Anda di halaman 1dari 17

Pembimbing :dr. Jorianto Johor Ning, sp.OT Penyusun : Putri Yuliani 030.05.1 !

"epaniteraan "lini# $lmu %edah &umah 'a#it Otorita %atam Periode 11 Januari (010 ) (0 *aret (010 +a#ultas "edo#teran ,ni-ersitas Trisa#ti LEMBAR PENGESAHAN
&e.erat yang ber/udul 0Osteomielitis1 telah diterima dan disetu/ui pada tanggal +ebruari (010oleh pembimbing sebagai salah satu syarat menyelesai#an "epaniteraan "lini# $lmu %edah &umah 'a#it Otorita %atam
2

Kata Pengantar
%atam, +ebruari (010 dr. Jorianto Johor Ning, sp.OT
3

Pu/i dan syu#ur saya pan/at#an #epada 2llah '3T atas rahmat dan hidayahnya sehingga saya dapat menyelesai#an #arya tulis ini. "arya tulis ber/udul 0Osteomielitis1 ini dibuat dengan tu/uan sebagai salah satu syarat #elulusan dalam "epaniteraan "lini# $lmu %edah di &umah 'a#it Otorita %atam. 4alam pembuatan

#arya tulis ini, saya mengambil re.erensi dari literatur dan /aringan internet. 'aya mengu5ap#an terima#asih yang sebesar6besarnya #epada pembimbing saya, dr. Jorianto Johor Ning, sp.OT, yang telah memberi#an bimbingannya dalam proses penyelesaian #arya tulis ini, /uga untu# du#ungannya bai# dalam bentu# moril maupun dalam men5ari re.erensi yang lebih bai#. 'elain itu, saya /uga mengu5ap#an terima#asih #epada teman6 teman saya yang berada dalam satu #elompo# #epaniteraan yang sama atas du#ungan dan bantuan mere#a selama saya men/alani #epaniteraan ini. Pengalaman saya dalam #epaniteraan ini a#an selalu men/adi suatu inspirasi yang uni#. 'aya /uga mengu5ap#an rasa terima#asih yang mendalam #epada #edua orangtua saya atas bantuan, du#ungan bai# se5ara moril maupun materil, dan #asihnya. 'emoga #arya tulis ini dapat berman.aat bagi siapa sa/a yang memba5anya. Penulis, Putri Yuliani
4

DAFTAR ISI
7embar Pengesahan......................................................................................... ....................( "ata Pengantar............................................................................................ .........................3 4a.tar $si........................................................................................................ ......................! Bab I Pendahuluan.......................................................................................

..................................5 Bab II Osteomielitis...................................................................................... .................................8 Bab III "esimpulan........................................................................................ ................................18 4a.tar Pusta#a............................................................................................... .....................1
5

BAB I PENDAHULUAN Osteomielitis adalah merupa#an suatu bentu# proses in.lamasi pada tulang dan stru#tur6stru#tur dise#itarnya a#ibat in.e#si dari #uman6#uman piogeni#. $n.e#si mus#ulos#eletal merupa#an penya#it yang umum ter/adi9 dapat melibat#an seluruh stru#tur dari sistem mus#ulos#eletal dan dapat ber#embang men/adi penya#it yang berbahaya bah#an membahaya#an /i:a. 4alam dua puluh tahun tera#hir ini telah banya# di#embang#an tentang bagaimana 5ara menatala#sana penya#it ini dengan tepat. 'ering#ali usaha ini berupa suatu tim yang terdiri dari ahli bedah ortopedi, ahli bedah plasti#, ahli penya#it in.e#si, ahli penya#it dalam, ahli nutrisi, dan ahli .isioterapi yang ber#olaborasi untu# menghasil#an pera:atan multidisiplin yang optimal bagi penderita. $n.e#si dalam suatu sistem mus#ulos#eletal dapat ber#embang melalui dua 5ara, bai# melalui peredaran darah maupun a#ibat #onta# dengan ling#ungan luar tubuh. &e.erat ini berusaha merang#um mengenai patogenesis, diagnosis, dan tatala#sana dari in.e#si mus#ulos#eletal tersebut.
6

