Anda di halaman 1dari 4

DAFTAR SINGKATAN DAN ISTILAH

Singkatan ACE CTM HCT NSAID RAAS : Angiotensin Converting Enzyme : Chlorpheniramine Maleas : Hidroklorotiazid : Non Steroidal Anti Inflamatory Drugs : Renin Angiotensin Aldosteron System

Istilah ACE Inhibitor : Obat antihipertensi yang efektif menurunkan tekanan darah penderita hipertensi dengan cara menghambat kerja enzim ACE (Angiotensin Converting Enzyme), sehingga pembentukan angiotensin II berkurang. Alfa Blocker : Obat antihipertensi yang memblokir reseptor alfa adrenerg, yang terdapat di dinding otot polos pembuluh kulit dan mukosa. Angiotensin : globulin yang disintesis dalam hati dan beredar dalam darah Angiotesinogen : Serum 2-globulin yang disekresi di dalam hati pada hidrolisis oleh rennin menghasilkan angiotensin Beta Blocker : Penyekat beta, salah satu obat yang digunakan untuk mengobati hipertensi dengan cara memblok memblokir reseptor alfa adrenerg, yang terdapat di dinding otot polos pembuluh kulit dan mukosa. Bradikinin : Kinin nonapeptida yang dibentuk dari kininogen oleh kerja kalikrein, merupakan vasodilator yang sangat kuat dan meningkatkan permeabilitas kapiler selain itu juga mengkonstriksi otot polos dan merangsang reseptor nyeri. Diastolik : Angka yg terendah pada fase penurunan tekanan darah ,detak jantung paling terendah dan terakhir yang di dengar pd saat melakukan pengukuran tekanan darah .

xiii

Diuretika : Salah satu obat antihipertensi yang bekerja pada ginjal untuk mengeluarkan kelebihan garam dari darah, menaikkan aliran urin dan keinginan untuk urinasi sehingga menurunkan jumlah air dalam tubuh untuk membantu menurunkan tekanan darah.

Dosis : Kuantitas obat yang diberikan pada suatu waktu. Farmakodinamik : Ilmu yang mempelajari efek biokimiawi dan fisiologi pada obat-obatan dan mekanisme kerjanya, termasuk korelasi antara khasiat dan efek obat dengan struktur kimiawinya.

Farmakogenetik : Mempelajari hubungan antara faktor genetik dan sifat reaksi terhadap obat.

Farmakokinetik : Kerja obat dalam tubuh selama periode waktu, termasuk proses penyerapan, distribusi, lokalisasi dalam jaringan, biotransformasi, dan ekskresi.

First line therapy : Perlakuan awal atau pertama yang direkomendasikan untuk mengobati psuatu penyakit.

Hipertensi : Kondisi medis dimana terjadi peningkatan tekanan darah secara kronis dan mempunyai sekurang-kurangnya tiga kali bacaan tekanan darah lebih dari sama dengan 140/90 mmHg saat istirahat.

Hipertensi esensial : Hipertensi yang penyebabnya tidak diketahui, disebut juga hipertensi primer atau hipertensi idiophatik.

Hipertensi sekunder : Hipertensi yang penyebab spesifiknya diketahui. Interaksi Aditif : Interaksi ini menggambarkan efek gabungan dua bahan kimia yang sama dengan jumlah efek masing-masing zat jika diberikan sendiri-sendiri.

Interaksi Antagonistik : Interaksi ini terjadi jika kegiatan atau kerja obat pertama dikurangi atau ditiadakan oleh obat kedua karena memiliki efek yang berlawanan.

Interaksi Potensiasi : Interaksi ini terjadi apabila terdapat peningkatan efek suatu bahan pertama dari bahan kedua yang memiliki efek berbeda dari bahan pertama.

xiv

Interaksi Sinergistik : Interaksi ini terjadi jika efek gabungan dua bahan kimia lebih besar dari jumlah efek masing-masing zat jika diberikan sendirisendiri.

Kalsium antagonis : obat antihipertensi yang cara kerjanya menghambat pemasukan ion kalsium ekstrasel ke dalam sel dan dengan demikian dapat mengurangi penyaluran impuls dan kontraksi myocard serta dinding pembuluh.

Ketersediaan hayati : Tingkat di mana suatu obat atau zat lain yang diserap atau tersedia di situs aktivitas fisiologis setelah administrasi (bioavailabilitas).

Kontraindikasi : Suatu kondisi dimana obat atau prosedur tertentu tidak boleh dilakukan karena akan membahayakan.

Obat Generik : Obat dengan nama dagang yang sama dengan nama zat yang dikandungnya

Obat Paten : Obat dengan nama dagang yang berbeda dengan nama zat yang dikandungnya, sesuai dengan pemberian dari pabrik pembuatnya masingmasing, harganya dapat berkali lipat dari obat generic dengan kandungan bahan aktif yang sama.

Obat simpatoplegik : Obat yang menurunkan tekanan darah dengan cara resistensi vascular tepi, menghambat fungsi jantung, dan meningkatkan penyimpanan darah vena dalam pembuluh darah vena yang besar.

Pengobatan Rasional : pengobatan dimana jika pasien menerima pengobatan sesuai dengan kebutuhan klinisnya, dalam dosis yang sesuai dengan kebutuhan, dalam periode waktu yang memungkinkan (adequate) dan dengan biaya yang terjangkau oleh masyarakat.

Profilaksis : Pemeliharaan kesehatan dan pencegahan penyakit. Remodeling : Reorganisasi atau renovasi struktur lama. Renin : Enzim yang bekerja pada angiotensin (substrat rennin) untuk mengkatalis pembentukan dekapeptida angiotensin I.

Sistolik : Angka yg lebh tinggi yang didapatkan saat pengukuran tekanan darah, menunjukkan fase darah yang sedang dipompa jantung saat berkontraksi , ditandai dengan detak jantung yg terdengar pertama kali.

xv

Vasodilator : Zat-zat yang berkhasiat vasodilatasi langsung terhadap arteriole dan demikian menurunkan tekanan darah tinggi

Waktu paruh : Waktu yang diperlukan untuk konsentrasi plasma obat untuk mencapai setengah konsentrasi aslinya.

xvi