Anda di halaman 1dari 19

STATUS MEDIK PASIEN IDENTITAS Nama pasien Jenis kelamin Tempat dan tanggal lahir/umur: Alamat rumah 'rang

tua/ (ali A"ah Nama Agama Alamat Peker*aan Penghasilan ) u Nama Agama Alamat Peker*aan Penghasilan : Tn. # : )slam : KP Lu ang !ua"a #t 00$/00% n&. 0$, Lu ang !ua"a, !ekasi : Kar"a+an : #p. $.500.000 : N". L : )slam : KP Lu ang !ua"a #t 00$/00% n&. 0$, Lu ang !ua"a, !ekasi : Kar"a+an : #p $.500.000 : An. J : Perempuan : Jakarta, 02 Juli 2005 / 8 tahun : KP Lu ang !ua"a #t 00$/00% n&. 0$, Lu ang !ua"a, !ekasi

,u ungan dengan &rang tua : Anak kandung -uku angsa/ angsa : !ekasi

RIWAYAT PENYAKIT Keluhan utama 's datang dengan keluhan demam . hari -/#-

RIWAYAT PERJALANAN PENYAKIT SEKARANG 's datang dengan keluhan demam . hari -/#-. 0emam naik turun, mual 123, muntah 123. 's sudah di a+a er& at ke klinik &leh i un"a dan demam mereda. $ hari -/#- mata pasien kuning, pasien kem ali di a+a ke klinik dan dilakukan pemeriksaan la &rat&rium. Pada hasil pemeriksaan didapatkan 4ungsi hepar meningkat, 's kemudian disarankan untuk ra+at inap. $ hari setelah dira+at ken5ing pasien er+arna kuning pekat seperti teh. 0iare, atuk, pilek disangkal. 's mengeluh perut terasa sakit, !A! dan !AK masih lan5ar. RIWAYAT PERJALANAN PENYAKIT DAHULU 's se elumn"a tidak pernah menderita pen"akit seperti ini RIWAYAT KEHAMILAN / KELAHIRAN K6,A/)LAN K6LA,)#AN /&r iditas kehamilan Pera+atan antenatal Tempat Kelahiran Pen&l&ng Persalinan 7ara persalinan /asa gestasi Keadaan a"i 2 Teratur #umah ersalin !idan -p&ntan 7ukup ulan o !erat Lahir %%00 gram o Pan*ang adan 50 7m

o ) u pasien tidak ingat lingkar kepala pasien o !a"i langsung menangis o /erah, tidak pu5at, tidak iru, tidak kuning. o Nilai AP8A# tidak tahu o Tidak terdapat kelainan a+aan

RIWAYAT PERKEMBANGAN

9 Pertum uhan gigi ) 9 Psik&m&t&r 2 Tengkurap 2 0uduk 2 !erdiri 2 #am ut Pu is 2 Pa"udara 2 /enar5he

: $2 ulan : % ulan : : ulan : $$ ulan : elum erkem ang : elum erkem ang : elum erkem ang 2 !er*alan 2 !i5ara : $2 ulan : $$ ulan

2 /em a5a//enulis : $0 ulan

9 Perkem angan Pu ertas

Gangguan pe !em"angan mental #an em$%&$nal


Tidak ada ri+a"at gangguan perkem angan mental dan em&si&nal

RIWAYAT MAKANAN ;mur 1 ulan3 022 22. .2< <28 82$0 $02$2 A-)/PA-) ' ' ' ' ' ' !uah/ iskuit ( ( ( ' ' ' !u ur susu ( ( ( ' ' ' Nasi tim ( ( ( ' ' '

RIWAYAT IMUNISASI )a!%&n Da%a *umu + Ulangan *umu + !78 0PT P&li& ,epatitis ! 7ampak //# T)PA Kesimpulan ri+a"at imunisasi: 's telah mendapat imunisasi dasar lengkap RIWAYAT LINGKUNGAN PERUMAHAN

Perumahan

: milik sendiri matahari masuk ke *endela. Air ke utuhan rumah tangga dari PA/. Listrik dari PLN.