Definisi %2% $$

OSTEOMIELITIS
Osteomielitis adalah suatu proses in.lamasi a#ut ataupun #ronis dari tulang dan stru#tur6stru#tur dise#itarnya a#ibat in.e#si dari #uman6#uman piogeni#. Patogenesis $n.e#si dalam sistem mus#ulos#eletal dapat ber#embang melalui beberapa 5ara. "uman dapat masu# #e dalam tubuh melalui lu#a penetrasi langsung, melalui penyebaran hematogen dari situs in.e#si dide#atnya ataupun dari stru#tur lain yang /auh, atau selama pembedahan dimana /aringan tubuh terpapar dengan ling#ungan se#itarnya.
7

Osteomielitis hematogen adalah penya#it masa #ana#6#ana# yang biasanya timbul antara usia 5 dan 15 tahun.,/ung meta.isis tulang pan/ang merupa#an tempat predile#si untu# osteomielitis hematogen. 4iper#ira#an bah:a end-artery dari pembuluh darah yang menutrisinya bermuara pada -ena6-ena sinusoidal yang beru#uran /auh lebih besar, sehingga menyebab#an ter/adinya aliran darah yang lambat dan berturbulensi pada tempat ini. "ondisi ini mempredisposisi#an ba#teri untu# bermigrasi melalu 5elah pada endotel dan mele#at pada matri#s tulang. 'elain itu, rendahnya te#anan o#sigen pada daerah ini /uga a#an menurun#an a#ti-itas .agositi# dari sel darah putih. 4engan maturasi, ada osi.i#asi total lempeng .iseal dan 5iri aliran darah yang lamban tida# ada lagi. 'ehingga osteomielitis hematogen pada orang de:asa merupa#n suatu #e/adian yang /arang ter/adi. $n.e#si hematogen ini a#an menyebab#an ter/adinya trombosis pembuluh darah lo#al yang pada a#hirnya men5ipta#an suatu area ne#rosis a-as#ular yang #emudian ber#embang men/adi abses. 2#umulasi pus dan pening#atan te#anan lo#al a#an menyebar#an pus hingga #e #orte#s melalui sistem ;a-ers dan #anal <ol#mann

hingga ter#umpul diba:ah periosteum menimbul#an rasa nyeri lo#alisata di atas daerah in.e#si. 2bses subperiosteal #emudian a#an menstimulasi pembentu#an in-olu#rum periosteal =.ase #ronis>. 2pabila pus #eluar dari #orte#s, pus tersebut a#an dapat menembus soft tissues dise#itarnya hingga #e permu#aan #ulit, membentu# suatu sinus drainase. +a#tor6.a#tor sistemi# yang dapat mempengaruhi per/alanan #linis osteomielitis termasu# diabetes mellitus, immunosupresan, penya#it imunde.isiensi, malnutrisi, gangguan .ungsi hati dan gin/al, hipo#sia #roni#, dan usia tua. 'edang#an .a#tor6.a#tor lo#al adalah penya#it -as#ular peri.er, penya#it stasis -ena, lim.edema #roni#, arteritis, neuropati, dan penggunaan ro#o#.
8

Insidens Osteomielitis sering ditemu#an pada usia de#ade $6$$9 tetapi dapat pula ditemu#an pada bayi dan ?in.ant@. 2na# la#i6la#i lebih sering dibanding ana# perempuan =!:1>. 7o#asi yang tersering ialah

tulang6tulang pan/ang seperti .emur, tibia, radius, humerus, ulna, dan .ibula. Penyebab osteomielitis pada ana#6ana# adalah #uman Staphylococcus aureus =AB6 B0C>, Streptococcus =!6 C>, Haemophilus influenza =(6!C>, Salmonella typhii dan Eschericia coli =16(C>.
9

Klasifikasi Osteomielitis %eberapa sistem #lasi.i#asi telah diguna#an untu# mendes#ripsi#an ostemielitis. 'istem tradisional membagi in.e#si tulang menurut durasi dari timbulnya ge/ala : a#ut, suba#ut, dan

#roni#. Osteomielitis a#ut diidenti.i#asi dengan adanya onset penya#it dalam 6 1! hari. $n.e#si a#ut umumnya berhubungan dengan proses hematogen pada ana#. Namun, pada de:asa /uga dapat ber#embang in.e#si hematogen a#ut #hususnya setelah pemasangan prosthesa dan sebagainya.
10

