Anda di halaman 1dari 23

vBAB I PENDAHULUAN

Penyakit diare di Indonesia sampai saat ini masih merupakan salah satu penyakit endemis dan masih sering menimbulkan kejadian luar biasa (KLB) di masyarakat oleh karena seringnya terjadi peningkatan kasus-kasus tertentu yaitu pada musim kemarau dan puncak musim hujan (Sunoto, !!")# Kejadian diare tidak kurang dari satu milyar episode tiap tahun di seluruh dunia, $%-&% juta di antaranya terjadi di indonesia# Setiap anak balita mengalami diare dua sampai delapan kali setiap tahunnya dengan rata-rata &,& kali ('ibo(o, $""))# '*+ melaporkan bah(a diare juga merupakan dalah satu penyebab kematian anak di dunia# '*+ juga memperkirakan ) milyar kasus terjadi di dunia pada tahun $""" dan $,$ juta diantaranya meninggal, sebagian besar anak-anak di ba(ah umur % tahun# ,i indonesia, diare masih merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat utama# *al ini disebabkan masih tingginya angka kesakitan dan menimbulkan banyak kematian terutama pada bayi dan balita, serta sering menimbulkan banyak kejadian luar biasa# Penduduk Indonesia setiap tahun terdapat $#""" kasus diare yang mengalami kematian pada semua golongan umur, pada balita terjadi %%#""" kasus kematian (,epkes -I, $""")# *asil sur.ei kesehatan rumah tangga tahun $""% menunjukan bah(a diare menempati kisaran urutan kedua dan ketiga sebagai penyebab kematian bayi di Indonesia# Penyakit diare masih termasuk dalam " penyakit terbesar di Indonesia tahun !!! sebesar % per """ penduduk dan menduduki urutan kelima dan " penyakit terbesar# Berdasarkan data terakhir pada tahun $" , diare masih merupakan salah satu # ,i /a(a 0engah, penyakit terbanyak yang ada di Indonesia dan juga merupakan salah satu penyebab kematian# ,idapatkan data &&" penderita diare ditiap """ penduduk di tahun $" terdapat $$%#&&$ kasus diare yang dapat ditangani (,epkes -I, $" $)#

BAB II LAPORAN HASIL KUNJUNGAN RUMAH


2.1. Identitas Pasien dan Kelua !a a# Identitas Pasien b# 1ama /enis kelamin 4sia 2 3n# 3mabel 3lmahera 2 Perempuan 2 tahun bulan

Status Pernikahan 2 3lamat 3gama Suku Bangsa Pendidikan Pekerjaan 2 -0 ""& -' "") Soco ,esa Salaman Kecamatan Salaman 2 Islam 2 /a(a 2 2

Kabupaten 5agelang

Identitas Kepala Keluarga 1ama /enis Kelamin 4mur 2 0n# 5uhammad Isnadi 2 Laki 6 laki 2 )% tahun

Status Pernikahan 2 5enikah 3lamat 2-0 ""& -' "") Soco ,esa Salaman Kecamatan Salaman

Kabupaten 5agelang 3gama Suku Bangsa Pendidikan Pekerjaan 2 Islam 2 /a(a 2 SL0P 2 Supir

2.2. P "#il Kelua !a $an! %in!!al Satu Ru&a' N" Na&a Kedudu( an dala& 5uh# Isnadi 5urni S 1indya 8orma 9alih ,(i 5 9aluh ,e(i 5 1aj(a Kintani Brilyan /aya 3mabel 3lmahera Kelua !a KK Istri KK 3nak I 3nak II 3nak III 3nak I; 3nak ; 3nak ;I L P P L P P L P JK U&u )t'* )% &7 % & & ! : ,! thn SL0P SL03 S5P S5P S5P S, S, Supir Penjaga 'arung Pelajar Pelajar Pelajar Pelajar Pelajar Sehat Sehat Sehat Sehat Sehat Sehat Sehat Pasien Pendidi(an Pe(e +aan Kete an!an

$ & ) % : 7 <

Keterangan 2 2 Laki-laki 2 Perempuan

Ga&,a 1. P"'"n Kelua !a

2.-. Resu&e Pen$a(it Dan Penatala(sanaan .an! Suda' Dila(u(an 3namnesis 3namnesis dilakukan secara alloanamnesis pada tanggal 3pril $" & pukul )#"" 'IB di Puskesmas Salaman dan dilanjutkan di rumah pasien, lalu kunjungan berikutnya pada tanggal " 3pril $" & pukul %#&" di rumah pasien di ,usun Soco ,esa Salaman Kecamatan Salaman Kabupaten 5agelang# a# Keluhan 4tama 5encret sebanyak < kali sejak b# -i(ayat Penyakit Sekarang Pasien datang ke Puskesmas salaman dengan keluhan mencret sebanyak < kali sejak kemarin# 5encret ber(arna kuning, ampas (-), lendir (=), darah (-), bau busuk>asam (-), kurang lebih satu gelas ?a@uaA tiap buang air# Selain itu ibu pasien juga mengeluh anaknya demam dan lemas# Ibu pasien juga mengatakan naBsu makan anaknya berkurang# c# -i( ayat Penyakit ,ahulu Pasien belum pernah sakit seperti ini sebelumnya# d# -i(ayat Penyakit Keluarga Ibunya menderita 3sma dan anak ketiga 3sma# 0idak ada anggota keluarga yang memiliki ri(ayat darah tinggi, kencing manis, sakit jantung# hari sebelum datang ke Puskesmas

