P. 1
Hand Out Teori Sos Modern PDF

Hand Out Teori Sos Modern PDF

|Views: 3,975|Likes:
Dipublikasikan oleh khairul Amin

More info:

Published by: khairul Amin on Sep 25, 2009
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

03/14/2013

pdf

text

original

Hand Out

Hand Out
Teori
Teori
Sosiologi
Sosiologi
Modern
Modern
Oleh
Oleh
:
:
Chabib
Chabib
Musthofa
Musthofa
SOSIOLOGI
SOSIOLOGI
:
:
SOCIUS
KAWAN
LOGOS
ILMU
FILSAFAT ILMU
OBYEK
FORMAL
OBYEK
MATERIAL
Sosial science
Natural science
Humaniora
FILSAFAT ILMU
Ilmu pengetahuan
Sosial science
Natural science
Humaniora
Apa
Apa
yang
yang
dinamakan
dinamakan
teori
teori
Adalah
Adalah
penjelasan
penjelasan
ilmiah
ilmiah
tentang
tentang
problem
problem
yang
yang
terjadi
terjadi
di
di
tengah
tengah
kehidupan
kehidupan
manusia
manusia
dari
dari
postulat asumsi proposisi
hipotesis konsep teori
penelitian penelitian
Kajian
Kajian
ilmu
ilmu
sosial
sosial
×
×
Struktur
Struktur
sosial
sosial
×
×
Perubahan
Perubahan
sosial
sosial
×
×
Perilaku
Perilaku
sosial
sosial
×
×
Dinamika
Dinamika
sosial
sosial
×
×
Diferensiasi
Diferensiasi
sosial
sosial
×
×
Rekayasa
Rekayasa
sosial
sosial
×
×
dll
dll
paradigma
paradigma
Kali
Kali
pertama
pertama
diintrodusir
diintrodusir
oleh
oleh
Thomas S. Kuhn
Thomas S. Kuhn
dalam
dalam


The Structure of Scientific Revolution
The Structure of Scientific Revolution


th
th
. 1962
. 1962
yg
yg
diterjemahkan
diterjemahkan


Peran
Peran
Paradigma
Paradigma
dalam
dalam
Revolusi
Revolusi
Sains
Sains


th
th
. 1989.
. 1989.
Kuhn
Kuhn
tdk
tdk
menjelaskan
menjelaskan
makna
makna
paradigma
paradigma
dg
dg
jelas
jelas
,
,
baru
baru
oleh
oleh
Mastermann
Mastermann
konsep
konsep
paradigma
paradigma
Kuhn
Kuhn
diklasifikasi
diklasifikasi
menjadi
menjadi
tiga
tiga
hal
hal
,
,
yaitu
yaitu
:
:
- -
Paradigma
Paradigma
metafisik
metafisik
(
(
metaphisical
metaphisical
paradigm)
paradigm)
- -
Paradigma
Paradigma
sosiologis
sosiologis
(sociological paradigm)
(sociological paradigm)
- -
Paradigma
Paradigma
konstruk
konstruk
(construct paradigm)
(construct paradigm)
Paradigma
Paradigma
Metafisik
Metafisik
memerankan
memerankan
fungsi
fungsi
:
:
- -
Menunjuk
Menunjuk
kepada
kepada
sesuatu
sesuatu
yang
yang
pusat
pusat
perhatian
perhatian
komunitas
komunitas
ilmuwan
ilmuwan
;
;
- -
Menunjuk
Menunjuk
kepada
kepada
komunitas
komunitas
ilmuwan
ilmuwan
yang
yang
memusatkan
memusatkan
perhatian
perhatian
untuk
untuk
menemukan
menemukan
sesuatu
sesuatu
yang
yang
ada
ada
;
;
- -
Menunjuk
Menunjuk
pada
pada
ilmuwan
ilmuwan
yang
yang
berharap
berharap
menemukan
menemukan
sesuatu
sesuatu
yang
yang
sungguh
sungguh
-
-
sungguh
sungguh
ada
ada
.
.
Paradigma
Paradigma
sosiologi
sosiologi
mengacu
mengacu
pada
pada
pengertian
pengertian
keragaman
keragaman
fenomena
fenomena
yg
yg
menjadi
menjadi
kajian
kajian
ilmuwan
ilmuwan
yg
yg
hasilnya
hasilnya
diterima
diterima
oleh
oleh
ilmuwan
ilmuwan
dibidangnya
dibidangnya
Paradigma
Paradigma
konstruk
konstruk
ialah
ialah
konsep
konsep
yg
yg
paling
paling
sempit
sempit
berkaitan
berkaitan
dengan
dengan
ilmu
ilmu
tertentu
tertentu
Oleh
Oleh
karena
karena
ketidak
ketidak
jelasan
jelasan
Kuhn
Kuhn
dlm
dlm
menjelaskan
menjelaskan
PARADIGMA,
PARADIGMA,
maka
maka
Robert
Robert
Friedrichs
Friedrichs
kali
kali
pertama
pertama
menjelaskan
menjelaskan
paradigma
paradigma
sebagai
sebagai
pandangan
pandangan
mendasar
mendasar
dari
dari
satu
satu
disiplin
disiplin
ilmu
ilmu
ttg
ttg
apa
apa
yg
yg
semestinya
semestinya
dipelajari
dipelajari


a fundamental image a
a fundamental image a
dicipline
dicipline
has
has
of its subject matter
of its subject matter


Setelah
Setelah
itu
itu
, George
, George
Ritzer
Ritzer
mendefinisikan
mendefinisikan
PARADIGMA
PARADIGMA
adalah
adalah
:
:


what is the subject matter of science
what is the subject matter of science


Paradigma
Paradigma
sosiologi
sosiologi
:
:
1.
1.
Paradigma
Paradigma
Fakta
Fakta
Sosial
Sosial
2.
2.
Definisi
Definisi
Sosial
Sosial
3.
3.
Perilaku
Perilaku
Sosial
Sosial
Paradigma
Paradigma
Fakta
Fakta
Sosial
Sosial
Dikembangkan
Dikembangkan
oleh
oleh
Emile
Emile
Durkheim
Durkheim
dlm
dlm


The
The
Rules of Sociological Method
Rules of Sociological Method


th.1895
th.1895
dan
dan


Suicide
Suicide


th
th
. 1897.
. 1897.
Ia
Ia
mengkritik
mengkritik
sosiologi
sosiologi
yg
yg
didominasi
didominasi
August Comte dg
August Comte dg
positivismenya
positivismenya
bahwa
bahwa
sosiologi
sosiologi
dikaji
dikaji
berdasarkan
berdasarkan
pemikiran
pemikiran
,
,
bukan
bukan
fakta
fakta
lapangan
lapangan
.
.
Durkheim
Durkheim
menempatkan
menempatkan
fakta
fakta
sosial
sosial
sebagai
sebagai
sasaran
sasaran
kajian
kajian
sosiologi
sosiologi
yang
yang
harus
harus
melalui
melalui
kajian
kajian
lapangan
lapangan
(
(
field research
field research
)
)
bukan
bukan
dengan
dengan
penalaran
penalaran
murni
murni
.
.
Teori
Teori
-
-
teori
teori
dlm
dlm
paradigma
paradigma
ini
ini
adalah
adalah
:
:
teori
teori
Fungsional
Fungsional
Struktural
Struktural
,
,
teori
teori
Konflik
Konflik
,
,
teori
teori
Sosiologi
Sosiologi
Makro
Makro
,
,
dan
dan
teori
teori
Sistem
Sistem
.
.
Yang
Yang
menjadi
menjadi
kajian
kajian
paradigma
paradigma
Fakta
Fakta
Sosial
Sosial
adalah
adalah
:
:
Struktur
Struktur
Sosial
Sosial
dan
dan
Pranata
Pranata
Sosial
Sosial
.
.
Struktur
Struktur
sosial
sosial
:
:
jaringan
jaringan
hubungan
hubungan
sosial
sosial
dimana
dimana
interaksi
interaksi
terjadi
terjadi
&
&
terorganisir
terorganisir
serta
serta
melalui
melalui
mana
mana
posisi
posisi
sosial
sosial
individu
individu
dan
dan
sub
sub
-
-
kelompok
kelompok
dibedakan
dibedakan
.
.
Pranata
Pranata
sosial
sosial
:
:
norma
norma
&
&
pola
pola
nilai
nilai
Empat
Empat
Proposisi
Proposisi
yg
yg
mendukung
mendukung
kelompok
kelompok
sbg
sbg
fakta
fakta
sosial
sosial
:
:
1. 1. Kelompok Kelompok dilihat dilihat melalui melalui sekumpulan sekumpulan individu individu. .
2. 2. Kelompok Kelompok tersusun tersusun atas atas beberapa beberapa individu individu. .
3. 3. Fenomena Fenomena sosial sosial hanya hanya memiliki memiliki realitas realitas dlm dlm
individu individu, , dan dan
4. 4. Tujuan Tujuan mempelajari mempelajari kelompok kelompok utk utk membantu membantu
menerangkan/meramalkan menerangkan/meramalkan tindakan tindakan individu individu
Paradigma
Paradigma
Definisi
Definisi
Sosial
Sosial
Tokohnya
Tokohnya
Max Weber
Max Weber
yg
yg
menganalisis
menganalisis
tindakan
tindakan
sosial
sosial
(
(
social action
social action
).
).
Tindakan
Tindakan
sosial
sosial
adalah
adalah
tindakan
tindakan
individu
individu
thd
thd
orang
orang
lain
lain
yg
yg
memiliki
memiliki
MAKNA
MAKNA
utk
utk
dirinya
dirinya
sendiri
sendiri
&
&
orang
orang
lain.
lain.
Kata
Kata
kuncinya
kuncinya


tindakan
tindakan
yg
yg
penuh
penuh
arti
arti


.
.
Weber
Weber
tdk
tdk
memisahkan
memisahkan
antara
antara
struktur
struktur
dan
dan
pranata
pranata
sosial
sosial
krn
krn
keduanya
keduanya
membantu
membantu
manusia
manusia
membentuk
membentuk
tindakan
tindakan
yg
yg
penuh
penuh
makna
makna
.
.
Utk
Utk
mengkajinya
mengkajinya
digunakan
digunakan
metode
metode


analisis
analisis
pemahaman
pemahaman


(i
(i
nterpretative understanding
nterpretative understanding
).
).
Teori
Teori
-
-
teori
teori
yg
yg
tergabung
tergabung
:
:
Fenomenologi
Fenomenologi
,
,
Interaksionisme
Interaksionisme
Simbolik
Simbolik
,
,
Etnometodologi
Etnometodologi
,
,
dan
dan
Dramaturgi
Dramaturgi
Paradigma
Paradigma
Perilaku
Perilaku
Sosial
Sosial
Tokohnya
Tokohnya
B.F. Skinner.
B.F. Skinner.
Obyek
Obyek
Sosiologi
Sosiologi
adalah
adalah
perilaku
perilaku
manusia
manusia
yg
yg
tampak
tampak
serta
serta
kemungkinan
kemungkinan
perulangannya
perulangannya
(
(
hubungan
hubungan
antar
antar
individu
individu
&
&
lingkungannya
lingkungannya
).
).
Perilaku
Perilaku
sosial
sosial
(X)
(X)
tindakan
tindakan
sosial
sosial
.
.
Perilaku
Perilaku
sosial
sosial
:
:
mekenisme
mekenisme
stimulus
stimulus
dan
dan
respon
respon
,
,
tindakan
tindakan
sosial
sosial
:
:
aktor
aktor
hanya
hanya
penanggap
penanggap
pasif
pasif
dr
dr
stimulus
stimulus
yg
yg
datang
datang
pdnya
pdnya
.
.
Teori
Teori
yg
yg
tergabung
tergabung
:
:
Sosiologi
Sosiologi
Behavioral dg
Behavioral dg
konsep
konsep


reinforcement
reinforcement


&
&
proposisi
proposisi


reward and punishment
reward and punishment


,
,
serta
serta
teori
teori
Exchange dg
Exchange dg
asumsi
asumsi
selalu
selalu
ada
ada


