Anda di halaman 1dari 37

STATUS PASIEN BAGIAN ILMU KESEHATAN ANAK RUMAH SAKIT UMUM DAERAH KARDINAH TEGAL Nama Mahasiswa NIM

I. : Lystiana : ! . ".#$% IDENTITAS PASIEN Data Nama Umur Jenis Ke amin A amat A!ama Su"u Ban!sa Pen#i#i"an Pe"er$aan Pen!hasi an Keteran!an Asuransi N%. RM Pasien An. ' ## b()an Peremp(an Is)am Ayah Ibu &n.A Ny. S !% tah(n ! tah(n Laki*)aki Peremp(an +). Sebay(ng Raya R& # ,R- ! Is)am Is)am Dokter Pembimbing : dr.H R Setyadi, Sp.A &anda tangan :

+awa +awa +awa * S# SMA * PNS Ib( r(mah tangga * ..% . * H(b(ngan orangt(a dengan anak ada)ah anak kand(ng Askes

II. DATA DASAR ANAMNESIS &A %anamnesis' Anamnesis dengan orang t(a pasien di)ak(kan pada tangga) #/ Desember . #! di r(ang Me)ati p(k() ##.! -I0. Ke uhan Utama ( 0A0 1air

Ri)ayat Penya"it Se"aran! Pasien datang pada tangga) #% Desember . #! diantar o)eh ib( dan ayahnya ke 23D RS2D 'ardinah &ega) dengan ke)(han 0A0 1air. 0A0 1air sebanyak k(rang )ebih sep()(h ka)i sehari se4ak # hari sebe)(m mas(k r(mah sakit, ada ampas nam(n 4(m)ahnya sedikit, terdapat )endir, dan pada hari pertama dan ked(a diare terdapat darah. Saat r(mah sakit 5eses masih terdapat darah nam(n hanya terdapat ber1ak*ber1ak darah ber1amp(r 5eses.

&erdapat M(ntah sebanyak . ka)i # hari sebe)(m mas(k r(mah sakit berisi makanan dan air, pasien tidak rewe), Na5s( makan dan min(m pasien masih baik. 6rang t(a pasien mengatakan pasien sering menangis bi)a ingin b(ang air besar seperti nyeri per(t saat ingin b(ang air besar. 6rang t(a pasien 4(ga mengatakan pasien demam. Demam dirasakan se4ak # hari sebe)(m mas(k r(mah sakit, demam tinggi, dan biasanya sete)ah min(m obat pen(r(n panas. Demam tidak menggigi), tidak ada bintik*bintik merah pada t(b(h, mimisan ma(p(n g(si berdarah. Pasien 4(ga menge)(h adanya pi)ek. &idak terdapat bat(k, dan Sesak napas disangka). Pasien be)(m berobat sebe)(mnya dan )angs(ng di bawa ke 23D RS2D kardinah. Ri)ayat Penya"it Dahu u Pasien be)(m pernah menga)ami ha) yang seperti ini. &idak ada riwayat operasi &idak ada riwayat tra(ma &idak ada riwayat a)ergi makanan, obat, dingin dan deb( &idak ada riwayat asma, bersin*bersin di pagi hari, dan penyakit 4ant(ng

Ri)ayat Penya"it Ke uar!a &idak ada anggota ke)(arga yang menderita yang sama

Ri)ayat Lin!"un!an Perumahan 'epemi)ikan 'eadaan R(mah : Pasien tingga) bersama ib(, ayah dan d(a kakak pasien dengan (k(ran / m.. : R(mah sendiri

Lingk(ngan pasien tidak padat. +arak r(mah sat( dengan yang )ainnya tidak berdekatan.. Dinding r(mah tembok, kamar ber4(m)ah !, # kamar mandi di da)am r(mah. +arak septi1 tank k(rang )ebih # meter dari r(mah, )imbah b(angan ke se)okan. S(mber air min(m dari air PAM. Air min(m sehari*hari dari air ga)on isi ()ang. Pen1ahayaan dan 7enti)asi r(mah sa)ing

berdekatan dan se)a)( dib(ka setiap pagi. A)at makanan se)a)( di 1(1i mengg(nakan sab(n dan boto) s(s( di 1(1i mengg(nakan air hangat. 'eadaan )ingk(ngan : 0aik

Ri)ayat S%sia E"%n%mi Ayah pasien beker4a sebagai wiraswasta dengan penghasi)an ..% istri dan ayah pasien merasa 1(k(p (nt(k memen(hi keb(t(han sehari*hari. 'esan: riwayat ekonomi 1(k(p. Ri)ayat Kehami an #an Pemeri"saan Prenata Ib( memeriksakan kehami)an di bidan se1ara terat(r #8 tiap . hingga ! b()an se)ama kehami)an. Saat (sia " b()an, ib( memeriksakan kehami)an setiap . mingg( ke bidan dan dokter. Ib( pasien s(dah tidak mendapatkan s(ntikan && karena ib( s(dah di im(nisasi yang ke %8. &idak pernah menderita penyakit se)ama kehami)an, riwayat perdarahan se)ama kehami)an disangka), riwayat tra(ma se)ama kehami)an disangka), riwayat min(m obat tanpa resep dokter dan 4am( disangka). Ib( mengkons(msi 7itamin penambah darah dari P(skesmas. 'esan: riwayat peme)iharaan prenata) baik. Ri)ayat Persa inan 0ayi peremp(an dengan (m(r kehami)an ib( !" mingg(, se1ara spontan, dito)ong o)eh bidan. 0ayi )ahir )angs(ng menangis keras dengan berat badan )ahir ! dengan ib(, sete)ah . hari dirawat, bayi dan ib( diperbo)ehkan (nt(k p()ang. 'esan : Neonat(s aterm, )ahir spontan, bayi da)am keadaan sehat. Ri)ayat Peme iharaan P%stnata Peme)iharaan postnata) di)ak(kan di Posyand( dan anak da)am keadaan sehat. Ri)ayat Per"emban!an #an Pertumbuhan Ana" gram, pan4ang badan )ahir $% 1m, )ingkar kepa)a dan )ingkar dada )ahir ib( )(pa. 0ayi dirawat bersama . per b()an,

sedangkan ib( ada)ah ib( r(mah tangga. Ayah pasien menangg(ng ! orang anak dan # orang

Pertumbuhan( 0erat badan )ahir ! gram. Pan4ang badan )ahir $% 1m.

0erat badan sekarang 9 kg. &inggi badan : 1m.

Per"emban!an( Psikomotor &erseny(m Memiringkan badan &engk(rap dan berba)ik sendiri Merangkak &(mb(h gigi 3angg(an perkembangan Ri)ayat Ma"an #an Minum Ana" Ib( mengak( memberikan ASI dan s(s( ;orm()a se4ak )ahir sampai saat ini 2sia : b()an diberikan ASI dan b(b(r s(s( ! 8 sehari. 2sia " b()an diberikan ASI dan b(b(r tim ! 8 sehari. : ! b()an : ! b()an : $ b()an : % b()an : : b()an :*

Ri)ayat Imunisasi
*AKSIN B+G DPT, DT P-LI+AMPAK HEPATITIS B DASAR &umur' b()an * * . b()an $ b()an / b()an . b()an $ b()an / b()an * * 9 b()an b()an # b()an / b()an ULANGAN &umur' * * * * * * * * * * * * * * *

'esan : Im(nisasi dasar )engkap dan se)a)( mengik(ti 4adwa) im(nisasi yang tertera pada 'MS Ri)ayat Ke uar!a Beren.ana Ib( pasien mengak( mengik(ti program '0.

Si si ah, I"htisar Keturunan

'eterangan:

: pasien

: Laki*)aki : peremp(an

'eterangan : Pasien mer(pakan anak ketiga dari tiga bersa(dara. Anak pertama ber4enis ke)amin peremp(an dan ber(m(r ## tah(n, anak ked(a ber4enis ke)amin peremp(an dan ber(m(r : tah(n. III. PEMERIKSAAN /ISIK Di)ak(kan pada tangga) #/ Desember . #! p(k() ##.$% -I0, di R(ang Me)ati Kesan Umum :

kesadaran 1ompos mentis, tampak sakit sedang. Tan#a *ita Nadi La4( Na5as &ekanan darah S(h( : #. 8,menit, reg()er, isi 1(k(p : ! 8,menit, reg()er : tidak di)ak(kan : !/,: < =aksi)a>

Data Antr%0%metri 0erat badan sekarang : 9 kg &inggi 0adan : : 1m

Status Genera is 'epa)a : Meso1epha), (b(n*(b(n tidak tampak 1ek(ng

Ramb(t : Hitam, )ebat, tampak terdistrib(si merata, tidak m(dah di1ab(t Mata : <on4(n1ti7a anemis =*,*>, sk)era ikterik =*,*>, oedem pa)pebra =*,*>,

mata 1ek(ng =?,?> Hid(ng : 0ent(k norma), simetris, sekret =*,*>, ekimosis =*>, epistaksis =*> &e)inga : 0ent(k dan (k(ran norma), dis1harge =*,*> M()(t : 0ibir kering =*>, bibir sianosis =*>, stomatitis =*>, g(si berdarah =*> : ;aring hiperemis =*> &onsi) &#*&# hiperemis =*>, detrit(s =*>,

&enggorok gran()asi =*>

Leher A8i))a &hora8

: Simetris, pembesaran '30 =*> : Pembesaran '30 =*> : Dinding thora8 normothora8 dan simetris

o P()mo: Inspeksi retraksi =*> Pa)pasi Perk(si A(sk()tasi : Stem 5remit(s tidak di)ak(kan : Sonor pada se)(r(h )apang par( kiri* kanan : S(ara na5as 7esik()er dise)(r(h )apang par( kiri*kanan, : Pergerakan dinding thora8 kiri*kanan, simetris,

rhonki =?,?>, whee@ing =*,*> o <or : : I1t(s 1ordis tidak tampak : I1t(s 1ordis teraba di I<S IA mid1)a7i1()a

o Inspeksi o Pa)pasi sinistra o Perk(si o A(sk()tasi Abdomen :

: S()it dini)ai : 0(nyi 4ant(ng I dan II reg()er, m(rm(r =*>, ga))op =*

o Inspeksi o A(sk()tasi o Pa)pasi

: datar dan simetris. : 0ising (s(s =?> norma). : S(pe), hepar )ien tidak teraba membesar, t(rgor

men(r(n, nyeri tekan =*> o Perk(si 3enita)ia Anorekta) Bkstremitas : timpani di ke $ k(adran abdomen.

