Anda di halaman 1dari 4

BAB VIII PERAN DAN FUNGSI BIDAN DALAM PROMOSI KESEHATAN

PERAN DAN FUNGSI BIDAN DALAM PROMOSI KESEHATAN

PERAN BIDAN 1. Advocator 2. Educator 3. Koordinator 4. Pelaksana dan pengawas perawatan 5. Pengelola 6. Peneliti

FUNGSI BIDAN 1. 2. 3. Fungsi Independen Fungsi Dependen Fungsi Intrerpenden

PERAN DAN FUNGSI BIDAN DALAM PROMOSI KESEHATAN

PERAN BIDAN DALAM PROMOSI KESEHATAN Peran bidan adalah cara untuk menyatakan aktivitas bidan dalam praktik, dimana telah menyelesaikan pendidikan formalnya yang diakui dan diberi wewenang oleh pemerintah untuk menjalankan tugas dan tanggung jawab kebidanan secara profesional sesuai dengan kode etik profesional.

Peran Sebagai Advokator 1. Bertanggung jawab membantu pasien dan keluarga dalam

menginterpretasikan informasi dari berbagai pemberi pelayanan dan dalam memberikan informasi lain yang diperlukan untuk mengambil persetujuan (informed consent) atas tindakan kebidanan yang diberikan padanya. 2. Mempertahankan dan melindungi hak-hak pasien. Bidan sebagai salah satu yang sering kontak dengan pasien diharapkan bisa membela hak-hak pasien.

Peran Sebagai Edukator 1. Melaksanakan pendidikan kesehatan dan konseling dalam asuhan dan pelayanan kebidanan. 2. Membina kader dan kelompok masyarakat 3. Mentorship dan preseptorsip bagi calon tenaga kesehatan dan bidan baru.

Peran Sebagai Koordinator Pasien yang pulang dari rumah sakit memerlukan perawatan lanjutan dirumah sehingga perlu koordinasi lanjutan asuhan kebidanan di rumah agar perawatan berkelanjutan yang komprehensif dapat tercapai.

Pelaksana Perawatan dan Pengawas Perawatan Langsung Bidan yang bekerja dengan pasien dan keluarga bertanggung jawab memberikan asuhan perawatan langsung atau mengawasi keluarga melakukan perawatan pada

anggota yang sakit. Selain melakukan perawatan langsung, juga melakukan demonstrasi asuhan yang disaksikan keluarga agar mampu dilakukan di rumah.

Pelaksana 1. Tugas mandiri Menerapkan manajemen kebidanan pada setiap asuhan yang diberikan pada wanita pranikah, kehamilan, persalinan, bbl, nifas, PUS/WUS yang membutuhkan KB, wanita dengan gangguan sistem reproduksi dan masa klimakterium/menopause. 2. Tugas kolaborasi Tugas kolaborasi dilakukan dengan keluarga pasien dengan kasus kehamilan resiko tinggi, persalinan resiko tinggi, nifas resiko tinggi, bbl resiko tinggi dan balita resiko tinggi. 3. Tugas ketergantungan/merujuk Memberikan asuhan kebidanan yang membutuhkan konsultasi dan rujukan pada kehamilan, persalinan, nifas, bayi baru lahir dan balita.

Peran Sebagai Pengelola 1. Mengembangkan pelayanan dasar kesehatan 2. Bidan bertugas; mengembangkan pelayanan dasar kesehatan, terutama pelayanan kebidanan untuk individu, keluarga kelompok khusus, dan masyarakat di wilayah kerja dengan melibatl;can masyarakat/klien. 3. Berpartisipasi dalam timBidan berpartisipasi dalam tim untuk melaksanakan program kesehatan dan sektor lain di wilayah kerjanya melalui peningkatan kemampuan dukun bayi, kader kesehatan, serta tenaga kesehatan lain yang berada di bawah bimbingan dalam wilayah kerjanya.

Peran Sebagai Peneliti 1. Bidan melakukan investigasi atau penelitian terapan dalam bidang kesehatan baik secara mandiri maupun berkelompok, mencakup: a. Mengidentifikasi kebutuhan investigasi yang akan dilakukan.

b. Menyusun rencana kerja pelatihan. c. Melaksanakan investigasi sesuai dengan rencana. d. Mengolah dan menginterpretasikan data hasil investigasi. e. Menyusun laporan hasil investigasi dan tindak lanjut. f. Memanfaatkan hasil investigasi untuk meningkatkan dan mengembangkan program kerja atau pelayanan kesehatan. 2. Tanggung jawab terkait penelitian anatar lain a. Konseling b. Pelayanan kebidanan normal c. Pelayanan kebidanan abnormal d. Pelayanan kebidanan anak e. Pelayanan KB f. Pelayanan kesehatan masyarakat.

FUNGSI BIDAN Fungsi Independen Yaitu fungsi dimana bidan melaksanakan perannya secara mandiri, tidak bergantung pada orang lain dan tim kesehatan lainnya.

Fungsi Dependen Yaitu fungsi dimana bidan bekerja berdasarkan instruksi atau pelimpahan tugas dari nakes lain seperti dokter, ahli gizi, radiologi dan sebagainya.

Fungsi Interdependen Yaitu fungsi dimana bidan dan nakes lain bekerja sebagai tim dan saling ketergantungan seperti dalam memberikan asuhan kebidanan pada pasien yang mempunyai penyakit kompleks.