Pemeriksaan 8isik 0anggal "< ,esember $" $ pukul "#"" 'IB di Puskesmas Salaman Keadaan umum Kesadaran 0anda .ital 2 0ampak Sakit sedang 2 Compos mentis 2 2 2 ">7" mm*g " D>menit 0B 2 <% cm BB 2 ",% kg K5S 2 'arna *ijau
4

0ekanan darah 1adi Suhu

2 &:,7" C

Pernapasan

2 $$D>menit

Status 9eneralis Kepala 2 1ormoceBali 5ata 2 Konjungti.a anemis (->-), sklera ikterik (->-), mata cekung (-) 0elinga 2 1ormotia, benjolan (-), oedem (-), nyeri tekan (-) *idung 2 1ormosepti, sekret (-), de.iasi septum (-) Bibir 2 pucat (-), sianosis (-), bibir kering (=) 0enggorok 2 0 -0 , Baring hiperemis (-), granulasi (-), nyeri telan (-) Leher 2 0rakhea di tengah, pembesaran K9B (->-) 0horaks 2 Paru - paru - Inspeksi 2 Bentuk dada normal, simetris, gerak pernaBasan simetris, retraksi (->-) - Palpasi 2 ;okal Bremitus teraba simetris - Perkusi 2 Kedua hemitoraks berbunyi sonor, - 3uskultasi 2 Suara napas .esikuler, rhonchi (->-), (heeEing (->-) /antung - Inspeksi 2 Pulsasi iktus kordis tidak terlihat - Palpasi 2 Iktus cordis teraba di ICS I; jantung kiri setinggi ICS I; cm medial dari garis midkla.ikularis kiri - Perkusi 2 Batas jantung kanan pada garis sternalis kanan setinggi ICS I;, batas cm garis midkla.ikularis kiri, batas atas jantung kiri setinggi ICS II pada garis sternalis kiri - 3uskultasi 2 Bunyi jantung I-II reguler, murmur (-), gallop (-) 3bdomen - Inspeksi 2 3mbdomen tampak datar - 3uskultasi 2 Bising usus meningkat :D>menit - Perkusi 2 0impani - Palpasi 2 0eraba supel, nyeri tekan (-), tidak ada hepatosplenomegali, turgor baik# Fkstremitas - Inspeksi 2 Sianosis (->-), edema (->-) - Palpasi 2 Fdema (->-), C-0 G $ detik, akral hangat (=)

,iagnosis Kerja ,iare akut e#c inBeksi .irus ,ehidrasi ringan

-encana Penatalaksanaan o 5edikamentosa 2 3moDicilin syrup &D sendok teh Hink D , $"mg per oral o 1onmedikamentosa 2 Fdukasi2 o 5enghindari makan makanan yang merangsang seperti pedas, asam, dan bersantan, juga mengurangi konsumsi makanan yang berserat# o 5inum air I $L sehari o 5enjaga kebersihan diri seperti mencuci tangan sebelum makan dan kebersihan makanan# *asil Penatalaksanaan 5edis Saat kunjungan rumah kedua pada tanggal " ,esember $" $, keadaan pasien sudah membaik dan obat masih tetap diminum sampai habis# 8aktor pendukung 2 o Pasien meminum obat teratur dan menjalankan edukasi yang telah diberikan 8aktor penghambat2 o Indikator keberhasilan o Keluhan yang dialami pasien sudah berkurang

2./. %a,el Pe &asala'an Pada Pasien 0abel $# 0abel Permasalahan Pada Pasien N". Resi(" 0 &asala' (ese'atan # B3B cair dan mual Ren1ana 2e&,inaan Fdukasi mengenai diare, apa penyebabnya, bagaimana pencegahan dan bagaimana penanganan pertama di rumah# Fdukasi mengenai kebersihan makanan, dan dampak apabila tidak mengkonsumsi makanan yang bersih# Sasa an Pasien dan keluarga

$#

Kebiasaan jajan yang tidak diketahui tingkat kebersihannya

Pasien dan keluarga#

2.3. Identi#i(asi 4un!si Kelua !a a# 8ungsi Biologis ,ari (a(ancara dengan penderita diperoleh keterangan bah(a tidak ada ri(ayat penyakit herediter atau degeneratiB# Sementara dalam $ bulan terakhir yang pernah menderita penyakit menular hanya ibu penderita berupa inBluenEa# b# 8ungsi Psikologis Penderita tinggal bersama ayah, ibu dan kakaknya# *ubungan antara penderita dengan keluarga baik# Penderita dan keluarga memiliki (aktu berkumpul dengan keluarga setiap hari yang di(ujudkan dalam bentuk makan bersama, berkumpul bersama dan shalat berjamaah# Komunikasi antara penderita dan keluarga baik dan rukun# c# 8ungsi Fkonomi Biaya kebutuhan sehari-hari penderita dipenuhi oleh ayah dan ibunya# Pendapatan perbulan kurang lebih -p# %""#"""# 4ang tersebut dipakai untuk kebutuhan rumah tangga seperti listrik dan makan# ,alam keluarga yang memiliki kartu /amkesmas hanya ayah penderita# d# e# 8ungsi Pendidikan 8ungsi -eligius Penderita dan keluarga memeluk agama Islam dan menjalankan ibadah secara rutin (sholat dan mengaji)# Penerapan nilai agama cukup baik# B# 8ungsi Sosial dan Budaya