Keadaan rumah : ersih, terdapat % kamar tidur dan 2 kamar mandi. =entilasi aik, 5aha"a

0aerah

: perumahan

Kesimpulan keadaan lingkungan: keadaan rumah dan daerah sekitarn"a 5ukup aik RIWAYAT PENYAKIT YANG PERNAH DIDERITA Pen,a!&t Alergi 7a5ingan 0emam erdarah 0emam ti4&id 'titis par&titis Umu tidak pernah tidak pernah tidak pernah tidak pernah Tidak pernah Tidak pernah Pen,a!&t 0i4teria 0iare Ke*ang Ke5elakaan /&r ili 'perasi Umu tidak pernah tidak pernah tidak pernah Tidak pernah Tidak pernah Tidak pernah Pen,a!&t Pen"akit *antung Pen"akit gin*al Pen"akit darah #adang paru Tu erkul&sis =ari5ella Umu Tidak pernah tidak pernah tidak pernah Tidak pernah tidak pernah Pernah

PEMERIKSAAN -ISIS Keadaan umum : tampak sakit sedang, kesadaran 5&mp&s mentis Data Ant $p$met & !erat adan Tinggi adan : 2% kg : $20 5m

Tan#a .&tal Nadi Napas -uhu Kepala . :$20>/menit, teratur, kualitas nadi 5ukup :2.>/menit, teratur, tipe a d&min&2t&rakal :%<,< @7 di aksilla Tekanan darah : :0/?5 /m,g.

N&rm&5ephali, de4&rmitas123, u un2u un esar tidak 5ekung. Ram"ut (arna hitam, te al, distri usi merata, tidak mudah di5a ut. Wa/ah !entuk simetris, tidak tampak pu5at. Mata Alis hitam tipis, 5&n*ugtiAatidak hiperemis, %!le a &!te &!, pupil ulat is&k&r, re4leks 5aha"a langsung B/B, re4leks 5aha"a tidak langsung B/B, k&rnea *ernih, lensa mata tidak keruh. Tel&nga N&rm&tia, sekret 2/2, mem ran timpani tidak terlihat. H&#ung Tidak tampak deAiasi septum, sekret 2 /2, na4as 5uping hidung 123. Mulut -imetris, +arna muk&sa kemerahan, i ir agak kering, sian&sis 123, gusi tidak engkak dan tidak erdarah, muk&sa tidak hiperemis. Lehe K8! dan kelen*ar tir&id tidak tera a mem esar. T$ a!% Jantung )nspeksi Palpasi Paru )nspeksi Palpasi Perkusi : 0inding th&ra> simetris dalam keadaan statis dan dinamis, entuk datar, simetris, tidak ada retraksi sela iga. : =&5al 4emitus pada kedua hemith&ra> : -&n&r pada kedua hemith&ra> : )5tus 5&rdis tidak terlihat : )5tus 5&rdis tidak tera a

Auskultasi : !J ) C )) regular, murmur 123, gall&p 123

Auskultasi : -uara na4as Aesikuler, rh&nki 2/2, +heeDing 2/2. A"#$men )nspeksi Palpasi Perkusi : datar, pem uluh darah tidak terlihat, pergerakan n&rmal. : supel, hepar dan lien tidak tera a mem esar, n"eri tekan epigastrium. : timpani di seluruh permukaan a d&men

Auskultasi : ising usus 123 5

Gen&tal&a Tidak dilakukan pemeriksaan E!%t em&ta% ata% #an "a0ah 0e4&rmitas 123, akral hangat 1B3, &edem 123. HASIL PEMERIKSAAN PENUNJANG *12/13/4315+ Da ah Rut&n ,em&gl& in Leuk&sit ,emat&krit Tr&m &sit ,itung Jenis !as&4il 6&sin&4il !atang -egmen Lim4&sit /&n&sit 6ritr&sit )nde> 6ritr&sit /7= /7, /7,7 La*u endap darah K&m&a Kl&n&! -8'T -8PT Imun$ Se $l$g& ,!-Ag Anti ,A= )g/ W&#al T"phi2' Parat"phi A' : $/$<0 : $/80 < : N&n reakti4 : Rea!t&> 5735 : 585 u/L : <=2 u/L : ?<,< 4l : $2,< pg : %5,< E : 25 mm//am :0E :2E :%E : 5: 9 : 63 9 :?E : .,<2 *uta/uL : $2,< g/dL : :.800 /uL : 5678 9 : 81:;333 /uL

