Anda di halaman 1dari 11

ISLAM DAN TASAWUF

1. Pengertian dan Tujuan Tasawuf Pengertian tasawuf yang di dalam bahasa asing disebut mystic atau sufism, berasal dari kata suf yakni wol kasar yang dipakai oleh seorang muslim yang berusaha dengan berbagai upaya yang telah ditentukan untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT. Orang yang melakukan upaya demikian disebut sufi dan ilmu yang menjelaskan upaya-upaya serta tingkatan-tingkatan yang harus ditempuh untuk mencapai tujuan dimaksud dinamakan ilmu tasawuf. Ilmu tasawuf adalah ilmu yang menjelaskan tata cara pengembangan rohani manusia dalam rangka usaha mencari dan mendekatkan diri kepada Allah SWT. engan pengembangan rohani! kaum sufi ingin menyelami makna syari"ah secara lebih mendalam dalam rangka menemukan hakekat agama dan ajaran agama #slam. $agi kaum sufi yang mementingkan syari"ah dan hakikat sekaligus! shalat misalnya! tidaklah hanya sekedar pengucapan sejumlah kata dalam gerakan tertentu! tetapi adalah dialog spiritual antara manusia dengan Tuhan. Ada % &empatt' aliran tasawuf! yakni( ). *adiriyah! aliran ini memuliakan pendirinya Abdul *adir al- +ailani &)), -'. -enurut para pengikutnya! Abdul *adir al-+ailani adalah orang suci. .ini yang menjadi pemimpin tarikat Qadiriyah adalah

juru kunci kuburan Abdul *adir al-+ailani di $aghdad. Aliran ini berpengaruh di Afrika /tara! Asia .ecil! Pakistan! #ndia! -alaysia dan #ndonesia. 0. 1ifa"iyah! aliran ini didirikan oleh -uhammad ar-1ifa"i &))23 -'. Tarikat 1ifa"i terkenal dengan amalannya berupa penyiksaan diri dengan melukai bagian-bagian badan dengan senjata tajam diiringi dengan d4ikir-d4ikir tertentu. 3. Sammaniyah! aliran ini didirikan oleh Syeikh -uhammad Samman. 1iwayat hidup pendiri tarekat ini sangat terkenal dahulu di +akarta. 5ara mencapai tujuan akhir diantaranya adalah berd4ikir dengan suara lantang. %. Syattariyah! aliran ini didirikan oleh Abdullah as-Syattari &)%)6 -'. Aliran ini percaya pada ajaran kejawen mengenai tujuh tingkat keadaan Allah SWT. yang disebut dalam ilmu hakikat. 7abi -uhammad SAW. dilambangkan oleh aliran ini sebagai manusia sempurna &insan kamil' yang memantulkan kekuatan #llahi seperti cermin memantulkan cahaya. Pada aliran ini juga terdapat kepercayaan bahwa semua kesempurnaan itu. alam manusia mempunyai bakat untuk hubungan ini terdapat pandangan

menjadi manusia sempurna dan harus berusaha untuk mencapai tentang hubungan manusia dengan Allah SWT. seperti seorang pelayan dengan majikannya. 8. 7a9syabandiyah! aliran ini didirikan oleh -uhammad an-

7a9syabandi &)322 -'. Aliran ini menyelenggarakan d4ikir tertutup atau d4ikir diam yakni menyebut nama Allah SWT. dengan berdiam diri. Sumber hukum #slam adalah Al-*ur"an dan Al-:adits. .edua sumber agama #slam itu penuh dengan nilai dan norma yang menjadi ukuran sikap dan perbuatan manusia apakah baik atau buruk! benar

atau salah. #si Al-*ur"an dan Al-:adits penuh dengan akhlak #slami yang perlu diteladani dan dilaksanakan dalam hidup dan kehidupan sehari-hari setiap muslim dan muslimat. #slam sebagai agama dan ajaran mempunyai sistem sendiri yang bagian-bagiannya saling bekerja sama untuk mencapai suatu tujuan. #ntinya adalah tauhid! yang berkembang melalui aqidah! dari a9idah mengalir syariah dan akhlak Islam. 2. Pandangan Ummat Islam Ter ada! Tasawuf -engenai pendapat. asal-usul perkataan tasawuf para ahli berbeda

i antara pendapat yang banyak itu! ada satu pendapat

yang sering ditulis dalam buku-buku mengenai tasawuf di #ndonesia. Pendapat itu mengatakan tasawuf berasal dari kata suf artinya bulu domba kasar. isebut demikian karena orang-orang yang memakai -ereka memakai pakaian yang kemiskinan dan pakaian itu disebut orang-orang sufi atau mutasawwif! hidup dalam kemiskinan dan kesederhanaan. terbuat dari bulu binatang sebagai lambang

