Anda di halaman 1dari 4

A. Spesifikasi Obat No. Nama Obat Dosis 1. PPI Duodenal Ulcer 20 mg PO tiap hari untuk 4-8 minggu.

Gastric Ulcer 40 mg PO tiap hari 4-8 minggu. GERD 20 mg PO tiap hari untuk 4 minggu. Erosive Esophagitis 20 mg PO tiap hari untuk 4-8 minggu. Pemeliharaan : 20 mg PO tiap hari selama 1 tahun.

Indikasi Duodenum ulcer, Gastric ulcer, GERD, Erosive esophagitis.

Mekanisme Aksi Obat Mengontrol sekresi asam lambung dengan cara menghambat pompa proton yang mentranspor ion H+ keluar dari sel parietal lambung.

Farmakokinetika Absorpsi Bioavailability: 30-40% Aksi kerja: 1 jam (efek antisecretory) Durasi: 73 jam Peak plasma time: 0.5-3.5 jam Respon puncak (PUD): 2 jam (awal); 5 hari (puncak) Distribusi Ikatan protein: 95-96% Vd: 0.34-0.37 L/kg Metabolisme Dimetabolisme secara ekstensif oleh hati CYP2C19; slow metabolizers are deficient in CYP2C19 enzyme system; konsentrasi plasma dapat meningkat 5x lipat atau lebih jika dibandingkan dengan or higher in comparison with that found in persons with the enzyme Metabolit: Hydroxyomeprazole, omeprazole sulfone, omeprazole sulfide (inactive)

ESO Headache (7%) Abdominal pain (5%) Diarrhea (4%) Nausea (4%) Vomiting (3%) Flatulence (3%) Dizziness (2%) Upper respiratory infection (2%) Acid regurgitation (2%) Constipation (2%) Rash (2%) Cough (1%)

Interaksi Obat Kontraindikasi: erlotinib nelfinavir rilpivirine Serious - Use Alternative (21) alosetron atazanavir cilostazol clopidogrel dapsone dasatinib delavirdine digoxin duloxetine fluvoxamine indinavir isoniazid itraconazole ivacaftor ketoconazole nilotinib nimodipine nisoldipine nitrendipine ponatinib tizanidine

Penghambat enzim: CYP2C19 Eliminasi T1/2: 0.5-1 jam; peningkatan sampai 3 jam pada kerusakan hati. Total body clearance: 500-600 mL/min Excretion: Urine (77%); feces (1619%; terutama di empedu) Sukralfat 1 g PO tiap 6 jam Duodenal Ulcer (awal); pemeliharaan: 1 g PO tiap12jam. Diminum 1 atau 2 jam sebelum makan. Membentuk komplek terikat ulcer, melindungi ulcer dari asam, pepsin dan garam empedu sehingga membantu penyembuhan ulcer. Absorpsi 1-10% Constipation (2%) Bioavailability: 5% (sucralfate is <1% considered nonsystemic); sucrose Diarrhea octasulfate, 5%; aluminum, Dizziness 0.005% Dry mouth Flatulence Onset: 1-2 jam Headache Indigestion Durasi: sampai 6 jam Insomnia Nausea Metabolisme Vertigo Vomiting Tidak dimetabolisme Eliminasi Dialyzable: Yes ekskresi: terutama lewat urin (obat tidak berubah) serious - Use Alternative (1) dolutegravir Significant Monitor Closely (9) ciprofloxacin fleroxacin gemifloxacin ketoconazole levofloxacin moxifloxacin norfloxacin ofloxacin vitamin d

Ranitidin

Gastroesophageal H2-receptor antagonist; blocks H2 receptors of Reflux Disease gastric parietal cells, leading to inhibition of 150 mg PO tiap12 jam Active Peptic gastric secretions atau 50 mg IM/IV tiap Ulcer Disease 6-8 jam Erosive Active Peptic Ulcer Esophagitis Disease Hypersecretory Pengobatan: 150 mg PO tiap 12 jam atau 300 mg PO sebelum tidur. Gastroesophageal Reflux Disease Pemeliharaan: 150 mg PO sebelum tidur. Erosive Esophagitis Pengobatan: 150 mg PO tiap 6 jam atau 50 mg IM/IV tiap 6-8 jam atau 6.25 mg/jam IV by continuous infusion Pemeliharaan: 150 mg PO tiap 12 jam Hypersecretory 150 mg PO tiap 12 jam atau 6.25 mg/jam IV by continuous infusion

Absorpsi Bioavailability: PO, 50% (extensive 1st-pass metabolism) Onset: IV/PO, 1 hr Duration: IV/IM, 4-5 hr; PO, 4-6 hr Peak plasma time: IV, 1.2 hr; IM, 15 min; PO, 0.5-2 hr Distribusi Protein bound: 10-19% Vd: Adults, 1.2-1.9 L/kg; children (3.5-16 years), 1.1-3.7 L/kg Metabolisme Metabolism dalam hati Metabolites: Ranitidine N-oxide, desmethylranitidine, ranitidine Soxide (inactive) Enzymes inhibited: Unlike cimetidine, ranitidine does not inhibit microsomal enzymes Eliminasi T1/2: Dewasa, 1.7-3.2 jam (peningkatan sampai 8.7 jam pada kerusakan ginjal); anak (3.5-16

tahun), 1.8-2 jam Dialyzable: Yes (HD, PD) Renal clearance: 25 L/jam Total body clearance: 1.29-1.44 L/jam/kg Ekskresi: Urine (30-70%)