: tidak di)ak(kan : tidak di)ak(kan : Su0eri%r In1eri%r

A"ra Din!in A"ra Sian%sis +RT -e#em

*,* *,* C.D *,*

*,* *,* C.D 2,2

I*. PEMERIKSAAN PENUNJANG 3. Lab%rat%rium Jenis Le(kosit Britrosit Hemog)obin Hematokrit M<A M<H M<H< &rombosit LBD # +am LBD . +am <RP 34 Desember 5637 38 $." 35.7 !%.$ 97.3 5:.; !$.: ;55 ! # 5; 0%siti1 Negati5 Ni ai ru$u"an /. E #:. $. E %.. ##.% E #!.% !$ E $ :/ E 9/ .: E !# !!. E !:. #% E $

DI// +-UNT Netr%1i Lim1%sit M%n%sit E%sin%1i Bas%1i ;9<; ;6.5 35.6 6 ,.

Hasi % *: .% *$ .E" .E$ E#

Ni ai ru$u"an

/eses Rutin tan!!a 39 Desember 5637


8

Jenis Ma"r%s"%0i" K%nsistensi =arna Darah Mi"r%s"%0i" Leu"%sit Eritr%sit Si in#er >east Am%eba Te ur .a.in! Amuba Ba"teri Pr%tein Lema"

Hasi

Ru$u"an

Luna" +%" at Ne!ati1 Ne!ati1

P%siti1 Ne!ati1 Ne!ati1 Ne!ati1 Ne!ati1 Ne!ati1 Ne!ati1 P%siti1 Ne!ati1 Ne!ati1

Ne!ati1 Ne!ati1

Ne!ati1 Ne!ati1 Ne!ati1

PEMERIKSAAN KHUSUS Data antr%0%metri( Anak peremp(an (sia : ## b()an 0erat badan &inggi badan Pemeri"saan Status Gi?i Pert(mb(han 5isik anak peremp(an men(r(t persenti) N<HS : F F 00,2G 9,# 8# &0,2 G : ,:$ 8 # H G 9 H &Berat Ba#an N%rma ' H G 9$H &Tin!!i n%rma ' : 9 kg : : 1m

00,&0 G 9,9 8 #

HG#

H &Gi?i bai"'

'esan: 0erat badan norma), tinggi badan norma) dan stat(s gi@i baik Da1tar masa ah #. .. !. $. Diare Demam Aomit(s Pi)ek

I*. DIAGN-SA BANDING 3. Diare A"ut Diare -sm%ti" Diare Se"ret%ri" Diare In@asi1

5. Dehi#rasi Tan0a #ehi#rasi Dehi#rasi Ti#a" Berat Dehi#rasi Berat

7. B %%#y st%% ;. ISPA Disentri Basi er Disentri Amuba EIE+ EHE+

10

*I. DIAGN-SA KERJA Diare Ak(t e.1 Disentri ISPA

*II. PENATALAKSANAAN 3. Me#i"ament%sa Rehidrasi 1airan In5(s RL )oading # tpm In4eksi : In4eksi <e5ota8im !8.% mg i7 Per 6ra) : &rogy) !8# 1th P<& !8 I 1th Jin1 #8 # 1th .. N%n me#i"ament%sa &irah baring Pengawasan '2 dan tanda 7ita) Men4e)askan kepada ke)(arga tentang penyakit pasien dan komp)ikasinya, pengobatan, dan prosed(r yang akan di)ak(kan *III. PR-GN-SA K(o ad 7itam K(o ad sanam : D(bia ad bonam : D(bia ad bonam 0anyak min(m, diet )(nak, rendah garam.

11

K(o ad 5(ngsionam

: D(bia ad bonam

IA. PERJALANAN PEN>AKIT 34 Desember 5637

S(

Diare 1air %8 dari sema)am, ampas =?>, )endir =?>, darah =?>, bat(k =*>, pi)ek =?> m(ntah =*>, demam =?>

: '2 : <M, &SS 'epa)a: normose5a)i Mata : <a*,*, SI*,*, oedem pa)pebra =*,*> Hid(ng : na5as 1(ping hid(ng =*,*> &horak : <or P()mo : S# S. reg()er, m(rm(r =*>, ga))op =*> : retraksi dada =*>, otot bant( perna5asan =*>, SN 7esik()er ?,?, Ronkhi *,*, -h *,* Abdomen : s(pe), datar, bising (s(s =?> , timpani, N& =*> Bkstremitas s(perior : akra) hangat ?,?, eodem *,* Bkstremitas in5erior : akra) hangat ?,?, eodem *,* <R& C.detik

A P

( Diare ak(t =Disentri> ( In4eksi <e5ota8im !8.% mg i7, trogy) !8 1th , P<& !8 I 1th , Jin1 #8# 1th.

39 #esember 5637 S( Diare 1air #8 dari sema)am, ampas =?>, )endir =*>, darah =*>, bat(k =?>, m(ntah =*>, demam =*> : '2 : <M, &SS

12

'epa)a: normose5a)i Mata : <a*,*, SI*,*, oedem pa)pebra =*,*> Hid(ng : na5as 1(ping hid(ng =*,*> &horak : <or P()mo : S# S. reg()er, m(rm(r =*>, ga))op =*> : retraksi dada =*>, otot bant( perna5asan =*>, SN 7esik()er ?,?, Ronkhi *,*, -h *,* Abdomen : s(pe), datar, bising (s(s =?> , timpani, N& =*> Bkstremitas s(perior : akra) hangat ?,?, eodem *,* Bkstremitas in5erior : akra) hangat ?,?, eodem *,* <R& C.detik A P ( Diare ak(t =Disentri> ( In4eksi <e5ota8im !8.% mg i7, P<& !8 I 1th , Jin1 #8 # 1th,&rogy) !8# <th, Rhinos %mg #8# 3B Desember 5637

S(

0ab 1air ! ka)i, ampas= ?>, )endir darah =*>, demam =*>, pi)ek berk(rang, makan min(m =?>

: '2 : <M, &SS Mata : <a*,*, SI*,*, oedem pa)pebra =*,*> Hid(ng : na5as 1(ping hid(ng =*,*> &horak : <or P()mo : S# S. reg()er, m(rm(r =*>, ga))op =*> : retraksi dada =*>, otot bant( perna5asan =*>, SN 7esik()er ?,?, Ronkhi *,*, -h *,*

13

Abdomen : s(pe), datar, bising (s(s =?> , timpani, N& =*> Bkstremitas s(perior : akra) hangat ?,?, eodem *,* Bkstremitas in5erior : akra) hangat ?,?, eodem *,* <R& C.detik A P ( Diare Ak(t =Disentri>, ( In4eksi <e5ota8im !8.% mg i7, P<& !8 I 1th, Jin1 #8#1th, &rogy) !8 # <th, rhinos #8 %mg

Ana isa Kasus

14

Diagnosa pada pasien ini Diare Ak(t =disentri>. Diagnosa ini berdasarkan anamnesis, pemeriksaan 5isik, pemeriksaan kh(s(s dan pemeriksaan pen(n4ang. I. Anamnesis Pada anamnesis didapatkan adanya b(ang air besar yang ter4adi pada anak yang sebe)(mnya nampak sehat, dengan 5rek(ensi # ka)i, disertai per(bahan tin4a men4adi 1air, dengan )endir dan 5eses ber1amp(r sedikit darah, menangis setiap ingin b(ang air besar seperti nyeri per(t. II. Pemeri"saan 1isi" Pada saat pemeriksaan 5isik dan pemanta(an tanda 7ita), ditem(kan kesadaran 1ompos mentis, mata tidak 1ek(ng, nadi #. ka)i per menit, reg()er, isi 1(k(p, )a4( na5as ! ka)i per menit, s(h( !/.: dera4at 1e)1i(s di aksi)a, serta ekstrimitas yang hangat. III. Pemeri"saan 0enun$an! Pada pemeriksaan pen(n4ang ber(pa )aboratori(m darah didapatkan pen(r(nan )e(kosit #9, &rombosit $.., <RP .$ Positi5. Pada pemeriksaan 5eses didapatkan )e(kosit posti5 dan bakteri positi5. Dimana dari hasi) pen(n4ang ini didapatkan terdapat in5eksi bakteri.

