Anda di halaman 1dari 32

Laboratorium Mekanika Fluida Dan Pencampuran

PRA DESAIN PABRIK


PUPUK NPK
Muhammad Fahrur Rozi Mualiya 2310100056
Ari Susanti
2310100069
Pembimbing:
Prof. Dr. Ir. Sugeng Winardi , M.Eng
Dr. Tantular Nurtono, ST. M.Eng

Latar Belakang

(Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Sumberdaya Lahan Pertanian (BB SDLP
2013)

Ketersediaan Lahan Pertanian di Indonesia


32.10%
18.26%
3.14%
0.93%

0.53%

0.05%
4.12%

40.87%
sumatera
bali

jawa
nusa tenggara

kalimantan
maluku

sulawesi
papua

Latar Belakang
(Hadi, Prajogo U,dkk. 2007)

Pupuk

ialah suatu bahan yang digunakan


untuk mengubah sifat fisik, kimia atau biologi
tanah sehingga menjadi lebih baik bagi
pertumbuhan tanaman.

Pupuk NPK adalah pupuk majemuk anorganik


dirumuskan pada kombinasi konsentrasi yang sesuai nutrisi
utama tanaman dan kondisi pertumbuhan.
Mengandung tiga komponen utama,
(Fosfor) dan

K (Kalium)

N (Nitrogen), P

Mengapa NPK?

Untuk bunga dan Buah

Untuk Daun dan Batang

Untuk Sistem Akar

Peluang Produksi
(Deptan - Deprin dengan pengolahan)
12

Produksi dan Konsumsi Pupuk NPK

10

Tahun 2020 defisit 370 juta ton

Maka perlu mendirikan


pabrik pupuk NPK baru

Kapasitas

Produk
si

2
0
2020

2018

2016

2014

20 12

2010

20 08

2006

Tahun

Pemilihan Lokasi
Kabupaten Muaro
Jambi
Provinsi Jambi
Indonesia

Pertimbangan Pemilihan Lokasi


1.

Penyediaaan bahan baku

Dekat dengan Pupuk Sriwijaya


Palembang

2.

Pemasaran produk

Dekat dengan Malaysia dan


Singapura
Sumatera banyak lahan pertanian

3.

Transportasi

Akses jalan yang mudah, dekat


Pelabuhan

Tenaga Kerja

4.

Menyerap tenaga kerja dari daerah


Jambi

Ketersediaan Air Industri

5.

Dekat sungai Batang Hari

Faktor Penunjang Lain

6.

Ketersediaan Energy terjamin


Daerah bebas gempa

Perbandingan Proses

No.

Kriteria

1.

Kapasitas produksi

2.
3.
4.
5.

Bulk

Granulasi Kimia

Granulasi Fisika

kecil

kecil

besar

Metode produksi

mudah

sulit

mudah

Grade produk

mudah

sulit diganti

mudah

tidak seragam

Seragam

seragam

sedikit

banyak

Tidak terlalu banyak

Keseragaman
produk
Modal produksi

Blending

Pemilihan Proses

Solid
Base

Unit ZA di
luar proses
produksi

Granula
si Fisika

Liquid
Base

Unit ZA
termasuk
dalam
proses
produksi

Bahan Baku
Asam Fosfat
Amonia
Urea
KCl
Amonium Sulfat

Spesifikasi Bahan Baku


Asam Fosfat
Rumus Molekul

: H3PO4

Massa Atom : 98
Titik Didih : 158 C

Spesifikasi Bahan Baku


Bentuk: Cair
Konsentrasi

: 50% H3PO4

Kadar Air : 50% air


Suhu : 28 oC
P : 1 atm

Spesifikasi Bahan Baku


Ammonia
Rumus Molekul

: NH3

Massa Atom : 17
Titik Didih : -33.34 C (239.81 K)

Spesifikasi Bahan Baku


Bentuk: Gas yang dicairkan
Konsentrasi

: 99% NH3 minimum

Kadar Air : 1% maksimum


Suhu : 30 oC
P : 6 atm

Spesifikasi Bahan Baku


Urea
Rumus Molekul

: (NH2)2CO

Massa Atom : 60,07


Titik Lebur

: 132,7C (406 K)

Spesifikasi Bahan Baku


Bentuk: Serbuk
Konsentrasi

: 99,5% (NH2)2CO minimum

Kadar Air : 0,5% air maksimum


Suhu : 30 oC
P : 1 atm

Spesifikasi Bahan Baku


KCL
Rumus Molekul

: KCl

Massa Atom : 74,55


Titik Lebur

: 790 C

Spesifikasi Bahan Baku


Bentuk: Serbuk
Konsentrasi

: 99% KCl minimum

Kadar Air : 0,5% air maksimum


Suhu : 30 C
P : 1 atm

Spesifikasi Bahan Baku


Amonium Sulfat (ZA)
Rumus Molekul

: (NH4)2SO4

Massa Atom : 132


Titik Lebur

: 235-280 C

Spesifikasi Bahan Baku


Bentuk: Serbuk
Konsentrasi

: 99% (NH4)2SO4 minimum

Kadar Air : 0,5% air maksimum


Suhu : 30 C

Spesifikasi Produk
(SNI 02-2803-2000)