Parat"phi !' Parat"phi 7' T"phi2, Parat"phi A, Parat"phi !, Parat"phi 7, Ele!t $l&t Natrium Kalium 7l&rida -e%e% Leng!ap /akr&sk&pis (arna K&nsistensi !au 7ampuran /ikr&sk&pis Leuk&sit 6ritr&sit !akteri Parasit Telur 5a5ing Jamur Am"lum Lemak -erat Kimia P, #eduksi RESUME

: $/$<0 : $/.0 : $/80 : Negati4 : $/80 : Negati4

: $.$ mm&l/L : .,$ mm&l/L : $00 mm&l/L

: 5&klat : lem ek : khas : tidak ditemukan : 025/lp : 0222/lp : p&siti4 1BB3 : negati4 : negati4 : negati4 : negati4 : negati4 : p&siti4 : <,0 : negati4

's datang dengan keluhan demam . hari -/#-. $ hari -/#- mata pasien kuning, pasien. $ hari setelah dira+at ken5ing pasien er+arna kuning pekat seperti teh. 's mengeluh perut terasa sakit. Pada pemeriksaan 4isik didapatkan sklera ikterik. ,asil la &rat&rium menun*ukkan adan"a peningkatan 4ungsi hepar dan L60 serta Anti )g/ ,A= "ang p&siti4. DIAGN?SA BANDING ,epatitis A /alaria 0emam ti4&id DIAGN?SA KERJA ,epatitis A PENATALAKSANAAN N&n /edikament&sa : Tirah aring 0iet TKTP /edikament&sa : )=F0 Tride> 2?! Am&ksisilin % > .00 mg 7urAit 2 > $ 5th -&Guest 2 > H ks ;rda4alk % > 250 mg

PR?GN?SIS Ad Aitam : ad &nam Ad 4ungti&nam : ad &nam Ad sanati&nam : ad &nam -?LL?W UP

'

$?/$0/20$% Perut sakit -: %5,8 7

$8/$0/20$% Perut sakit -: %<,. N: $00>/mnt ,epatitis ))=F0 Tride> 2?! Am&ksisilin % > .00 mg 7urAit 2 > $ 5th -&Guest 2 > H ks ;rda4alk % > 250 mg Ket&r&la5 drip $ amp/2.*am

$:/$0/20$% 2 -: %5,? N: $00>/mnt ,epatitis ))=F0 Tride> 2?! Am&ksisilin % > .00 mg 7urAit 2 > $ 5th -&Guest 2 > H ks ;rda4alk % > 250 mg

N: $20>/mnt A ,epatitis P ) )=F0 Tride> 2?! Am&ksisilin % > .00 mg 7urAit 2 > $ 5th -&Guest 2 > H ks ;rda4alk % > 250 mg Ket&r&la5 drip $ amp/2.*am

TINJAUAN PUSTAKA A; DE-INISI ,epatitis A adalah pen"akit peradangan hati "ang dise a kan &leh Airus hepatitis A 1,A=3 melalui transmisi 4ekal2&ral dari makanan atau minuman "ang telah terk&ntaminasi. < B; EPIDEMI?L?GI 0i seluruh dunia terdapat sekitar $,. *uta kasus hepatitis A setiap tahun. Le ih dari ?5E anak di enua Asia, A4rika, dan )ndia memiliki anti &d" anti2,A= pada usia 5 tahun. -e agian

