Anda di halaman 1dari 5

ASKEP GAGAL GINJAL KRONIS

A. CONTOH KASUS GAGAL GINJAL KRONIS Pada tanggal 23 juli 2011 Ny. A datang ke Rumah Sakit Sarmut dengan keluhan lemah,sesak napas pada malam hari, penembahan berat badan dengan cepat dari 65-75kg, pasien tampak edema,turunnya rentang gerak. Pasien mengatakan susah buang air kecil ,nyeri pada panggul,kaki. Pasien tampak gelisah , susah tidur hanya 4-5 jam/hari kulitnya tampak pucat, tidak selera makan , demam , kulit gatal,mual,sakit kepala,mata tampak sayup,cemas , TD: I60/100 RR: 30x NADI :85X/Menit TEMP: 38 TB:159 Cm B. KLASIFIKASI DATA 1. Data Subjektif Pasien mengeluh lelah,sesak napas pada malam hari,bertambahnya berat badan dengan cepat dari 65-75g k, penglihatan kabur. 2. Data Objektif Pasien tampak edema,turunnya rentang gerak,TD 160/100 mm/Hg berat badan naik dari 65-75 .RR 30x/ I 3. Data Subjektif Pasien mengeluh susah buang air kecil,mual, tidak selera makan, 4. Data Objektif Pasien tampak pucat, urin keruh, 5. Data Subjektif Pasien mengeluh susah tidur, nyeri pada panggul, kaki , sakit kepala,kulit gatal 6. Data Objektif Pasien tampak cemas, demam , C. ANALISA DATA ETIOLOGI Data Subjektif Kerusakan Pasien mengeluh lelah,sesak napas pada jaringan ginjal malam hari,bertambahnya berat badan dengan cepatari 65-75kg d, , penglihatan kabur. Data Objektif Pasien tampak edema,turunnya rentang gerak,TD 160/100 mm/Hg berat badan naik dari 65-75 .RR 30x/ I SYMPTOM PROBLEM Kelebihan volume cairan

Data Subjektif Obstruksi saluran Gangguan Pasien mengeluh susah buang air kecil,mual, kemih eliminasi

pola

tidak selera makan, Data Objektif Pasien tampak pucat, urin keruh,demam Data Subjektif Nyeri Pasien mengeluh susah tidur 4-5 jam/hari , nyeri pada panggul, kaki , sakit kepala, kulit gatal Data Objektif Pasien tampak cemas, demam, Gangguan tidur pola

D. DIAGNOSA KEPERAWATAN a. Kelebihan volume cairan b/d kerusakan jaringan ginjal d/d Pasien mengeluh lelah,sesak napas pada malam hari,bertambahnya berat badan dengan cepat dari 65-75 , penglihatan kabur TD 160/100 mm/Hg.RR 30x/ I b. Gangguan pola eliminasi b/d Obstruksi saluran kemih d/d Pasien mengeluh susah buang air kecil,mual, tidak selera makan, kulit gatal c. Gangguan pola tidur b/d Nyeri d/d Pasien mengeluh susah tidur 4-5 jam/hari , nyeri pada panggul, kaki , sakit kepala, kulit gatal, cemas.

E. ASUHAN KEPERAWATAN No Dx. Keperawatan Tujuan 1. Kelebihan Volume Cairan Tujuan Jangka b.d kerusakan jaringan Pendek ginjal. Di tandai dengan : Kelebihan cairan dapat Pasien mengeluh lelah berkurang sesak napas pada Tujuan Jangka malam hari Panjang bertambahnya berat badan dengan cepat Cairan menjadi normal dari 65-75 RR 30x/ I penglihatan kabur TD 160/100 mm/Hg berat Intervensi Kaji Keseimbangan cairan Timbang berat badan Kaji peningkatan TD, RR Ajarkan jumlah cairan yang di minum tiap hari Tangani edema dengan hati-hati Rasional Meminimalkan adamya edema Untuk mengetahui naik turunnya berat badan Dapat mengurangi tingkat penglihatan kabur Agar tidak terjadi overdehidrasi Agar tidak terjadi kesalahan Implementasi 08.00 Mengkaji keseimbangan cairan Menimbang berat badan Mengkaji peningkatan TD, RR Mengajarkan jumlah cairan yang di minum tiap hari Menangani edema dengan hati-hati Evaluasi 10.00 S : Pasien mengatakan sesak berkurang pada malam hari O : Pasien tampak edema baerkurang, TD:150/80 mm/Hg/ RR:25/i A : Masalah belum teratasi P : Intevensi di lanjutkan 11.20 S : Pasien mengatakan belum selara makan dan urin sedikit lancer O : Porsi yang di berikan masih belum habis , tampak cemas.