Penderita dan keluarga tinggal di dusun alun-alun, desa 5enoreh# di pemukiman yang padat penduduk# Komunikasi dengan tetangga cukup baik# Keluarga penderita aktiB mengikuti kegiatan di lingkungan seperti pengajian yang rutin dilakukan seminggu sekali# 2.5. P"la K"nsu&si Pende ita 8rekuensi makan &D sehari# Penderita biasanya makan di rumah# /enis makanan dalam keluarga ini cukup ber.ariasi# ;ariasi makanan sebagai berikut 2 nasi, lauk (tahu, tempe, telur, ikan), sayur (bayam, kangkung, dll), air minum (air putih dan teh)# Pasien jarang mengkonsumsi ayam atau daging# Pasien tidak pernah minum susu# 3ir minum berasal dari air sumur pompa listrik yang dimasak sendiri# 2.6. Identi#i(asi 4a(t" 7 4a(t" .an! Me&2en!a u'i Kese'atan a# 8aktor Perilaku Penderita seorang pelajar S5P yang biasanya makan di rumah namun penderita mengalami keluhan, penderita jajan makanan ringan di sekolah# b# 8aktor Lingkungan 0inggal di lingkungan yang padat penduduk, dimana kebersihan di dalam kurang baik# Pencahayaan di dalam rumah kurang dan sirkulasi udara kurang baik# Sumber air minum berasal dari sumur pompa listrik dan dimasak sebelum diminum# Buang air besar menggunakan jamban leher angsa di (c sendiri dalam rumah yang langsung dibuang ke septic tank# 4ntuk pembuangan limbah, dibuang ke kali dan tidak lancar sehingga kadang tergenang, dan tidak tersedianya tempat pembuangan sampah# c# d# 8aktor Sarana pelayanan kesehatan 0erdapat Puskesmas Salaman yang berjarak G " km# 8aktor keturunan 2.8. Identi#i(asi Lin!(un!an Ru&a' a# 9ambaran Lingkungan -umah -umah pasien terletak di ,usun Soco, ,esa Salaman, Kecamatan Salaman, Kabupaten 5agelang, dengan ukuran rumah $ D 7 m$, terdiri dari (arung, ruang keluarga, kamar mandi, dan lantai# -umah tersebut ditinggali ruang tamu, oleh < orang# Secara umum gambaran rumah terdiri dari $ kamar tidur, hari sebelum

dapur di bagian belakang rumah#

-umah tidak mempunyai langit-langit, atap genteng, memiliki dinding papan, lantai dari keramik# Penerangan dalam rumah tidak cukup dan terasa lembab# ;entilasi dan jendela
8

ada dengan luas tidak memadai, yaitu dengan luas G " J dan jarang dibuka# 0ata letak barang di rumah kurang rapi# Sumber air bersih dari sumur pompa listrik yang merupakan milik saudara yang tinggal bersebelahan dengan penderita# Sumber air bersih tersebut digunakan untuk minum maupun cuci dan masak# 3ir minum dimasak sendiri# 8asilitas 5CK terdapat kamar mandi yang menggunakan jamban berleher angsa dan sudah memiliki septic tank yang berjarak 7 m dari sumber air minum# Kebersihan dapur kurang, tidak ada lubang asap dapur# Pembuangan air limbah ke kali, tidak lancar dan ada genangan air# 0idak ada tempat pembuangan sampah# /alan di depan rumah lebarnya $ meter terbuat dari tanah# Kebersihan lingkungan di sekitar rumah cukup#
Dapur WC R. Tidur

R. Makan

R. Tidur

R. Tidur

R. Tamu dan ruang keluarga

9ambar $# ,enah -umah A. DIAGNOSIS 4UNGSI KELUARGA # 8ungsi Biologis 0idak ada ri(ayat penyakit pada keluarga# $# 8ungsi Psikologis *ubungan pasien dengan keluarga terjalin baik *ubungan sosial dengan tetangga dan kerabat baik# &# 8ungsi Fkonomi dan Pemenuhan Kebutuhan 5eskipun penghasilan per bulan kurang lebih hanya -p %""#""","" tetapi +s dan keluarga tidak merasa kekurangan, dapat memenuhi kebutuhan makan sehari-hari )# 8ungsi -eligius dan Sosial Budaya +S dan keluarga menganut agama yang sama, taat beribadah, ikut aktiB dalam kegiatan keagamaan di sekitar lingkungan rumah %# 8aktor Perilaku
9