esar in4eksi ,A= didapat pada a+al kehidupan, ke an"akan asimpt&matik, dan anikterik. 0i )nd&nesia sendiri insidensi pen"akit hepatitis A erkisar antara %:,82<%,8E kasus.5 @; ETI?L?GI ,epatitis A dise a kan &leh in4eksi Airus ,epatitis A 1,A=3 diklasi4ikasikan se agai pik&rnaAirus dan se5ara m&r4&l&gi merupakan partikel s4eris tidak ter ungkus "ang erdiameter 2? nm dengan simetri ik&sahedral. ,A= sta il sta il pada suhu . 7 selama 20 *am, suhu 220 7 selama $,5 tahun. ,A= han5ur pada air mendidih selama $5 menit, ine4ektit pada pendidihan 5 menit, pemaparan sinar uA.$,. )n4eksi ini iasan"a ditularkan le+at *alur 4ekal2&ral dan memiliki masa inku asi sekitar %0 hari. /asa penularan tertinggi adalah pada minggu kedua segera se elum tim uln"a ikterus dan selam masa pr&dr&rmal. 0alam +aktu $ minggu se*ak ter*adin"a ikterus, Airus menghilang dari darah dan tin*a penderita. ,A= dapat *uga dapat ditularkan le+at parenteral. ,epatitis A iasan"a merupakan pen"akit akut ringan. Pen"akit ini terkadang 4atal pada e erapa kasus dengan k&mplikasi nekr&sis perenkim hati masi4. Anti &di )g/ mun5ul dini pada 4ase akut, meningkat 5epat, dan menghilang selama masa pen"em uhan. Anti &di )g8 mun5ul le ih lam at pada per*alanan pen"akit, meningkat 5epat, dan ertahan sepan*ang hidup.8,$0 D; PAT?GENESIS ,epatitis A adalah pen"akit menular, pr&ses transmisin"a dise ut 4e5el2&ral. =irus hepatitis A terdapat di dalam 4eses se&rang penderita, dan dapat men"e ar dari &rang ke &rang, atau isa tertular dari makanan atau air. =irus didapatkan pada tin*a penderita pada masa penularan mulai pada akhir masa inku asi sampai dengan 4ase permulaan pr&dr&mal. Transmisi ,A= *uga isa ter*adi melalui parenteral, tetapi kasus ini kurang umum. !egitu *uga dengan aktiAitas seksual, namun tidak menutup kemungkinan sese&rang "ang menderita ,A= akut dapat menularkan kepada mitra seksualn"a.$0 0i dalam saluran pen5ernaan ,=A dapat erkem ang iak dengan 5epat, kemudian diangkut melalui aliran darah ke dalam hati, dimana tinggal di dalam kapiler2kapiler darah dan men"erang *aringan2*aringan sekitarn"a sehingga men"e a kan kerusakan hati. Kerusakan hati ter*adi aki at pr&ses imun&l&gis "ang dise a kan &leh akti4itas T lim4&sit sit&litik terhadap target "aitu =A, antigen "ang ada dalam sit&plasma sel hati dengan aki at ter*adi kerusakan sel perenkim hati "ang luas sehingga ter*adi peningkatan enDim -8PT/-8'T kedalam plasma dan men"e a kan adan"a & stuksi sinus&id intra hepatal dengan aki at peningkatan iliru in direk.

$0

!ila kerusakan hepar luas *uga akan ter*adi gangguan pr&ses peru ahan iliru in indirek men*adi direk, sehingga *uga akan ter*adi peningkatan kadar iliru in indirek.$0,$$ E; MANI-ESTASI KLINIS ,epatitis pada anak sering ersi4at asimt&matis dan han"a $0220E "ang simt&matik, masa inku asi $52.0 hari dengan rata2rata 282%0 hari. /asa in4eksi Airus hepatitis A erlangsung antara %25 minggu. !entuk anikterik iasan"a ge*alan"a le ih ringan dan tidak erlangsung lama ila di andingkan dengan "ang ikterik. /ani4estasi klinikn"a mungkin han"a demam ringan "ang tidak dapat diterangkan pen"e a n"a, ge*ala saluran perna4asan, saluran 5erna, entuk "ang ikterik dapat men*adi 4ulminan "ang dapat eraki at 4atal dalam e erapa hari.

Pe /alanan Pen,a!&t Hepat&t&% A Yang S&mpt$mat&! $0 0i agi men*adi . stadium "aitu masa inku asi, pra ikterik, ikterik, dan masa pen"em uhan: $. /asa )nku asi Terdapat peningkatan nilai amin&trans4erase 2. /asa pra ikterik !erlangsung le ih dari satu minggu dengan ge*ala2ge*ala lesu, lelah, an&reksia, nausea, muntah, rasa tidak n"aman se elah kanan atas a d&men, demam 1I%: 073, merasa dingin, sakit kepala. 8e*ala seperti 4lu, sakit tengg&r&k dan atuk *uga isa ter*adi. Pada pemeriksaan 4isik didapatkan hepat&megali ringan dan n"eri tekan, splen&megali ditemukan pada 5220E penderita. erlangsung $8250 hari dengan rata2rata 28 hari