take and give
take and give


dlm
dlm
dunia
dunia
sosial
sosial
.
.
Aktor Aktor ( (Perilaku Perilaku Sosial Sosial): ): hanya hanya sekedar sekedar memproduksi memproduksi kelakuan kelakuan. .
Agen Agen ( (Definisi Definisi Sosial Sosial): ): mereproduksi mereproduksi & & memproduksi memproduksi tindakan tindakan
Kajian
Kajian
semester
semester
ini
ini
= =
Teori
Teori
fungsional
fungsional ( (Talcott Talcott Parsons, Parsons, Robet Robet K Merton) K Merton)
= =
Teori
Teori
konflik
konflik ( (Dahrendorf,Lewis Dahrendorf,Lewis Coser Coser, Randall Collins) , Randall Collins)
= =
Teori
Teori
interaksionisme
interaksionisme
simbolik
simbolik (Herbert (Herbert Blumer Blumer, ,
Erving Erving Goffman Goffman) )
= =
Teori
Teori
strukturalisme
strukturalisme
pertukaran
pertukaran (George (George Homans Homans, ,
Peter Peter Blau Blau) )
= =
Fenomenologis
Fenomenologis (Alfred (Alfred Schutz Schutz, Peter L Berger, Edmund , Peter L Berger, Edmund Husserl Husserl) )
= =
Strukturalisme
Strukturalisme
= =
Posmodernisme
Posmodernisme
TEORI FUNGSIONAL
TEORI FUNGSIONAL
Talcott
Talcott
Parsons:
Parsons:
teori
teori
sistem
sistem
umum
umum
Robet
Robet
K. Merton:
K. Merton:
fungsionalisme
fungsionalisme
&
&
struktural
struktural
sebagai
sebagai
teori
teori
TALCOTT PARSONS
TALCOTT PARSONS
FUNGSIONALISME STRUKTURAL
FUNGSIONALISME STRUKTURAL
BIOGRAFI SINGKAT BIOGRAFI SINGKAT
Lahir Lahir di di Colorado Spring Colorado Spring th th. 1902 . 1902 dlm dlm keluarga keluarga religius religius & &
intelektualis intelektualis, , ayahnya ayahnya pendeta pendeta sekaligus sekaligus profesor profesor yg yg kemudian kemudian
menjadi menjadi rektor rektor di di PT PT kecil kecil. Th. 1924 . Th. 1924 mendapat mendapat gelar gelar Sarjana Sarjana
Muda Muda pd pd Universitas Universitas Amherst & Amherst & menyiapkan menyiapkan disertasi disertasi di di London London
School of Economics. Parsons School of Economics. Parsons mengajar mengajar di di Heidelberg Heidelberg dan dan
Harvard Harvard th th. 1927. . 1927. th th, 1937 , 1937 ia ia menerbitkan menerbitkan The Structure of The Structure of
Social Action Social Action & & menjadi menjadi Kajur Kajur Sosiologi Sosiologi Harvard Harvard th th. 1944 . 1944 serta serta
th th 1946 1946 mendirikan mendirikan Departemen Departemen Hubungan Hubungan Sosial Sosial. Dg . Dg
diterbitkannya diterbitkannya The Social System The Social System th th 1951 1951 ia ia menjadi menjadi tokoh tokoh
dominan dominan sosiologi sosiologi Amerika Amerika. Th. 1960 . Th. 1960- -an an ia ia mendapat mendapat serangan serangan
kaum kaum sayap sayap kiri kiri radikal radikal krn krn dianggap dianggap terlalu terlalu konservatif konservatif & &
teorinya teorinya sulit sulit dipahami dipahami, , meninggal meninggal th th. 1979, . 1979, tapi tapi teorinya teorinya kembali kembali
dominan dominan th th. 1980 . 1980- -an. an.
ASUMSI
ASUMSI
Dalam Dalam semua semua sistem sistem sosial sosial, , ada ada empat empat fungsi fungsi penting penting yaitu yaitu AGIL AGIL
(A) (A) Adaptation Adaptation, (G) , (G) Goal Attainment Goal Attainment, (I) , (I) Integration Integration, , dan dan (L) (L) Latensi Latensi
- - Adaptation Adaptation ( (adaptasi adaptasi): ): sebuah sebuah sistem sistem harus harus menanggulangi menanggulangi
situasi situasi eksternal eksternal yg yg gawat gawat, , sistem sistem harus harus menyesuaikan menyesuaikan dg dg
lingkungannya lingkungannya. .
- - Goal attainment Goal attainment ( (pencapaian pencapaian tujuan tujuan): ): sebuah sebuah sistem sistem harus harus
mendefinisikan mendefinisikan dan dan mencapai mencapai tujuan tujuan utamanya utamanya. .
- - Integration Integration ( (integrasi integrasi): ): sebuah sebuah sistem sistem harus harus mengatur mengatur antar antar
hubungan hubungan bagian bagian- -bagian bagian yg yg menjadi menjadi komponennya komponennya. . Sistem Sistem juga juga
harus harus mengatur mengatur antar antar hubungan hubungan fungsi fungsi lain (A,G,L). lain (A,G,L).
- - Latency Latency ( (pemeliharaan pemeliharaan pola pola): ): sistem sistem harus harus melengkapi melengkapi, ,
memelihara memelihara & & memperbaiki memperbaiki, , baik baik motivasi motivasi individual individual maupun maupun pola pola- -
pola pola kultural kultural yg yg menciptakan menciptakan dan dan menopang menopang motivasi motivasi. .
INGAT !!! INGAT !!!
Empat Empat sistem sistem tindakan tindakan itu itu tdk tdk muncul muncul dlm dlm kehidupan kehidupan nyata nyata, , NAMUN NAMUN
lebih lebih merupakan merupakan ALAT ANALISIS ALAT ANALISIS utk utk menganalisis menganalisis kehidupan kehidupan nyata nyata. .
Organisme Organisme perilaku perilaku: : sistem sistem tindakan tindakan yg yg melaksanakan melaksanakan fungsi fungsi adaptasi adaptasi
dg dg menyesuaikan menyesuaikan diri diri dg & dg & mengubah mengubah lingk lingk eksternal eksternal. . Sistem Sistem
kepribadian kepribadian melaksanakan melaksanakan fungsi fungsi pencapaian pencapaian tujuan tujuan dg dg menetapkan menetapkan
tujuan tujuan sistem sistem & & memobilisasi memobilisasi sumberdaya sumberdaya yg yg ada ada utk utk mencapainya mencapainya. .
Sistem Sistem sosial sosial menanggulangi menanggulangi fungsi fungsi integrasi integrasi dg dg mengendalikan mengendalikan
bagian bagian- -bagian bagian yg yg menjadi menjadi komponennya komponennya. . Sistem Sistem kultural kultural
melaksanakan melaksanakan fungsi fungsi pemeliharaan pemeliharaan pola pola dg dg menyediakan menyediakan aktor aktor
seperangkat seperangkat norma norma & & nilai nilai yg yg memotivasi memotivasi mereka mereka utk utk bertindak bertindak. .
STRUKTUR SISTEM TINDAKAN UMUM STRUKTUR SISTEM TINDAKAN UMUM
SISTEM KULTURAL SISTEM SOSIAL
ORGANISME PERILAKU SISTEM KEPRIBADIAN
L I
G A
SKEMA TINDAKAN PARSONS
SKEMA TINDAKAN PARSONS
Informasi tinggi
(Kontrol)
Hierarkhi faktor yg
mengkondisikan
Energi tinggi
(kontrol)
Informasi tinggi
(kontrol)
Hierarkhi faktor yg
mengkondisikan
Energi tinggi
(kontrol)
1. Lingk tindakan:reaksi akhir
2. Sistem kultural
3. Sistem sosial
4. Sistem kepribadian
5. Organisme perilaku
6. Lingk tindakan: lingk.
Fisik-organis
Susunan Susunan hierarkhis hierarkhis & & tingk tingk integrasi integrasi terjadi terjadi dlm dlm 2 2 cara cara: :
Pertama Pertama, masing2 , masing2 tingk tingk lebih lebih rendah rendah menyediakan menyediakan kondisi/kekuatan kondisi/kekuatan
yg yg diperlukan diperlukan tingk tingk lebih lebih tinggi tinggi. . Kedua Kedua, , tingk tingk lebih lebih tinggi tinggi
mengendalikan mengendalikan tingk tingk yg yg berada berada di di bawahnya bawahnya. .
Parsons
Parsons
menemukan
menemukan
jawaban
jawaban
problem
problem
Fungsionalisme
Fungsionalisme
Struktural
Struktural
dg
dg
asumsi
asumsi
:
:
× × Sistem Sistem memiliki memiliki properti properti keteraturan keteraturan & bagian2 & bagian2 yg yg tergantung tergantung. .
× × Sistem Sistem cenderung cenderung bergerak bergerak ke ke arah arah mempertahankan mempertahankan
keteraturan keteraturan diri diri atau atau keseimbangan keseimbangan. .
× × Sistem Sistem mungkin mungkin atau atau bergerak bergerak dlm dlm proses proses perubahan perubahan yg yg teratur teratur. .
× × Sifat Sifat dasar dasar bagian bagian suatu suatu sistem sistem berpengaruh berpengaruh terhadap terhadap bentuk bentuk
bagian bagian- -bagian bagian lain. lain.
× × Sistem Sistem memelihara memelihara batas batas- -batas batas dengan dengan lingkungannya lingkungannya. .
× × Alokasi Alokasi dan dan integrasi integrasi merupakan merupakan dua dua proses proses fundamental fundamental yg yg
diperlukan diperlukan utk utk memelihara memelihara keseimbangan keseimbangan sistem sistem. .
× × Sistem Sistem cenderung cenderung menjaga menjaga keseimbangan keseimbangan meliputi meliputi: : pemeliharaan pemeliharaan
batas batas & & pemeliharaan pemeliharaan hubungan hubungan antara antara bagian bagian dg dg keseluruhan keseluruhan
sistem sistem, , mengendalikan mengendalikan lingkungan lingkungan yg yg berbeda berbeda & & mengendalikan mengendalikan
kecenderungan kecenderungan utk utk merubah merubah sistem sistem dari dari dalam dalam. .
SISTEM SOSIAL
SISTEM SOSIAL
Terdiri
Terdiri
dr
dr
sejumlah
sejumlah
aktor
aktor
individual
individual
yg
yg
saling
saling
berinteraksi
berinteraksi
dlm
dlm
lingkungan
lingkungan
tertentu
tertentu
.
.
Mereka
Mereka
memiliki
memiliki
motivasi
motivasi
utk
utk
mencapai
mencapai
kepuasan
kepuasan
yg
yg
didefinisikan
didefinisikan
dan
dan
dimediasi
dimediasi
dlm
dlm
term
term
simbol
simbol
bersama
bersama
yg
yg
terstruktur
terstruktur
secara
secara
kultural
kultural
.
.
·
·
Artinya
Artinya
,
,
dlm
dlm
sistem
sistem
sosial
sosial
ada
ada
:
:
Aktor
Aktor
,
,
interaksi
interaksi
,
,
lingkungan
lingkungan
,
,
optimalisai
optimalisai
kepuasan
kepuasan
,
,
dan
dan
kultur
kultur
Persyaratan
Persyaratan
fungsional
fungsional
dr
dr
sebuah
sebuah
sistem
sistem
sosial
sosial
:
:
☺ ☺ Sistem Sistem sosial sosial harus harus terstruktur terstruktur shg shg dpt dpt beroperasi beroperasi dg dg struktur struktur
lainnya lainnya dlm dlm hubungan hubungan yg yg harmonis harmonis. .
☺ ☺ Utk Utk menjaga menjaga hidupnya hidupnya, , sebuah sebuah sistem sistem harus harus mendapat mendapat dukungan dukungan
dr dr didtem didtem lainnya lainnya. .
☺ ☺ Sistem Sistem sosial sosial harus harus mampu mampu memenuhi memenuhi kebutuhan kebutuhan para para aktor aktor dlm dlm
proporsi proporsi yg yg signifikan signifikan. .
☺ ☺ Sistem Sistem harus harus mampu mampu melahirkan melahirkan partisipasi partisipasi memadai memadai dr dr para para
anggotanya anggotanya. .
☺ ☺ Sistem Sistem sosial sosial harus harus mampu mampu mengendalikan mengendalikan perilaku perilaku yg yg berpotensi berpotensi
mengganggu mengganggu. .
☺ ☺ Bila Bila konflik konflik akan akan menimbulkan menimbulkan kekacauan kekacauan, , maka maka itu itu harus harus
dikendalikan dikendalikan. .
☺ ☺ Untuk Untuk kelangsungan kelangsungan hidupnya hidupnya, , sistem sistem sosial sosial memerlukan memerlukan bahasa bahasa. .
AKTOR & SISTEM SOSIAL
AKTOR & SISTEM SOSIAL
-
-
persyaratan
persyaratan
kunci
kunci
bagi
bagi
terpeliharanya
terpeliharanya
integrasi
integrasi
pola
pola
nilai
nilai
dlm
dlm
sistem
sistem
sosial
sosial
adalah
adalah
proses
proses
INTERNALISASI & SOSIALISASI
INTERNALISASI & SOSIALISASI
namun
namun
, Parsons
, Parsons
mengatakan
mengatakan
bahwa
bahwa
umumnya
umumnya
dlm
dlm
sistem
sistem
sosial
sosial
aktor
aktor
bertindak
bertindak
sbg
sbg
penerima
penerima
pasif
pasif
dlm
dlm
proses
proses
sosialisasi
sosialisasi
. Dari
. Dari
inilah
inilah
Parsons
Parsons
dikritik
dikritik
oleh
oleh
Francois
Francois
Baurricaud
Baurricaud
dg
dg


