Anda di halaman 1dari 389

LAPORAN KERJA PRAKTEK AGUSTUS _ SEPTE.YIBER ii 2OOO KOhITROL MOTOR INDUKSI TEGANG{\ Tift-GGI .

--DAN -\ama : Luqmanui iiakim E Iiif{,}i LU QM AN UL JTJ iiPi : uo^e.vo.lf,J ^ 6-^ : 963i 167itt250i5i EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II SISTEili PROTEKSII.iY-A PEJE AREA Oi PERTaiviII\A UP I-}, CTLaCaP Disusun OIeh : RUSAN TEKNIK ELEKTRO FAKU LTAS TEKN-OLOGI iiiDUSTRi UN IVERSITAS TRISAKTI JAKARTA 2000

LAFT}RAF{ KERJA PRAKTEK iI AGUSTUS _ SEFTE*IBER ?SS$ \ KSNTROL MOTOR INDUKSI TEGAI{GAN TINGGI NAN SISTEM PROTEKSII\T-YA PADA AREA {'1 PERTAMTF.{A UP IY- CILACAP fitrna atrIvl lffi: i.uqmanui Hahim E : iK2.96.153 Flltut/t r : 963ll671$25iii5i EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II Disusun Oieir : LU QM AN UL UNTV JURUSAN TEKNIK EI,EKTR$ FAKULTAS TEKNOLSGI iFiI}iJSTRi ERSITAS TRISAKTI JAKARTA 2CIS$

T}$A Ya, aiiaii. Berikaniah kep'aria hamba-Ivtu ini perunjuh, ketreranian, rian kekuaran untuk nrengiradapi segaia rulacam persoaian kehidupan. ilan berikailiah kepatia ira'ri-u*iviu irri kcscirai.uri Kesehatan baikjasmani m aupun rahani agar dapai meialrsanakan segaia akiir,-itas dengan baik. i'a, Aiiair. Tambairkaniah iimuku. mudahkaniah segaia urusan-urusanku. 1'a, Aiiah. 1'a, Tuhan kami. segaia macam iimu yang dipeiajari di sekoiah QM ;:J:H:ilt LU -r'a, sesama ieman, sairabat, sanak-sauciar-a, kaum-kerabai, keiuarga, orang-tua, guru. ieiangga. anak, ctrcu, dan urang{}i'ai-rg yang berada di sekeliiing hamtra -Iviu ini. Aiiah janganiah Engkau ambii nyawa dari jasariku sebeium hamba-iviu ini dapai hi <iup uni-uk membeia kebenaran <ian rnenumpas kebaii:iian, sehingga sebeium akhir hayatku {iba aku masih ciapai meiihat trahwa kebenaraniah yang keii:ar sebagai pemenangnya, Ya,rriiah. ,tmiin. nnn Fm -n -LUsL rp. I t-,i,y ttgu:iruy luuu.' 1o.,1/:ui.uu ir-iii Di kamsr fndekos k eiuarga il.Moh.Taif tt ffi ann t t 1 JIn. t ftcrmft* i\{r_.4cD, Keturaficln Ll'J FlEmlE n't lI t ahhn t tt AN maupun iimu-iimu yang beraiia di sekeiiiing hamba*tutu ini. UL Berikaniah kepada hamba-Mu ini kemampuan dan kemudahan unirrk menerima hamba-ntu ini kemuriairan deiam hai pergauian sehari*iiari EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI

ak tek II "tr'

LEIVfBAR PENGESAHAN LAPORAN KERJA PRAKTEK AGT}STUS II KONTROL MOTOR IT{DUKSI TEGANGAFiI. TR-GGI DAI{ SISTEM PROTEKSINYA PANA AREA Oi PERTAMIFTIA UP Iv- CILACAF Nama i\l|M atl^.h> : Luqmanui Hakim E . t uol-yo rf_i AIA NTKVT : 963 Fembimbing Kerj a Prairtek, LU LJ No.Peg. 708907 fEL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II - SEPTEFTBER 2 S (} I} OLEri A li67 i0250 i 5 i UL QM AN Teiab djpenisa {ian iiisgtujgi

: Pemi:imbingtgpangan, -r |{t-i-/ / tts; '/ .'/ ; t! i No. Pdg. Subawo *r--T= leT i19 Mengeiahui, Kepaia Proyek Enjiniring ";@inaUTIVCiiacap ir, i.,iqrhend{o Na.Feg. 673575 111

LEMBAR FEI{ILATAi\ KERJA TRAKTEK II DAN SISTEFT PROTEKSINYA FAIiA AREA FERTAFyII\-A Up fy' CiLACAP Dengan ini menyataiean bahwa mairasiswa Tehnik Eiehro, Fakuitas Teicnoiogi Indus tri, universitas Trisakti, yang tersebut di bawah ini UL teiah selesai meiaksanakan Kerja praktek Ii, dengan niiai Demikianiair iembar penilaian LU Fakuitas Teiffis,iogi Industri, universitas Tnsakti. Irsr^ ?"*9uji k,ja ?u,Fr* ! rr.-fe(o trftnrnirn H EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II ST . KONTROL NIOTOR i}'iDUKsI TEGANGAN TII{GGI Luqmanui Hairim E ii62.g6.l53 : QM AN imi, uniuk qiikeiahui oieh jurusan Teknik Eie*;iro, Flormat Kami, Dosen Fembimbing Keqja Praktek ii ir.

Syamsir Abduir

TAPORAI'I KERJA PRAKTEK II KONTRSL MSTOR INDUKSI TEGANGAN TiF{GGi IIAN STSTEM FROTEKSII{YA PADA AREA Oi FE*.TAFIIhIA UF i-y' eiLAeAF Dengan ini rnenyatakan bairwa mahasiswa Teiinik Eiektro, Faizuitas Teimoiogi ind usfn, Universitas Trisaicti yang terse-but di bawah ini : Teiah menyeiesikan Kerja Prahtek LU Agirsrus sampai tiengan 30 Septemirer 20S0. Mengetairui, Ir. Kuqiwati Seinetaris Jurusan EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II Luqmanni Hakim E 062.96"r53 QM AN UL ii tiengan topik seperfi di atas muiai ianggai i Ir. fu{auia $planawicijaja. &qSp Kepala iurusan

t.JI\t Knmpus A, Jalan Kiyai Tapa No. l, J:rk;rrra I I t40 Tclp, 02 I -56058J4. i6(r3 2 12 pcs. 4() I - 4 i 4 IIAKUI,TAS TEI(NO LO(; I vttl(bl'I A5 I'ril5Al{.-'l'f IN I} TJS'I'III VTI lFTl-Sekiu r.El / zooo Permohonan Kerfa praktek A1 O/ 459 Dengan hornrat, Bersama ini kami mohon bantuan Saudara untuk msmberikan kesempatan kerja praktek bagi mahasiswa kanti, maksud kerja praktek tersebut adalah untuk memberikan pen galaman keria praktek disamping belajar dan sesuai dengan kurikulum' Jurusan Tek nik Eloktro Fakultas reknorogi lnJustri universitas Trisakti. Bila Saudara tidak berkeberatan, maka kami mengirimkan mahasiswa-mahasiswa.kami yang akarr nrelaku kan kerja praktek. t, Heurdra HaCi 2, l,uryrarml Haldm, 3. Fian Fizandlz Demikian, atas perhatian dan bantuan Saudara sebelumnya kami ucapkan terims kasi h. EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II Kepada Yth. : Manager SDM Pertmulna atalato! Urrit Pengotahan (. U,P, ) IV ql?eqp, Jawa Tbnqah taa UL E 062,96, 107 AN 062,96. 153 (tlntu:< kerj a praktel< bulan Fgustus 2000 a62,g6,rg5 tseramaIbulan),

LU QM J a ka rta, ,'4 ataa.aaaQta. Juli 2000 *, i u" Jurusan Teknik Elektro , ,Fakultas Teknologi lndustri , '' UniversitasTrisakti S eIretaris, KuniwaLi II.MI; )

T{ATA PEI\GANTAR Dengan mengucapkan puji syukur kepada Ailah SWT yang teiah meiimpahi<an taufiq cian hieiayah-Nya kepacia saya, sehingga saya ciapat menyeiesaika* iapora n Ke{a Praksek ii ini daiam rangka rnemenuhi jenjang S-i jurusan Telnik Eiemro ProEam Feminataa Teknik Tenaga Arus Kuat i ), pada Universitas TTisaki iakarrn. Inriuksi Tegangan Tinggi dan Sistem Proteksinya Psri* Area Ai Pertamins UP Ciiacap ". Seiain untui{ memenuhi kurikuium pendidikan, Kerja Praicek teori yang diajarkan di daiam keias ciengan cara mempraktekkannya langsung di iingkungan kerja" AN QM Daiam kesernpatan UL tujuan yang iebih ichu$us, yaitu agw mahasiswa lebih memahami dan mengrrasai teo rimenyampaikan rasa terima kasih yang sebesar-besamya kepada i. Bapak Ir. A.A Junaedy, selaku Fimpinan Unit Pengolahan IV Ciiacap. 2. Bagak Ir. Nurhendro, seiaku Kepaia Proyek Eryiniring Periamiaa UF iV" Bapak 3, ir. witiorio Dwiksrants, IV Ciiacap. 4. Bapak Subagyo, selaku Pembimbing Lapangan "nagian Reltabtlity di Pertamina iV Ciiacap. " iimu rtu Say* rx*kin rfterssit badah. T*pi, Athamriuliliah, S*yw tidsk lagi seba dah ketika pertama knii datang ke Cilacap. Semoga Anda sekeluarga drlineiungi-Nvu o'. EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI

ak tek II syarat guna meiaksanakan kurikuium pendidikan "tdapun judui iaporan ini adalah " Kontroi Motar lV ini memiliiri ini saya, sebagai penuiis tian praktikaq ingin sekaii : LU seiaku Pembimbing Kerja Fraicek di Perramina UP U? Terima kasih stos seg*la trantfer iimu ynng Anda berikan, dengan xl

5' Bapak ir. Dasaf Tamzii, aiumni anr$ kuat iisairii angkatan igg4, yang reiah memberikan inspirasi dan semangat hingga kecewa saya terhadap pihak kampus se{iikit terobati. 6. Bapak Ir. Yoga Triyanto Oetomo beserta staf dan karyawan SDM Fertamina UP IV yengteiah memi:eri ijin dan iasiiiias seiama keda pralaek. 7 Seiuruh karyawan Pertamina UP iV Ciiacap aras bantuan dan ke{asamanya. 8. Bapak ir. Syamsir Abriuh, selaku Dosen Pembimbing Kerja Prairtek. \) - Ketiua orang tua cian keluarga yang teiah berperan serta ciaiam memtrerikan ba ntuan rnorii iian materii hingga seiesainya seiuruh rangkaian ke{a prakiek ini. iS. Teman-teman senasib-seperjuang?tr, sepenanggungan-sekesusahan, IiMtvI ;, Eko ( KItvIIA-ItrUp ), Tesroni danAiex(IyiESiN-iTB QM " Sei*mat berjuang, Kawan !!i , but wizere sre you fi*rrnsn AN UL sekedinginan-sekeiaparan 9. Bapak H.Moh.Toif dan keiuarga yan5 teiah sudi menyeriiakan kamar indekos seiama Kerja kairtek '" Terima ks-sih ilt{ts singkong rebus, sukun gor tlg, darz ay*m hampungn3ta, Pak Sentaga kesehstan rian keselamatan selalu ftrerrvert#i Anri* sekeiu*rg* " ^ i0. Teman-teman seindekos : Pak Koesnaedi, Pak Fiaryadi ( Dayak Mas Haryadi

{ Pecak Leie ), cian Pak Imran beserta anak-anak karyawan PT Sekawan Envirotex. EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II dan : Hendra Hadi ( ELEKTRO-USAKTI ), Zeiiy i i\dESINi IV{ESIF.i--ITB }, Dorman ( MESIN-ITB i, ').*'r,:r* fii Pl")e Pt t Fru*a -At*{t '"\ -Y *1y,rl'*,V,) ? " LU cii Ciiacap. Dan keiuarga Bapk Maulueidin. .i i, Mas Chu-ang,

i i. Para ieiangga rian anak-anak kampung Lomanis, Ciiacap : Dodc, Henriro, Erni, Eri , Anto. Mas Yudi, Berni, si kecii Doni, Abas, Koko, Mas Yatman, dii yang titiak dapat ciisebutkan satu per satu. Buat Mas -Y-udi i2" Rumah makan " AMBO ", warteg " BAHARI ", dan $rarung " ESTLI ECHO "" aias gi zi yang diberikan seiama 2 bdan. i-3. Seluruh krll " Faraciise Computer " llanya Aiiah SWT sajaiah yang pantas membaias amai dan kebaikan rnereka semua Semoga perpisahan icita tak beriang$ung iama. Saya menyariari bahwa masih banyak kekurangan dalam penuiisan iaporan membangun sangatlah diharapkan ciari semua pihak. QM AN UL karena keterbatasan pengetahuan dan pengalaman. fuIaka saran dan EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II '. " Tiriak aiia orang yang hryo karena lwii fiOGEL ". * ; Ca{e " L*'i-ir,"' '' atas pelayanannya yang ramah. ini kritik yang ciapat C'ilacap, September 20S$ LU --s -"ti v / --*.r*-

l,7lu /' Ii lr.7t r \--_ Luqmanui Flakim E xlll

FAFTAR isi Ju-DiiI, DOA. LEI\4BAR PENGESAF{AN LEMBAF- PENILAIAN LEtuiBAR LAPORAi{ SIjRAT-SURATKERTAPRAKTEK.... LAT A PENGANTAR= DAFTAR isi.. BAB i, BAB II PEi\iDAiiiJLLjAN ... ... = i i. i L*iar Beiakang. . . .. .. i i,i.i LaiatBeiakan gPenuiisan.. .........2 I.i.2 Femilihan Bidang Kirusus. .. ".. ... . z 1.2 Tujua n Ke{a Praictek. .. ... 3 I.i Metodoiogi P'enuiisan. .. ...3 I.4 Sistematika Pen uiisan. .. ...4 I.5 BatasanPenuiisan.... .......5 GAMBARAJ\{ LI-MU:JM PERTAA4INA LiP ru .. ... . 6 Ii. i Peirciairuluan ... .. 6 fi. i. i Sejarah Singkat Ferram ina UF iV Ciiaeap... ... ... 6 =. . ii. i.2 Kiiang Minyak Ferramina Utr iV ii. i .3 Froduksi dan Distribusi Penamina iiF ii. i.4 Sarana Fenunjang Operasi K iiang ii.2 Sistem Organisasi dan Manajemen Perusahaa_n. ri"z.i visi, Misi, dan Moito Budaya Kerja periamin a... ... . 22 ii.2.2 susunan Dewan Komisaris tian Dewan Direksi. .. ... "..23 ,. ii.2.3 EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II Halaman .. ... .. i ... .. lt iii iv ... .v .{:Jir .....vi ........ xi .

... . xiv LU QM AN UL CiiaeaF... iv . ".. . ". . .. g Ciiacap. ... i s ... ... . i7 . .." Zi Struirtur Organisasi Feriamina IIP IV Ciiaeap. ." "." .. " ""25 xlv

Ii"2.4 Sistem Kepegawaian.. ii.?"5 FasiiitasKesejairteraan. .. Zj 32 .."....28 ....32 iii.itimum.. iii.ZSistem Fembangkiian. 11I.2.2 11I.2.i Pembangkit Listrik Tenaga Uap PenggerakM'uia. III.2.3 Generator... .. III.2.4 Proteksi BAB iV. .. Iii.2.5 KerjaParalelGenerator..... IIi.2.6 interkoneirsi gntar Pembangkit. il i.3 Sistem jaringan Transmisi eian Distribusi... . ili.3. i Kabei Bavrah Tanah. iii.3.2DistribusiPrimer..-.. ..,... IiI.3.3DisrribusiSekunder.. ,..!.. iii.3.4 G areiu induk. iii.3.5 Transformarar Daya... . iii"3.6 Swircir Gear. iii.3.7 Busba r" BEBAN.BEBAN TENAGA LISTRIK i ienis-ienis Beban ry.I.i InstalasiPenerangan. ff .1.2 lvlotor Listrik. IV.Z Load Shedding... . IV.3 Penggunaan Governor. iY.4 Gen erator Spare. iV.5 Pemeliharaan Listrik cian Pentanahan Generator. ". i-Y'= EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II .. . ". 33 bA-s ilr. .l-.h SISTEM TEJ\-AGA tiSTRiK PERTAMINA LIF IV. (PLTU). ....34 ...id . ... ...J7 . ... ...40 ........42 ...43

.. .44 .. .. 44 ....46 UL ....4? AN .. ... ...48 .. ... .. 49 QM .. ... ... 50 ." 50 52 LU ". " . 52 ."..5i ". ... . 54 .. . 55 .. .. 55 . . ... 56 ... ... 56

BAB V, TUGAS KF{USu-S : KONTROL Iy{OTOR iNDiiKSi TEGAI{GAN TiNcci ... CILACAP V. i Feneiahuiuan V. i.l Fengendaiian. V. i .2 Proteksi i Periinciungan ). V.i.3 Permasaiahan. V.2 fulotor Listrik Sebagai Beban. V.Z.i Motor Sininon... . V.2.2 Motorlniiuksii Asinkron... V.3 Sistem Pengasutan Motor Listriii. V.3. i Metorie Tahanan Mula. V,3.2 Metode Reahor Muia. PERTAi\ffi].{A tjP iV v.3.3 AN V.3.4 Metode Wye-Deita V"3.5 QM Rotor. V.3.6 Direct On Line i DOL ) Sysiem Metoeie Putaran Awai Ttlth7rr1.-.4P V.4 Ampgarci Siarters Type ;rir,Break Csniactsr... v.4. V.4.2 Frinsip Ke{a. V.4.3 V.4.4 Trafo Kontroi V.4.5 Pemeiiharaan cian Perbaikan. V.5 Ampgar{i Starters Type -Vacuum-Break Contaetor ... 85 V.5.1 Deskripsi daa Konstruksi Fisik. .. . 85 V.5.2 Prinsip Ker ja. .. ... . 8? V.5.3 auxiiiary Contacts ... ... .9i V.5.4 Traio Ksntroi rian Fuse Fembatas Arus Start V.5.5 Pemeliiraraan dan Perbaikan V.6 isotaiing Switch Type I,FR. 4".. EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II . 58 FN DAN SISTEM PROTEKSIN}-A PADA AREA Si . ". ..

16 .. ... . 59 .. ... 6tl ..... 63 .. 6i ........65 ........66 .. . b7 . . ... .. 6? .. ... . ".69 UL Metocie Autotraio 3 Fasa i Penurunan V-u*u1 i".. .." .. ". .. 7S iu,oo*1 Staner ( Penurunan ) . .....71 . .. ".. 72 72 ... .. .

... 73 LU t uesKnpsl gan K.onstruKsl f lslK. .. . i) .. . ". . 77 ArxiiiaryContacts .......80 .." eian Fuse Pem-batas Arus Start Motor. Ii .. ... .82 Motor....9i ... ... . 93 .. . ... 94 xt"l

V.8 Aiien-Bradiey Overioad Reiay ( Staii Protection Relay V.9 Ground Fauit Relay ( GFR V. i0 Difrerensiai Reiay ( 8? fTii V. i I Prosedur V. 1 V. i v.i2iQ-i000il..". V .12.i Sensing input. V.i2"2 Fungsi Pro,ieksi V.i2.3 Fungsi P engukuran... V.i2.4 Apiikasi iQ-i000 ii.... V" i 2.4. i Proteksi Moisr V. i2.5 M otor Cycie lvtonitoring... V. i2.6 Pemasangan Sambungan Kabei V.i2.7 Fengaruh Li ngkungan. BAB VI. PENUTLF., DAFTAR PI'STA}IA i'.tMPIRAli EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II ..... "97 . A^ i Fengoperasian V.6.2 Mechanicai inieriocks. V"6"3 Auxiiiary Switeh. V"6.4 Pemei ihar&an dan Perbaikan. V.7 lvioiiuiar Overioad Reiay i MOR ) V.7.i Heater Therma l Mociuie ( HTM ). V.7.2 Fhase Unbaiance Mociule i PUM ). V.5. .. = ,.. 95 .. ... ... 96 .. . ". ... 97 ... 98 ...101 . 103 i . . 104 ) . .. " .. . i07 ). .. i iC' Operasi

... . li? i. I Proseiiur Operasi Konhoier Motor insiuksi 200 - 1u0u i#.. ....1i2 .. i.2 Prosedur Operasi Kontroier Motor iaduiisi i250 -225* UL i#." ii6 41.r AN ""119 .. .,. " i24 QM ... .. 125 ... 175 a6, ......". i26 =.. LU ... i25 ... i38 nh/ i38 . t39 I Ji .. . I4O .,. I4I .. r+'J, I lFxlrl1

PBRUSAIIAAI.{ PBRTAMBAIIGAI.I MINYAK & GAS BI.MI NEGARA Jl. M.T. Haryono No. 77 pO. BOX 9 Cilacap TELEPON : (0282) 31633,35333, rSLEX :2 5480,25494 FAC, 3 I 920, 31922 PERTAMINA CP. (PERTAMINA) KANTOR PUSAT TINTT PENGOLAI{AN TV Cilacap, 12 tuh2000 tr-urp. Psrihal : Kerja Praktek Lapangan Menunjuk surat saudara No. A-10/469/FTI-sekjur.EA/Iy2000 tanggal 4 Juli pada pri nsipnyu'.ulr*ir*, ?000 perihal tersebut-di. lks, Elektro Fakultas Teknorogi Industri universitas l. Hendra Hadi 2. Luqmanul Hakim E. 3. Rian Rizandy pada tanggal ketentuan sbb 1. UL selama melaksanakar kerja praktek /penelitian, _b3ntua1 braya dalam bentuk : Ybs. Dwajibkan untuk Melaksanakan Mentaavmematuhi semua petudut yang dengan wakhVjam kerja yang sudah ditentukan. le,suai lapangan. LU P:fri"dak sopan dan rertib selama meqialani kerja praktek/penelitian Mengusahaka n sendiri perrengkapan t<e4a dan aiat keseh;tan teda Merahasiakal melaksanakan k erja .semr, data ying- diperoieh praktek/penelitian. 3. Ketentuan - ketentuan la in : PERTAMINA Up tV tidak terikat qudu perahuan ataupun jaqii-jaqii yang diberikan s ecara lisan oleh siapapun yang tidak berdasarkan ketentuan ini.

berlaku bagi ybs. *ffiffiNH-}},?";::i:ff Tff -;HtrTH#l; cacat ;ffiffi t-T"T.:iL::Tffi 'ffil"f HTJrH,ffit ybs. sehingga mengakibatkan ffi;*ul:*o diketahui sebagaimana mestinya dari atas perhatiannya kand ucapkan ff,, UIN EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II Kepada Yth. : Sekretaris Jurusan Teknik Elektro liomor ,3 lQ lB4szotzooo-sg Fak. Teknologi Industri Universitas Trisakti JI. Kyai Tapa No. I Jakarra 11440 t*ur,ti Jurusan Teknik : atas nama ?6-?egg\1 - 062.96.153 - 062.96.195 r*F I Agustus Vd 30 September 2000, dengan ketentuan _ : upip*. ybs. Tidak mendapat ke{a AN praktek/peneritian dengan sungguh-sunggutr aurril,*

oreh pembimbing QM *r"*" selamanya dan atau meninggar PERTAMINA IIP ry Sumber Daya Manusia ?ENSOTAHATI

UNIVERSITAS TRISAKTI Kampus A, Jalan Kiyai Tapa No. l, Jakarta I1440 Telp. 021-5605834, 5663232Pes.40 1 - 434 FAKULTAS TEKNOLOGI INDUSTRI /FT-Sel<j ur . ENTII / Kei a Praktel< F- I0 / 544 Kepada Yth: Drs. Sugeng Ha4zanto Latbang Srrnber DaYa Manusia PERTAM]NA UP rV cifec.ap Dengan hormat t ]renr:rrjuk surat Saudara No: AN tentang kei a praktek QM I, Hendra Hadi 2, Luqmanul Hakjm, E 3, Rian Fizandlz ini LU l,taka dengan kami mengirimkan mahasi-sua yang akan melakukan kerj a praktek sesuai jadwal yan g sudah Saudara tentukan dari tanggal 1- Agustus s/d 30 Septorrber 2000 dan bers edia msnatuhi ketentuan ke r-entuan yang ada. mruLkian surat kami, atas kerjasamanya kani ucapkan teri-rna kasih. EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II 20 0 0 'I4BA UL 3L0/84520/2000-SB

mahasisr,va tertanggal 12 JuIi kani tersebut dibawah: 062.96.1_07 2000 062.96. I53 062.96,195 Jakarta , 26 Juli 2000 Jumsan Teknik Elektro F.T.T.Usakti r) : ' "' '' ',, Sekre taris , $Uruittt'"/( "'-./ 1 ./ \ . Ir.,.Kr:niwati H. MS )

MEMORAI{DUM i I(a. l.OC I UP ry :1, Iia. l-lrilitiss IIP nr 5. 1..4. FOC II LIP IV (t. Ka. ' I or:ninal uP fV 7, K;r. Paraxylene UP IV Latbang, SDN,I UP fV 1, Iia. Ilid. LLKK I".lP n/ 2, I{a, Proses Enjiniring llP IV Nomor tan4s?ryzooo-s8 Ksrja L,-t*tLLe]s Sehuburrgan clengan lrelaksanaan kerja praktek mahasiswa periode Agustus Septern ber 2000, clengan ini mohon banfuannya untuk clapat mcrnberikan penjelasan dan p eninjauan lapangan tentang kegiatan unit proses di bagian Saudara kepada para pr akfikan setranvak 9 orang scsuaijadwal sbb : L_ AN 7 I Serun, 7je_qllru__?!qq -__ Sri,in, 7 Agustus 2000 I UL r---_*ii;iW-hlgggl _. ] QM tiei.ELJ8 Aguslus 2000 I s*l^.r, 8 Agustus 200C I I R.b"J gustus 200q l-n'b,t Ag usfus 2000 [tiili'l'". ii 0r\gusfus 2000 I v v-r.>, !. r L t Dernikian ltta.s banluan dan kerjasamanya kami ucallkan tsrima kasilr. (sbg. Laporan) EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II Cilacap , 3 Agustus 2000 Waktu Lokasi 08.00-11.30 13.00-15.30 08.00-11.30 13.00-15.3C 08.00-1 1.30 13.00-15.30 08.00-1 1.30 Proses Enjiniring LLKK FOC tr urilities LOC tr Terminal

Paraxylene LU Sumber Daya Manusia UP PH. Ka. Latbang, ry

N,INMORAITDtJII,T i{eltlrll l);rri I-nrnllir.an l:r. Ir;rs, tinjini.ring Lt-p n/ 2. I{n, FOC I Llp ni" 3. Ka, Iiengkel p I'. Iji ).f I-.alhrns, ,SDh4 {.lp 11: I Nom<rr. {eani4sz}i2ao0-,Sg Pcdhll seltubttrtg:ttt cle ng;ttl lrclitksun0.ll kerja p'artre lt r'alasisrv;r -- sclll ctttllet' jooo. periocle cle*gau i,,i'rr,uiur. ba.tuannya rlcn rrnjrrl; rcnrrgir pcnlrrirnbirig uniuk crapat r.1r-rngn,.,,.r,,ri crirl.tar. sbb ''\ut"lsfLt's : j N(r. QM Ii,-,lrirliri trllir11l1,15i ori'.rrilltsi I ,rlltllus;ttt - \{an. Itilang t.,1, I\. - \llrr, [.init l)r.ocl, I l.]l) lV - .\irut, ,sDi\'l t.lp I\i (.s[r.g,. : EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II ' r':iviii ii.rri,i.si,siiA-l , f? ..\gu,stus 2000 AN UL ltltlttt'lt rltltltt.sisrvir rr:r'sr:llur tli irr,s tel;ilr r'cngikuti i 'rrrrrr rr p;irl;t t;rrrygtrl 7 10 ,.\qu,slrr.s 2()0(). LU I.atbang. Sj)\,f t-jl) IV ['}1i, lr.r;plrltr. ,\ I

Iop.;r _l --,-- (Js Lcirnq \/ {u_iri: tu i'\/r,"t'\-l | '\ l.;rllor.irn)

psRtt$[E{sn$ pHRTe&{ffieruSSH rdl#Y&ffi r}gs &&s st$ffi$ ess&&B $ESRET' KETEREffiffi&ffi NOMOR : Yang bertanda tangan dibawah ini Kepala Perencanaan & Pengembangan Surnber Da)ra Manusia PERIAMINA Unit Pengolahan IV Cilacap, menerangkan dengan sesungguhnya b ahwa : NAMA NOMORIVL{FL\SIS\VA UL JURUSAN FAKULTAS LU QM telah melaksanakan kerja praktek di PERTAMINA Unit Pengolahan IV 1 Agustus 2OOO sampai dengan Cilacap mulai tanggal tanggal 30 SePtember 20OO Demikian Surat Keterangan ini dibuat untuk dipergunakan sebagaimana mestinya. EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II Sts 7 n4reo/zooc_s8 IJIKI,S,NUL HAKII'I Ctr.296153 .dl. {wffiffiX'&re 8ffi&} TEKNIK ELEKTRO TEKNTK, 1NMIi,gITAS TRISAKTI AN CILACAP, &, $eptember PERIAMINA Unit Pengolahan IV Renbang SDM ,ifPs+t*ry# d u;1F f iNGSi-+hAh lv it ,*:{+,-{-f,

YoEd'friyanto

Eab I - Pendah*iuax BAB I FENDAEULUAI{ i.i Laiar Beiakang indonesia eiikenai sebagai suatu itegara yang memiiiki beraneka ragam sumber iia ya aiam yang potensinya cukup besar. Saiah satu diantaranya sumber aayaminyaii, gas, rian panas bumi. Kenciati teiah ciiekspioitasi seiama kurun waktu hampir ternyata masih banyak yang masiir beium diusahakan. Tercatat baru 30 cekungan ya ng teiah ciiekspioitasi yang umumnya beraria <ii wiiayah Barat Inrisnesia, dian 3S cekungan iagi di wiiayah Timur indonesia, yang disebut ciengan wriayah frontier , filefiB rrti sum-ber devisa bagr negara, sehingga peranannya masih menonjol daiam pembangunan nasionai. AN LU QM Pada pasai 33 yang terkandung di ciaiamnya iiikuasai oleh negara dan ciipergunakan untuk seb,e sar* -besar kemalarrurail rairyat. Pasai tersebut di atas merupakan lanciasari konstitusiani l bagi Periamina sebagai Badan Usaha n/iiiik Negara untuk mengemban tugas negara yaiiu mengusahrairan dan mengenbangkan potensi sumber aaya aiam minyair, gas, cian pan as bumi sebagai saiah satu sumber energi. Sedangkan iandasan operasioniinya yaitu U U i.,io. aa UL sentuhan rii rnasa ciepan. Hasii minyak dan gas seiama tahun i960 dan UU No.

Lap*ran Eeri* h&ktek'igrsrns - September 2$u0 di Fert*min* {iP EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II Z abad, ini masih ciiandaikan untuk iiUD i945 tiisebutkan bahwa bumi dan air serra kekayaan alam E tahun i97i .vang khusus tentang Fertamina. Il'tii*lc*p

Bab I. Pendah*Iuen i.i.i Latar Beiairang Penuiisan Sebagai mahasiswa yang berusaha mernpeiajan dan ingin menguasai seiuruh bahan mata kuiiah, maka mengikuti kegiatan perkuiiahan meneukupi. Sistem pengajaran yang diterapkan ie-nih banyak ciiiakukan ciengan pemberian teori di Karena itu pihak universitas memiiiki program penunjang iain, yaitu Kerja Prakte i< {FLP) yang wajib diiaksanakan oieh setiap mahasiswa paiia suatu perusahaan at au pabrik. Dipiiiirnya Pertamina Uhit Fengoiahan ( UT ) rraKteK t ff .' karena di daiamnya terdapat sistem proses yang cukup rumit, kompieks, cian saiing terkait satu sama iainnya. Seiain itu Pertamina iiP iV Ciiacap, eiaiam sistem di iingkup Pertamina UP IV UL keiistrikannya, memiiiki pembangkit yang ciigunakan untuk meiayani kebutuhan int ern senciiri. Hai memiiiki latar beiakang pendidikan jurusan Teiqnik Eieiiiro peminatan Anrs Kuat LU QM (Teirnik Tenaga Listrik). L.t,l ! a ^ remurnan $roang $,$usus .tt .t.t h. Guna mengetahui secara iebih mendaiam iimu yang diajarkan tii bangku kuiiah,

irirususnya pada mata kuiiah Penggunaan dan Pengaiuran dan mata kuiiah Sistem Proteirsi Tenaga tentang " Kantroi Motor Inriuiai Tegangan Tinggi cian Sistem Proteksirtya pacia Area iii Pert{}rrtina UP iV Cilacap ". i.aporun Kerjx F'raktek Agastas - September 2000 di Pertumina iiP iY Ciluccp EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II di kampus saja ticiakiah ruang kuiiah dan sedikit tambahan praktikum di iaboratorium. Miiaeap sebagai tempat Kerja ini amat menarik perhatian penuiis yang AN I frr Motor Listrik I (PFFvIL I) Listrih maka penuiis berusaha memahami

Bah i. Pendahlg,iuna t.t Tujuan Kerja Prnkiek Feiaksanaan Kerja Prairtek ini mernpunyai tujuan sebagai berikut : Tujuan Umum : L L L L L Mahasiswa dapat msngenal dan mempelajari konrponen-komponen yang ada di iingkung an ineiustri. Mahasiswa diharapkan dapat rnemperoleh bekal IPTEK saat memasuki druria kerja. Tujuan Khusus : Mengetahui proses pengotrahan dan produksi rninyak secara umurn rnuiai dari baha n mentah ( uucie oii Untuk mengembangkan iimu dan wawasan antara teori yang didapatkan di bangku LU QM i.3 meisde . berkaitan riengan tujuao penuiisan. Bahan dan inforrnasi tersebut diperoieh deng an AN Ingin mempelajari dan memahami tentang sistem kontrcier dan pengam&nan tenaga iistrik dari motor induksi tegangan tinggi pada area 0i. Fietodologi Penuiisan Daiam p6nyusunan iaporan, diperiukan bahan-bairan dan informasi yang UL kuiiah dengan praicek yang ada di iuar kannpus atau di industri. D Studi kepustakaan y'ang mencakup dan gambar - gambar diagram. D Pengamataniangsung ke tempat peraiatan di iapangan.