Pasien memiliki ri(ayat jajan di sekolah# :# 8aktor non perilaku Sarana pelayanan kesehatan di sekitar rumah sangat dekat# /arak antara rumah pasien dengan puskesmas G " km# B. DIAGRAM REALI%A .ANG ADA PADA KELUARGA

9F1F0IK

K31KFS ,okter praktek Puskesmas Salaman

S0304S KFSF*3031

LI19K41931 ,inding tidak permanen, ;entilasi kurang, /endela kurang, Lantai terbuat dari tanah

PF-IL3K4 Kurangnya kesadaran akan pentingnya mengkonsumsi makanan yang bersih,

9ambar &# ,iagram -ealita 9. PEMBINAAN DAN HASIL KEGIA%AN 0abel &# Pembinaan dan *asil Kegiatan

10

%an!!al

Ke!iatan $an! dila(u(an

Kelua !a $an! te li,at

Hasil Ke!iatan

< ,esember $" $

5elakukan anamnesis dan pemeriksaan Bisik kepada penderita di rumahnya

Penderita, ibu penderita

5endapatkan diagnosis kerja pasien dan penyebab Pasien dan keluarga mengerti mengenai penjelasan yang diberikan

5engamati keadaan kesehatan rumah dan lingkungan sekitar

5emberikan penjelasan mengenai diare, apa penyebabnya, bagaimana pencegahan, bahaya dan penanganan pertama#

5emberikan penjelasan kepada penderita dan keluarga mengenai pentingnya kebersihan lingkungan termasuk

" ,esember $" $

makanan# 5emantau keberhasilan pengobatan pasien#

Penderita dan keluarga

Keluhan pasien sudah berkurang dan keadaannya membaik#

D. KESIMPULAN PEMBINAAN KELUARGA a# 0ingkat pemahaman2 Pemahaman terhadap pembinaan yang diberikan cukup baik# b# 8aktor pendukung diberikan# 2 - Pasien dan keluarga memahami dan mengerti mengenai penjelasan yang telah

11

- Pasien dan keluarga tampak antusias dan adanya kemauan dari pasien dan keluarga untuk hidup sehat dan bersih c# 8aktor penyulit 2 d# Indikator keberhasilan 2 Pasien dan keluarga mengerti bah(a diare dapat disebabkan oleh makanan yang tidak terjaga kebersihannya# Pasien dan keluarga dapat mengetahui tentang diare, penyebab, pencegahan, penanganan dan bahaya dari penyakit diare#

BAB III DIARE AKU% DE4INISI ,iare adalah deBekasi encer lebih dari & D sehari atau lebih banyak dari biasanya , dengan atau tanpa darah dan atau lendir dalam tinja blan dan anak, bila Brekuensinya lebih dari & kali# Pembagian diare 2 # $# &# ,iare akut, yaitu diare yang berlangsung kurang dari 7 hari ,iare melanjut, yaitu diare yang berlangsung 7- ) hari ,iare persisten, yaitu diare yang berlangsung lebih dari ) hari
,$,&

# 1eonatus dinyatakan diare bila

Brekuensi buang air besar sudah lebih dari ) kali, sedangkan untuk bayi berumur lebih dari

EPIDEMIOLOGI ,i 3merika, insidens diare adalah -$ episode per anak per tahun, sekitar &< juta kasus, $-&,7 juta pengobatan ke dokter, &$"#""" ra(at inap dan &$%-)$% kematian# Sementara secara internasional terdapat lebih dari miliar kasus dan paling tidak ) juta kematian per tahun# Kematian pada diare berhubungan dengan derajat dehidrasi# Sebagian besar kematian pada anak akibat diare berhubungan dengan rendahnya sosioekonomi serta usia anak#) E%IOLOGI Ftiologi diare dapat dibagi dalam beberapa Baktor, yaitu2 # 8aktor inBeksi

12

a# InBeksi enteral, yaitu inBeksi saluran pencernaan yang merupakan penyebab utama diare pada anak# InBeksi enteral meliputi2 InBeksi bakteri2 ;ibrio, F#coli, Salmonella, Shigella, Camphylobacter, Kersinia, 3eromonas dan sebagainya# InBeksi .irus2 Fntero.irus, (.irus FC*+, CoDsackie, Poliomyelitis), 3deno.irus, -ota.irus, 3sto.irus dan lain-lain# InBestasi parasit2 cacing (3scaris, 0richuris, +Dyuris, Strogiloides), ProtoEoa (Fntamoeba hystolitica, 9iardia Lambia, 0richomonas hominis), jamur (Candida albicans)# b# InBeksi parenteral, yaitu inBeksi di bagian tubuh lain di luar alat pencernaan, seperti titis media akut (+53), tonsiloBaringitis, bronkopneumonia, enseBalitis dan sebagainya# Keadaan ini terdapat terutama pada bayi dan anak berumur diba(ah $ tahun# $# 8aktor malabsobsi a# 5alabsorpsi karbohidrat2 disakarida (intoleransi laktosa, maltosa dan sukrosa), monosakarida ( intoleransi glukosa, Bruktosa, dan galaktosa)# Pada bayi dan anak yang terpenting dan tersering ialah intoleransi laktosa# b# 5alabsorbsi lemak c# 5alabsobrsi protein# &# 8aktor makanan2 makanan basi, beracun, alergi terhadap makanan# )# 8aktor psikologis2 rasa takut dan cemas# 'alaupun jarang dapat menimbulkan diare terutama pada anak yang lebih besar# 4ISIOLOGI DIARE 3 Berdasarkan mekanismenya diare dibagi menjadi 2 # ,iare +smotik 0erjadi akibat peningkatan tekanan onkotik intraluminal yang diakibatkan oleh cairan yang tidak dapat diserap, sehingga terjadi peningkatan .olume cairan dalam saluran pencernaan (usus halus) L biasanya dapat dikurangi dengan berpuasa, perbedaan tekanan osmolar tinja M )"# ,isebabkan oleh 2 deBisiensi disakaridase, insuBisiensi pankreas, pertumbuhan koloni bakteri yang meningkat pesat, intake laktulosa atau sorbitol dan tropical sprue# $# ,iare Sekretorik