15

TINJAUAN PUSTAKA Diare a"ut De1inisi Men(r(t Pedoman Diagnosis dan &erapi I)m( 'esehatan Anak ;' 2NPAD E RSHS =. %> maka yang dimaks(d dengan diare ak(t ada)ah b(ang air besar dengan konsistensi )ebih en1er,1air dari biasanya, tiga ka)i ata( )ebih da)am sat( hari, dapat,tidak disertai dengan )endir,darah yang timb() se1ara mendadak dan ber)angs(ng k(rang dari . mingg( =#$ hari>. E0i#emi% %!i Diare mer(pakan penyakit yang (m(m ter4adi pada hampir sem(a ke)ompok (sia dan mer(pakan penyakit ked(a tersering sete)ah in5)(en@a = common cold>. -a)a(p(n te)ah banyak hasi) yang dipero)eh dibidang penangg()angan diare, nam(n hingga kini diare masih mer(pakan penyebab kesakitan dan kematian pada bayi dan ba)ita di negara berkembang. Bpisode diare setiap tah(n di Indonesia masih berkisar sekitar / 4(ta dengan kematiannya sebanyak . . *.% . . Men(r(t s(r7ei kesehatan r(mah tangga yang di)ak(kan di pend(d(k. Angka ini mer(pakan angka yang Indonesia pada tah(n #9"/ angka kematian karena diare mer(pakan #.H diantara se)(r(h angka kematian kasar yang besarnya :,# tertinggi diantara sem(a penyebab kematian. Sekitar #%H penyebab kematian bayi dan ./H kematian anak ba)ita disebabkan o)eh diare =S(noto, #99#>. 0erbeda dengan negara ma4(, maka di negara yang berkembang yang tidak memi)iki s(mber pengetah(an yang men1(k(pi (nt(k perawatan di r(mah, maka angka kematiannya sangat tinggi. Sekitar . 4(ta anak di se)(r(h d(nia diperkirakan meningga) setiap tah(nnya akibat penyakit diare ak(t ini, dan ha) ini mer(pakan penyebab kematian ked(a tersering sete)ah, in5eksi sa)(ran perna5asan =;rye, . %>. <ara pen()aran diare pada (m(mnya ada)ah se1ara oro-fecal me)a)(i #> makanan dan min(man yang te)ah terkontaminasi o)eh enteropatogen, .> kontak )angs(ng tangan dengan penderita ata( baran*barang yang te)ah ter1emar tin4a penderita, ata( tidak )angs(ng me)a)(i )a)at. Di da)am bahasa Inggris maka terdapat $ ; di da)am 1ara pen()aran diare ini yait( food =makanan>, feces =tin4a>, finger =4ari tangan>, and fly =)a)at> =S(noto, #99#>. ;aktor risiko ter4adinya diare ada)ah 5aktor risiko yang dapat meningkatkan transmisi enteropatogen, diantaranya ada)ah #> tidak 1(k(p tersedianya air bersih, .> ter1emarnya air o)eh tin4a, !> tidak ada,k(rangnya sarana M<', $> higiene perorangan dan sanitasi )ingk(ngan yang b(r(k, %> 1ara penyimpanan dan penyediaan makan yang tidak higienis, dan /> 1ara penyapihan bayi yang tidak baik =ter)a)( 1epat disapih, ter)a)( 1epat diberi s(s( boto), dan ter)a)( 1epat diberi makanan padat>. Se)ain it( terdapat p()a beberapa 5aktor risiko pada
16

pe4am( =host> yang dapat meningkatkan kerentanan pe4am( terhadap enteropatogen diantaranya ada)ah ma)n(trisi dan bayi berat badan )ahir rendah =00LR>, im(node5isiensi ata( im(nodepresi, rendahnya kadar asam )amb(ng, dan peningkatan moti)itas (s(s. Eti% %!i Penyebab diare ak(t ada)ah sebagai berik(t ini =Mans4oer, . #> In5eksi : 7ir(s, bakteri, dan parasit. a> 3o)ongan 7ir(s : Rotavirus, Adenovirus, Virus Norwalk, Astrovirus, Calicivirus, Coronavirus, Minirotavirus. b> 3o)ongan bakteri : Shigella spp , Salmonella spp , !scherecia coli, Vi"rio cholera, Vi"rio parahaemoliticus, Aeromonas hidrophilia, #acillus cereus, Campylo"acter $e$uni, Clostridium difficile, Clostridium perfringens, Staphylococcus aureus, %ersinia enterocolitica. 1> 3o)ongan parasit, proto@oa : !ntamoe"a histolytica, &iardia lam"lia, #alantidium coli L 1a1ing per(t : Ascariasis, 'richuris truchiura, Strongiloides stercoralis L 4am(r : Candida spp. .> Ma)absorpsi : karbohidrat =into)eransi )aktosa>, )emak ter(tama trig)iserida rantai pan4ang, ata( protein seperti beta*)aktog)ob()in. !> Makanan : makanan basi, makanan bera1(n. Diare karena kera1(nan makanan ter4adi akibat d(a ha) yait( makanan mengand(ng @at kimia bera1(n ata( makanan mengand(ng mikroorganisme yang menge)(arkan toksin, antara )ain Clostridium perfringens, Staphylococcus. $> A)ergi terhadap makanan : ter(tama disebabkan o)eh Cow(s milk protein sensitive enteropathy )CM*S!+, dan 4(ga dapat disebabkan o)eh makanan )ainnya. %> Im(node5isiensi. Diare akibat im(node5isiensi ini sering ter4adi pada penderita AIDS. /> Psiko)ogis : rasa tak(t dan 1emas. Pat%!enesis *irus. Air(s terbanyak penyebab diare ada)ah rota7ir(s, se)ain it( 4(ga dapat disebabkan o)eh adeno7ir(s, entero7ir(s, astro7ir(s, minirota7ir(s, 1a)i1i7ir(s, dan sebagainya. 3aris besar patogenesisnya sebagai berik(t ini. Air(s mas(k ke da)am trakt(s digesti7(s bersama makanan dan,ata( min(man, kem(dian berkembang biak di da)am (s(s. Sete)ah it( 7ir(s mas(k ke da)am epite) (s(s ha)(s dan menyebabkan ker(sakan bagian apika) 7i)i (s(s ha)(s. Se) epite) (s(s ha)(s bagian apika) akan diganti oe)h se) dari bagian kripta yang be)(m matang, berbent(k k(boid ata( gepeng. Akibatnya se)*se) epite) ini tidak dapat ber5(ngsi
17

L M S(noto, #99#> :

(nt(k menyerap air dan makanan. Sebagai akibat )ebih )an4(t akan ter4adi diare osmotik. Ai)i (s(s kem(dian akan memendek sehingga kemamp(annya (nt(k menyerap dan men1erna makananp(n akan berk(rang. Pada saat ini)ah biasanya diare m()ai timb(). Sete)ah it( se) retik()(m akan me)ebar, dan kem(dian akan ter4adi in5i)trasi se) )im5oid dari )amina propria, (nt(k mengatasi in5eksi sampai ter4adi penyemb(han =S(noto, #99#>. Ba"teri. Patogenesis ter4adinya diare o)eh karena bakteri pada garis besarnya ada)ah sebagai berik(t. 0akteri mas(k ke da)am trakt(s digesti7(s, kem(dian berkembang biak di da)am trakt(s digesti7(s terseb(t. 0akteri ini kem(dian menge)(arkan toksin yang akan merangsang epite) (s(s sehingga ter4adi peningkatan akti7itas en@im adeni)i sik)ase =bi)a toksin bersi5at tidak tahan panas, diseb(t )abi)e to8in G L&> ata( en@im g(ani) sik)ase =bi)a toksin bersi5at tahan panas ata( diseb(t stab)e to8in G S&>. Sebagai akibat peningkatan akti7itas en@im*en@im ini akan ter4adi peningkatan 1AMP ata( 13MP, yang memp(nyai kemamp(an merangsang sekresi k)orida, natri(m, dan air dari da)am se) ke )(men (s(s =sekresi 1airan yang isotonis> serta menghambat absorpsi natri(m, k)orida, dan air dari )(men (s(s ke da)am se). Ha) ini akan menyebabkan peningkatan tekanan osmotik di da)am )(men (s(s =hiperosmo)er>. 'em(dian akan ter4adi hiperperista)tik (s(s (nt(k menge)(arkan 1airan yang ber)ebihan di da)am )(men (s(s terseb(t, sehingga 1airan dapat dia)irkan dari )(men (s(s ha)(s ke )(men (s(s besar =ko)on>. Da)am keadaan norma), ko)on seorang anak dapat menyerap sebanyak hingga $$ sebanyak $ m) 1airan sehari, karena it( prod(ksi ata( sekresi 1airan m) sehari be)(m menyebabkan diare. 0i)a kemamp(an penyerapan ko)on

berk(rang, ata( sekresi 1airan me)ebihi kapasitas penyerapan ko)on, maka akan ter4adi diare. Pada ko)era sekresi 1airan dari (s(s ha)(s ke (s(s besar dapat men1apai # )iter ata( )ebih sehari. 6)eh karena it( diare pada ko)era biasanya sangat hebat, s(at( keadaan yang diseb(t sebagai diare pro5(s =S(noto, #99#>. Se1ara (m(m go)ongan bakteri yang menghasi)kan 1AMP akan menyebabkan diare yang )ebih hebat dibandingkan dengan go)ongan bakteri )ain yang menghasi)kan 13MP. 3o)ongan k(man yang mengand(ng L& dan merangsang pembent(kan 1AMP, diantaranya ada)ah V Cholera, !'!C, Shigella spp , dan Aeromonas spp. Sedangkan yang mengand(ng S& dan merangsang pembent(kan 13MP ada)ah !'!C, Campylo"acter sp , %ersinia sp , dan Staphylococcus sp. Men(r(t mekanisme ter4adinya diare, maka diare dapat dibagi men4adi ! bagian besar yait( =A)5a>: #> Diare sekretorik .> Diare in7asi5,dysentriform diarrhae
18

