalam #aktu ') 1 2 bulan setelah menopause. &".

$erubahan $ola $erdarahan $ola yang paling umum adalah penurunan bertahap jumlah dan durasi aliran menstruasi, menyebabkan terjadinya bercak darah dan kemudian berhenti. %eberapa #anita akan mengalami menstruasi yang lebih sering atau lebih berat, hal ini biasanya refleksi dan produksi estrogen folikuler yang terus( menerus dengan atau tanpa ovulasi

-ot flash $eriode berulang dan sementara terjadinya kemerahan, berkeringat, dan perasaan panas, sering kali disertai palpitasi dan perasaan ansietas, dan kadang(kadang diikuti dengan demam.

2angguan tidur Masalah tidur yang berkaitan dengan menopause mungkin berkaitan dengan hot flash. 3anita menopause dengan keluhan hot flash berat beresiko gangguan tidur.

$erubahan Atropik 4fek jangka panjang penurunan kadar estrogen termasuk penipisan epitelium vagina dan serviks, lapisan kapiler menjadi lebih tampak sebagai kemerahan yang terputus(putus. *kuran serviks biasanya mengecil dengan menurunnya produksi mukus yang dapat menyebabkan disparenia. +raktus urinarius juga menunjukkan perubahan setelah menopause. 2ejalanya dapat meliputi kering atau gatal pada vulva dan vagina atau dispareunia.

$erubahan $sikofisiologis +rias gejala psikologis yang sering kali disebut dalam hubungannya dengan menopause adalah depresi alam perasaan, insomnia, dan penurunan minat seksual. +erdapat perbedaan antara insomnia sejati dengan perubahan tidur yang dikaitkan dengan keringat malam berlebihan. -ilangnya libido dapat dipengaruhi sejumlah faktor termasuk peningkatan depresi atau ansietas.

$erubahan %erat %adan Menopause seringkali dianggap sebagai penyebab peningkatan berat badan pada #anita usia paruh baya. 5ekomendasi untuk meningkatkan olahraga dan diet sehat yang meliputi penga#asan asupan kalori dan lemak harus dibuat untuk #anita seiring pertambahan usia mereka.

$erubahan Kulit

6ebagian besar perubahan kulit yang diperhatikan #anita pada masa menopause adalah kerusakan karena sinar matahari. $erubahan lain meliputi kulit kering, banyak berkeringat, pengerutan, perubahan fungsi pelindung, penipisan, dan penurunan penyembuhan luka. , 6eksualitas 6elama bertahun(tahun telah menjadi anggapan bah#a semakin tua usia #anita, maka minat seks dan responsif #anita akan menurun. Mayoritas #anita yang mengalami menopause alami tidak melaporkan penurunan dalam hasrat seksual, kesenangan erotik, atau orgasme dan penurunan potensi seksual lebih sedikit pada #anita dibanding pria selama proses penuaan. , $erubahan 7ungsi +iroid 8isfungsi tiroid menjadi lebih umum terjadi seiring pertambahan usia #anita. b. 7aktor 1 faktor yang mempengaruhi Ada beberapa faktor yang mempengaruhi menopause (%a9iad. A, 2 , 6tatus gi9i 7aktor yang juga mempengaruhi menopause lebih a#al bisa dikarenakan konsumsi yang sembarangan. <ika ingin mencegah menopause lebih a#al dapat dilakukan dengan menerapkan pola hidup sehat seperti berhenti merokok, serta mengonsumsi makanan yang baik misalnya sejak masih muda rajin mengonsumsi makanan sehat seperti kedelai, kacang merah, bengkoang, atau pepaya (%a9iad. A, 2 ' ". , 6osial ekonomi Menopause dipengaruhi oleh status ekonomi, disamping pendidikan dan pekerjaan suami. %egitu juga hubungan antara tinggi badan dan berat badan #anita yang bersangkutan termasuk dalam pengaruh sosial ekonomi. : $ascamenopause adalah masa :() tahun setelah menopause, dijumpai hiper( gonadotropin (76- dan =-", dan kadang(kadang hipertiroid. > Etiologi 6ebelum haid berhenti, sebenarnya pada seorang #anita terjadi berbagai perubahan dan penurunan fungsi pada ovarium seperti, berkurangnya jumlah folikel dan menurunnya sintesis steroid seks, penurunan sekresi estrogen. :" yaitu;

