Anda di halaman 1dari 4

Pengobatan Alternatif

Agama

1. Islam Islam memperbolehkan pengobatan alternatif asalkan itu tidak

menggunakan bahan yang haram ataupun seseuatu yang menuju kearah musyrik. Memanfaat suatu benda untuk penyembuhan dengan mempercayai benda tersebut dapat membawa kesembuhan pada dirinya termasuk sesuatu yang musyrik, (contoh:jimat)

Barang siapa yang menggantungkan jimat, berarti ia telah melakukan perbuatan syirik.! ("#. $hmad dan "akim). $rtinya, menggantungkan jimat dan hatinya bergantung kepadanya berarti berbuat syirik.

Ibnu %ina, seorang dokter dan sekaligus filosofi dalam islam menulis buku $l &amus 'i al (hibb! yang berisi tentang manfaat nabati dan rumput)rumputan. *aik dari masing)masing jenis maupun secara ramuan, serta khasiatnya dalam pengobatan.

+ngkapan abadi dari $bu &urath ,-.. tahun yang lalu : jadikanlah makananmu sebagai obatmu dan obatilah setiap penderitaan dengan nabati yang tumbuh di bumi, karena nabati itulah yang paling pantas untuk menyembuhkan.

/. 0risten 1rotestan (idak menolak dan tidak menelan mentah)mentah dan perlu memahami konsep dibalik praktik penyembuhan alternatif tersebut berdasarkan kebenaran.

2. 0atolik 3alam penelitian dasar ilmiah dan dalam penyelidikan terapan, tampak dengan jelas sekali kekuasaan manusia atas ciptaan. Ilmu pengetahuan dan teknik merupakan sarana)sarana yang bernilai kalau mengabdi kepada manusia dan

memajukan perkembangannya secara menyeluruh demi kebahagiaan semua orang. (etapi mereka tidak mampu menentukan dari diri sendiri arti keberadaan dan kemajuan manusia. Ilmu pengetahuan dan teknik ditujukan kepada manusia, olehnya mereka diciptakan dan dikembangkan4 dengan demikian mereka menemukan, baik kesadaran mengenai tujuannya maupun batas)batasnya, hanya di dalam pribadi manusia dan nilai susilanya (050 //62). %ebagai ciptaan $llah yang paling mulia, kita sebagai manusia diberikan kuasa oleh $llah menggunakan alam serta mengembangkannya dengan sebaikbaiknya dengan penuh tanggung jawab. 3engan mengembangkan ilmu pengetahuan melalui pengobatan alternatif, manusaia telah menjalankan perintah $llah sendiri. 7amun yang harus diperhatikan di sini adalah jangan sampai ilmu pengetahuan itu sendiri merendahkan martabat manusia dengan pengobatan terapan dengan manusia sebagai objek penelitian. %elain itu penggunaan alam yang berlebihan dan menyimpang dari "ukum $llah juga patut diperhatikan dalam praktek pengembangan ilmu pengetahuan yang dilakukan oleh manusia.

,. "indu Metode terapi alternatif yang dipergunakan biasanya di hindu yaitu $yur8eda. 9ang mana pengobantan nya ayur8eda merupakan salah satu penyembuhan alternatif dengan menghubungkan antara sifat)sifat alam dengan tubuh yaitu vata, pitta dan kapha.

-. *uddha (idak ada masalah sepanjang tidak ada pelanggaran sila dan 3hamma dan dilakukan dengan sadar dan sukarela.

Hukum 1:#M:70:% #I 7o 11.6;M:70:%;1:#;I<;/..= tentang batasan terapi

alternatif : (erapi alternatif merupakan terapi non)kon8ensional untuk meningkatkan kesehatan pasien yang bersifat promotif, pre8entif, kuratif, rehabilitatif dan harus dilandasi pengetahuan biomedik. Indi8idu yang menjalankan usaha terapi altrernatif seyogyanya memiliki i>in dari pemerintah untuk menjalankan praktik di bidang kesehatan. 1ro dan kontra tentang pengobatan alternatif : Pro Pengobatan alternatif 1ada umumnya biaya untuk terapi alternatif lebih murah. /. sedikit. 2. in8asif. ,. alamiah. -. (ujuan derajat kesehatan. : meningkatkan ,. praktek kepada Menggunakan bahan 1ada umumnya tidak 2. bahan yang :fek samping lebih /. secara medis (idak jelas bahan) digunakan dalam pengobatan alternatif. (idak melaporkan dinas kesehatan sehingga tidak memiliki surat ijin -. untuk penipuan. Membuka peluang Kontra Pengobatan alternatif 1. (idak ada pembuktian atau tidak berdasarkan e8idence based. *elum diakui

1.

Moral dan Etika 1rinsip mengenai pengobatan pada alternatif sebagai berikut Menghormati otonomi pasien, dalam hal ini kita sebagai dokter memberikan kebebasan kepada pasien untuk mengambil keputusannya sendiri, oleh sebab itu kita sebagai dokter tidak boleh memaksa kepada pasien walaupun hal itu terbaik untuk pasien itu sendiri.

Melindungi agar pasien tidak dirugikan, banyak kasus yang hanya mengambil keuntungannya sendiri dari suatu pengobatan untuk itu kita sebagi dokter juga menasehati pasien untuk memilih pengobatan alternati8e, terutama alternatif yang berdasarkan bukti ilmiah.

%ikap kita terhadap pengobatan alternatif adalah perlunya hati)hati untuk memilih jalan tersebut karena hal ini bisa berdampak hal)hal negatif dan bisa berdampak buruk pada pasien tersebut, dan juga untuk pengobatan alternatif sendiri didasarkan bukti)bukti ilmiah yang mampu mengurangi dari suatu penyakit yang diderita oleh pasien itu sendiri.