dialektika
dialektika
sosialisasinya
sosialisasinya


MASYARAKAT
MASYARAKAT
adalah
adalah
kolektifitas
kolektifitas
relatif
relatif
mencukupi
mencukupi
kebutuhannya
kebutuhannya
sendiri
sendiri
(
(
individu
individu
&
&
kelompok
kelompok
)
)
dlm
dlm
kerangkanya
kerangkanya
tersendiri
tersendiri
.
.
Ekonomi Ekonomi = =faktor faktor realitas realitas eksternal eksternal = =tenaga tenaga kerja kerja. .
Pemerintahan Pemerintahan = =tujuan tujuan kolektif kolektif = =sumberdaya sumberdaya. .
Fiduciari Fiduciari ( (sekolah/keluarga sekolah/keluarga) ) = =pemeliharaan pemeliharaan nilai nilai = =internalisasi internalisasi kultur kultur. .
Komunitas Komunitas kemaasyarakatan kemaasyarakatan = =integrasi integrasi “ “determinis determinis kultural kultural” ” = =hukum hukum. .
SISTEM FIDUCIARI
KOMUNITAS
KEMASYARAKATAN
SISTEM EKONOMI
SISTEM
PEMERINTAHAN
L I
G A
Masyarakat
Masyarakat
,
,
subsistem
subsistem
&
&
imperatif
imperatif
fungsionalnya
fungsionalnya
KULTUR
KULTUR
adalah
adalah
sistem
sistem
simbol
simbol
yg
yg
terpola
terpola
,
,
teratur
teratur
,
,
yg
yg
menjadi
menjadi
sasaran
sasaran
orientasi
orientasi
aktor
aktor
,
,
aspek
aspek
sistem
sistem
kepribadian
kepribadian
yg
yg
sdh
sdh
terinternalisasikan
terinternalisasikan
dan
dan
pola
pola
-
-
pola
pola
yg
yg
sudah
sudah
terlembagakan
terlembagakan
dlm
dlm
sistem
sistem
sosial
sosial
.
.
Karena
Karena
sifatnya
sifatnya
yg
yg
subyektif
subyektif
&
&
simbolik
simbolik
,
,
maka
maka
kultur
kultur
dg
dg
mudah
mudah
dapat
dapat
ditularkan
ditularkan
dari
dari
satu
satu
sistem
sistem
ke
ke
sistem
sistem
yang lain.
yang lain.
SISTEM KEPRIBADIAN
SISTEM KEPRIBADIAN
Personality
Personality

sistem
sistem
orientasi
orientasi
&
&
motivasi
motivasi
tindakan
tindakan
individu
individu
yg
yg
terorganisir
terorganisir
.
.
Komponennya
Komponennya
adalah
adalah


disposisi
disposisi
kebutuhan
kebutuhan


.
.
Parsons &
Parsons &
Shils
Shils


disposisi
disposisi
kebutuhan
kebutuhan


unit
unit
-
-
unit
unit
motivasi
motivasi
tindakan
tindakan
yg
yg
paling
paling
penting
penting
. BERBEDA dg
. BERBEDA dg


dorongan
dorongan
hati
hati
(drives)
(drives)


energi
energi
fisiologis
fisiologis
yang
yang
memungkinkan
memungkinkan
terjadinya
terjadinya
aksi
aksi
. JADI,
. JADI,
disposisi
disposisi
kebutuhan
kebutuhan
adalah
adalah
dorongan
dorongan
hati
hati
yg
yg
dibentuk
dibentuk
oleh
oleh
lingkungan
lingkungan
sosial
sosial
.
.
Tiga
Tiga
tipe
tipe
dasar
dasar
disposisi
disposisi
kebutuhan
kebutuhan
:
:
Pertama
Pertama
,
,
aktor
aktor
dipaksa
dipaksa
mencari
mencari
cinta
cinta
,
,
dll
dll
dr
dr
hubungan
hubungan
sosial
sosial
mereka
mereka
;
;
kedua
kedua
,
,
internalisasi
internalisasi
nilai
nilai

aktor
aktor
mengamati
mengamati
berbagai
berbagai
standar
standar
kultural
kultural
;
;
ketiga
ketiga
,
,
adanya
adanya
peran
peran
yg
yg
diharapkan
diharapkan

aktor
aktor
memberikan
memberikan
&
&
menerima
menerima
respon
respon
yg
yg
tepat
tepat
.
.
Bahan
Bahan
diskusi
diskusi
lanjutan
lanjutan
ttg
ttg
teori
teori
Parsons
Parsons
Teori
Teori
Evolusi
Evolusi
Parsons
Parsons

perubahan
perubahan
sosial
sosial

proses
proses
diferensiasi
diferensiasi

struktur
struktur
fungsional
fungsional

paradigma
paradigma
sosiobiologi
sosiobiologi
Media
Media
pertukaran
pertukaran
umum
umum
Robert King Merton
Robert King Merton
Sejarah
Sejarah
pemikiran
pemikiran
Ia
Ia
merupakan
merupakan
murid
murid
Talcott
Talcott
Parsons
Parsons
dan
dan
tokoh
tokoh
penyokong
penyokong
teori
teori
fungsional
fungsional
struktural
struktural
.
.
Ia
Ia
juga
juga
berguru
berguru
pada
pada
tokoh
tokoh
-
-
tokoh
tokoh
seperti
seperti
:
:
Pitirin
Pitirin
A.
A.
Sorokin
Sorokin
, Emile
, Emile
Durkheim
Durkheim
, L.J. Henderson, E.F. Gay,
, L.J. Henderson, E.F. Gay,
George
George
Sarton
Sarton
dan
dan
George
George
Simmel
Simmel
.
.
Salah
Salah
satu
satu
pemikiran
pemikiran
utamanya
utamanya
adalah
adalah
mengkritik
mengkritik
tiga
tiga
postulat
postulat
dasar
dasar
analisis
analisis
struktural
struktural
yang
yang
dikembangkan
dikembangkan
oleh
oleh
antropolog
antropolog
seperti
seperti
Malinowski
Malinowski
dan
dan
Radcliffe
Radcliffe
Bron
Bron
.
.
Kritik
Kritik
1
1
Postulat
Postulat
tentang
tentang
kesatuan
kesatuan
fungsional
fungsional
masyarakat
masyarakat

bahwa
bahwa
semua
semua
keyakinan
keyakinan
dan
dan
praktik
praktik
kultural
kultural
-
-
sosial
sosial
yg
yg
sudah
sudah
baku
baku
adalah
adalah
fungsional
fungsional
bagi
bagi
individu
individu
atau
atau
kelompok
kelompok
dlm
dlm
masyarakat
masyarakat

terjadi
terjadi
integrasi
integrasi
tingkat
tingkat
tinggi
tinggi
-
-
Merton
Merton
menganggap
menganggap
hal
hal
itu
itu
mungkin
mungkin
terjadi
terjadi
pada
pada
masyarakat
masyarakat
primitif
primitif
dlm
dlm
skala
skala
kecil
kecil
,
,
namun
namun
tidak
tidak
pada
pada
masyarakat
masyarakat
yg
yg
lebih
lebih
luas
luas
dan
dan
kompleks
kompleks
.
.
Kritik
Kritik
2
2
Postulat
Postulat
tentang
tentang
fungsionalisme
fungsionalisme
universal
universal

bahwa
bahwa
semua
semua
bentuk
bentuk
kultur
kultur
dan
dan
struktur
struktur
sosial
sosial
yg
yg
sudah
sudah
baku
baku
selalu
selalu
memiliki
memiliki
fungsi
fungsi
positif
positif
-
-
Merton
Merton
menganggap
menganggap
hal
hal
itu
itu
bersifat
bersifat
relatif
relatif
karena
karena
tidak
tidak
semua
semua
struktur
struktur
,
,
adat
adat
,
,
gagasan
gagasan
dan
dan
sistem
sistem
kepercayaan
kepercayaan
memiliki
memiliki
fungsi
fungsi
positif
positif
.
.
Kritik
Kritik
3
3
Postulat
Postulat
tentang
tentang
indispensability
indispensability

bahwa
bahwa
semua
semua
aspek
aspek
yg
yg
sudah
sudah
baku
baku
disamping
disamping
fungsional
fungsional
,
,
ia
ia
juga
juga
cerminan
cerminan
kebutuhan
kebutuhan
dari
dari
masyarakat
masyarakat
sebagai
sebagai
satu
satu
kesatuan
kesatuan

struktur
struktur
&
&
fungsi
fungsi
adalah
adalah
penting
penting
&
&
tdk
tdk
membutuhkan
membutuhkan
struktur
struktur
&
&
fungsi
fungsi
lain
lain
-
-
Merton
Merton
menganggap
menganggap
bahwa
bahwa
ada
ada
alternatif
alternatif
struktur
struktur
&
&
fungsi
fungsi
lain yang
lain yang
akan
akan
berlaku
berlaku
bagi
bagi
masyarakat
masyarakat
.
.
Ketiga
Ketiga
kritikan
kritikan
utama
utama
tsb
tsb
muncul
muncul
krn
krn
Merton
Merton
menganggap
menganggap
sosiolog
sosiolog
hanya
hanya
mengembangkan
mengembangkan
sistem
sistem
teori
teori
abstrak
abstrak
,
,
bukan
bukan
pd
pd
riset
riset
empiris
empiris
Analisis
Analisis
fungsional
fungsional
-
-
struktural
struktural
memperhatikan
memperhatikan
kelompok
kelompok
,
,
organisasi
organisasi
,
,
masyarakat
masyarakat
,
,
dan
dan
kulktur
kulktur
.
.
Merton
Merton
berpendapat
berpendapat
bahwa
bahwa
selain
selain
itu
itu
,
,
kajian
kajian
struktural
struktural
-
-
fungsional
fungsional
adalah
adalah
peran
peran
sosial
sosial
,
,
pola
pola
institusional
institusional
,
,
proses
proses
sosial
sosial
,
,
pola
pola
kultur
kultur
,
,
emosi
emosi
,
,
norma
norma
sosial
sosial
,
,
organisasi
organisasi
kelompok
kelompok
,
,
struktur
struktur
sosial
sosial
,
,
dsb
dsb
Menurut
Menurut
Merton,
Merton,
fungsi
fungsi
adalah
adalah
konsekwensi
konsekwensi
teramati
teramati
yang
yang
menimbulkan
menimbulkan
adaptasi
adaptasi
atau
atau
penyesuaian
penyesuaian
dari
dari
sistem
sistem
tertentu
tertentu
.
.
Dalam
Dalam
konteks
konteks
ini
ini
, Merton
, Merton
menawarkan
menawarkan
konsep
konsep
disfungsi
disfungsi
dan
dan
nonfungsi
nonfungsi
.
.
Disfungsi
Disfungsi
terjadi
terjadi
jika
jika
struktur
struktur
,
,
individu
individu
,
,
pranata
pranata
,
,
dsb
dsb
tidak
tidak
berfungsi
berfungsi
positif
positif
(+)
(+)
tapi
tapi
negatif
negatif
(
(
-
-
).
).
Sedangkan
Sedangkan
nonfungsi
nonfungsi
terjadi
terjadi
jika
jika
struktur
struktur
,
,
individu
individu
,
,
pranata
pranata
,
,
dsb
dsb
tidak
tidak
berjalan
berjalan
sebagaimana
sebagaimana
fungsinya
fungsinya
dlm
dlm
masyarakat
masyarakat
.
.
Kemudian
Kemudian
Merton
Merton
mengusulkan
mengusulkan
konsep
konsep