kesederhanaan! berlawanan dengan pakaian yang terbuat dari sutera yang biasa dipakai oleh orang-orang kaya. $anyak juga definisi yang diberikan untuk merumuskan makna yang dikandung oleh perkataan tasawuf. -enurut at-Tafta4ani! tasawuf mempunyai 8 &lima' ciri! yaitu ( ). -emiliki nilai-nilai moral. 0. Pemenuhan fana &sirna! lenyap' dalam realitas mutlak. 3. Pengetahuan intuitif &berdasarkan bisikan hati' langsung. %. Timbulnya rasa kebahagiaan sebagai karunia Allah SWT. dalam diri sufi karena tercapainya ma9amat &beberapa tingkatan perhentian' dalam perjalanan sufi menuju &mendekati' Tuhan. 8. Penggunaan lambang-lambang pengungkapan &perasaan' yang

biasanya mengandung pengertian harfiah dan tersirat. &;nsiklopedi #slam! )<33( 63 = 68' Tasawuf juga berdasarkan Al-*ur"an dan Al-:adits! dapat dilihat ayat-ayat dan hadits-hadits yang menggambarkan dekatnya manusia dengan Allah SWT. iantaranya adalah sebagai berikut ( ). *S. Al-$a9arah ayat ))8 artinya (

>Dan kepunyaan Allahlah timur dan barat, maka kemanapun kamu menghadap disitulah wajah Allah. esungguhnya Allah !aha "uas #rahmat$%ya& lagi !aha 0. *S. *af ayat ), artinya ( !engetahui'.

(Dan sesungguhnya )ami telah mengetahui apa yang dibisikan

menciptakan oleh hatinya,

manusia dan )ami

dan lebih

dekat kepadanya dari urat lehernya'. 3. :adits 1iwayat #mam $ukhari! artinya ( >*arang siapa memusuhi seseorang wali$)u #wali Allah orang yang dekat dengan$%ya&, maka aku +,. adalah

mengumumkan

permusuhan$)u terhadapnya.,idak ada sesuatu yang mendekatkan hamba$)u kepada$)u yang lebih )usukai dari pengalaman segala yang )uwajibkan atasnya. )emudian, hamba$ )u yang senantiasa

mendekatkan diri kepada$)u dengan melaksanakan amal$amal sunnah, maka Aku senantiasa mencintainya. *ila Aku telah cinta kepadanya, Akulah pendengarnya dengan ia mendengar, Aku penglihatannya dengannya ia memohon melihat, Aku tangannya dengannya *ila ia ia memukul, dan Aku kakinya dengan itu ia berjalan. meminta perlindungan, )ulindungi ia'. Sejak muncul paham widhatul wujud! tasawuf pecah menjadi dua aliran! yaitu aliran pertama! aliran tasawuf yang didasarkan Al*ur"an dan Al-:adits. Sedangkan aliran yang kedua! aliran fana yang disebut sebagai tasawuf falsafi! disebut demikian karena teori-teori yang dikemukakannya banyak mengandung unsur-unsur filsafat &;nsiklopedi #slam! )<<0( 6, -66! )82 = ),?'.

kepada$)u, Aku perkenankan permohonannya, jika ia

".

Stasiun#Stasiun dalam Tasawuf untu$ Menga$ra%$an Diri SWT.

dengan Alla

Ada empat macam tahapan yang harus dilalui oleh seorang hamba yang menekuni ajaran tasawuf untuk mencapai suatu tujuan yang disebut sebagai >As$ aadah' menurut #mam Al-@ha4ali dan >Insanul )amil' menurut -uhyiddin bin AArabiy! diantaranya sebagai berikut ( ). yariat, adalah hukum-hukum yang telah diturunkan oleh Allah SWT. kepada 7abi -uhammad SAW. yang telah ditetapkan oleh ulama melalui sumber nash Al-*ur"an maupun Al-:adits atau dengan cara istimbat yaitu hukum-hukum yang telah diterangkan dalam ilmu Tauhid! Bi9h dan Tasawuf. #si syari"at mencakup segala macam perintah dan larangan dari Allah SWT. Perintah-perintah itu disebut sebagai istilah maruf yang meliputi perbuatan yang

hukumnya wajib atau fardhu! sunnah! mubah atau membolehkan. Sedangkan larangan-larangan dari Allah SWT. disebut dengan dan munkar yang meliputi perbuatan yang hukumnya haram dalam Al-*ur"an dan Al-:adits.