N
SO
4

NP
K

K2
O

P2
O5

N
: 15 %
P2O5
: 15 %
K2O
: 15 %
SO4
: 10 %
H2O
: maksimal 1 %
Filler
: 44 %
Bentuk
: padat dari kristal granul
Ukuran butiran
: 2 4 mm
Bau
: tidak berbau
pH
: 5-8
Kelarutan
: mudah larut dalam air
Warna
: merah muda

Diagram Alir Proses


Pabrik Pupuk NPK

S-2
Process water

Phosporic Acid 50%

120

39

37

F-130

Ammonia 99%

46

41

90

28

28

31

Ke udara

120
2

120

43

79
35

33

79

28

36

WM
1

L-131

30
1

K-142

F-120
D-730

48

90

100

120

49

34

G-721

38

R-140

3a

25

E-121

K-122

30

28

80

90

G-711
90
4

80

H-710

H-720

90

38

3b
1

HWR

L-141

Coating oil
ZA
42

80

R-150

80

24

100

80

26

40

38
27

38
29

Coating powder

F-110

30
8

KCl 99%

C-240

L-531

33 16b

F-521

J-111

68

10

X-310

33 16a

F-520

90
5

2.9

F-530

L-151

J-311

80

11

30

F-210

38

1
38
12

14
1

38

1
1

13

40 15

J-411
J-421

K-211
30

X-430

J-422

J-431

38

Urea

F-510
1
17

40

Produk NPK

19

J-511

J-212

38
90

F-220a

18

23

K-712
30

C-440

K-722

50

K-221
J-222

110
2

44

30
23

F-740
96
1

45

J-744

K-743

SR
30

A-1

30

G-745

22

30
1

21

1
20

E-411

30

K-441

F-610

MAP & DAP unit

S-2

Phosporic Acid 50%


39

Ammonia 99%

120

37

F-130

46

L-131

41

90

120
2

43

H3PO4

28

79

120

35

33

NH4H2P
O4
(NH4)2HP

30
1

K-142

F-120

H3PO4 (l) + NH3 (g)


NH4H2PO4 90
48
1
MAP
3a

NH3

28

49

O4

D-730

120
1

100
34

R-140
1

80

90

30

K-122

E-121
90
4

38

80

L-141

ZA
42

80

R-150

40

H-710

NH3 (g + NH4H2PO4
(NH4)2HPO4
DAP

90
3b

80
24

100
1

F-110

G-711

HWR

25

L-151

80
26

27

Solid-solid mixing unit

ZA
42

80

R-150

80

40

24

100

Solid Mixed

80

26

F-110

NPK Recycle

L-151
90
5
30
8

KCl 99%

X-310

C-240

J-111

Urea

68

10

J-311

KCl

80

11

30

F-210

ZA

J-411

K-211
30

1
7

Urea
J-212
90

F-220a

23

K-712
30

1
6

E-411

K-221
J-222

110
2

44

30
23

96
1

45

Granulasi unit

42

H-710

Menuju Dryer
Solid Mixed

80

R-150

80

24

(NH4)2HP
80
26
1
O4

L-151
90
5

1
10

X-310

C-240

1
30

68

J-311

80

11

J-411

Drying & Cooling unit

NPK dingin

D-730

49

100

120

34

G-721

Udara dingin

38
28

80
25

G-711
H-710

H-720

NPK
kering
Udara panas

Coating oil
80
24

80

26

38
27

38
29

Coating powder

2.9

F-530

Dari
Granulator

33 16a

F-520
1

68

L-531

33 16b

10

F-521
1

J-311

80

11

38

1
38
12

14
1

38

1
1

13

40

15

J-411
J-421

X-430

J-422
J-431
38

1
19

38
90

18

23

K-712

C-440
K-722

50

20

E-411

30
23

F-740

J-744

K-441

F-510
1
17

40

Produk NPK
J-511

F-610

Coating unit

G-721

Produk NPK

38
28

H-720

Coating
Oil
Coating Powder

Coating oil

38
29

Coating powder

2.9

F-530

Dari
Scerrner

33 16a

F-520
1

L-531

33 16b

F-521
38

1
14

38

1
1

13

40

X-430

J-422
J-431
38

15

F-510
1
17

40

Produk NPK

19

J-511
38
18

C-440

22

50

1
20

F-740

K-743

K-441

F-610

Recycle unit

F-130

Ammonia 99%

46

43

35
2

36

33

WM
1

L-131

30
1

NPK Recycle

K-142

F-120
D-730

48

90

100

120

49

34

G-721

28

80
25

E-121

K-122

30

Dari Ball Mill

38

R-140

3a
90

G-711
90
4

80

H-710

H-720

Dari Cyclone 2

90

38

3b
1

HWR

L-141

Coating oil

ZA
42

80

R-150

80

24

100

80

26

40

38
27

38
29

Dari Cyclone 1

Coating powder

F-110

30
8

KCl 99%

C-240

L-531

33 16b

F-521

J-111

68

10

X-310

33 16a

F-520

90
5

2.9

F-530

L-151

J-311

80

11

30

F-210

38

1
38
12

14
1

38

1
1

13

40 15

J-411
J-421

K-211
30

X-430

J-422

J-431

38

Urea

F-510
1
17

40

Produk NPK

19

J-511

J-212

38
90

F-220a

18

23

K-712
30

C-440

K-722

50

E-411

K-221
J-222

110
2

44

30
23

F-740
96
1

45

J-744

K-743

SR
30

A-1

30

G-745

22

30
1

21

1
20

30

K-441

F-610

Analisa Ekonomi
Pabrik Pupuk NPK