13

Sekresi ion yang aktiB menyebabkan hilangnya cairan obligat L diare yang terjadi biasanya memiliki ciri-ciri B3B yang cair, tidak terpengaruh dengan berpuasa, adanya peningkatan 1a= dan K= dalam tinja# ,isebabkan oleh inBeksi .irus (rota.irus), inBeksi bakteri (kolera, Fntamoeba coli enterotoksigenik, Fscherichia Coli, Staphilococcus aureus), protoEoa (9iardia, Isospora, Cryptosporidium (kelainan yang berhubungan dengan 3I,S (termasuk 5iyobakterium), obat-obatan (teoBilin, kolkisin, prostaglandin, diuretik)# &# ,iare Fksudati.a InBlamasi, nekrosis dan kerusakan mukosa dari koloni saluran pencernaan adalah akibat dari pelepasan prostoglandia oleh sel-sel inBlamasi menyebabkan diare yang bersiBat sekretorik# 0inja mengandung sel P51 (Poli 5orBonuklear) dan darah dalam jumlah yang banyak (9ross Blood)# Penyebab mekanisme ini yaitu 2 inBeksi bakteri (Campilobacter, Salmonella, Shigella, Kersinia, F coli) 2 parasit (Fntamoeba histolytica), penyakit Crohn, iskemik intestinal# )# ,iare akibat 9angguan 5otilitas Intestinal 9angguan dari kontrol dan koordinasi intestinal untuk melakukan motilitas menyebabkan diare L dengan ciri-ciri B3B pada kasus diare ini memiliki rentang (aktu yang teratur, atau disertai dengan konstipasi# Penyebabnya berupa penyakit ,iabetes 5elitus (,5), insuBisiensi adrenal, hipertiroid, penyakit .askular kolagen, antibiotik (eritromisin)# %# ,iare akibat Berkurangnya Permukaan 3bsorpsi 0erjadi biasanya akibat tindakan manipulasi bedah (reseksi usus yang luas) sehingga menyebabkan kurangnya permukaan absorpsi untuk lemak dan karbohidrat, cairan dan elektrolit L dapat pula terjadi spontan karena Bistul enteroenterik (gatrokolik)# KLASI4IKASI DIARE 5 ,iare dibagi menjadi dua kategori 2 # ,iare 3kut ,iare akut dideBinisikan secara konsepsional sebagai suatu keadaan serangan diare tibatiba yang segera berangsur-angsur menyembuh pada seseorang yang sebelumnya sehat dari beberapa jam sampai ) hari#: $# ,iare Kronis

14

,iare kronis adalah suatu keadaan bertambahnya kekerapan dan keenceran tinja yang dapat berlangsung berminggu-minggu atau berbulan-bulan baik secara terus menerus atau berulang, dapat berupa gejala Bungsional atau akibat suatu penyakit berat# MANI4ES%ASI KLINIS 3(alnya bayi dan anak menjadi cengeng, gelisah, suhu tubuh biasanya meningkat, naBsu makan berkurang atau tidak ada, kemudian timbul diare# 0inja cair dan mugkin disertai lendir dan atau darah# 'arna tinja makin lama berubah kehijau-hijauan karena tercampur dengan empedu# 3nus dan daerah sekitarnya lecet karena seringnya deBekasi dan tinja makin lama makin asam akibat makin banyaknya asam laktat, yang berasal dari laktosa yang tidak dapat diabsorpsi usus selama diare#$ 9ejala muntah dapat terjadi sebelum atau sesudah diare dan dapat disebabkan oleh lambung yang turut meradang atau akibat gangguan keseimbangan asam basa dan elektrolit# Bila penderita telah kehilangan banyak cairan dan elektrolit, maka gejala dehidrasi mulai tampak# Berat badan turun, turgor kulit berkurang, mata dan ubun-ubun besar menjadi cekung, selaput lendir bibir dan mulut serta kulit tampak kering#$ 5enurut banyaknya cairan yang hilang, derajat dehidrasi dapat dibagi berdasarkan2 a# Kehilangan berat badan (Darrow)% 0idak ada dehidrasi, bila terjadi penurunan BB kurang dari % J ,ehidrasi ringan, bila terjadi penurunan BB %-:J ,ehidrasi sedang, bila terjadi penurunan BB 7- "J ,ehidrasi berat, bila terjadi penurunan BB lebih besar dari "J

