Anda di halaman 1dari 8

MANFAAT TEMPE MENTAH

March 18, 2013 by pfhariza

Energi 5 Elemen: Manfaat Tempe Segar yang Luar Biasa Tempe Segar: Makanan Sehat yang Luar Biasa Oleh: Aleysius H. Gondosari Tempe merupakan makanan tradisional Indonesia yang sudah berusia lebih dari 1.000 tahun. Tempe sebenarnya hanya bisa difermentasi di daerah dengan temperatur yang hangat seperti Indonesia. Tetapi karena dianggap makanan yang luar biasa, cara membuat tempe juga dipelajari di Jepang dan kabarnya sudah dipatenkan. Tetapi saya tidak begitu jelas dalam hal apa dipatenkan. Mungkin proses membuat tempe di daerah dengan 4 musim seperti di Jepang. Tempe dibuat dari kacang kedele yang direbus, kemudian difermentasi. Fermentasi merupakan teknik untuk mengawetkan makanan yang dilakukan secara tradisional tanpa bahan pengawet. Fermentasi membuat makanan tetap sehat dan lebih mudah dicerna oleh tubuh. Tetapi tempe sering dipandang dengan sebelah mata, karena dianggap makanan murah dan mudah dibuat di Indonesia. Selain itu, kata tempe juga sering digunakan untuk mengejek diri sendiri sebagai bangsa tempe. Tetapi seharusnya kita bangga dengan makanan sehat ini dan bangga dengan sebutan bangsa tempe. Mengapa? Karena dari analisa energi 5 elemen, tempe merupakan makanan berenergi sehat dengan manfaat luar biasa. Apa saja manfaatnya? 1. Manfaat Tempe Segar dengan Energi Sehat 4 Elemen: Tempe mempunyai energi sehat dari 4 elemen, yaitu Ether, Udara, Api, dan Air. Tidak banyak makanan sehat yang mempunyai energi dari beberapa elemen sekaligus. Makanan sehat seperti ini di antaranya adalah pepaya dan wortel. Pepaya mempunyai energi sehat 4 elemen, dan wortel mempunyai energi sehat 5 elemen. Tempe bermanfaat untuk meningkatkan kesehatan organ-organ tubuh pada elemen Ether, Udara, Api, dan Air. Organ pada elemen Ether yang mendapat manfaat dari tempe adalah hormon, yaitu mengatur keseimbangan hormon tiroid, dan hormon reproduksi, baik wanita

maupun pria. Selain itu juga meningkatkan daya tahan tubuh dengan menyehatkan kelenjar getah bening. Organ pada elemen Udara yang mendapat manfaat dari tempe adalah jantung. Sedangkan pada elemen Api, organ yang mendapat manfaat adalah pusat dari arteri dan vena atau pembuluh darah. Pada elemen Air, tempe segar juga menyehatkan ginjal dan pankreas. Untuk mengukur energi sehat dari tempe segar, saya akan menggunakan Indeks Manfaat dan Indeks Kecocokan. Indeks Manfaat menunjukkan besarnya manfaat suatu makanan sehat untuk meningkatkan Indeks Sehat atau tingkat kesehatan seseorang. Sedangkan Indeks Kecocokan menunjukkan tingkat kecocokan makanan sehat ini terhadap kesehatan. Berikut ini hasil analisa manfaat tempe berdasarkan Indeks Manfaat (IM) dan Indeks Kecocokan (IK) dari energi sehat tempe terhadap kesehatan manusia: Elemen Kelima Ether: Elemen Ether: Indeks Manfaat = +30, Indeks Kecocokan = +70% Antioksidan: Indeks Manfaat = +15, Indeks Kecocokan = +20% Keseimbangan hormon tubuh: Indeks Manfaat = +25, Indeks Kecocokan = +20% Tiroid: Indeks Manfaat = +20, Indeks Kecocokan = +30% Getah Bening: Indeks Manfaat = +30, Indeks Kecocokan = +20% Hormon Reproduksi: +15, Indeks Kecocokan = +20%

Elemen Keempat Udara: Elemen Udara: Indeks Manfaat = +25, Indeks Kecocokan = +40% Jantung: Indeks Manfaat = +25, Indeks Kecocokan = +40%

