Anda di halaman 1dari 5

BAB II KONDISI YANG ADA (DAS SEIN)

2.1 Keadaan Umum Desa 2.1.1 Keadaan Alam a. Luas : 9.000 Ha b. Batas : Utara : Bandar Padang Timur : Kelesa Selatan : Pejangki & Kuala Kilan Barat : Kuala Gading c. Orbitasi (Jarak dari pusat pemerintahan desa/kelurahan) Jarak dari pusat pemerintahan kecamatan : 17 Km Jarak dari pusat ibu kota kabupaten : 48 Km Jarak dari ibu kota propinsi : 240 Km

2.2 Pemerintahan 2.2.1 Pemerintahan desa Adapun Prasarana administrasi yang dimiliki desa dalam keadaan masih baik dan dapat dilihat dalam tabel berikut: 1. Pemerintah Desa Gedung Kantor Ruang Kerja Aula Listrik Air Bersih 2. Inventaris dan Alat Kantor Laptop Printer Papan visi dan misi Meja 2 unit 1 unit 2 unit 6 unit Ada/Baik 3 ruang Tidak ada Ada Ada

Kursi Almari Arsip Kendaraan Dinas Struktur Organisasi dan Profil Desa

50 unit 2 unit 1 unit sepeda motor Ada

2.2.2 Kepegawaian Pemerintah desa dipimpin oleh seorang Kepala Desa dan dibantu Aparatur Desa. Adapun sistem pemerintahan di desa Beligan ini memiliki struktur sebagai berikut : Kepala Desa Sekretaris Desa KAUR Pemerintahan KAUR Umum KAUR Keuangan KAUR Pembangunan Kepala Dusun Kepala Dusun 1 Kepala Dusun 2 Kepala Dusun 3 : Hendri Susila : Suhendri : : M. Sunardi : Marlohen : Juaher : : A. Guntur : Junaidi : M.Riduan

Dibantu oleh LMD/BPD : 4Orang (aktif), RT : 12 Orang (aktif), RW : 5 Orang (aktif), PKK 13 Orang (aktif) dan Organisasi LKMD 5 Orang (aktif).

2.3 Penduduk dan ketenagakerjaan 2. 3.1 Penduduk Jumlah penduduk di Desa Beligan yaitu sebanyak 1523 orang dengan rincian 356 kepala keluarga yang mana terdiri dari 293 orang usia 0-5 th, 514 orang usia 6-16 th, dan 716 orang usia 17 th keatas. 2.3.2 Ketenagakerjaan Pada umumnya mata pencaharian masyarakat Desa Beligan adalah sebagai petani. Selain itu, masyarakat juga mempunyai kerja sampingan sebagai Kuli bangunan. Adapun mata pencaharian dapat dilihat dalam tabel berikut :