keseimbangan
keseimbangan
bersih
bersih


(
(
net balancing
net balancing
)
)
untuk
untuk
melihat
melihat
perimbangan
perimbangan
fungsi
fungsi
(+)
(+)
dan
dan
fungsi
fungsi
(
(
-
-
).
).
Merton
Merton
juga
juga
mengajukan
mengajukan
konsep
konsep
Ð
Ð
fungsi
fungsi
manifest
manifest
(
(
nyata
nyata
),
),
dan
dan
Ð
Ð
fungsi
fungsi
latent
latent
(
(
tersembunyi
tersembunyi
)
)
Fungsi
Fungsi
manifest
manifest
adalah
adalah
fungsi
fungsi
yang
yang
diharapkan
diharapkan
,
,
sedangkan
sedangkan
fungsi
fungsi
latent
latent
adalah
adalah
fungsi
fungsi
yang
yang
tersembunyi
tersembunyi
atau
atau
tidak
tidak
diharapkan
diharapkan
.
.
Kultur Kultur seperangkat seperangkat nilai nilai normatif normatif
Struktur Struktur sosial sosial seperangkat seperangkat hubungan hubungan sosial sosial yang yang teratur teratur
Anomie Anomie terjadi terjadi bila bila terjadi terjadi keterputusan keterputusan hubungan hubungan antara antara
norma norma kultural kultural & & tujuan tujuan dg dg kapasitas kapasitas sosial sosial- -struktural struktural. .
struktur
kultur
anomie X
TEORI KONFLIK
TEORI KONFLIK
Ralf
Ralf
Dahrendorf
Dahrendorf
ASUMSI
ASUMSI
Masyarakat
Masyarakat
atau
atau
sistem
sistem
sosial
sosial
dlm
dlm
keadaan
keadaan
dinamis
dinamis
dan
dan
memiliki
memiliki
potensi
potensi
konflik
konflik
serta
serta
disintegrasi
disintegrasi
Keteraturan
Keteraturan
dlm
dlm
masyarakat
masyarakat
terjadi
terjadi
karena
karena
adanya
adanya
paksaan
paksaan
(
(
koersi
koersi
)
)
Tiap
Tiap
posisi
posisi
sosial
sosial
memiliki
memiliki
otoritas
otoritas
tersendiri
tersendiri
yang
yang
bukan
bukan
ditentukan
ditentukan
oleh
oleh
individu
individu
,
,
melainkan
melainkan
oleh
oleh
posisi
posisi
yg
yg
disandang
disandang
individu
individu
tsb
tsb
Dlm
Dlm
pandangan
pandangan
Dahrendorf
Dahrendorf
,
,
otoritas
otoritas
tsb
tsb
membawa
membawa
2
2
bentuk
bentuk
kepentingan
kepentingan
,
,
yaitu
yaitu
kepentingan
kepentingan
tersembunyi
tersembunyi
&
&
kepentingan
kepentingan
nyata
nyata
.
.
Kepentingan
Kepentingan
tersembunyi
tersembunyi
=
=
harapan
harapan
peran
peran
yang
yang
tidak
tidak
disadari
disadari
.
.
Kepentingan
Kepentingan
nyata
nyata
=
=
kepentingan
kepentingan
tersembunyi
tersembunyi
yang
yang
telah
telah
disadari
disadari
.
.
Tiga
Tiga
tipe
tipe
kelompok
kelompok
sosial
sosial
:
:
Þ Þ
Kelompok
Kelompok
Semu
Semu
(quasi group)
(quasi group)
=
=
adalah
adalah
kumpulan
kumpulan
beberapa
beberapa
individu
individu
yang
yang
memegang
memegang
posisi
posisi
dan
dan
kepentingan
kepentingan
yang
yang
sama
sama
.
.
Þ Þ
Kelompok
Kelompok
Kepentingan
Kepentingan
=
=
adalah
adalah
kelompok
kelompok
bentukan
bentukan
dari
dari
quasi group yang
quasi group yang
telah
telah
memiliki
memiliki
struktur
struktur
,
,
bentuk
bentuk
organisasi
organisasi
,
,
tujuan
tujuan
perorangan
perorangan
,
,
dan
dan
anggota
anggota
yg
yg
jelas
jelas
.
.
Þ Þ
Kelompok
Kelompok
Komflik
Komflik
=
=
adalah
adalah
kelompok
kelompok
yang
yang
terlibat
terlibat
secara
secara
formal
formal
dengan
dengan
konflik
konflik
antar
antar
kelompok
kelompok
dalam
dalam
sistem
sistem
sosial
sosial
tertentu
tertentu
.
.
Konflik
Konflik
dan
dan
perubahan
perubahan
=
=
konflik
konflik
menyebabkan
menyebabkan
perubahan
perubahan
Kelompok
kelompok
Kelompok
X
kelompok
KELOMPOK
X
KELOMPOK
Randall Collins
Randall Collins
Conflict Sociology, 1975
Conflict Sociology, 1975
ASUMSI
ASUMSI
Konflik
Konflik
adalah
adalah
proses
proses
sentral
sentral
dlm
dlm
kehidupan
kehidupan
masyarakat
masyarakat
Struktur
Struktur
sosial
sosial
tdk
tdk
terpisah
terpisah
dari
dari
aktor
aktor
yg
yg
membangunnya
membangunnya
.
.
Struktur
Struktur
sosial
sosial
adalah
adalah
esensi
esensi
pola
pola
interaksi
interaksi
.
.
Individu
Individu
dlm
dlm
struktur
struktur
terus
terus
menerus
menerus
menciptakan
menciptakan
ulang
ulang
organisasi
organisasi
sosialnya
sosialnya
Kajian
Kajian
Collins
Collins
terfokus
terfokus
pd
pd
stratifikasi
stratifikasi
sosial
sosial
Tiga
Tiga
pendekatan
pendekatan
konflik
konflik
dlm
dlm
stratifikasi
stratifikasi
sosial
sosial
:
:
1.
1.
Tiap
Tiap
orang
orang
hidup
hidup
dalam
dalam
kondisi
kondisi
sunyektif
sunyektif
yang
yang
dibangunnya
dibangunnya
sendiri
sendiri
.
.
2.
2.
Adanya
Adanya
kekuasaan
kekuasaan
orang
orang
lain
lain
untuk
untuk
mempengaruhi
mempengaruhi
atau
atau
mengontrol
mengontrol
pengalaman
pengalaman
subyektif
subyektif
dari
dari
individu
individu
.
.
3.
3.
Adanya
Adanya
kecenderungan
kecenderungan
dari
dari
individu
individu
untuk
untuk
mengontrol
mengontrol
orang
orang
yang
yang
berbeda
berbeda
atau
atau
menentang
menentang
subyektifitas
subyektifitas
individu
individu
tersebut
tersebut
"
"
konflik
konflik
individu
individu
5
5
prinsip
prinsip
analisis
analisis
konflik
konflik
thd
thd
stratifikasi
stratifikasi
sosial
sosial
:
:
1. 1.
Teori
Teori
konflik
konflik
harus
harus
memusatkan
memusatkan
perhatian
perhatian
pada
pada
dunia
dunia
nyata
nyata
daripada
daripada
formulasi
formulasi
abstrak
abstrak
.
.
2. 2.
Teori
Teori
konflik
konflik
stratifikasi
stratifikasi
harus
harus
meneliti
meneliti
susunan
susunan
material
material
yg
yg
mempengaruhi
mempengaruhi
interaksi
interaksi
.
.
3. 3.
Dlm
Dlm
situasi
situasi
timpang
timpang
,
,
kelompok
kelompok
penguasa
penguasa
sumberdaya
sumberdaya
akan
akan
kemungkinan
kemungkinan
akan
akan
mencoba
mencoba
mengeksploitasi
mengeksploitasi
kelompok
kelompok
pemilik
pemilik
sumberdaya
sumberdaya
terbatas
terbatas
.
.
4. 4.
Fenomena
Fenomena
kultural
kultural
(
(
keyakinan+ide
keyakinan+ide
)
)
dilihat
dilihat
dari
dari
sudut
sudut
pandang
pandang
kepentingan
kepentingan
,
,
sumberdaya
sumberdaya
,
,
dan
dan
kekuasaan
kekuasaan
.
.
5. 5.
Dlm
Dlm
melihat
melihat
stratifikasi
stratifikasi
,
,
teori
teori
konflik
konflik
harus
harus
mengadakan
mengadakan
penelitian
penelitian
empiris
empiris
.
.
Proposisi
Proposisi
teori
teori
konflik
konflik
Collins:
Collins:
œ œ
Pengalaman
Pengalaman
memberikan
memberikan
dan
dan
menerima
menerima
perintah
perintah
adalah
adalah
faktor
faktor
yang
yang
menentukan
menentukan
pandangan
pandangan
dan
dan
tindakan
tindakan
individu
individu
.
.
œ œ
Makin
Makin
sering
sering
orang
orang
memberikan
memberikan
perintah
perintah
,
,
dia
dia
akan
akan
makin
makin
bangga
bangga
,
,
percaya
percaya
diri
diri
, formal
, formal
dan
dan
makin
makin
mengidentifikasikan
mengidentifikasikan
dirinya
dirinya
dg
dg
cita
cita
-
-
cita
cita
organisasi
organisasi
&
&
dg
dg
atas
atas
nama
nama
kepentingan
kepentingan
organisasi
organisasi
,
,
ia
ia
menjastifikasi
menjastifikasi
perintahnya
perintahnya
tersebut
tersebut
.
.
œ œ
Makin
Makin
sering
sering
orang
orang
menerima
menerima
perintah
perintah
,
,
maka
maka
ia
ia
makin
makin
patuh
patuh
,
,
fatalistis
fatalistis
,
,
terasing
terasing
dari
dari
cita
cita
-
-
cita
cita
organisasi
organisasi
,
,
makin
makin
menyesuaikan
menyesuaikan
diri
diri
secara
secara
eksternal
eksternal
,
,
makin
makin
curiga
curiga
pd
pd
orang
orang
lain,
lain,
dan
dan
makin
makin
memikirkan
memikirkan
imbalan
imbalan
ekstrinsik
ekstrinsik
serta
serta
amoral.
amoral.
Teori
Teori
Interaksionisme
Interaksionisme
Simbolik
Simbolik
Prinsip
Prinsip
dasar
dasar
teori
teori
1. 1. Manusia Manusia dibekali dibekali kemampuan kemampuan berpikir berpikir, , tdk tdk seperti seperti binatang binatang. .
2. 2. Kemampuan Kemampuan berpikir berpikir dibentuk dibentuk oleh oleh interaksi interaksi sosial sosial. .
3. 3. Dlm Dlm interaksi interaksi sosial sosial, , manusia manusia mempelajari mempelajari arti arti dan dan simbol simbol yg yg
memungkinkan memungkinkan mereka mereka menggunakan menggunakan kemampuan kemampuan berpikir berpikir
mereka mereka. .
4. 4. Makna Makna & & simbol simbol memungkinkan memungkinkan manusia manusia melanjutkan melanjutkan tindakan tindakan
khusus khusus dan dan berinteraksi berinteraksi. .
5. 5. Manusia Manusia mampu mampu mengubah mengubah arti arti dan dan simbol simbol yg yg digunakan digunakan dlm dlm
tindakan tindakan serta serta interaksi interaksi berdasarkan berdasarkan penafsiran penafsiran mereka mereka atas atas
situasi situasi. .
6. 6. Manusia Manusia mampu mampu membuat membuat kebijakan kebijakan modifikasi modifikasi dan dan perubahan perubahan, ,
krn krn kemampuan kemampuan berinteraksi berinteraksi dg dg diri diri sendiri sendiri, , menimbulkan menimbulkan
peluang peluang tindakan tindakan, , pilihan pilihan atas atas tindakan tindakan. .
7. 7. Pola Pola tindakan tindakan dan dan interaksi interaksi yg yg saling saling berkaitan berkaitan akan akan
membentuk membentuk kelompok kelompok dan dan masyarakat masyarakat. .
Þ Þ
George Herbert Mead: manusia dan makna
George Herbert Mead: manusia dan makna
Þ Þ
Erving Goffman: dramaturgi dan susunan interaksi
Erving Goffman: dramaturgi dan susunan interaksi
Akar Akar utama utama dari dari teori teori Interaksionisme Interaksionisme Simbolik Simbolik adalah adalah Filsafat Filsafat
Pragmatisme Pragmatisme dan dan Behaviorisme Behaviorisme Psikologis Psikologis. .
Pragmatisme
Pragmatisme
berasumsi
berasumsi
:
:
› ›
Realitas
Realitas
diciptakan
diciptakan
secara
secara
aktif
aktif
dg
dg
tindakan
tindakan
dlm
dlm
dunia
dunia
nyata
nyata
.
.
› ›
Ingatan
Ingatan
&
&
pengetahuan
pengetahuan
didasarkan
didasarkan
pd
pd
dunia
dunia
nyata
nyata
yg
yg
telah
telah
terbukti
terbukti
berguna
berguna
bagi
bagi
manusia
manusia
.
.
› ›
Manusia
Manusia
mendefinisikan
mendefinisikan
obyek
obyek
sosial/fisik
sosial/fisik
menurut
menurut
utilitasnya
utilitasnya
.
.
› ›
Pamahaman
Pamahaman
atas
atas
individu
individu
didasarkan
didasarkan
pd
pd
perilakunya
perilakunya
dlm
dlm
kenyataan
kenyataan
George Herbert Mead
George Herbert Mead
Lahir
Lahir
di
di
south
south
Hatley
Hatley
Massachussets
Massachussets
27
27
Pebruari
Pebruari
1863.
1863.
Mendapat
Mendapat
Sarjana
Sarjana
Muda
Muda
th
th
. 1883
. 1883
di
di
Oberlin College. Th.
Oberlin College. Th.
1887
1887
meneruskan
meneruskan
kuliah
kuliah
di
di
Universitas
Universitas
Harvard
Harvard
dan
dan
Universitas
Universitas
Leipzig,
Leipzig,
lalu
lalu
ia
ia
menjadi
menjadi
dosen
dosen
di
di
Univ.
Univ.
Michigan
Michigan
th
th
. 1891,
. 1891,
dan
dan
pindah
pindah
ke
ke
Univ. Chicago
Univ. Chicago
th
th
. 1894
. 1894
atas
atas
undangan
undangan
John Dewey.
John Dewey.
Karyanya
Karyanya
Mind, Self, and
Mind, Self, and
Society
Society
disusun
disusun
dari
dari
bahan
bahan
kuliah
kuliah
stenografis
stenografis
th
th
. 1928.
. 1928.
Ia
Ia
menganggap
menganggap
bahwa
bahwa
perkembangan
perkembangan
sains
sains
dapat
dapat
mengatasi
mengatasi
problem
problem
sosial
sosial
,
,
untuk
untuk
itu
itu
ia
ia
aktif
aktif
dlm
dlm
kegiatan
kegiatan
sosial
sosial
dan
dan
mengupayakan
mengupayakan
berdirinya
berdirinya
pemukiman
pemukiman
sosial
sosial
di
di
Univ. Chicago.
Univ. Chicago.
Ia
Ia
meninggal
meninggal
th
th
. 1931
. 1931
di
di
rumah
rumah
sakit
sakit
akibat
akibat
gagal
gagal
jantung
jantung
yang
yang
dideritanya
dideritanya
.
.
BEHAVIORISME
BEHAVIORISME
Teori Teori
Asumsi Asumsi
Behaviorisme Behaviorisme radikal radikal Behaviorisme Behaviorisme sosial sosial
Tokoh Tokoh John B. Watson John B. Watson George H. Mead George H. Mead
perilaku perilaku Perilaku Perilaku manusia manusia = =
perilaku perilaku binatang binatang
Perilaku Perilaku mannusia mannusia X X
perilaku perilaku binatang binatang
paradigma paradigma Menganggap Menganggap tindakan tindakan
secara secara makro makro
Membawa Membawa tindakan tindakan
dlm dlm kawasan kawasan mikro mikro
Tindakan Tindakan mental mental Tdk Tdk menganggap menganggap ada ada
dlm dlm tindakan tindakan manusia manusia
Tind Tind. . manusia manusia
didasari didasari oleh oleh proses proses
mental mental
Pikiran Pikiran Manusia Manusia = = aktor aktor pasif pasif Manusia Manusia = = aktor aktor aktif aktif
Pandangan
Pandangan
Goerge
Goerge
Herbert Mead
Herbert Mead
Tokoh Tokoh
Asumsi Asumsi
Geoger Geoger Herbert Mead Herbert Mead
Prioritas Prioritas sosial sosial Kelompok Kelompok sosial sosial muncul muncul lebih lebih dulu dulu, , dan dan kelompok kelompok
sosial sosial menghasilkan menghasilkan perkembangan perkembangan mental mental dan dan
kesadaran kesadaran diri diri
Tindakan Tindakan Tindakan Tindakan manusia manusia X X tindakan tindakan binatang binatang
Sikap Sikap isyarat isyarat Tindakan Tindakan sosial sosial = = sikap sikap- -isyarat isyarat (gesture) (gesture)
Simbol2 Simbol2 signifikan signifikan Gerak Gerak- -isyarat isyarat yg yg diciptakan diciptakan manusia manusia & & menjadi menjadi
respon respon atas atas informasi informasi pd pd manusia manusia
Pikiran Pikiran (mind) (mind) Proses Proses percakapan percakapan individu individu dg dg dirinya dirinya sendiri sendiri
= =pikiran pikiran menjadi menjadi fenomena fenomena sosial sosial
Diri Diri (self) (self) Diri Diri = = kemampuan kemampuan menjadikan menjadikan subyek/obyek subyek/obyek dg dg
aktifitas aktifitas & & hubungan hubungan sosialnya sosialnya. . Diri Diri
berhubungan berhubungan dialektis dialektis dengan dengan pikiran pikiran
Masyarakat Masyarakat Proses Proses sosial sosial tanpa tanpa henti henti yang yang mendahului mendahului
pikiran pikiran dan dan diri diri
Perkembangan
Perkembangan
anak
anak
"
"
Tahap
Tahap
bermain
bermain
(play stage)
(play stage)
=
=
anak
anak
mengambil
mengambil
sikap
sikap
orang
orang
lain
lain
untuk
untuk
dijadikan
dijadikan
sikapnya
sikapnya
sendiri
sendiri
=
=
mengambil
mengambil
peran
peran
orang
orang
lain
lain
=
=
anak
anak
belum
belum
memiliki
memiliki
kepribadian
kepribadian
nyata
nyata
.
.
"
"
Tahap
Tahap
bermain
bermain
(game stage)
(game stage)
=
=
anak
anak
mengambil
mengambil
peran
peran
orang
orang
lain
lain
manapun
manapun
yg
yg
terlibat
terlibat
dlm
dlm
permainan
permainan
=
=
hubungan
hubungan
peran
peran
yg
yg
berlainan
berlainan
=
=
munculnya
munculnya
kepribadian
kepribadian
nyata
nyata
secara
secara
terorganisir
terorganisir
.
.
Melahirkan
Melahirkan
konsep
konsep
generalized other
generalized other
.
.
Konsep
Konsep