!> Diare osmotik Diare Se"ret%ri" Diare sekretorik ada)ah diare yang ter4adi akibat akti5nya en@im adeni) sik)ase. Bn@im ini se)an4(tnya akan meng(bah A&P men4adi 1AMP. Ak(m()asi 1AMP intrase) akan menyebabkan sekresi akti5 ion k)orida, yang akan diik(ti se1ara positi5 o)eh air, natri(m, ka)i(m dan bikarbonat ke da)am )(men (s(s sehingga ter4adi diare dan m(ntah*m(ntah sehingga penderita 1epat 4at(h ke da)am keadaan dehidrasi. Pada anak, diare sekretorik ini sering disebabkan o)eh toksin yang dihasi)kan o)eh mikroorganisme Aibrio, B&B<, Shige))a, <)ostridi(m, Sa)mone))a, <ampy)oba1ter. &oksin yang dihasi)kannya terseb(t akan merangsang en@im adeni) sik)ase, se)an4(tnya en@im terseb(t akan meng(bah A&P men4adi 1AMP. Diare sekretorik pada anak pa)ing sering disebabkan o)eh ko)era. 3e4a)a dari diare sekretorik ini ada)ah #> diare yang 1air dan bi)a disebabkan o)eh 7ibrio biasanya hebat dan berba( amis, .> m(ntah*m(ntah, !> tidak disertai dengan panas badan, dan $> penderita biasanya 1epat 4at(h ke da)am keadaan dehidrasi. Diare In@asi1 Diare in7asi5 ada)ah diare yang ter4adi akibat in7asi mikroorganisme da)am m(kosa (s(s sehingga menimb()kan ker(sakan pada m(kosa (s(s. Diare in7asi5 ini disebabkan o)eh Rota7ir(s, bakteri =Shige))a, Sa)mone))a, <ampy)oba1ter, BIB<, Nersinia>, parasit =amoeba>. Diare in7asi5 yang disebabkan o)eh bakteri dan amoeba menyebabkan tin4a ber)endir dan sering diseb(t sebgai dysentriform diarrhea. Di da)am (s(s pada shige))a, sete)ah k(man me)ewati barier asam )amb(ng, k(man mas(k ke da)am (s(s ha)(s dan berkembang biak sambi) menge)(arkan enterotoksin. &oksin ini akan merangsang en@im adeni) sik)ase (nt(k meng(bah A&P men4adi 1AMP sehingga ter4adi diare sekretorik. Se)an4(tnya k(man ini dengan bant(an perista)tik (s(s sampai di (s(s besar,ko)on. Di ko)on, k(man ini bisa ke)(ar bersama tin4a ata( me)ak(kan in7asi ke da)am m(kosa ko)on sehingga ter4adi ker(sakan m(kosa ber(pa mikro*mikro ()k(s yang disertai dengan serb(kan se)*se) radang PMN dan menimb()kan ge4a)a tin4a ber)endir dan berdarah. 3e4a)a dysentri5orm diarrhea ada)ah #> tin4a ber)endir dan berdarah biasanya b.a.b sering tapi sedikit*sedikit dengan peningkatan panas badan, tenesm(s ani, nyeri abdomen, dan kadang*kadang pro)aps(s ani, .> bi)a disebabkan o)eh amoeba, seringka)i men4adi kronis dan meningga)kan 4aringan par(t pada ko)on,rekt(m, diseb(t amoeboma. Mekanisme diare o)eh rota7ir(s berbeda dengan bakteri yang in7asi5 dimana diare o)eh rota7ir(s tidak berdarah. Sete)ah rota7ir(s mas(k ke da)am trakt(s digesti7(s bersama
19

makanan,min(man tent(nya har(s mengatasi barier asam )amb(ng, kem(dian berkembang biak dan mas(k ke da)am bagian apika) 7i)i (s(s ha)(s. 'em(dian se)*se) bagian apika) terseb(t akan diganti dengan se) dari bagian kripta yang be)(m matang,imat(r berbent(k k(boid ata( gepeng. 'arna imat(r, se)*se) ini tidak dapat ber5(ngsi (nt(k menyerap air dan makanan sehingga ter4adi gangg(an absorpsi dan ter4adi diare. 'em(dian 7i)i (s(s memendek dan kemamp(an absorpsi akan bertambah tergangg( )agi dan diare akan bertambah hebat. Se)ain it( se)*se) yang imat(r terseb(t tidak dapat menghasi)kan en@im disakaridase. 0i)a daerah (s(s ha)(s yang terkena 1(k(p )(as, maka akan ter4adi de5isiensi en@im disakaridase terseb(t sehingga akan ter4adi)ah diare osmotik. 3e4a)a diare yang disebabkan o)eh rota7ir(s ada)ah #> pa)ing sering pada anak (sia dibawah . tah(n dengan tin4a 1air, .> seringka)i disertai dengan peningkatan panas badan dan bat(k pi)ek, !> m(ntah. Diare -sm%ti" Diare osmotik ada)ah diare yang disebabkan karena tingginya tekanan osmotik pada )(men (s(s sehingga akan menarik 1airan dari intra se) ke da)am )(men (s(s, sehingga ter4adi diare ber(pa watery diarrhea. Pa)ing sering ter4adinya diare osmotik ini disebabkan o)eh ma)absorpsi karbohidrat. Monosakarida biasanya diabsorpsi baik o)eh (s(s se1ara pasi5 ma(p(n transpor akti5 dengan ion Natri(m. Sedangkan disakarida har(s dihidro)isa dah()( men4adi monosakarida o)eh en@im disakaridase yang dihasi)kan o)eh se) m(kosa. 0i)a ter4adi de5isiensi en@im ini maka disakarida terseb(t tidak dapat diabsorpsi sehingga menimb()kan osmotic load dan ter4adi diare. Disakarida ata( karbohidrat yang tidak dapat diabsorpsi terseb(t akan di5ermentasikan di 5)ora (s(s sehingga akan ter4adi asam )aktat dan gas hidrogen. Adanya gas ini ter)ihat pada per(t penderita yang kemb(ng =abdomina) distention>, pH tin4a asam, dan pada pemeriksaan dengan k)inites ter)ihat positi5. Per)( diingat bahwa en@im ami)ase pada bayi, bar( akan terbent(k semp(rna sete)ah bayi ber(sia !*$ b()an. 6)eh sebab it( pemberian makanan tambahan yang mengand(ng karbohidrat komp)eks tidak diberikan sebe)(m (sia $ b()an, karena dapat menimb()kan diare osmotik. 3e4a)a dari diare osmotik ada)ah #> tin4a 1air,watery diarrhae akan tetapi biasanya tidak seprogresi5 diare sekretorik, .> tidak disertai dengan tanda k)inis (m(m seperti panas, !> pantat anak sering ter)ihat merah karena tin4a yang asam, $> distensi abdomen, %> pH tin4a asam dan k)initest positi5. 0ent(k yang pa)ing sering dari diare osmotik ini ada)ah into)eransi )aktosa akibat de5isiensi en@im )aktase yang dapat ter4adi karena adanya ker(sakan m(kosa
20

(s(s. Di)aporkan k(rang )ebih sekitar .%*! H dari diare o)eh rota7ir(s ter4adi into)eransi )aktosa. Tabe 5. -r!anisme Penyebab Diare #an Ge$a a yan! Serin! Timbu -r!anisme Rota7ir(s Adeno7ir(s Norwa)k 7ir(s Astro7ir(s <a)i1i7ir(s Aeromonas spe1ies Campylo"acter spe1ies C difficile Aariab)e Aariab)e &idak t C perfringens Bnterohemorrhagi1 ! coli Bnteroto8igeni1 ! coli *lesiomonas spe1ies Salmonella spe1ies Shigella spe1ies Vi"rio spe1ies %ersinia *! hari *. hari *# hari None .*: hari .*% hari %*: hari #*$/ hari Na &idak Na Na Na High &idak Na Na Na Na Na None *. mg ?,* #*! hari !*% hari Na h ?,* ?,* Renda Na Minima) #*" hari # day !*/ hari Ringan &idak &idak ?,* Na Na Sediki Sedikit In"ubasi #*: hari "*# hari #*. hari #*. hari #*$ hari None .*$ hari Durasi $*" hari %*#. hari . hari $*" hari $*" hari *. mingg( %*: hari Muntah Na De)ayed Na ?,* Na ?,* &idak Demam Rendah Rendah &idak ?,* ?,* ?,* Na Nyeri Ab#%mina &idak &idak &idak &idak &idak &idak Na

21

enterocolitica &iardia spe1ies . mg #? mingg( Cryptosporidium spe1ies !ntamoe"a spe1ies %*: hari #*.? mg &idak Na &idak %*.# hari 0()an &idak Rendah Na &idak &idak Na

Se1ara garis besar diare dapat disebabkan o)eh diare sekretorik, diare osmotik, peningkatan moti)itas (s(s, dan de5isiensi im(n ter(tama SIgA. DIAGN-SIS

DIDASARKAN PADA KEADAAN Diare )ebih dari ! ka)i sehari ber)angs(ng k(rang dari #$ hari &idak mengand(ng darah Diare air 1(1ian beras yang sering dan banyak dan 1epat menimb()kan dehidrasi berat, ata( Diare dengan dehidrasi berat se)ama ter4adi 'L0 ko)era, ata( Diare dengan hasi) k()t(r tin4a positi5 (nt(k A. 1ho)erae 6# ata( 6#!9

Diare 1air ak(t


'o)era

Disenteri Diare persisten Diare dengan gi@i b(r(k

Diare berdarah =ter)ihat ata( di)aporkan> Diare ber)angs(ng se)ama #$ hari ata( )ebih Diare 4enis apap(n yang disertai tanda gi@i b(r(k

Diare terkait antibiotik =anti"iotic associated diarrhea> Mendapat pengobatan antibiotik ora) spektr(m )(as In7aginasi Dominan darah dan )endir da)am tin4a Massa intra abdomina) =abdomina) mass> &angisan keras dan kep(1atan pada bayi.

Sebagai akibat dari diare ak(t terseb(t diatas maka akan ter4adi ha)*ha) sebagai berik(t : #> Dehidrasi dan gangg(an keseimbangan e)ektro)it dan asam basa .> 3angg(an sirk()asi darah !> Hipog)ikemia $> 3angg(an gi@i.

