Anda di halaman 1dari 6

Kelompok 4

Budi Budiman Karmila Sari Tassya Puspa Madina Umar Effendi

Natalia Sari
Raudhah Fadhilah Ririn Khaerunnisa

Veri Asoeri
Yuli Apriliani

Latar Belakang
Suplemen zinc u/pengobatan diare telah terbukti

mengurangi angka kejadian diare, rawat inap di RS aaibat diare, dan mengurangi kematian pasien akibat diare. Telah direkomendasikan o/WHO & UNICEF pd tahun 2004. namun akses pd pengobatan ini masih terbatas. Selama 10-14 hari kejadian diare yg diikuti zinc telah memperlihatkan lamanya pengurangan dan kerasnya kejadian diare ini.

Cara (Method)
Penelitian ini dilakukan secara sistematis & meninjau

semua literatur u/mengidentifikasi Suplement Zinc u/pengobatan diare akut dan persisten di kalangan anak muda dari umur 5 thn. Dilakukan di negara-negara berpenghasilan rendah dan menengah dimana Zinc diberikan sebagai pengobatan diare. Dari umur lebih dari 7 hari u/bayi baru lahir dan anakanak antara 1-59 bulan. Zinc diberikan sendiri atau dikombinasikan dgn Vitamin.

Dalam studi, dosis Zinc antara 10 dan 40 mg/hari

yaang sesuai dengan rekomendasi WHO 2004, 20 mg/hari untuk 6-59 bulan dan 10 mg/hari untuk 1-5 bulan.

Hasil
Suplemen Zinc menurunkan proporsi kejadian diare

yg berlangsung diluar 7 hari. Zinc untuk pengobatan diare diperkirakan menurunkan angka kematian sebesar 23% dalam 300 rawat inap. Penelitian dalam 2 skala besar u/semua umur anakanak dan 1 penelitian skala kecil diantara bayi berumur 1-5 bulan dimana menunjukkan bahwa pemberian Zinc sbg pengobatan mengurangi meratanya diare sebesar 19% dan juga meratany Pneumonia 23%.

Kesimpulan
Zinc a/pengobatan yg efektif u/diare dan akan

mengurangi morbiditas dan mortalitas diare ketika diperkenalkan dan skala rendah dalam negara yg berpenghasilan rendah. Dan telah diperkirakan bahwa Zinc u/pengobatan diare akan mengurangi angka kematian 23% dengan 1000 rawat inap.