I
I


dan
dan


me
me


“ “diri diri adalah adalah proses proses sosial sosial yg yg berlangsung berlangsung dlm dlm 2 2 fase fase yang yang
dibedakan dibedakan” ”
Konsep Konsep “ “I I” ” Konsep Konsep “ “me me” ”
Adalah Adalah tanggapan tanggapan spontan spontan
individu individu terhadap terhadap orang orang lain lain
Adalah Adalah tanggapan tanggapan tdk tdk langsung langsung
individu individu terhadap terhadap orang orang lain lain
Sumber Sumber utama utama yg yg baru baru dlm dlm
proses proses sosial sosial
Bukan Bukan sumber sumber utama utama dlm dlm proses proses
sosial sosial
Terdapat Terdapat nilai nilai terpenting terpenting dari dari
diri diri
Tdk Tdk terdapat terdapat nilai nilai diri diri
terpenting terpenting
Sesuatu Sesuatu yang yang dicari dicari ( (definisi definisi diri diri, ,
kepribadian kepribadian definitif definitif) )
Tdk Tdk memungkinkan memungkinkan terbentuknya terbentuknya
kepribadian kepribadian definitif definitif
Mendominasi Mendominasi masyarakat masyarakat modern modern Mendominasi Mendominasi masyarakat masyarakat primitif primitif
Erving
Erving
Goffman
Goffman
Lahir
Lahir
di
di
alberta
alberta
, Canada
, Canada
pada
pada
11
11
Juni
Juni
1922.
1922.
mendapat
mendapat
gelar
gelar
S1
S1
dari
dari
Univ. Toronto
Univ. Toronto
Menerima
Menerima
gelar
gelar
doktor
doktor
dari
dari
Univ. Chicago.
Univ. Chicago.
Ia
Ia
memiliki
memiliki
kedekatan
kedekatan
kajian
kajian
dengan
dengan
tokoh
tokoh
-
-
tokoh
tokoh
antropologi
antropologi
,
,
oleh
oleh
karena
karena
itu
itu
ia
ia
juga
juga
dikenal
dikenal
sebagai
sebagai
tokoh
tokoh
etnometodologi
etnometodologi
.
.
Karyanya
Karyanya


