Anda di halaman 1dari 2

Senin, 25/07/2011

Ketika konselor dianggap polisi sekolah Realita ini tidak dapat dipungkiri karena memang dari konselor atau guru bimbingan konseling di sebagian besar instansi pendidikan menyalahkan tugasnya pada suatu hal yang bukan ranahnya. Mencari mangsa pada anak-anak bermasalah (nakal) dan semena-mena memberikan hukuman, yang demikian itu sebenarnya bukan tugas dari konselor. Sehingga sapaan polisi sekolah nampaknya sudah popular di masyarakat. Hal ini akan berakibat, bukan semakin akrab siswa tapi malah semakin bencinya siswa dengan seorang konselor. Lantas, bagaimana seharusnya..? Mari kita saksikan Konselor sebenarnya adalah manusia yang setia, mengabdi pada siswa, memberikan perlakuan yang terbaik pada anak .. apa tujuannya dari bimbingan konseling adalah sebagai berikut :

Merencanakan kegiatan penyelesaian studi, perkembangan karir serta kehidupannya di masa yang akan datang. Mengembangkan seluruh potensi dan kekuatan yang dimilikinya seoptimal mungkin. Menyesuaikan diri dengan lingkungan pendidikan, lingkungan masyarakat serta lingkungan kerjanya. Mengatasi hambatan dan kesulitan yang dihadapi dalam studi, penyesuaian dengan lingkungan pendidikan, masyarakat, maupun lingkungan kerja.
Hal ini dimungkinkan agar individu itu dapat berkembang secara optimal dan bisa menentukan hidupnya secara mandiri . dan yang paling penting supaya individu itu bahagia Mulia sekali bukan, seorang konselor itu.? Tapi sayang, tujuan mulia itu dinodai dengan kerja konselor yang gadungan, cekak pengetahuan maupun tuntutan instansi.. jika yang demikian itu ternyata disebabkan oleh tuntutan instansi, lantas apa yang harus kita lakukan..? Konselor tidak boleh kehilangan jati dirinya begitu saja.. konselor harus teguh, berikan suatu pengertian pada semua pihak di instansi tersebut mengenai siapa konselor, dan apa tugasnya..? memang ketika hal ini terjadi di reality tidak semudah yang tertulis semuanya pasti ada prokontra, karena sudah ada judge yang negatif sebelumnya pada konselor. Wahai konselor kita harus berjuang mempertahankan jati diri kita Ingat lagu kita.., Ingat logo kita..,

Percaya tugas mulia ini khusus bagi orang yang special

. Mari kiita galang Motto dari Konselor yaitu, di sekolah kita siap, diluar sekolah kita bijak, dimanapun kita sigap.