2.

Gangguan Pola Eliminasi Tujuan Jangka b.d Obstruksi saluran Pendek kemih Di tandai dengan : Mampu mengatur pola Pasien mengeluh makan dan minum sesuai kebutuhan susah buang air kecil Mual Tujuan Jangka tidak selera makan Panjang kulit gatal Berat badan kembali

Ciptakan lingkungan yang menyenangkan selama pasien makan Kaji defekasi urin pasien Anjurkan pasien makan makanan yang tinggi kalori dan asam folat

Mengurangi kebesingan agar pasien makan dengan tenang Melihat frekuensi urin yang keluar Mengurangi gejala anemia Mencegah timbulnya turgor jelek dan kebersihan kulit

08.30 Menciptakan lingkungan yang menyenangkan selama pasien makan Mengkaji defekasi urin pasien Menganjurkan pasien makan makanan yang

normal

Kaji kulit tetap bersih dan turgor

tinggi kalori dan asam folat A : Masalah belum Mengkaji kulit teratasi tetap bersih dan P : Intervensi di turgor lanjutkan 09.45 Mengkaji tingkat nyeri Memberi furosemid kolaborasi dengan dokter Menciptakan rasa nyaman Mengkaji suhu 11:45 S : Pasien mengatakan dapat tidur dengan nyaman dalam waktu 7jam/hari O : Pasien tampak segar A : Masalah dapat teratasi P : Intervensi di hentikan

3.

Gangguan Pola Tidur b.d Nyeri Di tandai dengan : Pasien mengeluh susah tidur 4-5 jam/hari nyeri pada panggul, kaki sakit kepala kulit gatal cemas.

Jangka Kaji tingkat nyeri Beri furosemid kolaborasi dengan Gangguan pola tidur dokter dapat diatasi Ciptakan rasa nyaman Tujuan Jangka Kaji suhu Panjang Kebutuhan fisiologis dapat terpenuhi

Tujuan Pendek

Agar dapat diberi terapi Menurunkan / mengontrol tingkat nyeri Agar pasien merasa nyaman Mengontrol naik turunnya suhu

F. CATATAN PERKEMBANGAN No 1. Dx Kelebihan volume cairan b.d kerusakan jaringan ginjal Di tandai dengan : Pasien mengeluh lelah sesak napas pada malam hari bertambahnya berat badan dengan cepat dari 65-75 RR 30x/ I penglihatan kabur TD 160/100 mm/Hg berat Gangguan pola eliminasi b.d Obstruksi saluran kemih Di tandai dengan : Pasien mengeluh susah buang air kecil Mual tidak selera makan kulit gatal Implementasi 08.00 Mengkaji keseimbangan cairan Menimbang berat badan Mengkaji peningkatan TD, RR Mengajarkan jumlah cairan yang di minum tiap hari Menangani edema dengan hati-hati Evaluasi 10.00 S : Pasien mengatakan sesak berkurang pada malam hari O : Pasien tampak edema baerkurang, TD:150/80 mm/Hg/ RR:25/i A : Masalah belum teratasi P : Intevensi di lanjutkan 08.30 Menciptakan lingkungan yang menyenangkan selama pasien makan Mengkaji defekasi urin pasien Menganjurkan pasien makan makanan yang tinggi kalori dan asam folat Mengkaji kulit tetap bersih dan turgor 11.20 S : Pasien mengatakan belum selara makan dan urin sedikit lancer O : Porsi yang di berikan masih belum habis , tampak cemas. A : Masalah belum teratasi P : Intervensi di lanjutkan Gangguan pola tidur b.d Nyeri 09.45 Di tandai dengan : Mengkaji tingkat nyeri Pasien mengeluh susah tidur 4-5 jam/hari Memberi furosemid kolaborasi dengan dokter nyeri pada panggul, kaki Menciptakan rasa nyaman sakit kepala Mengkaji suhu kulit gatal cemas. http://asniar-ndruru.blogspot.com/2012/02/askep-gagal-ginjal-kronis.html 11:45 S : Pasien mengatakan dapat tidur dengan nyaman dalam waktu 7jam/hari O : Pasien tampak segar A : Masalah dapat teratasi P : Intervensi di hentikan