Elemen Ketiga Api: Elemen Api: Indeks Manfaat = +20, Indeks Kecocokan = +25% Asam Lemak Tak Jenuh (Omega-3 dan Omega-6): IM = +20, Indeks Kecocokan = +20% Pusat Arteri dan Vena: IM = +10, Indeks Kecocokan = +20% Menyehatkan arteri dan vena dari endapan kholesterol: IM = +10, Indeks Kecocokan = +20%

Elemen Kedua Air: Elemen Air: Indeks Manfaat = +5, Indeks Kecocokan = +20% Pankreas dan Karbohidrat Kompleks: IM = +5, Indeks Kecocokan = +20%.

Ginjal dan Protein Sehat: IM = +5, Indeks Kecocokan = +20%.

Perbandingan dengan Makanan Sehat Lainnya: Kita akan membandingkan manfaat tempe satu per satu dengan makanan sehat lainnya seperti sayur-sayuran dan buah-buahan. Selain itu juga dengan nasi putih, gula, ikan, telur dan daging.

Antioksidan:

Sayur-sayuran dan buah-buahan dipercaya mengandung antioksidan yang tinggi. Tetapi dari analisa energi 5 elemen, antioksidan yang dari sayur dan buah mempunyai Indeks Manfaat paling tinggi hanya +5 saja. Sedangkan tempe mempunyai Indeks Manfaat +15. Yang dapat mengalahkan tempe hanya beras merah dengan Indeks Manfaat +30.

Asam Lemak Tak Jenuh (Omega-3 dan Omega-6):

Ikan laut dalam dipercaya mengandung Omega-3 dan Omega-6 yang tinggi. Dari hasil analisa energi 5 elemen, nilai Indeks Manfaatnya adalah +5. Alpukat juga mempunyai Indeks Manfaat +5. Jadi masih kalah dibandingkan tempe yang +20. Virgin Coconut Oil yang dikenal dengan nama VCO juga dipercaya mempunyai asam lemak tak jenuh yang tinggi. VCO mempunyai Indeks Manfaat +5. Jadi tempe juga lebih baik dari VCO.

Menyehatkan Jantung:

Selain tempe, buah-buahan lain yang dapat menyehatkan jantung adalah sawo, apel merah, dan alpukat. Sawo mempunyai Indeks Manfaat +15, apel merah mempunyai Indeks Manfaat +10, dan alpukat mempunyai Indeks Manfaat +5. Sedangkan Omega-3 dan Omega-6 dari ikan mempunyai Indeks Manfaat +1. Jadi tempe tetap lebih unggul untuk menyehatkan jantung dengan Indeks Manfaat +25.

Menyehatkan Arteri dan Vena:

Arteri dan vena akan menyempit bila ada endapan dari zat-zat yang tidak bisa diserap tubuh seperti asam lemak jenuh yang menyebabkan endapan kholesterol, endapan gula darah, endapan asam urat, atau endapan dari zat-zat lain yang tidak bisa dicerna oleh tubuh. Akibatnya akan terjadi tekanan darah tinggi, jantung juga akan terganggu dan membesar karena harus bekerja lebih keras memompa darah. Tempe bermanfaat untuk membersihkan endapan kholesterol, karena mengandung asam lemak tak jenuh. Indeks Manfaat tempe adalah +10. Tidak banyak makanan sehat yang dapat membersihkan kotoran kholesterol di dalam darah. Selain tempe, makanan sehat lainnya adalah jahe dengan Indeks Manfaat +15.

Kandungan Energi Protein dan Karbohidrat:

Selain mengandung energi asam lemak tak jenuh, tempe segar juga mengandung energi protein dan karbohidrat, walaupun manfaatnya tidak sebesar asam lemak. Protein dan lemak ada pada