Presentation of Self in Everyday Life
Presentation of Self in Everyday Life


,
,
1959.
1959.
Ia
Ia
wafat
wafat
pada
pada
tahun
tahun
1982
1982
ketika
ketika
sedang
sedang
mengalami
mengalami
masa
masa
kejayaan
kejayaan
sebagai
sebagai
tokoh
tokoh
sosiologi
sosiologi
dan
dan
pernah
pernah
menjadi
menjadi
profesor
profesor
di
di
jurusan
jurusan
sosiologi
sosiologi
Univ. California
Univ. California
Barkeley
Barkeley
serta
serta
ketua
ketua
liga
liga
Ivy
Ivy
Universitas
Universitas
Pennsylvania
Pennsylvania
DRAMATURGI
DRAMATURGI
Dramaturgi Dramaturgi = =pandangan pandangan tentang tentang kehidupan kehidupan sosial sosial sebagai sebagai
serentetan serentetan pertunjukan pertunjukan drama drama dalam dalam sebuah sebuah pentas pentas. .
Diri Diri adalah adalah pengaruh pengaruh dramatis dramatis yg yg muncul muncul dari dari suasana suasana yg yg
ditampilkan ditampilkan ( (interaksi interaksi dramatis), dramatis), maka maka ia ia mudah mudah mengalami mengalami
gangguan gangguan. .
Front stage Front stage ( (panggung panggung depan depan) ) = =bagian bagian pertunjukan pertunjukan yg yg berfungsi berfungsi
mendefinisikan mendefinisikan situasi situasi penyaksi penyaksi pertunjukan pertunjukan. FS . FS dibagi dibagi dua dua, ,
setting setting = =pemandangan pemandangan fisik fisik yg yg harus harus ada ada jika jika aktor aktor
memainkannya memainkannya dan dan front personal front personal = =berbagai berbagai macam macam
perlengkapan perlengkapan sbg sbg pembahasa pembahasa perasaan perasaan dari dari aktor aktor. Front . Front
personal personal terbagi terbagi dua dua, , yaitu yaitu penampilan penampilan = =berbagai berbagai jenis jenis
barang barang yg yg mengenalkan mengenalkan status status sosial sosial aktor aktor, , dan dan gaya gaya
= =mengenalkan mengenalkan peran peran macam macam apa apa yg yg dimainkan dimainkan aktor aktor dlm dlm
situasi situasi tertentu tertentu. .
Back stage Back stage ( (panggung panggung belakang belakang) ) = =ruang ruang dimana dimana disitulah disitulah
berjalan berjalan skenario skenario pertunjukan pertunjukan oleh oleh “ “tim tim” ”(masyarakat (masyarakat rahasia rahasia
yg yg mengatur mengatur pementasan pementasan masing masing- -masing masing aktor aktor) )
Dramaturgi
Back stage
Front stage
Setting
Front personal
Penampilan
Gaya
Dalam Dalam interaksi interaksi, , terkadang terkadang orang orang menampilkan menampilkan kondisi kondisi ideal (+) ideal (+)
didepan didepan umum umum dan dan menyembunyikan menyembunyikan keburukan keburukan ( (- -) ) dengan dengan alasan alasan: :
1. 1. Aktor Aktor ingin ingin mengubur mengubur kebiasaan kebiasaan buruk buruk masa masa lalu lalu yg yg
bertentangan bertentangan dg dg prestasi prestasi masa masa kini kini. .
2. 2. Aktor Aktor ingin ingin menyembunyikan menyembunyikan kesalahan kesalahan yg yg telah telah dilakukan dilakukan dan dan
menyiapkan menyiapkan tindakan tindakan untuk untuk memperbaiki memperbaiki kesalahannya kesalahannya
tersebut tersebut. .
3. 3. Aktor Aktor mmberikan mmberikan gambaran gambaran hasil hasil akhir akhir yang yang baik baik dan dan
menyembunyikan menyembunyikan proses proses yang yang terlibat terlibat dan dan menghasilkannya menghasilkannya. .
4. 4. Aktor Aktor merasa merasa perlu perlu menyembunyikan menyembunyikan keterlibatan keterlibatan “ “tindakan tindakan
kotor kotor” ” dalam dalam upaya upaya menghasilkan menghasilkan pertunjukan pertunjukan. .
5. 5. Aktor Aktor mungkin mungkin menyelipkan menyelipkan standar standar lain lain dalam dalam melakukan melakukan
sesuatu sesuatu. .
6. 6. Aktor Aktor mungkin mungkin menyembunyikan menyembunyikan penghinaan penghinaan atasnya atasnya atau atau
setuju setuju dihina dihina asalkan asalkan kegiatannya kegiatannya dapat dapat terus terus berjalan berjalan. .
Aktor Aktor juga juga terkadang terkadang melakukan melakukan mistifikasi mistifikasi dg dg membuat membuat jarak jarak
antara antara diri diri mereka mereka dg dg penonton penonton utk utk menjaga menjaga kredibilitasnya kredibilitasnya
Seni
Seni
pengelolaan
pengelolaan
kesan
kesan
Þ Þ
Melakukan
Melakukan
tindakan
tindakan
yg
yg
dapat
dapat
menciptakan
menciptakan
loyalitas
loyalitas
dramaturgis
dramaturgis
agar
agar
penonton
penonton
tdk
tdk
mengetahui
mengetahui
pribadi
pribadi
aktor
aktor
.
.
Þ Þ
Melakukan
Melakukan
disiplin
disiplin
dramaturgis
dramaturgis
"
"
menjaga
menjaga
kesadaran
kesadaran
,
,
pengendalian
pengendalian
diri
diri
,
,
pengaturan
pengaturan
ekspresi
ekspresi
muka
muka
dan
dan
suara
suara
.
.
Þ Þ
Melakukan
Melakukan
kehati
kehati
-
-
hatian
hatian
dramaturgis
dramaturgis
dg
dg
melakukan
melakukan
skenario
skenario
pertunjukan
pertunjukan
terlebih
terlebih
dahulu
dahulu
sebelum
sebelum
pementasan
pementasan
.
.
Pengelolaan
Pengelolaan
kesan
kesan
ini
ini
dilakukan
dilakukan
dengan
dengan
metode
metode
serta
serta
teknik
teknik
-
-
teknik
teknik
yang paling
yang paling
disukai
disukai
oleh
oleh
seorang
seorang
aktor
aktor
atau
atau
pelaku
pelaku
sosial
sosial
Role distance
Role distance
(
(
jarak
jarak
peran
peran
)
)
Adalah Adalah jarak jarak peran peran dari dari seseorang seseorang dalam dalam lingkungan lingkungan sosialnya sosialnya. .
Goffman Goffman memberikan memberikan gambaran gambaran bahwa bahwa orang orang yang yang berstatus berstatus
sosial sosial lebih lebih tinggi tinggi dibanding dibanding orang orang lain, lain, maka maka ia ia akan akan lebih lebih
sering sering menunjukkan menunjukkan atau atau membangun membangun jarak jarak sosialnya sosialnya dengan dengan
orang orang lain yang lain yang memiliki memiliki status status sosial sosial lebih lebih rendah rendah darinya darinya. .
Orang Orang yang yang berstatus berstatus lebih lebih rendah rendah akan akan cenderung cenderung lebih lebih
bertahan bertahan dalam dalam menunjukkan menunjukkan jarak jarak peran peran yang yang dimiliki dimiliki atau atau
terjadi terjadi di di lingkungan lingkungan sosialnya sosialnya. .
STIGMA STIGMA
Definisi Definisi baku baku (rigid) (rigid) atas atas peran peran atau atau tindakan tindakan seseorang seseorang
Goffman Goffman memberikan memberikan garis garis pemisah pemisah antara antara apa apa yang yang seharusnya seharusnya
dilakukan dilakukan seseorang seseorang ( (identitas identitas sosial sosial virtual virtual) ) dengan dengan apa apa yang yang
sebenarnya sebenarnya dilakukan dilakukan seseorang seseorang ( (identitas identitas sosial sosial aktual aktual) )
Ini Ini menyebabkan menyebabkan terjadinya terjadinya discreditable stigma discreditable stigma › › stigma stigma yg yg
perbedaannya perbedaannya tidak tidak dirasakan dirasakan oleh oleh penonton penonton. .
Frame analysis
Frame analysis
Goffman
Goffman
, 1974
, 1974
Goffman
Goffman
bergeser
bergeser
dari
dari
cara
cara
pandang
pandang
interaksionisme
interaksionisme
simbolik
simbolik
menuju
menuju
studi
studi
struktur
struktur
kehidupan
kehidupan
sosial
sosial
berskala
berskala
kecil
kecil
.
.
Ia
Ia
melakukan
melakukan
kajian
kajian
atas
atas
sekian
sekian
banyak
banyak
struktur
struktur
yang
yang
tidak
tidak
terlihat
terlihat
dalam
dalam
masyarakat
masyarakat
yang
yang
membangun
membangun
kejadian
kejadian
atau
atau
tindakan
tindakan
manusia
manusia
yg
yg
bermakna
bermakna
.
.
Kerangka
Kerangka
(frame)
(frame)
adalah
adalah
prinsip
prinsip
organisasi
organisasi
yg
yg
memberi
memberi
definisi
definisi
atas
atas
pengalaman
pengalaman
kita
kita
. Frame
. Frame
memberikan
memberikan
asumsi
asumsi
mengenai
mengenai
apa
apa
yang
yang
sedang
sedang
kita
kita
lihat
lihat
dalam
dalam
kehidupan
kehidupan
sosial
sosial
.
.
Teori
Teori
Pertukaran
Pertukaran
Teori
Teori
Pertukaran
Pertukaran
George
George
Caspar
Caspar
Homans
Homans
Homans
Homans
pernah
pernah
belajar
belajar
di
di
Harvard Business School
Harvard Business School
bergabung
bergabung
dengan
dengan
Prof. Lawrence Henderson
Prof. Lawrence Henderson
dan
dan
Elton Mayo.
Elton Mayo.
Beberapa
Beberapa
tulisannya
tulisannya
adalah
adalah
The Human
The Human
Group
Group
,
,
The Nature of Social Science
The Nature of Social Science
(1967)
(1967)
dan
dan
Social
Social
Behavior
Behavior
(1974).
(1974).
Pemikiran
Pemikiran
Homans
Homans
banyak
banyak
dipengaruhi
dipengaruhi
oleh
oleh
Psikologi
Psikologi
Perilaku
Perilaku
yang
yang
mengatakan
mengatakan
bahwa
bahwa
tiap
tiap
perilaku
perilaku
manusia
manusia
memiliki
memiliki
penjelasan
penjelasan
atau
atau
dasar
dasar
psikologis
psikologis
yang
yang
menyebabkannya
menyebabkannya
.
.
Ia
Ia
juga
juga
menyamakan
menyamakan
antara
antara
perilaku
perilaku
sosial
sosial
&
&
perilaku
perilaku
individual
individual
serta
serta
mengkhususkan
mengkhususkan
kajian
kajian
pd
pd
interaksi
interaksi
sosial
sosial
.
.
ASUMSI: ASUMSI:
Perilaku Perilaku sosial sosial sebagai sebagai sebuah sebuah pertukaran pertukaran aktifitas aktifitas, , nyata nyata atau atau
tdk tdk nyata nyata, , dan dan kurang kurang lebih lebih sebagai sebagai pertukaran pertukaran hadiah hadiah atau atau
biaya biaya, , sekurang sekurang- -kurangnya kurangnya antara antara dua dua orang orang. .
Homans
Homans
Melalui Melalui teori teori Pertukaran Pertukaran, , Homans Homans membawa membawa sosiologi sosiologi dalam dalam
konteks konteks yang yang lebih lebih mikro mikro. . Ia Ia mengembangkan mengembangkan teori teori ini ini dengan dengan
mengajukan mengajukan beberapa beberapa proposisi proposisi ilmiah ilmiah
Proposisi
Proposisi
Sukses
Sukses
(the success proposition)
(the success proposition)
“ “untuk untuk semua semua tindakan tindakan yg yg dilakukan dilakukan seseorang seseorang, , semakin semakin sering sering
tindakan tindakan khusus khusus seseorang seseorang diberi diberi hadiah hadiah, , maka maka semakin semakin besar besar
kemungkinan kemungkinan orang orang melakukan melakukan tindakan tindakan itu itu” ”
Homans Homans menetapkan menetapkan beberapa beberapa hal hal dlm dlm proposisi proposisi ini ini: :
× × Pertama Pertama, pd , pd saat saat tertentu tertentu, , individu individu akan akan tdk tdk dpt dpt bertindak bertindak dg dg
intensitas intensitas seperti seperti itu itu; ;
× × Kedua Kedua, , makin makin pendek pendek jarak jarak waktu waktu memberi memberi hadiah hadiah, , makin makin
besar besar peluang peluang orang orang mengulangi mengulangi perilaku perilaku dan dan sebaliknya sebaliknya. .
× × Ketiga Ketiga, , memberikan memberikan hadiah hadiah secara secara intermiten intermiten lebih lebih membuka membuka
peluang peluang perulangan perulangan perilaku perilaku dibanding dibanding memberikan memberikan hadiah hadiah
yang yang teratur teratur. .
Proposisi
Proposisi
Pendorong
Pendorong
(the stimulus proposition)
(the stimulus proposition)
“ “bila bila di di masa masa lalu lalu dorongan dorongan tertentu tertentu orang orang diberi diberi hadiah hadiah, , maka maka
makin makin SERUPA SERUPA dorongan dorongan kini kini dengan dengan dorongan dorongan di di masa masa lalu lalu, ,
maka maka makin makin besar besar dorongan dorongan orang orang melakukan melakukan sesuatu sesuatu” ”
Dari Dari sini sini Homans Homans melakukan melakukan GENERALISASI GENERALISASI
Proposisi
Proposisi
Nilai
Nilai
(the value proposition)
(the value proposition)
“ “makin makin tinggi tinggi nilai nilai hasil hasil tindakan tindakan seseorang seseorang bagi bagi dirinya dirinya, , makin makin
besar besar kemungkinan kemungkinan ia ia melakukan melakukan tindakan tindakan itu itu” ”
Proposisi
Proposisi
Deprivasi
Deprivasi
-
-
Kejemuan
Kejemuan
(the deprivation
(the deprivation
-
-
satiation proposition)
satiation proposition)
“ “makin makin sering sering seseorang seseorang menerima menerima hadiah hadiah khusus khusus di di masa masa lalu lalu
yang yang dekat dekat, , makin makin kurang kurang bernilai bernilai baginya baginya tiap tiap unit unit hadiah hadiah
berikutnya berikutnya” ”
Proposisi
Proposisi
Persetujuan
Persetujuan
-
-
Agresi
Agresi
(the Aggression
(the Aggression
-
-
Approval proposition)
Approval proposition)
Proposisi Proposisi A A
“ “bila bila tindakan tindakan orang orang tdk tdk mendapatkan mendapatkan hadiah hadiah yg yg ia ia harapkan harapkan atau atau
hukuman hukuman yg yg ia ia inginkan inginkan, , ia ia akan akan marah marah, , besar besar kemungkinan kemungkinan ia ia
akan akan melakukan melakukan tindakan tindakan agresif agresif dan dan akibatnya akibatnya tindakan tindakan
demikian demikian makin makin bernilai bernilai baginya baginya” ”
Proposisi Proposisi B B
“ “bila bila tindakan tindakan seseorang seseorang menerima menerima hadiah hadiah yg yg ia ia harapkan harapkan, ,
terutama terutama hadiah hadiah yg yg lebih lebih besar besar, , atau atau tidak tidak menerima menerima hukuman hukuman
yg yg ia ia bayangkan bayangkan, , maka maka ia ia puas puas, , ia ia akan akan semakin semakin terbuka terbuka
melakukan melakukan tindakan tindakan yg yg disetujui disetujui dan dan akibat akibat tindakan tindakan itu itu akan akan
makin makin bernilai bernilai baginya baginya” ”
Proposisi
Proposisi
Rasionalitas
Rasionalitas
(the Rationality proposition)
(the Rationality proposition)
“ “dalam dalam memilih memilih diantara diantara berbagai berbagai tindakan tindakan alternatif alternatif, , seseorang seseorang
akan akan memilih memilih satu satu diantaranya diantaranya, yang , yang dia dia anggap anggap saat saat itu itu
memiliki memiliki value value (V), (V), sebagai sebagai hasil hasil, , dikalikan dikalikan dengan dengan probabilitas probabilitas
(P), (P), untuk untuk mendapatkan mendapatkan hasil hasil yang yang lebih lebih besar besar. .
Teori
Teori
Pertukaran
Pertukaran
Peter
Peter
Blau
Blau
Peter
Peter
Blau
Blau
lahir
lahir
di
di
Wina
Wina
, Austria, 7
, Austria, 7
Februari
Februari
1918.
1918.
bermigrasi
bermigrasi
ke
ke
AS
AS
th
th
. 1939 &
. 1939 &
mendapat
mendapat
kewarganegaraan
kewarganegaraan
AS
AS
th
th
. 1943. Th. 1942
. 1943. Th. 1942
mendapat
mendapat
BA
BA
dari
dari
Elmhurst College
Elmhurst College
di
di
Elmhurst,
Elmhurst,
dan
dan
menyelesaikan
menyelesaikan
program Ph.D.
program Ph.D.
dari
dari
Univ. Columbia
Univ. Columbia
th
th
. 1952.
. 1952.
ia
ia
meninggal
meninggal
pada
pada
12
12
Maret
Maret
2002.
2002.
karya
karya
-
-
karyanya
karyanya
diantara
diantara
lain:
lain:
The American Occupational Structure
The American Occupational Structure
,
,
Exchange and Power in Social Life
Exchange and Power in Social Life
,
,
Struktural
Struktural
Contexts of Opportunities
Contexts of Opportunities
,
,
dan
dan
Crosscutting Social
Crosscutting Social
Circles
Circles
.
.
Ia
Ia
mengembangkan
mengembangkan
sosiologi
sosiologi
dari
dari
pendekatan
pendekatan
mikro
mikro
maupun
maupun
makro
makro
,
,
walaupun
walaupun
ia
ia
merupakan
merupakan
tokoh
tokoh
teori
teori
pertukaran
pertukaran
,
,
namun
namun
kajiannya
kajiannya
banyak
banyak
terfokus
terfokus
pada
pada
stratifikasi
stratifikasi
sosial
sosial
.
.
Struktur Struktur sosial sosial muncul muncul dari dari interaksi interaksi sosial sosial, , ttp ttp setelah setelah muncul muncul ia ia
terpisah terpisah dan dan mempengaruhi mempengaruhi proses proses interaksi interaksi
Proses
Proses
pertukaran
pertukaran
menurut
menurut
Peter
Peter
Blau
Blau
1
Pertukaran/transaksi
Antar individu
2
Differensiasi status
Dan kekuasaan
3
Legitimasi
& pengorganisasian
4
Oposisi & perubahan
Teori
Teori
pertukaran
pertukaran
Blau
Blau
mengkhususkan
mengkhususkan
pada
pada
tindakan
tindakan
yang
yang
tergantung
tergantung
pada
pada
pemberian
pemberian
hadiah
hadiah
Bila Bila seseorang seseorang membutuhkan membutuhkan sesuatu sesuatu dr dr orang orang lain, lain, tapi tapi ia ia tdk tdk
memberikan memberikan apapun apapun yg yg sebanding sebanding dg dg pertukarannya pertukarannya, , maka maka akan akan
terbuka terbuka 4 4 peluang peluang keadaan keadaan, , yaitu yaitu: :
Pertama Pertama, , ia ia dpt dpt memaksa memaksa orang orang
lain lain utk utk membantunya membantunya
Kedua Kedua, , ia ia akan akan mencari mencari sumber sumber
lain lain utk utk memenuhi memenuhi kebutuhannya kebutuhannya
Ketiga Ketiga, , ia ia dpt dpt mencoba mencoba terus terus
bergaul bergaul dg dg baik baik tanpa tanpa mendapat mendapat
apa apa yg yg dibutuhkannya dibutuhkannya dr dr orang orang
lain lain
Keempat Keempat, , ia ia akan akan menundukkan menundukkan
dirinya dirinya thd thd yg yg lain lain sbg sbg wujud wujud
penghargaan penghargaan hubungan hubungan
Proses Proses interaksi interaksi sosial sosial menuju menuju terjadinya terjadinya differrensiasi differrensiasi
¤ ¤ Interaksi Interaksi sosial sosial mula mula- -mula mula
terjadi terjadi dlm dlm kelompok kelompok sosial sosial; ;
¤ ¤ Individu Individu tertarik tertarik pada pada salah salah
satu satu kelompok kelompok karena karena merasa merasa
bahwa bahwa kelompok kelompok tersebut tersebut
menawarkan menawarkan hadiah hadiah lebih lebih
besar besar daripada daripada kelompok kelompok
lainnya lainnya; ;
¤ ¤ Karena Karena tertarik tertarik, , mereka mereka ingin ingin
diterima diterima; ;
¤ ¤ Untuk Untuk dpt dpt diterima diterima, , mereka mereka
harus harus menawarkan menawarkan hadiah hadiah
kepada kepada anggota anggota kelompok kelompok
yang lain; yang lain;
¤ ¤ Hadiah Hadiah ini ini akan akan menimbulkan menimbulkan
kesan kesan pada pada anggota anggota bahwa bahwa
orang orang baru baru tsb tsb akan akan
memberikan memberikan keuntungan keuntungan; ;
¤ ¤ Hubungan Hubungan dg dg anggota anggota
kelompok kelompok akan akan baik baik & & kuat kuat
krn krn pendatang pendatang baru baru
mengesankan mengesankan kelompok kelompok; ;
¤ ¤ Orang Orang lain, lain, atau atau sesama sesama
anggota anggota akan akan saling saling berupaya berupaya
memberikan memberikan kesan kesan sesuai sesuai dg dg
kesan kesan yg yg ditawarkan ditawarkan anggota anggota
baru baru; ;
¤ ¤ Muncul Muncul kemudian kemudian persaingan persaingan
& & differensiasi differensiasi sosial sosial
Organisasi sosial
Organisasi sosial
Jenis Pertama
Organisasi sosial
Jenis Kedua
Muncul akibat proses pertukaran dan
persaingan secara murni dlm dimensi
sosial
Muncul bukan hanya akibat proses
pertukaran saja, disebabkan krn
orientasi keuntungan finansial maksimal
Homans
Blau
Dalam Dalam tiap tiap kelompok kelompok, , pasti pasti memiliki memiliki 2 2 subkelompok subkelompok yaitu yaitu kelompok kelompok
pemimpin pemimpin dan dan oposisi oposisi
Pada Pada OS OS- -1 1" " kedua kedua subkelompok subkelompok lahir lahir dari dari proses proses interaksi interaksi
Pada Pada OC OC- -2 2 " " kedua kedua kelompok kelompok dibangun dibangun dlm dlm struktur struktur organisasi organisasi
Norma &
Norma &
Nilai
Nilai
Konsensus
Konsensus
atas
atas
nilai
nilai
dan
dan
norma
norma
digunakan
digunakan
sebagai
sebagai
media
media
kehidupan
kehidupan
sosial
sosial
dan
dan
sebagai
sebagai
mata
mata
rantai
rantai
yg
yg
menghubungkan
menghubungkan
transaksi
transaksi
sosial
sosial
.
.
Norma
Norma
dan
dan
nilai
nilai
memungkinkan
memungkinkan
pertukaran
pertukaran
sosial
sosial
tidak
tidak
langsung
langsung
dan
dan
menentukan
menentukan
proses
proses
integrasi
integrasi
dan
dan
diferensiasi
diferensiasi
sosial
sosial
dlm
dlm
struktur
struktur
sosial
sosial
yang
yang
kompleks
kompleks
dan
dan
menentukan
menentukan
perkembangan
perkembangan
organisasi
organisasi
dan
dan
reorganisasi
reorganisasi
sosial
sosial
di
di
dalamnya
dalamnya
.
.
Nilai
Nilai
-
-
INTEGRASI & SOLIDARITAS
INTEGRASI & SOLIDARITAS
FENOMENOLOGI
FENOMENOLOGI
Makna
Makna
:
:
Phenomenon
Logos
Realitas
Yang tampak
Ilmu

