Anda di halaman 1dari 8

2.

Tujuan Adapun tujuan makalah ini adalah untuk mendapatkan gambaran informasi mengenai: Karakteristik usaha dan pola kemitraan untuk sebuah usaha perikanan pada masyarakat pembudidaya ikan kerapu dan rumput laut, Keterkaitan pola kemitraan sistem produksi dan pemasaran terhadap konstruksi jaringan sosial serta implikasi terhadap kesejahteraan rumahtangga pembudidaya ikan kerapu rumput laut. A. Kemitraan Terpadu a) Organisasi Proyek Kemitraan Terpadu (PKT) adalah suatu program kemitraan terpadu yang melibatkan usaha besar (inti), usaha kecil (plasma) dengan melibatkan bank sebagai pemberi kredit dalam suatu ikatan kerja sama yang dituangkan dalam no ta kesepakatan. Tujuan PKT antara lain adalah untuk meningkatkan kelayakan plasma, meningkatkan keterkaitan dan kerjasama yang saling menguntungkan antara inti dan plasma, serta membantu bank dalam meningkatkan kredit usaha kecil secara lebih aman dan efisien. alam melakukan kemitraan hubunga kemitraan, perusahaan inti (!ndustri Pengo lahan atau "kspo rtir) dan petani plasma#usaha kecil mempunyai kedudukan hukum yang setara. Kemitraan dilaksanakan dengan disertai pembinaan o leh perusahaan inti, dimulai dari penyediaan sarana produksi, bimbingan teknis dan pemasaran hasil produksi. Proyek Kemitraan Terpadu ini merupakan kerjasama kemitraan dalam bidang usaha melibatkan tiga unsur, yaitu (1) Petani/Kelompok Tani atau usaha kecil, (2) Pengusaha Besar atau eksportir, dan (3) Bank pemberi KKPA $asing % masing pihak memiliki peranan di dalam PKT yang sesuai dengan bidang usahanya. &ubungan kerjasama antara kelompok petani#usaha kecil dengan Pengusaha Pengo lahan atau ekspo rtir dalam PKT, dibuat seperti halnya hubungan antara Plasma dengan !nti di dalam Pola Perusahaan !nti 'akyat (P!'). Petani#usah a kecil merupakan plasma dan Perusahaan Pengelo laan#"kspo rtir sebagai !nti. Kerjasama kemitraan ini kemudian menjadi terpadu dengan

keikut sertaan pihak bank yang memberi bantuan pinjaman bagi pembiayaan usaha petani plasma. Proyek ini kemudian dikenal sebagai PKT yang disiapkan dengan mendasarkan pada adanya saling berkepentingan diantara semua pihak yang bermitra. 1. Petani Plasma (esuai keperluan, petani yang dapat ikut dalam proyek ini bisa terdiri atas (a) Petani !ang akan menggunakan lahan usaha pertaniann!a untuk penanaman dan perkebunan atau usaha kecil lain, (b) Petani /usaha kecil !ang telah memiliki usaha tetapi dalam keadaan !ang perlu ditingkatkan dalam untuk itu memerlukan bantuan modal )ntuk kelompok (a), kegiatan proyek dimulai dari penyiapan lahan dan penanaman atau penyiapan usaha, sedangkan untuk kelompok (b), kegiatan dimulai dari telah adanya kebun atau usaha yang berjalan, dalam batas masih bisa ditingkatkan produkti*itasnya dengan perbaikan pada aspek usaha. +uas lahan atau skala usaha bisa ber*ariasi sesuai luasan atau skala yang dimiliki o leh masing% masing petani#usaha kecil. Pada setiap kelompo k tani#kelompo k usaha, ditunjuk seorang Ketua dan (ekretaris merangkap ,endahara. Tugas Ketua dan (ekretaris Kelompo k adalah mengadakan koo rdinasi untuk pelaksanaan kegiatan yang harus dilakukan o leh para petani anggo tanya, didalam mengadakan hubungan dengan pihak Koperasi dan instansi lainnya yang perlu, sesuai hasil kesepakatan anggo ta. Ketua kelompo k -ajib menyelenggarakan pertemuan kelompok secara rutin yang -aktunya ditentukan berdasarkan kesepakatan kelompok. 2. Koperasi Para petani#usaha kecil plasma sebagai peserta suatu PKT, sebaiknya menjadi anggota suata koperasi primer di tempatnya. Koperasi bisa melakukan kegiatan % kegiatan untuk membantu plasma di dalam pembangunan kebun#usaha sesuai keperluannya. .asilitas KKPA hanya bisa diperoleh melalui keanggo taan koperasi. Koperasi yang mengusahakan KKPA harus sudah berbadan hukum dan memiliki kemampuan serta fasilitas yang cukup baik untuk kep erluan pengelo laan administrasi pinjaman KKPA para anggo tanya. /ika menggunakan skim Kredit )saha Kecil (K)K), kehadiran koperasi primer tidak merupakan keharusan 3. Perusahaan Besar dan Pengelola/Eksportir (uatu Perusahaan dan Pengelo la#"kspo rtir yang bersedia menjalin kerjasama sebagai inti dalam Pro yek Kemitraan terpadu ini, harus memiliki kemampuan dan fasilitas pengo lahan

