Anda di halaman 1dari 5

BAB I PENDAHULUAN

1.1

Gardu Induk Gianyar

1.1.1. Sejarah Perusahaan Tahun 1972, Pemerintah Indonesia menetapkan status Perusahaan Listrik Negara sebagai Perusahaan Umum Listrik Negara (PLN). Tahun 1990 melalui Peraturan Pemerintah No. 17, PLN ditetapkan sebagai pemegang kuasa usaha ketenagalistrikan. Tahun 1992, pemerintah memberikan kesempatan kepada sektor swasta untuk bergerak dalam bisnis penyediaan tenaga listrik. Sejalan dengan kebijakan di atas, pada bulan Juni 1994 status PLN dialihkan dari Perusahaan Umum menjadi Perusahaan Perseroan (Persero) Dengan terbitnya Surat Keputusan Direksi PT PLN (Persero) Nomor 257.K/010/DIR/200 tanggal 2 November 2000, tentang Pembentukan Organisasi dan Tata Kerja Unit Bisnis Strategis Penyaluran dan Pusat Pengatur Beban Jawa Bali, maka PT PLN (Persero) P3B yang merupakan unit pusat laba (profit center) berubah menjadi unit pusat investasi (investment center) dengan nama Penyaluran dan Pusat Pengatur Beban Jawa Bali (P3B JB)

1.1.2. Gambaran Umum Gardu Induk Gianyar merupakan salah satu dari 14 Gardu Induk yang menyuplai daya listrik, guna memenuhi kebutuhan beban sistem kelistrikan Bali. Gardu Induk Gianyar diresmikan pada tanggal 11 Agustus 1989 oleh Menteri Pertambangan dan Energi, Ginandjar Kartasasmita. Gardu Induk Gianyar beralamat di Jalan Pantai Lebih KM 3, Desa Serongga, Gianyar, Bali. Gardu Induk Gianyar mendapat aliran daya listrik dari Gardu Induk Kapal. Selain untuk menyuplai beban sendiri, Gardu Induk Gianyar juga menyalurkan daya listrik ke Gardu Induk Amlapura dan Gardu Induk Sanur. Gardu Induk Gianyar menyuplai beban 12 penyulang. Yaitu penyulang Bangli, Klungkung, Kesatrian, Lebih, Susut, Tampak Siring, Bukit Jati, Blahbatuh, Ubud, Goa Lawah, Mas dan Chandra Asri. Untuk melayani beban di semua penyulang tersebut,

Gradu Induk Gianyar beroperasi dengan dua buah transformator dan komponenkomponen gardu induk lainnya. Saat ini Gardu Induk Gianyar tengah mempersiapkan pengoperasian 1 unit kapasitor 25 MVAR.

1.1.3. Gambaran Khusus Topik Kerja Praktek Gardu Induk Gianyar beroperasi dengan menggunakan dua buah transformator. Kedua transformator tersebut masih beroperasi dengan baik. Saat beroperasi, transformator satu dengan kapasitas 60 MVA menimbulkan kebisingan. Kebisingan inilah yang akan diukur untuk mengetahui besarnya kebisingan yang ditimbulkan oleh transformator satu pada saat beroperasi dengan beban daya listrik yang bervariasi.

1.1.4. Struktur Organisasi Struktur organisasi PT. PLN (PERSERO) Penyaluran dan Pusat Pengatur Beban Jawa Bali seperti ditunjukkan oleh gambar 1.1.
PT. PLN (PERSERO) P3B Jawa Bali

Gambar 1.1 Struktur organisasi PT PLN (Persero) P3B-JB (Sumber : PT PLN (Persero) P3B-JB)

Adapun susunan organisasi pada gambar 1.1 dapat diuraikan sebagai berikut : a. Kantor Induk yang dipimpin oleh General Manager yang membawahi 8 bidang dan 4 region. Kedelapan bidang yang masing-masing bidang dipimpin oleh Manajer Bidang dan Audit Internal dipimpin oleh Kepala Audit Internal, yaitu : 1. Bidang Perencanaan 2. Bidang Pengembangan Penyaluran 3. Bidang Operasi Sistem 4. Bidang Teknik Penyaluran 5. Bidang Keuangan 6. Bidang SDM dan Organisasi 7. Bidang Umum 8. Audit Internal b. Region-Region yang masing-masing dipimpin oleh Manajer Region yang membawahi Unit Pelaksana di setiap regionnya, yaitu : 1. Region Jakarta dan Banten 2. Region Jawa Barat 3. Region Jawa Tengah & Daerah Istimewa Yogyakarta 4. Region Jawa Timur & Bali c. Unit Pelaksana yang dipimpin oleh Manajer Unit Pelaksana yang dibagi menjadi dua bagian dan satu sub region, yaitu : 1. Unit Pelayanan Transmisi (UPT) 2. Unit Jasa Teknik (UJT) 3. Sub Region Bali d. Sub Unit Pelaksana yang dipimpin oleh Manajer Sub Unit Pelaksana yang membawahi Transmisi dan Gardu Induk. Gardu Induk Gianyar dibawahi oleh Sub Region Bali. Dalam mengembangkan pelayanan dan pemeliharaan Gardu Induk Gianyar juga perlu struktur organisasi dalam mengatur dan mengawasi kinerja dan tugas setiap divisi

agar sistem kerja terstruktur dengan baik. Struktur organisasi Gardu Induk Gianyar seperti ditunjukkan gambar 1.2.

Gambar 1.2 Struktur organisasi Gardu Induk Gianyar (Sumber : PT PLN (Persero) P3B-JB GI Gianyar)

Keterangan Struktur Organisasi PT. PLN (Persero) P3B-JB GI Gianyar Bali adalah sebagai berikut : a. Supervisor adalah kepala bagian yang memiliki wewenang penuh serta bertanggung jawab atas segala kegiatan yang berlangsung di Gardu Induk Gianyar. b. Asistant Engineer / Junior Engineer Pemeliharaan Gardu Induk adalah petugas yang bertugas untuk melakukan monitoring dan pemeliharaan Gardu Intuk Gianyar. c. Ground Patrol adalah petugas yang bertanggung jawab dan bertugas untuk melakukan pengawasan terhadap Saluran Udara Tegangan Tinggi. d. Security / Satpam bertanggung jawab dan bertugas untuk menangani keamanan di wilayah Gardu Induk Gianyar. e. Cleaning Service bertugas melakukan pembersihan di area Gardu Induk Gianyar dan juga area di sekitar Gardu Induk Gianyar.

1.2

Tujuan Adapun tujuan dari penulisan laporan kerja praktek di Gardu Induk

Gianyar antara lain adalah : 1. Untuk mengetahui besarnya kebisingan yang ditimbulkan trafo di Gardu Induk Gianyar. 2. Untuk mengetahui perubahan besarnya nilai kebisingan yang ditimbulkan trafo terhadap perubahan beban trafo di Gardu Induk Gianyar.

1.3

Ruang Lingkup Dalam penulisan Laporan kerja praktek ini penulis membahas tentang

kebisingan yang ditimbulkan oleh transformator satu di Gardu Induk Gianyar. Laporan ini berisikan tentang deskripsi umum tentang Transformator, deskripsi umum tentang kebisingan, cara pengukuran kebisingan dan hasil pengukuran kebisingan yang ditimbulkan oleh Transformator Satu di Gardu Induk Gianyar.