B Konsuitasi dran diskusi dengan pembimbing iian peffgas iapangan' EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II ) sampai hasii aiehir. buku-buku i iiierarur, m*nu*i instuctian baok tber 2000 di Pstamina UP Iv* Cii*rap

Be# I. Pendeh$laen I Mengoiah iniormasi dari ketiga sumber di aias tian menyusunnya menjadi sebuah laparan. I.4 Sistematiiia Penuiisan Untuii mernpermudah pnuiisan dan pembahasan, iaporan Kerja Praktek (KPi ini tersusun atas beberapa bab sebagai berikut : BAB I BAB iI BAB In Lapernn Kurin Prttttek,4gnsrns - Septemb* 2$$,8 di Fensmina AF EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II FENDAHTIL{JAN Menguraikan tentang iatar beiakang penuiisan, pemiiihan bidang ichusus, tujuan KP, metocioiogi penuiisan, sistematika penuiisan, dan batasan pe nulisan. AN UL Bab GAMBARAN UNfliJM PERTAMIF{A UF TV ini membahas tentang sejarah dan prkembangan QM perusahaan, struktur organisasi dan manajemen perusahaan, cara kerja unit-unit operasi, distribusi produk, sampai kepada sararna LU

penunjang operasi kiiang Periamina tiP iY Ciiacap, SISTEili TENAGA LISTRIK PERTAMtr$A UP TV Meiiputi pembairasan tenffing pembangkitan, penyaiuran, dan distribusi tenaga listrik di Fertamina UF fv- Cilacap serta generator, peraiatan-peraiaian iistrik yang digunakan, seperti iransfarmator, sw itch gecr dsb. IV Cit**ap

Bflb i. Pe*dahsisan BAB iVSEBAF{ - BEBAft- SISTEM TENAGA LISTRII( Menjeiaskan macam-macam beban yartg diiayani oieh [,: r'Atr Itl nrt v BAB VI L5 Batasan Penuiisan Penulisan laporan kerja praitek sistem ketenagalisrikan Pertamina UP tinggi patia &re& Bl ( Fael Oit Campiex II S yang berkaiian dengan koniroier dan sistem proteksinya. r:" _ I'aporan K"rju futktek Agustus - September EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II pembangkit, mulai dari beban untuk penerangan ieilang, perumahan karyawan, sampai motor-rnotor lish-ik untuk kebuiuhan operasi kiiang tisb. mttA t tr(rAD ttnLSLS ^ l TtTt!!^tlA

: KONTROL MOTOR ITtrOLIKST TEGANGAN TNVGGI & PERTATfIITT-A SISTEFI PROTEKSIFT-YA PADA AREA Oi UP IV CAACAF Membahas tentang prinsip kerja motor induicsi, Fembaglan ffiotor AN QM LU UL Ba-b induksi menurut dayanya (Ftr) dan menurut tegangannya, jenis* jenis kontaktor cian eara ke{anya, macam-maeam reiay pengaman dan sistem proteksi yang dipakai. FEh'UTIJF ini berisi kesimpuian dan saran. ini iranya terbatas parie penjeiasan tentang lV dan motor motor induksi togangan 20/,& di Pert{tffiins UP i7 Ciittcnp

Eeb II. Gambaran Amsm Pertamiaa UP ii'BAB N Ii.i Fendahuiuan indonesia ffiemiiiiri sumber daya aiam yang masih mentah. Satu diantaranya adaiah minyak dan gas bumi. Bagr Indonesia minyak dan gas bumi merupakan sumbsr iiaya aiam yarrg strategis. Bairkan hingga saai ini peran minyak cian gas bumi d aiam pembangunan nasionai masih konsisten. Pertamina aciaiah pengemban tugas negara untuk mengusahakan dan mengembangkan minyak dan gas bumi di Iniionesia. Kebijaksanaan pengembangannya sesara AN konstitusionai, berdasarkan pasal dikernbangkan atas dasar bumi serta -U{J No.8 tahun igTitentang Pertamina. ii.i.l Sejarah Singkat Periamina UP IV Ciiacap Pemerintair incionesia amat menyadari pentingnya pengembangan sumber energi di tanah air. KarenaRya, pada tahuni960 keiuariah UU No. i9 Perusahaan Negara dan Foiiaw up ciari kedua perundang-undangan tersebut dibentuhlah perusahaan negara di seidor rninyak dan gas bumi, yaitu PN PERTAh/iii'i cian PN PERMiFIA tahun i-ryoran Kerjn PraHek Ag*sius - Sqiember 2$$$ di Periamin* AP Ii' fr'Iacap EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II idiii berdasarkan Fancasiia, dan sesara sedangkan secara operasionai (rAiYlltA-KAi\ UiVlUm f t1,t(tAiYlli\A trf IV n l t3lt a !t a t! ItrtrYt^ t-'!ar t !-!t nr .!t.!-.lts UL

33 iiUD i945, Uii No.44 tahun i960 tentang prtambangan minyak dan gas LU QM I i96tj tentang Fendirian iiU Ns. 44 I i96C, tentang Periambangan minyak dan gas bumi. i96i.

Bsit il. Gaminran Amam Fenamins {iF Ii/ Kedua perusahaan iersf,but beriinriak seiaku kuasa periambengan yang usahanya berupa gas dan minyak bumi dengan kegiatan yang ineiiputi ekspiorasi, eirspioita si, pemurnian, pengoiahan, pengangkutan, dan penjualan. Kemudian kedua perusahaa n tersebut ciiga'bung menjadi PN PERTAMINA. Untuk kelanjutan dan perkembangannya, maka pemerintah mengeiuarkan Pertamina sebagai pengeloia tunggal dibiriang minyak dan gas bumi eii indonesia. Pada saat ini Fertamina telah memiiiki unit-unit operasi yang tersebar di seiuruh Indonesia yang meliputi 4 unit Ekspiorasi, 6 unit Pengolahan, cian cian Pemasaran daiam negeri dan beberapa Pertamina Unit Pengoiahan Direktorat Pengolahan Penamina dengan produk terbesar dan teriengkap di Indonesi a, yailg mem-bawahi Kilang Minyak I cian II, serta Kilang Paraxyiene. Kiiang-kilang ini didirikan uniuk memenuhi kebuiuhan daiam negeri ierhadap LU QM produk Bahan Bakar Minyai<, meningkat dan untuk mengurangi ketergantungan suplai dari luar negeri. Unit Pengolahan IV Cilacap memitiki iuas ateal, dengan rincian sebagai berikut: Kiiang & kanior Jaiur pipa ,6 .6 .6 6 .6 Terminai minyalvpeisus Perumahan/Tviess Rumah Sakit EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II uiJ No. I iahun i97l yang menyatakan bahwa I unit Pembekaian

unit penunjang iainnya. Miiacap merupakan saiah satu Unit Operasi AN UL ( BBM ) dan protiuic sampingan Non BBM yang selaiu 2A3,i9 12,77 50,97 i*,27 Ha F{a Ha 100"80 Ha Ha iimi,q 2A0$ fr Feriamina UP IY Cilacap

B&b Ii. Gsmberan Amum Per smins UP iV .6 Sarana oiahrag*reiaeasi 59,7i rta 1tt 't 'II.i.2 Kiiang *Iinyak Pertamina iiP i?'Ciiacap I li. A. {itafs,F,iinYak I : Kiiang minyak i Ciiar;ap dibangun tahun i974 dengan kapasitas baneilhari. Kiiang ini sengaja dirancang untuk memproses bahan baku minyak menta h dari Timur Tengah, dengan maksud, seiain untuk mendapaikan bahan produk BBM, juga menciapatkan bahan riasar minyak peiumas secara teknis ekonomis minyak ilrentah daiam negeri rnenjadi bahan dasar minyak peiumas cian aspal. Soeharto tanggal 24 trgustus i976, memiiiici unit-unit proses yang meiiputi: LU QM AN Kiiang Minyak i yang muiai beroperasi sejak diresmikan oieh Bapak Presiden Unit Proses Fuei Oii Compiex aan tjnit Lube Oil Campiex

IJnit CDU_ I NHT-I Hvdrodesulfurizer Platfarmer-I P r o p ane-. Manuf tt c t uv in g tltvtv&atv6avt Aiarnv Tvontar e^".- r LttVl Qr.'i-n-" tllJllf fftr/^+^- Lr,l tvl,rvl L' I-ryoran frerja PraWek Agusnrs - Sepiemb* 2$0$ di Penamin* UP IV Cifuxup EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II 1t30.u00 Totai 44'i ,7 i r1A i lube oil base ) dan aspai, berhubung tidak efisien untuk riiproduksi UL Tabei 2-1 t Fuel fiil Compls I ( fOC I ) KAPASITAS DESIGN BFSD TFSD i if; 0CItl i6.i26 2,805 2,300 1"650 43.s 25.600 17,000 14,900 111{\ ?an , l}\J 1{?nn IJ!rVV

Bah lI . tlam&aran {imum Fertsrnina u-p iil unit Fuei oii campiex mengoiair minyak mentah menjadi i^ . L Lias, L L L L L L Gssolineipremium, Avturlbahan bakar pesawat terbang, Kerosenelminyaktanah, Autumotine Dieset Oit ( Soiar ) Industrial I)iesel Oil, Industrial Fuel {}ilfminyakbakar. Hasii produksi u*nit Fuei Aii Compiex UL aiau BBlvi. Seciangkan Unir Lube Fuei Oii Contpiex I rnenjacii Lwbe Oii Base ( bahan riasar rninyak peiumas i cia n aspal Sejaian dengan peningkatan kebutuhan konsumen, tahun ditingkatkan kapasitasnya meiaiui f)ebottienecking sehingga menjadi i i 8.000 barreirhari. Untuk mengetahui jaiannya proses pada kiiang minyak I, siiahkan lihat gambar 2-i pada haiaman berikut. Laparan Kurjn Prakiek Agasias - September E#60 di Periaffiins UP EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II I ini iazim eiisebut bahan bakar minyak Oii Campiex i, mengaiah Lang Resiriu hasii pradulisi {"rnit . QM AN

i998 i i999 LU iY Giacap

B*& II. Gawbarun iimsm Pertamin* UP Ii'Gambar 2-i z Froses Kiiang I UL 3 o (! ; Middle East Crude 118 MBSD Long Residue LU ! t, Short Residue I l.-, EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II Block Diagram FOC I - LOC l/ll/lll t STI \u/ SP LIT ti --> J ;"LIYL II Platformr Fuel Gas LPG ;r-l Gasoline / Premium Kero i Kero Merox Avtur

, /-:) Kerosene 1,, t8l r ADO / IDO AN VGO ADO QM :\ t' t', El;:lr __.r L- f :) > tr.:;',:, I f,,.,ll t.. lt r - I \I I'or1[" h H Hrui->l $ t --> I ' HVt-60 HVt-95 Ii+r ll ffiil1 L=-, I L'

\)ai tl HVI-160s HVt-650 f+ 1+ Slack Wax Minarex Propane As1 rhalt Asphalt Blending IU s' Sqtember 20$$ di Periamin* UP {r/ Ciiacry

Bilb Ii, G*miia{an iinsm Pertaminn tfP i*' B. Eiiang fiiinvai( Kiiang Minyak Ii : untuk memenuhi iiebutuiran ii ini ciib,angun pacia tahun iy8i, BBM dalam negeri yang terus menenm meningkat. Berbeda dengan Kiiang Minyak I, Kilang Minyak minyak mentah tialam negeri dengan kapasiras 200.000 banei/hari. Sejaian dengan proyek debottlenecking pada tahun i998 230.000 barreilhari. Beroperasi sejak diresmikan Presitien Soeharto pada tanggal 4 Agustus 1983, juga memiiiki unii-unit : t i Fuel Aii Campiex dan Unit Fuel Oii Compiex II mengolah minyak mentah menjadi Gas, UL Lube Uil Compiex LU QM Liquifi eri P etrol eurn Gas, Gasa{inelPremium Naphtha, Avtur, Kerasene, Automotive Diesei Oii, Industriai Diese{ Ai{, indusrrisi Fuei Oil, Lqorcn Kerja fuafuek Agu,sins - Sqtemher lfififi

EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II II ciiraneang untuk mengolah i 1999, maka kapasitasnya iiinaikkan menjadi : AN tl tii Psiamina UF iV tilacry

Bah ii. Gambaran Umum Penaminu AP iV Sedangkan Unir Lube Oii Campiex ii mengoiah Long Resiriu dari produksi Fuei Oii C.omplex i menjadi bahan baku minyak peiumas dan aspai sebagaimana produksi Unit Lube Oti Co*tpiex i. {lnit CDU.N NHT-II AH Unibon Plctformcr-II { PG Rec cttr ra! Lt YY Ll l\ln^Lt Inn A ,{n*n,lVLlUf ttttLl tVlEf \hl UL TT{DT Visbreaker Tabei Z-3 z Labe Oii Compi* Lrnit LU His\t V'acum LInit Hish lracum Unit Propane Deasphalting Unit Propane Deasphaltine Untt Fur{irral E-ttraction t-lnit I ' v..l A fi.rn{"rnnf a4f tl4tUt. U.+*tUt!trIvtl Evtvnnlinm f tt-tl,r r\ -_.. -._.:--._ I I--:+ T r{rx Llil.ll. I -LYl-tjl\ uewu lffiK fii,

Dewaxins, Unii Hydrotreaiin* Unil hoduk Napirth* aari Fuei merupakan bahan baku dari Kiiang Paraxyiene. ' i-ryoran iierla i-rsltiei( Agusius - Septemtter t EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II Tabei 2-2 : Fuei ilit Compiac Ii i FOC n i KAPAqITAq, NtrqIGN "!-T)QT\ L I tJtj EIDqT\ 30.680 2,441 3.084 2,441 f\ {fr 230.000 20,000 23-000 20 000 11 lnA I l- I \-t\J I t ?11 t--'_1 r z-+ Fr l1r\ tv 1.s,U' 8,39t, J./UU 55,60u AN f, ii, Ei ( i,SC in fi, ffi i QM KAPASITAS DESIGN {dalam TPSD) I NT* TII I NT'TT rnr-r jJVV l!! laJv l! I II j

<'7/7 3"883 I II 538 784 784 478-57 _7 t-!r&tt I lnit Jf II ttLtv-LatLt tleA_??',7n naf, 11F' I LLV'JJ ii fu t-6+ F a c t { i fu i Fd< t-6r+ 6 t 4 t

"70C1 $ii Cornpiex r iniiah yang paria perkernbangan berikutnya tl t .4$a{t &, ttn ^" fefi{tmtnfl Uf IJ' L${tcgp trt

Bsit $. Gambwan An*m P*tamina AP iY Uambar J-i memperithatkan prsses kiiang minyak !-! rr r .r ii dan kiiang paraxyiene. t r .l Ganbar 2-2 z Proses Kiiang fi & Faraxylene hl@tha UL r I Fraclionator r-+= T oLDO I r.l \ wsbiebrer, Lryran Kerja h*hie* EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II Block Diagram FOC ll - Paraxylene + Fuel Gas

LPG REC -+ LPG Gas / LPG Benzene Heavy Naphtha to storage AN AH unibon -1 XylCot V " --*Xflrtql Paraxylene QM ADO / IDO Heavy Aromate LU lNa'btrtna Meroxl to ADO rFo LSWR TJ Aga,snrs - Sepiember 20#$ di Fertamins UF IY Cila*ry

Bni, Ii. Grmbsran Umsm Fe*amina tiP i*C. Kitnng Ps{aJcvtene : Kiiang Par*xviene Cliawp, riibangun pada tahun i988 dan beroperasi seteiah diresmikan oleh Bapak Presiden Soehano pada tanggai Fembanpman kiiang paraxy{ene berikut: Tersedianya bahan baiilr n*pirtha yang cukup dari kilang minyak Ciiacap. Adanya saran penriukung berupa dermaga" tangki dan utiiitas. Kapasitas prociuksi dari kiiang paraxyiene Ciiaeap aeiaiah 590.000 torr/tairun N aphtha, disiah menjadi Paraxyiene 270.000 ton, Benzene i20.000 ion, LFG 17.00CI ton, Raginate 92.0S0 ton, Hea4t Aromate iS.S00 ton, Fuei Gasi'excess I i .0S0 Prociuk Paraxylene sebagian untuk memenuhi kebutuhan bahan baku ke Fusat arornatik Fiaju, dan sebagian lagi diekspor, Sedangkan produk Benzene keseiuruba wrya LU QM ciiekspor dan proriuk-produk iainnya untuk keperiuan daiam negeri dan keperiuan senciiri. AN UL torVtahun. Llnit Ifi{T CCR Flatiormer Sulfolane Tatarav Xylene Fractionator I Drtsov AtV& f ^ ^--^ tJUtil.ut^--

Ilorun Knjn haktek Aga,srlrs - Sqtemh* 2$fi$ di Pertsmina EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II 2$ Desember 1998. di Cilaeap, didasarkan atas pertimbaflgan sebagai T*bei 7-1 t Kiiang Paraxylene Knnncitns T)eqisn -"^o-{ A,>lql.n TI}q.Tl\ t \ tJv I trtlrrrt+rll 7,791 t.791 ,100 1 1.730 4 qR5 A Ado. T3T--gv 1t <flfi J>J7V tr+ UP trY Cilwap

Beh iI. Gambaran tinwm Penamina AP IY B.,Lnbg Bas,e fiii ; Lube Bsse Oii i bahan ciasar peiumas i dihasiikan oieh Lube rlii Cornplex (LOC) i - fi. Bahan riasar pelumas initah yang kemudian eiicampur dan ditambah a riitii sehingga rnenjaeii pelumas seperti merek fuIesran eian sejenisnya yang banyak di temui di pasaran. Sejaian dengan peningkatan kapasitas meiaiui ilebottienecking Praiect ( igggliggg ) dibangun LOC iii, seiringga irapasirasnya semakin meningirat, dari s emuia 225.A00 torvtahun menjadi 428.000 torvtahun. AN Frw HW HVI UL 60 t{vI 95/1CC 160s - 650 { i

LU ILi.3 Frsdui*i dan Sisiribusi produksi kiiang-kiiang di BBfui, rron bahan bakar minyak (NBlvii. Prociuksi BBfuf mencairup premi trn-r, r lvt'ts:, kerosene iminyak mentah), solar dan minyak bakar. Prociuksi NBM mencakup LPG, i:ahan dssar minyak peiumas $ube petrokimia terutama adaiah pcra4tiene dan benzenet: t: F. pada prose$ ekstraksi di LOC i, asphait, rian IFO, tetapi juga ciihasikan produk ekstrak yang riiberi nama Perta mina iJ lr:'-r EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II Tabel 2-5: Gratie dan Kapasitas Lxbe Base Oii I(enasitac rrEt/*vrrEv iI rtlJLt ohrtn n+nn /f!G!uL4t! Ji, 69.4 lno < IVc).J 145.5 104.6 QM Pertamina UF n- Ciiaeap iiP IV Ciiacap meiiputi bahan bakar minyak atau oii bsse siack) iian aspai. Sedangkan produksi ii, Iii

ticiak iranya dihasiikan bnse *rl, parcfinrc, : Sepiember 2(t#0 di Periamins UP ii; Ciio'cap

B*b iI. Gambaran {imnm Penamina U-P n' eksirak iMiF{AREXi. Senyawa hydrocarbon yang dihasiikan kiiang ini seieiah ditei iti trermanfaat unfuk kebutuhan pemrosesan minyak bagr inciusu'i karet ban rian tint a cetak. A. Eiq[ribusi Produit BBki : Sejaian dengan program pipanisasi iawa, produk BBM Unii Fengolahan Ciiacap disaiurkan ke tujuan iewat jaiur pipa oieh Unit Pembekaian rian Pemasara n Daiam Negeri IY Citacap Group ke iokasi distribusi Jawa bagian barat dan timur. Ke -bagian barat meiaiui jaiur pipa Ciiaeap Tasiicrnaiaya tBandungi, setiangkan ke bagian timur meiaiui jaiur pipa Cilacap lYogyakana). truk tangki atau ciengan tangki kereta api. Seciangkan ciistribusi BBM untuk dae rah iakana, Surairaya dan indonesia bagian timur iiipasok dengan sarana transportasi kapai LU QM tangker. AN 6. Drstrrhust ffoflur( reffatirtn fl : Produk paraxyiene UL Kemudian untuk mencapai ciaerah konsumen berihltnya , BBM ciiangieut truk. a, Pwrfieri Terephtalic Acyd pengembalian ciana pembangunan. C. Produksi A7pni : Kiiang Pertamina UP moduk aspai di tanah air. Kapasitas Prociuksinya ditingkatkan setsiah tiebottien

ecking ( r0 Lryaran Kerja PruHek Agustus - Sepiember 2$A$ di Pertsmins UF IY Gi*cap EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II iV Fadaiarang Maos - Rewuiu t t W iV untuk memasok kebuiuhan bahan baku pabrii< PTA ( ) Piaju, sebagian ciiekspor bersama benzene untuk iV rnerupakan satu-satunya kiiang yang menghasiikan

Bsh II. Cambaran Umnm Penamina iiP iY i9981i999 i, iiari semuia 520 *fonr'tahun menjadi 72ti liforytairun. Adapun jenis produksi aspai itP iV yaitu Fen-drii7$ dan Fen-g0i i0S" Ii.I.4 Sarana Penunjang Operasi Kiiang Daiam kegiatan operasi kiiang l-rnii Pengoiahan iV, baik kiiang bahan bakar minyai<, non bahan bakar rninyak, ftlaupun kiiang pura4tiene, ti{iak iepas dari saranasarana penunjang. Adapun sarana penunjang operasi Utiliias iinit uiiiitas adaiah janiung operasiorrai tenaga iistrik, tenaga uap dan kebutuhan air, untuk iiebutuhan perkantoran, psrumahan, UL rumah sakit, dan iasilitas iainya. Kapasitas utiiitas se-tlagai Ses FF-ater iles*iinizatian QM Baiier Generator Tanshi Fenimbr4n Tangki-tangki penimbun digunakan untuk msnampung bahan baku minyak mentah, produk arLtara.- produk airiiir ffiaupun air bersih untuk ireperiuan ope rasionai nlang.

Iainraiari#rn Laboratorium, seiain uiuk mengoniroi spesifikasi dan kuaiiias minyak mentah, m'n iitas produk arrtata, dan iruaiitas produk akhir, juga sebagai pusat peneiitian cian mrqembangan. lt [,.qran Kerjs Praisiek EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II kiiang adaiah'. industri kiiang, yang menyeiiiakan -berikut . AN f4u ro#Jam 79t3 torvJam ii2 rtfw LU Agasius - Sepiemb* 2000 di Feriarnina UP iV fiiacry

Brh iI. Gamburan {im*m Fertamina tiF IY Bgnshet Femeiihuranp Bengkei, beriungsi garuia. Selain unruk perbaikan peraiatan yang rusah juga membuat peralatan penggaflti yang sangat diperiukan bagr keiancaran operasi kiia ng. Untuk meningkatkan kemampuan dan kualitas pemeliharaan, sejak tahun fasiiitas ini rii - out sourcing - kan ke PT Einusa Petro anak perusahaan Fertamina, yang pada perkembangannya tidak hanya dapat memelihara, merawat, dan momperbaiki sarana Pertamina UP menjuai jasanya merawat peralatan kiiang-kilang indush"i lainnya di luar Pertami na. Pelabahq! Iihusas dpn frelmasa Peiabuhan khusus dan ciermaga Pertamina UP dan memuat produk-produk kiiang untuk tujuan ciomestik maupun tr4iuan manca n gara. QM AN UL maksimum 250.0u0 DWT. Peiabuhan +' r':uJ Tenic !' L-::ra-j!ja} T\prrnqoe Crucie isiand Berrh Area 7t] Nusakambargan Strait Area 60 Sungai Donan : -Jettry I (64) -Jett-v -fett'rl lttItf I{6Rl y vv, v vbt I}o.^. I rfnorni'n- /QD Qi-^l^ LrtrtHLE t)t4tt-v , tvlttt rttttH, lLll)tvl/ f\ ^ Laporan Kerjs haisi* EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II l1!4l7 Teknik {EFT) yang merupakan

iV, tetapi juga dapat iV Ciiacap, memiiiki kapasitas ini irhusus untuk membongkar minyak mentah Tabel 2-6 : Dermaga Jumlah 3 LU Kaoasifas (a ii5.00fi ra 35.uut) I II (67) 1 3.000 - 6.000 3.000 - 6.000 9.VVV 1 L 1 JrVVV ?ono_6nflo /-J lJ " \J\/\, I ')<n nnn tx Agasius - Sepiember 2$Afi di Pertnmina UP il' Giacqt

Bab FI . Garnbaran Umum Penamina AP iV Ea muni&ssi dan Eiekironika Dalam menunjang keiancaran operasi kiiang, funsi iromun iieasi dan eiektronika sangat diperiukan. Fasiiitasnya meiiputi raciio, Pubitc Automattc Branciz ExclrL rr-tge (PABXi tian peraiatan eiekn"onika. ? Seiain itu tii insiaiasi kiiang teiah diiakukan oiomaiisasi dengan : sistem kamputerisasi seperti : DCS, CiviMS, FIOS, LOGIC dii. t. Lindunsan Linskunsan & Eeseiamatan Keria tt. Sarana penunjang iainnya aciaiah keseiamatan kerja dan iindungftri Aias prestasinya memperoieh penghargaatl dari Menairer RL Kemudian juga mempsroieh Swarci Loncion, dan Pa#a Karya Raicsa tulacfua dari Menteri Pertambangan eian Energl RI . Sejak awai dibangunnya kiiang minyak ieiah diperhiiungkan rentang dampak LU QM iingkungan yang merupakan . satu kesatuan paket tancarlrgan teirnis, selaras rie ngan rancangan kiiang dan sarana penunjangnya, sehingga dari suriut iindungan iingkun gan terjamin eiengan baik. Sarana iersebut antara iain sebagai Sour Water Stipper, merupakan saran memisahkan gas-gas ireracun dan berbau tiari air bekas processing.

CH afau Corrwgated Piate interceptor, merupakan memisairkan minyak yang terbawa air buangan. ii*idrng Basin, sarana untuir mengembaiikan terutama mcngembaiikan kandungan oksigen dan mengirilangkan kantiungan minyak. L7 Lapor*n Kojn PraHek Agnsius - ,iepiember 20fi6 di Periamina UF ii; friwap EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II meiengkapi i LLEIT ) - iingkungan. di bidang ini, Fertamina iinii Fengoiahan i-\,' beberapa kaii AN UL of Honor dari Britisit SuJrty Cauncri, berikut : sarana untuk meniaciakan dan atarr memperbaiki i,ualitas air buang&fl,

Bnb Ii - Gambwan Amum Pertamina UP iil Ficre, cersbong asap/'api, sarana meniadakan peilcemaran uiiara sekeiiiing. S ri incer,sarana meilgurangi kebisingan. Groyne, sarana periindungan pantai dari irikisan gelombang iaut. Fm Fan Cooier, untuk mengurangi pemakaian air sebagai media pendingin yang sekai i gu$ mengurangi kemungkinan pencematan air buangan. P gr k?Wbansun Fosiai E i{onot?rf 4tqs, K,el,pdir,frn-f ertamirqa Kehadiran Pertamina Unit Pengoiahan ridak iangsung teiah menciorong tumbuh cian berkembangnya kehiciupan sosial ekon omi warga Ciiacap. Wajah kota Ciiacap iiini teiah berubah. Kondisi jaian eii jantung irota maupun tahun. AN UL iuar kota semakin muius dengan tanarnan perindangnya yang tetap menghijau sepanj ang Sarana perhubungan semakin meningkat LU QM perhubungan udara. Sehingga, tingkat mobiiitas masyarakat semakin mendapat kemudahan. Warga Ciiacap yang semuia sebagian besar menggantungkan hidupnya eiari bertani dan neiayan tradisionai baik sekior informai mairpun sei#or formai. apai agi dengan ditetapkannya Ciiacap sebagai daerah kawasan inciustri iawa $eiatan bagia n Barat. Industriaiisasi di Ciiacap, teiah mampu menunjang iaju pembangulan eiaerah <ian pengembangan usaha bagi masyarakai, yang patia akhirnya meningkai iaju penunrbuhan eiconorni.

EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II iV cii Ciiacap, secar* iangsung maupun baik perhubungan darat, iaut bairkan LV di 'strts - Sqiemher 2(j0fi P*iaminn UF iY Ciiacnp

Bnfi ii. Garr&wfrn {Jm]s,m Psttmina Op iV Eeseiahierqqn *r& Ref;reasi Ferusahaan juga menyeriiaican sarana kesejahteraafl dan oiahraga/rekreasi unruk L L L L L Rumah Sakit Pertamina Cilacap Sarana peribadatan Balai pertemuan Sarana olahragalkolam renang \Misma Griya Parra Akan tetapi sejaian dengan perkembangan perusahaan yang menerapkan implementasi rssirukilrisasi, rian efisiensi maka beberapa sarana seperti sarsna olahraga Kesejairteraan Peke{a Fertamina, diperuntukkan bagi pekerja bserta keluarga rian riibuka untuk masyarakat iuas. Demikian pula sarana rumah sakit yang selama ini hanya LU QM untuk fasiiitas pengobaian pekerja tian keiuw1&, teiah dinyaiakan swariana dan d ibuka untuk umum, sehingga masyarakat iuas dapat memanfaatkannya. IL2 yang jeias dan teratur agff hubungan kerja antar pegawai menjadi baik. Tanggung jawab yang ciipikui oieh masing-masing pegawai pun dapat ciengan mudah dipahami dan ddalankan sesuai kemampuan sehingga dapat mensapai tujuan dari organisasi it u sendiri. AN Sistem Organisasi dan Manajemen Perusahaan Suatu perusahaan yang baik, harus memiliki siruktur meupun sisiern crganisasi UL

cian reicreasi, perwismaan, tian baiai priemuan ciialih keloiaannya kepada t"aya san Laporun Kerjs Pra*tek Agasfns - Septern*er 2000 di P*iawina ilP EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II : LI pekerja dan keiuarganya. Fasiiitas itu antara iain \t it'tilomp

8s& ii. Gambffun Umam Penamina A F {V* fl.2.i Visi, &{isi, dan Moito Budaya Kerja Fertaminp *'isi daq,tufisi fqrtuminn. Visi : Menjacii perusahaan minyak dan gas bumi yang efrsien, bersih, unggul, maju, cian maridiri. jwisi ; Bergerak daiam kegiaian ekspiorasi produksi, pengoiahan, niaga tujuan Menjadi perusahaan yang kuat dan seirat, memenuhi kepentingan konsumen dan menghasiikan keuntungan baE perusahaan, berprestasi setaraf dengan perusahaan terbaik LU QM ]uiisi ; AN VTsi dan Yisi ; Menjacii kiiang minyak yang kompetitif di dunia. UL daiam meiaksanakan usaha seiaiu berdasarkan paria tata niiai unggulan yang: Berstaniiar internasianai, berwawasan iingkungan, menumbuhkan kebanggaan rian' mengembangkan profesionaiisme karyawarr serta meniiukung program pemerintah. +Iisi Pertsmina.iiP lY,Ciiscan Mengoiah minyak bumi menjadi produk BBM tian i-{BM untuii memenuhi kebutuhan pasar. Dengan tujuan : i. 2. Mampu menghasiikan keuniungan bagi perusahaan. Memberikan iresejahteraan bagi pe kerja.

Laporan Kerjn ftakiek Aga,ctus - Sepiember lii${t di Pertsmins UP IV Gi*tcp EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II pemasaran iii : indonesia, rian secara seiekiif di riunia internasionai dengan {ii bidang minyak dan gas bumi, z2

Bfib Ii. Gsrrrbarfrn -tImam Fc*g,'mine AP IY 3. Mampu meningkatkan kinerja kiiang secara apiimai, berwawasan lingirungan. dan tuiono Budava Keris pertnmina merupakan suatu Badan Usaha Miiik negara dan satu-satunya badan minyaii dan usaha yang mendapat wewenang untuk mengoiah kekayaan negara berupa AN UL fr.2.2 Susunan Dew*n Komisaris dan Dewan Fireksi Fertamina LU QM gas bumi. pertamina berdiri dikeioia oleh suatu Dewan Direksi Perusahaan dan diawasi oieh Dewan KomisarisiFemerintah RI. Peiaksanaan kegi atan Pertamina eiiawasi oleh seperangk at pengawas yaiiu Lembaga Negara, Pemerintah, maupun iniern Pertamina. Susunan Dewa n Komisaris Pertamina adaiah sebagai berikut : Ketua Seirreiaris . Menteri Pertambangan dan Energi RI Wakii Ketua : Menteri Keuangan RI : Seorang pejabat dari Depariemen Pertambangan dan Energi EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II iif IY : ,'BEKER'A NALATY| KEtsERSAMAAN TfFTTUK 4.

Mampu tumbuh berkembang, maju dan mandiri' KEUNGGUIILN SEfuTUA', tahun igil berdasariqan iiu R.i No, I tahuni9?l. Penamina z3 2$ii0 di Pertamina UP iY Cilac*P

Bs& II. Gamilarg,n Am/fl,m Pe*atnina u-F IV Anggota Menteri Perencanaan Pembangunan atau Ketua Fappenas Ri Menteri Sela'etaris Negara Rt Menieri Negara Riset dan Tehnoiogi RI Susunan Dewan Direksi Penamina terdiri dari seorang Direkiur iitama yang membawa hi enam Direktorat : Direktorai Eirspiorasi dan Produksi Direktorat Fengolahan Direklorat Pemirekaian tian Femasaran Daiam Negeri Direicorat Keuangan Direhiorat Umum LU QM Seiain enam eiirehur tersebut, Direktur Utama masih dibantu oieh seorang staf ah li dan : inspektur Ferusahaan. Direkiur Uiama juga membawahi a. Perwakiian Penamina luar negeri AN UL Direktorat Perkapaian, Kebanciaran, da'n Komunikasi b. Badan Koorriinasi Perusahaan Asing c. d. Inspeictorat Froyek-proyek Periamina Fasiiitas Ekspor LFG ) e. Anak-anak perusahaan Fertamina yang

D FT. Peiita Air Serviee Laporan Kerja Prside* Ag*sius - Septemher 2000 di Periamins iiP Iy* Cii*cnp EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II i Los Rngeies, Frankun, SingaFore, &' Toiry-oi. i Aramsric Cenrer, Fabrik Methanoi, Fabrik Faraxyiene, teriiiri riari :

Bsi] ii. Gambatwn {imum fuftamina u'F iy FT. Faira iasa PT. Tongkang PT. Perta Insana PT. Einusa IL2.3 struktur organisasi pertamina tlP rv- citracap Khusus untuk Direictorat Pengoiahan ( Dit.P ) saat ini memiliki atau membawahi 7 i iinit Fengoiahan : i tiP I Pangkaian Brantian dengan iiapasitas 5.SSS barreilhari. ji tiF III Piaju & *) UP fv" Ciiacap dengan iiapasitas 348.iiSii barreiihari ierdiri : LU D eb QM )> 6) ur vf 7 D Kiiang Minyak i dengan'ciiiengkapi Fuei Gii Cornpiex iFAC) i, dan Lube Aii Compiex (LOCi i. 5i iiP v Baiikpapan dengan kapasitas AN otteine cking Disamping itu iiP iV merniliki iiiiang Fetrokimia Paraxyiene. 270.000 baneifirari. Baiongan ciengan kapasitas i25.000 baneilirari. i UP Vii Kasim lrian iaya dengan kapasitas i0.000 barreirhari. Pertamina UL iiP iV

i) UP ii Dumai & Sungai Pai<ning dengan kapasitas i70.0u0 barreirhari. Sungai Gerong dengan kapasitas 135.000'nan-eiihari. irerkantor di iakarta dan dipimpin oieh seorang Pimpinan Lryoran Kerja haHek Agustas - Sepiemher i008 di Periamina u*P ii,'t-flaxap EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II iig99l i9g9) dibangun LOC iii. Ciiacap merupairan bagian dari Fertamina Pusat ya ng Unit yang membawahi :

Bas Ii . riambaran tlmsm penamina Up i*ai Manajer Ferencanaan b) & perekonomian Manajer Enjinering & pengembangan Manajer Keuangan c) d) Manajer Umum ei Manajer Kiiang 0 gi h) Manajer Sumber Daya Manusia Kepala Biiiang Jasa & $arana Umum Kepaia Bidang Lindungan Lingkungan & Keseiamaran Ke{a (LLKK) Kepaia Bidang Sisie m informasi & Komunikasi ii O O O O Manajer Kiiang membawahi empat manajer, yairu Manajer Unit Pririuksi II i GNF ) LU QM Daiam meiaksanakan fugas cian kegiatannya Kepaia Bidang dibantu oieh Kepala Sub Bidang, Kepala Seksi, rian seiuruh perangkat operasi di bawahrrya. Untuk iebih jeiasnya, diagrarn siruktur organisasi Pertamina liP iV Ciiacap ieri era pada gambar 2-3. AN Mana;er Unit Reiiabilitas Kepaia Bagian Laboratorium UL

Manajer Unit Frociuksi i l BBM Laporan Eeri* hairiek EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II : i Agusius - Sepiemher 800# di renui@ ,Ltr

Beb II. Gerrt$,srg'n iimum pettamina {tp ftl IL2.4 Sistem Kepryawaian Karyawan Fertamina terbagi menjacii goiongan 16 sampal yang tertinggi yaitu goiongan Periamina dibagi 3 keismpok : a^ Goiongan i- 5 )SeniorStaff 6- 9 )JuniorSt*;; td b. Goiongan c. Goiongan i0 Pembasian "Inm Kgria Karyawan harian bekerja seiama 4S jam kerja seriap minggu, tiengan princian 5 UL hari kerj a aan pukui 0?.00 - 15.J0. Seeiangkan untuk karyawan shtJt bkerja dengan sistem I bekerja dan i hari iibur. Psriode tersebut berjaian secatra berganiian ciari jaga pagr, sore : LU QM dan maiam dengan jam keda sebagai beriirut a. Untuk karyawan operasi ShrJt pagr :

Shtft $ore Sirrlt maiam b. Untuk karyawan security ShrJt pagr : : : Shift sore Shrrt maiam i,aporan Koju Frrktek Agu,srrs - S*pAmirer EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II i6 goiongan, yang terendah yaitu i. Secara garis ircsar, karyawan ) Non St"jf - I, artinya 3 hari AN : : pukul 07.30 - 15.30 pukui i5.3S -23.30 pukui 23.30 - S?.30 pukul 06.U0 - I4,0CI puhui i4.00 - 22.A{t pukui 22.S0 - Sd,O$

Beb Ii. Gambaren {imsm Fettamina iiF IyBagi karyawan ship mendapat prerni shtfr dan uang iembur jika beke{a pada hari iibur resmi" If.2.5 Fasilitas Kesejahteraan Fasiiiias yang iersedia di periamina a. f;e{amahsn Fasiiitas ini diberikan kepada seluruh karyawan stai sedangkan untuk karyawan no n staf ada peraturan terseneiiri. Pertamina : perumahan yaifu o. Perumahan Gunung simping untuk senior aanjunior stcff. Ferumahan Tegai Katiiayu, untuk pa.ra medis RS Fertamina Cilaeap. AN t-r-ntuk para tamu disediakan LU QM Sarerla kesehatan. nreiiputi. Kiinik riarurat, terietak di kiiaug sebagai pertolongan perrama bila terjadi keeeiakaan. RS Pertamina c. Sqrqna fe@iliilsgn