22

Dehi#rasi #an !an!!uan "eseimban!an e e"tr% it #an asam basa. Sebagai akibat diare ada)ah t(b(h akan kehi)angan 1airan dan e)ektro)it yang dikena) dengan nama dehidrasi. Dehidrasi ini ter4adi karena #> hi)angnya 1airan me)a)(i tin4a ata( m(ntah =concomitant water losses> se)ama diare,m(ntah ber)angs(ng. <-L ini banyaknya ber7ariasi tergant(ng dari berat ringannya penyakit. Diperkirakan 4(m)ahnya sekitar .%*! m),kg00,.$ 4am, .> kehi)angan 1airan me)a)(i perna5asan, keringat, dan (rin =insensi"le water losses>, !> besarnya 4(m)ah kehi)angan 1airan =previous water losses>. 'ehi)angan 1airan yang norma) =normal water losses> ada)ah banyaknya kehi)angan 1airan,e)ektro)it me)a)(i perna5asan, keringat, (rin, tergant(ng dari (m(r. Makin m(da anak makin banyak kehi)angan 1airan dan makin bertambah (m(r makin berk(rang Se)ain it( N-L 4(ga dipengar(hi o)eh s(h( t(b(h, makin tinggi s(h( t(b(h maka akan bertambah kehi)angan 1airannya. Setiap kenaikan s(h( #O< diatas norma) =!:O<> akan menambah hi)angnya 1airan sebanyak # m). Tabe :. Peni aian Dera$at Dehi#rasi Peni aian #. Lihat : 'eadaan (m(m Mata Air Mata M()(t dan Lidah Rasa Ha(s A 0aik sadar Norma) Ada 0asah Min(m ha(s .. Periksa &(rgor 'emba)i 1epat &anpa dehidrasi B P3e)isah rewe) <ek(ng &idak ada 'ering banyak P'emba)i )ambat Dehidrasi Sedang + PLes(,)(ng)ai,tdk sadar Sangat 1ek(ng, kering &idak ada PMa)as min(m,tdk sangat

biasa,tidak PHa(s ingin min(m Sangat kering bisa min(m P'emba)i

'()it !. Hasi) Pemeriksaan

)ambat Ringan, Dehidrasi 0erat 0i)a ada # tanda P

0i)a ada # tanda ditambah # ata( )ebih P ditambah # ata( tanda )ain $. &erapi Ren1ana &erapi A )ebih tanda )ain Ren1ana &erapi 0 Ren1ana &erapi <

3e4a)a dan tanda dari dehidrasi terseb(t diatas ada)ah rasa ha(s, men(r(nnya t(rgor k()it, m(kosa m()(t kering, mata 1ek(ng, air mata tidak ada, (b(n*(b(n besar yang 1ek(ng pada

23

bayi, o)ig(ria yang dapat ber)an4(t men4adi an(ria, hipotensi, takikardia, dan men(r(nnya kesadaran. 3angg(an keseimbangan e)ektro)it. &onisitas dari p)asma sebagian besar ditent(kan o)eh natri(m. Dehidrasi dapat dibagi men4adi ! men(r(t tonisitas p)asma yait( : #> Dehidrasi isotonik,isonatremik bi)a kadar Na p)asma #! *#% mBQ,L. Da)am praktek di k)inik dehidrasi ini)ah yang terbanyak. .> Dehidrasi hipotonik, bi)a Na p)asma C #! mBQ,L. !> Dehidrasi hipertonik, bi)a Na p)asma R #% mBQ,L. Se)ain per(bahan kadar Na p)asma 4(ga ka)i(m dapat menga)ami per(bahan karena ka)i(m banyak ke)(ar pada tin4a. Pada diare biasa sebesar ./ mBQ,L dan pada ko)era 9/ mBQ,L sehingga dapat ter4adi hipoka)emia, nam(n pen(r(nan ka)i(m pada p)asma ini biasanya akan diganti dengan ka)i(m yang terdapat pada 1airan intrase)()er, dengan tent(nya kadar ka)i(m intrase)()er akan men(r(n. Se1ara singkatnya maka gangg(an e)ektro)it yang sering ter4adi pada keadaan diare ada)ah hiponatremia =Na C #! mBQ,L>, hipernatremia =Na R#% mBQ,L>, dan hipoka)emia =' C ! mBQ,L> 3angg(an asam basa. Akibat kehi)angan 1airan yang banyak pada diare terseb(t diatas maka akan ter4adi hemokonsentrasi,hipoksia. Akibat hipoksia maka 4aringan akan ter4adi metabo)isme se1ara anaerobik yang akan menghasi)kan prod(k asam )aktat yang se)an4(tnya akan menyebabkan keadaan asidosis respiratorik,metabo)ik. &anda*tanda asidosis terseb(t dapat ter)ihat ber(pa perna5asan 1epat dan da)am ='(ssma()>. Akibat )ain dari keadaan diare ada)ah ke)(arnya bikarbonat me)a)(i tin4a, akibatnya pH darah akan men(r(n bi)a badan tidak mengadakan koreksi dengan 4a)an menge)(arkan <6. me)a)(i par(*par(. Sebagai akibat diare yang hebat dan t(b(h tidak sangg(p mengadakan kompensasi )agi, maka ter4adi)ah asidosis metabo)ik, dan m(ngkin akan diperberat )agi bi)a ter4adi ketosis, o)ig(ria ata( an(ria dan penimb(nan asam )aktat karena ter4adinya hipoksia pada 4aringan t(b(h. Gan!!uan sir"u asi Sebagai akibat kehi)angan 1airan t(b(h )ebih dari # H berat badan =dehidrasi berat> akan ter4adi gangg(an sirk()asi dan dapat ter4adi syok. Ha) ini disebabkan 1airan ekstrase)()er banyak berk(rang =hipo7o)emik> sehingga per5(si darah ke 4aringan berk(rang, dengan akibat hipoksia yang akan menambah beratnya asidosis metabo)ik, pen(r(nan kesadaran, dan dapat menimb()kan kematian bi)a tidak segera ditangani dengan baik. Hi0%! i"emia

24

Hipog)ikemia biasanya dapat ter4adi pada anak yang menderita diare dan )ebih sering )agi bi)a sebe)(mnya menderita gangg(an gi@i ='BP>. Akibat dari hipog)ikemia ini 1airan ekstrase)()er akan men4adi hipotonik dengan kompensasi air akan mas(k ke da)am 1airan intrase)()er sehingga ter4adi edema se)*se) otak yang dapat memberikan ge4a)a pen(r(nan kesadaran, ke4ang*ke4ang. Gan!!uan !i?i 3angg(an gi@i biasanya ter4adi akibat diare dimana pemberian makanan se)ama sakit dihentikan. Pada anak yang sebe)(mnya s(dah menderita 'BP akan memperberat keadaan 'BP nya, yang da)am 5ase se)an4(tnya akan memperberat p()a diarenya. Pemeri"saan /isi" Dari hasi) pemeriksaan 5isik pada penderita diare maka dapat ditem(kan beberapa ha), antara )ain ada)ah sebagai berik(t ini : #> Dehidrasi. Dehidrasi mer(pakan ha) yang (tama sebagai penyebab kesakitan dan kematian, sehingga per)( di)ak(kan peni)aian pada setiap pasien akan tanda, ge4a)a, dan tingkat keparahan dehidrasinya. Letargi, pen(r(nan kesadaran, (b(n*(b(n besar yang men1ek(ng, membran m(kosa yang mengering, mata 1ek(ng, t(rgor k()it yang men(r(n, dan ter)ambatnya capillary refill per)( di4adikan s(at( ha) yang pat(t di1(rigai kearah dehidrasi. .> 3aga) (nt(k t(mb(h dan ma)n(trisi. !> Nyeri per(t. Nyeri per(t yang nonspesi5ik dan non5oka) disertai dengan kram per(t mer(pakan ha) yang biasa ter4adi pada beberapa organisme. $> 0orborygmi. Mer(pakan tanda peningkatan akti7itas perista)tik (s(s yang menyebabkan a(sk()tasi dan,ata( pa)pasi yang meningkat dari akti7itas sa)(ran pen1ernaan. %> Britema periana). De5ekasi yang sering dapat menyebabkan ker(sakan pada k()it periana), ter(tama pada anak*anak yang ke1i). Penata a"sanaan 'arena kebanyakan dari diare ini ada)ah penyakit yang self-limiting, maka da)am penge)o)aannya ada)ah bersi5at s(porti5. Rehidrasi se1ara ora) =6R> mer(pakan terapi (tama bagi sem(a anak*anak yang menderita diare, 4angan pernah (nt(k tidak memberikan 6R bahkan bi)a anak tidak berada di da)am keadaan dehidrasi, karena peme)iharaan 1airan da)am t(b(h mer(pakan ha) yang sangat penting. Neonat(s dan bayi berada da)am ke)ompok risiko tinggi (nt(k menga)ami komp)ikasi sek(nder seperti dehidrasi berat dan gangg(an e)ektro)it sehingga memer)(kan pengawasan ketat. +ika per)( maka dapat di)ak(kan rehidrasi 1airan se1ara intra7ena bi)a pemberian 1airan se1ara ora) tidak berhasi) mengatasi keadaan. &etapi
25

sebagai patokan da)am pemberian 1airan ini tetap menga1( kepada ren1ana terapi A, 0, ata( <. <airan yang diberikan (nt(k rehidrasi idea)nya memi)iki osmo)aritas yang rendah =.# * .% m6sm> dan mengand(ng natri(m sekitar % */ mmo),L. Pemberian obat antimoti)itas tidak memi)iki indikasi (nt(k diare. &erapi antimikroba 4(ga di)ak(kan 4ika penyebab diarenya ada)ah non*7ir(s, karena mengingat bahwa diare ini ada)ah penyakit yang dapat semb(h dengan sendirinya. 0erik(t tabe) dibawah ini akan memper)ihatkan terapi*terapi yang dapat diberikan (nt(k diare yang non*7ir(s. Tera0i yan! #i!una"an #i ba!ian I mu Kesehatan Ana" RSHS ( Anti#iare ti#a" #iberi"an #an Antibi%ti" #i!una"an hanya untu" ( Diare in7asi5 : 'otrimoksaso) % mg,kg00,hari, dibagi da)am . dosis se)ama hari. 'o)era : &etrasik)in % mg,kg00,hari, dibagi da)am $ dosis se)ama .*! hari. Amoeba, 3iardia, 'riptosporodi(m : Metronida@o) ! *% mg,kg00,hari, dibagi ! dosis se)ama % hari =# hari (nt(k kas(s berat> Diet ( Sesuai #en!an 0enyebab #iare Into)eransi karbohidrat : s(s( rendah sampai bebas )aktosa A)ergi protein s(s( sapi : s(s( kede)ai Ma)absorpsi )emak : s(s( yang mengand(ng medi(m 1hain trig)iserid =M<&> Apabi)a dengan terapi dietetik diatas tidak ada respons, g(nakan s(s( protein hidroksi)at. Penyu it ( Dehidrasi

