Anda di halaman 1dari 24

UVEITIS

Arianti Anggraini 030.08.037

PENDAHULUAN

Insidensi uveitis sekitar 15 per 100.000 orang.Sekitar 75% merupakan uveitis anterior.Sekitar 50% pasien dengan uveitis menderita penyakit sistemik terkait.Di Amerika Serikat,uveitis merupakan penyebab kebutaan nomor tiga sete a! "etinopati Diabetik dan Degenerasi #a$u ar.%mur penderita biasanya bervariasi antara usia prepuberta &sampai 50 ta!un.

DEFINISI

%veitis ada a! in' amasi traktus uvea (iris,korpus si iaris,dan koroid) dengan berbagai penyebabnya.Struktur yang berdekatan dengan *aringan uvea yang menga ami in' amasi biasanya *uga ikut menga ami in' amasi.1

ANATOMI

KLASIFIKAS UVEITIS

+erdasarkan Anatomi

+erdasarkan k inis
%veitis akut %veitis residi' %veitis kronik

+erdasarkan etio ogi


uveitis spesi'ik %veitis non spesi'ik

+erdasarkan reaksi radang


%veitis non&granu amatosa %veitis granu omatosa

Uveitis anterior

#ani'estasi k inis ,
+ersi'at uni atera -nset akut .yeri /otopobia 0eng i!atan kabur

%veitis anterior granu omatosa dengan muttan&'at kerati$ presipitat dan nodu koeepe dan busa$$a

%veitis anterior granu omatosa dengan se*um a! nodu busa$$a

uveitis anterior se ara !"inis


Ringan 1e u!an ringan sampai sedang Sedang 1e u!an sedang sampai berat Berat 1e u!an sedang sampai berat

1emera!an Sirkumkorne super'i$ia 2idak ada kerati$ presipitat

1emera!an Sirkumkorne da am

1emera!an Sirkumkorne da am

2ampak kerati$ presipitat 2ampak kerati$ presipitat

2I- 3 4 mm!g

Sinekia posterior ringan %dem iris ringan 2I- ,33&5 mm!g

Sinekia posterior

2I- meningkat

Uveitis granu"o#atosa dan non granu"o#atosa


Non granu"o#atosa -nset Sakit /oto'obia 0eng i!atan kabur #era! sirkumkorne 0erisipitat keratik Akut .yata .yata Sedang .yata 0uti! !a us $ranu"o#atosa 2ersembunyi 2idak ada atau ringan "ingan .yata "ingan 1e abu besar

Pu%i" Sinekia posterior .odu iris 2empat

Ke i" dan ta! teratur 1adang 6 kadang 1adang 6 kadang %vea anterior

Ke i" dan ta! teratur 1adang 6 kadang 1adang 6 kadang %vea posteriordan posterior #ena!un 1adang & kadang

0er*a anan rekuren

Akut sering

KOMPLIKASI

Uveitis inter#ediate

#ani'estasi k inis
+i atera 0eradangan pada vitreus / oaters 0eng i!atan kabur .yeri, 'otopobia dan mata mera! tidak ada atau !anya sedikit.

Ko#%"i!asi uveitis inter#ediate

Uveitis %osterior

%veitis posterior ada a! proses peradangan pada segmen posterior uvea, yaitu pada koroid, dan disebut *uga koroiditis. 1arena dekatnya koroid pada retina, maka penyakit koroid !ampir se a u me ibatkan retina ( korioretinitis ). %veitis posterior biasanya ebi! serius dibandingkan uveitis anterior.1

$e&a"a uveitis %osterior

Uveitis %osterior 8dema retina dan sub retina

A!ut #enyo ok dengan kesuraman pinggir neuroretina dan retina vas$u ar bed 2idak ada eksudat besar, kadang 6 kadang area tertentu in'i trasi ebi! da am

Kroni! +iasanya ringan atau sedang dan berada disekitar eksudat 8ksudat eksudat besar pinggir pinggir susut akibat retina atau edema sub retina sekitarnya

8ksudat eksudat koroid

"etina ter ibat

2idak ada atau terbatas pada epite pigmen keru$ut dan batang

Dekstrusi retina

KOMPLIKASI

PRO$NOSIS

0rognosis untuk penyakit uveitis ditentukan o e! ada9tidaknya penyu it.

DAFTAR PUSTAKA

DAFTAR PUSTAKA 1. :oug!an Danie 7, Asburg 2ay or, 8va&"iordan 0au . Su vian ;o!n <,editors.2raktus %vea is. O%ta"#o"ogi U#u#. 8disi 17. ;akarta. =idya #edika. >00? , 150&150) >. 7una@an @asisdi, 7ambaran 1 inis %veitis Anterior Akua pada <AA +>7 0ositi', /1%7#, Bogyakarta 3. I yas Sidarta, %veitis Anterior, I mu 0enyakit #ata, ed II, /1%I, ;akarta, >00> 4. 1 7eorge "oger, #D, %veitis, .ongranu omatous. @@@ emedi$ine.$o.id, A$$essed. ;u y >013 5. :oug!an Danie 7, Asburg 2ay or, 8va&"iordan 0au . Su vian ;o!n <,editors.Anantomi dan 8mbrio ogi #ata. O%ta"#o"ogi U#u#. 8disi 17. ;akarta. =idya #edika. >00? , 1&>3)