b# Penentuan derajat dehidrasi berdasarkan Maurice King Score (1974)5


Bagian tubuh yang dilihat Keadaan umum Kekenyalan kulit 5ata 1adi 4bun-ubun besar 5ulut 1aBas " Kompos mentis 1ormal 1ormal Kuat G $"D>mnt 1ormal 1ormal $"-&"D#mnt 9elisah, cengeng Sedikit kurang Cekung Sedang $")"D>mnt Cekung Kering &"-)"D>mnt $ 5engigau, koma, syok Sangat kurang Sangat cekung M )" D>mnt Sangat cekung Sangat kering, sianosis M )" D>mnt 15

Catatan2 N 4ntuk menentukan turgor, kulit perut dijepit antara ibu jari dan telunjuk selama &"-:" detik, kemudian dilepas# /ika kulit kembali normal dalam (aktu2 detik2 turgor agak kurang (dehidrasi ringan) -$ detik2 turgor kurang (dehidrasi sedang) $ detik2 turgor sangat kurang (dehidrasi berat) N Berdasarkan skor yang terdapat pada seorang penderita dapat ditentukan derajat dehidrasinya2 "-$ 2 dehidrasi ringan &-: 2 dehidrasi sedang 7- "2 dehidrasi berat N Pada anak dengan ubun-ubun besar sudah menutup, nilai ubun-ubun besar diganti dengan banyaknya Brekuensi kencing c# Penilaian dehidrasi menurut WHO

PF1IL3I31 # Lihat 2 Ku 5ata 3ir mata 5ulut danLidah -asa haus $# Periksa 0urgor kulit &# *asil Pemeriksaan

,ehidrasi ringan Baik, sadar 1ormal 3da Basah 5inum biasa, tidak haus Kembali cepat 0anda dehidrasi

,ehidrasi sedang 9elisah, re(el Cekung 0idak ada Kering *aus, ingin minum banyak Kembali lambat ,ehidrasi ringan> sedang# Bila ada tanda > lebih dari satu tanda#

,ehidrasi berat Lesu, lunglai>tidak sadar Sangat cekung dan kering 0idak ada Sangat kering 5alas minum> tidak bias minum Kembali sangat lambat ,ehidrasi berat# Bila ada tanda = > M tanda lain

Berdasarkan tonisitas darah, dehidrasi dapat dibagi atas 2 ,ehidrasi Isotonik, bila kadar 1a dalam plasma antara & 6 %" mF@>L ,ehidrasi *ipotonik, bila kadar 1a plasma G & mF@>L
16

,ehidrasi *ipertonik, bila kadar 1a plasma M %" mF@>L

9ejala-gejala dehidrasi2 Isotonik, hipotonok, dan hipertonik 9ejala -asa haus Berat badan 0urgor kulit Kulit>selaput lendir 9ejala SSP Sirkulasi 1adi 0ekanan darah Banyaknya kasus *ipotonik (-) 5enurun sekali 5enurun sekali Basah 3patis /elek sekali Sangat lemah Sangat rendah $"-&"J Isotonik (=) 5enurun 5enurun Kering Koma /elek Cepat O lemah -endah 7"J *ipertonik (=) 0idak jelas Kering sekali Irritable, kejangkejang *iperreBleksi -elatiB masih baik Cepat O keras -endah "-$"J

0abel# 9ejala Khas ,iare 3kut +leh Berbagai Penyebab 7


9ejala klinik 5asa tunas Panas Fnek dan muntah 1yeri perut Lamanya sakit SiBat tinja ;olume 8rekuensi Konsistensi Lendir ,arah Bau 'arna Leukosit Lain-lain -ota.irus $-7$ jam == Sering 0enesmus %-7 hari Shigella $)-)< jam == /arang 0enesmus kramp M 7 hari Salmonella :-7$ jam == Sering 0enesmus kolik &-7 hari F0FC :-7$ jam = $-& hari FIFC :-7$ jam == 0enesmus kramp ;ariasi Kolera )<-7$ jam Sering Kramp & hari

Sedang %- "D>hri Cair Kuning-hijau 3noreDia

Sedikit M " D>hari Lembek Sering = 5erah 6 hijau = Kejang =

Sedikit Sering Lembek Kadang-kadang Busuk Kehijauan = Sepsis =

Banyak Sering Cair = 0ak ber(arna 5etoorismus

Sedikit Sering Lembek = 0idak 5erah-hijau = InBeksi sistemik

Banyak 0erus-menerus Cair 3mis khas Seperti air cucian beras =

Pada dehidrasi berat, .olume darah berkurang sehingga dapat terjadi renjatan hipo.olemik dengan gejala-gejala yaitu denyut jantung menjadi cepat, kecil, tekanan darah menurun, penderita menjadi lemah, kesadaran menurun (apatis, somnolen dan kadang-kadang sampai sopor-koma)# 3kibat dehidrasi, diuresis berkurang (oliguria sampai anuria)# Bila sudah ada asidosis metabolik, penderita akan tampak pucat dengan pernaBasan yang cepat dan dalam (pernaBasan KusEmaul)#$ 3sidosis metabolik terjadi karena2 ) Kehilangan 1a*C+& melalui tinja, $) Ketosis kelaparan, &) Produk-produk metabolik yang bersiBat asam tidak dapat dikeluarkan (oleh