No 1 2 3 4 5 Pegawai Negeri sipil Petani

Status

Jumlah (Orang) 6 orang 655 orang 13 orang 1 orang 2 orang

Karyawan Perusahan Swasta Bidan Swasta Pembantu Rumah Tangga

2.4 Sosial 2.4.1 Pendidikan Dalam sektor pendidikan, Desa Beligan memiliki 1 unit Play Group dengan 2 orang jumlah pengajar serta 25 orang jumlah siswa, 1 unit Taman Kanak-kanak (TK) dengan 3 orang pengajar dengan sekitar 28 siswa, 2 unit sekolah dasar dengan 18 tenaga pengajar dan sekitar 236 siswa, 1 unit PAUD dengan 3 pengajar, 1unit SMP dengan 8 tenaga pengajar serta 79 orang jumlah siswa dan sekolah ini melangsungkan kegiatan belajar mengajar setiap hari senin hingga sabtu. Disamping itu juga terdapat lembaga pendidikan informal yaitu (PDTA) Pendidikan Diniyah Takmiliyah awwaliyah dengan tenaga pengajar berjumlah 6 orang dan 90 siswa. 2.4.2 Kesehatan Di Desa Beligan terdapat 1 unit Puskesmas Pembantu yang dikelola oleh seorang bidan, dan 1 unit Pos Kesehatan desa (Poskesdes) yang dikelola seorang bidan. Puskesmas pembantu dan Poskesdes ini buka setiap hari. Setiap satu bulan sekali diadakan kegiatan Posyandu yang dilaksanakan melalui kerjasama dengan kader Posyandu itu sendiri. Selain itu didesa beligan terdapat juga praktek bidan yang buka setiap hari. 2.4.3 Agama Masyarakat Desa Beligan mayoritas beragama Islam sejumlah 1517 orang sedangkan yang beragama Kristen Protestan berjumlah 5 orang dan yang beragama Kristen khatolik 1 orang. Tempat ibadah yang ada yaitu tiga Masjid, enam musholla. Masjid itu bernama masjid AL-Iman dan terletak di dusun lubuk bangko, masjid AT-TAQWA yang terletak didusun benuang, dan masjid AL-IHKLAS yang terletak didusun paya balam. Dan terdapat dua buah musholla ditiap dusun. Ada beberapa kegiatan keagamaan yang dilakukan seperti peringatan Isra Miraj, Dibayah Berzanzi, rejeban, peringatan Nisfu Syaban, wirid yasinan dusun,

mendoa sebelum puasa, arakan khataman Al-Quran. Wirid yasinan dan rabbana yang dilaksanakan setiap jumat malam dan harinya bersamaan disetiap dusun. 2.4.4 Sosial lainnya Di Desa Beligan juga terdapat beberapa kegiatan sosial seperti jumat bersih yaitu gotong royong yang dilakukan setiap jumat sore, musyawarah desa, musyawarah dusun, rapat pemuda, juga terdapat kegiatan lainnya yaitu kegiatan kepemudaan yang mana setiap harinya di sore hari dilakukan latihan bersama bola voli dan juga sepakbola. Adapun kegiatan tersebut dapat dilaksanakan karena adanya sarana olahraga seperti 2 buah lapangan sepak bola, dan 6 buah lapangan voli.

2.5 Pertanian 2.5.1 Perkebunan Di sektor perkebunan, masyarakat Desa Beligan memiliki lahan sawit dan karet. Mayoritas dari masyarakat Beligan sendiri adalah petani sawit dan karet. Hal ini dikuatkan dengan data bahwa 2000 ha luas tanah digunakan untuk lahan perkebunan, baik oleh masyarakat Desa Beligan, perusahaan swasta maupun oleh perorangan. 2.5.2 Peternakan Pada sektor peternakan, masyarakat Desa Beligan sendiri kurang minat dalam peternakan karena masih menganggap kalau sector pertanian / perkebunan masih unggul dari peternakan walaupun melihat letak desa sangat memungkinkan untuk mengembangkan sector peternakan. Masyarakat yang beternak Sapi sebanyak 15 orang dengan jumlah 90 ekor sapi, 100 orang beternak ayam kampong dengan jumlah 1500 ekor ayam kampong, 25 orang beternak kambing dengan jumlah 150 ekor kambing, 4 orang beternak domba dengan jumlah 25 ekor domba, dan 30 orang beternak kucing dengan jumlah 50 ekor kucing.

2.6 Transportasi, komunikasi dan pariwisata 2.6.1 Perhubungan Darat Di Desa beligan, Sarana transportasi yang digunakan yaitu mayoritas sepeda, sepeda motor, dan beberapa unit mobil.

2.6.2 Informasi dan Komunikasi Sarana informasi dan komunikasi yang ada dan digunakan oleh masyarakat beligan adalah TV Parabola, radio, dan telepon genggam. 2.6.3 Pariwisata Di desa ini tidak memiliki potensi objek wisata yang dapat dikembangkan, sehingga banyak warga desa ini yang pergi kedaerah lain untuk melakukan darma wisata.

Beri Nilai