Bagi karyawan Pertamina yang ingin meningkatkan kemampuan rian karier nya, diber ikan kesempatan mtuk mengikuti pendiciikan atau training di daiam atau di iuar negeri. UL Perumahan Lomanis dan Donan, untuk Sedangkan pendidikan cuma-cuma untuk TK cian SD. Laporan Kerja PraH* EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II tip IV ciiacap : tIP IV Ciiacap memitiki 3 lokasi kompleks luniar dan nan stalJ" Griya patra,Mess 3?, Mess 39, dan Mess ,i0. iiP iV Ciiacap, terietak di kompleks Tegai Kaiiiayu. bagi keiuarganya yaitu anakrrya, diberikan fasiiiias Aga,r*rs S"ft" d{

Bab II. Gambaran (imsm Pertamina Up iy d. $arann $ekfe*,si dqn Olahragn Terdapat ciua geciung pertelnuan rian reiueasi yang dimiiiiri Penarnina unfuit p ara karyawan dan keiuarganya, yaitu tr G Patra Grah4 untuk karyawan stal1: Patra Ria, untuk karyawan nan staff. u*ntuk sarana oiairaga disediakan fasiiitas sebagai berikut boia, boia voiiey' tenis, buiutangkis, e" Ssruna Perhubunssn da!, Tei?,kamunikasi Untuk sarana hubungan telepon ciaiam kota Ciiacap diberikan peiayanan secara culna-cuma rneiaiui sentrai teiepon otomatis terbang komersiai eiaiam negeri untuk keperiuan perusahaan dan umum. i $arsna ibsdalt LU QM g. Ssrang ferienskalan Keris Untuk keseiamaian kerja bagi setiap karyawan diberikan cuma-cuma yaiiu AN Sebuah Masjid di perumahan Gunung Simping Sebuah Masjid di perumahan Lomanis UL

Seriangkan untuk keperiuan hubungan ueiara pakaian rian sepatu keseiarnatan pelindung teiinga dan jas hujan peiinci rng pernapasan cian uang lem'bur bagi karyawan sh{t iL Eeusngan dnn Cuii . Bagt setiap karyawan diberikan gaji setiap buian sesuai dengan pangkat cian goiongan Inporan Kerja Prahek Agusius - September 2000 di Pertamina UP iV Giacap EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II : : Lapangan sepak goli basket, bowling, biiyard, dan koiam renang. miiik Pertamina iiP iV Ciiacap. di Pertamina disediakan iapangan : lv

Bab iI. Gambnran Amam Pe*amina AF {y' bonus aiiirir tahun dan uang cuii tahunan untuk karyawan yang sudah pensiun diberikan pesangon dan setiap bulannya msnerima uang pensiun U-ntuk kesempatan cuti, karyawan menciapat kesempatan dan seiiap 3 tahun menriapai cuii 26 hari kerja. EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II cuti i2 hari keqa setiap tahun, 30 LU QM AN UL er 2fi00 di Periamins UF IY CiiamP

Enb iI. G*m&aran Efm*m pen*mine u-p IV cambar )< t - 3 : srrukrur FJ osrganisasi Fertamina iJF r1/ )& <U r!< (,I 0,|9 rd< .F. tA vr F( \\) '- r >.-4.o,.- C 6.-H 6JO\ gE-!q.o-L' E E V L J L< 6+, {,) o -cr,toL6 |F C tg.- { O { a-CtrD6 \/*{ u'r r-r L o< o+{r L dr 5 O,Z ELf .n \J/ ., H cr lr{ J.-!tr O(' lv, id<oY(^sr LolF> I C t -., d atd (:d(t\ N \-. ln!ul-o oo\ > )=r OO-.- L\ O O .J JO._ .r c65O Ot! F-trJt tdcsd d 6 6 F dU.l\J 'F J E A t\ c o' L G LN O Fr rL< P1 a> O c (t o cn +rrlr{ f t/t L rV F/ o 9tcr I O .J 0- .tt 14 rLJ -f, vt .Ld rU CJ f g; Q -. 6;'i f, tEL" !r^ L]U k \i/, ^\ n Flq .-(Lo. l!0 h{l<ytLo6C+rCol9f, t?< A \\,l \\/ gt 6t.- a, CN .1^^ -( '-dCl!{, rJr, J+< c cf c(9_! r0 G t F4 rlG F< \\J oru,- r,t C OrJ 'E 5;- 3i E5 gES 5 )< F-{ 'r .ltr Y't r1 I,l-< ! '"r I A o.-vl U (r O or4r.- fl :!= r! C.yC-E -v O CJ'-.- rg> l! Oo,EUlrFE o n I o-398 .! C L., {! ' Lrporan *"rio Pra,titek Agustus - September zsh$ di Penamin*

EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II TF ld O:rll 2 H:E lAz i< <o(? 19:) U ol <: o :r .1 <= v1< <l< 1< o .a l! o (9 ts lrJ v t F v C) N N rf lr, s F H> ji qt> r! o N f UJ o q r t l! I

:) o d. d F o Z g t/, f:< <E rn c: :f;0 uJu r2 z, tH t! o* o dl lrl ; J UL F -o_ <vl ZQ uO dY -J ca> !J z, N o <o :l< XF F.1 <d :J AN g) .a lrJ <x J t c{ Or gJ

tu. tl lrt Y)< trJ z,to(' ff ov z(, H= J @ o J v U <x <o U& ot vr Y u.t na N ul rf ? U o\ ut UJ UJ t IL .d (, o o J QM Y tf l!

JH o{t < [l grJ Ox N lrl -< )2, Y< f= JO oc t l! J x d w lrl i .l lrt (, :)F EC( r^l LU oYOo(, Ov E oIA o t t! (t ) ) u,l t

) u t: '2, o F f! zo <F< '2. ) o x o \a Y)< t t' U o:a z< U< dl 0a d.< uI o. o J xX OtlJ uOt ? or >o JL) f l! TIJ Jx Ox LI LIJ o0]I JO t, r? t! JH lrJ 4Z (,(9 r( (, ox lr, (, o ? (( IJ' E

o l' trJ 0::U H(t =u rrj nftsH c-5 z, It o:: f,I l!O l4l ? lr, f UJ :! tgl oro Ov )a oU1 o UJ ? z ;t< <H <I <= UO z:< trj u/ c(u l! )l J HX O lrj J Jo. llJI J .? fo llL,, LI z I c Ll F $ I lr, caFiVW J1

Bab iii. Si:srern Tenega Listrik Penamina UP iV BAB Ifi STSTEN{ TENAGA LISTRIK FER.TAiliIT{A'JP iV lll.l UmUm Froses produksi pada Penamina tenaga iistrik. Iiai ini iiisebabkan karena iii iiaiain proses operasi pengiiangan selaiu itu daiam proses mekanik, kimia, penerangan, membutuirkan tenaga iistrik, baik 'negitu pentingnya kebutuhan Juga sistem kontroi operasi prociuksinya. Mengingat ienaga iistrik pada proses produksi tenaga listrik yang mampu ineiayani kebutuhan tersebut. Sistem tenaga iistrik in i sistem eiistribusi. AN UL terrjiri atas iiga bagian utama : ii) sistem pembangkitan, (ii) sistem transinis i, cian liiii Karena Fenamina UP LU QM merupakan pabrik pengoiahan rninyak yang sensitif terhariap oahaya kebakaraa mai <a sistem tenaga iistriirnya harusiah memenuhi persyaratan yang cukup ketat, yaitu sebagai : -benkut f

iv{empunyai kehandaian sena kontinuitas penyaiuran yang iinggi, karena suatu keg agaian daiam penyediaan tenaga iistrik yang menyebabrat akan merugikan riari seg i biaya cian waictu. Apaiagi rusaicnya instaiasi atau mesin pabrik. f, Segi sqlery sangat riiuiamakan, baik itu menyangkut manusia sebagai operaior maupun terhadap mesin itu senciiri, karena iistrik adaiah sumber panas cian kiia ng minyak amat rawaR terhadap kebocoran sehingga bahaya kebakaran Laporan Kerjt fuaktek Agustus - September 200ti di Percnntintt UP EY Cii*cnp EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II iiP IV sangat ciiiunjang oieh keberadaan sisiem rian iii Periamina iiP iV, maka <iibang*niah suatu si*tem iV merupakan pabrik yang viiai bagi negara dan juga *ip pabrik jeias jika sampai mengakibatkan sangat J ,t-

Bn* iii . $r'bren Tenaga A$?ik Pxamine {ip iy mungkin terjacii. iiniuk ffienghindarinya, peraiatan iisirik riiusahakan bebas terhaciap tirnbulnya bunga api dengan carapenempatan dan pengisolasian perniabrr secara baik dan tepat. Misainya menempatkan peraiatan ineiuk yang tertutup atau pengisoiasian eiengan sistem totaliy enciosed pada generator. Kegunaan tenaga iistrik daiam suatu kiiang minyaic antara lain Sebagai penggerak pompa, kompresor, dan biower. Se-bagai pemanas Untuk penerangan kiiang Proses klrusus, misainya : desaiter. Iif.z AN Sistem Fembangkiian UL Operasi peralatan padabengkei pemeiiharaan,misainya . mesin ias. QM Sistem pembangkit tenaga listrik : deiapan buah unit generator L Kilang I terdiri atas 3 generator dengan kapasitas masing-masing 8000 KW. L iKilang

II dan kilang Paraxylene terdwi dari 4 generator dengan kapasitas masingmasing 20.S00 KW. Kilang LOC III terdiri dari 1 generator dengan kapasitas 8000 K\41. jarJi kapasitas total generator yang terpasang adaiah i i2 MW iiengan jumiah gen erator aktif sebanyak: 5 generator yang airiif dan 2 nonaktif. Dua yang tidak ( cadangan ) dan satu iagi menjaiani repair ( perbaikan ). Di samping itujuga di iengkapi JJ Laporan Kerjr Praktek Agastas - Septemher 20u0 di Perramina UP IY Cilacup EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II iistrik di dalam gardu : I heater ) dan peneiingin { coofer }. {ii Pertamina UP iV Ciiacap diiayani oieh LU N2 ; <ienganN- jumiahtotai generatorterpasang. Berarti ada aktii ini, satu uniuk spnre

Bilb iii . Sistem Teaaga Lis*i* pertarnina ijp IV dengan Ernergency Genef$tar dengan kapasitas ierpasang 550 ciengan renaga riiesei. Kw yang iiigerahtan Kegiatan pernbangkitan tenaga iistrik penyediaan tenaga-tenaga pnyediaan a* pendingin kiiang dan beberapa jenis air sepeni air minum dan air pe ngisi hoiier. Pengeioiaanya oieh bagian utiiities di area fi5 & j0. iTf.z.i Fembangidi Listrik Tenaga tjap Untuk memenuhi besarnya kebuiuh an tenaga iisirik, Penamina menggunakan pembangkit tenaga Ada beberapa alasan yang menciasari ciibangunnya suatu PLTU di iingkungan kiiang minyak tiP iV Ciiacap, aniaraiain AN UL aciaiah PLTU yang menggunakan uap sebagai sumber energinya. LU QM O Kebutuhan iistriic yang amar-besar. O Masaiah kontinuitas proses produksi kilang, sehingga menygbabkan penyediaan tenaga iistrik ti{iak bisa diserahkan kepatia PLN, sebab pLN tidak bisa menjamin kontinuiias pei ayanaffly&. O Terseciianya air yang cukup banyak untuk baiier sebagai penghasll sream. apaiagi steam yang sueiah digunakan dapat dioiah kembaii menjadi butiran air cii daiam eondensor. O

Bahan bakarnya mudah i iiuw-v Gas oii ), Fso \ ileavy Fuel oii ), inparan Kerja fuaktek Agustus - Septernb", EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II ini sekaiigus riiintegrasikan dengan iain seperti tenaga uap, tenaga angrn (udara kempa), iFtTi} iiF iV Cilacap iistrik sendiri. ienis pembangkit yang digunakan . drdapatkan dan hasii srsa produksi krlang, san Fuei Gas. yartu HGt) 3+ Z

Bab iii . S;srem Tenagu Listri* Pe*affiint tip IV O Karena adanya kebutuhan uap unfuk proses kilang ffilnyak, rnrsainya untuk heut tracing, proses stripper, ireater tangki minyak berat dii" cara membakarnya. Kemudian panas yang iiihasiikan eiari proses <iigunakan untuk memanasi air di daiam baiier. Donan yang berair payau ciisebut wrster tiesaiifiation. Pemanasan ciiiairukan sampai mencapai sehingga air 'berubah menjaeii uap yang bertekanan. Uap yang bertekanan memiiiki energi potensiai untuk ciisemprotkan oieh suciu-suriu ietap dan diierima oieh su du-sudu irergerak dari suatu turbin uap. Sehingga pada poros turbin akan tirnbui puraran yang tJiteruskan iewat kopiing dipergrurakan sebagai sumber energi aiiaiah LU QM i. Boiier sebagai penghasii uap. l. j. Turbin sebagai penggerak muia lprime maver ). Generator sebagai sumber energi iistrik. 4 Peraiatan penunjang iain. AN Dengan <iemikian eiapat ciisimpuikan, komponen-komponen uiama dari PLTii :

i-ryor*n Kerja k&tek Agastns - Septen&er EAAr di Penamins UF EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II pem'Oakaran Prinsip ciasar PLTti aqiaiah mengambii energi panas dari bahan bakar dengan Air yang digunakan diambii dari sungai i brackish water ) yang dioiah inenjadi air murni, prosesnya titik ciidihnya ke generator iistrik yang menghasiikan tegangan dan UL 1I iistrik. Sikius PLTU dapat eiiiihat pada gambar 3-i. Gambar 3-i : Siklus PLTU KoNoENSER I Qout J) iY Ciircap

Beb iil. ^*'srern Te*ag* Listrik Pertamina tiP Ii' m.2.2 Fenggerak Fluis Y"ang dimaksuci penggerak muia di sini adaiah suaru mesin arau alat yang berfungsi mengkonversikan suatu bentuk energi, yaitu energi potensiai, menjadi e nergi putaran ( mekanik I untuk menghasiikan energi iistr-ik. Ada beberapa jenis penggerak muia diantaranya adaiah : i. Motor bakar i bensin, ciiesei i Penggerak ini jika dipakai untuk menggerakkan generator biasanya mempunyai kapasitas yang reiatif kecii, misainya untuk PLTD. 2. Turbin ( gas, uap ,air Turbin uap banyak dinraniaatkan paiia pusat pembangkit yang berskaia Begitu juga ciengan turbin gas cian turbin air. Paaa rurbin gas riiperlukan yedu etion gear untuk mereeiam putarannya yang teriaiu cepat. Prime Mover yang ciigunakan pacia panbangkit iistrik di FEriamina UP iV QM Ciiacap aeialah turbin uap. Tipe turbin uap yang eiipakai adaiah Extraction Condensing dan digerakkan oleh FIP Steam dengan tekanan 60 kg LU temperatur * 460 "C. Yang dimaksud unruk memutar turbin, kemudian uap tersebut berubah tekanan maupun temperafurnya cii daiam sudu-suciu turbin. tekanan vacuum, terkoneiensasi seiuruirnya menjaeii air kembaii di daiam conrien

sor. Extr*ction atiaiah kondisi operasi iurbin, pada stage terientu, tekanan tian temperatur uap turun pada suatu harga icemudian ciikeiuarkan untuk keperiuan kii ang, Saitu pada tekanan 18 kg Lryorun Kerja Praktek Agustus - Septemher 2a08 di Pertnminx AP iY Ciincry EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II i besar. AN UL i Fuii i .*2 dengan tuli conriensing adaiah turbin rnenerima uap pada infer-nya Di exhaust-nya uap keiuar ciengan tsmperatur rendah dan I crnz dengan temperafur 330 " C. -io

Bne ifi .,Sisren Tenaga Listrih Fenrmina UF iii I[t.2.3 Generator Generator adaiah $uatu mesin atau aiat yang mengubah energi rnekanik putaran menjadi energi iistrik. Tegangan yang dihasiikan oieh generator riidapat dari pr insip hukum Faraday : " Teg*ng*n inriuksi yang terj*rii rii riai*m su$tu r*ngkai*n besarny* berbanding lurus dengan cepat perubahartiiux magnetic yilng melingkupinya ". Generator msrupakan mesin iistrik yang ,iibuat sedemikian baik rian kuat. Di daiamnya terdapat sejumiah irumparan kawat tembaga (konduictor) Vang diietakkan pada aiur-aiur atau sioi yang dinamakan siaior. Sedangkan bagian yang beqputar, disebut rotor, adaiah kutub magter iistrik yang berbentuk siiinder ataupun sepat u yang Tipe generator yang dipakai di irilang minyak Pertamina U? IV adaiah Brushiess Exciter buatan Eiectric ]vfacitinery Campany iiSA, yaitu generaior tanpa sikat a rang AN UL riiberi iiiitan kawat, tii daiamnya ciiaiiri arus DC' yang ciiiengkapi dengan PMG Karena tanpa sikat arang, maka generator ini tidak menimbuikan gesekan yang tiap at menimbulkan bunga api. Jaefi eocok untuk kiiang yang rawan kebakaran. Gambar 3-2 memperiihatkan konstruk si rotor bruthi e s s exc iter, Konstruksi generatornya ariaiah Total$t Encioseti vYater Air Cooieri y-airu generator yang udara yang dihembuskan. Dengan konst"uksi TE-WAC ini, bunga api yang timbui airi "bat shart citcuit iiciak riapat keiuar menembss fraffie generator. Fan pendingrnnYa ierpasang pada poros generator. Gambar 3-3 memperiihatkan konstruksi EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II i Permattent iuiagnet Generator" ) sebagai penguatnya.

i TEWAC i' memiiiki isoiasi tertutup totai dan pendinginannya msnggunakan TEWAC generator. J' LU QM s - Septemher hAAa di Pertamina UP iV Ciiaeap

Bsb iii ",Srsrenr Tenr;gt Lis*iii Pertamina tip iii DloPE HEAT s,l *Gambar 3-? : Rotor Brushiess E;r.;citer Gambar 3-3 : Konstrnksi TEWAC Generator :apor*n Kerjr fuaktek Agastus - September hh{tii di Pertaminu UP I7 Ciiacap EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II 5/ffi I PMG PILOT E XCITER ROTOR LU QM AN UL f) tl l__r J6

Bah iii. S;trenr Tenaga Lis*i* Ferrrarrrina {iP I*" Sisiem generator brusiziess exciier terdiri dari 3 unii gen rator _y-ang iiipasang daiam satu poros, yaifu generator utama, generator exciter, rian FIviG. Secara s ecierhana ciapat riigambarkan sebagai berikut Gambar 3-4 : Iiustrasi Sederhsna G neraior Brushiess Exciier L tt. TT Gene,rator Utama UL pembangkit utama iiaya iistrik. Generatgr Brushiess , Erp,iter menghasiikan arus LU QM <iimasuh*an ke daiam riihasilkan oieh generator brushiess exciter iiisearairkan ciahuiu oiph recttfie r yang terkopei seeara -hersamaan m. Plvic ( Permanent luiasnet Generator t iiimana rotornya terbuat ciari bahan magnet pcrmanen, berfungsi sebagai pembangk it rnuia. Arus boiak-balik yang ciihasiikan oleh PMG seteiah meiaiui sistem pengatu r tegangan

( A1IR : pembangkii medan magnei ( penguatan i-ryoran Kerja Fraktek Agastus - September EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II : II r_____i [---r : merupakan generator berkutub aaiam, berfungsi sebagai : merupakan generator berkutub iuar yang AN iisirik sebagai penguaian pada generator utama. Sebeium kumparan generator utama yahni pada rotornya, arlrs yang dan seporos paeia sistem generatornya. . merupakan generator berkuiub daiam Aufomatic Voitage Reguiat*r ) cian penyearah digunakan se-bagai i pada brushiess excirer. 3V 20u0 di Pettmins UP I7 Ciiacap

Beb IIL,Sfsfenr Tenega Listrih Penamina Iip iy ili,2.4 Froteksi dan Penianahan Generator Proteksi Generator Yang dimaksud sistem proteksi generator adaiah rangkaian pera iatan proteksi untuk mengamankan genefator secara keseiuruhan eiaiam operasionai, baik berupa aiarm, rTtaupun pemutus arus -generator. Peraiatan yang ciigunakan untuk mencieteksi dam memerintahkan peraia tan proteksi untuk bekerja adaiah reiay. Reiay-reioy yangdigunakan antara iain L*cked uut relaTt : ciigunakan untuk membantu kerja riari reiay utama, yaitu menenrskan kerja eiari refay pengaman untuk memufuskan breaker. Rating arus Over currenr reiay : untuk membatasi arus yang meiebihi kemampuan generaior AN dan mengamankan gangguan hubung singkat. Reiay UL koniaknya 50 A untuk tegangan yang iidak meiebihi 600 v. LU QM kenaii<kan arus yang meiebihi nilai tertentu, sehingga generaror tidak rusak jii ca diiaiui arus yang meiebihi kapasitasnya. frffirensiai rei*y .' umtuk meiinciungi generator terhadap bahaya akibat hubung singkat yang terjadi paria winding generator. Kerja reiay perbedaan arus yang masuk pada saiah satu,rJung kumparan dan arus yang keiuar paeia uJung iainnya. Proteksi cnri matoring : uniuk mencegah terjadinya kehiiangan ienaga penggerak pacia generator. menjacii motor. n-ryoran Kerju Praktek Agu*us - Sqtember 2u0a di Pertsminu UP IV Ciiaup EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II jika acia gangguan aiau kondisi ticiak normai pada : ini

bekerja berciasarkan ini berdasarkan iika genet'ator kehiiangan tenaga penggeraknya, ia beraiih fungsi 4U

Bnh lii.,$isrern Tenaga iistrik Peaamina iiF IV ' Froteksi ioss of exitatitln : pada generator sinieron ada kemungkinan kehiiangan eksitasinya, maka generator cencierung bersifat sebagai motor inciuksi. powernya akan berkurang, seciangkan penguatannya msngambii riari sistem sehingga dapat m erusak rrresin tian menimbuikan kerugian sistem. Reiay irnpeciansi bayangan yang riicennink an Antara reiay-rel4; tersebut dikoorciinasikan sedemikian rupa sehingga bokerja seielitii yairu benindak sesuai riengan karakterisiik operasi masing-masing sehi ngga mampu memberikan perintah kepada circuit breaker untui{ trip. Fenisnahan Generator menggunakan sistem " NeutFai Grounri Resistor UL Fenranahan patia generator tersebut diiakukan pada saiah satu generatornya karena generatornya bekerja seca ra LU QM paraiei. Jika pentanahan diiakukan pacia 2 generator atau lebih, acia kemungirin an tim-bul ants urutan noi yang bersirkuiasi aniara generaior yang ditanaiikan tersebut, ha i ini berbahaya irarena riapat menimbulii:an panas yang cukup tinggi. Data tei'Tis neutrai ground resisfor aciaiah: 40u A, 80u0 V, i0 sec. ini berarti Besar niiai R : 8000 V ariaiah tegangan fasa terhaciap graund. 400 A untuk atas i0 rietik untuk an$ sebesar 400 A, maka NGR f"^ryrtn Kerja fuaktek Agustas - September 4tta| di Perftrminu iiP

EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II ini bei<erja atas ciasar rei*y tersebut pacia terminalnya. di kiiang minyak Penamina UF iV Ciiacap " ineiaiui netrai busnya. Pentanahan AN : l/ +UU A EggU :20 $ i0 sec, berani besarnya arus maksimai daiam waku ifi detik. iii{a di akan terbakar. '*1 EY Ciitiup

B& iii.,"r*ibrenr Tenaga Listrik penamina u-p iii Keuntungan dari sistem yang titik netrainya ditanahiian aciaiah . Jika terjacii suatu gangguan teftiporary, makaticiak akan terjadi busur api ( Ar ctng Grownci ) antara konduktor ke tanah pacia titik gangguan. D Apabiia terjadi hubung singkat ke tanah secara langsung, iegangan anrar fasa yang sehat ticiair akan naik 3 kaii regangan fasa ke netrai. Fentanahan titik netrai generator ciiperiihatkan Gambar 3-5 : Fenianahan Titik Neirai Generator m.2.5 Kerja Paraiei Generator iintuk menctapaikan sistem yang hanciai dengan kontinitas yang tinggi, maka ;ara kerja generator sebagai penyupiai tenaga iistrik ciioperasikan secara parai ei. pacia s"tiap gardu induk ( substation ) ciidistribusikan oieh 2 generator yang berbeda :;tapi sama-sama monyupiai iistrik sehingga apabiia saiah satu generator :angguan, maka generaior iain riapai menggantikannya. Keqa paraiel pada generato r ini ;rhubungkan dengan tie breaker dan tie generntor . Laporcn Kerir futktek Agustus - September zhnu at EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II pada gambar 3-5. akan LU QM AN UL terkena

runi@ n/-

Bnb iii.,Sisfern Tenaga Lis*ih penamina tip iy $yarat-syarat kerja paraiei generator : O O O Frekuensinya harus sama Tegangannya sarna Fasa dan urutan tasanya harus sama Keunrungan dari sistem generator paraiei 1' Keanciaian 2dan kontinuitas peiayanan sistem pembangkit yang iebih tinggi. Lebih fleksibei terhadap pertam-bahan beban. 3. Pemeiiharc&n saiah satu generator tidak akan mengganggu 1, Dapat melayani beban yang iebih besar. Ifr.2.6 interironeksi Aniar pembangiiii ilntuk meningkatkan kehanciaian sistem tenaga iistrik, maka aniarapembangkit QM satu dengan yang iainnya dihubungkan meiaiui sebuah rransformator yang riisebu rransformer pada transJer ous ciari kedua unit pembangkit. Hubungan kumparan ket iga t-asanya adalah deita-delta yang disambungkan pada keciua transjer pembangkit. Tie ffaftsformer yang dipergunakan unftk interkoneksi rnempunyai fungsi tebagai berikut : Sebagai insulating transfarmer hubung singkat cii salah satu pusat pembangkit Mengatur besarnya daya reakfif yang dikirim dan yang diterima oleh salah satu pusat pembangkit ciengan c,aramengubah posis i-ryoran Kerjn Fysktek Agastus - Snpt EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II :

sistem. AN UL t tie LU bus masing-masing : untuk mengisolasi . arus urutan nol apabila ada i tap changer. 4J

Bsb lii . S;sren T'enaga Listrik Pe*amins UP iY Membatasi besarnya arus short circuit bila terjadi gangguan pembangkit. di saiah saiu pusat III.3 Sistem Jaringan Transmisi dan Seteiah tenaga iistrik dibangkitkan, seianjutnya akan iiitransmisikan msiaiui ka-bel transmisi menuju garciu ineiuk yang tersebff eii seiuruh arsa kiiang. Setelah sampai <ii gariiu induk, tegangan akan diturunkan beban-beban tegailgan tinggi. Kemudian akan diturunkan iagi ke tegangan 400 beban tegangan rendah. Trafo step-down yang riigunakan memakai rangkain deita= bintang. t. Penerangan pada kantor-kantor adrninistrasi Pertamina Ferumahan karyawan Pertamina yang beraiia cii Gunung Simping, Donan, dan Tegai QM Katiiayu. AN UL Seiain meiayani beban yang ada di daiam kiiang, PLTii ini juga rneiayani _\. Rumah Sakit Periamina UP IXf.3.i Kabel Bawah Tanah Saiuran transmisi cian distribusi sistem penyaiuran bawah tanah riengan under grounri cable ( {JGC ). Dengan sisie m konciuhor akan teriindungi secara eiektrik maupun mekanik. UGC <iitempatkan cii iaiam parit-parit bawah tanah yang tersedia. Penampaflg parit kairci bawah tanah crperiihatkan daiam gambar 3-6.

[-"ryoran Kerja fuaktek Agastus - September ZAu* di Pertamina UP EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II liistribusi dari i3,8 KV ke 3,45 KV untuk meiayani V untuk : iV Ciiacap. LU di Pertamina UP lV Ciiaoap menggunakan ini iY Cilaeap

Eab iii..Sisrenr Tenaga Listrik Pe*smina O-F Il' Gambar 3-6 : Penampang Parit Knbei Bnwah Tanah Ilarth llecktill Kabei tanah yang digunakan adalah jenis tembaga stranded dengan isolasi utama re nis Cross Linkage Poiyethylene uJung terminai, peiindung aiuminium tersebui ciihubungkan dengan ground. teriuar aciaiah jenis PVC. e- Kabei power I 5 KV, 3 fiasa, '3 kawat, UL Jenis kabei eii Pertamina tIP t gangan i3,8 KV ciari pembangkit ke area kiiang. LU QM b' i'abei power 5 KV, 3 fasa, 3 kawat, untuk power motor iistrik tegangan tinggi 3,3 KV rian untuk saiuran distribusi 3,4S KV. c Kabei power 600 tegangan rendah 380 ;iKabei kontroi 600 V untuk saiuran kontroi iistrik, saJe guarding,.iiru aiarm dsb . Kairei kontroi i00 V digunakan untuk instrumentasi cian kontroi eiei*ronik dsb . e f-ryorrn Kerir fuuktek Ag*stus - Septentber 20hfi di Pertrmina ilP iY Ciiaigp EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II -T--r ( xLpE ). Kabei teriinciungl oieh aiuminium. paeia Kuiii IV diiihat dari tegangan dan iungsinya digrurakan untuk distnbus : i

daya dengan AN V, 3 fass, 3 kawat atau 4 kawat, untuk power motor listrik V dan saiuran <iaya ke geciung kantor, ruang kontroi, dsb. 4)

Bmh III. Sistem Tenaga il$rik Penamina {jF iV Keunrungan dari sistem UGC adaiah : isoiasi kabei iebih baik. Keamanan terhadap manusia iebih terjannin. Ferawatan ie"nih murah. iarak konriuir.lor lebih kecii sehingga kondukransinya iebih rendah dan drop tegangan kecii. Kezugian dari sistem UGC ariaiah f 3 f 'f, Kurang fieksi'bei terhadap penambahan be'nan. Suiit daiam pendeieksian gangguan. Penyambungan habel iebih suiit. investasi awal mahal. i-fr.3i.z Distribusi Frimer QM Sistem distribusi yang digunakan harusiah berorientasi pada kehan'Jaian dari keseiuruhan proses produksi. Hai protiuktivitas kiiang Pertamina t-lF I_V Ciiaoap mengrngat proses produksinya ya ng berskaia besar. Masaiah keamanan dan keselamatan juga sangar diuiamakan, sebab konciisi iingicungan kiiang yang rawan bahaya kebakaran. Sistem distribusi primer menggunakan sisterfi secanriary seiective radtai dengan r'ryangan di sisi primer i3,8 KV dan sisi sekuncier 3,45 KV. Jaringan eiistribusi primer m <iicaru oieh dua buah feeder

rembangkit yang berbeda. Sedang sisi sekundernya, seteiah meiaiui trafo i3,8i3,4 5 KV napat dihubungkan paralei dengan tte breaher secara manuai. Posisi tte breaker a oaiah t'ryran Ke$a furktek Agustus - Sqtember 2ua8 di Penaminr ilP iV Ciircnp EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II : AN UL LU ini berhubungan dengan pertimbangan kontinuitas dan i3,8 KV yang berasai dad machine bus di pusat

Bei: FIi. Sistem Tenaga Listriipedamint {ip ii,' tlnrrnaiiy $p qt. iika saiah saiu irafo mengaiami ganggu &n, tie breaker akan ditutup iclasedl sehingga satu trafo akan meiayani iiua jenis beban yaitubebannya sendir i dan beban ciari trafo yang rusak tadi. One tnie dragranr sistem ciistribusi primer d apat diiihat pada gambar 3-7. Keuniungan dari sistem secandary selectiv*e radisi adaiah kehandaiannya yang tinggi dan icontinuitas peiayanan yang terjamin, seciangican kerugiannya acialah investasi awai yang mahai karena memburuirkan peraiatan yang banyak cian kapasitas trafo y ang ciignnakan? kaii iipat besarnya eiari operasi normai. Gambar 3-i : one Line fri*grwn sisiem Distribusi primer F lracfltpg \cg ueqrtp9 Rur A BUS F \ga-ulute/ /TrdfiwT\ Y' + I mJ.3 Distribusi Seknnder Sistenr jaringan c[istri'busi sekuncier yang eiigunakan "bezupa raciiai s.vstem dengan tegangan sisi primer 3,15 menciapatiran tegangan kerja ?2S liLap*rr* Kerj* Frrktek Agastas - Septetnb* EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II A llra?kV \(JE JJ'JJ UL A 13'hV Y QM

AN Y g,qE kV trqrkv TI EF- '{F R. LU i) / r KV dan iegangan sisi sekundepigg V. V Sedangkan uniuk aapat ciiambii ciari saiah satu fasa regafigan 4gil V, 4t ZC*O

&se fifi.,$isrerr Tenega i;stik Penemine llp IV dan netral diambii dari titik biniang trafo 3,4r Kv i 400 v. one iine riiegramsisrem diiiiut pada gambar 3*g. ciistribusi seirunder dapat Gambar &8 : One Line friagrum Sistem Sistribusi Sekunder ts EUSEAF 3r il JTJ'I,l Untuk rnenyalurkan tsnaga listrik ke berbagai jenis beban, dibangun gardu induk ( substatian ), yaitu bangunan dari beton yang terfutup sehingga bebas pengaruh udara pongaman, lampu indikator, dll. Kondisi udara di dalam gardu inriuk dibuat konst an. QM dan cuaca luar. AN Di dalamnya diletakkan peralatan switch gedrr,h,{Cc, panei-pan el, relay UL III,3.4 Gardu Induh luar bangunan diletakkan dua buah trafo tenaga I3,8 /3,45 KV yang mendapat incom ing feeder dmi machine bus yang berbeda dan dikeiiiingi pagar kawat. Seiain untuk menyaluri<an atau rnendistribusikan t naga iistrik, gardu induk juga pu nya fungsi iain, yaitu menaikkan atau menurunken tegpngffi, merubah tegangan AC ke DC atau sebaliknya, dll. Besar kecilnya gardu induk tergantung luas area yang diiayani, misainya jumlah motor tegangan tinggiirendah, jumlah trafo tenaga, dli. Ada jenis gardu induk la innya yang disebut swituh rilck,letaknya berada Lqamn Kwjr Prnktek Agustu* - sepwmbw E$tfi di penamiit EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II {rhV I Wllil.n-eLOt a, B t qr kv : aW aTftTff y 4oo w I I t

;) T il ,l Di LU di luar ruangan rrfffup seiringga langsung trnvA*cau

Bnit iii.,$isrem Tenage ij.strii- Pertamina iiF Ir" ierkena Fengaruh udara dan cuaca . Peraiatan pada switck rsck irarusiah tahan te rhadap siraman hujan, terik matahari, cian harus rnerniiiki fasiiitas expiosion praof. m.3.5 Transforrnator Daya Pada sisiem transmisi dan distribusi yang besar, ciistribusi iangsung pacia peraiatan ntaka akan ciidapatkan perhitungan saiuran yang besar paoa kerugian daya atau tegangan tertentu. Agar hai digunakaniah transformator yailg berfungsi untuk menaikkan atau menurunkan tegangan iisirik sesuai ciengan kebutuhan. Prinsip kerja trafo berdasarkan iniiuksi eieirtromag$et, yaitu jika kumparan ditimbuikannya j.rga berubah. Fiuks yang berubah itu akan menimbulkan tegangan p acia kumparan kedua. AN UL pertama iiiberi anr$ iistrik yang berubah terhadap waktu maka fiuks QM Transformator yang ciigunakan di kiiang Pertamina UP acialah produksi Konstruksinya di'buat sedemikian rupa sehingga cairan, gas ataupun uap tidak dap at masuk atau keiuar iiari trafo tersebui. Kumparan trafo ini terieiak di daiam min yak irafo _yang berfungsi sebagai bahan isoiasi seiraiigus fluida penciingin. Minyak dan trafo dimasukkan dalam tangki yang bertekanan gas nitrogen + A,2 k$cm2 nikogen ini berfungsi untuk mencegah masuknya udara iuar dan sebagai peiapis ani ara

ninyak trafo ciengan udara sehingga kondulirivitas minyak traio tidak berubah. inporan Xerja Pr*ktek Agustus - September 2tt0F di Pertamina AP EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II jika digunakan tegangan itu riapat dihindari yang iV Ciiacap kebanyakan dari Westinghouse USA, ciengan jenis pemasangan outtioar. LU ( 4 psi ). Gas 4V IV Ciiacap

Bili'. ili. ^iisfern Tenrga iisrri* p*amina tip ij,ifi.3,6 Switch Gear Switeh Gear aciaiah saiah satu fasiiitas sistem renaga iistrik yang berada pada bangunan garrJu inciuk yang terdiri dari susunan peraiatan antara kerangka besi, (ii) isolator, {iii} (vi) relay pengaman, (vii) lampu indikator dii. Fungsinya adalah sebagai penyamb ung atau pemurus rangkaian listrik dari bus ciistribusi. Ada ciua macam switcit gear menurut kapasitas togangannya, yaitu switch gedff 13,8 KV dan switch 8ec1r"3,45 untuk mendistribusikan ienaga iistrik dari pembangkit ke gardu induk. Sedangkan sv'itch Sear 3,45 Voit. QM IiL.3,7 Bus Sar AN Disamping acianya ciistribusi eiengan rnenggunakan kabel bawah UL 1i,8i3,45 KV. Melaiui MCC ia akan melayani motor-motor 3,3 Pertamina UP peiaksanaan IV juga menggunakan bus bar yang fungsinya untuk memperuudah percabangan daiam disiribusi dari swirch iiiik ;tipkai sebagaipeder jarak pendek, misalnya ciari generator rnenuju switcit geer , swicit geLtr ke trafo, cian dari transfer bus ke maehine bus, Untuk ,rnlrnciungi daiam tempat yang dise'but bus ciuct. i,ryan

Kerja Prnktek Agastus - Sqtemier EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II iain : (i) susunan bus bar, {-iv) circ uit bresker, lv} disconecting switch, KV. ,Sl+'#ch gear yang berkapasitas l3,B KV digunakan KV mendapat incoming feecier 3,45 KV yang Kv berasai dari trafo cian trafo 3450i400 tanah, LU geer. $eiain iw hus bor juga keamanan , bus bar 50

Bah iiF..Sr"srem Tenaga rt#"i* petamina tip fii Adapun macam-macam bus bar di kiiang Up a" rv ciiacap yaiiu : TransJer Bus : sebagai penghubung antara unit-unit ntachine ;lr*,r sehingga masi ngmasing machine &us saling terhubung paraiel. b. Machine Bus : sebagai 6us distribusi tenaga tistrik yang diterima dari generator ke gardu induk yang atia di arca kiiang. Masing-rnasing generator dihubungkan meiai ui circuit breaker ke sebuah unit machine c. Neutrai Bus : sebagai line neutrai riimana titik nstral generator dihubungkan ci engan neutrai bus ini meialui circuit breairer. Neutrai 6us ditanahkan melalui gyound resistar yang ciihubungkan dengan sisiem pentanahan. I Lryaran K*ja ksktek EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II bus" Agusws - S LU QM AN UL 5i

Beb FV. Beban-Beban Sistem Tenaga Listnk BAB E=ei BEFaF{. SEBAF{ srsTE&i TEF{eGa LTgERTK EE''.i .Fenis-ienis Eeban Eeban-beben tenaga proriuicsi pada kiiang minyak, yang bekerjanya menggunakan renaga iistrik. jenis beban, secara garis besar, yang terciapat di Pertamina ' ' Bsban ciinamis, berupa beban oleh pemakaian motor-motor listrik. Beban statis' berupa periengkapan listrii< tidak bergerai< sepeni iampu penerang &ft' pemanas, power Me *r Lisirtk Uniuk beban paiing besar yang ada di kiiang minyak adaiah motor-moior iistrik !'ang kira-kira mencapai gtt % beban tctai. Motcr-mcrcr listrik tersebut berfung si antara lain seba.gai aiat penggerak pompa, kompre sor,fan, bf ower, dii. Heater iintuk memanasi nrinyair berat atau ringan daiarn kilang, disamping menggunakan transJer heat ciari sistem ke minyak juga menggunakan sara pemanasan chngan elemen-elemen pemanasan yang sumber energinya tenaga listrik. Keungguian ihn pemaflas iistrik adaiah iebih mudah mengarur ievel pemenasannya. Lryrsn Kerja Praktek EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II iistrik adaiah sefilua peraiaran yang men<iukung operasi liF IV Ciiacap sebagai berikut : panei, dii.