untuk bisa menlakukan ekspo r, serta bersedia membeli seluruh produksi dari plasma untuk selanjutnya dio lah di pabrik dan atau diekspor. keperluan petani plasma#usaha kecil. Apabila Perusahaan $itra tidak memiliki kemampuan cukup untuk mengadakan pembinaan teknis usa ha, PKT tetap akan bisa dikembangkan dengan sekurang% kurangnya pihak !nti memiliki fasilitas pengo lahan untuk diekspo r, hal ini penting untuk memastikan adanya pemasaran bagi produksi petani atau plasma. $eskipun demikian petani plasma#usaha kecil dimungkinkan untuk mengo lah hasil panennya, yang kemudian harus dijual kepada Perusahaan !nti. alam hal perusahaan inti tidak bisa melakukan pembinaan teknis, kegiatan pembibingan harus dapat diadakan o leh Koperasi dengan memanfaatkan bantuan tenaga pihak inas Perkebunan atau lainnya yang dikoordinasikan oleh Koperasi. Apabila koperasi menggunakan tenaga Penyuluh Pertanian +apangan (PP+), perlu mendapatkan persetujuan inas Perkebunan setempat dan koperasi memberikan bantuan biaya yang diperlukan. Koperasi juga bisa memperkerjakan langsung tenaga% tenaga teknis yang memiliki keterampilan dibidang perkebunan#usaha untuk membimbing petani#usaha kecil dengan dibiayai sendiri o leh Koperasi. Tenaga% tenaga ini bisa diberi honorarium o leh Koperasi yang bisa kemudian dibebankan kepada petani, dari hasil penjualan secara propo sional menurut besarnya produksi. (ehingga makin tinggi produksi kebun petani#usaha kecil, akan semakin besar pula hono r yang diterimanya. 4. Bank ,ank berdasarkan adanya kelayakan usaha dalam kemitraan antara pihak Petani Plasma dengan Perusahaan Perkebunan dan Pengolahan#"kspo rtir sebagai inti, dapat kemudian melibatkan diri untuk biaya in*estasi dan modal kerja pembangunan atau perbaikan kebun. isamping mengadakan pengamatan terhadap kelayakan aspek % aspek budidaya#produksi yang diperlukan, termasuk kelayakan keuangan. Pihak bank di dalam mengadakan e*aluasi, juga harus memastikan bagaimana pengelo laan kredit dan persyaratan lainnya yang diperlukan sehingga dapat menunjang keberhasilan pro yek. (kim kredit yang akan digunakan untuk pembiayaan ini, bisa dipilih berdasarkan besarnya tingkat bunga yang sesuai isamping ini, perusahaan inti perlu memberikan bimbingan teknis usaha dan membantu dalam pengadaan sarana produksi untuk

dengan bentuk usaha tani ini, sehingga mengarah pada pero lehannya pendapatan bersih petani yang paling besar. alam pelaksanaanya, ,ank harus dapat m engatur cara petani plasma akan mencairkan kredit dan mempergunakannya untuk keperluan operasional lapangan, dan bagaimana petani akan membayar angsuran pengembalian po ko k pinjaman beserta bunganya. )ntuk ini, bank agar membuat perjanjian kerjasama dengan pihak perusahaan inti, berdasarkan kesepakatan pihak petani#kelompo k tani#koperasi. Perusahaan inti akan memo tong uang hasil penjualan petani plasma#usaha kecil sejumlah yang disepakati bersama untuk dibayarkan langsung kepada bank. ,esarnya po tongan dises uaikan dengan rencana angsuran yang telah dibuat pada -aktu perjanjian kredit dibuat o leh pihak petani#Kelompo k tani#koperasi. Perusahaan inti akan memo tong uang hasil penjualan petani plasma#usaha kecil sejumlah yang disepakati bersama untuk dibayarkan langsung kepada ,ank. ,esarnya potongan disesuaikan dengan rencana angsuran yang telah dibuat pada -aktu perjanjian kredit dibuat o leh pihak petani plasma dengan bank. b) Pola Kerjasama Kemitraan antara petani#kelompo k tani#koperasi dengan perusahaan mitra, dapat dibuat menurut dua po la yaitu : 0) Petani yang tergabung dalam kelompok%kelompok tani mengadakan perjanjian kerjasama langsung kepada Perusahaan Perkebunan#Pengo lahan "kspo rtir.

