Anda di halaman 1dari 2

Varian Dandy Walker merupakan salah satu bentuk malformasi kistik fosa posterior.

Varian Dandy Walker terdiri atas vermis serebelum hipogenetik dan dilatasi kistik ventrikel IV tanpa pembesaran fosa posterior. Pasien dengan kelainan biasanya perkembangannya terlambat, lingkar kepala besar atau dengan tanda dan gejala hidrosefalus. Gejala lain berupa kejang, gangguan pendengaran dan penglihatan, anomali sistemik, dan kelainan SSP berhubungan dengan perkembangan intelektual. idrosefalus tidak biasa terjadi saat lahir, tetapi !"# terjadi pada usia $ bulan. idrosefalus biasanya terjadi pada kira%kira &'# kasus. (elainan serebral lain yang biasanya menyertai adalah hipogenesis atau agenesis korpus kolosum pada $)# kasus, polimikrogiria atau heteropia selaput kelabu pada "%*'# kasus, ensefalokel oksipital pada *+# kasus malformasi Dandy Walker, anomali sistemik lain berupa polidaktili dan kelainan jantung. Diagnosis malformasi kistik fosa posterior ditegakkan berdasarkan gambaran klinis dan pemeriksaan pen,itraan -SG, ./%s,an atau 01I. Pengobatan yang dilakukan adalah bila terjadi hidrosefalus dan progresif dilakukan operasi pemasangan pirau ventrikulo%peritoneal. Pengobatan lainnya adalah terhadap komplikasi yang terjadi akibat varian Dandy Walker tersebut. Prognosis varian Dandy Walker tidak tergantung kepada kelainan pada serebelum, tetapi tergantung kepada luasnya kelainan pada serebral dan terkontrolnya hidrosefalus, apabila tidak ada anomali di supratentorial prognois lebih baik. Infeksi saluran kemih yaitu adanya infeksi 2pertumbuhan dan perkembangan bakteri3 dalam saluran kemih meliputi infeksi pada parenkim ginjal sampai di kandung ken,ing dengan jumlah bakteriuri yang bermakna. 4akteriuri adalah ditemukannya bakteri dalam urin yang berasal dari IS( atau kontaminasi dari uretra, vagina ataupun dari flora di periuretral. IS( terjadi sebagai akibat masuknya kuman ke dalam saluran kemih. 4iasanya kuman berasal dari tinja atau dubur, masuk ke saluran kemih bagian ba5ah atau uretra, kemudian naik ke kandung kemih dan dapat sampai ke ginjal. (uman dapat juga masuk ke saluran kemih melalui aliran darah dari tempat lain yang melebar, terdapat sumbatan saluran kemih, kandung kemih yang membesar dan lain%lain. Dalam keadaan normal, urin baru dan segar adalah steril. Gejala IS( bervariasi tergantung usia. Seringkali bahkan tanpa gejala atau disertai gejala tapi tidak khas, misalnya suhu tidak stabil 2demam3, muntah, men,ret, perut kembung, air kemih ber5arna kemerahan atau tampak kuning keruh, nafsu makan berkurang, nyeri di daerah pinggang, nyeri saat berkemih, buang air kemih sedikit%sedikit tetapi sering, rasa ingin berkemih.

Pemeriksaan penunjang terhadap ke,urigaan IS( adalah urinalisis dan kultur urin. 4akteriuri bermakna yaitu bila ditemukan jumlah koloni 6 *'"7ml spesies yang sama pada kultur urin sampel mid%stream. Sampel kateter diperkirakan IS( bila ditemukan jumlah koloni *'8%*'"7ml spesies yang sama. Ini merupakan gold standar untuk diagnostik IS(. -ntuk mendeteksi kelainan anatomi dan fungsional saluran kemih, selain pemeriksaan fisik yang lebih teliti dan kalau perlu dilakukan pemeriksaan pen,itraan7radiologis seperti -SG atau pemeriksaan rontgen terhadap ginjal dan saluran kemih. /erapi harus dimulai setelah terdapat hasil kultur urin, selama !%*8 hari. IS( dapat menyebabkan komplikasi berupa batu saluran kemih,hipertensi, ataupun gagal ginjal. /erdapat beberapa pembagian IS(. IS( simpleks atau IS( sederhana yaitu IS( tanpa disertai penyulit 2lesi3 anatomik maupun fungsional saluran kemih. IS( kompleks atau dengan komplikasi yaitu adanya infeksi IS( yang disertai lesi anatomik ataupun fungsional yang menyebabkan obstruksi mekanik maupun fungsional saluran kemih, misalnya sumbatan muara uretra, refluks vesikoureter, urolitiasis, parut ginjal, buli%buli neurogenik, dan sebagainya.