Anda di halaman 1dari 7

RENCANA PELAKSANAAN BIMBINGAN KONSELING ( RPBK )

1. Fakultas/Jurusan 2. Bidang Layanan 3. Jenis Layanan 4. Kelas/Semester 5. Waktu Pelaksanaan 6. Pertemuan ke

: Ilmu Pendidikan : Pribadi. : Layanan Konseling Perorangan. : A / Semester 7 : 1 x 20 menit. : 1 ( satu ).

A. Standar Kompetensi. Konseli mampu memahami dan menerapkan teknik Yoga untuk meminimalisir emosi yang tidak terkontrol atau sering marah-marah melalui kegiatan konseling perorangan. B. Kompetensi Dasar. Konseli mampu mengaplikasikan teknik Yoga untuk meminimalisir emosi yang tidak terkontrol atau sering marah-marah. C. Tujuan. Untuk memecahkan masalah klien yang sering marah-marah atau emosinya yang tidak terkontrol dengan teknik Yoga melalui kegiatan konseling perorangan. D. Indikator. 1. Klien mampu mempraktekkan teknik yoga untuk mengentaskan masalah yang ia hadapi. 2. Mampu mengontrol emosi yang sebelumnya tidak terkontrol setelah mempraktekkan teknik yoga. 3. Klien mampu mengaplikasikan teknik yoga kembali setelah sesi konseling agar terhindar dari masalah yang sama. E. Materi. 1. Teori. a. Memahami teknik Yoga.

Yoga sebagai nilai-nilai kearifan budaya lokal telah digunakan secara turun temurun oleh suku-suku di Bali. Oleh karena itu dipandang penting teknik yoga diadaptasi guna kepentingan

peningkatan kualitas hidup seseorang menjadi lebih sehat dan lebih baik dengan metode olah nafas. Jika seseorang telah mampu melakukan teknik yoga dengan baik dan benar tentu dalam menjalankan aktivitas sehari-hari mereka akan nampak lebih percaya diri, terhindar dari segala macam penyakit, serta mampu untuk mengendalikan emosi. Yoga kuncinya adalah pada gerak yang dibarengi dengan nafas melalui tahap sebagai berikut: (1) awali dengan latihan kembangkan daun hidung, (2) menarik nafas dengan menutup sebelah lobang hidung dengan jari dan sebelahnya dibiarkan untuk menarik nafan dan mengeluarkan nafas secara perlahan dan manarik nafas secara perlahan dan panjang (3) dilakukan bersamaan gerak mengangkat tangan keduanya keatas dan ditarik pelahan ke bawah dibarengi dengan nafas yang panjang teratur. b. Teknik yoga untuk penyembuhan diri Yoga yang dilakukan secara rutin maka akan dapat

menyembuhkan penyakit, dan memberikan kesehatan serta panjang umur. Karena geliat dan gerakan dibarengi dengan olah nafas yang teratur membuat organ tubuh jadi diperbaharui. Prinsipnya seperti api dapat menyala dibarengi dengan kehadiran oksigen. Darah yang mengalir dibarengi dengan pengisian oksigen (nafas) yang terus menerus maka darah akan bergerak mengalir dan mencair keseluruh tubuh membuat tubuh menjadi bersih dan jernih serta bening. Praktik teknik yoga ini kuncinya pada pengolahan nafas. Bagaimana cara menarik nafas yang tidak putus-putusnya membuat edaran darah menjadi lebih cepat dan lebih lancar.

F. Prosedur. 1. Melakukan identifikasi. Konseli. Nama Tempat/tanggal lahir Alamat asal Alamat sekarang Agama : I Wayan Wira Arta Kusuma : Bangli, 19 April 1993. : Bangli. : Jl. Sudirman, Singaraja. : Hindu

2. Diagnosa. Berdasarkan informasi yang dimiliki oleh calon konselor dari hasil laporan klien yang bersangkutan, konseli tersebut memiliki masalah yaitu klien kurang mampu mengontrol emosi yang ia rasakan sehingga ia sering marah-marah ketika menghadapi suatu keadaan yang tidak ia sukai.

3. Prognosa. Sesuai dengan diagnosa tersebut maka untuk memecahkan masalah yang dihadapi oleh konseli maka perlu diberikan bantuan berupa :

a. Membantu awali dengan latihan yaitu mengembangkan daun hidung, b. Melakukan gerakan pernapasan dari hidung yaitu dan menarik nafas

sedalam-dalamnya

menghembuskan

perlahan melalui mulut yang terbuka c. Melakukan gerakan menarik nafas dalam-dalam yang dilakukan bersamaan gerak mengangkat tangan keduanya keatas dan ditarik pelahan ke bawah dibarengi dengan nafas yang panjang teratur. d. Calon konselor melatih konseli untuk menarik nafas dalamdalam sembari menarik tangan ke atas kemudian

menghembuskan nafas panjang sambil melakukan gerakan membungkuk. e. Langkah Kegiatan Layanan. TAHAP URAIAN KEGIATAN WAKTU 1 menit NARASUMBER Calon Konselor

Pembukaan Penyampaian salam Membina hubungan baik antara calon konselor dengan klien Tanya jawab materi terkait Menyampaikan tujuan dan kegiatan yang akan dilaksanakan Penyampaian pokok pembahasan yang akan diberikan kepada konseli Kegiatan Inti Penyampaian topik/tema materi yang akan dibahas bersama konseli Penyampaian materi tentang apa itu yoga dan tujuan dari dilakukannya yoga. Calon konselor mengarahkan untuk melakukan olah nafas yaitu dengan menarik nafas dalam-dalam melalui

2 menit

Calon konselor

hidung dan menghembuskan melalui mulut Calon konselor melatih konseli untuk melakukan gerakan menarik nafas dalam-dalam yang dilakukan bersamaan gerak mengangkat tangan keduanya keatas dan ditarik perlahan ke bawah dibarengi dengan nafas yang panjang teratur. Calon konselor melatih konseli untuk menarik nafas dalam-dalam sembari menarik tangan ke atas kemudian menghembuskan nafas panjang sambil melakukan gerakan membungkuk. Penutup Calon konselor menanyakan keadaan konseli setelah melakukan gerakan yoga 1 menit Calon konselor

4. Konseling. Awal Calon Konselor Calon Konseli Skill yang Digunakan

Inti Calon Konselor Calon Konseli Skill yang Digunakan

Akhir Calon Konselor Calon Konseli Skill yang Digunakan

5. Follow Up.