$erkembangan dan fungsi seksual #anita secara normal dipengaruhi oleh sistem poros hipotalamus(hipofisis(gonad yang merangsang dan mengatur produksi hormon(hormon seks yang dibutuhkan. -ipotalamus menghasilkan hormon gonadotropin releasing hormone (2n5-" yang akan merangsang kelenjar hipofisis untuk menghasilkan follicle stimulating hormone (76-" dan luteini9ing hormone (=-". Kedua hormon 76- dan =- ini yang akan mempersiapkan sel telur pada #anita. 76- dan =- akan meningkat secara bertahap setelah masa haid dan merangsang ovarium untuk menghasilkan beberapa follicle (kantong telur". 8ari beberapa kantong telur tersebut hanya satu yang matang dan menghasilkan sel telur yang siap dibuahi. 6el telur dikeluarkan dari ovarium (disebut ovulasi" dan ditangkap oleh fimbria (organ berbentuk seperti jari(jari tangan di ujung saluran telur" yang memasukkan sel telur ke tuba fallopii (saluran telur". Apabila sel telur dibuahi oleh spermato9oa maka akan terjadi kehamilan tetapi bila tidak, akan terjadi haid lagi. %egitu seterusnya sampai mendekati masa klimakterium, dimana fungsi ovarium semakin menurun. Masa pramenopause atau sebelum haid berhenti, biasanya ditandai dengan siklus haid yang tidak teratur. $ramenopause bisa terjadi selama beberapa bulan sampai beberapa tahun sebelum menopause. $ada masa ini sebenarnya telah terjadi aneka perubahan pada ovarium seperti sklerosis pembuluh darah, berkurangnya jumlah sel telur dan menurunnya pengeluaran hormon seks. Menurunnya fungsi ovarium menyebabkan berkurangnya kemampuan ovarium untuk menja#ab rangsangan gonadotropin. -al ini akan mengakibatkan interaksi antara hipotalamus( hipofisis terganggu. $ertama(pertama yang mengalami kegagalan adalah fungsi korpus luteum. +urunnya produksi steroid ovarium menyebabkan berkurangnya reaksi umpan balik negatif terhadap hipotalamus. Keadaan ini akan mengakibatkan peningkatan produksi dan sekresi 76- dan =-. $eningkatan kadar 76- merupakan petunjuk hormonal yang paling baik untuk mendiagnosis sindrom klimakterik. 6ecara endokrinologis, klimakterik ditandai oleh turunnya kadar estrogen dan meningkatnya pengeluaran gonadotropin. $ada #anita masa reproduksi, estrogen yang dihasilkan : (& ng, pada masa pramenopause menurun menjadi ') (2 ng, dan pada pascamenopause menjadi 2 (') ng. Menurunnya kadar estrogen