Adalah
Adalah
ilmu
ilmu
yang
yang
berorientasi
berorientasi
untuk
untuk
dapat
dapat
mendapatkan
mendapatkan
penjelasan
penjelasan
tentang
tentang
realitas
realitas
yang
yang
tampak
tampak
DIMENSI ONTOLOGIS :
DIMENSI ONTOLOGIS :
fenomena
fenomena
yang
yang
tampak
tampak
adalah
adalah
refleksi
refleksi
dari
dari
realitas
realitas
yang
yang
tidak
tidak
berdiri
berdiri
sendiri
sendiri
karena
karena
ia
ia
memiliki
memiliki
makna
makna
yang
yang
memerlukan
memerlukan
penafsiran
penafsiran
lebih
lebih
lanjut
lanjut
1.
1.
Tokoh
Tokoh
-
-
tokoh
tokoh
:
:
Edmund
Edmund
Husserl
Husserl
Alfred
Alfred
Schutz
Schutz
,
,
dan
dan
Peter L. Berger
Peter L. Berger
Fenomenologi Fenomenologi menerobos menerobos fenomena fenomena untuk untuk dapat dapat mengetahui mengetahui
makna makna ( (hakikat hakikat) ) terdalam terdalam dari dari fenomena fenomena tersebut tersebut
Cara kerja
Fenomenologi
OBYE K
IDE BUDAYA NILAI
MAKNA
Tentang
OBYEK
Fenomenologi
Fenomenologi
Edmund
Edmund
Husserl
Husserl
+ + Lahir Lahir atas atas reaksi reaksi terhadap terhadap kelemahan kelemahan POSITIVISME POSITIVISME
August Comte August Comte
+ + Menawarkan Menawarkan REDUKSI, REDUKSI, yaitu yaitu penundaan penundaan kesimpulan kesimpulan atas atas
fenomena fenomena yang yang sedang sedang diteliti diteliti
☺ ☺ Reduksi Reduksi Eiditis Eiditis : : menemukan menemukan STRUKTUR DASAR STRUKTUR DASAR utk utk
sampai sampai pada pada yang yang HAKIKI HAKIKI
☺ ☺ Reduksi Reduksi Fenomenologi Fenomenologi : : obyek obyek dipandang dipandang gejalanya gejalanya agar agar
mengetahui mengetahui SUBYEKTIFITAS SUBYEKTIFITAS- -TRANSENDEN TRANSENDEN
☺ ☺ Reduksi Reduksi Transenden Transenden : : menghilangkan menghilangkan background background tradisi tradisi
dan dan pengetahuan pengetahuan obyek obyek hingga hingga menemukan menemukan KESADARAN KESADARAN
MURNI MURNI obyek obyek
Fenomenologi
Fenomenologi
Alfred
Alfred
Shutz
Shutz
6 6 Menekankan Menekankan adanya adanya hubungan hubungan antara antara pengetahuan pengetahuan dengan dengan
perilaku perilaku manusia manusia sehari sehari- -hari hari
6 6 Manusia Manusia menjadi menjadi mahluk mahluk sosial sosial
TINDAKAN MANUSIA
BICAUSE MOTIVE
(motif sebab)
kata kunci : “KARENA”
IN ORDER TO MOTIVE
(motif tujuan yang ingin dicapai)
kata kunci : “AGAR”
Fenomenologi
Fenomenologi
Peter L. Berger
Peter L. Berger
1 1
Ide
Ide
,
,
nilai
nilai
,
,
budaya
budaya
,
,
norma
norma
dilihat
dilihat
sebagai
sebagai
pusat
pusat
organisasi
organisasi
yang
yang
mensosialisasikan
mensosialisasikan
maknanya
maknanya
pada
pada
masing
masing
-
-
masing
masing
anggotanya
anggotanya
INTERNALISASI
EKSTERNALISASI
OBYEKTIVASI
masyarakat
MEMPENGARUHI
individu didalamnya
individu MEMPENGARUHI
masyarakat krn ia bagian
dari masyarakat
individu
MEMAKNAKAN KEMBALI
NILAI dalam kelompoknya
STRUKTURALISME
STRUKTURALISME
Fungsionalisme
Fungsionalisme
struktural
struktural
œ
œ
struktur
struktur
sosial
sosial
Strukturalisme
Strukturalisme
œ
œ
struktur
struktur
linguistik
linguistik
Strukturalisme
Strukturalisme
memiliki
memiliki
kaitan
kaitan
dengan
dengan
linguistik
linguistik
dan
dan
Antropologi
Antropologi
dan
dan
mengalami
mengalami
perluasan
perluasan
kajian
kajian
akibat
akibat
sentuhan
sentuhan
madzhab
madzhab
filosof
filosof
Prancis
Prancis
.
.
Strukturalisme
Strukturalisme
menjadi
menjadi
akar
akar
munculnya
munculnya
post
post
-
-
strukturalisme
strukturalisme
dan
dan
post
post
-
-
modernisme
modernisme
.
.
Strukturalisme
Strukturalisme
sebenarnya
sebenarnya
muncul
muncul
sebagai
sebagai
bantahan
bantahan
atas
atas
Humanisme
Humanisme
Prancis
Prancis
,
,
terutama
terutama
thd
thd
Eksistensialisme
Eksistensialisme
Jean
Jean
-
-
Paul Sartre
Paul Sartre
yg
yg
terfokus
terfokus
pd
pd
individu
individu
,
,
bahwa
bahwa


manusia
manusia
adalah
adalah
individu
individu
bebas
bebas


,
,
ia
ia
berhak
berhak
menentukan
menentukan
tindakannya
tindakannya
sendiri
sendiri
tanpa
tanpa
pengaruh
pengaruh
dari
dari
luar
luar
.
.
Sedangkan
Sedangkan
Strukturalisme
Strukturalisme
berpendapat
berpendapat


struktur
struktur
obyektif
obyektif
benar
benar
-
-
benar
benar
menentukan
menentukan
perilaku
perilaku
individu
individu