LU QM AN UL Agustus - S 52

Bab fY. Beban-Beban Sistem Tenaga Listrik Fenerangai,+ Sebagai penunjang produktivitas dari kerja kiiang. Macam-macam penerangan antata iain pensrangan pada kiiang, jaian, ruangan yang vitai, seiuruh bangunan kiiang , dan perurnahan karyawan Fertamina. Fower Fanel Fower panei adaiah sebagai penyedia power iistrik apabiia ada pekerjaan cii ciaiam kiiang seperti perbaikan. Perslu nn Lain digunakan reiatif kecii misainya peraiatan iaboratorium, kontr"oi sistem, komput er, dii. QM f,V.i.i fnstaiasi Fener*rrgeEr" AN UL Fasiiitas yang fungsinya sangat berarti bagi kiiang waiaupun energi iistrik yang Penerangan cii suatu pabrik yang beroperasi 24 ciiperiukan. Salah satu syarat tempat 'ueke{a aeialah terang sehingga mata dapat meiihat bencia yang dikerjakan dengan jeias. Penerangan iokasi pabrik terutama pada maiam hari dan keseiamatan kerja karyawan industri. Instalasi penerangan pada pabnk harus memenuhi stanciarei internasionai mengenai instaiasi enciased, dii" Lryoran Keqiu Prskte* Agastus - September 2$00 di Penamina UP IV Ciiacry EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II jam per hari aciaiah mutiak juga iiibutuhkan tiaiam pengamanan LU rii ciunia iistrik di daerah berbahaya, seperii explasion proaf, g*s proof , raraiiy

}J

Bfrh IY. fiebxn-B&cn ^$iseBr Tenrrga Livrrih ienis-jenis iampu yang teqpasang rii Penamina UP iV Cilaeap efiiarc iain : L L L L Lampu pUar { incandescent lamp ) Larnpu mercury ( dtseharge lamp Lampu Tt ( turbular lamp ) Lampu-lampu khusus lainnya Pemakaian lampu-lampu tersebut disesuaikan pacla tempat yeng cocok tergantung si fat penerangflil dan tingkat keperiuan, fV-.1.2 Mstor Listrik Unit-unit operasi yang memiliki prioritas operasi tinggl biasanya ierdapat 3 s.d 4 rnotor listrik dan disediakan cadangan penggerak berupa nrrbin uap. F{al ini dimaksudka n jikn LU QM ada gangguan untuk satu motoro maka motor listrik yang lain dapat langsung menggantikau dan apabila untuk semua motor listrik tidak berfungsi karena ada gangguan peria pembangkit, maka turbin uap cadanganlah yang menggantikannya. daya dan rating tegangannya juga tipsrya. AN Tipenya Motor iisuik yang digunakan sangat banyak dan bervariasi dalam hai irapasit*s Kapasitas dayanya UL Pada kiiang Rating tegangannya

Iqoran Kerj* Prrktehdgns$rs * Srytemb* 20A$ di Fe*amina UF EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II \ tIF IV Ciiacap sebagai unit-unit pnggeraknya adslah motor listrik. : 0,5 - 2500 HP 66n AAnA It ] JSU * JJUU V : motor induksi dan motor sinkran. 54 IY Ctl**ap

Bilh Ir/. Beben-Beben Sistem Tenegr Lig?ik fV.z Loati Shedding Daiam +perasi sistern peinbangkit tenaga iistrik, terkadang terjadi suatu keadaa n eiimana kapasitas pembangkit yang beroperasi iebih keeii daripada beban yang sed ang diiayani' Saiah satu penyebabnya adaiah trtp-nye saiah saiu generator yang sedan g beroperasi karena terjacii gangguan. Load shedeitng aciaiah suatu caraperiindungan ircban dengan jalan memutuskan ata u mengurangi -beban seeara seiektif berdasarkan skala Tujuannya unfuk rn ngembalikan besarnya frekuensi pada kondisi normai { mencegah pem adaman pa<ia beban yang beban essentiai, dan terakhir sekali adatalr beban vitai. LU QM Iv-,3 nengatur atau mengendalikan besarnya frekuensi yang dihasilkan generator ciengan cara mengatur puiaran atau kecepaian turbin agar tetap konstan waiaupun terjadi rerubahan beban. AN Fenggunaan Gsvefnor Governor acialah suatu alat yang ada pacia pembangkit yang berfungsi untuk UL essentiai akan jatuh lebih duiu, jika belum mencukupi disusul dengan pemadarnan Governor yang digunakan "'i|'aociword Governor co. l""iln t"rymrran Ke$a fuahte* Agwstis: EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II prioritas beban tersebut. j0 i{z i dan vitai. Urutan pematiamannya : bebnn

non di Fertamina U? ff Ciiacap adalah buatan tlse" seri i0iE cian seri z3$I Eiectronic Governor. 55

Bfiii irl. Beban-Beitan Sistem Tenage List?ih i-v-.4 Generator Spare Seperti dijeiaskan pada bab sebeiumnya, bahwa cii Fenamina ijp fV Ciiacap aktif ini saiah satunlia eiigunakan sebagai generator cadangan. Fungsi caciangan ini untuk iiamun, walaupun dapat eiigunakan untuk tujuan tersebut, sistem keiemahan riaiam hai waktu. Generator spure memilii{i waktu starttng yang lama sehingga kurang responsif terhaeiap te{adin3, a over{aad. i-l'.S Fem*liharaan tistrik Peralatan listrik paiia area kiiang memeriukan pemeiiharaan berkala agar seialu beke{a dengan "baik. Karena sifaukaraiqteristik eiari peraiatan tersebut -oerbed a-becia maka peiaksanaan pemeiiharaan dapat diiakukan dengan ciua cara LU QM f Preventive ]uiaintenat?ce : pemeiiharaan yalrg tlersifar pencegairan ciari kerus aican. Diiakukan sesara rutin sesuai jadwai yang ciitentukan pabrik pembuatnya, misainy a buianan, tahunan, eisb. i tiresk ilawn ]uiainten$rxce : pemeiiharaan yang bersifat perbaikan kerusakan. Diiaksanairan setelah peraiatan terseirut rusak. Pemeiiharaan iugas LISPEM antara iain I ivfemelihara sisiem Fenerangan iermasuk penggantian bola iampu seria prbaikan instaiasi &taut sistem kontroinya.

fi-ryoran Kerja Prakteit Agustas - September 2go0 di Penamin'n EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II generator memiiiki 6 buah generator airtif dan 2 buah generaior ticiak aktif. Generator ya ng tiiiak mengatasi kelsbihan beban yang sewakiu-wakru dapat ierja<ii. ini memiiiki AN UL : terhadap ini diserairkan : kepada bagian Listrik PemeiiharaaR ( LISPEivi i. )o A'P i-t'Ciintnp

EaF* F{. Eeb*n-Eeban ,$isrem Tenaga Listrik 2. fuierneiihara moisr v iisirik, kantairior moior, sena perb*ikan biia moror trip, ibrat ion,, nais e, dii. Memeliiiara dan memperbaiki biia rusak peraiatan penyaiur tenaga, seperti traio daya, ka-bei tanah, MCC, switch gesr, aiat ukur, peralatan pengaman, {iil. 1 Pemeiihara&n mesin iistrik iainnya seperti exciter, goverrror, dsb. Femeiiitaraan dan perbaikan peralatan tersebut iiiiaksanakan tersebut berada, tetapi dapat pula ciibawa ke bengket lebih ianjut, seperii Facia m0t0r : iistrik > Trafo LU QM AN UL '> Relay dan alat ukur I'r @an Kerlu fuakteii,Agrsfns - Septemiter 2a$$ di Pensmina EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II i:iia rusak instaiasi pembangkit tenaga iisirik, j.

di ternpat alat iistrik biia memerlukan perbajkan . pcnggantian be*ring, rewinriing, dsb. : test dan kaiibrasi. '. rewinriing, test minyak trafb, dsb. 57 u-P iv Ciiasap

Eab ii - K*ntroi *ietor fndulisi Fegcnga n Tinggi fran Sistem Prateksinyt Fads A rea tti pertumins...... BAB TLTGAS V : KI{USUS KOft_TRSL &fOTOR PRSTEI{SINYA PAFA AREA i,i Fendahuiuan Fada era insiustrialisasi sei.-arang ini, riimana energi gerak atau energi mekan ik .angat dibutuirkan, pefiggunaan eian pengendalian motor -:ituk diperhatikan" apaiagi pengeneiaiian { k*ntroi :'enggunaan energi yang harus diusahakan pemakaiannya agar seefisien rrungjrin. :nergi tersebut secara proporsionai dan efisieil untuk kepuiuan pengendaiian mot or*:oror iistrik" AN UL { Semua kebutuhan iniiah yang rnenimbulkan permasaiahan bagaimana teita mengafur QM Pengenriaiian kontrai 7 matar rrsrnk -isebuf kontaktor. Fungsi wtama kontaktor aaaiah sebagai pemutus tlan penyambung ,i -iatu rangkaian iistrik., sanra fungsinya ciengan saklar. Tetapi ::ciapat perbedaan. Kontaktor, seiain berfungsi sepeni saklar, juga meiniiiiii f trngsi :eriindungen

( proteksi i ::ciangkan sakiar ticiak rnemiliki kemampuan proteksi. Maka prmbahasan mengenai '.'-'ntroi motor dengan rnenggunakan kontairtor tidak dapat ciipisahkan dari pem -bahasan -:ltang sisiern proreiesi. Waiaupun demikian, s*iring dengan kemajuan iaknoiogi, sudan i'i'1-r'ak aiat'aiat cangglh yang meffiang khusus eiiproeiuksi unruk keperiuan p roteksi -til"fiotgtt' Kurj* h*,ktek.4gxstus * Sepiemher 20(ta di Feriumina UF li.'iltne"F EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II TT{_DTJKST TEGANGAF{ TIi\-GGT DAN SISTEftI si PERTATIIIHA UF I1,'CiLACAF iistrik amat penting dan mutiak i ini berieaitan puia dengan ti&k ferfepas dari suaru r'omponen yang LU di antara keeiuanya terhadap suatu aiat jlka sewair-tu-wairtu terjadi gangguan.

Beb Y ' Kon*al Matar fiwiuksi Tegangan Tinggi fren Sistem Fr*e*sinye pada Area $I pertrmrna.... .. sistem. Sepeni rQ-i000 L\SA ii yang diprociuksi oieh " Westingirause Eiecrric {)arpor*tian" , yonsjuga akan dibahas riaiam tuiisan ini. Periu ditekankan, bahwa pengendalian motor iistrik yang riaiam penuiisan im menggunakan kontaictor, "nukaniah pengaturan terhadap kecepatan atau putaran mei ainkan Fengendaiian controi ) motor iistrik. V.i.i Fengendaiian Definisi peitgeniiaiian iaiah usaha yang diiahr*an untuk iiapat msmp ngaruhi laiannya suatu proses. Sebagai contoirnya, riiperiihatkan ciaiarn gambar berikut ini : Daiam gambar tersebut teriihat sebuah motor yang mendapat input berupa energi ii strik !'ang dikenriaiikan i ciikontroi ; agar motor tersebut merniiik i output , berupa energi mekanik, yang sesuai dengan keinginan dan ke-nutuhan. Teiah iiijeiaskan sebeiumn ya, Lrahwa eiaiam ciisanairan. iuiisan ini pengeriian pengaturan dan pengendaiian iaporan Keria Frakiek Agusins - Sepiember EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II ( kontrci ) terhaiiap pengallifan atau penyaiaan i srart-stop UL Gambar 5-i : Skema Pengenrlalian Motor Energi Listrik Energr Mekanik I I AN QM l Dikendaiiican

I v I I I I LU Berubah sesuai Keinginan dan kebutuhan i konrroi i tidak 20f,0 di Fi@ )v

Bd V. Kantrcl Maor Indaksi Tegangan I:inggi Dan Slsem hudsinya pada Ara Ol psftmina.-.... .Syarat-syarat kontaklor daiam pengendaiian antara iain sebagai berihut : o {tJ Daya yang ditampungnya harus mampu menaaggung beban. ivlarnpu mengisolasi peraiatan cian iingirungannya lmanusia, tegangan tembus, dli; sesuai ciengan tegangan ke{a. O Mannpu memaciarnkan bunga apl yang timbul akrbat proses opening dan cfosing. V,i.z Proteirsi i perlindungan ) Pembahas&n mengenai energr pembangliitan, transmisi, dan disiribusi yang merupakan modai yang tenanam daiam suatu sistem penyetiiaan tenaga iistrik sehingga periu kerusakan. Maksuci cian tturgsi sistem proteksi dan reiai-reiai pengaman adalah agar pemutus daya dapat bekerja secara cepat dan tepai sehingga kerusakan yang diseba bkan QM oieh gangguan menjaiii sekecii mungkin" FIai ini amat penring mengingat reiai ha nya ak?n irckerja m jika timbui gangguan dan reiai tidak mungkin menganrisipasi enghinciari gangguan.

Syarat terpeniing relai pengaman 1" Kepekaan ( sensitivity ] Reiai harus cukup peka terhariap rangsangan minimum gangguan sehingga seiaiu dapat msrideteksi gangguan cii daerah pengamanannya. : Keandai an ( reiiabitiry Pengaman ticiak boieh gagai bekerja dan tidak boieh saiah iierja, yaitu bekerja ieetika aria gangg:rrn di ciaerah iain ataubekerja ketika tidak ada gangguan. Iryran Kerj* Frakiel( Agusius - S*p*mnu, EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II listrik ti{iak bisa dipisairkan dari fasiiitas-fasilitas uruk diliruiungi terhaeiap AN UL atau LU . 1 ZOOO n F;@ OU

Be& Y ' Kanf.oi fuIatsr l*&tksi Tryangxx firrgsi fran Sisem Ftateksinye pads Ares fiI penarnina...... 3. Selektifitas Kemampilan untuk memisahkan bagran yang terganggu dan memtredakan a pakah gangguan tersebut aaa 4. Kecepatan Bagian yang terganggu harus dipisahkan secepat mungki* untuk memprkecil kerusakan akibat gangguan" Proteksi ( periindungan ), dalam tulisan ini, mencakup perlindungan : tiga kategori uiama yaiiu U Froteksi rerhadap manusia ke{a. Isoiasi dilakukan pada peraiatan-peralatan tistrik untuk mencegah direct b ody QM AN colrt{rcr terhadap manusia" Karena tingkat bahaya yang cukup tinggi, seiain isoi asi, juga diwajibkan untuk mematuhi prosedur kerja yang sudah tiitetapkan. Misainya, memakai tuJety shoes, melengkapi syarat UL Kategori perlinciungan ini iebih ciitekanican keparia masaiah isolasi dan proseq iur pada buku pedoman dari peraiatan yang bersangkutan. f Proteksi terhadap iingicungan }-ang dirnaksud iingkungan aciaiah segaia sesuatu yang ircrada di sekitar kilang

Pefiamina llP ff penyimpan, alat-alat proses, perkampungan penduduk, dll. Karena Pertamina Up iV merupakan pabrik pengoiahan minyak bumi, maka saiah dapat terjadi I$cr*n Kery'u Frnhie*.4grs*?rs - Septemher &ffi{t di EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II ai aaerahpengamanannya ataubukan. terhadap ijin kerja, cian beke{a sesuai petunjuk LU Ciiacap, antara iain gedung perkantoran, tangiri-tangki satu bahaya besar yang di dalam pabrik tetapi juga dapat membahayakan iingkungan ot Pertawi"a Vp I? CiInc"F

Bilb V - Ka#*at Motar Indaksi Tegangun Tinggi ftsn Si*tem Pr*e*sinya Padc Area ttl p*effiinc..-... sekitarnyq adaiah kebakaran Uniuk msncegah kebakaran ini, peraiaran-peral at&n iistrik tiiiengkapi fasiiitas : ' ' Expiosion proaf Fasiiitas tahan terhadap ieciakan. Peietakan peralaian meiuasnya bunga api keriica te4arii kebakaran. Arc chute f-asilitas pemaciarnan bunga api eiengan cara membeiok-irciokkan arah bunga api yang iimbui dengan suatu bahan isoiasi yang taltan api konsentrasi panasnya menj adi terpecah arau terbagi-bagi. Fasiiitas pemadaman "nunga api ciengan t&ra menempatkan kontaktor daiam suatu abung vakum udara. Loncaian bunga api yang timbui dapat langsung padam karena LU QM tidak acia udara Gas SF6 Fasiiitas pemadaman bunga api ciengan cara menempatkan kontaktor daiam suatu AN tabung berisi gas SFe sangat tinggi" Tetapi iasiiitas f, Proteksi terhariap peraiatan iistrik Pacia peraiaian alibat ioncatan eiektron padm. saat proses stnrt-stop diiairuiian. Tetapi kontai etor I'ang meiakukan proses sfttrf-stap inijuga memiiiki iasiiitas proteksi, yaitu re iai iian

[.$rsn Knj* Pr&tek,Agnsfas - Sqttmber 20{fi di Feria:mina {fF IV Crtacry UL Tabung vakum udara iistrik, gang$nn yang sering terjadi acialah timbuinya trunga api EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II iistrik di daiam suaiu ruangan ierturup unfuk mencegah ( arc resistant -1. sehingga i suisur hexafluorida ) yang rnemiiiki tingkai isolasi yang ini tieiak aaa ai Pertaruina UP IV.

Beb Y ' Kontral Motar inttuksi Teg*ngan Tinggt fiar Sistem Ftateksinye Pads Ares itt penrmina...... bresker. Reiaiiah yeng mendeteksi gangguan, seeiangk an ltreaker sebagai pemutus rangkaian. Prinsip breairer atiaiah kecepatan pemutusan rangkaian dan penciptaa n jarak busur api. Seiain bunga api, gangguan hubung singkar juga kerap terjarii. Penyebabnya adaiah pufusnya salah satu konduktor atau rusaknya bahan isolasi karena pemana$an iebih. Ftoteksi terhaciap manusia dan iingkungan sangat beriraitan erat, karena sebenar nya manusia juga merupakan bagian dari linginrngan dimana motor Salah saiu c*ntohnya ariaiah proieksi kebisingan suara. Pada halaman iampiran cilberikan equipntent noise data slteet ciari motor induksi tegangan tinggi" V,LJ Pernnasalahan Dari penjeiasan di aias, baik dari sisi pengendaiian ( ksntrol LU QM timbul suata permasaiahan meadasar, yaitu bagairnana c,arunya untuk mengendaiika n sekaiigus melinriungi sistem yang ada terutama untuk keperiuan start-stop eontro i motor-motor listrik. Seiain itu, juga menyangkut daiam hal pemilihan eian penggu naan komponen-komponen yang dibutuirkan tanpa mengabaikan fakior efekiivitas dan efisiensi. Y.2 rllstor Lisirik Sebagai Behan Hampir gerak, tennasuk semua di Pertamina iiP iV Ciiacap. Sekirar 90 % dari totai beban iistrik merupakan motor. Fungsi dan kapasitas dayanya beragam tergantung kebutuhan, sepe rti l..., r

Inporan Kerja hahteh Agusfirs - Sqtember 20#fi di Feriamins iiP IY Cilacap EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II iistrik tersebut 'beraria" AN UL i dan sisi proteksi, jenis indusiri memakai motor iistrik sebagai sumirer energl 63

lr. Bab -tt - Kan*ol Matar Induksi Teganga* Tinggi Dan Sistem Prateksinya Pndn Area BI petta rnina...... psnggerak pompa? cor,rpresor, biawer, caoier, lre*ter, dii dengan daya S,j 2500 FiP. ffi sampai Kategon motor-rnotor listrik yang berada di Pertarnina uP berdasarkan : ia) Jenisnya tb) Daya yang dihasiikan (c) Tegangan yang riibutuirkan id) Sistom fasanya rnduksi. Motor sinhrsn {ii ciaya yang besar saja UL Untuk rnotor sinkron, jumlahnya jauh iebih seeiikit dibandingkan ciengan jumlah motor bervariasi dengan rating tegangan reniiah maupun tegangan tinggi oan daya yang k ecii ' 0,5 I{P i maupun htr " i.,; t Keuniungan ratingiegangan tinggi padamotor berkapasitas besar arttaraiarin It t Daiam hai konstruksi J;: Karcna ffienggunakan iegangan tinggi, muiu isoiasi pun harus ditingkatkan, {ian iiesain konstruksinya bisa diperkecii. .r- ri'

-Ld,;ran Kerja Prnktek,4gusfas - Sepiewber 2##fi tii Pertamina AF IY Ciiamp EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II iv ciiacap ciibagl + Motor sinkron cian motor induksi ( asinkron ). + Antara 0,5 sarnpai 2500 HP. + Tegangan rendah : 22A s,d 380 YAC. Tegangan tinggr :3,.3 K-YAC. + Satu fasa ;22O VAC. Tiga fasa; > 380 VAC. tiP iV Ciiacap digunakan hanya untuk tegangan iinggi dan AN i 2500 ffi i. Sedangkan pacia motor induksi penggunaannya iebih QM daya yang besar (2250 Ff i. LU . liai ini bisa tiibuktiican tiengan rumus .

o1+

Bab V . Kon*oi Motar l*&tksi Tegrngan Tinggi Etan Sistem Prate*sinya Fstis Ares 0I Penartnc...... iintuk kapasitas daya ya.ng $ama, jika tegangan eiinaiktan maka anrs jangkarnya kecii seiringga ukuran kondukior jangkarnya juga dapat diperkecii. Karena uirura n konduicornya ciiperkecii maka konstruksinya dapat puia iiib'uat iebih kecii. + Efisiensi kerja motor iistrik Dengan keciinya arus jangkar, maka rugi-rugi jangkarnya pun kecii sehingga efisiensi iebih titggt. o Unjuk kerja eiari sistem Karena rating iegangan yang iittggr, patia kapasitas riaya yang sama= akan msnyc rap arus iebih kecii maka dampaknya jika aiia penambahan beban motor menjadi iebih kecii. Misainya pada rugi tegangan jaia-jaia-tiF IV Cilacap merupakan pabrik pengoiahan mrnyak burni, maka Karena Pertamina iokasi iersebut menjadi rawan bahaya kebakaran. Sehingga moior iistrik yang LU QM Frinsip riigunakan dipilih yang yang tidair menimbuiican bunga api. V.2.1 tristor Sinkrsn Keria kumparan medan pada rotor. Anrs searah kumparan mecian qiiaiirkan ke rotor meiaiui sistem brushiess.-epabila irumparan jangk-ar dihubungkan ciengan sumber tegangan srator. Kuiub merian rotor yang diberi penguai anls DC mendapat tarikan dari kut ub medan p*tar stator hingga furut berputar dengan kecepatan yang sama W Agustus * Sepiember 20*fr di Fertamina UP EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI

ak tek II : mesin sinkron memiiiki kumparan jangkar pada siator dan AN UL i DC ) unnrk menghasiikan liwr paria 3 fasa akan menimbuikan medan putar pada i sinhron i. tlf Ii/ Ciircap

Bab V . Kanrroi Matsr induksi Teg*ngan fi*ggi fran Sistem fuateksinye Pado Area {ti Pertamrne...... KEgunaan mqriqlr sinkron di kiiane tiF iV Ciiacap : Tiga buah motor sinison ]"ang aeia di UP iV Ciiacap digunakan unfuk menggeraiikan kompresor yang akan mengompresi gas hidrogen sehingga mencapai tekanan cukup tinggi. Gas hicirogen tersebut diaiirkan ke reaktor. Siiai dasar m*tor oembangkrt jiux, yaitu anrs boiair-baiik rotor. Sesuai riengan konciisi setempat maka motor siniqron di LiF rnenggunakan tipe brushiess synchronous mator, sehingga tidak menggunakan sikat dan Iiomutaior. Biia arus meqian pada rsior cukup uniuk membangkitkan ciiperiukan motor, maka stator tidaii periu rnernberikan arus pemagnetan ( daya reairtif dan motor bekerja pada fairtar kerja Kaiau arus medan pacia rotor kurang ( penguat berkurang ), stator akan menarik a rus prmagnetan dari jaia-jaia, sehingga motor bekerja pacia fakror riaya terbelakang QM teggmg ) . Sebaliicnya bila anrs meeian pada rotor beriebih ( penguat beriebih i, keiebihan fiux 'uersifat Sgrn

; ini harus ciiimbangr, dan stator akan menarik anrs yang -iaia dan karenanya motor bekerja pada falaor eiaya mendahuiui demikian, jeias bahwa faiCor daya motor sinir:ron dapat diatur dengan mengubah-u bair arus medan rotor. \'.2.2 Fioior indu*si r Rsinirron Frinsip kerja bukan diperoieh eiari sumber tertenfu, tetapi merupakan arus yang terinduksi seb agai 66 i*poran Kerja Frakiek Agustus - Sepiemher 200fr di Periamins AF EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II sinkron . Pada rno'ior sinkrcm terdapat dua sumber i AC i pada stator rian arus searah i DC ) paiia IV Ciiacap jiw i gglrt ) yang i : AN UL i. i i LU kapasitif eiari jalai ie*riing i. Dengan : Fenamaannya i:erasai dari kenyatan bahwa arus rotor motor ini iY Cilacrtp

E'hb i1' Kan*oi &iotor ind*ksi Fegangnn Tinggi frxn Sistem fuoteiisinya Fnda Aretr tEI penamiwt...... :iribat aeia'nya perbedaan reiaiif antara putaran roror ciengan meeian purar i rot*tirtg ,t:{-tgnetic .fie-iti ) yang dihasiikan oieii arus stator. Beiitan stator yang eiihub'ngkan i-ngan suatu sumber tegangan 3 fasa akan menghasiikan medan magRet yang belputar 'rengan keeepatan sinirron :emotollg koneiuiilor-koniiurrtar paeia rstor, seiringga terineiuksi arus :engan hukuni Lentz, rotor pun akan turut berputar mengikuti merian putar stator . ?erbeciaan putaran reiatif antara merian stator dan rotor riisebut siip. '; ; L'anyakan proeiuksi eiari Gene : Sebagai penggerak pornpa. Sebagai penggerak nrixcr. Sebagai penggerak LU QM ria haianran iampiran tertera data-dara motor inriuiisi bersama axa centrifuga! ptmq ;

^ .rg diiayaninya. Sif=bt AN eiasar . UL Sebagai penggerak kompresor. 'umber pembangkii -7i*r hanya diperoieh dari daya masuk, staicir. Daya masuk unt uk :cmbangkit;ixr merupakan :h-ior daya terbeiakang -. otor, yang oieh karenanya akan ruemperbesar puia anrs inciuksi paeia rotor, sehingga l antara merian putar stator dan putaran rotor pun akan benambair besar. jaeii , b iia :cban rnotor bertarnbah putaran rotor cenderung menurun. -,'wo/sn Kerja Frahiek Agasius - Septernber Z EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II t R* : l20f lp ) Mecian putar pacia stator tersebut akan , san sesuai iWotor induksi yang . aeia r* i E i e ctr i c- i_isA, fungsinya sbb Ae i Air canriirianer i eiari s{}ar biawer. Pacia motor ineiuksi

tidak terciapat kumparan meeian, sehingga aaya inaukri{ oieh karenanya mofor jnciuksi bererya paeia ahrrya beban, akan m*m psrbesar kopei t iaggtng S Benamb ol

Baj' V. Kantrol Matar Indxksi Tegengan Tinggi fra* Sittew Prcteirsinya Pads Areo uI Pe*smina...... V.3 Sisiem Fengasuran Fiarar Listriii Daiam pengoperasian motor-motor iistrik, banyak sekaii icendaia yang tiitemui. Saiah satunya aciaiah pada saat pengasutan start iri, untuk mendapatkan kopei awai yang besar, cii"butuirkan anrs starting yang juga besar sehingga menimbuikan pengaruh rrafisienr yaitu ke;utan pada tegangan jaia1aia. Besarnya arus starting nominainya. Karena dasar iruiah maka ciibuat iangkah-iangkzh untuk mengaasi arus asut yangbesar. Bebenpa sistern pengasutan motsr Jistnk AC dijelaskan setata srn gkat di inwah ini " Tahanan muia di stator LU H Kontaictor A, B , dan C ditutup secara bertahap. QM I I , AN UL Vi.i ft[etode Tahanan Muia Gambar 5-2 : R*ngknian Tahanen Mula tii Staior I-ryran Kerja haldeh Agusiw EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI

ak tek II i starting i motor tersebut. Dalam periode ini bisa mencapai 5 sampai 7 iraii iipat dari anis : os - September hfihiJ di Feriamina $F IY Cii*ctq,

Beb V - Kontrai *iotor Induksi Tegangan Tinggi fran Sistem Ffoteksinye Padfr Area stl Pertamins...... Tahanan muia di rotor : Gambar 5-3 : Rangiiaian Tahanan Muia di Rotor iintuk membarasi arus jangkar yang sangat besar pa{ia sa&t start, periu diberika n tahanan muia yang dipasang seri terhadap tahanan jangkar tersebut. Secara periah aniahan tegangan iniiuksi dibangkitkan dan rotorpun rnuiai berputar. Bersamaan d engan ini, tairanan muia tersebut harus puia diturunkan. K+ntaktor A ditutup iebih dah ulu kontakfor C yang ierah*rir. Apabiia C LU QM riiistirahatkan. V.3.2 Mets{ie Reaktor Muia K+ s# -rr4 T-l W^dg**rs EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II A oLr cftsfA UL eian AN sudah rnenutup, maka kontaht*r A dan B

Gambar 5-4 : Rangkaian Reaktor Muia l-\ I ,.--lr-t ov - Sepiernber 2$fr# di Fe*smina AF IY Ciiacry

fuh ll . K***ai &iatar indak*i Tegnir'g*n filrggi ilan Sistem hot*rinya tada Ares $I Fslvrnine...... Saat stttrtj reaktor akan mengurangi tegangan dan aru$ rnuia moicr Setelah moior trerjaian secara periahan, kontaktor A riitutup iebih dahuiu iaiu kontahor B. Se ianjurnya kontaktor g r.iiistirahatkan. Keuntungan metode Kerugiannya ini : t'-3.3 h{etsde Autatrafo 3 Fasa { Penurunan 1;*"r } Gambar 5-5 : Rangkaian Auiotrafs 3 Fasa LU QM R+ s+ C : koniaktor uniuk sambungan wye i bintang i. kontakior unfuk mengetap B: A: kontaktor untuk tegangan penuh stator. Carp ke{a : - dengan autsfiafb munf I4oran Kerja hakteh Agustrts EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II IzR tidak ad&,karena R <<. :

cos { kecii" timbui arus sirkuiasi saat ksniakt*r dihubung kontahor iebih hsar. singi<at sehingga rating arus AN UL : setelah M menutup -) KemudianB&Cbuka. C +B+ A tv - Sepiember ifififi di Peri*mina UF IY Cilamp

B&b V. Kantrai Edotar indaiisi Tegangan Tinggi Dan Sistem Prtxeirsinya Pa.ia Area 8i Penaminn...... - dengan autotraf-o + rsaktor : seteiah M menutup + c+ B, iaiu c buka, A tutup, cian B buka. \{etoiie autotrafo 3 fasa ini mempunyai tujuan uhtuk menurunkan tegangan awal. S esuai ,jengan rumus . penurunan tegangan awai setengah bagian, maka berartj penurunan ar$s arvai sebesar seperempai bagian. \'.3"4 ft{etode -}t-ye-Deita Starter 1 Penumnan -= Sistem rangkaian bintang { rvye ) = Sistem rangiraian segitiga \ioior iistrik dijaiankan dengan rangkaian wye ,jeita. Tujuannya untuk rnemperkecii arus pada saat starting. LU QM Gambar 5-6 : Rangiraian -Wye-Deita Starter Y Y z Cara kerja; 'i * F{ubungan wye Fiubungan ucl La i-aporan iierja Fraktek Agastus - September 20fri] tii Feriamina UF EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II

i***3 i + vr:{:.v, T rI. -T rf i cieita i + vi: vr 11 UL :{3.[r. saai srarr, kemuciian diubah ke rangkaian AN + Y tertutup dan D terbuka. + Y terbuka cian D tertutup. lt IY Ciiacap

t B&b Y ' Kon#oi *iats rndxksi Tegangan Tinggi rten sistem fuote*si*ya psds Area 0I pe*rmiwr...,-. -{3"5 *fetode Putaran Awai Rstcr Metode ini paiia kiiang tiP iV dipergunakan Lirusus pada saat st*rtirrg,yairu iiiiairukaR pemutaran awai pada rotomya sampai mencapai putarail sinpronnya. V.3.6 Fletode Direci On Line i DiiL ) Direet on iine eysteftl adaiah metode pengaifiifan atau srsrting mstsr iistrik dengan mencatu motor arus asut yang besar. Dari be-berapa piiihan proses starfing, sistern DOL inilai r yang ciipergunakan di area kiiang Pertamina uF Aiasan utama digunairailnya sistem DOL adalah kernampuan daya tersedia yang motor listrik, tiriak akan menimbuikan tegangan keciip apalagr tegangan jatuh ka rena sebenarnya beban raia+ata AN QM taja. ilan unit pembangkit di irIP fv' ini memiiiki kemampuan drap nraximuffi UL cukup tinggi paoa unit pembangkit dari kapasitas terpasang. Alasan iainnya adalah investasi awal yang iebih murah iiibandingkan sistem pengasuian iain. nria dua hai yang periu diperhatikan daiam penggunaan sistem DOL ini, yairu masaiah kuaiitas isoiasi paeia motor-motor l'ang besar dan penerapan iocked-rotor anri iamming protection yaftg merupakan r eiai t-, ' It- pengaman uniuk meiintiungi winriing msicr atau membatasi besarnya arus windingpa {ia saat stsrt ciaiam waktu yang siagkat. t-.

