Anda di halaman 1dari 6

BAB III PERATURAN LOMPAT JAUH 1.

Sarana dan prasarana 1) Lintasan lari Lintasan ini di buat untuk awalan para atlit lompat jauh maupun lompat jangkit yang penjangnya 40-45 meter dan lebarnya 1,22 meter. 2) ak lompatan ak lompatan atau pendaratan mempunyai lebar 2,!5 meter dan panjangnya bila memungkinkan 10 meter.

")

alok tumpuan alok tumpuan untuk lompat jauh ini terbuat dari kayu yang kuat yang

berbentuk segi empat dengan ukuran sebagai berikut # o $anjang o Lebar o (ebal balok tumpuan o % 1,21 & 1,22 meter % 20 'm % 10 'm

alok tumpuan ini harus di 'at putih.

4) $apan plastisin $apan ini berguna untuk mengetahui sah tidaknya lompatan. $apan ini terbuat dari kayu yang mempunyai ukuran panjang 1,21 & 1,22 meter, lebar 10 'm dan tebalnya 0,! 'm.

5) $engukur ke'epatan angin

))

endera merah dan putih $enunjuk waktu ini di gunakan ketika atlit mulai di panggil dan memberi

!) $enunjuk waktu kesempatan bagi si atlit untuk memulai lompatan. *) +ool meter dari baja ,i gunakan untuk mengukur jarak lompatan. yang di sebut (-.,.L/(. isa juga menggunakan alat

0) 1'oring board 2ntuk menunjukkan nomor atlit dan hasil lompatan.

10) $erata pasir dan 'angkul

11) 3ones 12) (anda-tanda (anda-tanda ini di gunakan untuk para atlit untuk menandai 'hek mark awalan mereka. 1") 1apu untuk membersihkan balok tumpuan. 2. Perlombaan LOMPAT - JAUH 4Long 5ump) 1. 1eorang atlet dinyatakan gagal, bila # 1 4a) saat menumpu, dia menyentuh tanah setelah garis batas tumpuan dengan bagian tubuh yang manapun, baik sewaktu melompat ataupun hanya berlari tanpa melompat6 atau 4b) bertumpu dari luar ujung balok tumpuan, baik sebelum atau pada perpanjangan garis batas tumpuan6 atau 4') menyentuh tanah antara garis tumpuan dan tempat pendaratan6 atau 4d) melakukan gerakan sema'am salto pada saat melakukan awalan ataupun saat melompat6 atau 4e) saat mendarat, menyentuh tanah di luar tempat pendaratan lebih dekat ke garis tumpuan daripada bekas terdekat yang terjadi di pasir6 atau 47) ketika meninggalkan tempat pendaratan, kontaknya yang pertama dengan tanah di luar tempat-pendaratan lebih dekat ke garis tumpuan daripada bekas terdekat pada pasir saat mendarat, termasuk setiap bekas di pasir yang terjadi saat badannya tak seimbang waktu mendarat yang sepenuhnya terjadi di tempat pendaratan namun lebih dekat ke garis tumpuan dari pada bekas permulaan yang dibuat saat mendarat. Catatan (i): Bila atlet berlari di luar garis lintasan awalan, hal ini tidak termasuk kegagalan

Catatan (ii): Berkaitan dengan ayat 1(b) di atas, bila sebagian kaki/sepatu atlet menyentuh tanah di luar ujung papan tumpuan sebelum garis batas tumpuan, juga tidak termasuk kegagalan. Catatan(iii):Tidak termasuk kegagalan, bila atlet menyentuh tanah di luar tempat pendaratan dengan bagian tubuh manapun saat mendarat asalkan bukan kontak pertama dan tidak menyalahi ayat 1(e) di atas. Catatan(i ) :Tidak termasuk kegagalan, bila seorang atlet berjalan balik melalui tempat pendaratan, setelah meninggalkan tempat pendaratan dengan !ara yang benar. 8e'uali seperti yang disebutkan pada ayat 1 4b)diatas, bila atlet melakukan tumpuan sebelum papan tumpuan, tidaklah dianggap sebagai kegagalan. 1emua lompatan harus diukur dari bekas terdekat pada tempat pendaratan yang dibuat oleh bagian tubuh manapun ke garis batas tumpuan, atau perpanjangannya 4 lihat alinea 147) di atas ). $engukurannya harus dilakukan tegak-lurus terhadap garis tumpuan atau perpanjangannya. Balok/Papan-tumpuan. (empat bertumpu harus ditandai dengan suatu balok9papan yg ditanam datar-rata dengan lintasan awalan dan permukaan tempat pendaratan. (epi balok yang lebih dekat dengan tempat pendaratan merupakan garis batas tumpuan. (epat setelah garis batas tumpuan ini harus dipasang papan indikator plastisin sebagai bantuan bagi judge. 5arak antara garis tumpuan dan ujung terjauh tempat pendaratan minimal 10 m. 2. ". :aris-tumpuan harus ditempatkan antara 1 m hingga " m dari ujung terdekat tempat pendaratan. 8onstruksi. alok-tumpuan ini harus berbentuk persegi panjang, terbuat dari kayu atau bahan tegar lain yang 'o'ok dengan ukuran panjang 1.22m ;0.01m, lebar 20 'm 4;2mm) dan tebal 10 'm. alok harus berwarna putih. 4. $apan /ndikator $lastisin. $apan ini berupa papan kokoh lebar 10 'm 4;2mm) dan panjang 1.22m ;0.01m terbuat dari kayu atau bahan lain yang 'o'ok dan harus di!at dengan warna yang kontras dengan balok tumpuan. "ika mungkin, warna plastisin harus kontras berbeda dengan balok dan papan indikator. $apan ini harus dipasang pada suatu lekukan pada lintasan awalan, tepat setelah sisi balok tumpuan yang terdekat pada tempat pendaratan. $ermukaannya harus menanjak mulai dari permukaan balok tumpuan hingga ketinggian ! mm 4;1mm). 2jung-ujungnya harus miring 45 derajat dan