Ren.ana tera0i A< untu" ana" #iare tan0a #ehi#rasi


Anak dirawat 4a)an A4ari ib( mengenai $ at(ran (nt(k perawatan di r(mah:
o o o o

beri 1airan tambahan beri tab)et Jin1 )an4(tkan pemberian makan nasihati kapan har(s kemba)i

Lihat Ren1ana &erapi A 0eri 1airan tambahan, sebagai berik(t:


o

+ika anak masih mendapat ASI, nasihati ib( (nt(k meny(s(i anaknya )ebih sering dan )ebih )ama pada setiap pemberian ASI. +ika anak mendapat ASI eksk)(si5, beri )ar(tan ora)it ata( air matang sebagai tambahan ASI dengan

26

mengg(nakan sendok. Sete)ah diare berhenti, )an4(tkan kemba)i ASI eksk)(si5 kepada anak, ses(ai dengan (m(r anak.
o

Pada anak yang tidak mendapat ASI eksk)(si5, beri sat( ata( )ebih 1airan dibawah ini:

)ar(tan ora)it 1airan r(mah tangga =seperti s(p, air ta4in, dan k(ah say(ran> air matang

2nt(k men1egah ter4adinya dehidrasi, nasihati ib( (nt(k memberi 1airan tambahan E sebanyak yang anak dapat min(m:
o o

(nt(k anak ber(m(r C . tah(n, beri ? % E# 0A0.

m) setiap ka)i anak 0A0 E. m) setiap ka)i anak

(nt(k anak ber(m(r . tah(n ata( )ebih, beri ? #

A4ari ib( (nt(k memberi min(m anak sedikit demi sedikit dengan mengg(nakan 1angkir. +ika anak m(ntah, t(ngg( # menit dan berikan kemba)i dengan )ebih )ambat. Ib( har(s ter(s memberi 1airan tambahan sampai diare anak berhenti.

A4ari ib( (nt(k menyiapkan )ar(tan ora)it dan beri / b(ngk(s ora)it =. dibawa p()ang. 0eri tab)et @in1
o

m)> (nt(k

A4ari ib( berapa banyak @in1 yang har(s diberikan kepada anaknya:

Di bawah (m(r / b()an : S tab)et =# mg> per hari se)ama # hari 2m(r / b()an ke atas : # tab)et =. mg> per hari se)ama # hari Pada bayi: )ar(tkan tab)et @in1 pada sendok dengan sedikit air matang, ASI perah ata( )ar(tan ora)it. Pada anak*anak yang )ebih besar: tab)et dapat dik(nyah ata( di)ar(tkan

A4ari ib( 1ara memberi tab)et @in1:

Ingatkan ib( (nt(k memberi tab)et @in1 kepada anaknya se)ama # hari pen(h.

Lan4(tkan pemberian makan E )ihat konse)ing gi@i. Nasihati ib( kapan har(s kemba)i (nt(k k(n4(ngan ()ang E )ihat di bawah

Tin#a" an$ut

Nasihati ib( (nt(k membawa anaknya kemba)i 4ika anaknya bertambah parah, ata( tidak bisa min(m ata( meny(s(, ata( ma)as min(m, ata( timb() demam, ata( ada

27

darah da)am tin4a. +ika anak tidak men(n4(kkan sa)ah sat( tanda ini nam(n tetap tidak men(n4(kkan perbaikan, nasihati ib( (nt(k k(n4(ngan ()ang pada hari ke*%.

Nasihati 4(ga bahwa pengobatan yang sama har(s diberikan kepada anak di wakt( yang akan datang 4ika anak menga)ami diare )agi. Lihat Ren1ana &erapi A.

Ren.ana tera0i B< untu" ana" #iare #en!an #ehi#rasi se#an!,rin!an


1. Pada ! 4am pertama, beri anak )ar(tan ora)it dengan perkiraan 4(m)ah ses(ai dengan berat

badan anak =ata( (m(r anak 4ika berat badan anak tidak diketah(i>, seperti yang dit(n4(kkan da)am bagan #% berik(t ini. Nam(n demikian, 4ika anak ingin min(m )ebih banyak, beri min(m )ebih banyak. .. &(n4(kkan pada ib( 1ara memberi )ar(tan ora)it pada anak, sat( sendok teh setiap # E . menit 4ika anak ber(m(r di bawah . tah(nL dan pada anak yang )ebih besar, berikan min(man ora)it )ebih sering dengan mengg(nakan 1angkir.

Lak(kan pemeriksaan r(tin 4ika timb() masa)ah +ika anak m(ntah, t(ngg( se)ama # menitL )a)( beri )ar(tan ora)it )ebih )ambat =misa)nya # sendok setiap . E ! menit>

+ika ke)opak mata anak bengkak, hentikan pemberian ora)it dan beri min(m air matang ata( ASI. Nasihati ib( (nt(k ter(s meny(s(i anak kapan p(n anaknya ma(.

3. Jika ibu tidak dapat tinggal di klinik hingga 3 jam, t(n4(kkan pada ib( 1ara

menyiapkan )ar(tan ora)it dan beri beberapa b(ngk(s ora)it se1(k(pnya kepada ib( agar bisa menye)esaikan rehidrasi di r(mah ditambah (nt(k rehidrasi d(a hari berik(tnya. Ni)ai kemba)i anak sete)ah ! 4am (nt(k memeriksa tanda dehidrasi yang ter)ihat sebe)(mnya =Catatan, periksa kem"ali anak se"elum - $am "ila anak tidak "isa minum larutan oralit atau keadaannya terlihat mem"uruk > $. +ika tidak ter4adi dehidrasi, a4ari ib( mengenai empat at(ran (nt(k perawatan di r(mah

beri 1airan tambahan. beri tab)et Jin1 se)ama # hari )an4(tkan pemberian min(m,makan k(n4(ngan ()ang 4ika terdapat tanda berik(t ini: #. anak tidak bisa ata( ma)as min(m ata( meny(s( .. kondisi anak memb(r(k !. anak demam

28

$. terdapat darah da)am tin4a anak


5. Jika anak masih mengalami dehidrasi sedang/ringan, ()angi pengobatan (nt(k ! 4am

berik(tnya dengan )ar(tan ora)it, seperti di atas dan m()ai beri anak makanan, s(s( ata( 4(s dan berikan ASI sesering m(ngkin
6. Jika timbul tanda dehidrasi berat ren1ana tipe <

:. Meskip(n be)(m ter4adi dehidrasi berat tetapi bi)a anak sama seka)i tidak bisa min(m ora)it misa)nya karena anak m(ntah pro5(s, dapat diberikan in5(s dengan 1ara: beri 1airan intra7ena se1epatnya. 0erikan : m),kg 00 1airan Ringer Laktat ata( Ringer asetat =ata( 4ika tak tersedia, g(nakan )ar(tan Na<)> yang dibagi sebagai berik(t : UMUR 0ayi =di bawah (m(r #. b()an> Anak =#. b()an sampai % tah(n>

Pemberian 96 m ,"! se ama % 4am .,% 4am

Periksa kemba)i anak setiap #*. 4am. +(ga beri ora)it =kira*kira % m),kg,4am> segera sete)ah anak ma( min(m. Periksa kemba)i bayi ses(dah / 4am ata( anak ses(dah ! 4am. ')asi5ikasikan Dehidrasi. 'em(dian pi)ih ren1ana terapi yang ses(ai =A, 0, ata( <> (nt(k me)an4(tkan penanganan.

Ren1ana &erapi 0 and Ren1ana &erapi A memberikan pen4e)asan )ebih rin1i:

Beri tablet Zinc

0eritah( ib( berapa banyak tab)et @in1 yang diberikan kepada anak:
o o

Di bawah (m(r / b()an: S tab)et =# mg> per hari se)ama # hari / b()an ke atas: # tab)et =. mg> per hari se)ama # hari

Pemberian Ma"an Me)an4(tkan pemberian makan yang bergi@i mer(pakan s(at( e)emen yang penting da)am tata)aksana diare.

ASI tetap diberikan Meskip(n na5s( makan anak be)(m membaik, pemberian makan tetap di(payakan pada anak ber(m(r / b()an ata( )ebih.

29

+ika anak biasanya tidak diberi ASI, )ihat kem(ngkinan (nt(k re)aktasi =yait( mem()ai )agi pemberian ASI sete)ah dihentikan> ata( beri s(s( 5orm()a yang biasa diberikan. +ika anak ber(m(r / b()an ata( )ebih ata( s(dah makan makanan padat, beri makanan yang disa4ikan se1ara segar E dimasak, dit(mb(k ata( digi)ing. 0erik(t ada)ah makanan yang direkomendasikan:

Serea) ata( makanan )ain yang mengand(ng @at tep(ng di1amp(r dengan ka1ang* ka1angan, say(ran dan daging,ikan, 4ika m(ngkin, dengan #*. sendok teh minyak say(r yang ditambahkan ke da)am setiap sa4ian.

Makanan Pendamping ASI )oka) yang direkomendasikan da)am pedoman Mana4emen &erpad( 0a)ita Sakit =M&0S> di daerah terseb(t.