i4mr*,n Kerja Frakiek Agastus - Sepiemher 208ti di Feriamina UF IY Crtacap EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II iistrik terssbut secara langsung tanpameialui proses pembatasan iv cilacap. i iiz lviW ). Apabiia dilakukan penyaiaan pada di seiuruh Pertamina {iP iY Ciiacap hanya sekirar 60 A1;W + l,Z g6 LU iistrik terhadap gangguan panas karena arus

B$b v ' K*ntrei *istor indulisi Tegangan frnggisen,gistern fuateirsinya pads Area tfii penamina...... v'4 Ampgard starters Type Air*Break canractsr Antpgcrri starters aciaiah kontroier produksi ('c'rporstron-iiSA " yaRg ciirancang iehusus untuk " rian rV*stingltause Eieetric iistrik anrs boiak'baiik Koniroler ini merupakan suatu gabungan dari tiga komponen peralatan, yaitu konta hor, rsoiating switciz, cian iuse sebagai pembatas arus startingmotsr. Sebenarnya cii kilang Sreair contactor, tetapi karena -iama dan hanya ukuran sena kemampuannya yang berbeda maka penjeiasan daiam rriiisan ini merupakan garis besarnya saja. :ir-breaic dan vacuum contactor prociuksi " Westinghouse E/ectric Corporation-tJ sA ji :csena raring tegangan dan dayanya AN UL Berikut ini diberikan tabei yang menjeiaskan beirerapa Anpgard Sturters Tabei Tvpe &l : Ampgard Sfarfers Type Rating Voltage Frek (f /t LJt-'+ rr 2200-2500 2200-2500 6200-7200 -<0L4

I LF-50H430 2sJ4 s0J4 7214 4000-5s00 3800-5ils0 "i: l- : air-Break Vacuum-Break Lwporan Kerja Prakiek Agusius - Septemb EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II sturtrng cantrollrg motor-motor ciengan rating eiaya t I{F } dan tegangan i vcit ) yang tinggr. iiP IV tereiapat banyak sekali Ampgard Starrers type *irmemiiiki prinsip ke{a dan konstruksi fisik yang hampir t*e : QM Air & Vacuum-Freak Cant*cfor MVA LU (IIzi Continous Current Rating Rating Horsepower Srnkron Induksi iu0v"ni 1750 3S00 1750 80or"of 15S0 50-60 50-60 50-60 50-50 50-6u 360 A 360 A 360 A 360 A

nnn Lw\J 1500 1500 150 200 5?tj 2500 25S0 i500 350 j60 A 30$0 500u ?500 4000 2500 4000 t-'

Bsb v' - Kantroi frfator indvtisi Tegangan Tinggi Etan Sistem fuateksiays Pc(ia Ares ui Pexeminc...... Koniroier yang iiipakai di area 0 i Pertamina iiP iV Ciiacap adaiah tipe 50L;i ( LF-50ii430 ) rian 50i4 sesuai tegangan iine 3,+5 irV. Kontroier-kontroier ini d idesain untuk proses start-stop rian proteksi 3 f*sa krgh voitage motor sesuai rating ci ari tabei di atas, baik itu motor induksi atau motor sjnkron. Garn-bar 5-7 dan 5-8 memperliir atkan iampak depan cian rampak beiakang koniaicior tipe LF-50H,i30. X-aporan Kerja Frahiek;igasfas - Sepiemher 20il0 di EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II Gambar 5-7 : LF-stlH13ii i Tampak Depan i -A LU QM AN UL !+ Feri*mins UF ii/ Ciircup

Bn& -y . Kantroi Matvr In&tksi Tegangua finggi -Dan.Sielen Praeksinya PeiaArea AI Pertsrn indl.--... QM Seluruh penjeiasan komponsn-komponen yang ada pada sub bab Y.4 samPai V.l0 riapat ditihat rangkaiannya pada sub bab V.4.i Seskripsi dan Konsiruksi Fisik Teiah dijeiaskan sebeiumnya, bahwa bermacam-masam tipe kontaktor yang ada secara fisik hampir sama. Oieh karenanya, satu tipe saja yaitu LF-5$H430 air-bresk. Tipe dengan tipe 50i;i. Konta*ror tipe LF-5Sii430 merupakan i<ontaiqtor berkutub 3 dengan operasi penutupan kontak magnet menggunakan surnber DC. Tipe EL - 0 ak tek V'li i unrui< LU AN UL ini memiliki kemampuan yang sama ini memafui kontak jenis 75 iewber 20/itt di Fertamino' AF iY Cilr,s*p H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI II prosedur operasi ). penjeiasan konstruksi diambil saiah

Bab V. Kantrai *fetcr l*ti*ksi Tegangan lir.ggi iten Sistem Frarcksiny* Pade Area tti Pe*amin{r,..... sircgie breck dengan bahan campuran perak yang diias pada Feriniikaannya dan ter iiapai eiectronrfrgrtetic blowouf coii. Susunan konstnii<si utamanya terdin atas ? kontak . fti{}vtrtg contttct dan statroti$ry cuntact. iuiovircg contacl merupakan saiah s atu bagian ciari kesatuan kontak yang bergerak menghubungkan atau memutuskan rangkaian. Gerakan membuka iian menurup contnct merupakan saiah satu bagian dari iiesatuan kontak yang iiiam. ivingnetic biCIw iittr cores terpasang rii daiam suatu penyangga, resistant ) cian isoiasi pem-batas { harriers ) terietak anrara 2 kutub. energizeri. Gambar-garnbar di bawah ini memperiiirarkan koruiisi frstit koinpone nLU QM AN UL \oirrpoRe n Arnpg*r ri Sturt er,t . W

EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II ini dikeniiaiikan oieh ftifrgnet {trfix{tture. Sta,tirsfi#ry seciangkan penahan busur api | *ra iii antara fasa-iasanya dan juga cii Keempat is*rriers suiiah harus terpasang sebeium kontaktsr di'Yr". a -_-:-'. :i.,:ln {I_. r-. .--; I jr.. .::i.. .:! .'; i! ;*.,r.ior' .',,. -i :*ltt:.iirt.: r- : ,-:i' ' tl .li -'.t.j i: -l ir\-i !:.1 : 1.1=::j]';1....! ia::1 . =:, --:-l *qlj;,.:,'.' ,l ' ei l"i i: , &.: :.>'.,, _:( l: . .tl -'.; .. , -. - -ir. i r . i , ffi# 'ff.i,,!;,i. i t, :;ir:-ri:"rl:-\,'=:"i.: fi'r ,> t .,: .--i I JA

Agusius - September 2#0G di Pert&mins UF iV Cii*cup

Beij V ' Kcntrci M$tar indnlrsi Tegang*n Tinggi ftan Sistem fuoteksinya pade Area gi pena mind...... QM V.4.2 Prinsip Kerja Prinsip kerja Ampgard -ttarters t.vpe ur-brersk terdiri dafi2 hai pokok, yaifu i. Operating iulagnet tegangan rendah dengan bagian yang dialcifkan iiengan tegangan mensapai hubungan rangkaian yang ntaximurn, riigunakaniah operattng mfignet tipe DC. lvragnet ini riioperasikan pada tegangan nominal untuk m ngopsrasikan koii agff armsture *wili*ry catlr{tct L-64 yang iiipasang pacia inii magnet bagian bawah terbuka dan menghubunglen protective resistor secara seri dengan koii. aiasan penggunaan Laporan Kerj* Fruhieh Agusius - Septernber 2fr&8 di Periamin* EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II : LU AN UL r unfuk memisairkan controi circuit yang menggunakan iinggi tian unruk cian kontak utama menutup. Seteiah armature menutup, -n ti? iV Ciiax*p

Eab Y. Kcntrci *istar inda*si Teg*ngan Fi*ggf i,tsn Sistem fuateiisinya Faiis Area gi pertamina...... tenaga magnei ini karena.iika menggunakan tenaga manusia tidak akan eukiip kuat untuk menggerakkan kontak. Facia saat AC contrtli ctrcu# digunakan, sebuaii penyearalr yang inerubail tegangan cii"butuhan. AC confrol powar menjadi DC power untuk mensupiai koii mutiak' Guna ttiluar tersebut ijF iV- menggunakan jenis siiicon rectiiier. Ampgisrd St$rters gtpe busur api pacia arah yang meie-bar dan di-beiok--beioi<kan sehingga panasnya men;acii berkurang dan paciam" Posisi rsrc ci,rure eiapat diputar keiuar dari po sisi operasi nonnainya untuk tujuan inspeksi atau penggantian kornponen. Fada po sisi ciilengkapi ciengan knt-fe jaw yang ciirangkai Sadi satu dengan moving dan staii annrv coreiuci. LU QM Kontaktor-kontaktor yang digunakan pacia Arnpgarri Srarrers juga inemiiiki :'eberapa aksesoris tambafian sepertt controi transjttrmer, fuse kontroi, dan rn feriock '::titanic AN ciengan menggunakan isoiating switciz, kontaictor UL operasi notmai, hubungan eieiitrik ke arc horns', yang terpasang rii ciaiarn Gambar 5-i4 : Posisi Are Box Fiputar Keiuar ^tc t{otrt al.lof i-"eporan terja Frakiek Agusius - Sepiember

EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II *tr-brek Cara petnaciamannya yaitu rJengan mengarahkan gc citute, iain, dan iatch coyrtact'or. al-orrc,rl tott Flcf 3 li oaftttrl. ro3t?Era atc x6i Jrrt LlrI arrc loal. rT;',::,."' , -lu{ tlrtttrr Ri\\ !''-t L0rrq.rt cot !LOrq./Y COrl \Lo o !T4l JAt taJrt o{rtt arc Loro xoaat rutlo.Y rttrllTdl 2fi00 di Fertumina {iF ii/ Ciircap

Gambar 5-15 I i,F-s{iE43S rTgrygl31,-r,gfq* TSOLAT]TTG swtrcx L cx^ntcAL II{TERLOCX ARt. seiain 2 prinsip kerja di nteiaiui Ampgarei Starters, seperti dijeiaskan di -bawah ini -Uerikut gambarnya ''"nn i-'-:?4 lsoLATtoN -.".:.' _NrfF swlTcH _.; \\t {::::_ i{---r i !;-' '1 q tsf: J I ,nrLiilMfrt : R angkaian penyambung jaringan yang terpasang di beiakang penutup berfringsi sebag ai ,r,trter irne tertTtinai qii. Rangkaian penyambung ini dikerjakan oieir .fuse J{ rws 12i dari Laporfln ^eri{t rT&fiEe$,{8'rrsrr{s nataaln,t^n4ntrh-f6rfra,-, EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II co,r{rrcrct --'-'';-'li.* I (*:::*x / sxrv

\ '-?H^S!E lllttft i ".-'^*" ET ftJtE stor t/.''1'!. ;l{ s70f Fia SUPtQll ProTfcrrv r.l^ll'lt ruSct rlo|r Y' i $sroi 64 LrrrtlLOCX Lor \d.IACf L 6. rxTfiLOCx! atas, pertu juga -m mperhatikan aiiran cia;va yang . Gambar 5_16: Fosisi De-energized AN QM LU UL torr r .tf Yfntlr alntR lss'Y' curi \t Lrttt(c r0l0r sr^rTlNG FUSas coi rlcToR

toto tftlu tSsfrlLY lor r sut Gambar 5-i7 : Posisi Energizecl - '}epiefrtber Zii(i(i til i'ertamtna Ui'i7' t-tiaca.p

Bsb V . Eotttrail DIoftr iarfuktri Tqaagn nryi Dsr' Siln n boekirya tudz Ara. AI paumino,..... isai*ring switcit yang terpasang pada rei di bagian aias penutup. Line ferrules aiau bagian kepaia i3) fuse pembatas arus startingmoror i4), masuk ke aaiamfusejaws, dan lortd ferruies atau bagran bawah fuse (5) masuk ke daiam i merupakan bagian dafi contactor iine terminais. Aliran daya ferruies, terus ke electr*m*gnetic biaw aut coii (7), cant*crs (B), dan shwrr ig ] berakhir oi contactor ioad terminals ( l0 ). l-.4J AuxiiiaryContacts Aaxiiiary cant$cts adaiah koniak-ksntak tambahan yang berfungsi kontak bantu untuic mengai<tifkan atau menonahifkan rangkaian-rangkaian banru seingai catu pada koii tertentu. Pemasan gan atxciiiary contacts dapat dikombina sikan antara posisi narmuily apen dan narm*lly clased sesuai kebuiuhan. gambar berikut LU QM Dua jenis atniliary contacts yang tiipakai paaa Ampgard Starters tarnpak pada : AN PU SHROD $,t. ,' . coi:"1'l 'n,r';$i 1 UL autiirary cirauit i Rangkaian banfu ini contohnya rangkaian pnyearah yang digunakan l'"' ri']'i'l.ii;lffi -r''

".'.'r: ',"'t''" .';:, 1"t iiii;l:;'S: /:'. I .'.'.,".101 . .:ia l:.ii-il;,..i:i:,i'tr.ri:.trti, .d',\p,"'';1.f tr'- ' r t{rfil}.:j: : l;l;,,ffi-'iiT " t,,' 'iii,.[iii.ilii f -a,' .' \ i +,1,i,-i.,='' \" >':: ior -f "r-. \+' -"''i:, "t".'*t . . N*-dly .lttt'" Lryt,n Knjr &vkteil,4gusas - Sepiembi EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II Jur* holders (6i yang arus ) mengalir ciari ioad sebagai i Gambar 5*18 ; Tipe L-63 r.:'i,.i'.

l,,iilflft$.$,;' 'l#.r;i4g -''-''"4-.'r;;1i:? '. ttl .: ffi OPERATIVE END OF PUSHROD ..,r-t ' ''', *jrtl ,'ll'1I Set for Normally Closed Mode I ,,. i' ',*..i',1' ':,i'.r;".l;.,i ',.'' :; ' "ii;!J t

Ea& ii ' Kax*oi i]'iotar induksi Teg*xgan Tinggi i-tan Sistem kateksinya pada Aret tti pe ttamjna...... rsi tia n funtuk mensupiai tegangan sebesar 22u voit Ee Ampgttrd rafb yang menurunkan tegangafi iine'3"45 kV. Liiitan primernya terhubung ke i.'+5 kV yang teiah dibaiasi oieh fuse pembaras arus start m$ror moin p$wer { ft tse iiirndungi oieir dua buah fuse tambahan yangjuga sebagai pembatas arus \prim*ryJ utu :i0 voit ke rangkaian kontroi yang j.rga ciiiinciungi oieir secanticryJase. LU QM Doslsi iatcit, rnain, powe-r|t'tse teiah terpasang, dan isalating switciz dalam konriisi cioseii :ada saiuran. ;eiai. Fuse iersebut memiiikt tiftt -current charucteristic i AN I i-+,,1uffiuK inengaictiflran iiiitan primer trafo kontroi, kontai<ior irarirs iiirekan mcnuju Proteksi sistemnSra ciiiakukan oieh fuse pembatas arus start motor dart overi*rs ti UL }'ang oiietakkan {ii atas trafo kontroi. Liiitan sekundernya ffiensupiai tegangan seb*sar ang iiiiioorciinasikan dengan karairtenstik averio*ci reiai. Arus yang iebih bes ar :aripada arus motor beban penuh, apaiagi yang meiampaui arus rotor terkunei, aka R nengoperasikan overfoad reiai cian koniaictor akan tnp se-beium fuse terputus. M aksuci

;an rangkaian proieksi jangguan-gangguan yang sebenarnva bisa lengan aktifnya overt'oad reiai. Laporan Kerja hakiek Agusiws - Sepiew&er 2&0G di Ferismin* UF EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II 3.'j ; i--:l :-:..1:: -!a.l 'r'] : :r Ki$**tJ*tr B1i':i k'<'r i:l .^;'fi 'l 'rt9-4 -ryigj'i{ t!1,i1+!;l:1 Pru."d 'Sasi;", "ir ntd''r'f use I emba fas Artts Start i--+iffi to# 4+:'rrirea lb+a-r'Jl ;;+". Yiat or Y*ffi "2, s:'i.i r ili.i::iJ Sttsr{er"s diperiukan

saiuran i dan i gambar iii haiaman iampriran ) ini aiiaiah merupakan suaru rinciakan prevenrif terhaiiap di atasi tanpa putusnya fuse, cukup hanya ii/ Cii*cap

B*b ii . Kontrai iuiotar induksi Iegrrngcn ?inggi iiae,Sisre m fuoteksinys F#ia Area 8i Pert*mins...... Karcna inrerrupting capnciry ( kemampuan maksimum i konial-mr aciaiah 50 ivilfA, rnain power luse irarrrs beroperasi iebih cepat ciari overioari reiai pa da saat arrtsnya melampaui harga arus yang bersesuaian dengan 50 rvairtu yang sangat cep at. Hal moior" Jarii untuk gangguan cil aras 50 dan overi,tari relai. Karakteristik trafo arus, Gverio{t{i reiai, dan fuse harus qiikoorciinasikan den gan karakleristik motornya dan harus sesuai j,rga dengan desain motor tersebut. Motorffiotor eiengan karaheristik kirusus atau eiengan karakierisiik beba$ yang membutuhkan proteksi khusus, akan memeriukan reiai-reiai proteksi tambahan iainnya. i'.4.5 Femelihflr&ftn dan Perbaikan Program pemeiiharaan QM iiiiaksanakan secepafnya seteiah suatu peraiatan terpasang aan muiai beroperasi" Seteiah peraiatan tersebut cii-inspeksi beberapa i:onciisinya, maka frekuensi ciari inspeksi eiapat meningkat atau taenunrn sesua i kondisi neraiatan tersebut {ii iapangan. Karena hai juga beriaku bagt Antpgar* Starrers. Saru hal iagi 'ersebut. Aturan-aturan sepef ii ini iang periu diperhatikan ciaiam pemeiihara&n adaiah pada saat pengerjaan rnamtena nce iiiakukan, siricuit utama harus ciiiepas atau ciaiarn posisi apen ieseiamatan kerja iebih ierjamin. ilalam peiaksanaan pemetiharaan yang meiiputi 'trategi matntenunce, . Lapornn Kerja Prahtek Agustas - Sepiember Z{i#l} di Fertamins UF

EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II lvlVA yang terjacii dalam ini -bertujuan rmtuk mencegair kerusakan sisrters maupun lvilA , nr*ifi p*wer.iuse akan bekerja iebih cepai AN UL \ mainten&nce progratn i harus iangsung dibuat iian kaii daiam periode buianan rian dicatat LU ini berkaitaa dengan beban kerja alat { nonaktif ; agar cian perbaikan aeia istiiah yang eiisebut sebagai ol, iY Cifucap

Bsb v - Kantroi Motor indaksi Tegangan Tinggi Dun Sistem Ftotelesiny* Fado Area tfi Pertsrnins...... O Prevenlive Mainten(tnce .' adalah pemetrharaan yang driakukan terhadap suatu peraiamn sebeium icerusakan terjadi. Tujuan poirok dad preventive *taintentmce a da 2 nal Menjaga atau memeiihara kemampua$ konduksi (.hantaran i yang harus diaiiri,ian. fuienjaga atau memeiihara kemampuan isoiasi ( iahanan ) ciari peraiaran yang har us ciiisoiasi. Koneiisi hantaran yang baik ciapat riipeiihara tiengan menjaga kebersiirannya te rhadap kontaminasi kotoran dan proses oksidasi seperti timbuinya karat" Sedangkan kondi si rroiasi yang baik dapai dipeiihara dengan mencegah iirnbuinya c{rban rrackingqie iaga) dan mencegah kontaminasi aan garam dan riebu yang dapat menimbulkan gangguan Saat melakukan pemeiiharaan, seiwuh sumber tenaga iistrik yang nrenuju alat :ers ebut harus OFF. Hati-hati pula terhadap power factar correctiar', c{tpscitors ya ng ;ilahuiu terhadap capautors. LU O QM nungkin masih menyimpan anrs. Sebaiknya sebeium beicerja, laiiukan tiisch*rging AN Preeiictive lufainfen$nce gangguan yang teqadi secara ircruiang-uiang, tetapi kondisi peraiaran masih bisa beroperasi. iarii, alat ini harus terus dipantau tiengan suatu prediksi*preiiii rsi sepeni suhu, arus, tegangan , te{ aeii kerusakaan ringan. 0 iLreaktlown Maintenunce

iiiiakuiian seteiah aiat tersebut nyata-nyata telah rusak. Di bawah ini disediak an tabie tr oub i es hoot ing untuk Ampgar ri Star f er s . UL : pda rangkaian. EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II acialah pemeiiiraraan yang fidasarkan atas indikasi dii dan diambii kesimpuian bahwa alat tersebut kemungkinan .. a.dalah pemeiiharaan yang bersif'at prbarkan, berartr f-ryan SJ ili Kerj* fuakiek,4gasfas - September hfi#fi di Fertamina UF iY Cilacap

Bab ii ' Kontrol Moton Inetahsi regangan rr"ggl rtsn Sistem fuueksinya pada Area 0i penamin{r...... Tabei 5.2 : Contactor Troubieshooring Gangguan / Kerusakan Femanasan iebih. Kemungkinan Penyebab Cara Memperbaiki Kurang hrtnpa ani-- -''-o-- -'r baiknya UL sistem pemadaman Masaiah pengeiasan l.^-+^l' i.^^+^lr\Lrrlt(t.lr-t\-ljIrr .lii. paua -,War{rtt Keria hskiek Agusius - September ifrfiF di Pertamina UF ii/ Cil*cap EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II arus beban teriaiu besar. Kurangi beban. Gunai<an Pi;tii s aiaij tei"gariggiir-i !a sai:.iburi gan. koniaktor' yrnie iEbih besar. Bersihkan koioran p"da sambungan lalu pasang

kembali. Gantilah sa:nbungan vanc rusak. Gaya kontak yang terlalu kuat atau Stel ulang. Ganti kontak atau lemah. spring yang cocok, .Penumpukan logam tembaga akibat oksidasi di atas permukaan kontak. Bersihkan kotoran. Gunakan penutup tipe 12 pada Meiayani beban ciaiam wakru jam. Terriperaiur iingiciiigaii ierialu tiiiggi. lingkungan yang kotor. tibah iangkah-iangkah operasi. Teiiii ienis konteknva. Ku rairgi bebaii. Sediakaii ','entilasi udara. Ganti denga* kontahor *,'ang lebih b esar. Penampang kabel te.rlahr kecii. Ga.nti kondulcor ya.ng sesuai. Ara box tidak tepat ditemnefnrre berada Pasang arc hox -secara tepat Ayc horuts kotor atai-r terkonta-minasi igqgutt benda lain. Rusaknya arc bax. Pindahkan mate-na! terkontaminasi. yang AN Ganti isolasi, arc horns, & peralatan lain yang telah

rusak. Magzetic hardware QM digantikan iiengan nonmagnetic iwrriware dim Ganti dengan hardware yang fepat. ttrc hox dan rangkwan biatt out. Bioty ur.tt coil riim posisi ierbaiik aiau terhubung singkat. Ganti tiengari biaw aui caii LU yar,g baru atau per"baiki posisinya dgn membaiik ksil. Gaya koffiak yang terlaiu iemah. t Stei uiang aiau ganti kantak Terlreminya magnet ot'ntature pada titik sentuh kontak. Teqladi wltsge dip aiau gafifi s;sring VE sesuai. Peni<sa tegangan rendah pada rnil tpt.rninrrl Periksa k-oi! pada kondisi oven;oltage. Stel ulang kontak. Pengaturan posisi kontak yg kurang baik. Gerak sentakan terlalu keras. Kurangi sentakan. Gunakan kontaktor ye lebih besar. Terlaiu besarnya aru$ yg masuk. Gunakan kontaktor yg lebih besar. Ferhatikarr kocie iacketiroior <iari A- G, Pindahkan lraic lattb Getaiaii pada baiitai an siarier. sinri# ke i i-ripfii oct4rqnnryo E!t4i qiraiJd.

ti-^o! rrrScrr I indrrnoi slnrtpr dari nirlcrlsn atau getaran dgn penyangga yg kuat. suatu nt o.t

Bab V. Ksntroi Matar Indxksi Tegangax Tinggi fran ^ssfern Prxteksinya PadE Aren sti Pmamrna...... V-.5 Ampgarci $tarters Type Vacuum-Break Cantactor Perbeiiaan antara Ampgarri Starters g;pe vacuztm ciengan y'pe air-break sangat tipis. Keciuanya rnemiiiki konstruksi fisik, cian teknik rnainrenance yang hampir sama. Perbedaan utama oapat diiihat pada ta bei 5 -i berikut. Tabei 5-3 : Ferbetiaan Type Air-Break Perihal Pemadaman bunga apr. iarak antara 2 ic*iub kontakior Ranskaian iisirik &, mekanik. ll^-^rLrJt54 (uri. (..r1. rl.<tP4>il.4J l,-4^-2c^^..^ y5 >attta| ^^*^\ V.s,i Sesiiripsi rian Ksnstrui*si Fisik Ampgarri Starter,'i rype vflcuutn-break cot'ttfrcror juga merupakan saiah saiu LU kontroier produksi L! *'vestingitouse Elec*ic C,rtrporatian-USA Fenamina iiF iV Ciiacap rnenggunakan tipe 5uJ4 untuk kategori ini yang data-datanya riapat iiiti hat pada tabei 5-i. Dinamakan t"vpe vtrcaLlm-break contactor karena kontaictomya eiiietak

kan di ijaiam sebuah botoi atau tabung J-ang hampa uriara yang berfungsi sebagai pembunuh bunga api yang timbui ai<ibat proses start-stop atau gangguan. Kontoier ini dirancang khusus untuk start-stop terhaciap motor-motor iistr-ik tegangan rniiuksi, dan dikonfigurasikan untuk .{uii-voit*ge stit!'ting ( trOL ) atau reri uceri-vait*ge tturiifiH. 6f L{lporfln Aery{ fTflrfier( r r, . h , , a HgUSUrs EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II o&r& kerja, komponen-kornponen pembaniu, & Yacuum-Break Jenis Amggard Starters Ai- Et+aol. I <nT A 14 <nl-r/Afi rua-stvq^^ I -rlrfua t/ T E -Jvtt--JJw \t 1/-^,,,,rt Y (lt/{lLltlf-Ur .i El-6^1, / <nrt lv(lnl t Jv.}a \, UL Mengzunaii an itrc c itzt te. Leol{} renseans. c--lit!:1 1:l JCilrKrt {corn rumr t. r ^L:L *^L^1 !-.truil ! !tt!I.tta, -r*i+ t,* il! lt Menesunai{ afl vficuutn batt ie . L Orfi r&pa1. r t it r i

LSOIil seosr{rilna &, nan{Is{. -.--^L oorlo.l"o-o gVUVTIGTAt o t r t -^^-1.^:^^^-.^ r 4tr5'Altltttttty iL r ^L:L 1-^-^-.^ QM AN controi sekaiigus proteicsi tirggt 3 fasa, baik motor sinicron maupun motor - t}eptetnoer lUUa {U reftilfil{n$ n ) t A^^^ t. n Ur t}' L#scap J?n rr/ 4.t

B$b V. Kanttai i*ittur Fndaksi Tegangax Tinggi fr*n Sistem fuoteksi*ya F*ia Area 0i Pertamin{t...... Tipe 50i4 memiiiki bagian-bagian yang hampir sama eiengan tipe 50L.i ( LFiCii430 ), yaitu isaiating switch,vficuTrm-break cofltilctor, c'urFent-iimitingJfise, c orriral i'tip.o* r fr*ns.i*rmer, dan satu set eurrent truns.iormer. Agar lebih jelas tentang Fnggambaran konstruksi fisifutrya, di bawah ini tertera gambar Ampgard Starters fvpe . Lcuunr-break caftt actar. Gambar 5-2S : 5{iJ4 1 Tampak Depan --i.r :,,Worsn Kerja Frakiek Agusius - Sepiember 20{ifi di Feriuminn UF EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II i i LU QM AN UL so ii/ Ciiacap

Bsb Y - Kcntroi ivio$r Intiuksi Tegangen Tinggi frrn Sistem fuateksinya pedfr Ares 0i pensminn-..... V.5.2 Prinsip Kerja Paiia eiasarnya pnnslp kerja antata 50i4 ciengan raiia {lasarnya prinsip ke4a ar ttar& 5Si4 ciengan llacuurn-Bottie : berfungsi sebagai pemaeiam bunga api yang timbui aicibat prose s starfsrop. Karena iiigunakan pada iegangan tinggi, sering menimbuikan efek trr tnsienr yaitu QM berupa ioncatan eieirtron yang teriihat sebagai bunga api. i;-ntuir memadamkanny a, kontaktor ciiietakkan keramik. Cara AN UL Perbeda anfiy a terietak paoa vacuum-bottle iian aiiran ciayanya saj a. ini ie-nih eieiaif di-uanciingkan dengan menggunakan arc chute, karena bunga api iidak diberi kesempatan untuk menjadi iebih besar disebabkan udara yan g menjadi bahan bakarnya titiak tersedia. Namun begitu botoi vakum memiiiki keiemahan, seiring dengan iama pemakai an ia guWt bocor sehingga udara iuar dapa t masuk ke eialam. Agar iebih jeias iihat gambar berikut : i-qoran Knjo Fraictek Agasius - Sepiember ififiii di Fefiamina AF iY Cilwry EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II LF-50I{43S adaiah sama. di riaiam sebuah tabung vakum udaru yang terbuat dari bahan LU ol 6/

Bn& 7' Kan#ai fr{rttr,r induksi regaagan Tinggi fran sistem hateksinva p*da Area gi per tamine...... Gambar 5-24 : Fenampnng Boiol Vairum Aiirsn, D\lra : uniuk mengetahui aiiran dayapada tipe 50i4 periratikan gambar-gambar ireriirut' tsrutama garnbar 5-25 bagian atas dan pada posisi energize6 atau rios ed Rangkaian penghubung jaringan yang terpasang cii "beiakang penutup berfungsi seb agai stilrter line retminai AN QM isoiating switcit yang terpasang pada rei di bagran atas penutup" Line ferrules ateu bagian kepaia is) fuse pembatas UL gambar 5-26 i. ioad Jerruies atau bagan bawah fuse (5) masuk ke eialam Juse hopiers merupakan bagian dan conttrctor iine terminals. Aiiran dayai arus mengaiir dari iosri ) "tbrruies, terus ke shunrs ioati termtnals (91- Cabies :antuafier iaaei terminals yang terletak pada dinding penutup eii samping kiri i solating tzriitCh" il'ryoran Kerja fuaktek Agxsi*s EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II BELLOWS i ii).

Rangkaian pengiiubung ini ciiker3akan oiehfuse jaws (Z) dari arus starttng motor (4i masuk ke daiam LU Juse saws, dan i6) yang i?i, menuju vficwuttt interrupters battle i8i, iian ke csnt*ctot ( i0 i berhubungan ciengan contactor ioad termrnsis ke Sup** 66

Bni', y ' Ka*trai &fotar Indsksi Tegangan Tinggi fran sistem kotehsiny* p8ci8 Arw 0i pettamina...... Gambar 5-25 : Komponen-Komponen Tipe Set4 BUS ENCLOSURE &i ,-i" UL lse F,}i F.nL fr*n I r-3heR i'rlLDSUPi DOC? -'t ;:a:)lAcr-f iii ,:3T-Pui! P--3 ---T I i.ryrcn Keris Fr*kte*dgasnrs EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II MAIN HORIZCNTAL BUS ASSfI'ltsLY UPPER STARTER Lii']t TERI'1iNAL / --LitiE TfRl'4Il.,iAL EARRIER AND SIUTTIR L ASSEMBLY --t

-\ IYPE C,*S I.1:DIUM \/OLTAGtr I'13TOR . CICUiT FUSIS BUS r,/ :r'tsulATED vERTICAL AN TERMIN]AL ( CUSTOMSR LOAD TERI.l]NALS .orro.loo .oo, LEFT SlDE ) OI\J OF ENCLOSURE QM LOWER STARTER LU LINE TERI'1iI.JALS STARTIR ENCLOSURE I ,/t -'t I i I LOAD CABLE LEFT SIDE ENCLDSURE TO I TYPE SJS CCi.I'TACTOR -

Sepiember 2#fr* di F"ri&@ s:,

&sb Y ' Konfi.ai fuiotorfnd*rtsi Tegangan f*rffr Eten Si*tem fuat*sinya puia Arca si pertsn inc...... Gambar S26 : Pssisi Kontaktor \i,!.{:N SHAFT CROSSBAR BOTTLE STUD BOTTLE NUT -!\ Itr AN sET tl\ l$I IL-Jf ll !-j , ',,t ARMATURE SEALED TO MAGNET EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II F',1'ruu",illtJl,, \ll uIit BOTTLE BOLI TV/O ECTTLE SU3"ASSEI,{DIY IYIOUt'iTING BOLTS UL sc*Ew MA.NET \ ore*or,*G

COIL LOCKNUT CONTACTOR OPEN QM CONTACT WEAR ALLOWANCE (OVERTRAVEL GAP) CONTROL TRANSFORMIR PRIMARY FUSE E 0 LU VACUUM EOTTIE SUB.ASSEMBLY PIVOT PLATE VACUUM BOTTLE 163 INTERLOCK OPERATING AFIM :7." GAP FOR L63 INTERLOCK WHEN CONTACTOR IS OPEN // 163 ELECTRICAL INTERLOCK NORMALLY-CLOSED (ON LEFT SIDE) MOLDED FRAME STUB SHAFT CONTACTOR CLOSED

B** f" ' Kantrai ivittter ineiaksi regangan Tinggi ttan si*tem **eksiny* pariaArea $i pen anrrrrdr...-.. V-"5.3 AuxiiiaryConiaet Penjeiasan dan ilingsi pemaiiaian armiii*ry cazrtr:cf saffia persis ciengan pemakaiannya pa{ia type atr-bretik contttctor *isub bab v.zi._: v-"5-4 Trai* Ksnrrsi dan Fuse Femba*as Arus starr sietcr Trafo kontroi yang riigunakan tnenliliki kemampuan noininai ?5* -vA i -35s0 'jan aeia juga yang 6uu Liiitan primemya ciihubungkan ciengan saluran 3,4s penrbatas arus stari motsr, cian eiiiinciungi iagi oieh fuse' Seeiangkan iiiitan serundernya mensupiai tegangan 2-3s UL l.ang juga iiiiinciungi oieh seeontiary.fuse. Lihar gambar S-27 cian 5-2g. ]OhITROL POWER AN Gambar 5-2'F : K*ntaktsr S.iS i Tampak llepan -]AD-CURRENT *=ANSFORMERS : ]NTACTOFi - vAU ::,3LES -"woi{ut Kerj* Fraktek Agasius - sepieraber z{}$fi di EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II v !A I isui ?20u v, rian ciiietakiran di daiam c*ntucror irame. kv yang teiah dibatasi oieh fuse 2 buah fuse ye$g disebut pri*tcry v*it ke rangkaian rontroi

i OT ENTIAL T I-RANSFO RMFR BARRIER FUSE CLIP QM :srii :'l: Jr LU i-l+r1 ::/i= i=--{i .:.1i; TEST-RU N PLUG PULL-APART TERII i NAL BLOCKS F;@

B* ii ' Kantr.oi *istar inri*,ksi Tegtngan Frfiggi rtr,n sistem koteksinys p*da AreaftI pertam,rxs...... Gambar' 5-2S : Kontakior S.i,g _Tamparr Saryping uJ au :l -*',tY Proteksi arus iebih diiakukan oieii current-iim#ing pawer circuit .iuses dan ive rio{tii reiai yang cidapatkan ciari ffafo ' arus. Rangkaian ii}se memiiik i cirs ratteri.\fic sampai meiampaui arus rotor terkunci, akan mengoperasikan overioa{ireiai dan men LU QM 'rtPkan 'bih -:tDtlcit! kontaictor aciaiair 50 ivlVA, fuse irarus beroperasi ie-b,iir sepat e iaripada overiosti arusnYa meiampaui harga arus saar 50 ::iai ketika AN '*'erio$ri reiai 1 iihat gambar 5:29 Arus yang ie-bih-besar ciari arus moior beb an penuh, ). ksntai{ior sebeium fuse terputus. Cara seperti ini akan mencegah fuse terputus dahuiu jika gangguan masih dapat ciiatasi oieh overiuad reiai. Kaiau rnte*upitng UL iime-curyenf khusus untuk meiayani motor yang ciikoordinasikan ciengan karaicter istik *niiik mencegah kerusakan srsr rcr at&uil]Otor. Motor-motor riengan karakteristik ichusus ataltciengan beban yang kirusus, akan

:e*r'butuirkan reiai-reiai proteksi tambahan iainnya scperti irsng scceierstion overioati "' 'iiui, iow-fiow reiny, ali. -dil{wraft Keria Frakiek Agusias - Sepiember ztCI* A EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II ca a rr \\ --.. \\ \ }vivA iiaiam wakiii yang sangar cepat ei@

B&b v' Kantral Moter Induirsi Tegangrn fioggr ,&sn ,sisrem &,ateksinya p&ia Ares tLr pstaminc...... G*mbar $29 : Knrvs Arus-l*'aktu Fuse .r Conlroll t Maximum lntorr!pting Rating a O L O C) IU U) z fuJ E V.5.5 Pemelihar""o gan fernaiL"o Ampgard Arfotar Con#*liers melalui suatu training dalam hal keselamatn kerja. LU QM bre*h, rtemiiiici kesamaan. Yang berbeda hanya paria v* ut{trr-bottle saja, sedangka n untuk yang iainnya Aapat diliirat pada sub bab V.4.5. AN u*nruk pemeiihaffiafi iian prbaikan, antara type air-break dan rype vdrcuwnYqtuum-break tqntactor, pemeiihaffian s cara teiiti teriradap kontakior, sebaiknya keiuarkaniah ksntakior da ri penurupnya i iihat gambar UL dipeiiirara oieh orang yang ahii dan mengerti benar tentang pengoperasiannya dan harus

i. 23Ilengan menggunakan penarik fuse, iepaskan main power.iuse riari posisinya. Lepas sambungan tontactor lasd cabies dan controiler Ioad terminals. Lepas sambungan conttal pawer Iransfornter dzi' terminal block yang meiayani isoi*ting sw itth eiec*icai interiack. Lryaran K*i* fueffidgrrstus EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II .Controllsr Thsrmal Limit CURRENT i Ampgarri Starters i harus dioperasikan dan : untuk rnengadakan pengujian, pemeriksaan, atauptm 5-3S i dan ikuti langkair-iangkah iprikut : - Septemher z*ffi di ft@ :r.'

