Anda di halaman 1dari 22

Operasi Perpindahan Massa II (3 SKS) Jurusan Teknik Kimia Universitas Sriwijaya

Definisi

Adsorpsi adalah proses penyerapan gas atau liquid di atas permukaan padatan.

Istilah
Adsorbent

: padatan penyerap Adsorbat : zat (gas/liquid) yang akan diserap Adsorber : peralatan yang digunakan untuk proses adsorpsi Isostreses : keadaan dimana konsentrasi adsorbat konstan

Penggunaan

Gas Separation

Liquid Separation

Gas Separation
Dehumidify air or other gases Menghilangkan bau-bau dan zat pengotor dalam gas-gas hasil industri, misalnya CO2 Recover valuable solvent vapors from dilute mixtures with air or other gases Fraksinasi gas-gas hidrokarbon yang mengandung methana, ethana, propana, ethylene, dan propylene

Liquid Separation
Removal moisture dissolved in gasoline Decolorization produk-produk petroleum dan larutan gula Removal rasa dan bau dalam air Fraksinasi campuran hidrokarbon aromatik dan parafinik

Tipe Tipe Adsorpsi

Adsorpsi Fisik
Fenomena reversibel, hasil dari gayagaya intermolekular antara molekul solid dan zat yang akan diserap. Jika gaya intermolekular antara solid gas > gas-gas itu sendiri, maka gas-gas akan terkondensasi di atas permukaan solid.

Adsorpsi Kimia
Hasil interaksi kimia antara padatan dan zat yang diserap. Large heat liberated Frequently irreversible process Untuk substans yang sama, Temperatur rendah disebut Adsorpsi Fisik, Temperatur tinggi disebut Adsorpsi Kimia Digunakan untuk proses katalisis

Jika penggunaan pada Fixed Bed Reactor dengan gas/liquid yang continue, maka yang harus diperhatikan adalah : Pressure drop rendah sehingga tidak terbawa aliran Strenght dan hardness padatan harus memadai, sehingga ukurannya tidak mengalami pengurangan/crushed selama proses Jika adsorbent-nya tertransport masuk dan keluar bin, maka harus menggunakan proses free-flowing

Macam-Macam Adsorbent

Fullers earth (natural clays) Activated clays (bentonite) Bauxite (hydrated alumina) Alumina (hydrated aluminium oxide) Bone char Decolorizing carbon Gas-adsorbent carbon Molecular-screening activated carbon Synthetic polimeric adsorbent Silica gel Molecular sieve

Fullers earth (natural clays)


Magnesium aluminium silicate dalam bentuk mineral attapulgite dan montmorillonite. Penggunaan: clay dipanaskan dan dikeringkan untuk meningkatkan sturktur pori-pori, ground, dan screened. Reused many times. Manfaat: decolorizing, neutralizing, & drying petroleum products, vegetable and animal oil.

Activated clays (bentonite)


Harus diaktivassi terlebih dahulu menggunakan larutan H2S atau HCl. Treatment : washed dried ground to fine powder Discarded after single aplication Use : decolorizing petroleum product

Bauxite (hydrated alumina)


Diaktivasi dengan dipanaskan pada temperatur bervariasi 230 815 oC. Reactivated. Use : decolorizing petroleum product, and for drying gas.

Alumina (hydrated aluminium oxide)


Diaktivasi dengan dipanaskan untuk mengurangi/menghilangkan kelembabannya. reuse

Bone char
Bone dikeringkan pada suhu 600 900 oC Reuse after washing and burning Use : refining sugar

Decolorizing carbon
Bahan bakunya lignit dan bituminus coal Use : decolorizing sugar solution, industrial chemicals, drugs, dry cleaning liquid, water purification, refining vegetable & animal oil, recovery gold & silver from cyanide-ore-leach solution.

Cara membuat Decolorizing Carbon


Mixing vegetable matter with inorganic substans, ex: CaCl2 carbonizing leaching away inorganic matter. Mixing organic matter (ex: sawdust) with porous substans (ex: pumice stone) heating carbonizing untuk mendeposit karbon diatas pori-pori partikel. Carbonizing woods, sawdust, dan sejenisnya diaktivasi dengan udara panas atau steam.

Gas-adsorbent carbon

Dibuat dengan karbonisasi coconut shell, fruit pits, coal, lignite, and wood. Diaktivasi dengan proses oksidasi parsial menggunakan udara panas atau steam. Bentuk : granular atau pellet. Use : recovery solvent vapor from gas mixtures, gas masks, collection of gasoline from natural gas, fraksinasi hidrokarbon gas. Reuse : evaporasi gas yang terserap.

Molecular-Screening activated carbon


Parameter kontrol: range bukaan pori 5 5,5 Amstrong (sebagian besar range bukaan karbon adalah 14 60 Amstrong) Admit parafin HC Reject isoparafin of large molecular diameter Use: fractionating acetylene compounds, alcohols, organic acids, ketones, aldehydes, etc.

Synthetic Polimeric Adsorbent


Porous sperical beads, diameter 0,5 mm Material sintetik terbuat dari: styrene dan divinylbenzene Use: adsorbing nonpolar organiq from aquous solution acrylic ester use: for more polar solutes Regenerasi: leaching with low molecular weight alcohol/keton

Silica Gel
Sifat: hard, granular, very porous Dibuat dari gel yang dipresipitasi melalui acid treatment of sodium silicate solution Moisture content before use 4 7 % Use: dehydration of air/other gases, in gas masks, and for fractionating HC Reuse: evaporated adsorbed matter

Molecular Sieve

Berpori, kristal zeolit sintetik, logam aluminosilicate The cages of crystal cells can entrap adsorbed matter Diameternya tergantung dari ukuran molekul yang akan terperangkap Terdapat 9 tipe industrial product, dgn diameter 3 10 Amstrong, bentuk: pellets, beads, powder Use: dehydration gases&liquids, separation gas&liquids, HC mixtures Reuse: heating or elution

Anda mungkin juga menyukai