tepi yang terdekat dengan jalur awalan ditutup dengan lapisan plastisin memanjang setebal 1mm, atau ujungnya dipotong sedemikian rupa sehingga lekukan itu bila diisi dengan plastisin akan mempunyai kemiringan dengan sudut 45 derajat 4Lihat diagram). Balok/Papan tumpuan dan Papan Indikator Plastisin

Ara a!alan agian atas papan indikator juga harus ditutup kira#kira sepanjang 1$mm pada seluruh lebarnya dengan lapisan plastisin. ila dipasang pada lekukan, sistem ini harus 'ukup kokoh untuk menerima injakan berkekuatan penuh dari kaki atlet. $ermukaan papan di bawah plastisin harus mampu membuat paku spikes atlet tidak tergelin'ir. $ermukaan plastisin harus dapat mudah diratakan lagi dengan menggunakan alat pelindas4roller)atau alat lain yang 'o'ok untuk menghapus bekas injakan kaki atlet. Catatan# %kan sangat membantu bila ada papan plastisin !adangan yg siap pakai, sehingga saat menghapus bekas injakan kaki, perlombaan dapat bejalan terus tanpa tertunda. Tempat Pendaratan. 5. (empat pendaratan ini berukuran lebar minimum 2.!5m dan maksimum "m. ila mungkin, tempat pendaratan ini ditempatkan sedemikian rupa sehingga pertengahan lintasan awalan kalau diperpanjang akan berimpit dengan pertengahan tempat pendaratan. Catatan: Bila sumbu lintasan awalan tidak segaris dengan sumbu tempat pendaratan, seutas pita, atau bila perlu dua utas pita harus dipasang memanjang pada tempat pendaratan sehingga ketentuan di atas dapat dipenuhi. 4lihat ,iagram). Diagram: Bak-pasir / Tempat pendaratan Lompat-jauh/jangkit terpadu

).

(empat pendaratan harus diisi dengan pasir basah yang lembut sedang permukaannya harus datar-rata dengan permukaan balok tumpuan. "ON#ISI UMUM 4:eneral 3onditions)

Pengukuran. 1. ,alam semua e<ent lompat-horisontal,jarak harus di'atat ke seperatus 40.01m) meter terdekat dibawah jarak yang diukur,apabila jarak yang diukur tidaklah dalam sentimeter yang utuh9penuh. Jalur lari ancang-ancang/a alan. 2. $anjang jalur lari an'ang-an'ang9awalan minimum 40m, yang diukur dari garis-tumpuan yang rele<an menuju ke akhir jalur an'ang-an'ang awalan. /ni harus memiliki lebar 1.22m $ %.%1m. 5alur awalan ini harus ditandai dengan garis putih selebar 5'm. Catatan: &emua lintasan#lari yang dibangun sebelum 1 "anuari '$$(, jalur#lintasan lari punya lebar ma)imum 1.'*m. ". 8emiringan suatu jalur lari an'ang-an'ang lompat horisontal adalah kemiringan umum ke arah lari awalan adalah# 1#1000. Pengukuran !ecepatan angin. 4. 8e'epatan hembusan angin harus diukur untuk suatu periode 5 detik dari saat seorang atlet melewati suatu tanda yang dipasang di samping lintasan, untuk lompat-jauh 40m dari garis-tumpuan dan untuk lompat-jangkit "5m. ila seorang atlet berlari kurang dari 40m atau "5m,ke'epatan angin harus diukur dari saat dia memulai berlari. 5. =lat pengukur ke'epatan angin harus ditempatkan 20m dari papan-tumpuan9bertolak./ni diletakkan setinggi 1.22m dan tak lebih dari 2m jauh nya dari jalur an'ang-an'ang. ). =lat pengukur angin harus diba'a seperti yang dijelaskan dalam per aturan $asal 1)".10. /ni harus dioperasionalkan dan diba'a seperti 1)".10). yang dijelaskan d7alam peraturan $asal 1#100 dan