Eab v' ' K**trai fuiotar rntiuksi 7 egangan ftnggi Dan sistem pr*te*sinya Faii* Ares $I Fert*rrrin*.....4' Keneiurkan baui segi enam -),.-ang mengiicai cier^is pacia bagian barvah interiok isoiating 'vt'rtitch yang menuju interick mekanik dari kontaktor untuk meiepaska n cievis 'dan rarj. Masukkan baut cievts ini ciari sisi tegangan rendah. i' a' Lepas sambungan paii-apcrt terminai biocits yang mengirubungkan kontai,lor iiengan i rtw -v rs ! trsge szilfie !. Seeara hati-hati geser kontaktor keiuar dengan posisi seimbang. Seinruh inspeksi dan ntutntenunce yang bersiiat zutin riapat ciiiakukan ciengan cara ini. Gambar 5-3G : Koniaiitor Daiam Fosisi Bikeiuari{frn i.6 lsoiating Swireh Type LFR 4 isoiuttng swrtch t])pe LFR 4 merupakan rsoltsttng swttcit yang iiipergunakan *:rruk isoiasi tegangan tinggi, memiiiki 3 kutub, eian diaperasikan seeara manua i. Tipe :i terdiri atas mekanik operasionai,cian siiiiing trily arau crossbar yang rerietak rii ;liara ? keping iempengan besi. Siiriing rrqv merupakan bahan isoiasi yang eii e iaiamn-v*a ;reiapat 3 set rangkaian .|use 1aws. Daiam posisi terbuka '-apor{*t Kerju h*kiek

Agusixs - S"p EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II I oper-t i, 3 buah Jirse ,yems akan LU QM AN UL

B& V . Kontral Motar indaksi Tegang*n tinggi Iran Sistem fu*eksinya Fsde Area #I Peltemin$...... ierhubung ke ianah i grourxied i. Fenahan busur api ( src re,sistonr S cian insu lating barriers terietak di antara 2 iasa dan juga di antara ketiua kutub iuar dan isol ating swttch. Switch ini ciapat dengan mudah dipindahkan atnuciiiepas dari struktur Ar npgnrd. Isointing switch type LFR 4 termasuk komponen pokok dan empgard Stsrters, baik untuk ryp sir-breafr maupun rype vecuurn-bresk. isaluring swirch ini rnerupaka n aiat pemutus ( peiinriung ) tanpa beban seiringga tidaii dipengaruhi oieh kondis i beban" Meskipun demikian, ia tetap memiliki b'atas kapasitas : l'.6.1 Pengoperasian Ferhatikan gambar 5-32 untuk mengeiahui 3 iangkah pengoperasian LFR 4: I-ryan Ke$* hahtekdgnsfirs - Septernber Z{iiifi di Fertamina AF EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II S60 Ampere continus (enciosed). 5u00 voit max. r^h a r t OUU VA" Gambar 5-31 : Isolating Swirch Type LFR 4 UL LU QM AN w*_.__ g^z&'v; Gambar 5-32 : LFR 4 Handle 0peration (a22636) (a226 3s) 18226371 (822638 ) vf Ii/

Cil*sap

Bnb V, Kanttal fviotar Infr:aksi Tegungan Tinggi ttan Sistem Prueksinya pari* Area $i pertan inc...... (a) Pada posisi ON ( A S isoiaring.*witch tenurup ). i enciase{i ), pinru regangan ilnggl terkunci dan starter aapat oi-energized ( akif (bi Pada posisi OFF i B i isoiattng switch terbuka open tetapi pinru tegangan ti nggi \ i, masih teriftnsi, dan starter daiam konciisi deenergizeri tidak aktif serta di-bu mikan i ) i graunried )" tci Dengan izandie riipuiar g0* beriawanan arah jarum jarn horisontai ( D ), isoiating switcll graunried, dan pintu tegangan tinggi dapat riibuka" 1'.6.2 Niechanieal Interiocks rnteriockx pada LFR 4. AN LU QM UL Liint gambar iwor inieriocks : E 6H LJg isolaring switcit hawile daiam posisi horisontai, pintu iegangan iinggi o CJ Japat tiibuiia. Saat itulah rnechsnicai inreriocks bekerja. Sistem kerja seperti ini

llemang sengaja dibuat untuk mencegah terjadinya kecsiakaan kerja bagi manusia, rill, [-ryorun t{erja Frskieh Agustus - September 20il0 di Pefiamina UP EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II ( C i menu;u posisi terbuka, Et{trter daiam kondisi rieenergized dan 5-i2 dan 5-33 untuk mengetahui sistem kerja rnechanicai bar 5-3$1f,ipe LFR 4 & LFsSH43il llj e, o I-.f < F t^J :oS gE llj __, Ll yo iil Ciiacap

Bah V. Kantre$ *iatar in&tksi Tegangan Ftnggi ilan Si*tem Fr*eksinye PatieAree ui Fertemina.... .. karena st{}rter hanya bisa iiiairiifiian ( digerairkan i ke posisi ON jika pintu teiah teriutup. Waiaupun hanriie daiam posisi OFF, pintu beium bisa dibuka. A&eqhanicai interioFks KontaKta\ terhadap isoiuting switch switch hanya berrungsi sebagai pemutus hubrrngan, r& tjciak pernah menutup ( mengakfiftan ) sr*rter maupun mengganggu beban. Agar hai ini dapat ireriangssng, maka interJace iever roiier iJO) pada kontahor yang iiikerjakan oieh sebuah cam t?4) y-ang terdapat di tsoiatrng switcfi. Jika kontaktor ciizutup, rsoiating swrtcit ticiak tiapat 12:31. riipinciairkan dari OFF ke ON maupun ciari ON ke OFF. Cam ariiusfment rod V.6.3 Auxiliary switch untuk beroperasi sebeium terbukanya Juse Juws saat hanriie drgerai<kan dari posi si ON. Eiecrricsi inrerlacks ini ierpasang dibeiakang iempengan bagian depan cian dialt ifxan AN UL Suatu eiectricai tnferiocfrs ciapat ciiiakukan oieh isoiating switcit yang diran cang nremutuskan hubungan ircb,an traio kontroi, sptrce heaters atau auxtirary errcut ts ketika LU QM oieh springfinger yangriigerahtran oieh cievis. Kontak riari interloir -neban meiebihiTS0 VA i 2500 V atau 600 VA I 25Al i-.6.4 Femeiiharaan rian Perbaiiran Sama saja dengan pembahasan tentang pemeliharaan dan perbaikan pada 4mpgard Starters rype air-brersf cian type vncuum-break cantactor, yang ciiutama kan aciaiah pemeiiharaan

ruiin berkaia yang menyangkut kebersihan dan kemampuan kerja alat tersebut. Semuanya harus dijaga agar alat oapat bekerja daiam keadaan baik. Seiain rl:- yang periu ciiperhatikan adaiah masaiah perbaikan jika terjarii kerusakan ( YI f-ryoran Keda Praktehrigasfirs - Sepiember EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II . setiap Ampgarci tsoiattng ini riigunakan untuk 5000 V. 2&0$ di Feriamina UF iY Ciiacap

Bab VK*n*al frfotor incia*si Tegaxgan Ttnggi$an ^Sisrern Frarcksinye Pafu, Area ui penamina-.---hreski*wft r?r{Iilltenttnce ). Di bawah ini iiijeiaskan saiah sani harus ciiiakukan untuk mengatasinya. tuiembFka pintu tegangan tinsgi saat koerii si rfirrorynrri car& i proseciur ) yang Kondisi abnormai misainya jika isoiasi switch llandie ticiak bisa ciigerakkan ii an Posisi ON ke OFF, sehingga pintu iidak iiapat ciibuka. Daiam kondisi eftiergency sepeni ini. pintu riapat ciibuka meiaiui prosedur sebagai berikut + Pastikan bahwa saiuran tenaga utama teiah cieenergrzeti untuk mengirindari situa si yang berbahaya ketika pintu terbuka. +'. o tsmciairkan keempai screws rtr a'+ Sekarang izan{ife ciapat riiteican secukupnya unfuk inenjamin keamanan ketika \./ AN UL rnsmbuka pintu cian ketika pengerjaan-pengerjaan nr*trttenaltc diiaksanakan. Moduiar Sverioari Reiay i iviOR QM tuioriuiar Overianri R.eiay i MOR. ) adaiah saiah satu jenis reiai produksi ii'esttnghouse Eiectric {,orports{ion-{iSA -bantuan Jak ciapat bekerja senciiri tanpa

:;gantung ciari aix ape yang dikoordinasikan : ',ombinasikan dengan iieater Thermsi tuiariule I :','-'teksi motor terhadap pembebanan iebih. Modui-mociui tambahan iainnya yang ciapat : :.asang paria MOR untuk fungsi-t-ungsi ichusus antara iain fang at-teierrstion overioad * ,,iule, underioari protectiori, iond jarn-up protectian, dan unbrsiarx:eri pizas e curreT-tt ^" ,ttciion. -'ilililq.tr{tn Eeqja Frakiek Agusias - Sepiember ifriiF di Feri*mina iiF EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II . . iiairiing dari isainting swirciz ke bagian dep*n. i " yang merupakan eiektronik reiai. Reiai ini LU aiat iain, artinya reiai ini rnemiiiki muitifungsi ciengannya. Misainya, ivi0R iiTM i ciapat berfungsi untuk lil Ciiacap

Bfuh y ' Kon*ai Mator Indr,hsi Tegangan Tinggi ftan Sistem Prateksinye psda Aree 0I Fe*am ins...... Liirat gambar 5-34. MOR memiiiki 3 buah irurub dengan sebuah konrak yang terisoiasi i i ) yailg berada pada koruiisi norrnaily closeri ketika regangan ii isupiai ke Xr cian )iz i21. Controi terminuis terietak di bagian atas, Light Emrttng Drode atauLED (6i reiai trip dantom-boi reset pacia nomor (3) iiirusus riiggnakan pada tipe se-bagai inciikasi manual re,ret- He*ter mariuie i.i) meneniukan curreftt rating unruk seiuruh fasa . Sebuah retaining screw i5) berfungsi sebagai penyangga modui-motiui tambahan sehingga seiaiu daiam posisi stabii pada temparnya. Gambar 5-34 : rlrioduiar Overioad Reiay { FroR Ketika reiai daiam keaciaan trrp, LED akan menyaia jika control voitage terriapa t pacia dan ciaiam kondisi Xr dan Xz. Seanciainya mociui-motiui tambahan digunakan juga akan mengindikasikan dengan iampu yang menyaia. Menonaktiiran conffoi power &ta:u menekan tomboi reset akan menotmaikan LED kembaii ( iampu paciam reset atau mengiriianglcan control po'wer untuk sementara waictu, akan menonnalk an reiai secara manuai, sedangkan uniuk tipe otomaris iiiiak periu menekan tomboi r eset untuk mengemimiikan reiai ire posisi normaliy closeii Lapornn Enju Frakieie Agusias - Sepiember lhfifi di Feri*mina EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II i trip,LED LU QM AN UL i. Seteiah reset trme teriampaui, dengan menekan tomboi

i iihat tabei 5-4 i. Dengan YY iiF iY Cii;cnF

Beh Y . Kofttrsi Mot*r Infuhsi Tegangan Tinggi rtsn Sisrem hotek*inya Pade Arcs tEI Fstemins.-.... msnonaktifilan sehingga hai cotTtF"tti pawer pada renering periade, akan memperpanjang grakiu reset, ini periu dihindari. Types ol Trips Cverload Single Phase or pecial Modules Daiam meiaicsanakan fungsinya, MOR rian modui-modui tambahannya dibanfu oieh supiai arus seirundpr riari eurrent trrsnsformer yang terpasang pada masing -masing fasa 3,45 kV ( lihat gambar 5-35 current tr*n,rfarmer ( CT i. Karena IviOR merupair:an suatu peraiatan relai eieirtronik maka ia membutuirkan zuplai tegangan Pad.a Xr dan Xz untuk proses operasi dan untuk kebutuhan modui, modul tambahannya. Tegangan digunakan di Periamina V?. iintuk MOR. jenis iain tiapt dilihat pada tabei 5-5; I4oran Kurju F:ahiek Agustus EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II Tabd S4 : Reset Times RESET TIMES Manual 65 to 85 secs. 10 secs. Max. Auto

65 to 85 secs 60 to B0 secs i. Jadi, prinsip ke{anya berdasarkan ratia aru$ pada Gamhar $35 I Koneksitas CT O--o UL AN QM LU Y far \ Motor ,/, L _-l MOR-A ini didapat dari sustu controi cirewit. MOR yang iiP IV memburuirkan iegangan sobesar i i0 voit i 50 iiz I i2 IUU Septe;mhrr" 2*$* di Periamina (iF Flt Citoeap

kh y - Kontrai Motar Infx*si Tegangan lrhggl Drrn Sistem fuateksinya peds Aree 0I Fqtet tinn...... Tabei 5-5 : Supiai Tegangan Untr* MOR Volt-Amper Yang Dibutuhkan 1lCVdan120V 2-V n'rfl\I g4tt DrlA \/ rlnn L1V t a Untuk melihat besarnya anrs pa{ia masing-masing fasa digunakan affipermeter 3 fasa yang memiliki fasiiitas switch sehingga dapat mengukur besarnya an$ tii mas ingmasing fasa secara bergantian. Fungsi iainnya adaiah sebagai penghubung singkat ketiga fasa tersebut dan disambungkan ke tanah V.7.'r Heater Thermai Mcdule i IITM ) Teiah ciisebutkan di atas, bahwa i{TM adaiah saiah saru rnodui tambahan yang magnitude an$. Tanpa menggunakan FITM, rating arus dari reiai menjadi berkurang LU QM ciaripaiia gambar 5-36 ). AN tegangan teiah diaktifkan, maira jika menggunakan heater yang terkecii yang digunakan bersama relai ( iiilat UL harus ciikombinasikan dengan MOR. Apabiia HTM telah terpasang dan kontroi Gambar 5-36 : Grafih Tim*Current Trip HTM o oo Ooo oo ocao t+ o (t oco @lro (lN3lsnv 9oor Iv luvts o1o9) soNo33s Nr lntr dtut

ilJ r iaporan Kerjn Frr,l+ieh dgastus EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II i grounci ). Lihat sub bab V.l i. reiai akan trip daiam wa*tu r 4 menit tergantung pada o F z F o tf. u, (} z (E (o lO Ir :) E F ll. (L t (t C{ (J o (t, t! J F J f (L O o a.i oo oro F OOO olott O o

o (\r oco @rrr$ (", (\t r Sepien#* 2$&# di Feftsmina UF fy" Cii*c*p

Bab Y. Knntrai iuiatar Indla*si Tegangan Tinggi Etan Sistem hateksinys psda Ares $i pertamrns...... F{TM juga berfungsi untuk meneffuliart rntirig arus bagi mociui,modui idrusus iainnya jika iiikombinasikan bersama reiai. Rating arus tersebut ciidasarkan tabei 5-6. pacia Min COLUMN A FLA Max FLA Min COLUMN B FLA Max FLA (Amps) s.F. 1.15 (Amps) s.F. 1.00 (Amps) (Am.ps) 0.54 0.63 0.72 0.78 0.87 0.99 '1 0.62 0.71 0.77 0.86 0.98 1.09 1 ,16 .'10 1.17 1.26 1.36 1.48 Ltc 1.35 1.47 1.62 1.79 l oE 1.63 1.80 1.96

2.24 2.41 UL 2.25 2.42 2.57 2.81 2.s6 2.80 3.01 302 3.34 3.54 3.78 4.04 4.25 4.70 5.00 5.40 5.80 6.30 6.90 J.JJ J.3J 3.77 4.03 4.24 4.69 4.99 5.39 5.79 6.29 6.89 7.59 0.59 0 68 0.78 0.85 0.95 .CB .20 1.27 .37 1.48 1.61 1,77 1.96 2.13 2.45 2.63 2,7 9 3.05 3.28 1 1 1 LU 3.63 3.85 4.11 4.39 4.62 5.11 5.43 5.87 6.30 6.85 7.s0 Effective 12185 Untuk memperiihatkan runn#rg uver curcent aan.Trsiiure-to-sftsrt prutectron bagi motor-motor ciengan temperatur yang tiriak rneiebihi 4S " C , atau ciengan serv tce fgctar i SF i tidak kurang dari i, i 5, gunakaniah ciaim FLA termasuk FLA ciari rnotor yang akan ciiproteksi. Untuk motor jenis iain paeia coiumn B. : i,00 i gunakafirating arus HTivf i.apora* Kerja Pxtkiek;igxsfirs - Sepiember lfr(ifr tii Feriamin* UF EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II Tabei 5-6 I Rating Relay Trip Rating (Amps) minimum ;uii iouri nmpere t FLA ). Lihat IiTtri 0.67 0.77 0.84 0.94 1.07 .19 1 0,68 0,79 0.90 0.98

1.09 1.24 1.38 1.46 1.58 1.70 1.85 HTM-20 HTM.21 1.26 1.36 1.47 1.60 1.76 1,95 HTM-22 HTM.23 HTM-24 HTM-25 HTM.26 HTM-27 HTM-28 HTM.29 HTM.3O HTM-31 212 2.44 2.62 2.78 3.04 3.27 3,62 2.04 2.25 2,45 2.81 3.03 3.21 3.51 HTM-32 HTM.33 HTM-34 HTM.35 HTM.36 7.60 8.10 8.60 9.20 9.80 10.5 11.0 1 1.8 12.7 13,7 14.4 15.8 17 ,1 18.3 19.5 20. 9 22.8 8.09 8.59 9,79 9.1 9 10.4 10.9 11.7 12.6 13.6 14.3 15.7 17 .0 18.2 19.4 20.8 22.7 25.9 8.26 8.80 9.35 10.0 10.7 11.4 12.0 12.8 13.8 14.9 15.7 17 .2 18.6 19.9 21.2 22.7 24.8 8.79 9.34 9.99 s.so 10,1 10.8 10.6 11.3 1 1.9 12.7 13.7 14.8 15.6 17.1 1 1'l.5 12.3 13.1 13.8 14.8 15.9 17 .1 8.5

18.0 19.8 19.8 21 .1 22.6 24.7 27.0 21.4 22.9 24.4 26.1 28,5 3.78 AN 3.84 4.38 4.61 +.1 o QM 4,18 4.43 4.73 5.05 5.31 5.10 5.42 5.86 5.29 6.84 7.49 8.25 5,88 6.25 6.75 7.25 7,88 8.63 Westinghouse Electric Corporation Control Division Asheville, N.C. U.S.A. 28813 Printed in USA eoiumn A yang memiiik i r*ring arus iiTlv{ 1 SF futi SF: i,i5 ii" Ciiacap adaiah bahwa motrlr LUZ i=-

fub V. Kon*ai Matar Indaksi Tegengan Tinggi Itan Sistem hateiisinya Pede Areo ttl P*arn inn...... tersebui bisa riibebani colountn > i 5 ?t, ciari beban pada nerneplnre, Rating anrs iiTM pada *ip tiaar iebih dar i 125 % dari Fi-A motor. Se<iangkan e memiilki rating ratrng anls HTfui pada coloumn B memilit<i rattng trtp tidak iebih dari i i5 % i iari FLA motor. Dan besarnya arus yang dapat menyebabkan relai trip lapat diiiha t pada koiom paiing kanan dari tabei 5-6. Sebagai tambahan, bahwa sebenarnya prinsip kerja generasi sebeiumnya, yaitu Ther mai Overioad Relay kesamaan iaiah mengadopsi panas motor yang timbui akibat overiosd ke heater. Pan as ini diambii ciari arus abnarmal yang diakiba*an beban lebih. Fungsi vtarna TOR d an HTM adaiah rnewakiii rating-r*ting arus beban penuh dari motor yang diproteksi { menggunakan sistem elektronik. AN UL iihat tabel 5-6 LU QM V.7.2 Phase Unbaiance Moriuie { Piifui juga merupakan mociul tambahan yang bersifat irhusus yang digunakan bersama dan menjadi satu rangi<aian dengan MOR. Fungsinya adalah sebagai sensor dari phuse faiiure seimbang atau meiebihi harga-harga seperti tiitunjukkan pada taoei 5-7. Loporan Kerj* Ftukte* Agusius - September 20AA d,i Periamina UF EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II

I{TM meniru teknoiogi t TOR ). Keduanya memiiiki ) Tetapi, TOR rnenggunakan kontak bimetal sedangkan HTM PtlM i dan phase cuf,rent unbaiance, jika magnitude arus fasanya tidak Tabei 5-7 : Jenis PL;iU Deskripsi Tipe DT TI\/T uavl r l0% phase unbalance Pv pTTtvf-1 ?Ool^ nhace t V Vtt*v rrnhelanrc PLTM-2 209/o phase unbalance,l0 dtk delai PUM-3 pada start-up 20% phase urtbalance,?O dtk delai oada start-up IUJ iY Crtacap

Beb V. Kontrai Mator Induiisi Tegangan Tinggi I)an Sistem Frateksinya Pada Area AI Pertsmina.,.... 9/s Phase ljnbalance : Imax imax dan imin : besarnya arus cii antara ketiga fasa. Bentuk fisik FIi-NI ciitampiikan pada gambar 5-37 sebagai berikut V.8 Allen-Bradiey Overioad Reiay ( Staii Frotection Reiay ) ABOL ( SPR ) merupakan saiah satu jenis overio{)d reiai yang khusus iiigunakan protectton relaSs. Sama iiengan MOR, PUM, ataupun HTM reiai ini juga menggunakan QM AN untuk mengatasi beban iebih pacia saar startlng motor, oieii karena itu ciisebut juga staii besaran arus sebagai ineiikasi beban. Hanya saja ABOL LU penundaan waktu trip ( rirne deiay rrip ) sehingga motor riapat sukses berputar kon<iisi starting. Muncuinya beban iebih saat starting vtsa ciisebabkan oieh bes arnya beban yang melebihi kapasitas atau sebab iain yang menghambat putaran rotor sepe rti acianya kotoran. Gambar 5-38 r'nemperlihatkan i-aporan Kerja Frakiek Agusius - Sepiember 20{i0 di Ferismina UF iv- Cifucap EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II : Imin x 100 ?i UL

( SPR ) memiiiki fasiiitas ciari ABOL ( SPR ) I t_t/+

Bsb Y - Kanfroi Moter lnduirsi Tegengan ?iog# Itsn Sistern hateksinye Peda Ares 0i Per tarninc...... Gambar 5-38 : Siali Froiecrion Relay Cross sectiona/ view. Moving parts are shaded' Makin besar beban yang dilayani, maka arus yang masuk dari CT ke aperntittg caii juga makin besar sehingga kekuatan megnetnya beriambah. Akibarny a core menjarii tertarik ke atas mendekati posisi sentuhnya . Laju core ini bisa d ipercepat atarr diperiarnbat dengafi eara mengatur adsustment di ciaiam ciashpot berdasarkan sebuah katup pengatur aiiran minyak yang juga berftrngsi sebagai pengatur kecepa ian LU QM core naik dan turun. Lihat gambar 5-39 dan 5-4S" Laporurn Kerja hakiai( EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II OPERATING cotL CORE DASHPOT Eulletin 810 relay with 60 amperes. a stLtcoNE FLUID PISTON maximum continuous current rating of eialam UL vaive dan menentukan jenis rninyak

vrscor ity t kekentaiail ). Adyustment valve merupakan AN "Round Proiections" ToP View of Piston Gambar 5-40 : Core dan Dashpot Calibration Lines ighest Current Setting Lowest Current No, Setting :No. 5 1 fLq!C Level Cote and Dashpot Assembly tuf Agasius - September 7fififr di Fafiamin* AF IV Ciiacap

Bah 7 . Kantrcl Matar Indrlksi Tegrng*n Tinggi il*n Sistem Proteksinye Fade Area 0I Pensmina...... Dengan bukaan *riinsrment v*ive yang iebih besar maka saat pisto n care tenank o ieir i i gaya ma$let ke atas, minyaii akan iebih mudah turun i<e bawah sehingga mengurangi harnbatan gerakan core. Kaiau ingin memperiambat gerakan c*Fe, bukaan vaive dipe rkecii. nda eiua jenis minyak yang dipakai berdasarkan kekeniaiannya 4i 1j Biue siiicon 21. Reei ituici silieon ffuid Gnnbar 5-4i : Karnktettuti{#j*edan Red siiicsn Fiuiti )0t) koii. Lihat gambar 540 cian tabei S-8. Laporan Ke13'a Fruktefr Agnstus - September 2flfrfr di Fsi*rnina IiF EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II i iihai gambar 5+ iebih renciair kekentaiannya. + iebih tinggr kekentalannya. -i6080 1Q--.r)

8? 6 UL LU QM AN Ln8,5 -----2 --Tabei 5-8 : Kaiibrasi SFR AC & SC Ccodnuoqt Coil Calak E Number AC Crlibirlioni 0C Cellbrallont Coile 600V Ma, Cuncnt lnPr' z 3 a n EIll.AUIA AO2A 6 9 A03A A04A A!.5i AOSA t2 10 20 AO/A ACSA AC9A u art AI OA a8 AIiA A 6{ 50 I3A lo 10t la ta t30 1U t62

ll 8t0 5A 6A 1A 8A 9A 810.420A A2I A a l r ls a315 'Li q5 2il ?. l.l 15 ?.l)l 2.1 3.5 4. 2.9 l.( 2.3 .1.0t l 45 dll 5 r11 5 6.1 2.9 3.8 2.ll 3o 4.3 8. 1.1 3.2r 45 6.0 t.l ttl 35 101 12 4.81 68 3.ci Lr l3.i g.o rzol rs J.l L7 85 I 1.4 57 l:l t8 r ]E 18.6 ll3 1? 8 t; I2.l] i6.0l 20 ul. 30.1 9r F.t i8.9 212 28. lo.5 t5t 20ci 25 ,t0 33 ll 20; 15 l2l ?8 136 5; ' 2i l0 10 5l 61 l! 29 la 18 6l 7? ?3 31 l 46 56 68 25 ii6 66 80 l0 i2 :6 ;2 a5 7i .0 6t l4 ]1]2 38 l:.1 72 I 9r !04 5l : 6E 3l l0? 38:i4 12 9\ I r)3 5l , 82 tl l l2l 46 6: 3l llil l3l i] 3{ M ,:11 5l 75 li)o il25 r50 77 ii1]: l126 ll53 5/ ! l iL]8 llrS 153 68 91 131 165 195 6i 92 L2r ,r5l l8,l 75 If8 l li t8l Ittt 8 rt2 13 7 l6t J2l]5 2 l t '0 Hi llar Prrl No 67404 7 I .67il5 .57r2: .6129 6740i I r 5.1 I 27 ,17 1 1 .6 7{33 .67439 ,67144 -67{54 -67r 57 .6 i46l .86396 .86!99 .8/00t .87A02 .67.80 .6 /'r 79 i\224 A23A A24A tt5 ?10 d6 ?$ 320

8i0.A25A A26A A27 A 3A 120 A23A A29A 97 i30 ll65 76 ICE 44 l8l 85 rllg 152 20i r2l Ia5 l2l5 lE l4 1162 ?t6 127,t lt{ ilb2 lt6 l?7{ r36 r!1 lz59 1328 llr 1212 i328 l{il 127 lr23 ir32 l!7 I 68 | I ls5 211 51 92 1.23 l5l 167 138 215 ?50 250 300 376 502 755 184 68 16 \47 116 153 i2{i l2r1 l1?5 1325 L tsl rl2 I ]l5 tlr t53 204 22t 262 .88199 .88198 88197 l/5 2\4

.22t16 .88195 x.90713 x.907 i2 r05 305 liso I t02 l2? 152 488 975 l{0 ra5 650 lo:o I 213 305 l20I ll84 l2r5 22q I 3f6 ro5 I ros I i l5l t67 458 612 x.90/l i x._q0 710 i825 {60 615 920 x.90709 lil tuo Cilac*p

Ea& v ' Kantrai Motar inciuksi Tegrrnge.n Tinggi i-tan Sistem Proteksinya paeia Area Bi perternirra.....ABOL ( SFR ; ini dapat iiigunakan iieng &rr 2 siimber, c AC aiau DC. Tabei berii<ut memperiiiratiran ont a c t r af irigs -nya. Ketika gangguao b"iran akan melemah dan core muiai bergerak turun. Untuk mempereepat gerak turunnya cor e ciigunakan check vsive yafig ciapat membuka ketika bergerak rurun cian menurup s aar bergerak rraik. fasa' Cata ini iebiir efisien karena cukup satu CT eian satu reiai saja yang eii gunakan. Sebab iainnya ariaiah AN UL ABOL ( SFR LU QM masing-masing fasa sama. iacii pendeteksiannya cukup iiengan satu buah SFR saja. Liirat sub bab V. i i. i'-.9 Ground Fauit Reiay i GFR Sama seperti reiai-reiai yang drjeiasiean sebeiufilnya, GFR juga rrlenggunakan CT untuk mendeteksi gangguan hubungan fasa ke tanah. Prinsip kerjanya berciasark an oenjumiairan vei.lor anrs yang mengaiir pacia CT. Fesar vektor a6rs yang rnengai

ir neiaiui CT menuju moior yang diprcteksi" besarnya harus sarna dengan arus yang qembaii dari motor, sehingga veklor arus resuitannya rnenjadi noi karena besar a rusnya Laparan Keria Frskiek Agusias - September EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II Tabei 5-9 i Lontact R?tin anet 3-Y : C AC DC Malimurn Gontact Rating per pole NEMA Rating Designation A600 Amperes Continuous Carrying Cu rrent 10 10 10 Max. AC Voltage 120 240 VoltVoltage Range am peres a Ampere Rating 60 or 50 Hz Make 60 30 15 12 Break 6 IYl ke Break .., 480 600 1.5 1.2 10 7200 7204 7204 7200

'f 720 720 an tLv 115-i2s 230.25A 5 50-600 0.4 0.2 0.1 720 magnet pada CIperuttng curi i dipasang pa{ia saiah satu iasa antara MoR rian ampenneter 3 jika teria{ii pembebanan iebih saar Fengasuran, besarnya arus di i zi*fi tii ffi

Bfre V ' Kontrol Matar Intia*si Tegangan Tinggi ttsn Sistem hateksinye pada Aree iil pena n ina...... sama teiapi arahnya beriarvanan. iadi an$-arus tersebut, secara anaiisa vekror, saiing menghiiangkan. Koniiisi di atas aciaiah kondisi normal, aninya tiriak aria gangg uan. Ketika terjadi gangguan hubung singkat fasa ke tanah, besarnya ams yang mengalir melalui ketidakseimlrangan kondisi anis dengan reiai-relai lainnya adaiah penggunaan CT y-ang hanya satu buah saja untuk menganalisa saiuran 3 fasa sekaiigus. Lihat gambar j-42. Gambar rr{shVi 3/ Lr --------+ Pada GF'R, CT biasa disebut sebagai LU QM IV Ciiacap menggunaii:an ground-censor type GA-375*T dan GFR. tipe GAT-LZ. Tipe Ge ground-eensor didesain unfuk aplikasi khusus seperti 60Ci voit rnotor contr*i circuit, circuil breaker, dli. Gromd-censor ini ticiak akan mendeteksi grounrifa uit pada sistem yang iidak ditanahkan. Reiai GAT-I2 menyediakan 2 buah kontak NO dan NC pacia frekuensi 5S cian 5*{4 . tr-ryoran i{erjn Fraictek Agastus - September Zt}ti{i di Pertamina IIF IY Citaca p EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI

ak tek II CT tidak tagr nol atau tidak saling meniariakan selingga ini mengartifran reiai uniuk rrip. perbedaan GFR *42: GFR dan Saluran 3,45 kV ; 3 Fasa IqA(N rusEs ft\ 6FeT UL l----< AN ground-cffi*i area 0i Fsriamina Up merupakan jenis s*lid-stsre yang i 60 i{2" Lihat ganrirar 5-43 tuo

Bab i'" Kcntrf,l fuiator indr,ksi Tegungun Tinggi *an Sistem Frote*sinya peda Area tgi pertamrns...... Gambar 5-43 : GA-3?5-T dan GA?-IZ Gambar 5-44: Reiay control & connection { Tampak Beiaftang Set lndicator Dot To Desired Pick-up Currenl Table on Page fnete, fo Relay Picku p Setting 2) % of Trip Amperes LU Setting 4-',2 4 6 8 12 33% 5A% 66% 1OO7o Kaki ii) dan (2i dihubungkan ke CT, kaki pemakaian 4 amper. tZ Di area0i memakai jumper kaki (3) dan (5) Kaiii i4) dan i8i digunakan untuk kontar l'ic ( jiiea reiai rrip benrti akan open untuk kontak NO ( jika rsiai trip berarti akan cir:sed i. area i.aporan Kerja haktei( Agusius - Sepiemher 2{i0fi di Periamina tiP

EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II i To Sensor OutPut Terillil)als Output'TriPPed OPen outpul'TriPPed Closed Outoul Common UL GAT-12 OnlY Set Indicator Dot To Desired T mc Delay AN (Refer To Tinre Current Curves On Page 2) Coniacts Shown ln RatinE 10 AmPS., 250 Vac Max Nornril lReset) Position QM T*b"liliiiEening 12-36 12 Range GFR Tipe GA Pickup Current Range of Sensor in Amperes 25-75 25 50-150 50 150-450 150 400-1 200 400 18 37 75 225 600 24 50 100 300