4urasi dari osteomielitis suba#ut adalah antara 1! hari sampai 3 bulan. 'edang#an osteomielitis #roni# merupa#an in.e#si tulang yang per/alanan #linisnya ter/adi lebih dari 3 bulan. "ondisi ini berhubungan dengan adanya ne#rosis tulang pada episentral yang disebut se#uester yang dibung#us in-olu#rum. 'istem #lasi.i#asi lainnya di#embang#an oleh 3ald-ogel yang meng#ategorisasi#an in.e#si mus#ulos#eletal berdasar#an etiologi dan #ronisitasnya : hematogen, penyebaran #ontinyu =dengan atau tanpa penya#it -as#ular> dan #roni#. Penyebaran in.e#si hematogen dan #ontinyu dapat bersi.at a#ut mes#ipun penyebaran #ontinyu berhubungan dengan adanya trauma atau in.e#si lo#al /aringan luna# yang sudah ada sebelumnya seperti ul#us diabeti#um. Dierny6*ader mengembang#an suatu sistem staging untu# osteomielitis yang di#lasi.i#asi#an berdasar#an penyebaran anatomis dari in.e#si dan status .isiologis dari penderitanya. 'tadium 1 ) medular, stadium ( ) #orte#s super.isial, stadium 3 ) medular dan #orti#al yang terlo#alisasi, dan stadium ! ) medular dan #orti#al di.us. Presentasi Klinis Osteomielitis hematogenik akut 'e5ara #linis, penderita memili#i ge/ala dan tanda dari in.lamasi a#ut. Nyeri biasanya terlo#alisasi mes#ipun bisa /uga men/alar #e bagian tubuh lain di de#atnya. 'ebagai 5ontoh, apabila penderita

mengeluh#an nyeri lutut, ma#a sendi panggul /uga harus die-aluasi a#an adanya arthritis. Penderita biasanya a#an menghindari mengguna#an bagian tubuh yang ter#ena in.e#si.
11

Pada pemeri#saan biasanya ditemu#an nyeri te#an lo#al dan pergera#an sendi yang terbatas, namun oedem dan #emerahan /arang ditemu#an. 4apat pula disertai ge/ala sistemi# seperti demam, menggigil, letargi, dan na.su ma#an menurun pada ana#. Pada pemeri#saan laboratorium ditemu#an pening#atan dramatis dari D&P, 7E4, dan leu#osit. Pada pemeri#saan #ultur darah tepi, ditemu#an organisme penyebab in.e#si. Pada pemeri#saan .oto polos pada a:al ge/ala didapat#an hasil yang negati.. 'eminggu setelah itu dapat ditemu#an adanya lesi radiolusen dan ele-asi periosteal. '#lerosis rea#ti. tida# ditemu#an #arena hanya ter/adi pada in.e#si #ronis. Presentasi radiologi dari Osteomielitis hematogen a#ut mirip dengan gambaran neoplasma seperti 7eu#imia lim.ositi# a#ut, E:ing@s sar#oma, dan histiositosis 7angerhans@. "arena itu, dibutuh#an biopsi untu# menentu#an diagnosis pasti. Osteomielitis Subakut $n.e#si suba#ut biasanya berhubungan dengan pasien pediatri#. $n.e#si ini biasanya disebab#an oleh organisme dengan -irulensi rendah dan tida# memili#i ge/ala. Osteomielitis suba#ut memili#i gambaran radiologis yang merupa#an #ombinasi dari gambaran a#ut dan #ronis. 'eperti osteomielitis a#ut, ma#a ditemu#an adanya osteolisis dan ele-asi periosteal. 'eperti osteomielitis #roni#, ma#a ditemu#an adanya Fona sir#um.erensial tulang yang s#leroti#. 2pabila osteomielitis suba#ut mengenai dia.isis tulang pan/ang, ma#a a#an sulit membeda#annya dengan ;istiositosis 7angerhans@ atau E:ing@s 'ar5oma. Osteomielitis Kronik