mengakibatkan gangguan keseimbangan hormonal yang dapat berupa gangguan

neurovegetatif, gangguan psikis, gangguan somatik, metabolik dan gangguan siklus haid. %eratnya gangguan tersebut pada setiap #anita berbeda(beda bergantung pada; '. $enurunan aktivitas ovarium yang mengurangi jumlah hormon steroid seks ovarium. Keadaan ini menimbulkan gejala(gejala klimakterik dini (gejolak panas, keringat banyak, dan vaginitis atrofikans" dan gejala(gejala lanjut akibat perubahan metabolik yang berpengaruh pada organ sasaran (osteoporosis". 2. :. 6osio(budaya menentukan dan memberikan penampilan yang berbeda dari keluhan klimakterik. $sikologik yang mendasari kepribadian #anita klimakterik itu, juga akan membe(rikan penampilan yang berbeda dalam keluhan klimakterik. 8 Patofisiologi 6eiring dengan pertambahan usia, sistem neurohormonal tidak mampu untuk berstimulasi periodik pada sistem endokrin yang menyebabkan ovarium tidak memproduksi progesterone dalam jumlah yang bermakna. 4strogen hanya dibentuk dalam jumlah kecil melalui aromatisasi androsteredion dalam sirkulasi. penurunan fungsi ovarium menyebabkan ovarium mengecil dan akhirnya folikel juga menghilang. +idak adanya estrogen ovarium merupakan penyebab timbulnya perubahan( perubahan pasca menopause, misalnya; kekeringan vagina, yang dapat menimbulkan rasa tidak nyaman se#aktu berhubungan seks, dan atrofi gradual organ(organ genetalia, serta perubahan fisik lainnya. ?amun #anita pasca menopause tetap memiliki dorongan seks karena androgen adrenal mereka. Masih tidak jelas apakah gejala(gejala emosional yang berkaitan dengan fungsi ovarium, misalnya depresi dan iritabilitas, disebabkan oleh penurunan estrogen akan merupakan reaksi psikologis terhadap dampak menopause. 4 Manifestasi Klinis 6ekitar ! (&)0 dari semua #anita dalam usia klimakterik mempunyai keluhan. 2ejala yang tetap dan tersering adalah gejolak panas dan keringat banyak. 2ejolak panas merupakan sensasi seperti gelombang panas yang meliputi bagian atas dada, leher, dan muka. Keluhan ini biasanya diikuti oleh gejala(gejala psikologik

berupa rasa takut, tegang, depresi, lekas marah, mudah tersinggung, gugup dan ji#a yang kurang mantap. Keluhan lain dapat berupa sakit kepala, sukar tidur, berdebar(debar, rasa kesemutan di tangan dan kaki, serta nyeri tulang dan otot. Keringat malam hari merupakan keluhan yang sangat mengganggu, sehingga menimbulkan lelah dan kesukaran bangun pagi. 6emua keluhan ini kurang menggembirakan bagi seorang #anita, dan mendorong penderita mencari pengobatan. Atrofi epitel genital dapat mengakibatkan vaginitis senilis. 2ejala(gejalanya mencakup; iritasi, rasa terbakar, pruritus, leukorea, dispareunia, perdarahan vaginal, penurunan sekresi vaginal, penipisan epitel dan mudah kena trauma, pemendekan dan pengurangan kelenturan vagina. Kebanyakan masalah seksual dialami oleh #anita pascamenopause adalah karena status fisis dari mukosa vagina, yang harus memelihara kelembaban protektif yang cukup dan memberikan pelumas selama sanggama. 6etelah menopause, perubahan atrofik dapat menyebabkan dispareunia, vaginitis, vaginismus, taknyaman fisis, dan hilang minat seksual. Kulit #anita banyak dipengaruhi oleh estrogen sehingga menimbulkan kulit kehilangan elastisitasnya, berkerut, kering dan menjadi lebih tipis. -al tersebut mengurangi kecantikan seorang #anita, sehingga #anita merasa kurang percaya diri lagi (dan dapat menambah ketidakseimbangan emosi #anita tersebut". 2angguan psikogenik, ini mencakup ; peningkatan rasa gelisah, depresi, mudah cemas, insomnia, dan sakit kepala. Keadaan lain yang dapat diperberat oleh gejala menopause mencakup ; masalah psikosomatik yang telah ada yang diperkuat oleh gejolak panas, pola tidur yang diganggu oleh keringat malam, penurunan libido karena vaginitis atrofikans yang mengakibatkan dispareunia. /steoporosis adalah gangguan tulang yang terutama menyerang tulang trabekular, menyebabkan pengurangan kuantitas tulang sehingga mengakibatkan tulang keropos. Meskipun kedua jenis kelamin mengalami kehilangan massa tulang dengan proses menua, jarang bagi pria mengalami gejala osteoporosis sebelum usia @ . 7 Penatalaksanaan ' Mengubah gaya.pola hidup o Mengkonsumsi makanan yang kaya akan kalsium.