800 200 36 75 150 450 1 (i) dan i5i di lumper unfuk arnller, jumper kaki (5i cian i?) untuir ZS - ?5 amper cian 5U i 50 i, sedangiean i hj (6) aan iSi eiigunakan 0i menggunakan kontak LUi/ iil Crt*c*p il'

lF Bsb v ' Kax#'ai *iatar indairsi Tqangan ft'nggf fien Sistem fute*sinyn pade Area t&I Fenen ins...,.. nornsr (6) dan iS). Di bagian aias ierciapai arijusrmenr switch untuk rnenser Gn rrip ampere rel*y yang riiinginkan ( iihat tabel s-i$ ), seriangkan di bagian bawah terriapat instantaneous operating ( 0,025 detik ). Gambar 5-45 : Kurva Arus-l*'aktu GAT-II (.) 3 P tr .01 P;c*up Diiferensiai Reiay ( S? ITH UL V,lO ), selain diproteksi dengan reiai-reiai yang teiah dijeiasir:an sei:eiumnya AN Pada moior-motor intiuksi tegangan iinggi yang berdaya bssar iagi yaitu dffirenstai reiay. Fungsinya adalah untuk meiintiungi motor terhadap bairaya LU hubung singkat yang teqadi pada winciing-nya aiibat arus yang sangat besar, sehi

ngga biasa disebut sebagai avercurrettt wiiis. Secara urnum? riffirensia{ mengapit aiat tersebut di antara 2 CT per fasa ( iihat gambar 546 ). CTr menguku r aruE }ang masuk ke aiat yang tiiproteksi dan CTe menguhrr an$ yang meninggaikan aiai msebut. Fada konriisi normai, arus pada keriua CT itu akan safila besaraya sehin gga reiai tidak bekerja. Lryoran Ke$u hahtek Agusias - September 20fi{} di Fert*min* UP EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II 36 CYCLES {0.6 SEC) pula udsustment switch untuk msnrer time delay i 6,'t2,24 atau J6 cy*les i dan t48 l:a lro t30 6) o 6 CYCLES (0.1 SEC} Ii tr l+.4 q, E lr.o 13.0 l?4 INSTANTANEOUS {.025 SEC} . I

lrs I 12 X3 X4 X5 X6 X7 X8 X9 X10 x1l i I I I I I I I I | I I I X12 X13 X14 k Relay Pick-up-Multiples ol Current Setting i i iZ50 - 2250 tr , afra satu reiai QM f*utt rietectar atau instafitarreaus $$ercurrent trip rei*y bekerja untuk meiindungi suafu aiat dengan Ii; frtamp rlu

&ilb il . Kontrol Motar induf;si Tegangan firggi Etrn Si*em fuateksiny* Pada Aree $I tertaminc..,-.. Gambar 5-46 : Frinsip Kerja Sifferensiai Reiay L [1 = arus CT1 i2 = *ru$ CT2 Ketika terjadi gangguan, be$ar meiewati koil sehi nggereiai bekerj a. Di area 0l Fenamina tiP iV tidak msnggunakan 2 CT per fasa, reiapi cuhup safu CT saja per fasa agw iebih efrsien dari segi biaya ( iihat garnbar 5-47 i. Meski pun demikian, prinsip kerjanya sama yaitu bereiasarkan residu*i current yang meiewat i CT. cfg Prinsip kerja reiai 87 ITFI menimbuikan medan magnet yang dapat menarik moving canisci hingga bersentuhan ciengan sftrrianary cont&ct. Pada moving corrt&ct terriapat spring untuk menahan posisinya semuia. magnet cian moving contttct. Makin dekat jaraknya berarti resicluai current yang dibutuirkan untuk menggerakkan moving can{aci semakin kecii yang berarti puia ke rja Laporan K*vju Frfi*tek Agastus - Sepiember 2{i00 di Periamina UP IY Cilas*p EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II Ir fr- 6-: alat yang tiiproieksi C : koil dari reiai C,r, L CTU -+L Ir dan Iz berbeda sehingga ada residua{ currenr yang Gambar s.47 : Differensiai Reiay Di Area

UL r---1 0i \ AN tsobr ld hub. A fr I^DIDR 3p hub, f LU QM Tr (B+ rrx) ini menggunakan residuai current yang dapat Di bagian atas terdapat core screw untuk mengatur jarak antarfr ati

Bilb V - Kanf.si M6tor Iniiaksi Tegangan Tinggi Etan Sistem fuateksinye Fetia Area $t' pertamina....". reiai semaltin sensitif. iika makin jauh jaraknya semakin irurang sensiiif. Liha t gambar 5-48 '$ :AnoaARY V.ii i,'a;:\*r-".{.* t.,,* *.$=:lllji\\i*i,l\r.,s_* UL :I{TACTS : Prosedur Gperasi Saiam pembahasan tentang prosedur opeiasi, akan dijeiaskan proses bekerjanya kontroier motor-motor induksi tegangan tinggi dan reiai-relai proteksinya berdas ariian 2 buah gambar eiementtsry und connectron w#trrg tit*grarn yang dise{iiakan. Y"il"i Prosedur Operasi Kontroier ivloisr inriuksi z{iii Paiia gambar 5-4q teriihat jaringan 3,45 kV menuju motor, riiiengkapi iiengan fi.rse, trafo, kontaktor-kontaictor, dan reiai-reiai proteksi yang semuanyatelafr riijei askan paeia sub bab V.a s.d V. i0. Terciapai puia tabel jenis motor induksi berdasarkan FLA, tipe msin fuses, dan CT raria yang riigunakan. karakteristik iiari fuse yang riigunakan. i'apor*n Kerj* Fr*.kiek,,igusras EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II ,:?S Gambar 5-4S : Retai 8? ITF uovtxG CONTACT LU

QM AN - i$ii$ HF F{pDi haiaman iampiran rerrera L 14 - Sepiewber lfiii* di Feriamin* tiP I*'Cilarcp

Bsb Y. Kan*ai Matar fxdn*si Tegangan Tinggi fran Sistem fua**rinya Peds Arw $I Pertamind?...... Ferhatikan puia rangkaian kontrolernya. dari atas ke bawah. Di sana terdapai I titik Frcabangan g Pada cabang I, 2:0 voit ke rangkaian kontroi. Saat itu akan terjaeii ij. Koii IyiR i iii cabang i i rnenjadi apen. kontaknya yang ada paria rangkaian. Yang NO rnenjadt cioseri atn yang NC 21. Tiga buah kontak ke penye ar{n, kemudian mengaiir meiaiui 2 koniak i\4.u ( NC paralel, dan koii Tvr penghambat anrs. Ivib eiibuat paraiei bertujuan untuk keirandaian sistem, AN begiiu juga sistem paraiei pada koniak-koniak iain. UL open sehingga untuk seterusnya arus akan melaiui resistor 31" Deng&rttercnergizeiinya menuju motor akan menutup dan motor berputar. $eluruh kontak Ma dan ldb juga akan "bergerak, yang NO menj adi ciosed 4j. Kontak Ma i NO ) pada cabang i akan menuiup sebagai ltoidrng jaiannya arus.

5j. Pada cabang II terdapat traio 2:30 I 115 volt untuk keperluan kontak MOR NC ) yang menggunakan sistem eiekffonik. Biia ada gangguan overioari, koii fuiOR ini akan tertuka sehingga koii fuD( energizeti. EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II jika tomboi stnrt ( NO i ditekan, arus akan mengaiir dari trafo 3450 i : akan energized dan menggerakkan seiuruh MR pacia eabang VIII ( NO ) menutup. Arus terus menuju i yang saiing energizeri. Begitu arus teiah rneiaiui h/ib, maka hfu aiian sebagai LU QM koii M, maka kontak M pada saluran 3 fasa yang un yang N:C mertj adi apen. sy,steffi unluk i t tJ s - Seprember 2**$ di Peframina UP W fr'lrcap

Beb y*. Kontrol Motar Fxduksi Tegang*n Tinggi tten Sistem Pr:ote#;sixya Fadu Arc a eti Fertsminn.....6i. Kontak Itri i NC i pada cabang IV akan apen sehingga lroii 86 iidair tercnergizeri. Koii 8o ini berfrrngsi sebagai indiirasi trip dan memiiiki fasiii tas loeked-out reiay. ?1. Kontak IvIb yang iariinya menyaia merah cabang i R i yang tadinya YI ciosed. 8j. Di eabang VII, kontak lvlb akan berhenti bekerja. MSii berfungsi sebagai penaik suhu motor agar seiaiu terjaga suhunya. iika motor bekerja ia akan mati dan jika mstor berhenti ia motor. AN 9j. .iika ter.ladi gangguan, apakah fu[OR atau GFR, maka koii 86 akan energizeti dan iampu putih ( W ) ai.-an menyaia UL aican menyaia. MSH membutuirkan daya 25S watt dan terietsk iuj. Disediakan juga kontak-kontak MR tarnbahan keperiuan tambahan untuk disambungkan ka aiarm di ruang kontrol. G pada cabang t, ;ika tomboi stop moror berhenti bekerja.Lampu hijau padam. o Seiuruh langkah-langkah bersamaan.

W EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II i NC i pada cabang V akan apen sehingga iampu hijau i C i i sebelum mstor berputar i menjaiii padam. Lampu padam aiean menyala icarena kontak Ma i NO i pada i i'{C ; ter-nuka cian motor sWCe lteater i I\dSH i rii dalam QM i cabang iii )" wtuk keperluan sp$re, atau LU ( NC ) iiitekan, arus akan berhenti mengalir dan i G ) akan menyala, iarnpu merah ( R ) akan {ii atas, pada prakteicrya, te{adi seeara spontan dan aa lr+ t Agastus - Septewber hfifufi di Fertamins, AP iY Cii*sap

64ngA.p t-t1g , 'frrtul rff^te+"i lv^iar (tyf* t' gt' G,,\+*o\f.-) . I 7;ro"'l at t \ \ le.cuerr,o-!-l atTir dgz.l-i,-Esexzd CySr. M6<t 17 7.+/ =W*r-.-: c-u,<' -t s ,/ EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II 3Cr i I M,--r ecr i\ T3 ../tr'+ T2 I --1 lwTvK "a'.\ l* -/ ) I .< nffi I #,L L,r Vo

n/ ; A *ni, Hdg UJ'ry dxwFrs\f, 4 3*'7tu' !-1; N @+4, @-+x-' *htr 1 t!L--:rJ l, l ffi' Iilll $i'rrill'* Il\ 'il $N **KF l$ lh I ffi fqrdru^ fr" 6 *van< t */ -Uryr/r+rc e.*Prf' .YP-. ./e1 ztu/-r..7 (-t ./ Itz /a-e* 3s%o ./ 9 ,%a /:ro- a.< /tA- /.< /3e- .< ,ra/-r zs/s .ga.; t I I .7q,./g' .zoe/g:

NN il Yrn 1rc'A,< 6%ct %. /i2'tt .l*'e--f.t /,,Q-:rr toe/s /d:; dt 2cn/5 I I $ UL \* SN'q. ?oy. Zaa- 9g z-ra/s eadk j I I ,l $,'*,0:' ^to-/zR ?3a-4V tl \ AN Gt/ ,: &) I L<sl (2). ,** .. F?;

oTru QM {E g,*;'lPA8 S? j il9 -. H t'3 '! 3,{'3 f ;O J rO 'r F.F F:O -t It T : LU { ? r tt? rrirr trat. I F:si: lrLlif Jtl^r..dx..lx.pfi fir - -3Pf;lr3 tFI!i[.+;E; i' i iFFi;illtB; '.| ii r 3'-ii E't !.. t9 3,.r o.a 3H,,8 5 i 3 ',,i f,o 96 il g', B LFo. I -'' 8 &l * I .";'-'ii B ril,,l.F { 65C). t r' < Ut ts F. ,l{ ts."t o fr:.-tr:tc-{ .r:to r, n t o r-'1 frr 1 o n li O J rr rr.r /4/ JA * a/.-24 t .{ ) ,l E ff< G-l-r---G rtu jlffi ''t I .J lso

te w; I f& ! f.f '*-;3 3 il' H' E' 'rl<|L .t.. l-o F iil.. w.a. .//aJD64 (l a.. ".lF-. ,1, ls$ ,' ;rl(r:.-ls -. IN -1.,1* ::t .(i r i m tn F rt (D D I

.,tb ,.t ! z 6l !E C: til I t I t s a N \ \ r\r o lrr tn T i n -l 11 F ll! I I t I I i'l ai i I I E I s r.t b T P I I 5tt s1t qo

-l $8 ip P 6 z, I .t I 'l I J I I a ,l .. t I s 3 I i I ry.4 'buaa+tr.g.ca't* ?OA.,/YP ir'O ./eAd) .4, 'l 3 :. I , ? il, F;F sh, r.\>i {r,*} In.l$ \ /*-\ r' \S/

frah ? . K&ntrai iti$tor indalksi Tegangan Tinggi ttan Sistem Praceksiny* Pade A ree $I Pertamina--i,',ii.? Frssedur (iperasi Koniroier Fllstor induirsi i?s$ Seeara garis besar an tara gambar 5-49 iian 5-5 225S FF i memiiiki bentuk iian proseriur operasi yang sama. F{anya saja garnbar I.emper{sture Adrsniior daiam deita iian wye. Dffirensiui Reitty ( 87 iTH Mengenai B? ITH reiair ciij*iaskan pada sub kontakrksniak 8? {lontactar Switeh t iCS i " Penggunaan 3 buah icontak ini irarena memang suiit a tau Seiain itu juga terdapat alasan kehanciaian sistem. AN UL ticiak mungkin ciijadikan satu, berkaitan riengan sistem nrekanik yang iiigunaka n. Saai terjadi gangguan, ketiga kontak akan menutup, iamp* puiiii QM Ketika irontali B? rnenuruF, arus akan firengenergizeii koii iCS sehingga kontai i iCS 4ru5 jugu flrenutup. Kontak iCS ini i:erfungsi untuk membantu mengaiirkan gangguan ke ksii 'l'ernperuture Moniior { Karena motor yang digunakan merupakan motor yang berdaya besar, maka temperaturnya harus terus ciiawasi. ssnsornya ada cii daiarn belitan stator motorEL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II 5-5i terdapat di.fferenstui reiay ( 87 iTii i, t 'iM '},

Anti llecycie I'irner t ART ), cian irentuk rangkaian motor i -ba-b V. i0. Pada eabang IV terdapat iTii yailg berjiimiair 3 buah, riitamtrah i kontak inriicrtting i W ) akaa ON= LU 86, karena dikhawatirkan kontak 87 iranya sebentar saja menutup. TM ) TM tiipasang {ii eiaiam MCC seciangkan ii6 Septenber httu* di Pettamina UP Fii Cilaeap

Bnb Y, Kan*oi M*or fwia,ksi Tegangan Tinggi ttan Sisten hateksinya F*da Area tiI Pm*minc... g Anti Rec'ycie l'iwer { ART ) Saat kontair Ma i NO i pada cabang V menutup i motor sC 3 fasa sedang bekerja i, dan motor ttmer arus mefiget ergized koii Y {ian menggerakkan sistem mekanik fimer sehingga posisi NC 'berubah ke NO sesuai wakru ser paint yang iiiientukan. Karena koii Y energizeri maka kontak Y V i menutup dan kontak Y i cabang i ) membuira. Ketika motor AC 3 fasa berhenti karena dr stop atau trip Earcna gangguan, koii Y dan C masih ai$if karena ada k*ntak Seiama motor AC Sebeium set painr tersebut tercapai, motor AC 3 fasa tidak dapat dijaiankan kare na Fungsi sistem ART ini aciaiah untuk meneegah pengulangail sf rf mator AC 3 fasa AN UL kontak Y 1 cabang i i masih terbuka. sebelum wakiuny4 hai iersebut berkaitan dengan suhu motcr yang iinggr atau terjacii gangguan sehingga butuh penanganan dahuiu sebeium fi1en-stsrtkembaii. Patacabang i, tertuii s " cxtstomer start i stap cireuit stap nya terserah kepaeia masing-masing pengguna. Di Fertamina -UP IV Cilacap ; menggunakan bentuk rangkaian stnrt-stap sebagai berikut Laporan Kojn Ftaktek Agustus -

EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II C Mi cabang V i bekerja untuk: i catrang Y( eabang V ) sebagai h*iriing system. 3 fasa berhenii, tirner akan bergerak menuju niiai set point. jika QM " , maksudnya rangiratan stnrtLU Gambar 5-5S : Start-Stop Circuit fu** I fit lt i September Z$As di Pexamina AP Cilaenp

6AMg*r s-rt t kr*o\ Cqe*, <\,6W' lvkfo.. T,J,ftF; \zsD &.rot\? ,IAN N AN LU \ \ \ t \ \ \ I I QM \ li IN lnt lr lGr I Sz lrr i\ l; Itr N s $ts $lx \lt lrr lt. IN IL lr. l* EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II A lrYteryP i I I .

I cv*wvnort ertr* ). (tz)" ,' t UL A rYZorc* lYP ?/**7 \rK .t I {M 7 /oO ffi Sf aR"4 '.,1 4 a6) W f S4.yrR /o/ 2,sow, 42 -f.)\'tj.vrt/ ,7/ t._Y n -N o t

^DlI tr N lo\ I ln $ -lF -{F' lttr -4 --$ @* .l /rcJI F/. H {Ifr<t? ' l+ tQ.a? ;iF,..-?'1 -sl , t*ti -rn ----------I .@ ,?tuv rtt? -. : ' . 3 \-/ w"M ?)-', {-rl}"A {.l

t-l t% t+16 1.l +4 ^'* ,vt? I S, ', ryPf L- 1rr*rr-no.zr* /t,fa.dP ,rc &6or*rf -3p._ ft/

Bab Y ' Kan*ei Matar incinksi Tegangan fros3 ttorn Sistem kateiisinya Fade Area ni pe* amins.-.... v,1? rQ-i$il$ $ {ii bidang prsreiisi sisrenr, penggunaan Seiring riengan iremajuan tehnoiogi petaiatan proteksi yang ircrsifat konvensionai muiai beraiih pafupenggunaan pera iatan modern ciengan kemarnpuan eian keteiitian yang iebih baik. fQ-iuug ii- me rupakan saiah satu conioh dari aiat proteksi modern yang di daiamnya ierd apat k omponen-komponen eleirtronika. Aiat pengembangannya khusus eiiiakukan oieh Eiectytcai Components Dwiston. paaa gambar 5-52 iarnpak bentuk IQ-IOU0 fi aciaiah aiat yang {iigunakan untuk tujuan mator pr*tection iiz baik uniuk yang sapat diapiikasikan pada motor AC 3 fasa, 5S i 50 menengah, maupun tegangan tinggi" Dengan memantau besarnya arus motor AC 3 fasa aiat ini dapat mencieteksi gangguan pada motor. Suatu ai.at yang disebut Resrstunce Temperature {}evice tidak muiiak diperiukan. Fungsi RTD adaiah memonitor besarnya suhu stator motor, Lapornn Kujn Prsktek Agastas EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II ini prociuksi " it'estmgitouse Eiec*ic Carporatian-JSA .. yang fisik fe-i000 il. Gambar 5-52 : iQ-iiiii$ ii

UL AN QM LU @ n: I W6. 0f'l t O ',' Q a*i4) L-: P'olc.tbn C O P,q,m ttr;l D Slca r B 0o* system tegangan rendah, ( RTD } terkaciang juga dibutuhkan se'bagai tambairan waiaupun ttv September 2000 di Peaaminn Uf ill" C;tn"tp

Bsb Y. Kon*al lviatar induissi Tegangan Tinggi Dtsn Sistem Frateirsinya psda Aren 0r pertsmin&...... kemuiiian sinyai suhu ini akan dikirim ke iQ-10S0 ii. Kombinasi antara sinyal ar us dan sinyai suhu yang diterirna iniiah yang dijadikan dasar ice{a oieir iQ-igug ii" jika keduanya atau saiah safu parameter tersebut besanrya rneiampaui niiai yang ditet apiran. maka I+i000 17 akan trip. Gambar 5-53 : Resistance Temperature Device i RTs rROH AC SUPPLY LINT / (*on-ru^*r", I CiRRYINC \ CNO Aiat tambahan iainnya, seiain ftTD" aciaiah PONI \ Product Operated jVetwork lnrerTace,l yaitu suaiu aiat komunikasi yang iiapat dipasang iii bagian beiakang rQ-iS00 ii. Fungsinya unfui{ menghubungifin iQ-i000 sehingga bisa dikontroi dan dipantau , meiaiui kornputer inpor*n Kerja fualttek Agastus - September 2B0o rii Fertemine {iP ft- Cilaerp EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II i o c @ Westlngfiouse UNIVERSAL RTD MODULE J)f I lo

I coH DAIA srnooe o o a 6 a o o TO l0-1000 II t'ol. I a Ntuo 1,, o l-AcNr o I -rs o,*, o I UL o ll,n lr_-l l:: I,tJI l-ac rfs itw2 fltwJ# ru\{r f2 I o @ s o a a a il],o, '"zg I "*o -^ ls

I 1 @ t0 AN o o o @ #1,,, zsl zol ,,rro E-11 I 1? 1J o o o o o o a o a *--i zrl l-: |,{\i5# uu, rs 1t.o c*D r{r{6 16 QM @ #--1*", fl@ a o

@ o LU iI dengan Locai Area Netwark i iihat gambar i-54 i setempat izfr

Bab v ' Kantral *iotar Inei:airsi Tegengan Tinggi Err,n Sistem fu*eksinya pada Are* $I pe*smrrrn...... Gambar 5-54 : t?0\1./e40v AUT0 si'CARTH 6RDUIiO Rtr'10TE C{lr'1r1c'r iQ-i00fi ii memiiiki 52 fasiiitas ( fungsi i : dapat dikeiompoh*an ciaiam 4 kategori urama, yairu (a) Ai*rm reitry c{}ndiifion seftings Akan menutup ( bekerla ) pada kondisi arus motor atau suhu stator yang iebiir besar iiariparia sei poinis. Alo,rm motor tidak terganggu oieh aktifnya Ltiarffi tni, inporrn Kojo fuahtek Agustus - September Ztthtt ,it f"n"m;"" UWI,- Citu*p EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II Gambar i55 ; Panei Beiakang IQ-iS$ii ii Conhunlcq tloog UL AN Po. t frber-Opttc Connec tor ?2

vr.r^o to ?l crn bptro" ALARH QM 4-40 hA 0UTPUI TRANST l9 a I IB t7 Tl0r{ a LU Iif U I RA'RIHOTT INPUT RTHOTE COMHCii h,'c saouENct DnD!!tr[ IIDDDDD! nnDln[tr DDDDDDD DNDDDDD nDlntrD l6 I5 AUX IRIP t3 14 1A IRIP tl proteksi" tiimana keseiuruhannya ini hanya bersifai peringat*fi, seriangkan kerja

B&h y ' Konttot i*iotar rnciuksi Tegange* Tinggi Dan Sistem Pr*e1esinya pad*Area gr pexa rninfl...... p) Trip rei4t canriitian settifig.s akan ffienutup atau membuka jika kondisi anrs motor atau suhu staror ici Auxifiary trip ref ay condition settings Reiai ini dapai diubah posisinya sesuai kondisi yang diinginkan seperti unruk ixs i uni ane $zss {} v- r {tt} Spectitc apiicatton-reiated rnformatton Memasuickan ciata-iftata, seperti rasio CT atau frekuensi eiari sumber tegangan AC, yang iiibutuirkan oieh iQ-i000 Perhatikan ganrbar 5-55. Di sana tarnpak panei-pani bagian beiakang sebagai berikut . LU QM AN Terminai i ,2, flan 3 <iisediakan untuk akses ke Tr*nsitian Rei*y's Contact. Tenninai 4 dan ? menerinra input regangan AC konrroi. Terminai 5 sebagai chassis ground. Sambungan sesara iangsung harus diiakukan antara terminai 5 cian main grounri bas agw operasinya iebih baik. Terrninai 5 dapat oijumper dengan ierminai g sebagai cammon aC neutral urrtuk i ) terminai Terminai Terminai lt-t eiigrrnakan sebagai incompiete sequence report-bacftJunction. Terr ninai i Penghubungjibre aptic digunairan untuk menghubungkan RTD mariuie UL

Terminal 2+ dan 25 sebagai sinyal output 4 * ZA mA. I dan iS. I digunakan dengan remote trtp I reset Junctton. iLapar*n Krrjn hakteklgus*rs EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II currerii. meiampaui kondisi normai yang teiah cii se/ii untuk memonitor kerja moror. ie-lg*6 ii, 23 disediakan untuk trip, a*riiiary trip dan aiarftr reigy's cont{tfi. - Septertber Ztts$ di p@ i'z'z

Bfi* ,', Kantrat Matar Indaksi Tegangan Tinggi Itan Sistem F:ateiisinya Facia Area gi Pertwninn...... ea*rmwricstians parr dugunakan uilruk menghubungkan carri. F0i.ii cot?trrtlnlic*tian Terrninai CT eiigunakan untuk menghubungkan trafo arus. Tabei 5-i lnput Supply Requlrenrents: Frequency: Power Romote lnput Rating: Output Contact Rating: Output Rating: t4-20 mA Current Transformer Burden: EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II i memperiihatkan spesifikasi IQ-i000 iI : Tabei 5-1i : Spesifikasi iQ-iffiS II 12O or 240 V AC (+15"/", -3O%) Operating Temperature: 0" to 70'C (32' to 158"F) 50 or 60 Hz (software selectable) Storage Temperature: -20" to 85'C (-4" to 185'F)

UL lQ-1000 ll = 12 VA RTD Modulc Option = 6 VA PONI Card=1VA Humldity: 0 to 95% (noncondensing) lQ-1000 il AN 2.0 VA at 120 VAC Dimensions: Height = 10.25 in. (26.04 cm) Width = 6.72 in. (17.0 cm) Depth = 3.20 in. (8.1 3 cm) 4.Bg in' (12.42 cm) with PONI QM 10 A at 240 VAC Resistive 10 A at 30 VDC Resistive 5.55 in. (14'10 cm) with RTD Module 6.75 in. (17'15 cm) with RTD Module and PONI LU Maximum load resistance =1KOhm Shipping T lbs Weight: (15.4 kg) 0.003 vA i2i Sepember 2$$$ iii Pettsmina UP iV Ciiaeap

i I 1 b l l Bsb Y. Kon*at friasar iariaksi Tegangan Tingg; ilen insrern ftatef;sinyr- Fada Arw u I Fensminc...... t"l ) Gambar 5-56 memperiihatkan hagaimana iQ-i0it# Ii, anrara itsrdware dan soitware, beke{a sama mengontrol, memonitor, dan memprotei< motor. Fenjeiasan tentang ini bisa dibagi menladi 3 kategon utama Sensirzg inpul Fungsi proieksi Fungsi penguicuran V.iZ,i Sensiag Input Lihat gambar 5-56. iQ-1000 terpisah, masing-masing mengirimkan arus iika ground fauit currenf memonitor besanrya arus ground Tault dan membandingkannya dengan harga set point . iika RTE digunakan daiam sistem iersebui, iQ-i0$il H akan mendeteksi temperatw pada beiitan stator motor. F*. Laporan Kujn hahtek Agastttf, - Septembr EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI

ak tek II : Gambar As{i : Koordinasi lQ-lffi n TTI TO Hf IHPACC \ TWK >HA]N CDNTACTOR (5H ;1 xxl ) I0-1000 II I LU QM AN UL ii menerima sinyal arus motor dari 3 buah CT yang i fasa dari saiuran AC yang menuju rnstor. transformer juga digunakan, maka i'+10u$ iI airan besarnya i24 2t10CI di Penamina UP IY Citaetp

Beb V. K&ntrrll &iatar iniiaksi Tegangaa Tinggi fran Sistem Proteirsinye F*ia Area t I Peftamina...... V.L2,2 Fungsi Froiek$i Yang dimaksud iungsi proteksi adaiah kemampuan iQ-i000 ii untuk nlemantau konriisi motor saat beroperasi, misainya kondisi anrs tian temperafur. Saat konc iisikaneiisi tersebut melebihi niiai set paint, akan eiiisyaratkan oieh aiarm, -bairkan periu iangsung trip. Keiiua konriisi ini memiiiki firngsi-frrngsi sebagai beriku t ff r Konriisi rsiarrn akan rnefigenergizeri ai.arnt reiqv dari iQ-iOSS ii. Kondisi trrp reiay. .r Kondisi cwiiiary trip akan energizing atau deenergizing *uxiii*ry trip rei*y. Kondisi ini iiiprogram oieh pemakai dan mempunyai fasiiitas-fasiiitas : QM r r . . I . i . I?T Grounri LU .o AN iam Underir;ad luiotor afid lod{i bearing ternpernture Winriing teftrpersttre Phase reversai UL instcnt*rreaus $vefcufrent lauit Saat kondisi parametef-parameter yang ada seperti arus motor, temperatur, dii. V.12"3 Fungsi P*ngukuran

h{aksuiinya adaiah bairwa iQ-itt00 dan menampiikan niiai-niiai tersebut dengan memonitor karairteristil'nya, antara iain m*iar current ievei, RTD te*xperaiure" dll. @ EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II kaiau . aQan menonairtifran motor dengan energtzmg atau deenergtzrng trtP trip twja{ii, iQ-i000 ii akan menyimpan hasii-hasii pengukuran dari iI memiiiirj kernampuan untuk mengirirung 125 Agustas Sqtember Ztt$$ crt Pexsrnina UP irCiieeep

Bnb V. Kontrol iufotor ind*ksi Tegangan linggi San,$isren Ftote&sinya Ftda Area fil Pefran irrfi.,,.., V.I2.4 Aplikani IQ-iiiSO Sub bab n ini ini airan rtenjeiasican macam-macam lremampuan cian karairteristik kontrol iQ-i000 mengapiikasikannya eii iapangan. Kemampuanicemampuan tersebut antara lain V.12,4.i Proteksi Motor fQ-iu00 berikut : II rneiin,iungt kerja Rlotor, st$rter, dan beban dengan aara sebagai LU QM * + + ? t + t + i + Froteksi beban iebih Proteksi temperatur iebih Praieksi instsntaneaus aver Eurre nt Proteksi ground fauir Proteksi pltase reversai Msmonitor motor bearrng temper ature Proteksi kondisiyam Froteksi underiocei Memonitor ioad bearing temperature Froieksi incampiete sequence Prqtpksi.Bpban Lebih Tatpa,RTD : kemampuan proteksi beban lebih motor diiakukan dengan cara memantau temperatur rotor yang didasarkan pada jumlah anrs yang masuk ke motor. Jiha tidak menggunakan RTD, iQ-i000 reiai untuk trip saat ievel arus rata-rata dari ketiga fasanya meiebihi batas pe rintah rrrp Aiarm yang duput tiiproEam akan menglsyarutnan kepada pemakai ketika kondisinya antara 607o Set - i0t]?ir poinr tiari overioari trip dii*ntukan sebagai niiai maksimum oieh

dapat ditransfomrasikan EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II n. informasi sangat penting untuk ciapat memahami dan : AN UL Ii akan memerintahkan eiari keeencierungan trntuk trip. i+i000 ii yang ke rotor. Motor tidak dapat diaktifkan kembaii sampai i26

Beb v ' Kon'r.al Matar Induksi Tegangan Tinggi Dsn Sistem hateksinya padq Ares gl pertantina..... . temperatur rotornya turun atau iebih reneiah dan aiarffi ievei ke dalam I2T a{ar m level funcfion. -v-ariabei ser pointyang cii masuLtan yang digunakan adaiah arus urutan positif eian negatif waktu- Data-data ini akan dipertirnbangkan sebagai cunent Jeeciback dari motor. Seiain iiu juga acia konsiania tambahan yang disimpan tiaiam nteffiary, sepeni F LA, LRC, sraii time oan uitimate trip. i Bqban Lebih Dengan R"TD . data-data mengenai temperafur eii dengan menggunakan RTD yang eiipasang -bersama dengan IQ-1000 II. hroteksi motor ini riiiakukan meiaiui 2 carc: ii. Membanciingkan hasii pengukuran temperatur treiitan dengan progrfrstrneci trip kondisi aktuai dan tingkat pemanasan serta pendinginan pada beiitan stator. 2i. Temperatur beiitan RTD { saat dikombinasikan dengan anrs uruian posiiif r' n egaiif LU QM AN motor dan I2T algarithm untuk proteksi motor ) bekerjasama dengan pendinginan rotor yang mengacu pada temperatur aktuai ciari belitan stator. UL temperature. Cata ini akan memberikan set .ftxed trrp point yang diciasarkan pad a Variabei-varia-bei input : digunakan i lArus urutan positir ( Ir i

) ilerus urutan negatif ( Iz I unbaianced current i i nWaktu i LiTemperatur beiitan stator Laporun Koju Praktek Agustas EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II i ir & Iz i motor serta elapat di bawah ini juga ciiperiukan oieh IQ-i000 II jika RTD L.{- t l t! September hit0it di Pefiamina iiP IY Ciiacnp

B&& y . Kontroi fiiator Indr**si Tegangan Tingpi fran Sistem hateksinya Puria Area AI Fe *aminc-----Daia-data ini akan diperiinrbangkan sebagai feedb*ck dari moior. Konstanta-konstanta moror yang iain juga diperiukan sebagi tambahan informasi bagi iQ-i000 FLA, LR.C, stali time, uittmate trtp, batasan tnp temperatur irciitan. iI, sepeni Kurva Prpteksi '. motor protection cltrves didefinisikan sebagai icurva waictu ierhadap arus moror untuk apiikasi iQ-i000 point yang diprogram ( iihat gambar 5-57 ). Itieainya, bentuk irurva ini sedekat mungkin dengan motor tiamage curve kemudian melewati penggunaan maksimum ciari motor sebeium terjacii kerusakan. fuiotor damage curve adalah tit ik di antar arus motor dan waktu dimana ierjadi kerusakan yang disebabkan oieh suhu. Ketika icurva waktu terhadap arus motor meiebihi tiamage cutrye, konciisi trip a kan motor pratection curve untuk apiikasi ichusus setelah parameter-parameter berikut dimasukkan : FLA rcting,LRc, staii time, dan uitimate time. UL terjacii, cian motor berhenti bekerja. Secara otomatis, iQ-i000 QM Funssi i,ry{tantanqous Over.Curfertt .( TOC yang digunakan aeiaiah IOC set poinl untuk seiuruh apiikasi minimal adaiah 1,6 kaii lebih besar cian LR C ( lacked-rotor current). Ranng uniuk iOC start rieiay memiiiki harga rninimai 1 cycie unnrk mendeteksi kondisi. Ratin g start rieiay eiari i

-2A aC itne qtciesFwngsi Lqckeri-Rotof, : pada gam-bar 5-57 adaiah 6,i kaii ( stctii time saat Seiuruh kurva daiam gambar 5-5? didasarkan pada maksimum allowa bte coiri start. Karena IQ-1000 EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II ii baik inr safiware, harciwcre, &an niiai .cer diietairi<an ii akan menganaiisa se-bagai AN \ : iihat gambar 5'57. iOC set point 120u06 i2 kaii lebih besar dari FLa ( x FLa ). Secara umufil, LU im set painr aniara3OO -_ i6S0 Va dati FLA' teriihat iockeri-rotar current set point point. 610 %

) F*LA dan teriihai juga iocked-roror staii time set II menggunakan operattng current 'n 2900 di Pertamina AP dan operating ttme datr i'28 IY CilaeaP

Bab v . Kontrai *{ator Indaiwi Tegangan Tinggi Eran Sistem FTote*sinye Pada Area ttI Pertamixa...... motor, maka tidakiah psnting uniuk memprogramnya saai hat stcrt. Unit ini, secar a otomatis, akan mempertimbangkan apakah menggunaican hot atau coiri start waiaupu n iockeri-rotor set point seharusnya di set untuk coicl star. Utimate paling rendah dari motor yang rusak karena over tirne. iika motor tersebut memii iki servicefactor ( SF ) > i00?i), aitimate i,25 riapat digunakan dengan uittmate trip ievei sebesar i25%. lgngsi Underioad : ketika motor berputar, berkuransnya besar aRrs menciariak menandakan adanya suatu ketidaknormaian. bawah gan uneierloari aiarm set poinr, kondisi alarm tetap.Tetapi jika arus ters ebut UL berada di bawah underioad trip levei, Underioad protection adaiah proteksi terhaciap konciisi daripada beban minimum yang diiayani. Biasanya, digunakan saat ierjadi masaiahQM masaiah paaa sistem mekanik, misainya blockedflow pada poffipa, ioss o1 back pre ssure pacia pompa: atau rusaknya unhrk mengunci fungsi unrierioad ketika motor tanpa beban meiakukan startirzg un tuk mencegah nuis*nce tripping. Seiiangk&n run rieiay berguna pacia apiikasi dimana motsr riioperasikan unrier iight laad untuk periode wairtu yang singkat seperii convev r sysiem. Fungsi /,sry : saat motor berputar, jika ievef arus meie-bihi niiai set point dimasukAan untuk jam trip ievei,reiai akan rrip. Lihai gambar 5-58, iam trip set poirit sebesar i8S% dari FLA. Penggunaan alarrnjuga dapat eiiprogram untuk iung si jslrr. taoir*n Kerjc Frsktek Agustas EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II ,Trip ', set

point dan uitimate trip Junction adaiah harga anrs yang *ip ievei oapat dinaikkan secara benahap. SF: seeara iika arusnya berkurang di maka reiai akan trip dan motor berhenti. 'beban yang iebih renciah AN rinve beit. Fasilitas start yang dapat diprogram diseciiakan LU yafig t!9 September 20t u di Penamins UP IV Giacrp

