Anda di halaman 1dari 4

Scenario 2 Bayiku kuning Step 1 1. metode Kramer : pemeriksaan yang dilakukan kepada bayi.

Dengan cara di pencet letargi : keadaan mengantuk tapi masih bisa pulih sempuna kembali bila dirangsang, jika rangsangannya berhenti orang tersebut tidur lagi. 2. 3. partus tak maju : partus yg tidak ada kemajuan di kala 1 step 2 1. ikterus pada bayi secara fisiologi dan patologi. 2. mengapa di lakukan imunisasi hepatitis 3. mengapa pada hari kedua bayi nampak kuning pada ajah dan hari ketiga bayi malas minum ! suhu 3"! letargi dan kuning bertambah# $. criteria bayi resiko tinggi# Step 3 %. &K'()*S pada bayi 1. definisi : gejala kuning karna pigmen empedu yang dpt terlihat pd plasma kulit dan selaput lendir pd penderita. +isiologis : ikterus yg timbul pd hari k2 dan k3. , matur : - 1. mg/dl , premature : - 12 mg/dl &kterus menurut aktu &kterus yg timbul 2. etiologi dan factor risiko: 0infeksi! 0genasan!gangguan laju destruksi darah 1. 1roduksi yang berlebihan 1ada hemolisis yang meningkat pada inkompatibilitas darah )h! %B2! defisiensi 30401D! sepsis melebihi kemampuan bayi untuk

mengeluarkannya. 2. 3angguan dalam proses uptake dan konjugasi hepar Sebab oleh: imaturitas hepar! kurangya subtrat untuk konjugasi bilirubin! gangguan fungsi hepar! asidosis! hipoksia! dan infeksi! tidak terdapatnya en5im glukoronil transferase! def.protein 67uptake bilirubin ke sel hepar8 3. 3angguan transportasi

Bilirubin dalam darah terikat pada albumin ke hepar. &katan bilirubin dgn albumin dapat dipengaruhii obat salisilat! sulfafura5ole. Def.albumin lbh banyak terdapat bilirubin indirek yang bebas dalam darah mudah melekat ke sel otak $. 3angguan ekskresi 'erjadi akibat obstruksi dalam hepar7akibat infeksi8 atau diluar hepar7o. cacat ba aan8 3. patofisiologi/patogenesis 9& resus ibu beda maka tubuh ibu membuat antibody 7fahmi8 $. klasifikasi no:ri ;. manifestasi klinis 9& fisiologis : kuning tidak sampai telapak tangan dan kaki patologis : sampe telapak tangan dan tinja pucat 4. diagnosis 9& anamnesis : mengetahui factor risiko kehamilan ibu dan penyakit tertentu 1+ : kremer! hepatosplenomegali 11 : p< bilirubin! p< tinja! p< =b >. penatalaksanaan 9& ". komplikasi gangguan motorik leterdasi mental kern ikterus : kadar bilirubin indirect menjalar ke otak pd corpus ?. prognosis 9& B. &,+(KS& ,(2,%'*S 1. definisi infeksi yg terjadi pd neonatus 2. etiologi :irus : rubella!:ariola!:aksinya bakteri : jarang! ( coli

spirochaeta : sipilis 3. patofisiologi/patogenesis 9& $. factor risiko dari ibu : penyakit persalinan : tidak higienis! partus lama! resusitasi!sarana bayi BB9) pera atan ;. klasifikasi a. nfeksi antenatal kuman capai janin mll sirkulasi ibu ke plasenta kuman mll batas plasenta dan sebabkan inter:ilositisinfeksi mll sirkulasi umbilikus masuk ke janin. Kuman yang serang janin: i. :irus@ rubella! poliomielitis! co<sackie! :ariola! cytomegalic iinclusi ii. spirokaeta: treponema paliidum iii. bakteri: e.coli dan listerai monocytogenes! 'BA kongenital dapat terjadi mll infeksi plasenta.fokus pada plasenta pecah ke cairan amnion dan janin mendapat 'BA mll inhalasi cairan amnion tsb. b. infeksi intranatal i. lbh sering terjadi ii. B2 dari :agina naik dan masuk ke dalam rongga amnion setelah ketuban pecah. Ketuban pecah lama7jarak aktu pecahnya ketuban dan lahirnya bayi C12 jam8 timbulnya plasentitis dan amnionitis iii. &nfeksi dapat terjadi lama alaupun air ketuban masih utuh partus

i:. &nfeksi janin terjadi dgn inhalasi liDuor yng septik shg terjadi pneumonia kongenital :. &nfeksi intranatal dapat mll kontak langsung dengan kuman yang berasal dari :agina blenorea dan oral trush c. infeksi pascanatal i. infeksi terjadi sesudah bayi lahir lengkap.

ii. &nfeksi fatal akibat kontaminasi pada saat penggunaan alat atau akibat pera atan yang tidak steril /infeksi silang## =anifa Eiknjosastro.ilmu kebidanan .2..;

4. manifestasi klinis >. DD ". diagnosis ?. penatalaksanaan 1.. komplikasi 11. prognosis 1()'%,6%%, SK(,%)&2 1. ikterus pada bayi secara fisiologi dan patologi. 2. mengapa di lakukan imunisasi hepatitis 3. mengapa pada hari kedua bayi nampak kuning pada ajah dan hari ketiga bayi malas minum ! suhu 3"! letargi dan kuning bertambah# $. criteria bayi resiko tinggi#