Sari b(ah segar seperti ape), 4er(k manis dan pisang dapat diberikan (nt(k penambahan ka)i(m.

0(4(k anak (nt(k makan dengan memberikan makanan setidaknya / ka)i sehari. 0eri makanan yang sama sete)ah diare berhenti dan beri makanan tambahan per harinya se)ama . mingg(. Ren.ana tera0i +< untu" ana" #iare #en!an #ehi#rasi berat 0erikan 1airan intra7ena se1epatnya. 4ika anak bisa min(m, beri ora)it me)a)(i m()(t, sementara in5(s disiapkan. beri # m),kgbb 1airan ringer )aktat ata( ringer asetat =ata( 4ika tidak tersedia, g(nakan )ar(tan Na<)> Lar(tan g)(kosa %H =de8trosa> t(ngga) tidak e5ekti5 dan 4angan dig(nakanyang dibagi sebagai berik(t : (m(r C#. b()an #. b()an * % th ! m),kgbb se)ama=I> # 4am ! menit : m),kgbb se)ama % 4am .,% 4am

Ni)ai kemba)i anak setiap #% E ! menit hingga deny(t nadi radia) anak teraba. +ika hidrasi tidak menga)ami perbaikan, beri tetesan in5(s )ebih 1epat. Se)an4(tnya, ni)ai kemba)i anak dengan memeriksa t(rgor, tingkat kesadaran dan kemamp(an anak (nt(k min(m, sedikitnya setiap 4am, (nt(k memastikan bahwa te)ah ter4adi perbaikan hidrasi. Mata yang 1ek(ng akan membaik )ebih )ambat dibanding tanda*tanda )ainnya dan tidak begit( berman5aat da)am pemanta(an.

30

+ika 4(m)ah 1airan intra7ena se)(r(hnya te)ah diberikan, ni)ai kemba)i stat(s hidrasi anak, mengg(nakan

+ika tanda dehidrasi masih ada, ()angi pemberian 1airan intra7ena seperti yang te)ah di(raikan sebe)(mnya. Dehidrasi berat yang menetap =persisten> sete)ah pemberian rehidrasi intra7ena 4arang ter4adiL ha) ini biasanya ter4adi hanya bi)a anak ter(s mener(s 0A0 1air se)ama di)ak(kan rehidrasi.

+ika kondisi anak membaik wa)a(p(n masih men(n4(kkan tanda dehidrasi ringan, hentikan in5(s dan berikan 1airan ora)it se)ama !*$ 4am =Ren1ana &erapi 0>. +ika anak bisa meny(s( dengan baik, semangati ib( (nt(k )ebih sering memberikan ASI pada anaknya.

+ika tidak terdapat tanda dehidrasi, ik(ti pedoman pada Ren1ana &erapi A. +ika bisa, an4(rkan ib( (nt(k meny(s(i anaknya )ebih sering. Lak(kan obser7asi pada anak setidaknya / 4am sebe)(m p()ang dari r(mah sakit, (nt(k memastikan bahwa ib( dapat mener(skan penanganan hidrasi anak dengan memberi )ar(tan ora)it. Sem(a anak har(s m()ai min(m )ar(tan ora)it =sekitar %m),kg00,4am> ketika anak bisa

min(m tanpa kes()itan =biasanya da)am wakt( !E$ 4am (nt(k bayi, ata( #E. 4am pada anak yang )ebih besar>. Ha) ini memberikan basa dan ka)i(m, yang m(ngkin tidak 1(k(p disediakan me)a)(i 1airan in5(s. 'etika dehidrasi berat berhasi) diatasi, beri tab)et @in1 3angg(an e)ektro)it * Hiponatremia Dapat diberikan )ar(tan Na<) hipertonis ! =#!mBQ,L> ata( H ="%%mBQ,L>. &etapi (nt(k men1apai kadar Na yang aman =#.% mBQ,L> maka Na yang dib(t(hkan men(r(t r(m(s sebagai berik(t ini : mBQ Na G #. E Na darah 8 ./ 8 00=kg> diberikan da)am $ 4am. * Hipernatremia 0i)a ter4adi dehidrasi berat disertai syok,presyok maka berikan Na<) .9H ata( RL ata( A)b(min %H. Sete)ah syok teratasi )a)( berikan )ar(tan yang mengand(ng Na : :%*" mBQ,L, misa)nya Na<)*dekstrosa =.A> ata( D3 ha)5 strength sampai ada di(resis kem(dian berikan ' $ mBQ,L. * Hipoka)emia : 0i)a kadar ' darah C ..% mBQ,L =dengan ata( tanpa ge4a)a> T )ar(tan '<) !.:%H i.7. dengan dosis !* mBQ,kg00, maksima) $ mBQ,L. 0i)a kadar ' ..% E

31

!.% mBQ,L =dengan ata( tanpa ge4a)a>, 1(k(p diberikan ' : :% mg,kg00,hari p.o. dibagi da)am ! dosis. * Hiperka)emia : 'adar ' darah C / mBQ,L, &erapi 'ayeksa)at # g,kg00 p.o., di)ar(tkan da)am . m),kg00 )ar(tan sorbito) : H. 'ayeksa)at # g,kg00 enema, di)ar(tkan da)am # m),kg00 )ar(tan sorbito) : H diberikan me)a)(i kateter 5o))ey, dik)em se)ama ! */ menit. /*: mBQ,L NaH<6! :.%H dosis ! mBQ,kg00 se1ara i.7. ata( # (nit ins()in,% g g)(kosa R : mBQ,L <a g)(konas # H, dosis .#* .% m),kg00 i.7. dengan ke1epatan . m),menit 3angg(an keseimbangan asam*basa * Asidosis metabo)ik Apabi)a kadar bikarbonat C..mBQ,L dan kadar base e81ess =0B> tidak diketah(i T )ar(tan bikarbonat ".$H =#mBQ G # m)> ata( :.%H = .9 mBQ G #m)> sebanyak .*$ mBQ,kg00. 0i)a 0B diketah(i : mBQ NaH<6! G 0B 8 00 8 .! * A)ka)osis metabo)ik &ergant(ng dera4at dehidrasi berikan Na<) .9H, # *. m),kg00 da)am # 4am. 0i)a te)ah di(resis, di)an4(tkan dengan 1airan .$% Na<) ata( .,%H dekstrosa =.A> $ *" m),kg00 ? '<) !" mBQ,L da)am " 4am. K%m0 i"asi Demam enterik yang disebabkan o)eh S. typhi. Sindroima terseb(t memp(nyai ge4a)a seperti ma)aise, demam, nyeri per(t, dan bradikardia. Hemo)yti1 (remi1 syndrome =H2S> disebabkan o)eh ker(sakan endothe)ia) 7as1()ar o)eh 7erotoksin yang dihasi)kan o)eh enterohemoragik B.1o)i dan Shige))a sp. Reiter syndrome =RS> dapat menyebabkan komp)ikasi in5eksi ak(t dari diare ini dan ha) terseb(t ditandai dengan adanya arthritis, (retritis, kon4(ngti7itis, dan )esi pada m(kok(tan Pasien yang menga)ami diare ak(t dikem(dian hari dapat men4adi seorang karier 4ika disebabkan o)eh organisme seperti Sa)mone))a. Pr%!n%sis 0aik di negara ma4( ma(p(n di negara berkembang, dengan penanganan diare yang baik maka prognosis akan sangat baik. 'ematian biasanya ter4adi akibat dari dehidrasi dan ma)n(trisi yang ter4adi se1ara sek(nder akibat dari diarenya it( sendiri. Apabi)a ter4adi dehidrasi yang berat maka per)( di)ak(kan pemberian 1airan se1ara parentera). DISENTRI

32

De1inisi< eti% %!i #an "e0entin!an Disentri dide5inisikan sebagai diare yang disertai darah da)am tin4a. Penyebab yang terpenting dan tersering ada)ah Shige))a, kh(s(snya S.5)e8eneri dan S.dysentriae tipe #. Penyebab )ain seperti <ampy)oba1ter 4e4(ni ter(tama pada bayi dan )ebih 4arang ada)ah Sa)mone))aL disentri yang disebabkan o)eh Sa)mone))a ini biasanya tidak berat. Bs1heri1hia 1o)i enteroin7asi5 re)ati5 )ebih mirip dengan Shige))a dan menyebabkan disentri yang berat. Nam(n begit(, in5eksi dengan k(man ini 4arang ter4adi. Bntam(ba histo)yti1a menyebabkan disentri pada anak yang )ebih besar, tetapi 4arang pada ba)ita. Disentri ada)ah penyebab penting kesakitan dan kematian yang berkaitan dengan diare. Sekitar # H episode diare pada ba)ita ada)ah disentri, tetapi mer(pakan penyebab sekitar #%H kematian karena diare. Disentri pada bayi dan anak yang k(rang gi@i biasanya berat, memper)ihatkan dehidrasi pada wakt( sakit ata( pada anak 4arang tidak mendapat ASI. +(ga memp(nyai e5ek yang )ebih 4e)ek terhadap stat(s gi@i daripada diare 1air ak(t. Gambaran K inis #an #ia!n%sis Diagnosis k)inis disentri didasarkan semata*mata pada ter)ihatnya darah di da)am tin4a. &in4a m(ngkin 4(ga mengand(ng se)*se) nanah =)ekosit po)imor5on(k)ear> yang ter)ihat dengan mikroskop dan m(ngkin mengand(ng )endir da)am 4(m)ah banyakL gambaran yang terakhir ini mengarah ke in5eksi bakteri yang in7asi5 ke m(kosa (s(s =seperti <ampy)oba1ter 4e4(ni ata( Shige))a>, akan tetapi ge4a)a ini sa4a tidak 1(k(p (nt(k mendiagnosis disentri. Pada beberapa episode shige))osis, pertama*tama tin4a 1air kem(dian men4adi berdarah sete)ah # ata( . hari. Diare 1air ini kadang*kadang berat dan menyebabkan dehidrasi. Nam(n, biasanya ke)(arnya tin4a berdarah sedikit*sedikit beberapa ka)i dan tidak sampai dehidrasi. Penderita dengan disentri sering disertai panas, tetapi kadang*kadang s(h(nya rendah, ter(tama pada kas(s*kas(s yang berat. Sakit kram di per(t dan sakit di d(b(r pada wakt( de5ekasi, ata( tetan(s 4(ga sering ter4adi, nam(n anak ke1i) tidak dapat menggambarkan ke)(han ini. 0eberapa komp)ikasi yang berat dan kem(ngkinan 5ata) dapat ter4adi pada wakt( disentri, ter(tama bi)a penyebabnya Shige))a. 'eadaan ini me)ip(ti per5orasi (s(s, megako)on toksik, pro)aps(s rekt(m, ke4ang*ke4ang =dengan> ata( tanpa hiperpireksi), anemiaseptik, sindrom hemo)itik (remik dan hiponatremia yang )ama. 'omp)ikasi (tama disentri ada)ah kehi)angan berat badan dan stat(s gi@i yang dengan 1epat memb(r(k. Ha) ini disebabkan o)eh anoreksia, keb(t(han badan terhadap gi@i (nt(k mengatasi in5eksi dan memperbaiki ker(sakan (s(s dan kehi)angan protein me)a)(i 4aringan yang r(sak =misa): hi)angnya protein karena enteropati>. 'ematian karena disentri biasanya disebabkan o)eh ker(sakan i)e(m dan ko)on, komp)ikasi
33