elemen kedua, yaitu elemen Air. Indeks Manfaat protein adalah +5, dan Indeks Manfaat karbohidrat adalah +5. Dengan Indeks Manfaat protein +5, tempe sudah mengalahkan telur dengan IM +2, dan ikan dengan IM +3. Telur yang dipanaskan dengan direbus akan mempunyai IM -5, dan akan menghasilkan asam urat. Ikan yang dikukus mempunyai IM +0, sedangkan kalau direbus akan mempunyai IM -1. Jadi dalam hal protein, tempe segar ternyata juga lebih sehat dari telur dan ikan. Indeks Manfaat protein yang positif menunjukkan tempe segar menyehatkan ginjal dan tidak menghasilkan asam urat. Dengan Indeks Manfaat karbohidrat +5, tempe segar mempunyai manfaat yang sama dengan nasi kukus yang juga mempunyai IM +5. Sedangkan nasi yang dimasak dengan rice cooker mempunyai IM +0. Kentang kukus mempunyai IM +5 juga. Gula pasir mempunyai manfaat negatif sehingga mempunyai IM -5. Biskuit juga mempunyai manfaat negatif dan mempunyai IM -3, dan roti tawar mempunyai IM -1. Tempe hanya kalah dari bekatul dengan IM +10, dan gandum havermut dengan IM +10. Indeks Manfaat karbohidrat yang positif menunjukkan tempe segar menyehatkan pankreas dan tidak menghasilkan gula darah. 2. Kandungan Kimiawi Tempe: Untuk melengkapi hasil analisa energi sehat yang diukur dengan metode energi 5 elemen, kita bisa melihat kandungan kimiawi tempe. Tempe merupakan satu-satunya makanan nabati yang mengandung vitamin B12. Kadar vitamin B12 dan protein dari tempe tidak kalah dari daging. Sedangkan kadar kalsium tempe jauh lebih tinggi dari daging sehingga bermanfaat untuk mencegah osteoporosis. Selain itu, tempe juga mengandung karbohidrat, serta asam lemak tak jenuh yang menyehatkan kholesterol dan jantung. Dalam 100 gram tempe, kandungan vitamin B12 berkisar antara 1,5 sampai 6,3 mikrogram, protein antara 18,3 sampai 21 gram, kalsium 129 miligram, karbohidrat 34,8 gram, dan asam lemak tak jenuh 18,1 gram. Daging sapi mengandung vitamin B12 antara 3,4 sampai 4,5 mikrogram, protein 18,8 gram, kalsium 14 miligram, tidak mengandung karbohidrat dan asam lemak tak jenuh. Tempe yang Paling Bermanfaat adalah Tempe Segar: Tempe segar mempunyai manfaat yang paling tinggi. Bila dikukus, manfaatnya akan berkurang antara 10 sampai 20% karena terkena pemanasan. Bila direbus, tempe mendapat pemanasan yang lebih tinggi dan manfaatnya berkurang sampai 50%. Apalagi bila digoreng. Manfaatnya akan hilang sama sekali sehingga menjadi 0%. Saya sudah mengkonsumsi tempe selama bertahun-tahun tanpa menyadari pentingnya mengonsumsi dalam kondisi segar. Saya suka mengonsumsi tempe goreng. Demikian juga istri saya. Suatu hari, penjual tempe langganan kami menyarankan agar kami mengonsumsi tempe segar karena lebih sehat. Dia sendiri selama ini selalu mengonsumsi tempe segar. Dalam pembuatan tempe, sebenarnya tempe sudah direbus dahulu sebelum difermentasi. Kemudian saya mengukur Indeks Manfaatnya, dan memang jauh lebih bermanfaat. Kemudian kami mulai mencobanya. Tidak lama kemudian, ternyata hormon tiroid istri saya menjadi lebih stabil. Jantung juga menjadi lebih sehat karena gangguan hormon tiroid berkurang. Selain itu, dengan

lebih seimbangnya hormon-hormon, ia juga mendapati kulitnya menjadi lebih halus. Saya sendiri merasa lebih sehat karena hormon tiroid saja juga menjadi lebih stabil dan seimbang. Sebelumnya, saya mudah berkeringat karena ada ketidakseimbangan hormon tiroid. Teman-teman yang menderita insomnia dan sakit kepala juga telah mencoba mengonsumsi tempe segar bersama tape singkong segar dan mentimun segar. Mereka mengatakan penyakitnya hilang sendiri setelah mengonsumsi makanan sehat di atas. 3. Porsi Harian yang Ideal Biasanya, bila mendengar ada makanan sehat, orang akan cenderung mengonsumsi secara berlebihan. Makanan sehat sebaiknya dikonsumsi dengan jumlah yang tepat, karena bila terlalu banyak, tubuh juga tidak bisa mencernanya sehingga akan terbuang percuma. Dari analisa energi 5 elemen, porsi tempe segar yang ideal adalah antara 6 potong sampai 9 potong per hari dengan ketebalan kira-kira 1 cm per potong. Berat per potong kira-kira 15 sampai 20 gram. Dengan mengkonsumsi makanan sehat secukupnya, maka kesehatan kita akan terjaga.