17

karena oliguria atau anuria), )) Berpindahnya ion natrium dari cairan ekstrasel ke cairan intrasel, %) Penimbunan asam laktat (anoksia jaringan tubuh)#$ Sebagai akibat diare baik akut maupun kronik akan terjadi2 # Kehilangan air (dehidrasi) ,ehidrasi terjadi karena kehilangan air (output) lebih banyak daripada pemasukan air (input), merupakan penyebab terjadinya kematian pada penderita diare#$ $# 9angguan keseimbangan asam-basa (metabolik asidosis) a# Kehilangan 1a-biokarbonat bersama tinja b# 3danya ketosis kelaparan# 5etabolisme lemak tidak sempurna sehingga benda keton tertimbun dalam tubuh# c# 0erjadi penimbunan asam laktat karena adanya anoksia jaringan d# Produk metabolisme yang bersiBat asam meningkat karena tidak dapat dikeluarkan oleh ginjal (terjadi oligura>anuria)# e# Pemindahan ion 1a dari cairan ekstraseluler kedalam cairan intraseluler#$ &# *ipoglikemia *ipoglikemia terjadi pada $-&J dari anak-anak yang menderita diare# Pada anakyang sebelumnya sudah menderita KKP# *al ini terjadi karena2 a# Penyimpanan>persediaan glikogen dalam hati terganggu# b# 3danya gangguan absorpsi glukosa ((alaupun jarang terjadi) 9ejala hipoglikemia akan muncul jika kadar glukosa darah menurun sampai )" mgJ pada bayi dan %" mgJ pada anak-anak# 9ejala-gejala hipoglikemia tersebut dapat berupa2 lemas, apatis, peka rangsang, tremor, berkeringat, pucat, syok, kejang sampai koma# 0erjadinya hipoglikemi ini perlu dipertimbangkan jika terjadi kejang yang tibatiba tanpa adanya panas atau penyakit lain yang disertai dengan kejang# )# 9angguan giEi Se(aktu anak menderita diare, sering terjadi gangguan giEi dengan akiba terjadinya penurunan berat dalam (aktu yang singkat# *al ini disebabkan karena2 a# 5akan sering dihentikan oleh orang tua karena takut diare dan>atau muntahnya akan bertambah hebat# +rang tua sering hanya memberikan teh saja (teh diet) b# 'alaupun susu diteruskan, sering diberikan dengan pengenceran dan susu yang encer ini diberikan terlalu lama# c# 5akanan yang diberikan sering tidak dapat dicerna dan diabsorpsi dengan baik karena adanya hiperperistaltik# %# 9angguan sirkulasi Sebagai akibat diare dengan>tanpa disertai muntah, dapat terjadi gangguan sirkulasi darah berupa renjatan (shock) hipo.ol.emik# 3kibatnya perBusi jaringan berkurang dan terjadi
18

anak

dengan giEi cukup>baik, hipoglikemia ini jarang terjadi, lebih sering terjadi pada anak

hipoksia, asidosis bertambah berat, dapat mengakibatkan pendarahan dalam otak, kesadaran menurun, (soporokomatosa) dan apabila tidak segera ditolong penderita dapat meninggal# Pe&e i(saan K'usus3 1. Pe&e i(saan %in+a Kang dapat dilakukan pada pemeriksaan tinja ialah kultur bakteri patogen, pemeriksaan lekosit, mengukur kadar toksin Clostridium diBBicile, dan pemeriksaan parasit)# Semua pemeriksaan di atas dapat dikerjakan pada kasus diare berdarah# Pemeriksaan lain yang dapat dilakukan ialah 2 mengukur kadar 1a = dan K= pada cairan tinja untuk mengetahui apakah jenis diare osmotik atau tidak# ,iare osmosis ditandai oleh perbedaan tekanan osmotik tinja M)", dimana nilai tekanan osmotik tinja ialah tekanan osmolaritas (serum) P $Q(1a = K) R(tinja)# ,itemukannya darah dan lekosit

menandakan inBlamasi saluran pencernaan# 3danya gram stain, membuktikan inBeksi staphilococcus, campylobacters atau candida# Steatore membuktikan adanya malabsorpsi atau insuBisiensi pankreas#% 2. Pe&e i(saan La," at" iu& Pemeriksaan 0otal iron Binding Capacity (0iBC) dapat menandakan anemia (kehilangan darah baik akut maupun kronis, malabsorpsi besi, asam Bolate, atau .it B $), lekositosis menandakan inBlamasi# Pemeriksaan kadar serum kalsium, albumin, besi kolesterol, asam Bolat dapat membuktikan adanya gangguan deBisit dan malasorbsi dari intestinum# % Pen!",atan Dia e 2 # -ehidrasi 4ntuk menentukan jumlah cairan yang perlu diberikan kepada penderita diare, harus diperhatikan hal-hal berikut 2 /umlah cairan yang diberikan harus sama dengan 2 /umlah cairan yang telah hilang melalui diare dan atau muntah (pre.ious (ater losses S P'L) ditambah dengan Banyaknya cairan yang hilang melalui keringat, urin dan pernapasan (1ormal (ater losses S 1'L), ditambah dengan