makruh. $aik yang ma"ruf maupun munkar sudah ada petunjuknya

0. ,arekat, adalah pengamalan syari"at! melaksanakan beban ibadah dengan tekun dan menjauhkan dari sikap mempermudah ibadah yang sebenarnya memang tidak boleh dipermudah &diremehkan'. .ata tarekat dapat dilihat dari dua sisi! yaitu dari sisi amaliah ibadah dan dari sisi organisasi &perkumpulan'. Sisi amaliah ibadah merupakan latihan kejiwaan! baik yang dilakukan oleh seorang atau secara tertentu bersama-sama! untuk dengan melalui dan mentaati yang aturan disebut mencapai tingkatan kerohanian

maqamat atau al$ahwal, yang mana latihan ini diadakan secara berkala yang juga dikenal dengan istilah suluk. Sedangkan dari sisi organisasi maka tarekat berarti sekumpulan salik &orang yang melakukan suluk' yang sedang menjalani latihan kerohanian tertentu yang bertujuan untuk mencapai tingkat atau ma9am tertentu yang dibimbing dan dituntun oleh seorang guru yang disebut mursyid. Adapun tingkatan ma9am tarekat tersebut antara lain menurut Abu 7ashr As-Sarraj adalah sebagai berilut ( a. Tingkatan Taubah b. Tingkatan Wara" c. Tingkatan A4-Cuhd d. Tingkatan Al-Ba9ru e. Tingkatan Al-Shabru f. Tingkatan At-Tawakkal g. Tingkatan Ar-1idha

3. -akikat, adalah suasana kejiwaan seorang salik &sufi' ketika ia mencapai suatu tujuan tertentu sehingga ia dapat menyaksikan tanda-tanda ketuhanan dengan mata hatinya. :akikat yang didapatkan oleh seorang sufi setelah lama

menempuh tarekat dengan melakukan suluk! menjadikan dirinya yakin terhadap apa yang dialami dan dihadapinya. .arena itu seorang sufi sering mengalami tiga macam tingkatan keyakinan! yaitu ( a. .Ainul /aqin, yaitu tingkatan keyakinan yang ditimbulkan oleh pengamatan menimbulkan indera terhadap alam semesta! sehingga SWT. keyakinan tentang kebenaran Allah

sebagai penciptanya. b. .Immul /aqin! yaitu tingkatan keyakinan yang ditimbulkan oleh analisis pemikiran ketika melihat kebesaran Allah SWT. pada alam semesta ini. c. .-aqqul /aqin, yaitu tingkatan keyakinan yang didominasi oleh hati nurani sufi tanpa melalui ciptaan-7ya! sehingga ucapan dan tingkah lakunya mengandung nilai ibadah kepada Allah SWT. -aka kebenaran Allah SWT. langsung disaksikan oleh hati! tanpa bisa diragukan oleh keputusan akal. Pengalaman batin yang sering dialami oleh seorang sufi melukiskan bahwa betapa erat kaitan antara hakikat dengan ma"rifat! di mana hakikat itu merupakan tujuan awal tasawuf! sedangkan ma"rifat merupakan tujuan akhirnya. %. !arifat, adalah hadirnya kebenaran Allah SWT. pada seseorang sufi dalam keadaan hatinya selalu berhubungan dengan nur #lahi. -a"rifat membuat ketenangan dalam hati! sebagaimana ilmu pengetahuan membuat ketenangan dalam akal pikiran. $arang

siapa meningkatkan ma"rifatnya! maka meningkat pula ketenangan hatinya. Akan tetapi tidak semua sufi dapat mencapai pada tingkatan ini! karena itu sesorang yang sudah sampai pada tingkatan ma"rifat ini memiliki tanda-tanda tertentu! antara lain ( a. Selalu memancar cahaya ma"rifat padanya dalam segala sikap dan perilakunya. .arena itu sikapwara" selalu ada pada dirinya. b. Tidak menjadikan keputusan pada suatu yang berdasarkan fakta yang bersifat nyata! karena hal-hal yang nyata menurut ajaran tasawuf belum tentu benar. c. Tidak menginginkan nikmat Allah SWT. yang banyak baut dirinya! karena hal itu bisa membawanya pada hal yang haram. ari sinilah kita dapat melihat bahwa seseorang sufi tidak menginginkan kemewahan dalam hidupnya! kiranya kebutuhan duniawi sekedar untuk menunjang ibadahnya! dan tingkatan ma"rifat yang dimiliki cukup menjadikan ia bahagia dalam hidupnya karena merasa selalu bersama-sama dengan Tuhannya. %. kesimpulan
Tasawuf ialah kesadaran murni yang mengarahkan jiwa pada kesungguhan amal untuk menjauhkan keduniaan / zuhud dan mendekatkan dari pada Allah SWT.

8. daftar pustaka http(DDblogmerko.blogspot.comD0?)0D)0Dmakalah-tasawuf-dalamislam.html http(DD9uran.comD0D))8