%. /asa ikterik 0imulai dengan +arna urin men*adi le ih gelap seperti teh tua dan setelah itu tim ul )kterus, +arna tin*a mungkin terlihat le ih pu5at. ,al inilah "ang mem uat pasien datang ke d&kter. .. /asa Pen"em uhan )kterus akan menghilang se5ara ertahap dalam 2 minggu. )n4eksi "ang asimpt&matik dapat di agi men*adi su klinik atau tidak n"ata 1inapparent3. )n4eksi su klinik ditandai dengan adan"a kelainan 4ungsi hati "aitu peningkatan amin&trans4erase serum, sementara in4eksi tak n"ata han"a dapat diketahui dari pemeriksaan ser&l&gik. )n4eksi ,=A pada anak "ang erusia $22 tahun 85E asimpt&matik, anak usia %2. $$

tahun 50E simpt&matik sedangkan anak I 5 tahun 20E asimpt&matik de+asa %225 tahun asimpt&matik. -e agian esar "ang simpt&matik adalah entuk "ang ikterik .02?0E.

)NK;!A-)
Airemia

-)/T'/AT)K

P6NK6/!;,AN

=,A tin*a an&reksi malaise demam, sakit kepala J ikterik

ALT

Anti ,A= 1)g83

Anti ,A= 1)g/3

. < 8 $0 $2 1minggu3 8am ar -kema per*alanan pen"akit dan ser&l&gi5 ,=A.


)g/ ,A=

Fae5al Airus )g8

8e*ala !iliru in 1mg/dl3 800 LL ALT .00 LL2 !iliru in LL2 20 LL .0 $0 %0 50 hari ?0 :0 ALT ;nits/ml3

$2

8am ar Per*alanan pen"akit hepatitis Airus akut A

=irus dalam darah =irus dalam tin*a


)mun&gl& ulin /

transamsaminase
K&nsentrasi relati4 anti &di

)kterus

)mun&gl&l>ilin 8 !atas "ang ditemukan 0 2 . < 8 $0 $2

/inggu setelah k&ntak

Peristi+a )mun&l&gik dan i&l&gik "ang erhu ungan dengan hepatitis Airus tipe A 10ari ,&llinger F!, 0ienstagnual &4 7lini5al /ier& i&l&g", %rd ed, Ameri5an -&elet" 4&r /i5r& i&l&g", $:803

)a &a%& Bentu! Kl&n&! )& u% HEPATITIS A .,$$ $. ,epatitis Fulminan ,epatitis 4ulminan ter*adi apa ila ada ge*ala ense4al&pati hepatik dan meman*angn"a masa pr&t&m in "ang ter*adi dalam masa 8 minggu per*alanan pen"akit. Angka ke*adiann"a pada anak han"a B 0,$ E dan pada penderita pen"akit hati kr&nik termasuk in4rksi hepatitis Airus ! dan 7 kr&nik karena ter*adi super in4eksi hepatitis Airus A.

$%

Pada keadaan ini, *aringan hati memperlihatkan nekr&sis "ang masi4 dan reaksi in4lamasi "ang di4us. 0apat ter*adi &dema sere ral "anga dapat eraki at 4atal. 8e*ala klinik lain adalah perdarahan gastr&intestinal aki at k&agul&pati, sepsis dan hip&glikemi erat. Angka kematian dapat le ih dari ?5 E dan angka ini le ih tinggi lagi 180E3 ila entuk 4uilminan ini ter*adi pada penderita pen"akit hati kr&nik. 2. ,epatitis K&lestatik/Pr&l&nged 5h&lestasis Jarang ter*adi pada anak, le ih sering ter*adi pada de+asa. Terdapat masa ikterik "ang erkepan*angan dengan kadar iliru in I $0 mg/dl, disertai ge*ala pruritus he at, demam, diare, dan penurunan erat adan. /asa k&lestasis ini dapat erlangsung sampai $22$8 minggu, tapi dapat sem uh sempurna.

%. ,epatitis #elaps Keadaan ini iasan"a ter*adi pada penderita "ang 5ukup erat serta memerlukan pera+atan di rumah sakit. 0alam per*alanann"a dapat ter*adi e erapa kali relaps dan dapat erlangsung sampai e erpa ulan. Angka ke*adian hepatitis relaps ini antara %,8220 E. 8e*ala hepatitis "ang tim ul kem ali disertai dengan peningkatan nilai amin&trans4erase serum, dengan nilai "ang iasan"a le ih rendah dari nilai pun5ak pertama, dan tim ul sesudah 228 minggu setelah per aikan se5ara klinis. Nilai transaminase serum se elumn"a tidak pernah men*adi
>LLLLLL> !iliru in 1m/)3

kri&gl& ulinemia dapat men"ertai hepatitis relaps ini (alaupun hepatitis relaps ini dapat erlangsung sampai e erapa ulan tetapi semua sem uh sempurna.

