Anda di halaman 1dari 5

Transformator adalah suatu alat listrik yang dapat memindahkan dan mengubah energi listrik dari satu atau

lebih rangkaian listrik ke rangkaian listrik yang lain, melalui suatu gandengan magnet dan berdasarkan prinsip induksi-elektromagnet. Transformator digunakan secara luas, baik dalam bidang tenaga listrik maupun elektronika. Penggunaan transformator dalam sistem tenaga memungkinkan terpilihnya tegangan yang sesuai , dan ekonomis untuk tiap-tiap keperluan misalnya kebutuhan akan tegangan tinggi dalam pengiriman daya listrik jarak jauh. Dalam bidang elektronika, transformator digunakan antara lain sebagai gandengan impedansi antara sumber dan beban; untuk memisahkan satu rangkain dari rangkaian yang lain; dan untuk menghambat arus searah sambil tetap melakukan atau mengalirkan arus bolak-balik antara rangkaian. Berdasarkan frekuensi, transformator dapat dikelompokkan sebagai berikut : !" frekuensi daya, #$ % &$ c's; (" frekuensi pendengaran, #$ c's % ($ kc's; )" frekuensi radio, diatas )$ kc's. Dalam bidang tenaga listrik pemakaian transformator dikelompokkan menjadi : !" transformatror daya; (" transformatror distribusi; )" transformatror pengukuran, yang terdiri dari atas transformator arus dan transformator tegangan. *erja transformator yang berdasarkan induksi-elektromagnetik, menghendaki adanya gandengan magnet antara rangkaian primer dan sekunder. +andengan magnet ini berupa inti besi tempat melakukan fluks bersama. Berdasarkan cara melilitkan kumparan pada inti, dikenal dua macam transformator, yaitu tipe inti dan tipe cangkang.

KEADAAN TRANSFORMATOR TANPA BEBAN

Bila kumparan primer suatu transformator dihubun kan den ansumber te an an !" #an sinusoid$ akan men alirlah arus primer %o #an &u a sinusoid dan den an men ann ap belitan N" reaktif murni$ %o akan tertin al '(o dari !" )*ambar +,-b., Arus primer %o menimbulkan fluks )f. #an sefasa dan &u a berbentuk sinusoid, f / fmaks sin 0t Fluks #an sinusoid ini akan men hasilkan te an an induksi e" )1ukum Farada#.,

)tertin 1ar a efektifn#a

al '(o dari f.

Pada ran kaian sekunder$ fluks )f. bersama tadi menimbulkan

sehin

Den an men abaikan ru i tahanan dan adan#a fluks bo2or$

a / perbandin an transformasi Dalam hai ini te an an E" mempun#ai kebesaran #an sama tetapi berla0anan arah den an te an an sumber !", AR3S PEN*3AT Arus primer %o #an men alir pada saat kumparan sekunder tidak dibebani disebut arus pen uat, Dalam ken#ataann#a arus primer %o bukanlah merupakan arus induktif murni$ hin a ia terdiri atas dua komponen )*ambar +,4.5 )". Komponen arus pema netan %M$ #an men hasilkan fluks )f., Karena sifat besi #an non linier )in at kur6a B71.$ maka arus pema netan %M dan &u a fluks )f. dalam ken#ataann#a tidak berbentuk sinusoid ) ambar +,+., )-. Komponen arus ru i temba a %8$ men#atakan da#a #an hilan akibat adan#a ru i histeris dan 9arus edd#:, %8 sefasa den an !"$ dne an demikian hasil perkaliann#a )%8 ; !". merupakan da#a )0att. #an hilan ,

KEADAAN BERBEBAN Apabila kumparan sekunder dihubun kan den an beban <=$ %- men alir pada kumparan sekunder$ di mana %- / !-><= den an ?- / faktor ker&a beban,

Arus beban %- ini akan menimbulkan a#a erak ma net ) m. N-%- #an 2enderun menentan fluks )f. bersama #an telah ada akibat arus pema netan %M, A ar fluks bersama itu tidak berubah nilain#a$ pada kumparan primer harus men alir arus %:-$ #an menentan fluks #an diban kitkan oleh arus beban %-$ hin a keseluruhan arus #an men alir pada primer men&adi 5 %" / %o @ %:Bila ru i besi diabaikan )%8 diabaikan. maka %o / %M %" / %M @ %:3ntuk men&a a a ar fluks tetap tidak berubah sebesar pema netan %M sa&a$ berlaku hubun an 5 N"%M / N"%" A N-%N"%M / N")%M @ %:-. A N-%Sehin a N"%:- / N-%Karena nilai %M dian ap ke2il maka %:- / %" m #an dihasilkan oleh arus

Badi$ N"%" / N-%- atau %">%- / N->N"

1ome

Ne;t