Koperasi

Petani #Kelompok )saha Kecil Kelompok Ke%2

Perusahaan !nti

engan bentuk kerja sama seperti ini, pemberian kredit yang berupa KKPA kepada petani plasma dilakukan dengan kedudukan Koperasi sebagai 1hanneling Agent, dan pengelo laannya langsung ditangani o leh Kelompok tani. (edangkan m asalah pembinaan harus bisa diberikan o leh Perusahaan $itra.

2) Petani yang tergabung dalam kelompok% kelompo k tani, melalui koperasinya mengadakan perjanjian yang dibuat antara Koperasi (me-akili anggo tanya) dengan perusahaan perkebunan# pengolahan# eksportir. Petani ,Kelompok Tani#)saha Kecil $!T'A )(A&A P"'K",)6A6 #P"678+A&A 6#"K(P8'T!'

Koperasi

alam bentuk kerjasama seperti ini, pemberian KKPA kepada petani plasma dilakukan dengan kedudukan koperasi sebagai "3ecuting Agent. $asalah pembinaan teknis budidaya tanaman#pengelo laan usaha, apabila tidak dapat dilaksanakan oleh pihak Perusahaan $itra, akan menjadi tanggung ja-ab koperasi. c) Penyiapan Proyek )ntuk melihat bah-a PKT ini dikembangkan dengan sebaiknya dan dalam proses kegiatannya nanti memperoleh kelancaran dan keberhasilan, minimal dapat dilihat dari bagaimana PKT ini disiapkan. Kalau PKT ini akan mempergunakan KKPA untuk modal usaha plasma, perintisannya dimulai dari : a. Adanya petani#pengusaha kecil yang telah menjadi anggo ta koperasi dan lahan pemilikannya akan dijadikan kebun#tempat usaha atau lahan kebun#usahanya sudah ada tetapi akan ditingkatkan produkti*itasnya. Petani#usaha kecil tersebut harus menghimpun diri dalam kelompo k dengan anggo ta sekitar 24 petani#kelompo k usaha. ,erdasarkan persetujuan bersama, yang didapatkan melalui pertemuan anggo ta kelompo k, mereka bersedia atau berkeinginan untuk bekerja sama dengan perusahaan perkebunan# usaha5 b. Adanya perusahaan perkebunan#pengo lahan dan ekspo rtir, yang bersedia menjadi mitra petani#usaha kecil, dan dapat membantu memberikan pembinaan teknik budidaya#produksi serta proses pemasarannya5 c. ipertemukannya kelo mpo k tani#usaha kecil dan pengusaha perkebunan#pengo lahan dan eksportir tersebut, untuk mempero leh kesepakatan di antara keduanya untuk bermitra. Prakarsa bisa dimulai dari salah satu pihak untuk mengadakan pengo lahan#ekspo rtir dan bersedia mengajukan permohonan kredit (KKPA) untuk keperluan peningkatan

pendekatan, atau ada pihak yang akan membantu sebagai mediato r, peran konsu ltan bisa dimanfaatkan untuk mengadakan identifikasi dan menghubungkan pihak kelompo k tani#usaha kecil yang po tensial dengan perusahaan yang dipilih memiliki kemampuan tinggi memberikan fasilitas yang diperlukan o leh pihak petani#usaha kecil5 d. iperoleh du kungan untuk kemitraan yang melibatkan para anggo tanya o leh pihak koperasi. Koperasi harus memiliki kemampuan di dalam mengorganisasikan dan mengelo la administrasi yang berkaitan dengan PKT ini. Apabila keterampilan koperasi kurang, untuk peningkatannya dapat diharapkan nantinya mendapat pembinaan dari perusahaan mitra. Koperasi kemudian mengadakan langkah % langkah yang berkaitan dengan formalitas PKT sesuai fungsinya. alam kaitannya dengan penggunaan KKPA, Koperasi harus mendapatkan persetujuan dari para a nggo tanya, apakah akan beritndak sebagai badan pelaksana (e3ecuting agent) atau badan penyalur (channeling agent)5 e. iperolehnya rekomendasi tentang pengembangan PKT ini o leh pihak instansi pemerintah setempat yang berkaitan ( inas Perkebunan, inas Koperasi, Kantor , adan Pertanahan, dan Pemda)5 f. +ahan yang akan digunakan untuk perkebunan#usaha dalam PKT ini, harus jelas statusnya kepemilikannya bah-a sudah#atau akan bisa diberikan sertifikat dan buka merupakan lahan yang masih belum jelas statusnya yang benar ditanami#tempat usaha. )ntuk itu perlu adanya kejelasan dari pihak Kantor , adan Pertanahan dan pihak epartemen Kehutanan dan Perkebunan. d) $ekanisme Proyek $ekanisme Proyek Kemitraan Terpadu dapat dilihat pada skema berikut ini :

Pembayaran Angsuran

,A6K A*alist
68TA K"("PAKATA6
Aspek kelayakan usaha

!6T! !6 )(T'! P"678+A&A6 ATA) "K(P8'T!'

K8P"'A(! P'!$"'

Pendapatan ,ersih plasma ,iaya produksi Pemasaran hasil

P"TA6! P+A($A

,ank pelaksana akan menilai kelayakan usaha sesuai dengan prinsip%prinsip bank teknis. /ika proyek layak untuk dikembangkan, perlu dibuat suatu no ta kesepakatan ($emorandum of )nderstanding 9 $o)) yang mengikat hak dan ke-ajiban masing %masing pihak yang bermitra (inti, Plasma#Koperasi dan , ank). (esuai dengan no ta kesepakatan, atas kuasa koperasi atau plasma, kredit perbankan dapat dialihkan dari rekening koperasi#plasma ke rekening inti untuk selanjutnya disalurkan ke plasma dalam bentuk sarana produksi, dana pekerjaan fisik, dan lain % lain. engan demikian plasma tidak akan menerima uang tunai dari perbankan, tetapi yang diterima adalah sarana produksi pertanian yang penyaluran nya dapat melalui inti atau koperasi. Petani plasma melaksanakan pro ses produksi. & asil tanaman plasma dijual ke inti dengan harga yang telah disepakati dalam $o). Perusahaan inti akan memo tong sebagian hasil penjualan plasma untuk diserahkan kepada bank s ebagai angsuran pinjaman dan sisanya dikembalikan ke petani sebagai pendapatan bersih. e) Perjanjian Kerjasama )ntuk meresmikan kerja sama kemitraan ini, perlu dikukuhkan dalam suatu surat perjanjian kerjasama yang dibuat dan ditandatangani oleh pihak %pihak yang bekerjasama berdasarkan kesepakatan mereka. alam perjanjian kerjasama itu dicantumkan kesepakatan apa yang akan menjadi ke-ajiban dan hak dari masing %masing pihak yang menjalin kerja sama kemitraan itu. Perjanjian tersebut memuat ketentuan yang menyangkut ke-ajiban pihak $itra Perusahaan (!nti) dan petani#usaha kecil (plasma) antara lain sebagai berikut : 1. Kewajiban Perusahaan Perkebunan/Pengolahan/Eksportir sebagai mitra (inti) $emberikan bantuan pembinaan budidaya#produksi dan penanganan hasil5 $embantu petani di dalam menyiapkan kebun, pengadaan sarana produksi (bibit, pupuk dan obat %obatan), penanaman serta pemeliharaan kebun#usaha5 $elakukan penga-asan terhadap cara panen dan pengelo laan pasca panen untuk mencapai mutu yang tinggi5 $elakukan pembelian produksi petani plasma5 dan e. $embantu petani plasma dan bank di dalam masalah pelunasan kredit bank (KKPA) dan bunganya, serta bertindak sebagai a*alis dalam rangka pemberian kredit bank untuk petani plasma. 2. Kewajiban petani peserta sebagai plasma $enyediakan lahan pemilikannya untuk budidaya55 $enghimpun diri secara berkelompo k dengan petani tetangganya yang lahan usahanya berdekatan dan sama % sama ditanami5

$elakukan penga-asan terhadap cara panen dan pengelo laan pasca% panen untuk mencapai mutu hasil yang diharapkan5 $enggunakan sarana produksi dengan sepenuhnya seperti yang disediakan dalam rencana pada -aktu mengajukan permintaan kredit5 $enyediakan sarana produksi lainnya, sesuai reko mendasi budidaya o leh pihak mengajukan permintaan kredit5 inas

Perkebunan#instansi terkait setempat yang tidak termasuk di dalam rencana -aktu $elaksanakan pemungutan hasil (panen) dan mengadakan pera-atan sesuai petunjuk Perusahaan $itra untuk kemudian seluruh hasil panen dijual kepada Perusahaan $itra 5 dan Pada saat pernjualan hasil petani akan menerima pembayaran harga produk sesuai kesepakatan dalam perjanjian dengan terlebih dahulu dipo tong sejumlah ke-ajiban petani melunasi angsuran kredit bank dan pembayaran bunganya.