.. ,epatitis aut&imun kr&nik akti4 tipe 2$


%00 Phase rem. #elapse erhu ungan dengan de4ek pada T25ell supress&r indu5er. As"mpt&mati5 $ st Purpura

22222 A-T 1;/)3

kem ali sesudah menghilang se elumn"a.

P&liartritis migrans "ang disertai Aaskulitis dan

,epatitis Airus A se agai trigger pada indiAidu dengan genetik tertentu. Keadaan ini
8eneral s"mpt&ms ?00 <00 -ter&id treatment 500 .00 $500 %00 $000 200 500 20 $00 0$ 5 $0 $5

2500 2000 200

$00

$.
20 25 %0 %5 .0 Per*alanan klinis dan kelainan i&kimia ,=A relaps.

$00

LLLLLLL Alkaline ph&sphatase 1);/)3

n&rmal. Kadar iliru in dapat le ih tinggi atau le ih rendah dari nilai pun5ak semula. )g/ tim ul

-; DIAGN?SIS 0iagn&sis ditegakkan erdasarkan anamnesa, ge*ala klinik dan erdasarkan pemeriksaan penun*ang 1)s&lasi partikel Airus atau antigen Airus ,epatitis A dalam tin*a penderita, kenaikan titer anti2,A=, kenaikan titer )g/ anti2,A=3. Anti &di )g/ untuk Airus hepatitis A pada umumn"a p&siti4 ketika ge*ala mun5ul disertai kenaikan ALT 1alanine amin&trans4erase3 atau -8PT. )g/ akan p&siti4 selama %2< ulan setelah in4eksi primer ter*adi dan ertahan hingga $2 ulan dalam 25E pasien. )g8 anti2,A= mun5ul setelah )g/ turun dan iasan"a ertahan hingga ertahun2tahun. Pada a+al pen"akit, ke eradaan )g8 anti2,A= selalu disertai dengan adan"a )g/ anti2,A=. -e agai anti2,A= )g8 tetap seumur hidup setelah in4eksi akut, deteksi )g8 anti2 ,A= sa*a menun*ukkan in4eksi "ang pernah ter*adi pada masa lalu.$% G; PEMERIKSAAN PENUNJANG ;ntuk menun*ang diagn&sis dapat dilakukan tes i&kimia 4ungsi hati 1eAaluasi la &rat&rium: iliru in urin dan ur& ilin&gen, iliru in t&tal serum dan langsung, ALT atau -8PT, A-T atau -8'T, 4&s4atase alkali, +aktu pr&tr&m in, pr&tein t&tal, al umin, )g8, )gA, )g/, hitung darah lengkap3. LeAel iliru in naik setelah &nset iliru inuria diikuti peningkatan ALT dan A-T. )ndiAidu "ang le ih tua dapat memiliki leAel iliru in "ang le ih tinggi. Fraksi direk dan indirek akan meningkat aki at adan"a hem&lisis, namun iliru in indirek umumn"a akan le ih tinggi dari iliru in direk. Peningkatan leAel ALT dan A-T sangat sensiti4 untuk hepatitis A. 6nDim liAer ini dapat meningkat hingga mele ihi $0.000 ml;/ml dengan leAel ALT