sepsis, in5eksi sek(nder =misa): pne(monia> ata( gi@i b(r(k. Anak yang bar( semb(h dari disentri 4(ga meningkat resiko kematiannya karena in5eksi )ain, disebabkan b(r(knya stat(s gi@i ata( t(r(nnya im(nitas. Penyebab episode disentri sering tidak diketah(i. 0iakan tin4a (nt(k mendeteksi bakteri patogen sering tidak m(ngkin. Se)ain it( pa)ing tidak dib(t(hkan wakt( . hari sebe)(m hasi) biakan ada, sedangkan antibiotik har(s segera diberikan. Am(biasis hanya dapat didiagnosis dengan pasti bi)a tro5o@oit B.histo)itika yang mengand(ng se) darah merah ter)ihat di da)am tin4a yang segar ata( pada )endir ()k(s rekt(m =didapatkan pada wakt( proktoskopi>. Ditem(kannya kista tidak 1(k(p (nt(k mendiagnosis amebiasis. Am(biasis har(s di1(rigai bi)a seorang anak disentri tidak membaik sete)ah diberi antibiotik yang tepat (nt(k Shige))osis. Tata a"sana Anak dengan disentri har(s di1(rigai karena Shige))osis dan diberi pengobatan yang ses(ai. Ini disebabkan karena kira*kira / H kas(s disentri yang datang ke sarana kesehatan dan hampir sem(a kas(s berat dan mengan1am kehid(pan ada)ah disebabkan Shige))a. 0i)a pemeriksaan mikroskopis tin4a dib(at dan tro5o@oit .histo)itika ter)ihat mengand(ng eritrosit, pengobatan anti am(bik har(s diberikan. Bmpat komponen k(n1i pengobatan disentri ada)ah : Antibiotika <airan Makanan &indak )an4(t

Pen!%batan antimi"r%ba Pengobatan awa) Shige))osis dengan antibiotika yang tepat memperpendek )ama sakit dan meng(rangi risiko komp)ikasi yang seri(s serta kematian. Nam(n demikian, pengobatan seperti it( hanya e5ekti5 bi)a Shige))a sensiti5 terhadap antibiotika yang diberikan. 0i)a pengobatan ter)ambat ata( antibiotika diberikan tidak sensiti5, bakteri m(ngkin menyebabkan ker(sakan (s(s yang )(as dan mas(k ke da)am sirk()asi darah yang menyebabkan septikemi, ke)emahan dan kadang*kadang syok septik. 'omp)ikasi ini )ebih sering ter4adi pada anak yang k(rang gi@i ata( bayi dan m(ngkin 5ata). 'arena sensiti7tas Shige))a terhadap antibiotika tidak diketah(i, sangat penting (nt(k mengg(nakan antibiotik yang diketah(i masih sensiti5 terhadap Shige))a di daerah ini. &rimethoprim s()5ametho8aso)e biasanya mer(pakan pi)ihan tetapi di beberapa daerah ampi1i))in 4(ga e5ekti5. Meskip(n pengobatan dian4(rkan (nt(k % hari, sehar(snya ada

34

perbaikan sete)ah . hari, mis: berk(rangnya panas, berk(ranganya sakit dan darah da)am tin4a serta berk(rangnya 5rek(ensi 0A0. 0i)a tidak ter4adi, antibiotik har(s dihentikan dan diganti dengan yang )ain. Di beberapa daerah m(ngkin bisa diberikan asam na)idi8at. Meskip(n bakteri )ain seperti <ampy)oba1ter 4e4(ni dan Sa)mone))a dapat menyebabkan disentri, biasanya penyakitnya )ebih ringan dan semb(h sendiri =se)g )imiting diarrhoea>. Anak dengan disentri tidak har(s diobati se1ara r(tin (nt(k amebiasis. Pengobatan har(s diberikan hanya bi)a ditem(kan tro5o@oit B.histo)itika yang mengand(ng se) darah merah da)am tin4a ata( bi)a tin4a berdarah menetap sete)ah pengobatan dengan . antibiotika bert(r(t* t(r(t =masing*masing diberikan (nt(k . hari> yang biasanya e5ekti5 (nt(k Shige))a. Pengobatan yang dipi)ih (nt(k disentri ameba ada)ah metronida@o). 0i)a disentri disebabkan o)eh B.histo)itika perbaikan akan ter4adi da)am . E ! hari sete)ah pengobatan. +airan Anak dengan disentri har(s die7a)(asi (nt(k tanda*tanda dehidrasinya dan diberi pengobatan yang ses(ai. Sem(a penderita disentri har(s diberi air dan 1airan )ain yang dian4(rkan se)ama sakit, ter(tama bi)a disertai panas. Pemberian ma"anan Anak dengan disentri har(s diter(skan pemberian makanannya (nt(k men1egah ata( meng(rangi kek(rangan gi@i. Tin#a" an$ut 'ebanyakan penderita disentri men(n4(kkan perbaikan yang besar da)am . hari sete)ah pengobatan dengan antimikroba yang e5ekti5. Penderita ini har(s diberi pengobatan se)ama % hari dan biasanya tidak memb(t(hkan tindak )an4(t. Penderita )ain har(s diik(ti dengan seksama ter(tama pada anak yang tidak memper)ihatkan perbaikan da)am . hari dan anak yang memp(nyai risiko tinggi terhadap kematian ata( komp)ikasi )ain. Anak yang berisiko tinggi =misa): bayi, anak k(rang gi@i, anak yang tidak mendapat ASI dan mereka yang menga)ami dehidrasi> har(s sering diawasi baik penderita bi)a rawat 4a)an ata( dimas(kkan ke r(mah sakit (nt(k rawat inap. Penderita disentri dan ma)n(trisi berat se1ara r(tin har(s dirawat inap. Anak yang tidak men(n4(kkan perbaikan sete)ah . hari pertama pengobatan antimikroba har(s diberi antimikroba )ain seperti yang di4e)askan di atas. Pen.e!ahan Mikroorganisma yang menyebabkan disentri dit()arkan me)a)(i tangan, makanan dan air yang ter1emar tin4a. Pen()aran Shige))osis me)a)(i tangan sangat e5isien karena hanya dib(t(hkan 4(m)ah k(man Shige))a sangat sedikit =# E # k(man> (nt(k menimb()kan

35

sakit. <ara pen1egahannya ia)ah 1(1i tangan yang bersih sebe)(m masak dan sebe)(m makan serta pengg(naan 4amban yang higinis.

DA/TAR PUSTAKA #. A)5a, Nasmar. &anpa tah(n. Diare Ak(t Pada Anak. 0and(ng : SM; I)m( 'esehatan Anak ;' 2NPAD,RSHS. .. A)5a, Nasmar. &anpa tah(n. Patogenesis dan Pato5isio)ogi Diare. 0and(ng : SM; I)m( 'esehatan Anak ;' 2NPAD,RSHS. !. Departemen 'esehatan RI. #999. 0(k( A4ar Diare =Pegangan 0agi Mahasiswa>.
4. ;rye, Ri1hard B. .

%. Diarrhea. Me)a)(i Chttp:,,www.emedi1ine.1om,R U.!,#.,#!V.

%. 3(yton, Arth(r.<. M Ha)), +ohn B. #99/. 0(k( A4ar ;isio)ogi 'edokteran. &er4emahan : Irawati Setiawan, dkk. Ha) # #!*# $9. +akarta : Penerbit 0(k( 'edokteran B3<.
6. 'arras, Da7id. .

%. Diarrhea. Me)a)(i . 'apita Se)ekta 'edokteran +i)id . Bdisi !. ha) $: *$::.

Chttp:,,www.emedi1inehea)th.1om,arti1)es,%9#:*# .aspR U.!,#.,#!V. :. Mans4oer, Ari5, dkk. . +akarta : Media Aes1()api(s ;'2I.

36

8. Ng(yen, Da7id 3. .

%. Pediatri1s, Rota7ir(s. Me)a)(i Chttp:,,www.emedi1ine.1om,R

U.!,#.,#!V. 9. Pedoman Diagnosis dan &erapi I)m( 'esehatan Anak. # . S(noto. #99#. Penyakit Radang 2s(s : In5eksi da)am 0(k( A4ar I)m( 'esehatan Anak ;'2I editor A.H. Mark(m dkk. Ha) $$"*$//. +akarta : ;'2I.

37

Anda mungkin juga menyukai