Anda di halaman 1dari 24

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Bangsa Indonesia adalah bangsa yang berkedaulatan dan merdeka.

Bangsa yang merdeka tentunya akan mengatur urusan dalam negerinya sendiri. Sejak peristiwa proklamasi di tahun 1945, terjadi perubahan yang sangat mendasar dari negara Indonesia, terutama tentang kedaulatan dan sistem pemerintahan dan politik. Terbentuknya negara Indonesia dilatar belakangi oleh perjuangan seluruh bangsa. Sudah sejak lama Indonesia menjadi in aran banyak negara atau bangsa lain, karena potensinya yang besar dilihat dari wilayahnya yang luas dengan kekayaan alam yang banyak. !enyataannya an aman datang tidak hanya dari luar, tetapi juga dari dalam. Terbukti, setelah perjuangan bangsa ter apai dengan terbentuknya "!#I, an aman dan gangguan dari dalam juga timbul, dari yang bersi$at kegiatan $isik sampai yang idiologis. %eski demikian, bangsa Indonesia memegang satu komitmen bersama untuk tegaknya negara kesatuan Indonesia. &orongan kesadaran bangsa yang dipengaruhi kondisi dan letak geogra$is dengan dihadapkan pada lingkungan dunia yang serba berubah akan memberikan moti'asi dalam men iptakan suasana damai. !etahanan nasional ini merupakan hasil dari pemahaman bangsa akan wawasan nusantara. &engan kesamaan pandangan dalam suatu bangsa maka akan ter ipta ketahanan nasional yang mantap. dari ketahanan nasional yang kuat otomatis akan memiliki kekuatan politik yang kuat. &engan adanya politik yang kuat maka bangsa tersebut telah memiliki suatu pandangan yang jelas mengenai peren anaan, pengembangan, pemeliharaan serta penggunaan potensi nasional untuk men apai tujuan nasional. (andangan ini mempengaruhi terhadap ara atau yang disebut sebagai suatu strategi nasional untuk men apai tujuan yang di ita) itakan. Selain itu bangsa tersebut akan diakui oleh masyarakat internasional sebagai bangsa yang kuat dan kompak. *ntuk perdamaian tidak mungkin terwujud perumusan dan implementasinya, tanpa suatu hubungan timbal balik antara perkembangan dunia internasional dengan situasi nasional. &engan %ekanisme penyususunan politik dan strategi nasional adalah ara
1

melaksanakan politik nasional dalam men apai sasaran dan tujuan yang ditetapkan oleh

politik nasional, yakni merupakan pelaksanaan dari kebijakansanaan nasional. usaha serta kebijaksanaan tindakan dari negara tentang pembinaan +peren anaan, pengembangan, pemeliharaan dan pengendalian,serta penggunaan potensi nasional untuk men apai tujuan nasional,. B. Rumusan Masalah 1. Jelaskan pengertian politik strategi !an polstranas ". Jelaskan strati#ikasi politik nasional $. Jelaskan politik pem%angunan nasional !an mana&emen nasional '. Jelaskan permasalahan !an agen!a pem%angunan nasional tahun (. Bagaimana implementasi politik strategi nasional

). *u&uan 1. Mengetahui pengertian politik strategi !an polstranas ". Mengetahui strati#ikasi politik nasional $. Mengetahui politik pem%angunan nasional !an mana&emen nasional '. Mengetahui permasalahan !an agen!a pem%angunan nasional (. Mengetahui implementasi politik strategi nasional

BAB II PEMBAHA+AN 1. PEN,ER*IAN P-LI*I. +*RA*E,I DAN P-L+*RANA+ a. Pengertian Politik !ata -politik. se ara etimologis berasal dari bahasa /unani poitenia, yang akar katanya adalah polis, berarti kesatuan masyarakat yang berdiri sendiri, yaitu negara, dan teia yang berarti urusan. &alam bahasa Indonesia,politik dalam arti politics mempunyai makna kepantingan umum warga negara suatu bangsa. (olitik merupakan suatu rangkaian asas, prinsip, keadaan, jalan, ara, dan alat yang digunakan untuk men apai tujuan tertentu yang dikehendaki. Politics dan policy memiliki hubungan yang erat dan timbal balik. Politics memberi asas, jalan, ara, arah, dan madannya, sedangkan policy memberikan pertimbangan ara pelaksanaan a0as, jalan, dan arah tersebut sebaik)baiknya. (olitik se ara umum menyangkut proses penentuan tujuan negara dan ara melaksanakannya. (elaksanaan tujuan itu memerlukan kebijakan)kebijakan umum +pblik policies, yang menyangkut pengaturan, pembagian, atau alokasi sumber daya yang ada. (enentuan kebijakan umum, pengaturan, pembagian ataupun aloksi sumber daya yang ada memerlukan kekuasaan dan wewenang +autority,. !ekuasaan dan wewenang ini memainkan peranan yang sangat panting dalam pembinaan kerja sama dan penyelesaian kon$lik yang mungkin mun ul dalam proses pen apaian tujuan. &engan demikian, politik membi arakan hal)hal yang berkaitan dengan negara, kesatuan, pengambilan keputusan, kebijakan +policy,, dan distribusi atau alokasi sumber daya. 1. Negara "egara merupakan suatu organisasi dalam sutu wilayah yang memiliki kekuasaan tertinggi yang ditaati oleh rakyatnya. Boleh dikatakan negara merupakan bentuk masyarakat dan organisasi politik yang paling utama dalam suatu wilayah yang berdaulat. ". .ekuasaan !ekuasaan adalah kemampuan seseorang atau kelompok untuk mempengaruhi tingkah laku orang atau kelompok lain sesuai keinginannya. &alam politik, yang perlu diperhatikan adalah bagaimana mempertahankannya dan bagaimana melaksanakannya.
3