$5

le ih tinggi dari A-T "ang nantin"a akan kem ali n&rmal setelah 5220 minggu kemudian. Peningkatan Alkaline Ph&spatase ter*adi selama pen"akit akut dan dapat erkelan*utan selama 4ase k&lestasik erlangsung mengikuti kenaikan leAel transaminase. -elain itu, al umin serum dapat turun.5,$2,$% Pen5itraan iasan"a tidak diindikasikan untuk in4eksi Airus hepatitis A, namun ultras&und s5an dapat digunakan untuk mem antu men"ingkirkan diagn&sis anding, untuk melihat pastensi pem uluh darah, dan mengeAaluasi apakah ada pen"akit liAer kr&nis. ;-8 penting dilakukan pada pasien gagal hati 4ulminan.$% Teknik m&lekular dapat dilakukan melalui ahan sampel darah dan 4eses untuk mendeteksi antigen Airus #NA hepatitis A. =irus dan anti &di dapat dideteksi &leh #)A tersedia se5ara k&mersial, A/0AL atau 6L)-A kit. !i&psi hati *arang dilakukan untuk in4eksi Airus hepatitis A ke5uali pasien di5urigai sedang mengalami relaps kr&nik Airus hepatitis A dan apa ila diagn&sis lain tidak pasti.$% H; PENATALAKSANAAN ,ingga sekarang elum ada peng& atan spesi4ik agi hepatitis Airus akut. Terapi simpt&matis dan penam ahan Aitamin dengan makanan tinggi kal&ri pr&tein dapat di erikan pada penderita "ang mengalami penurunan erat adan atau malnutrisi. )stirahat dilakukan dengan tirah aring, m& ilisasi erangsur dimulai *ika keluhan atau ge*ala erkurang, iliru in dan transaminase serum menurun. Akti4itas n&rmal sehari2hari dimulai setelah keluhan hilang dan data la &rat&rium n&rmal.$2 Tidak ada diet khusus agi penderita hepatitis A, "ang penting adalah *umlah kal&ri dan pr&tein adekuat, disesuaikan dengan selera penderita, terkadang pemasukan nutrisi dan 5airan kurang aki at mual dan muntah, sehingga perlu ditun*ang &leh nutrisi parenteral. /inuman mengandung alk&h&l tidak &leh dik&nsumsi selama hepatitis akut karena e4ek hepat&t&ksik langsung dari alk&h&l.%,8,$2 H; K?MPLIKASI K&mplikasi pada hepatitis A "aitu diantaran"a ,epatitis Airus k&lestasis dan hepatitis Airus 4ulminan. ,epatitis Airus k&lestasis ditandai &leh k&lestasis intrahepatik he at, dengan ikterus erat, iliru in dalam urine, dan tidak didapatkan ur& ilin&gen di dalam urine dan tin*a. ,epatitis Airus 4ulminan ditandai &leh kegagalan hati akut "ang terkait dengan nekr&sis masi4 dan su masi4 sel hati, ini adalah suatu k&mplikasi "ang *arang namun parah di mana 50E pasien dengan k&ndisi ini memerlukan transplantasi hati langsung untuk menghindari kematian. $<

,epatitis 4ulminan A *uga isa men"e a kan k&mplikasi le ih lan*ut, termasuk dis4ungsi &t&t dan kegagalan &rgan multiple.$2,$% I; PR?GN?SIS Pr&gn&sis hepatitis A sangat aik, le ih dari ::E dari pasien dengan hepatitis A in4eksi sem uh sendiri. K&mplikasi aki at ,epatitis A hampir tidak ada ke5uali pada para lansia atau sese&rang "ang memang sudah mengidap pen"akit hati kr&nis atau sir&sis. ,an"a 0,$E pasien erkem ang men*adi nekr&sis hepatik akut 4atal..,: J; PEN@EGAHAN Ada e erapa 5ara untuk men5egah penularan hepatitis A, /enurut (,' antara lain melalui hidup ersih dan sehat dan pem erian Aaksinasi. ,ampir semua in4eksi ,A= men"e ar dengan rute 4ekal2&ral, maka pen5egahan dapat dilakukan dengan h"giene per&rangan "ang aik, standar kualitas tinggi untuk persediaan air pu lik dan pem uangan lim ah saniter, serta sanitasi lingkungan "ang aik. 0alam rumah tangga, ke ersihan pri adi "ang aik, termasuk tangan sering dan men5u5i setelah uang air esar dan se elum men"iapkan makanan, merupakan tindakan penting untuk mengurangi risik& penularan dari indiAidu "ang terin4eksi se elum dan sesudah pen"akit klinis mereka men*adi apparent.?,$2 Pem erian Aaksin atau imunisasi. )munisasi pasi4 "aitu pem erian anti &di dalam pr&4ilaksis untuk hepatitis A telah tersedia selama ertahun2tahun. -erum imun gl& ulin 1)-83, di uat dari plasma p&pulasi umum, mem eri 802:0E perlindungan *ika di erikan se elum atau selama peri&de inku asi pen"akit. 0alam e erapa kasus, in4eksi ter*adi, namun tidak mun5ul ge*ala klinis dari hepatitis A. -aat ini, )-8 harus di erikan pada &rang "ang intensi4 k&ntak pasien hepatitis A dan &rang "ang diketahui telah makan makanan mentah "ang di&lah atau ditangani &leh indiAidu "ang terin4eksi. !egitu mun5ul ge*ala klinis, host sudah mempr&duksi anti &di. 'rang dari daerah endemisitas rendah "ang melakukan per*alanan ke daerah2daerah dengan tingkat in4eksi "ang tinggi dapat menerima )-8 se elum ke erangkatan dan pada interAal %2. ulan asalkan p&tensial paparan erat terus erlan*ut, tetapi imunisasi akti4 adalah le ih aik.$2 )munisasi akti4 merupakan Aaksin hidup "ang telah dilemahkan dan telah dieAaluasi tetapi menun*ukkan imun&genisitas dan elum e4ekti4 ila di erikan se5ara &ral. Penggunaan Aaksin ini le ih aik daripada pasi4 pr&4ilaksis agi mereka "ang erkepan*angan atau erulang terpapar hepatitis A. =aksin hepatitis A di erikan 2 kali dengan *arak <2$2 ulan. =aksin sudah mulai