manfaat tempe mentah Manfaat tempe anda pasti pernah memakan tempe, baik di masak seperti orak arik tempe , burger tempe , stik tempe atau bahkan mungkin tempe bacem / bacem tempe (sama saja). Tapi tahukah anda bahwa apa saja manfaat dari tempe. Ternyata Tempe berpotensi untuk digunakan melawan radikal bebas, sehingga dapat menghambat proses penuaan dan mencegah terjadinya penyakit degeneratif (aterosklerosis, jantung koroner, diabetes melitus, kanker, dan lain-lain). Selain itu tempe juga mengandung zat antibakteri penyebab diare, penurun kolesterol darah, pencegah penyakit jantung, hipertensi, dan lain-lain. Komposisi gizi pada makanan tempe baik kadar protein, lemak, dan karbohidratnya tidak banyak berubah dibandingkan dengan kedelai. Namun, karena adanya enzim pencernaan yang dihasilkan oleh kapang tempe, maka protein, lemak, dan karbohidrat pada tempe menjadi lebih mudah dicerna di dalam tubuh dibandingkan yang terdapat dalam kedelai. Oleh karena itu, tempe sangat baik untuk diberikan kepada segala kelompok umur (dari bayi hingga lansia), sehingga bisa disebut sebagai makanan semua umur. Ternyata banyak sekali manfaat tempe, tapi tunggu dulu masih banyak yag harus anda ketahui dari tempe yaitu kandungan yang di miliki tempe, seperti : Asam Lemak

Selama proses fermentasi tempe, terdapat tendensi adanya peningkatan derajat ketidakjenuhan terhadap lemak. Dengan demikian, asam lemak tidak jenuh majemuk (polyunsaturated fatty acids, PUFA) meningkat jumlahnya. Dalam proses itu asam palmitat dan asam linoleat sedikit mengalami penurunan, sedangkan kenaikan terjadi pada asam oleat dan linolenat (asam linolenat tidak terdapat pada kedelai). Asam lemak tidak jenuh mempunyai efek penurunan terhadap kandungan kolesterol serum, sehingga dapat menetralkan efek negatif sterol di dalam tubuh. Vitamin Dua kelompok vitamin terdapat pada tempe, yaitu larut air (vitamin B kompleks) dan larut lemak (vitamin A, D, E, dan K). Tempe merupakan sumber vitamin B yang sangat potensial. Jenis vitamin yang terkandung dalam tempe antara lain vitamin B1 (tiamin), B2 (riboflavin), asam pantotenat, asam nikotinat (niasin), vitamin B6 (piridoksin), dan B12 (sianokobalamin). Vitamin B12 umumnya terdapat pada produk-produk hewani dan tidak dijumpai pada makanan nabati (sayuran, buah-buahan, dan biji-bijian), namun tempe mengandung vitamin B12 sehingga tempe menjadi satu-satunya sumber vitamin yang potensial dari bahan pangan nabati. Kenaikan kadar vitamin B12 paling mencolok pada pembuatan tempe; vitamin B12 aktivitasnya meningkat sampai 33 kali selama fermentasi dari kedelai, riboflavin naik sekitar 8-47 kali, piridoksin 4-14 kali, niasin 2-5 kali, biotin 2-3 kali, asam folat 4-5 kali, dan asam pantotenat 2 kali lipat. Vitamin ini tidak diproduksi oleh kapang tempe, tetapi oleh bakteri kontaminan seperti Klebsiella pneumoniae dan Citrobacter freundii. Kadar vitamin B12 dalam tempe berkisar antara 1,5 sampai 6,3 mikrogram per 100 gram tempe kering. Jumlah ini telah dapat mencukupi kebutuhan vitamin B12 seseorang per hari. Dengan adanya vitamin B12 pada tempe, para vegetarian tidak perlu merasa khawatir akan kekurangan vitamin B12, sepanjang mereka melibatkan tempe dalam menu hariannya. Mineral Tempe mengandung mineral makro dan mikro dalam jumlah yang cukup. Jumlah mineral besi, tembaga, dan zink berturut-turut adalah 9,39; 2,87; dan 8,05 mg setiap 100 g tempe. Kapang tempe dapat menghasilkan enzim fitase yang akan menguraikan asam fitat (yang mengikat beberapa mineral) menjadi fosfor dan inositol. Dengan terurainya asam fitat, mineralmineral tertentu (seperti besi, kalsium, magnesium, dan zink) menjadi lebih tersedia untuk dimanfaatkan tubuh. Antioksidan Di dalam tempe juga ditemukan suatu zat antioksidan dalam bentuk isoflavon. Seperti halnya vitamin C, E, dan karotenoid, isoflavon juga merupakan antioksidan yang sangat dibutuhkan tubuh untuk menghentikan reaksi pembentukan radikal bebas.