19

Banyak cairan yang hilang melalui tinja dan muntah yang masih terus berlangsung (Concomitant (ater losses S C'L)

/umlah ini tergantung pada derajat dehidrasi serta berat masing-masing anak atau golongan umur# /umlah cairan yang hilang pada anak umur G $ tahun (berat badan &- " kg) sesuai derajat dehidrasi

,erajat dehidrasi ,# -ingan ,# Sedang ,# Berat

P'L %" 7% $%

1'L "" "" ""

C'L $% $% $%

/umlah 7% $"" $%"

/umlah cairan yang hilang pada anak umur $-% tahun (berat badan "- % kg) sesuai derajat dehidrasi

,erajat dehidrasi ,# -ingan ,# Sedang ,# Berat

P'L &" %" <"

1'L <" <" <"

C'L $% $% $%

/umlah &% %% <%

/umlah cairan yang hilang pada anak umur M % tahun (berat badan % M $% kg)

,erajat dehidrasi ,# -ingan ,# Sedang ,# Berat

P'L $% %" <"

1'L :% :% :%

C'L $% $% $%

/umlah % )" 7"

20

$# 5edikamentosa ;# cholera F# Coli Shigella 2 2 2 0etracyclin )"-%" mg>kgBB>hari, selama & hari KloramBenikol %"- "" mg>kgBB>hari, selama % hari 1eomytcin %"- "" mg>kgBB>hari, selama % hari Colistin ""#""" 4>kgBB>hari, selama % hari 3mpicillin "" mg>kgBB>hari, selama % hari atau 0rimetoprin (05P), SulBametoksaEole (S5Q) 05P " mg>kgBB>hari dibagi $ dosis, selama % hari 3mubiasis &# ,iatetik 4ntuk anak di ba(ah tahun dan anak di atas tahun dengan berat badan kurang dari 7 kg# /enis makanan yang dapat diberikan 2 Susu (3SI dan P3SI yang mengandung laktosa rendah dan asam lemak tidak jenuh) 5akanan setengah padat atau padat rendah serat tahun dengan berat badan lebih dari 7 kg, dapat diberikan makanan 2 5etronidaEole &" mg>kgBB>hari selama %- " hari

4ntuk anak di atas

padat atau makanan cair# Susu sesuai dengan kebiasaan makan di rumah# )# Fdukasi 5enjaga kebersihan alat-alat makanan 5emasak air minum dan makanan dengan matang 5encuci tangan dengan sabun setelah buang air besar atau menceboki anak dan sebelum makan Bila menggunakan sumber air tanah, hendaknya berjarak minimal " meter dari peresapan septiktank 0idak membuang air besar di sembarang tempat

21

DA4%AR PUS%AKA

StaB Pengajar Ilmu Kesehatan 3nak 8K4I, 9astroenterologi# Ilmu Kesehatan 3nak# /ilid I# Bagian Ilmu Kesehatan 3nak 8akultas Kedokteran 4ni.ersitas Indonesia, !<%, hal# $<&-& "#

$# 7:#

1oerasid 1# O dkk# 9astroenteritis (,iare) 3kut, 9astroenterologi 3nak Praktis# Bagian Ilmu Kesehatan 3nak 8akultas Kedokteran 4ni.ersitas Indonesia, !<<, hal# % -

&# 8irmansyah 3#, dkk# Penyakit -adang 4sus# Buku 3jar Ilmu Kesehatan 3nak, ed# 5arkum *# dkk#, /ilid I, bagian Ilmu Kesehatan 3nak 8akultas Kedokteran 4ni.ersitas Indonesia, hal# ))<-)7)# )# Prescilla $" $# %# LatieB,3bdul et al# Buku Kuliah Ilmu Kesehatan 3nak# /ilid #Cetakan Q# 8K4I# /akarta 2 $""$# *lm $<&-$!)# :# /uBBire 5, 5ulyani 1S# 5odul Pelatihan ,iare# 4KK 9astro-*epatologi I,3I# $""!# 5P,5,# Pediatric 9astroenteritis# 3.ailable at2 http2>>emedicine#medscape#com>article>!:) & -o.er.ie(# 3ccessed on ,ecember 7,

22

7# 'iku 3disasmito# 8aktor -esiko ,iare Pada Bayi dan Balita di Indonesia2 Systematic re.ie( Penelitian 3kademik Bidang Kesehatan 5asyarakat# 5akara, Kesehatan /uni $""7L - "

23