$?

eker*a 2 minggu setelah pen"untikan pertama. Apa ila terpapar Airus hepatitis A se elum 2 minggu "ang erarti Aaksin masih elum eker*a maka dapat di erikan imun&gl& ulin.$2

DA-TAR PUSTAKA

$.

Adirs&n 0.A, -tephen A, L&5arini: #epli5ati&n &4 ,epatitis =irus AM )n =iral ,epatitis and

LiAer disease. $:88 p82$$. 2. 2000 %. -ulaiman A, Julitasari: =irus hepatitis A sampai 6 di )nd&nesiaM "a"asan pener itan )katan Nels&n (6, ed. )lmu kesehatan anak. $5th ed. Alih ahasa. -amik (aha .Jakarta: 687,

0&kter )nd&nesia $::5. .. -ilAerman A and -&k&l #.-: LiAer and Pan5reas in 7urrent Pediatri5 0iagn&sis and

Treatment $2th. Lange /edi5al !&&k 200%. ,. 5822:. 5. -ud&"& A(, -eti"&hadi !, Al+i ), -imadi rata /, -etiati -. !uku A*ar )lmu Pen"akit

0alam. .th ed. Jakarta: Fakultas Ked&kteran ;niAersitas )nd&nesiaM 200<. P.202.28

$8

<.

/ehta N. 0rug2indu5ed hepat&t&>i5it". 20$% April 02. N5ited 20$$ Jan 2.O. N)nternetO

AAaila le at: http://emedi5ine.meds5ape.5&m/arti5le/ $<:8$.2&AerAie+ ?. -teel PA0. 7h&le5"stitis and iliar" 5&li5. 20$% April 02. N5ited 20$$ Jan 22O. N)nternetO

AAaila le at: http://emedi5ine.meds5ape.5&m/arti5le /??...%2&AerAie+ 8. ,ar prett pall and /aureen /. *&nas: A5ute and 7hr&ni5 hepatitisM in Pediatri5 8astr&

)ntestinal and LiAer disease therd editi&n 6dited ". #& er ("llie and Je44re" ,"ams 200<. ,. :252%?. :. PreAisani N, LaAan5h" 0. ,epatitis A. 2000. N5ited 20$% April 02O. N)nternetO AAaila le at:

http://+++.+h&.int/5sr/disease/hepatitis /,epatitisAP+h&5ds5sred52000P?.pd4 $0. 8ilr&" #K. ,epatitis A: 0i44erential 0iagn&ses C (&rkup. 20$0 0e5 2:. N5ited 20$% April 02O. N)nternetO AAaila le at: http://emedi5ine. meds5ape.5&m/arti5le/$??.8.2diagn&sis $$. #ep&rt &4 the 5&mmittee &n in4e5ti&n disease hepatitis, 22 nd ed. $:8$.h. 2%.22.0. $2. (&rld ,ealth 'rganiDati&n. The gl& al preAalen5e &4 hepatitis A Airus in4e5ti&n and sus5epti ilit": a s"stemati5 reAie+. N5ited 20$% April 02O. http://+hGli d&5.+h&.int/hG/20$0/(,'P)=!P $0.0$Peng.pd4 $%. !alistreri (.F: =iral ,epatitis )n: Pediatri5 7lini5 &4 Ameri5a $:88 p %?52.0?. N)nternetO AAaila le at:

$: