Anda di halaman 1dari 3

Emfisema

KELUHAN UTAMA SACRED 7 Lokasi Onset Kualitas Kuantitas Kronologi : Dada : 3 minggu : Sesak napas cukup hebat : Timbul bila sedang melakukan kegiatan : Sekitar 1 tahunan suka terasa sesak bila melakukann kegiatan yang berat tetapi 3 minggu ini sesaknya bertambah parah . sekarang bila melakukan kegiatan ringan pun sudah berasa sesak : Sesak napas

Faktormemperingan : minum obat batuk dan tidak melakukan kegiatan berat Faktormemperberat : melakukan pekerjaan berat Keluhan tambahan : badan terasa lemah, batuk , napsu makan menurun , penurunan Berat badan TINJAUAN SISTEM Kepala Mata Hidung Tenggorokan Dada Perut Sendi Kaki pusing Bengkak Sulit bernapas Sakit Sesak Tidak Ada Keluhan Lemas Bengkak

RIWAYAT PENYAKIT DAHULU Infeksi saluran napas berulang

RIWAYAT PENYAKIT KELUARGA Riwayat penyakit emfisema pada keluarga RIWAYAT KEBIASAAN PRIBADI Perokok , terpajan zat kimia,polusi udara, pola hidup tidak sehat

PEMERIKSAAN FISIK:

Inspeksi : Pursed-lips breathing (mulut setengah terkatup). Dada berbentuk barrel-chest. Sela iga melebar. Sternum menonjol. Retraksi intercostal saat inspirasi. Penggunaan otot bantu pernapasan

Palpasi : vokal fremitus melemah.

Perkusi : hipersonor, hepar terdorong ke bawah, batas jantung mengecil, letak diafragma rendah.

Auskultasi : Suara nafas vesikuler normal atau melemah. Terdapat ronki samar-samar. Wheezing terdengar pada waktu inspirasi maupun ekspirasi. Ekspirasi memanjang. Bunyi jantung terdengar jauh, bila terdapat hipertensi pulmonale akan terdengar suara P2 mengeras pada LSB II-III (1,2).

PEMERIKSAAN PENUNJANG :

Faal Paru - Spinometri (VEP, KVP). - Uji bronkodilator Darah Rutin - Hb, Ht, Leukosit Gambaran Radiologis - Diafragma letak rendah dan datar. - Jantung tampak sempit memanjang. - Pembuluh darah perifer mengecil Pemeriksaan Analisis Gas Darah Terdapat hipoksemia dan hipokalemia akibat kerusakan kapiler alveol Pemeriksaan EKG Untuk mengetahui komplikasi pada jantung yang ditandai hipertensi pulmonal dan hipertrofi ventrikel kanan.

PENATALAKSANAAN : .Menghindari rokok dan zat inhasi yang membuat iritasi Menghindari infeksi saluran nafas Pemberian obat-obatan.: - Bronkodilator - Gol Agonis -2 - Antikolinergik - Kortikosteroid - Ekspectoran dan Mucolitik - Antibotik .Terapi oksigen Olahraga (hanya melakukan pemanasan menggerakankepala dan anggota tubuh yang lain) Fisioterapi