12

Osteomielitis #ronis merupa#an hasil dari osteomielitis a#ut dan suba#ut yang tida# diobati. "ondisi ini dapat ter/adi se5ara hematogen, iatrogeni#, atau a#ibat dari trauma tembus. $n.e#si #ronis sering#ali berhubungan dengan implan logam ortopedi yang diguna#an untu# mereposisi tulang. $no#ulasi langsung intraoperati. atau per#embangan hematogeni# dari logam atau permu#aan tulang mati merupa#an tempat per#embangan ba#teri yang bai# #arena dapat melindunginya dari leu#osit dan antibioti#. Pada hal ini, pengang#atan implan dan tulang mati tersebut harus dila#u#an untu# men5egah in.e#si lebih /auh lagi. Ge/ala #linisnya dapat berupa ul#us yang tida# #un/ung sembuh, adanya drainase pus atau .istel, malaise, dan .atigue. Pemeriksaan Radiologi a. +oto polos Pada osteomielitis a:al, tida# ditemu#an #elainan pada pemeri#'osaan radiogra.. 'etelah 610 hari, dapat ditemu#an adanya area osteopeni, yang menga:ali destru#si cancellous bone. 'eiring ber#embangnya in.e#si, rea#si periosteal a#an tampa#, dan area destru#si pada #orte#s tulang tampa# lebih /elas. Osteomielitis #roni# diidenti.i#asi dengan adanya detru#si tulang yang masi. dan adanya in-olu#rum, yang membung#us .o#us s#leroti# dari tulang yang ne#roti# yaitu seHuestrum. $n.e#si /aringan luna# biasanya tida# dapat dilihat pada radiogra. #e5uali apabila terdapat oedem. Penge5ualian lainnya adalah apabila terdapat in.e#si yang menghasil#an udara yang menyebab#an ter/adinya ?gas gangrene@. ,dara pada /aringan luma# ini dapat dilihat sebagai area radiolusen, analog dengan udara usus pada .oto abdomen.
13

b. ,ltrasound %erguna untu# mengidenti.i#asi e.usi sendi dan menguntung#an untu# menge-aluasi pasien pediatri# dengan suspe# in.e#si sendi panggul. 5. &adionu#lir

14

Jarang dipa#ai untu# mendete#si osteomielitis a#ut. Pen5itraan ini sangat sensiti. namun tida# spesi.i# untu# mendete#si in.e#si tulang. ,mumnya, in.e#si tida# bisa dibeda#an dari neoplasma, in.ar#, trauma, gout, stress .ra5ture, in.e#si /aringan luna#, dan artritis. Namun, radionu#lir dapat membantu untu# mendete#si adanya proses in.e#si sebelum dila#u#an prosedur in-asi. dila#u#an. d. DT '5an DT s5an dengan potongan #oronal dan sagital berguna untu# menidenti.i#asi seHuestra pada osteomielitis #roni#. 'eHuestra a#an tampa# lebih radiodense dibanding in-olu#rum dise#elilingnya. Terapi Osteomielitis a#ut harus diobati segera. %ia#an darah diambil dan pemberian antibioti#a intra-ena dimulai tanpa menunggu hasil bia#an. "arena 'taphylo5o55us merupa#an #uman penyebab tersering, ma#a antibioti#a yang dipilih harus memili#i spe#trum antista.ilo#o#us. Ji#a bia#an darah negati., ma#a diperlu#an aspirasi subperiosteum atau aspirasi intramedula pada tulang yang terlibat. Pasien diharus#an untu# tirahbaring, #eseimbangan 5airan dan ele#trolit dipertahan#an, diberi#an antipireti# bila demam, dan e#stremitas diimobilisasi dengan gips. Perbai#an #linis biasanya terlihat dalam (! /am setelah pemberian antibioti#a. Ji#a tida# ditemu#an perbai#an, ma#a diperlu#an inter-ensi bedah. Terapi antibioti# biasanya diterus#an hingga 8 minggu pada pasien dengan osteomielitis. 7E4 dan D&P sebai#nya diperi#sa se5ara serial setiap minggu untu# memantau #eberhasilan terapi. Pasien dengan pening#atan 7E4 dan D&P yang persisten pada masa a#hir pemberian antibioti# yang diren5ana#an mung#in memili#i in.e#si yang tida# dapat