Dalam kedelai terdapat tiga jenis isoflavon, yaitu daidzein, glisitein, dan genistein. Pada tempe, di samping ketiga jenis isoflavon tersebut juga terdapat antioksidan faktor II (6,7,4-trihidroksi isoflavon) yang mempunyai sifat antioksidan paling kuat dibandingkan dengan isoflavon dalam kedelai. Antioksidan ini disintesis pada saat terjadinya proses fermentasi kedelai menjadi tempe oleh bakteri Micrococcus luteus dan Coreyne bacterium. Penuaan (aging) dapat dihambat bila dalam makanan yang dikonsumsi sehari-hari mengandung antioksidan yang cukup. Karena tempe merupakan sumber antioksidan yang baik, konsumsinya dalam jumlah cukup secara teratur dapat mencegah terjadinya proses penuaan dini. Selain itu tempe ternyata dapat mencegah kanker prostat dan kanker payudara . waow, luar bisa sekali ternyata apa yang di kandung dari khasiat tempe tidak hanya untuk kesehatan tapi juga untuk kecantikan . sekian artikel tempe dari saya , saya juga sertakan gambar tempe.

6 MAnfaat Bawang Merah Mentah Bagi Kesehatan


Written By UNDC | Uniknihdotcom on Tuesday, December 11, 2012 | 4:20 AM
Berikut manfaat mengkonsumsi bawang merah mentah, seperti dilansir dari Boldsky dan merdeka

1. Menyembuhkan sembelit Serat yang dikandung bawang merah membantu membuang racun dan partikel makanan keras yang terjebak dalam usus. Jika Anda menderita sembelit, jangan segan untuk makan bawang merah mentah. 2. Masalah pendarahan

Bawang merah merupakan salah satu obat mujarab untuk menyembuhkan hemoroid atau wasir. Bahkan, Anda juga dapat menggunakannya untuk mengobati pendarahan di hidung. Caranya cukup mudah kok. Iris bawang merah dan hirup baunya secara perlahan. 3. Mengontrol diabetes Makan bawang merah mentah dapat meningkatkan produksi insulin. Jadi, jika Anda menderita diabetes, perbanyak konsumsi salad bawang secara teratur. 4. Melindungi jantung Konsumsi bawang merah mentah secara teratur dapat melindungi jantung dari bahaya penyakit koroner. Makanan ini juga mengontrol tekanan darah tinggi dan membuka arteri yang tersumbat. 5. Mengontrol kadar kolesterol Makanan herbal ini dapat mengontrol kolesterol dengan mengurangi kolesterol jahat (LDL). Bawang merah juga mengandung sulfida methylallyl serta asam-amino sulfur yang dapat menurunkan kolesterol jahat dan meningkatkan kolesterol baik (HDL). 6. Mencegah kanker Bawang merah memiliki banyak kandungan senyawa belerang. Sulfur dapat melindungi tubuh dari kanker lambung, payudara, paru-paru, usus, dan prostat. Makan bawang mentah juga membantu menyembuhkan gangguan saluran kemih lho. Read more: http://www.uniknih.com/2012/12/tahukah-kamu-6-manfaat-bawangmerah.html#ixzz2X8orfhbW