Eab i'' Kenf.ei *iator indairsi Tegrng*n Tinggi Etan Sistem fuateksinya pad,' Area #i Fe naminn...... Dikatakan <iaiam kondisiian, jika motcr yang sedang berputar berhenti secara iib a-iiba karena atia gangguan" Efek Temperatur temperatur rotor. Jika modui RTD fi{iak ciigunakan, IQ-I000 temperatur iingkungan sekitarnya aeiaiah sebenarnya, tiriak rnemberikan eiek apapun kepada starttng ataupun runnmg motor yang tiiproteksi' Karena ituiah, pa{ia apiikasi di lapangan faktor pertimbangan jika temperaiur iingkungan iebih tinggi sehingga dapat dianiisipasi , Soiusi terbaik ariaiah memakai RTD moriaie. Tanpa RTD, iQ-iO0S cian waktu, ssria mengubahnya untuk dianaiisa bersama dengan suhu stator i rotor. tanpa RTT i gambar 5-ig i AN diiakukan oieh iQ-i0cc II, di bawah ini diperiihatkan kurva proieksi motor ie-10 00 cian ciengan Data-data set pornt yang ciigunakanpaaacontoh di atas aciaiah sebagai berikut LR C d:t iulaximum ailowabie stal{ time + Uittmate trip ievei + Snn cycie set + il4 atar running .;' Unrierioud protecttan sef p*int + iam protection,functions LU -ir + TOC Ground F{ruit Pratectton ,i. ffiF eiengan membatasi tingkat kebocoran arus ini sangat erat hubungannya iiengan graunderi system. sehingga untuk ungr*unded Laporan &erla Prakteie Agxstus

EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II : proteksi rnotor berhubungan secara langsung dengan II akan menganggap 4u o C Dan temperatur sekitar y-ang ini periu dijariikan Ii akan menganaiisa arus UL - untuk rnengiiustrasikan proteksi yang ii RTD moduie i gamirar 5-60 i. QM : : i2 xFLA : 6,i x FLA : 15 detik, coltf start . iOOoto x FLa : paiia iS detik : tiibebani eA% x FLe : 6$mx FLa : i 80?ir x FLA uniuk deiay i iieiik \ : fungsi GFF pacia fQ-iu$S Ii diiakukan { ieainge curcent ieveis ). Fenggunaan firngsi Septem

&tb V . Kan*al F*fstar i*duksi Feganga n Tinggi ttsn Sistem hoteksinya Parin Ares ai Pe*smina...... .ivstent ftingsi sequence ini tidak dapat digunakan. Fungsi GFP membuiuhkan graurtd S*uir i ;era pacia graunded system dengan sisi sekunrier dari ) transJorrner yang riipasang mLtin pat$er transformsr yang dihubungkan ke motor riaiam rangkaian urye yang digroundkan. Grounri Jauit transjbrmer yang ciigunakan harus memiiiki rasio CT ilr M& ir :1 sebesar 5S : 5 agar iQ- i 000 :ffi1 Frffi . ro M I I t* h" hs Wtr ,t * # t t t t #, rsh ffi'

lt,lr'd.* Laporan Kerju Prshteii Agnstus EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II { bintang i ii ciapai membaca tingkat gr*unri.i*ait curcerrt sec&t& tepai" LU QM AN UL * September l&ua di Pertaminn AF IY Ciiaeap tJt

Eao V. Eelry.trai fufator Induksi Tegnngxn l;nggi Etsn Sistem&ore*siny a Faris Area gi Ferttnrina...".. Gambar $-57 : PIotor Frotecrion Curve Ultimate lrip b8sed on f o/o ot ull-load arnps (100o/o shown) l2T curves a 1o flhese are combination of lr and ta currents.) UL motor I 6 o E

5 o E 'F EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II It4axinrum allovrable stall time (30 sec. cold start) (15 sec. cold start) ('10 sec. cold start) (5 sec. cold start) Based upcn locked rotor current of 6.1 times ful l-load amps LU QM AN lnstantaneous overcurrent set at 12 times full-load amps lnstantaneous i overcurrent ) I delaY sot for 1 cycle start I I I l cycle = inhererrt delay) (1 multiples of full-load amps B Agustus 10 Lap*ran Kerja

*aktek Septentber 2a0fi di Pertnmina UP i*'- Ciiaeap

Bab Y ' Kantroi fuiatar Indsksi Tegangen Flnggf Dan Sistem fuateksinye pads Area tli pe*aminn-..... Gambar 5-5* : ian Fraiection Curye Underload trip level (in o/o full-load amperes) 1 000 500 Delay time determined by underload run delay funclion 300 200 o 8 o E t i= LU Underload trip function not active during underload start delay function. QM AN 10; UL 8: .; t 6i Laparnn Kerja Praktek Agarrns EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II ,. 12

multiples of full-load 6 B 10 amperes ----> 4 lJJ September 2utt0 di Perrlamina i;-F IY Cilarerp

Bsb ii ' Kanffoi idator induksi Tegaxgan Tinggi Et*n sistem fuote*sinya pada Are a tti pertsmina...... 1 000 Gamhar s-sg : Mstor Frstection currye Tanpa RT$ Ultimate trip level: 100o/o full-load amperes Note. I is a combination of positi ve (11) Underload trip level 6C'ozo full-load ar.nperes. Underload run delay. 5 sec. Motor rt'rning with loao Underload 10 starl delay 20 sec. Jam trip level: 1800/o futt-load amperes Jam start delay: 15 sec. I I I | C) .1 o U) C {, q) .05 E 'z cu

Motor starting rrent (locked-rotol 02 condition) 6.1 times full-load amps multiples of full-loaO amperes Laparan Keria k*ktek EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II X = l.rt, _r i t_lllii r-t-f-fllti and negative sequence (12) motor currents. h,'Iax. ailow. locked-rotor amperes: 6.1 times full-load amperes Stall time: 15 sec. B LU QM AN 2 UL ot, 6 lnstantaneous overcurrent: 12 times full-load amp rss lnstantaneous overcurrent starl delay set for 1 cycle .5 Agu.sfirs - Septemb*

B*it ii - Kontrai Mator Inei*ksi Teg*ngan Tinggi Itan Sistem fuote*sinya FffiiaAre* $I pertamxa...... 1 000 Gambar 5-6ti I Siotor Fratection Curve liengan RTD X = lrtt, Stator temPerature measured directlY. Stator winding temPerature 500 (trip) function is set point. Underload triP level: 60% full-load amperes.300 200 Motor running with load Underload run delay: 5 sec. with load Underload start delay: 20 sec. 10 B QM Jam trip level: amperes 190o/o full-load LU Jam start delay: 15 sec. -} () o a c) + .5 E .F

Motor starting current (locked rotor) 6.1 times full-load amps. multiples of lull-load amPS Laparan -Fo>Kerie Fraktek;igur*s - September EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II t -/. t lr, Rotor algorithm Protection trip curve shifts left and right dePending uPon measu red stator temPerature. Note: I is a combination of positive (1,) and negative (lr) sequence motor curre nts. 558.15 =+ (2)' = 139.5 Max. allow. locked-rotor amperes: 6.1 times full-load amperes Stall time: 15 sec UL 6 = (6.1)'(1 5) = 5u8.15 lnstantaneous j. AN overcurrent I 12 times I amperes i I I 558.15 =-(12)' = 3.88 seQ lnstantaneous overcurrent

start delaY set for 1 cycle delaY. 6 B 10 i35 2$$g tii Pertsmin* UP I*'- Ciiaeap

Bni' ,i , Ksntrai &fotor I*d*ksi Tegangen Tinggi Itan Sistem k*eksinys Psd* Area ui Pefr*mins...... V.i2.5 *iotor Cycie Moniioring Mengacu kepada kenrampuan dan fasiiitas iQ-tSS0 atns, dapat ciikatakan bahwa ii yang teiah tiisebutkan di operation motar. lrJormai operatian rnofor dibagi 3 periode, yaitu start periode , run periotie, dan stop periode. Sama scpeni penjelasan sebsiumnya, pemantauan narffi ai aperation rnotar ini juga menggunakan bantuan besaran arus sebagai reierensin ya. Namun, pemantauan kecuaii jika transition reia,v eii$makan untuk reiay atau auxiiiary rrip relai digunakan sebagai pemuius daya saat terjadi gang guan. Gambar s-oi memperiihatkan grafik start, run , da* st*p peride motor. CURRENT IN % OF FLA PFIOGRAMMED TRANSITION CURRENT LEVEL CONTACTOR CLOSES 30% OF FLA // -J TIiVIE I I cvcr-e srop 1[', Lapornn Ke$a Frs*tek Agustns I i EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II fQ-i000 iI secara tidak iangsung juga memantau normal

ini ti{iak bisa iangsung mempengaruhi kerja kontaicor rnotor mereeiuksi tegangan sffirting atau trip LU QM AN UL Gambar Adi : Grafik Operasi ftlotor TRANSITION POINT START CYCLE I b-l <----I TRANSITION RELAY ,,\\.,..r E UIIJLtr RUN ___a I cycLE srop TFANSITIOI{ RELAY OPEI.IS i-..i CLOSES tJs Septemher Zttos di Fenamins AF IV Ciiaeap

B** V ' Kantroi &iotor Indafrsi Tegnngan Tinggi frsn Sistem.ftorefrsiny * Fads Area *r Fe*sminc.....A. SIan Ppriocie i{ubungan &ntate iQ-iSO$ pada gambar 5-6 ii dan arus mstor seiama periorie srert diperliiratkan dari FLA set painr, anggap motor ti{iak dalam kondisi trip. Pada saat itu teriihat tuiisan "START" paria iayar tiispiay dan transition timer dimuiai. Lama waftfu dari time r ditentukan oieh nrator start transitian tirne set transisi ketika arus muiai bergerak turun menuju transttton set paint ievel. Jik a masa fiansisi ini ticiak terlaksana sebeiurn mencapai transition time,IQ-i000 II akan trip. Saat ,stttrt dimuiai stnrt rieioy timers akan i + t iOC start' deiay timer Jam start rieiay timer Underioari start deiay timer LU QM B. Run Ferioiie Seteiair masa transisi teriewati, run perioiie iiimuiai dan berianjut sampai rno tor current ievel turun di bawah 5 ?o dari fLA set potnt { saat stap periode ke posisi *READY". Periode f,un adalah konciisi normai operiltian rn$tor. Fungsi proteksi yang diiahukan sleh run rieiay akan ahtif pada kondisi ini seieiah sfar f riei*y terlampaui. Fungsi utama dari run deiay yaitu unruk mencegah nuisance *ipping, sebagai berikut . -

faait run deiuy timer run dei*y tirner Underlasci run deiay iimer Phase unbaianc e aiarm run deiay trmer Perhatiican bahwa run rielay akan aidif hanya seteiah fu ngsi start rieioy riiiewari. Grounri Jam. Laparan Kerjn F:aktek Agastas EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II i. Periode start ini ditandai dengan an$ moror yang meiampaui i0?; paiw. iQ-i0$S ii akan rnengaiami masa akiii fungsiny a adal{nsebagai : AN UL i rian iQ-i0u0 ii IJI Septentber 2$0i] tli Pe*s.min* {iP IY Citaeap

fuh f/ ' K*ntnsi Matar In&tir*i Tegangan Tinggi fran Sistem hate*sinya Fali*Arce Bi Feframjna...... C. $top PEriode Saat Tnatar current ievel beraria rii bawah 5 % eiari FLA set point, stopperioeie ciimuiai cian iQ-1000 II daiam kondisi program motie, ready mocie, ntazr trtp rn ode. 1,'-.1 ?-6 Femasangan Sambungan Kabei Perencanaan pemasangan sambungan kabei akan menunjukkan interkoneksi aRtara fQ-i CO0 penting cian sangat dibutuirkan oieir para enjinir yang bertugas eiaiam peruncan gan insiaiasi iQ-i000 ii" Eiectricai C.ode atau AN UL i000 iI ciitunjukkan oieh gambar j-62. EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II II dan tnotor yang bersangkutan. Iniormasi pada sub bab ini amat Seiuruh kabei yang eiigunakan harus sesuai dengan N*rianci koiie ioi<ai $etempat. Saiah satu contoh sederhana rangkaian ie-

T3 T2 TO MOTOR OR LU QM LOAD OEVICE UIiDER CONTR( lQ-1000 ll WITH JUMP R CONNEqTtoNS BrcX VIEW -.o r8 El19 nn[Jntlru itt trlnlt-.rt-.I -ltl t Jr J{ l{ lt il AUXII.IAFY TNIP CONT^CTS nituf.lr:lnn t.tt,li_l{-tL-tt-Jt_l nni lnilL:ln Laparan Kujn huktek Agastas September Nfiu tii Penaminu ItP iit Clk"rp

Br,h V - Kantroi Motar fnduksi Tegang*n Tinggi fran Sistem fttteflsinys Psda Area frI pertami*a...... Dibawah ini diberikan petunjuk-peturi.luk ientang pemasangan sambungan kabei: (ai jangan memasang kabei kontroi atav kabei RTD meialui rangiraian regangan tinggi dari mot*r starter. Jii'ia memang harus diianggar, konsuitasikan dengan Westinghouse Eiectricai Components Division untuk mendapatkan insn-uksi i<husus. (bi Pisahkan kondukior tegangan rendah > 41t' VAC ) sejauh mungkin. u-mumnya dipisairkan cm i. ici Kabei kontroi tegangan rendah yang riipasang iii iuar moiar sirrrter c*binet min irnai menggunakan (ci) Kabei antara IQ-i000 (ei Kabei antara RTD moriuie UL stranried copper,'3 conduetor shieide{i. conductar siiieiried. Y"i2.7 Pengaruh Lingkungan Agar tiapai bekerja opiimai <ian bebas dari pengaruh iingkungan sekiiar, iQ-iSSf i Ilharusdioperasikanciaiamruangterlutuppatiatemperatur0"-70"Ci3?"-i58.F) dengan iaicor keiembaban 95?tr non-condens ing. Laparen Kerje fuaftteklgrsrns EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II i i2S -t'AC ) dari kontiuktor tegangan iinggi oieh jarak minimum i i,5 ft i 45

jenis #i4 Aw-G stran(ieti dengan bahan czpper" ii dan R.TD moduie rninimai menggunakan #i4 AWG <ian RTD pada moior harus meilggunakan #i8 AifoG, 3 LU QM AN tJ9 September httatt di Pertaminc AP iY tiiacry

Ba& Y ' Kantrsi i*iatar Intiaksi regangan Tinggi rtun sistem fuateiisinya psria Area t;i pertamrncr.-.... BAB VT FEi'{UTTTF i(ESiivtrirf-Aj.{ ii' Kontrai motor yalig ciigunakan cii area 0i Penamina i;? iV ada Z jenis, yaiiu: air-break coniactor 1 i lTipe I ii-Tipe vucuuntt-break eontactor t 50J4 i 2i' Peraiatan Froteksi yang iiigunakan di arlca0i Fenamina iiF iV CiiacapJuga ad aZ jenis, yaitu . UL l lJenrs konvensional i lJenis modern SARAN ii. Ferai&t&n irontroi iian proteksi yang konvensionai digunakan sehingga memeriukan perawatan yang iebih intensif demi terjaganya keirandaian sistem. 21. Seeiangkan peraiatan proteksi -yang rerbaru karyawan Fertamina UF riengan iebih mendaiam. Laporan Keri* FVaiitek Agasfas EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II 50L+ I LF-j0H4j0 ) )

Motluiar tlver{outl Reiay( MoR Grounci Faulr Reia_v i GFR. ) ST fTT{ } AN Dffirensiai Reiqt i i QM LU Staii Fratection Reiay ( SFR. ) + rQ-iu00 fi iii area Sl, suiiah benahun-tahun i iQ- i 000 Ii i masih sangat sedikii ciari iV yang menguasai berrar, seiringga periu dipeiajari iagi l9tJ Septemb

Beb V. Kong,6l M*ot Indsksi Tegangan ?inggi -Dsn,Sisrem fuateksinye PndsArea $I Pertnrninrr.....DAFTAR P{JSTAKA Direktorat Pengolaharl 2000. Pertamina {Jnit Pengolahan Pertamina UP lv-, Ciiacap. Fluor Daniei Engineers &, Constructor, Inc, Vbi.C)#Cfitr. Piunt lui*nuaf, Ctt*ca p D eb ottl enecicing Pr oj e Fiuor Daniei Engineers D eb o ttl enecking P r oj Fiuor Engineering, Yoi.CC)iliii. Operating Manuai, Cilac*p Refinery Exp*fisi*n Proiect, Fiuor. Fiuor Engineering, Yoi.CCX?iii. Operaring Manual, Cilac*p REinery Expansian Projeci, Fiuor" Irawan, N., i 996. Lapar*n Kerja Prahiek : Pengetes*n iuiatar Froteksi Rel*i Kadir, A., iggg. Transmisi Tenag* Listrik, ceiakan periama, Fenerbit Universiias AN Indonesi a, Jakwta. UL Paraxyiene, Surabaya. Sianipar, R., i996. Diktat Kuitah Universitas Trisakti, Jakarta. W-estinghouse, 1985. Instruction Bookiet Ampgard Medium k'-oftage Startets, W estinghouse Westinghouse- 199J. ig-iAA:J y-uningsih" Westinghouse Eiectric Corporation, iiSAS., i994. Laporan Kerla Praktek : Parilxyiene Pertarnina UP L" Cilacap, Yog yaicarta.

zuhai, 1995' Dasar Teknik renag* Listrik Dan Eiek*onit'a ttaya' cetakan keiima' FT Gramedia Pustaka Utama, iakana. EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II iy Cilacap, Humas ct, Fiuor Daniei. & Constructor, inc, Voi.CXA)iV-iii. Plartt M*nual Ciiac*p e ct, Fiuor Daniei. ili Kilang Pengganaan ilan Pengataran ivlotor Listrik I, LU QM Electris Corporatisn, [JSe. Ii Auotor Proteetion System Uker's Prrrteksi Motor 3,45 Manur*i, kV Kiiang i4i Sepe*b"r 2$00 di P*tumin* ilP fii frlaeap

r s = IJJ lz o U' oo s z I Y FI UL AN QM = (5 z J Y -t 6 EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II o = E % %e @ G (t, D z rfr -!!I LU =

= a G G <t ..J 3 z =2.2,= o Ji zo-o-rg a s?, X G <rcI = =o-ztrJ :<JJO.

T I Ft q F? F; F.-. bJ A I*t ks a UL H ffi H (n l-'( (r) LU QM z F{ H F.{ EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II :< 6 t?i (J. =)<:< o.Xtr 4Yz. -.== o- z. AN 3d * rHA + {H oil v,

KETERANGAN GAMBAR 1. Area Kilang/Refinery Area Kantor Pusat UP lV/Head Office Kantor PKK Area Penimbunan Minyak Mentah i Crude Terminal, Black & White Oil Jetty RSPC Swadana / Hospital Komplek Perumahan Pert amina Tegalkamulyan / Housing Complex Tritih Golf Club Lanud Tunggul Wulung / Ai rport Komplek Perumahan Pertamina Gunung Simping / Housing Complex 2. 3. 4. EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II 5. 6. 7 HotelGriya Patra " B. 10. 11. 9. 12. 13. 14. 15. UL 16. 17. Komplek Perumahan Perlamina Donan dan Sidanegara / Housing Complex UPPDN lV Cila cap Group UPPDN lV Depot Cilacap UPPDN lV LOBP Cilacap Jalur pipa Minyak Mentah dan produk dari/ke Area 70 Kilang / Pipeline Pipa Minyak Mentah di Bawah Laut i Sub Marine Pipeline Bangunan Penahan Ombat</Pelindung Pantai/Groyne Crude lsland Berth Transit Terminal Lomanis/Transit Terminal Of Product UPPDN lV Cilacap Gro up Sub Marine Pipeline Single Buoy Mooring AN QM AREA UP IV / UP IV AREA @ AREA UPPDN IV / UPPDN IV AREA LU

Jalur KA / Railway I Jalur Pipa / Pipelind Jalur jalan / Roadway 19

'S! s I t J{J$ t' fl q fr rI F EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II o at !$l$ ot -l =l II \v { '$ b I il, CI t\ I !l cl CI ol LI l.I rl I oi 3l hl FE -F r,'l u1 J1 r, O lt HO

o rl J 2 It gae ' tp'c e HU o. lll -b 3 o F ll -LtyiJ tlt LU QM a F a AN rd u u 6 J J trg J B t o t I UL C o o z rl t b !l I C' aa q \r\ . t ct

o e al U L e \J r F E CC i[ rJ z o F J J F a G F frrf) l3 t rr I o F o G 2 J o c o u Y u o u 3 o o F & G )r n -$ I o Jf,* j{-.i L5(s h.-[' -

G 2 I J J t tll:Elo o. EI: -tc ilr r:1 .;

EOUIPMENT NOISE SHEET DAt{l * 1 BV . ,_:-B g\:-F\?t; t-== 1r nEVtEWE D,r.o."o'W 'AIE ffiireN 5CertOx ffirh f ffi;or qour?MrNr cfA tc crBlc 6l:'1962 (thvrlcrl Merrlt'f,nf,nt 'oa fRnrtg MODgL SEFVICE coo t. rcssdrnorwtth AHS, (Mrthodr lor )'lltf'Pr srrrn aa et Eoer l eltd ANSI 31 '13'f 97 t govrd lrapn Ladll' ATA FRO}I. Srplrrrrba E Clcstrrloa (AtlElrl (trPlrlnl $ ot"Lsrot irom Mrior Boun'ding Surfuerr OCTAVS

BANO CENTER 3 EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II (5PL' lfl ctEr}}D r" 3:'r T'T .1. A. lll APPllcrblrl p ul{o,ata flucrata si-nt Equlgrnrrr ! Stanricf EgulFn;tr s ottr r lErplfinl I srrntrattbt'rtil g. frrrr rtrto [narornat Sosnd Powlr Larol (P (Rr: lO'1? (ir: O.OO02 Mioobrnl coLuMH 8.2 I COLUMN C {OP REOUENCY t 1.5 AN UL (HEFTZI lxorno tP EgIAL lcous.rtceu r, sEil GN ogslGN TR EATM ENT tT \c.?k;.

ATYE NT 1 rz5 250 COP Zt1 -fi61 ;<Yl rl to0i) QM ao00 6'r = LU BOOO A.WE coMPUTE 3PL I6HTED O VENDOR CITECX A OR I ilrra 3 dO lq r-h ostl"t t.ltt EtrDltlrrorrcrlnrnrrrrrrdSFLvrllerhgrtrrfrrn6dlrr rdSh't2lrf$lcdout. e lFor Trtt Dne Onhl: dilf..!r*l wo 3!r'cttr thet tlrr rnfrimgm I thl tr mt.s?|d sPL vrlul urd to dncrrni,x JSruorin o<nl ln Colurnn h nor bDnd' -Vr

1\L 9l6,riprrion at Sp'rcbl Dniln Adc,od con: ll$cLuDGD lN QU01E Drrrigtioa gt Aeoud brl TrDtrr;rat: COMMENTS: Addrd Gon: ttUNTE,D lN U.S.A. Ebarwrr I t G.i F6'V. Drrt 4 77 J'/ i - //-t 6 ti REV.6

FLUCR EOUIPMqNT NOISE DATA SI:5E1 ITEM NO. (85 dBA) ." SHEET 1 D:SCRIPTION LOCATION OF E OUIPMENT R SE "ANUFACTUFE FV ICE (lrrrrrrorntrrtt ,ta to br rnrCr ln rccotd.nct wtrh ANSI Sl.2'195t |PhY'iedMtrtu rlrnoatolsoundlendANslsl.r3.rg't|MtlhodrlgrMrrxlrrmlr of Sound Ptrtt to Lrvrfrl. DATA FROM, ' fl Tor lll Applicoblrl pLordra fluntotro Sl,'.ltr Equiprnrnt f] I $ tOroricrl EquiDarra t f] Otnrr lErPlrinl f] Srml'rw'?bf?oal $Fwqrbrrrat c. Irrro Fltld A. E rglrnrtlon Crlculrtlon larrxlrl Orhu lErPlrlnf VENDCIF CHECK A OR B: E[ $ a - Wr 9r,'.r^ltio'E:llrrr'.qglFr.nrs'Ll'G.id.th.llhlltltthognincolu'nnAby'no? .rh.'r5d6l^,^Yo.ltt.b...'c'|lCl,..|ls'L.rc..<'r -' l^"'',Ci^g t"dition'l sorlt l o' " ' 85 gBt, tttt our ect,r6nt g ? D<l'ot 83 rlrd ct'rc'ibr btlcw F"ot tl;.; OCTAVE SANO CENTER F FEOUENCY lroar SPL lor trch octrvr brnd lnd 85Oal ov,trll ll olr' mllrr a - Wt grr.rlnrrr thrr equipmrnt wlll nol frc..d toot moan rqut' nr.io. boondint rutt...r. lv'^do t $rll llll csl Colrllrrn l'l'l lh. .qelgctnl stt- tllt ncl tr3':l 6ott vd!t' gi rtn ln Colutitr t'

Sqsrrt So"iO PtG(turo Levo' ISPLI in drcibrfl lt Motrr lrorn Mrior Bounding Surl rcrr IHEBTZI STANOA RO QM AN ;;il"b-r LU 77 ie 76 78 A.w t6HT SPL COMPUT E D ED VENDOF CHECK A OR I (Fo? t.n D.r. OnlYl: Ie-wr9.,r,r^b.tht|th.dr.,iFu6dil|'rtn!.lnm.|.g'tds?!v.lu. 'ur.dro6.l''hln'thrRMsv.|v..ll!r',t^col',nnBi,not ft f..lDr lh.^ S ar8 lot 'xh oll'vt b'^'l' 2 h till*l oei' a - Oitfu.rncr ln lti r.r,t.rt SPL ttlv'l lt littltT ih'tr 6 dB 'n'l Shttl Drrription ol SPrgrtl D.lrgn Orxrigtion of Accurtrcrl Trlltnrrnll COMMENTS. INUSA EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II riEr,O INFORMATION. Ono Soynd Powlr Ltr, lP\.rL) io Drclbrlr UL {Rr 0.00O2 Microbrrrl tRl lO l? t'rrrrrl C COLUMN B

SPECTAL | I bisrcN a.?-l I r"EAruENr -B'3 ACOUST ICAL coLuMN glahJpaRD ITE (OPltOrriaLl c.2 c'l 'T SF' CIAL OESIGN OBYBT,AIMENT TOR/VENDOFI OF T'S RESPONSIBILIT 90 Addod Addrd Con' 4to -T -...-r-...'." .- o.' .. r'r(/fl/R Za

SP ECIFICATION SH EET CENTRIFUGAL PUMP ZanurstD /o/t/ra sHEEr -':o;'"'o: xo,ol3P/a4 '^.u, -1. =. DArE la '7-(a 4mV F' J' $r*VolfeD l-7'82 1Fs , As Rurcr._^ srrt ,, F,{'., , CHK,D.NorGlQlxDlc^TtslNFolll^T|oxroricoA'llIED]Y?UlC}lASEtr {w }{O. ?UralE trlY l xur^CrurEr -C s i ::::=;:;::::: (r) rl(yD--=ffiNs, ,' lKlUlO '---iI\-E_-Y='utJef Do - =.= DlscH. ?lEss., Ke/clt'2'G

li..i,* ?,"" rDd*t rr "" '-..^'..-'''e-y r. ?[5S, .r /4, tr1le^ 'Av:.e et' llE D' tt n, xt/cn 2+08 oIJt "r.r.r*,., o ., --,#lxk,:'s#-. #:,:fi:il"*'i@ M'IHR cr ?r, F 'rr! xol. *'u*' #f%l rucrox -lgv[lt' (r ?t) cegt{ou*r,![crxrertlxt E]Kt'Or Brucrtr Dlt tr Dlrfust s?Lrr: g Arl ^t gfr^or TY?t v-otull qsct D 545-'., crHYDT. {rrss: Br^,. rffi Lo-E l{'o"''n "o'o ::::::::" ,o" I 3oo. lffir6l l:;,, 'ffi-ffilvialfil-r"' wl::::liLt;rEo,D. sHO? TESIS ,.,J:::';:n:il#i#:?f:A_Ir^r 31| 7 ^,roi,'}ii';;).i'*Dnv B\LL ( ?ultt lfl ftAltNcs-ry?t' Err COU?L|NG, AN i'll:Fj': o Fg'r "#;o"'T"F,|Jli'u?s''"' Sxtt r Dllvtl HALr $rD rYr WtE ?ACIING: QM ;r';; rrc'. sEAr,pr*rr r'= .,\E"t. .oot Ef n-Zqo d/ axn Lotr -_'-I--nlr A DAfr I prur. sEAt QUINcH ttulD A?l SlAxDArD 610 @vtrxs -uNtE$s A PRINTED IN U.S.A.

EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II EAcH ?!N ,M Bf^oN r .luq'Xll""rt'"1: trA.c3<aN ire'i x'reD rrv ffi, ?unt ?ER'OUTANC: ?ro?os1t curvE wA 2g ;e,Cvr/l 39oof -J N?sHr (wArE Zo at * !'3 ffil@' /37'hl^.^r. tstto r* --JJ-J-<,t I coxnxuout ,sr"^ 2 3 I !,..- 2?g "r_-_5r1_lrrr. o wlr. ?Ert. owrT. rEsT NpsH fl sHo? lNs?tcTloN rtsr-4Ke'/cM2'G 2",^r, oIHEt o olSaANr. I lxst. AFIEI i-w Gal //Y,ta

f t,-v " -'-' ru"r' TzzTgte or ' aub--LP-vaL-;:,,y,,, LLose-p t^lErlA$ UL ' ElHrusr ?Ultlr CAst/trn cl ss[ F *S A o Drlvtr atr o rurcilsEt .,*, gsrYqYI rAsE?rrrtr E hPr HYY' our'v DE?TH M O IHIEADED LU tosE0 N tINE SI{AFT GTE^SE o c.s. o s.s. o lroNr rorol Dllvrl XgEUtBDOw

ArPror. wr, 9llElvtil tuxt..o J536 '' txel t45l (Ks) ruurxr*LIe) fi "oro, o ?urcHAsE o rs l@ ELE . (IETRIC) FoR]t E'sse 7/?3

Application Data 36-693 SCALE X .6 .7.8.e I t 5,6 ?I910 f 'so lO: C.URRENT lN AMPERES 40 6060R88E R HE o-.o ooo() o 6 O F CD o); (o oOOo (l oo oo oo NF) o o oo o o oo o o oo <rlr)(pF EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II I 9lO 100 90 80j 70 60 50 40 'to 9 7 6 q UL 4 AN TI z.l z (f a <l -li

(nl ml c)l ()r QM l:, ,9 .8 .? ,6 ,5 LU .5 "6.?.8.91 2 ' 4 5 6 78 30 40 50609009 r- @(tlO SCALE X I61CURRENT IN AMPERES . .1.. 6 o ] i .... .' N o o n O o o O OoOO c .f, ol-.oorI O O oQoO R O o O O g . O O 3 3 3R3g -"i () o OOo O O ooo

Type CLS-I2, CLS-IA,'CL S-zz,PLS -24,CLS -7OO,HCI-$-l2f and HCLS-zz Motor- start er Current Lirniting Fuses L i Melting Timo-Current Chnrncieristics, 2.0 to 5.OB l(v : ' ",',,u:i. .11 i'.'' ' ,;i ,, ': ';l'-t, ' : ,Wostilr$lrbrrse , .' .,,. g.i... 'tr11i1i.t,:;.'ii,.,.'",...' ,,. ,. . "',jg'jf;-'iii,:ii,,.*.i:il1 i ::,. Ctrrvus are basecl on tests stuoting witlr fuse units at an ambient temperarure ol2SdCand without initial loatl Ctrrvc,s nre ploltrttl lo ntinirnurn tr:st'Sloin ts so vrriations shoulcl be positive. Curve No. New lnformotion Refsronee Data Curve: Ref. Curve No. Date: '. i H Electric Corptrrntiorr Comlrorrtlrrt Sales, East Pittsburgh. Pa. i,l'T''jrii t.tiij:i'.,n't;.,.#i li4.,'i'i.iji,,"ti,j Sviitclrg*ar DiVtiion. i-'i, ,Pr-ilrled rlr tt SA... prirrr i.rt:rrr tl ' ' . . '.. 'r.'ffiffiil'

Renelryal Parts Data 11-1s5 Page 17 Comnron Electrical Parts _j _-) J) , .. .i i) i .-.. r :.- . . ..-:*,,,::;;;J;;,,j::,-rt 4:.-..., .;.r. ---..,,,:-, _,, .,... L-64 interlock trr,,o normally open contadts Style No. 843D943G22 Poten: :a I transformers single phase, Oty 2 2soou 120 vcrt Style No. 2147A11G11 4160/120 volt Style No. 2147A11G12 n r:"nary Fuse Bands, Style No. 2147A11c31 Cty 3 November, 1985 EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II ._. _.../ .jt i. Standard conirol transformer 2^3OOi120 volt, 750 voit amp St',,fs ry., 2147A1 l GOi volt, 750 vott TQap ]2147A11G03 amp Style No. 4160/i20 vott, 600 vott amp st yle No. 2147A1'lGOS 116.0/240_vott, 000 votr amp Style No. 2147Aj1G07 QM AN

UL 2i47A11c22 LU Control transformer primary fuse, 4lO0 voit, 3 amp, Qly 2, , Style No. 2147411G2 5 l' e :i:tr - i r:ac#*nf; ?.lz-:: , ; . :: !1r::i.*i:.?&1:!&S44i8ii: Potentialtransformer 3 phase open delta, Oty 23OO/120 volt Style No. 2147A11G14 4160/120 volt Style No. 2147A11G15 '1 \--;:/ Fuse block with f use clips for secondary fuses for conirol circuit. 120 volt, Q ty 1 Style No. 2147A11G35

Renewal Parts Data 11-155 Page 1B ll Comrnon Electrical Parts Ratio 25/5 Ratio 50/5 Ratio 75l5 Style No. 2i47A1?.GO1 siyle No. 2147A1?GO2 styie t'.Io. 214.7 A12GA3 Ratio 100/5 Ratio i50/5 Ratio 20_0/5 Ratio 25415 F.atio 300/5 Style No. 2147A12GO4 style No.2i47A17-GO5 Style l.Jo. 21 47 A,1?-GO6 Style No. 2147A12GQ7 Ratio 400/5 Ratio 500/5 Ratio 600/5 Ratio 75A15 Ratio 8CI0/5 EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II I Si;-rqle phase cionut type, Oiy 3 3 Fhase oonui type, Ot;Also includes ground .ir-a fa r l'i n sioriner 5O/5 r - ..., ... ,..,:...., ,.....- I .""".::-.,,,.r 1 raliclo Lre anplied rnyith an lQ 2OCC' and lC-10003 styie No. 2i47A14G02 S ri'le ttjo. 2- 1

47A 1 4GO3 Style No. 2147ABGA4 St;4e No. 2',47A14GO4 Styie No. 2147A13G05 Style No.2147A13G06 style No.2147A14G05 Styie l,lo. 2i47414GOG . Style No. 2147A13GO7 style No. 2147A14GO7 Style No.2i47Ai4GO8 Style No--2147A14G09 Style No.2147A14G1Q Style No.2147A13G08 Style No.2147A13G09 Style No.2i47A13G10 ?,. UL Styie No. 2147A13G11 stf ie No.2147414G1i \: Style No. 2147A13Gi2 Style No. 2147A14G12 AN Style No.2147A13G13 Styie No. 2147A1.4G13 fiatio 1000/5 4atio 12.0015 Style No. 2147A13G14 Style No.2147413G15 Style No. 2147A14G14 LU QM ; November, 1985

,6h RUMAH SAKIT ISLAM '' FATIMAH J'|n '|r ffiJ Alamat " "*o'"rhaxFr?J:ii2)423e6'4106s KARTU BEROBAT PASIEN Nama Pasien \7871 I4AR7Vt"'pp' ,vf"qR l/ftiN 1a No. Rekam Medis c 5H/ AHE Perhatian: LU QM AN 2. Kartu iniberlaku selama-lamanya dan tidak boleh hilang 3. Dengan kartu inipel ayanan akan menjadi mudah 1. Kartu ini harap selalu dibawa bila berobat I Dirawat di RSI Fatimah EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II PERTAMINA UP IV 1' PRAI(TIKUM f :.. UL NAMA .r,BKHS$UL BERLAKU S/D: gAgrM's JK,g uNlv :ILflRI$SI$rI sggs{BER.2000

Tanggal Poliklinik / R. Rawat / Kls. ,1 .. (:. t. 1l[{Jtj 4.".* Ptt EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II Tanggal Poliklinik / R. Rawat / Kls. SECURITY UP IV Kepala QM AN UL ft, , ltfrlHARTO HK.SH. LU