o o o

Mengkonsumsi makanan yang mengandung vitamin seperti buah(buahan dan sayuran. Mengurangi konsumsi kopi, teh, minuman soda, dan alkohol. Menghindari merokok.

/lahraga /lahraga akan meningkatkan kebugaran dan kesehatan seseorang, biasanya ini juga memba#a dampak positif, seperti ; a. Menguatkan tulang b. Meningkatkan kebugaran c. Menstabilkan berat badan d. Mengurangi keluhan menopause e. Mengurangi stress akibat menopause /lahraga bagi #anita yang mengalami menopause tentu saja berbeda dengan #anita yang masih dalam usia reproduktif karena biasanya bebetapa organ tubuhnya sudah tidak berfungsi sempurna, selain itu bebeapa penyakit sudah dideritanya. <adi tujuan olahraga bagi #anita menopause adalah selain menjaga kebugaran juga untuk mengurangi atau mengobati penyakit. <enis(jenis olahraga yang bisa dilakukan untuk #anita usia menopause yaitu jalan cepat, senam, dan berenang (Kasdu, 2 2".

+erapi penggantian hormon (-5+" $enggantian estrogen tunggal bisa dikombinasikan. -5+ dapat menurunkan atau menghilangkan rasa panas, dapat membantu pencegahan osteoporosis.

! )

+erapi komplementer ; arklimakteriumterapi, yoga, homeopati +erapi sulih hormon (+6-" *ntuk mengurangi keluhan pada #anita dengan keluhan atau sindrklimakterium menopause dalam masa premenopause dan postmenopause. 6elain itu, +6- juga berguna untuk menjaga berbagai keluhan yang muncul akibat menopause, seperti keluhan vasomotor, vagina yang kering, dan gangguan pada saluran kandung kemih. $enggunaan +6- juga dapat mencegah perkembangan penyakit akibat dari

kehilangan hormon estrogen, seperti osteoporosis dan jantung koroner. <adi, tujuan pemberian +6- adalah sebagai suatu usaha untuk mengganti hormon yang ada pada keadaan normal untuk mempertahankan kesehatan #anita yang bertambah tua. (Kasdu, 2 2"

-al yang dapat dilakukan untuk mengatasi masalah fisik saat klimakterium; ' *ntuk mengatasi gatal(gatal dan ras terbakar pada vulva ; bicarakan dengan pemberi pera#atan kesehatan untuk menyingkirkan abnormalitas dermatologis untuk mendapatkan resep krim pelumas.hormonal 2 : *ntuk mencegah dispareunia (rasa sakit ketika berhubungan seksual" ; gunakan lubrikan yang larut dalam air, seperti jelly K(A, krim hromon atau foam kontrasepsi Memperbaiki otot tonus perineal dan kontrol kandung kemih dengan mempraktikkan latihan KegelBs setiap hari ; mengkontraksikan otot(otot perineal seperti ketika mnghentikan ketika berkemih, tahan )(' detik dan bebaskan. ! ) C *ntuk mencegah kekeringan kulit ; gunakan krim dan lotion kulit *ntuk mencegah osteoporosis ; amati asupan kalsium dengan meminum suplemen kalsium dan susu yang dapt membantu untuk memperlambat proses osteoporosis *ntuk mencegah infeksi saluran kemih ; minum C(& gelas air setiap hari dan vitamin >() @ mg" sebagai cara untuk mengurangi infeksi saluran kemih yang berhubungan dengan atrofi uretra Aktivitas seksual yang sering dapat membantu untuk mempertahankan elastisitas vagina (%runner D 6uddarth, 2 2 '. Pencegahan Mengonsumsi makanan(makanan bergi9i yang secara alami bersifat anti(inflamasi, seperti #hole grain, buah(buahan, ikan, sayuran berdaun hijau tua, kacang(kacangan, dan memasak dengan minyak 9aitun. -indari konsumsi makanan yang mengandung trans fat, seperti margarin. 2. %erolahraga yang teratur, sebab olahraga teratur akan mengurangi jumlah deposit lemak. :. Merokok, minum alkohol, dan obat(obatnan harus dihindari karena bersifat pro( inflamasi dan merusak jaringan yang sehat. !. -indari stres, karena stres dapat merusak sistem pertahanan tubuh. ). +idur yang cukup akan sangat bermanfaat untuk mencegah proses inflamasi kronik '"