F. de
F. de
Saussure
Saussure
(1857
(1857
-
-
1913)
1913)
"
"
ahli
ahli
bahasa
bahasa
Swiss
Swiss
yg
yg
membangun
membangun
Strukturalisme
Strukturalisme
dr
dr
sudut
sudut
ilmu
ilmu
bahasa
bahasa
struktural
struktural
yg
yg
akhirnya
akhirnya
menjadi
menjadi
Strukturalisme
Strukturalisme
Saussure
Saussure
membedakan
membedakan
konsep
konsep


langue
langue


&
&


parole
parole


.
.
Langue
Langue
"
"
sistem
sistem
tata
tata
bahasa
bahasa
formal;
formal;
sistem
sistem
elemen
elemen
phonic
phonic
yg
yg
hubungannya
hubungannya
ditentukan
ditentukan
oleh
oleh
hukum
hukum
yg
yg
tetap
tetap
.
.
Parole
Parole
"
"
percakapan
percakapan
sebenarnya
sebenarnya
(formal);
(formal);
cara
cara
pembicara
pembicara
mengungkapkan
mengungkapkan
bahasa
bahasa
utk
utk
dirinya
dirinya
sendiri
sendiri
.
.
Adanya
Adanya
LANGUE
LANGUE
menyebabkan
menyebabkan
adanya
adanya
PAROLE
PAROLE
Kehidupan
Kehidupan
manusia
manusia
dibentuk
dibentuk
oleh
oleh
struktur
struktur
bahasa
bahasa
.
.
Studi
Studi
ttg
ttg
struktur
struktur
bahasa
bahasa
melalui
melalui


tanda
tanda


melahirkan
melahirkan
SEMIOTIC
SEMIOTIC
yg
yg
lebih
lebih
luas
luas
kajiannya
kajiannya
drpd
drpd
Strukturalisme
Strukturalisme
krn
krn
juga
juga
menganalisa
menganalisa
sistem
sistem
simbol
simbol
,
,
bahasa
bahasa
tubuh
tubuh
,
,
naskah
naskah
sastra
sastra
,
,
ekspresi
ekspresi
,
,
dan
dan
bentuk
bentuk
komunikasi
komunikasi
.
.
Tokohnya
Tokohnya
Roland
Roland
Barthes
Barthes
Strukturalisme
Strukturalisme
dan
dan
Linguistik
Linguistik
Strukturalisme
Strukturalisme
dan
dan
Antropologi
Antropologi
Claude Levi
Claude Levi
-
-
Strauss
Strauss
adalah
adalah
filosof
filosof
Prancis
Prancis
yg
yg
menarik
menarik
kajian
kajian
bahasa
bahasa
dlm
dlm
Strukturalisme
Strukturalisme
kedlm
kedlm
bingkai
bingkai
Antropologi
Antropologi
.
.
Ia
Ia
melakukan
melakukan
konseptualisasi
konseptualisasi
ulang
ulang
atas
atas
keseluruhan
keseluruhan
fenomena
fenomena
sosial
sosial
dan
dan
menggambarkannya
menggambarkannya
sebagai
sebagai
sebuah
sebuah
sistem
sistem
komunikasi
komunikasi
.
.
Proposisi
Proposisi
Sistem
Sistem
fonem
fonem
(
(
dlm
dlm
ilmu
ilmu
bahasa
bahasa
)
)
maupun
maupun
sistem
sistem
kekeluargaan
kekeluargaan
(
(
Antropologi
Antropologi
)
)
adalah
adalah
produk
produk
dari
dari
struktur
struktur
pikiran
pikiran
,
,
namun
namun
keduanya
keduanya
lahir
lahir
dari
dari
proses
proses
yg
yg
tdk
tdk
disadari
disadari
.
.
POSMODERNISME
POSMODERNISME
Pembedaan
Pembedaan
istilah
istilah
:
:
Post
Post
-
-
modernitas
modernitas
(
(
postmodernity
postmodernity
) :
) :
periode
periode
historis
historis
yg
yg
yang
yang
muncul
muncul
setelah
setelah
era modern
era modern
Post
Post
-
-
modernisme
modernisme
:
:
produk
produk
kultural
kultural
(
(
seni
seni
, film,
, film,
arsitektur
arsitektur
,
,
bahasa
bahasa
,
,
pranata
pranata
,
,
dll
dll
)
)
yg
yg
berbeda
berbeda
dg
dg
produk
produk
kultural
kultural
modern
modern
Teori
Teori
post
post
-
-
modern :
modern :
cara
cara
berpikir
berpikir
yg
yg
berbeda
berbeda
dari
dari
teori
teori
sosial
sosial
modern
modern
Pemikiran
Pemikiran
-
-
pemikiran
pemikiran
dalam
dalam
upaya
upaya
menemukan
menemukan


mahluk
mahluk


Post
Post
-
-
modern
modern
Asumsi
Asumsi
1
1


bahwa
bahwa
saat
saat
ini
ini
masyarakat
masyarakat
telah
telah
melewati
melewati
dan
dan
bahkan
bahkan
terputus
terputus
hubungannya
hubungannya
dengan
dengan
dunia
dunia
modern
modern
dan
dan
memasuki
memasuki
masa
masa
setelahnya
setelahnya
,
,
yaitu
yaitu
post
post
-
-
modern
modern


tokoh
tokoh
-
-
tokoh
tokoh
:
:
Jean
Jean
Baudrillard
Baudrillard
, Gilles
, Gilles
Deleuze
Deleuze
,
,
Felleix
Felleix
Guattari
Guattari
Asumsi
Asumsi
2
2


meski
meski
telah
telah
terjadi
terjadi
perubahan
perubahan
, post
, post
-
-
modernisme
modernisme
muncul
muncul
dan
dan
terus
terus
berkembang
berkembang
bersama
bersama
modernisme
modernisme


tokoh
tokoh
-
-
tokoh
tokoh
:
:
kaum
kaum
Marxian: Fredric Jameson, Ernesto
Marxian: Fredric Jameson, Ernesto
Laclau
Laclau
,
,
Chantal
Chantal
Mouffe
Mouffe
,
,
dan
dan
pemikir
pemikir
feminis
feminis
post
post
-
-
modern: Nancy Fraser, Linda Nicholson
modern: Nancy Fraser, Linda Nicholson
Asumsi
Asumsi
3
3


modernisme
modernisme
dan
dan
post
post
-
-
modernisme
modernisme
adalah
adalah
zaman
zaman
,
,
keduanya
keduanya
terlibat
terlibat
dalam
dalam
rentetan
rentetan
hubungan
hubungan
jangka
jangka
panjang
panjang
dan
dan
post
post
-
-
modernisme
modernisme
terus
terus
menerus
menerus
menunjukkan
menunjukkan
kelemahan
kelemahan
modernisme
modernisme


tokoh
tokoh
:
:
Barry Smart
Barry Smart


Post
Post
-
-
modernity
modernity


, 1993
, 1993
Setting
Setting
situasi
situasi
kemunculan
kemunculan
dunia
dunia
Post
Post
-
-
modern
modern
Fenomena Fenomena
- -
Penghancuran Penghancuran proyek proyek perumahan perumahan raksasa raksasa Pruitt Pruitt- -Igoe Igoe pada pada 15 15 Juli Juli
1972 1972 di di Santa Louis. Santa Louis. Proyek Proyek tersebut tersebut awalnya awalnya ditujukan ditujukan untuk untuk
menjawab menjawab problem problem kemiskinan kemiskinan kota kota yang yang berkembang berkembang di di kawasan kawasan
Eropa Eropa, , namun namun ternyata ternyata rancangan rancangan konstruksi konstruksi bangunan bangunan modern modern
tersebut tersebut di di tengah tengah perjalanan perjalanan ternyata ternyata tidak tidak sesuai sesuai dengan dengan basis basis
kebutuhan kebutuhan penyelesaian penyelesaian masalah masalah kemiskinan kemiskinan kota kota saat saat itu itu sehingga sehingga
proyek proyek tersebut tersebut dihentikann dihentikann di di tengah tengah jalan jalan, , bahkan bahkan pada pada akhirnya akhirnya
bangunan bangunan separuh separuh jadi jadi yang yang telah telah ada ada dihancurkan dihancurkan. .
Proposal Proposal pembangunan pembangunan proyek proyek itu itu lahir lahir atas atas gagasan gagasan pemikiran pemikiran
modern modern yang yang dianut dianut di di Eropa Eropa, , sedangkan sedangkan kritikan kritikan atas atas
ketidakmampuan ketidakmampuan proyek proyek menjawab menjawab problem problem kemiskinan kemiskinan kaum kaum urban urban
muncul muncul dari dari kalangan kalangan yang yang merepresentasikan merepresentasikan kaum kaum post post- -modern modern
Konsep Konsep Post Post- -modernisme modernisme: :
Pertama Pertama, , anggapan anggapan bahwa bahwa era modern era modern telah telah berakhir berakhir dan dan digantikan digantikan
dengan dengan era post era post- -modern modern
Kedua Kedua, Post , Post- -modernisme modernisme berkaitan berkaitan dg dg dunia dunia kultural kultural yg yg produknya produknya
menggantikan menggantikan produk produk dunia dunia modern modern
Ketiga Ketiga, , Kemunculan Kemunculan teori teori sosial sosial post post- -modern modern dan dan perbedaanya perbedaanya dg dg
teori teori sosial sosial modern modern
Keempat Keempat, , menolak menolak konsep konsep metanarative metanarative ( (narasi narasi besar besar), ), tapi tapi memihak memihak
metadiscourse metadiscourse
Teori Teori sosial sosial Post Post- -modern modern Teori Teori sosial sosial modern modern
Memiliki Memiliki landasan landasan relativistik relativistik, ,
irrasional irrasional, , dan dan nihilistik nihilistik & &
mengikuti mengikuti Nietzshe Nietzshe dan dan Foucault Foucault
Memiliki Memiliki landasan landasan universal, universal,
ahistoris ahistoris, , rasional rasional utk utk berpikir berpikir & &
mengkritik mengkritik manusia manusia. . Tokoh Tokoh: :
Parson, Marx, Weber, etc Parson, Marx, Weber, etc
Teori
Teori
sosial
sosial
Post
Post
-
-
Modern
Modern
Fredic
Fredic
Jameson
Jameson
essai essai: : “ “Post Post- -Modernism or the Cultural Logic of Late Capitalism Modernism or the Cultural Logic of Late Capitalism” ”
Konsep Konsep Jameson: Jameson:
Ia Ia masih masih menerima menerima konsep konsep metanarative metanarative, , jika jika ia ia menyatakan menyatakan bahwa bahwa
post post- -modern modern membawa membawa kemajuan kemajuan sekaligus sekaligus malapetaka malapetaka, , hal hal itu itu
sejalan sejalan dengan dengan Marx Marx yg yg menyatakan menyatakan bahwa bahwa Kapitalisme Kapitalisme dpt dpt
membawa membawa pembebasan pembebasan namun namun juga juga disaat disaat yg yg bersamaan bersamaan ia ia membawa membawa
penindasan penindasan
Tahapan Tahapan Kapitalisme Kapitalisme yg yg dilihat dilihat Jameson: Jameson:
Kapitalisme
Kapitalisme
=
=
Imperialis
Imperialis
=
=
Kapitalisme
Kapitalisme
Akhir
Akhir
-
-
-
-
-
-
Karl Marx
Karl Marx
Lenin
Lenin
Jameson+Ernest
Jameson+Ernest
Mandel
Mandel
Lima
Lima
ciri
ciri
masyarakat
masyarakat
Post
Post
-
-
Modern
Modern
yg
yg
diajukan
diajukan
Jameson
Jameson
Ð Ð Masyarakat Masyarakat Post Post- -Modern Modern ditandai ditandai dg dg kedangkalan kedangkalan produk produk kultur kultur
tanpa tanpa ada ada landasan landasan yg yg kuat kuat " "memproduk memproduk simulacrum simulacrum
( (salinan salinan/copy /copy dr dr salinan/dangkal salinan/dangkal) )
Ð Ð Masyarakat Masyarakat Post Post- -Modern Modern ditandai ditandai dg dg kelesuan kelesuan emosi emosi & & kepura kepura- -
puraan puraan
Ð Ð Post Post- -Modern Modern ditandai ditandai dengan dengan hilangnya hilangnya kesejarahan kesejarahan & &
memunculkan memunculkan pastiche pastiche ( (pikiran pikiran kontradiktif kontradiktif & & membingungkan membingungkan
tentang tentang masa masa lalu lalu) )
Ð Ð Muncul Muncul teknologi teknologi baru baru yg yg berkaitan berkaitan erat erat dengan dengan masyarakat masyarakat
Post Post- -Modern Modern
Ð Ð Kemunculan Kemunculan Kapitalisme Kapitalisme Akhir Akhir dimana dimana orang orang akan akan merambah merambah
kawasan kawasan liar & liar & masih masih belum belum berpenghuni berpenghuni untuk untuk memenuhi memenuhi
kebutuhan kebutuhan kemenangan kemenangan kapitalnya kapitalnya
Terima
Terima
Kasih
Kasih

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->