15

ditatala#sana se5ara #omplit. "ondisi dapat ter/adi pada pasien dengan retensi alat ortopedi, debridemen /aringan ne#roti# yang in#omplit, immuno5ompromised, atau resistensi terhadap antibioti#. $dealnya, e#splorasi bedah harus dila#u#an pada pasien ini untu# menentu#an apa#ah dibutuh#an terapi tambahan. "eberhasilan terapi pada in.e#si mus#ulos#eletal membutuh#an inter-ensi bedah untu# menghilang#an /aringan mati dan benda asing. Jaringan ne#roti# melindungi #uman dari leu#osit dan anitibioti#. Pada .ra#tur terbu#a, semua so.t tissues yang mati dan semua .ragmen tulang bebas harus dibersih#an dari lu#a. Pada osteomielitis #roni#, seHuestrum harus dibuang seluruhnya dengan meninggal#an in-olu#rum tetap ditempatnya. "ulit, lema# sub#utan, dan otot harus didebridemen se5ara ta/am hingga berdarah. ,ntu# mendete#si -iabilitas dari 5an5ellous bone, ditandai dengan adanya perdarahan dari permu#aan trabe#ula. Pada beberapa #asus, in.e#si sudah terlalu berat dan luas sehingga satu6satunya tinda#an terbai# adalah amputasi dan pemasangan prothesa. %ila proses a#ut telah di#endali#an, ma#a terapi .isi# harian dalam rentang gera#an diberi#an. "apan a#ti-itas penuh dapat dimulai tergantung pada /umlah tulang yang terlibat. Pada in.e#si luas, #elemahan a#ibat hilangnya tulang dapat menga#ibat#an ter/adinya .ra#tur patologis. 'aat yang terbai# untu# mela#u#an tinda#an pembedahan adalah bila in-olu#rum telah 5u#up #uat9 men5egah ter/adinya .ra#tur pas5a pembedahan. "egagalan pemberian antibioti#a dapat disebab#an oleh : a. b. Pemberian antibioti#a yang tida# sesuai dengan mi#roorganisme penyebab 4osis yang tida# ade#uat

5.
16

7ama pemberian tida# 5u#up

d. e.

Timbulnya resistensi "esalahan hasil bia#an

.. 2ntibioti#a antagonis g. h. Pemberian pengobatan suporti. yang buru# "esalahan diagnosti#

Komplikasi "ompli#asi dari osteomielitis antara lain : a. b. 5. d. e.


17

2bses tulang %a#teremia +ra#tur 'elulitis +istel

BAB III KESIMPULAN


Osteomielitis adalah suatu proses in.lamasi a#ut ataupun #ronis dari tulang dan stru#tur6stru#tur dise#itarnya a#ibat in.e#si dari #uman6#uman piogeni#. $n.e#si dalam suatu sistem mus#ulos#eletal dapat ber#embang melalui dua 5ara, bai# melalui peredaran darah maupun a#ibat #onta# dengan ling#ungan luar tubuh.

18

Osteomielitis sering ditemu#an pada usia de#ade $6$$9 tetapi dapat pula ditemu#an pada bayi dan ?in.ant@. 2na# la#i6la#i lebih sering dibanding ana# perempuan =!:1>. 7o#asi yang tersering ialah tulang6tulang pan/ang seperti .emur, tibia, radius, humerus, ulna, dan .ibula.Penyebab osteomielitis pada ana#6ana# adalah #uman Staphylococcus aureus =AB6 B0C>, Streptococcus =!6 C>, Haemophilus influenza =(6!C>, Salmonella typhii dan Eschericia coli =16(C>. Penatala#sanaannya harus se5ara #omprehensi. meliputi pemberian antibioti#a, pembedahan, dan #onstru#si /aringan luna#, #ulit, dan tulang. Juga harus dila#u#an rehabilitasi pada tulang yang terlibat setelah pengobatan.

DAFTAR PUSTAKA
19 http://www.netterimages.com/image/10375.htm

"umpulan "uliah %edah. Ja#arta : %agian %edah 'ta. Penga/ar +a#ultas "edo#teran ,ni-ersitas $ndonesia 9 1BB( "ing, &3. Osteomyelitis. 4e5ember B, (00B =5ited +ebruary 1, (010>. 2-ailable at http:IIemedi5ine.meds5ape.5omIarti5leI A50(06o-er-ie: 'abiston, 4D. %u#u 2/ar %edah %agian (. Edisi #e61. Ja#arta : Penerbit %u#u "edo#teran EGD9 1BB! '#inner ;. Durrent 4iagnosis and Treatment in Orthopedi5s. Ne: ;ampshire : 2ppleton J 7ange 9 (003
20