Anda di halaman 1dari 3

Jurusan Teknik Sipil dan Lingkungan FT UGM

Ujian Remedi Metoda Numerik 2011 hlm. 1 dari 3


I
s
t
i
a
r
t
o

UJ I AN RE MEDI
MATEMATI KA TE KNI K
RABU, 28 J ULI 2011 | OPEN BOOK | WAKTU 90 MENI T
PETUNJUK
1) Saudara tidak boleh menggunakan komputer untuk mengerjakan soal-soal ujian ini.
2) Saudara perlu memperhatikan satuan pada setiap variabel.
SOAL 1
Suatu batang balok didukung oleh Jepit-Rol seperti gambar di bawah. Balok dibebani dengan
beban segitiga yang berdampak pada lendutan yang terjadi di sepanjang batang balok. Dengan
sumbu koordinat berpusat di posisi Rol, absis x positif ke kanan dan y merupakan defleksi yang
terjadi, besarnya lendutan yang terjadi di sepanjang bentang, diberikan sebagai berikut ini.
( ) x L x L x
L I E
w
y
o 4 3 2 5
2
120
+ =
Dengan menggunakan Metoda Newton-Raphson, tentukan lokasi terjadinya lendutan
maksimum jika panjang bentang balok L = 9 m. Untuk mendapatkan lokasi defleksi maksimum,
persamaan di atas didiferensialkan terhadap x dan disamakan dengan nol.

PENYELESAIAN
Posisi lendutan maksimum adalah di x sedemikian hingga laju perubahan defleksi di lokasi
tersebut adalah nol, dy/dx = 0.
( )
( )
0 6 5
120
0
d
d
4 2 2 4
= + =

x f
L x L x
L I E
w
x
y
o

dy/dx = 0 jika f(x) = 0. Lokasi lendutan maksimum dicari dengan menyelesaikan persamaan
f(x) = 0 untuk x. Dengan Metoda Newton-Raphson, x dapat dicari melalui persamaan iteratif
berikut:
( )
( )
i
i
i i
x f
x f
x x
'
=
+1

defleksi
x
y
w
0

Jurusan Teknik Sipil dan Lingkungan FT UGM
Ujian Remedi Metoda Numerik 2011 hlm. 2 dari 3
I
s
t
i
a
r
t
o

Dalam persamaan tersebut, ( ) x f ' adalah diferensial ( ) x f terhadap x:
( )
( )
( ) x L x
x
x f
x f
2 3
12 20
d
d
+ = = '

Tabel di bawah ini memaparkan langkah hitungan untuk mendapatkan posisi lendutan
maksimum.
i x
i
( ) x f ( ) x f ' x
i+1
x
i
0 2 -4697 1784 4.6328 2.6328
1 4.6328 1566.7911 2514.4061 4.0097 -0.6231
2 4.0097 -39.6450 2608.0940 4.0249 0.0152
3 4.0249 0.0006 2608.1497 4.0249 0.0000
Catatan:
1) Panjang balok L = 9 m.
2) Dimungkinkan mendapatkan nilai x yang lain dengan mengubah nilai awal x
0
, namun
sebagian x hasil hitungan memberikan posisi lendutan maksimum di Rol (x = 0), Jepit
(x = 9), atau di luar bentang balok (x < 0 atau x > 9).
Dengan demikian, posisi lendutan maksimum adalah pada jarak x = 4.0249 m di kanan Rol.
SOAL 2
Tabel dan gambar di bawah menunjukkan kecepatan angin dalam satuan knot yang diukur di
suatu tempat, di beberapa titik ketinggian dari El. +2 m s.d. +20 m.
z (m) 2 3 4.5 6 7 8 9.5 11 12 13 14 15.5 17 18 19 20
u (knot) 1.1 1.2 1.3 1.5 1.7 2 3 4.4 5.5 6.6 7.4 8.2 8.6 8.8 8.9 9

Kecepatan angin rata-rata di tempat tersebut dapat dihitung
secara numeris dengan persamaan:
( )
} }

=
A
=
20
0
d
2 20
1
d
1
z u z u
z
U
n
z
o
z

Dalam persamaan tersebut, U adalah kecepatan rata-rata, u
adalah kecepatan di titik pengukuran di suatu ketinggian z, dan
z adalah beda tinggi antara titik pengukuran tertinggi dan
terendah.
Hitunglah kecepatan rata-rata di tempat tersebut dengan
menggunakan metoda integrasi numeris Simpson (Simpson 1/3
atau 3/8). Pada pias yang tidak memungkinkan penggunaan
metoda Simpson, pakailah metoda trapesium. Tunjukkan pada
tabel hitungan Saudara, metoda yang dipakai pada setiap pias.
PENYELESAIAN
Data kecepatan angin menunjukkan bahwa selang antar elevasi titik ukur tidak konstan.
Metoda Simpson 3/8 membutuhkan 4 titik dengan selang sama, Simpson 1/3 membutuhkan 3
0
5
10
15
20
0 2 4 6 8 10
Elevasi (m)
Kecepatan (knot)
Jurusan Teknik Sipil dan Lingkungan FT UGM
Ujian Remedi Metoda Numerik 2011 hlm. 3 dari 3
I
s
t
i
a
r
t
o

titik dengan selang sama, dan metoda trapesium hanya membutuhkan 2 titik. Ketiga metoda
hitungan integrasi ini dinyatakan dalam persamaan-persamaan di bawah ini:
Metoda Simpson 3/8: ( )
( )
8
3 3
d
3 2 1
3
3
+ + +
+
+
+ + +
=
}
i i i i
i i
i
z
i
z
z z z z
z z z u
Metoda Simpson 1/3: ( )
( )
6
4
d
2 1
2
2
+ +
+
+
+ +
=
}
i i i
i i
i
z
i
z
z z z
z z z u
Metoda trapesium: ( )
( )
2
d
1
1
1
+
+
+
+
=
}
i i
i i
i
z
i
z
z z
z z z u
Hitungan integrasi
}
20
0
dz u dengan ketiga metoda tersebut disajikan pada tabel di bawah ini.
Titik
ukur
Elevasi
z (m)
Kecepatan
u (knot)
Selang jarak
z (m)
}
z u d
Metoda
0 2 1.1
1 3 1.2 1 1.15 Trapesium
2 4.5 1.3 1.5
3 6 1.5 1.5 3.95 Simpson 1/3
4 7 1.7 1
5 8 2 1 3.4333 Simpson 1/3
6 9.5 3 1.5
7 11 4.4 1.5 9.2 Simpson 1/3
8 12 5.5 1
9 13 6.6 1
10 14 7.4 1 18.0375 Simpson 3/8
11 15.5 8.2 1.5
12 17 8.6 1.5 24.4 Simpson 1/3
13 18 8.8 1
14 19 8.9 1
15 20 9 1 26.5125 Simpson 3/8
Jumlah 86.6833

Dengan demikian, kecepatan rata-rata adalah:
( )
( ) knot. 8157 . 4 6833 . 86
18
1
d
2 20
1
d
1
20
0
= =

=
A
=
} }
z u z u
z
U
n
z
o
z


-o0o-