$. Pengam%ilan keputusan (engambilan keputusan adalah aspek utama politik. &alam pengambilan keputusan itu dan untuk iapa keputusan itu dibuat. 1adi, politik adlah pengambilan pengambilan keputusan melalui sarana umum. !eputusan yang diambil menyangkut se tor publi dari suatu negara. '. .e%i&akan Umum !ebijakan +poli y, merupakan suatu kumpulan keputusan yang diambil oleh seseorang atau kelompok politik dalam memilih tujuan tersebut. &asar pemikiranny adalah bahwa masyarakat memiliki beberapa tujuan bersama yang ingin di apai se ara bersama pula. &engan demikian, perlu ada ren ana yang mengikat yang dirumuskan dalam kebijakan)kebijakan oleh pihak yang berwenang. (. Distri%usi 2dapun yang dimaksud dengan distribusi ialah pembagian dan pengalokasian nilai) nilai +'alue, dalam masyarakat. "ilai adalah sesuatu yang diinginkan dan penting. "ilai harus dibagi se ara adil. (olitik membi arakan bagaimana pembagiandan penglokasian nilai se ara mengikat. %. Pengertian +trategi Strategi berasal dari bahasa /unani strategia yang diartikan sebagai -The art o$ general.atau seni seorang panglima yang biasanya digunakan dalam peperangan. .arl /on )lause0it1 +1345)1461, berpendapat bahwa strategi adalah penggunaan pertempuran untuk memenangkan peperangan. Sementara itu, perang itu sendiri merupakan kelanjutan dari politik. (ada abad modern ini penggunaan kata strategi tidak lagi terbatas pada konsep atau seni perang panglima dalam peperangan, tetapi sudah digunakan se ara luas, termasuk dalam ilmu ekonomi ataupun bidang olahraga. &alam pengertian umum, strategi adalah ara untuk mendapatkan kemenangan atau pen apaian tujuan. &engan demikian, strategi tidak hanya menjadi monopoli para jendral atau bidang militer, tetapi telah meluas ke segala bidang
4

kehidupan. Srategi pada dasarnya merupakan seni dan ilmu dalam menggunakan serta mengembangkan kekuatan +ideology, politik, so ial budaya, dan hankam, untuk men apai tujuan yang telah ditetapkan sebelumnya. 2. Politik !an +trategi Nasioanal (olitik nasional diartikan sebagai kebijakan umum dan pengambilan kebijakan untuk men apai suatu ita) ita dan tujuan nasional. &engan demikian, de$enisi politik nasional adalah asas, haluan, usaha, kebijaksanaan negara tentang pembinaan serta penggunaan kekuatan nasional untuk men apai tujuan nasional. Strategi nasional disusun untuk pelaksanaan politik nasional misalnya stretegi jangka pendek, menengah, dan jangka panjang. 1adi, strategi adalah ara melaksanakan politik nasional dalam men apai sasaran dan tujuan yang ditetapkan dalam konteks politik nasional. !. 3a0asan strategi harus menga2u pa!a tiga hal penting !i antaran4a a!alah 5 %elihat jauh ke depan7 pen apaian kondisi yang lebih baik di masa mendatang. Itulah alasan mengapa kita harus mampu mendahului dan mengestimasi permasalahan yang akan timbul, mampu membuat desain yang tepat, dan menggunakan teknologi masa depan Terpadu komprehensi$ integral7 strategi dijadikan kajian dari konsep yang men akup permasalahan yang memerlukan peme ahan se ara utuh menyeluruh. 8ran strategy dilaksanakan melalui bidang ilmu politik, sosial budaya, pertahanan dan keamanan, baik lintas sektor maupun lintas disiplin %emperhatikan dimensi ruang dan waktu7 pendekatan ruang dilakukan karena strategi akan berhasil bila didukung oleh lingkungan sosial budaya dimana strategi dan manajemen tersebut di operasionalkan, sedangkan pendekatan waktu sangat $luktuati$ terhadap perubahan dan ketidakpastian kondisi yang berkembang sehingga strategi tersebut dapat bersi$at temporer dan kontemporer #. Dasar Pemikiran Pen4usunan Politik !an +trategi Nasional &alam penyusunan politik dan strategi nasional perlu dipahami pokok)pokok pikiran yang terkandung dalam sistem manajemen nasional yang berlandaskan ideologi (an asilan, **& 1945, 9awasan "usantara, dan !etahanan "asional. :andasan pemikiran dalam sistem manajemen nasional ini sangat penting sebagai kerangka a uan dalam penyusunan
5

