Anda di halaman 1dari 6

DESAIN RANCANGAN TEKNOLOGI SISTEM SENSOR MANAGEMENT PARKIR

MUHAMMAD SOFYAN PARLIN (11/319588/TK/38716)

JURUSAN TEKNIK FISIKA FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS GADJAH MADA YOGYAKARTA 2013

A. Rumusan Masalah Di kota-kota besar di Indonesia layanan parkir mobil menjadi kebutuhan yang perlu dikelola dengan baik. Tidak jarang terjadi pengendara mobil memboroskan waktu, bahan bakar, dan emosi karena harus berputar-putar mencari tempat parkir. Proses penggunaan tempat parkir pada suatu area parkir masih menggunakan sistem konvensional atau sistem pada umumnya. Pengendara tidak dapat mengetahui secara langsung tempat parkir mana yang masih kosong ataupun yang digunakan sebelum memasuki area parkir. Sistem seperti ini kurang efisien bagi pengendara karena membutuhkan waktu yang cukup lama untuk menemukan tempat parkir yang digunakan. B. Rumusan Tujuan Berdasarkan masalah diatas, perancangan sensor management parkir bertujuan untuk memudahkan dalam pelayanan parkir mobil dimana terdapat sistem monitoring yang dapat menginformasikan dan mengarahkan pengendara mobil ke area parkir yang kosong. C. Tuntutan Perancangan Berdasarkan permasalahan serta tujuan diatas, diperlukan sensor yang mampu mendeteksi adanya kendaraan kemudian memberikan sinyal ada tidaknya penghalang namun tidak mengganggu kendaraan tersebut. Sensor ini diletakkan di daerah yang mudah untuk mendeteksi kehadiran kendaraan,seperti dilantai. Dan hal utama yang harus diperhatikan adalah jenis parkir dalam kasus ini adalah parkiran tertutup. Jadi pencahayaan yang diterima oleh sensor tidak konstan,oleh karena itu diperlukan tambahan pencahayaan yang mampu mencahayai sensor dengan konstan. Lalu diperlukan sebuah program untuk pemrosesan datanya,dimana program tersebut selain mengolah hasil pembacaan sensor juga menghitung jumlah parkir yang kosong dan yang sudah terisi. Hasil pembacaan dan pemrosesan data tersebut harus ditampilkan pada sebuah display agar memudahkan pengguna kendaraan memarkir kendaraannya dan petugas parkir dalam management lahan parkir. D. Analisis Prinsip Pemantauan Pemantauan dilakukan oleh petugas parkir di pos parkir yang terletak didepan tepat sebelum mobil masuk dengan mengamati display monitor yang menampilkan daerah mana saja dan berapa area parkir yang terisi dan kosong. E. Analisis Metode Pengindraan Dalam sistem ini yang menjadi stimulus adalah intensitas cahaya dengan mekanisme dimana jika ada mobil yang ditangkap oleh sensor LDR yang terdapat di lantai, maka otomatis label atau lokasi parkir tersebut akan terdeteksi ada yang menempatinya sehingga akan tampil di monitor daerah mana saja yang kosong atau sudah terisi. Seperti yang nampak pada gambar 1.

Gambar 1. Rancangan gambar hasil sistem sensor pada monitor Cahaya yang ditangkap oleh sensor secara otomatis di teruskan ke mikrokontroller untuk diproses dan diteruskan ke monitor, seperti yang terlihat pada gambar diatas dimana ada sebagian lokasi yang kosong. Pencahayaan yang di terima oleh sensor tidak secara konstan kalau tidak di tambahkan pencahaan, makanya dalam penelitian ini ditambahkan suat alat atau laser yang sifatnya konstan mencahayai setiap sensor. Pengaturan pancahayaan dan tingkat sensitivitas cahaya diatur sesuai dengan laser pointer di setiap sensor. Pengaturan tingkat intensitas memungkinkan adanya cahaya yang akan diabaikan yang akan diproses oleh sensor. Setelah kendaraan yang dideteksi oleh sensor dan diproses oleh mokrokontroller maka secara otomatis akan mendeteksi atau menampilkannya di display monitor.

F. Konsep Rancangan Sistem Sensor

Gambar 2. Gambaran sistem secara umum Sistem secara umum dapat dilihat pada gambar 2 diatas yaitu adanya sebuah desain lingkungan sistem parkir cerdas, kemudian dari hasil desain dapat menghasilkan sebuah data yang akan di kirim ke mikrokontroler mikrokontroler untuk selanjutnya di teruskan ke display yang berfungsi sebagai monitoring. Inti dari rancangan ini yaitu bagaimana memonitoring area parkir yang kosong dan yang sudah terisi dengan menggunakan beberapa rangkaian yang seperti: PC, Arduino

Uno dengan ATMega328, Sensor LDR, Laser Pointer, dan LCD Monitor dengan fungsi masing-masing yang berbeda.

