Anda di halaman 1dari 9

BK Anak Luar Biasa

Anak Hiperaktif

Definisi
Ditinjau

secara psikologis, hiperaktif adalah gangguan tingkah laku yang tidak normal yang disebabkan disfungsi neurologia dengan gejala utama tidak mampu memusatkan perhatian. Anak hiperaktif adalah anak yang mengalami gangguan pemusatan perhatian dengan hiperaktivitas ( GPPH ) atau Attention Deficit And Hyperactivity Disorder ( ADHD ).

Pembagian
Tipe

anak yang tidak bisa memusatkan perhatian. Mereka sangat mudah terganggu perhatiannya, tetapi tidak hiperaktif atau Impulsif. Tipe anak yang hiperaktif dan impulsif. Mereka menunjukkan gejala yang sangat hiperaktif dan impulsif, tetapi bisa memusatkan perhatian. Tipe gabungan. Mereka sangat mudah terganggu perhatiannya, hiperaktif dan impulsif.

Ciri - ciri
Ciri lain yang sering menyertai anak dengan hiperkinetik adalah sebagai berikut : Kemampuan akademik tidak optimal. Kecerobohan dalam hubungan sosial. Kesembronoan dalam menghadapi situasi yang berbahaya. Sikap melanggar tata tertib secara impulsif ( melakukan sesuatu tanpa berpikir ).

Faktor Penyebab
Faktor

etiologi. Faktor toksik. Faktor genetik. Faktor psikososial dan lingkungan.

Media & Desain


Media Visual/Gambar. Desain.

Judul : Object Card Tujuan : untuk pengembangan kemampuan dasar kognitif. Cara membuat :
Bahan : gunting, ketas karton, lem, kertas biasa ( kertar sprint ), printer, koneksi internet ( opsional ) komputer/laptop. Cari gambar yang terkait. Gambar yang sudah siap kemudian digunting dengan ukuran 12 x 9 cm. Gambar-gambar yang sudah dipotong tadi kemudian ditempel pada kertas karton. Kartu gambar dan foto gambar siap digunakan sebagai media pembelajaran.

Media & Desain


Media Visual/Gambar. Desain.

Judul : Bangun Ruang Tujuan : untuk pengembangan kemampuan dasar kognitif. Cara membuat :

Siapkan alat dan bahan seperti kertas karton, gunting, penggaris, pensil, lem. Tentukan bangun ruang yang akan dibuat Siapkan alat tulis/gambar seperti pensil dan penggaris. Gambar desain bangun ruang sesuai dengan ukuran yang telah ditentukan. Setelah desain selesai, gunting kertas karton sesuai desain/ukuran yang telah ditentukan. Bentuk kertas karton tersebut menjadi bangun yang diinginkan dengan menempelkan kertas karton yang satu dengan yang lainnya. Media bangun ruang siap digunakan.

Pembelajaran
Proses

pembelajaran yang digunakan meniru proses pembelajaran teori belajar operant conditioning. Skenario.

Tunjuk . . . Prompt ( bantuan/arahkan ) . . . Reinforce ( beri hadiah/pujian ) . . .

End

Sekian dan Terima Kasih


Om Santhi Santhi Santhi Om