Anda di halaman 1dari 5

Tugas Sistem Proteksi

Nama Kelompok :
1. Ari Alfian 2. Achmad Taufik Prabowo (0915031025) (0915031077)

3. Brillian Unggul Wicaksono (0915031027) 4. Binsar Daniel Sandi 5. Markus Widi Triyatno 6. Muhamad Wahidi 7. M. Rifqi (0915031082) (0915031056) (0915031061) (0915031060)

I. Soal !
1. Jenis Jenis Relay yang digunakan pada sistem tenaga untuk proteksi ! Beserta Fungsinya ! 2. Apa dan Fungsi dari Kapasitor Bank? 3. Sebutkan macam-macam Trafo Arus dalam sistem Proteksi? 4. Apa itu CB?

II. Jawaban !
1). Relay yang digunakan dalam sistem proteksi : Rele Arus Lebih (Over Current Relay) Adalah suatu rangkaian peralatan rele pengaman yang memberikan respon terhadap kenaikan arus yang melebihi harga arus yang telah ditentukan pada rangkaian yang diamankan. Keuntungan dari penggunaan proteksi rele arus lebih ini antara lain : Sederhana dan murah Mudah penyetelannya Dapat berfungsi sebagai pengaman utama dan cadangan

Mengamankan gangguan hubung singkat antar fasa, satu fasa ke tanah, dan dalam beberapa hal digunakan untuk proteksi beban lebih (overload). Pengaman utama pada jaringan distribusi dan substransmisi Pengaman cadangan untuk generator, trafo, dan saluran transmisi. Rele Tegangan Kurang (Under Voltage relay) Adalah rele yang bekerja dengan menggunakan tegangan sebagai besaran ukur. Rele akan bekerja jika mendeteksi adanya penurunan tegangan melampaui batas yang telah ditetapkan..Untuk waktu yang relatif lama tegangan turun adalah lebih kecil dari 5% dari tegangan nominal dan dalam jangka waktu jam beberapa peralatan yang beroperasi dengan tegangan di bawah 10 % akan mengalami penurunan efisiensi. Rele jarak (Distance Relay) Adalah rele yang bekerja dengan mengukur tegangan pada titik rele dan arus gangguan yang terlihat dari rele, dengan membagi besaran tegangan dan arus, maka impedansi sampai titik terjadinya gangguan dapat di tentukan. Rele Arah (Directional Relay) Adalah rele pengaman yang bekerja karena adanya besaran arus dan tegangan yang dapat membedakan arah arus gangguan ke depan atau arah arus ke belakang. Rele ini merupakan pengaman cadangan dan bila bekerja akan mengerjakan perintah trip. Rele Hubung Tanah (GFR) Rele hubung tanah berfungsi untuk mengamankan peralatan listrik akibat adanya gangguan hubung singkat fasa ke tanah. Rele Arus Hubung Tanah Terbatas (REF) Adalah rele yang bekerja mengamankan transformator bila ada gangguan satu fasa ketanah di dekat titik netral transformator yang tidak dirasakan oleh rele differensial. Rele Diferensial (Differential Relay) Adalah rele yang bekerja berdasarkan Hukum Kirchof, dimana arus yang masuk pada suatu titik sama dengan arus yang keluar dari titik tersebut. Yang dimaksud titik pada proteksi diferensial ialah daerah pengamanan, dalam hal ini dibatasi oleh 2 buah trafo arus.

2).Pengertian Kapasitor Bank : Kapasitor Bank adalah peralatan listrik yang mempunyai sifat kapasitif yang akan berfungsi sebagai penyeimbang sifat induktif. Kapasitas kapasitor dari ukuran 5Kvar sampa 60 Kvar.Dari tegangan kerja 230 V samapai 525 V atau Kapasitor bank adalah sekumpulan beberapa kapassitor yang disambung secara paralel untuk mendapatkan kapasitor kapasitif tertentu.

Fungsi utama kapasitor bank : i. ii. iii. iv. v. vi. vii. viii. ix. Kapasitor bank menghilangkan denda / kelebihan biaya (kVARh) Menghindari kelebihan beban transformer Memberikan tambahan daya tersedia Menghindari kenaikan arus/suhu pada kabel Kapasitor bank berfungsi memaksimalkan pemakaian daya (kVA) Menghemat daya / efesiensi Menghindari Drop Line Voltage Mengawetkan instalasi & Peralatan Listrik Kapasitor bank juga mengurangi rugi ruugi lainnya pada instalasi listrik

3). Trafo Arus adalah peralatan yang digunakan untuk melakukan pengukuran besaran arus pada instalasi tenaga listrik di sisi primer yang berskala besar dengan melakukan transformasi dari besaran arus yang besar menjadi besaran arus yang kecil secara akurat dan teliti untuk pengukuran dan proteksi.

Berdasarkan penggunaan nya trafo arus dibagi menjadi 2 kelompok dasar, yaitu : Trafo Arus Metering : Trafo Arus pengukuran untuk metering memiliki ketelitian tinggi pada daerah kerja antara 5%-120% arus nominalnya, tergantung dari kelar dan tingkat kejenuhannya. Trafo Arus Proteksi : Trafo arus proteksi memiliki ketelitian tinggi sampai arus yang besar yaitu pada saat terjadi gangguan, dimana arus yang mengalir beberapa kali dari arus pengenainya dan trafo arus proteksi mempunyai tingkat kejenuhan yang cukup tinggi. Trafo tegangan adalah peralatan yang mentransformasikan tegangan sistem yang lebih tinggi ke suatu tegangan sistem yang lebih rendah. Bagian-bagian Trafo Tegangan: Trafo Tegangan Jenis Magnetik Trafo Tegangan Jenis Kapasitif

Gambar Transformator Tegangan di GI Srondol 150 KV

4). Pengertian CB (Circuit Breaker)/ PMT : Circuit breaker atau Pemutus Tenaga (PMT) adalah suatu peralatan pemutus rangkaian listrik pada suatu sistem tenaga listrik yang mampu untuk membuka dan menutup rangkaian listrik pada semua kondisi, termasuk arus hubung singkat sesuai dengan ratingnya, juga pada kondisi tegangan yang normal ataupun tidak normal Syarat syarat yang harus dipenuhi agar PMT dapat beroperasi dengan maksimal adalah : Mampu menyalurkan arus maksimal sistem secara terus menerus Mampu memutuskan dan menutup jaringan dalam keadaan berbeban maupun terhubung singkat tanpa menimbulkan kerusakan pada PMT itu sendiri Dapat memutuskan arus hubung singkatdengan kecepatan tinggi agar arus hubung singkat tidak sampaimerusak peralatan sistem, membuat sistem kehilangan kestabilan, dan merusak PMT tsb.