'.

Komplikasi $enyakit <antung Koroner Keluhan yang mempengaruhi fungsi jantung dan pembuluh darah meliputi ; kulit terasa kering, keriput dan longgar dari ototnya oleh karena turunnya sirkulasi menuju kulit, badan terasa panas termasuk #ajah, terjadi perubahan sirkulasi pada #ajah yang dapat melebar ke tengkuk (hot flushes", mudah berdebar 1 debar terjadi tekanan darah tinggi yang berlanjut ke penyakit jantung koroner. (Manuaba, 'EEE" Adanya hipertensi dan peningkatan kadar kolesterol menyebabkan meningkatkan faktor resiko terhadap terjadinya aterosklerosis. Khususnya mengenai sklerosis primer koroner dan infark miocard akan terjadi '(2 kali lebih sering setelah kadar estrogen menurun.

2. ( ( :.

Masalah urogenital Ketidakmampuan mengendalikan buang air kecil (inkontinensia" Fnfeksi saluran kemih /steoporosis 8engan turunnya kadar estrogen, maka proses osteoblast yang berfungsi membentuk tulang baru terhambat dan fungsi osteoclast merusak tulang meningkat. Akibat tulang tua diserap dan dirusak osteoclast tetapi tidak dibentuk tulang baru oleh osteoblast, sehingga tulang menjadi osteoporosis.

!.

8emensia 3anita pascamenopause biasanya kemampuan berfikir dan ingatnnya menurun hal ini merupakan pengaruh dari menurunnya hormon estrogen, dimana hormon estrogen ini dapat mempengaruhi kerja dari degenerasi sel 1 sel saraf dan sel 1 sel otak. ( Manuaba, 'EEE".

F ('

Asuhan Keperawatan Klimakterium Pengkajian

$engkajian yang dilaksanakan pada pasien dengan gangguan masa klimakterium selain pengkajian secara umum juga dilakukan pengkajian khusus yang ada hubungannya dengan gangguan masa klimakterium yang meliputi ; '. -aid a. Menarche b. =amanya c. %anyaknya d. 6iklus

e. 8ismenore 2. 5i#ayat penyakit keluarga :. 5i#ayat obstetri a. Kehamilan b. Abortus c. $emakaian obat kontrasepsi !. 5i#ayat perka#inan ). Kebiasaan hidup sehari(hari a. Fstirahat (tidur" b. $ola kegiatan c. 8iet C. $enyakit yang pernah diderita @. $engetahuan pasien dan keluarga tentang masalah yang sedang dialami &. Keluhan(keluhan yang sedang dialami (2 ' 2 : ! Diagnosa Keperawatan 8isfungsi seksual berhubungan dengan perubahan struktur.fungsi seksual 2angguan pola tidur berhubungan dengan hot flash Kecemasan berhubungan dengan stres psikologis, perjalanan proses penyakit Kurang pengetahuan berhubungan dengan kurangnya informasi

Anda mungkin juga menyukai