Gambar 3. Flowchart sistem sensor management parkir Pada flowchart diatas menampilkan aktivitas sistem sensor yang dilakukan yaitu proses desain diawali dengan melakukan inisialisasi baud rate, kemudian melakukan pembacaan sensor LDR, terus langkah selanjutnya menggabungkan data dari masing-masing sensor untuk diteruskan ke mikrokontroller yang sebagai alat pemroses datanya melalu kabel USB. Jika sudah terhubung maka sensor akan membandingkan intensitas cahaya yang diterimanya apakah masuk dalam batas toleransi pencahayaan atau tidak. Setelah itu progam akan menghitung jumlah parkir yang kosong dengan jumlah parkir yang terisi dan kemudian akan diteruskan informasinya untuk di tampilkan di display monitor daerah mana saja dan berapa area parkir yang kosong dan terisi. G. Spesifikasi karakteristik sensor dan sistem sensor a. PC berkomunikasi dengan sebuah pengontrol memori melalui koneksi kecepatan tinggi yang telah ditentukan. Pengontrol berkomunikasi dengan memori dan kepada bus PCI secara langsung, sehingga lalu-lintas CPU memori tidak dilakukan melalui bus PCI. Selain itu, bus PCI memiliki sebuah jembatan / penghubung kepada bus ISA, sehingga pengontrol ISA dan piranti pirantinya masih dapat digunakan, USB ialah port yang sangat diandalkan saat ini karena bentuknya yang kecil dan kecepatan transfernya yang tinggi. USB 1.1 mendukung dua modus kecepatan penuh (12 Mb/detik) dan kecepatan

rendah (1,5 Mb/detik). USB 2.0 memiliki kecepatan 480 Mb/detik yang dikenal sebagai mode kecepatan tinggi.

b. Arduino adalah kit elektronik atau papan rangkaian elektronik open source yang di dalamnya terdapat komponen utama yaitu sebuah chip mikrokontroler dengan jenis AVR dari perusahaan Atmel. Arduino ini berfungsi sebagai papan board yang di dalamnya sudah tertanam mikrokontroller. Board ini memiliki keunggulan tambahan diantaranya: Ukuran bootloader hanya 1/4 bootloader sebelumnya sehingga lebih banyak ruang untuk program. Menggunakan ATmega8U2 menggantikan FTDI chip, sehingga proses upload dan komunikasi serial menjadi lebih cepat, tidak perlu driver USB pada Linux dan Mac ( pada Windows hanya membutuhkan file .inf) dan chip ini bisa diprogram sehingga Arduino Uno dapat dikenali sebagai keyboard, mouse, joystick dan sebagainya.

c. LDR adalah suatu bentuk komponen yang mempunyai perubahan resistansi yang besarnya tergantung pada cahaya. Prinsip kerjanya yaitu apabila LDR mendapat pencahayan yang lemah maka nilai resistansinya akan berubah secara perlahan-lahan. Karakteristik LDR terdiri dari dua macam yaitu: Laju Recovery dan respon spectral.

d. Laser pointer digunakan dalam berbagai aplikasi kreatif. Mereka awalnya dimulai sebagai cara mudah untuk menunjuk ke bagian tertentu dari presentasi, atau rincian dalam lingkungan yang tidak dapat di jangkau dengan mudah. Laser pointer disini digunakan untuk memberikan cahaya

yang konstan kepada sensor LDR yang selanjutnya di teruskan informasinya ke mikrokontroller.

e. LCD singkatan dari Liquid Crystal Display, mengacu pada teknologi di balik monitor panel datar populer. LCD monitor berbeda dengan CRT monitor tradisional , yang memiliki ukuran besar dengan ketebalan beberapa inci dan berat 13-23 kilogram atau lebih, sementara LCD biasanya memiliki ketebalan 13 inci ( 2,5 - 7,5 ) cm dan berat kurang dari 4,5 kilogram. LCD monitor disini berfungsi sebagai pemberi informasi kepada pengguna parkir, atau sebagai outpot dari sistem yang di buat. Karena dari LCD ini maka akan menampilkan lokasi parkir, apakah lokasi itu terisi mobil atau tidak.

Referensi Agifral, D., Muhammadi., Syahriar, Ary. Sistem Pengaturan Parkir dengan Tertib dan Aman, diakses 12 desember 2013 Sabang, M., Sadjad,Rhiza S., Baharuddin ,M. Smart Parking System, diakses pada 12 desember 2013 http://www.ehow.com/how-does_4914874_how-laser-pointer-works.html, diakses 15 desember 2013 http://arduino.cc/en/Main/ArduinoBoardUnoSMD, diakses 15 desember 2013 http://www.sisilain.net/2010/07/pengertian-dari-lcd-monitor.html, diakses 15 desember 2013