politik dan strategi nasional karena didalamnya terkandung dasar negara, ita) ita nasional, dan konsep strategis bangsa Indonesia. g. Mekanisme pen4ususunan politik !an strategi nasional !i tingkat suprastruktur politik !iatur oleh Presi!en6 Man!atris MPR. &alam melaksanakan tugasnya (residen dibantu oleh lembaga)lembaga tinggi negara lainnya serta dewan)dewan yang merupakan badan koordinati$, seperti &ewan Stabilitas ;konomi, &ewan (ertahanan !eamanan "asional,dll. Selanjutnya proses penyusunan politik dan strategi nasional ditingkat ini dilakukan setelah presiden menerima 8B<", kemudian menyusun program kabinet dan memilih para menteri yang akan melaksanakan program kabinet tersebut. (rogram kabinet dapat dipandang sebagai dokumen resmi yang memuat politik nasional yang digariskan oleh presiden. 1ika politik nasional ditetapkan oleh (residen=%andataris %(#, maka strategi nasional dilaksanakan oleh para menteri dan pimpinan lembaga pemerintah nondepartemen sesuai dengan bidangnya atas petunjuk presiden. &i tingkat in$rastruktur, penyusunan politik dan strategi nasional merupakan sasaran yang hendak di apai oleh rakyat Indonesia dalam rangka pelaksanaan strategi nasional yang meliputi bidang hukum, politik, sosial budaya, dan pertahanan keamanan. Sesuai dengan kebijakan politik nasional, maka penyelenggaraan negara harus mengambil langkah)langkah untuk melakukan pembinaan terhadap semua lapisan masyarakat dengan men antumkan apa yang menjadi keinginan rakyat Indonesia sebagai sasaran sektoralnya. (eranan masyarakat dalam turut mengontrol jalannya politik dan strategi nasional yang telah ditetapkan oleh %(# maupun yang dilaksanakan oleh (residen=%andataris sangat besar. h. Lahirn4a UU Nomor "" *ahun 1777 se%agai salah satu 0u&u! politik !an strategi nasional telah mem%erikan !ua %entuk otonomi kepa!a !ua !aerah 4aitu otonomi luas kepa!a !aerah ka%upaten6kota !an otonomi ter%atas kepa!a !aerah pro/insi. Sebagai konsekuensinya, maka kewenangan pemerintah pusat dibatasi. :ahirnya ** "omor >> Tahun 1999 se ara legal $ormal menggantikan dua ** sebelumnya, yaitu ** "omor 5 Tahun 1934 tentang (okok)(okok (emerintahan &i &aerah dan ** "omor 5 tahun 1939 tentang (emerintahan &esa. ". +*RA*I8I.A+I P-LI*I. NA+I-NAL
6

Strati$ikasi politik +kebijakan, nasional dalam "egara #epublik Indonesia sebagai berikut a. *ingkat Penentu .e%i&akan Pun2ak 1) Tingkat kebijakan pun ak meliputi kebijakan tertinggi yang menyeluruh se ara nasional dan men akup penentuan *ndan)*ndang &asar, penggarisan masalah makropolitik bangsa dan negara untuk merumuskan tujuan nasional +national goals, berdasarkan $alsa$ah (an asila dan **& 1945. <asil)hasilnya berbentuk a) *ndang)undang yang kekuasaan pembuatnya terletak di tangan presiden dengan persetujuan &(# +**& 1945, (asal 5 ayat +1, atau (eraturan (emerintah (engganti *ndang)*ndang +(erpu, dalam hal ihwal kepentingan yang memaksa, b) pasal 5 ayat +>,. c) !eputusan atau instruksi presiden yang berisi kebijakan) kebijakan penyelenggaraan pemerintahan yang wewenang pengeluarannya berada di tangan presiden dalam rangka pelaksanaan kebijakan nasional dan perundang) undangan yang berlaku +**& 1945, (asal 4 ayat +1,7 serta d) presiden. 2) &alam hal dan keadaan yang menyangkut kekuasaan kepala negara, seperti ter antum pada (asal 15 sampai dengan (asal 15 **& 1945, tingkat penentuan kebijakan pun ak ini juga men akup kewenangan presiden sebagai kepala negara. Bentuk hukum dari kebijakan nasional yang ditentukan oleh kepala negara itu dapat berupa dekrit, peraturan, atau piagam kepala negara. b. *ingkat .e%i&akan Umum Tingkat kebijakan umum merupakan tingkat kebijakan dibawah tingkat kebijakan pun ak yang lingkupnya juga menyeluruh nasional dan berupa penggarisan mengenai masalah makro)strategis untuk men apai tujuan nasional dalam situasi dan kondisi tertentu. !ebijakan ini adalah penjabaran kebijakan pun ak dalam rangka merumuskan strategi administrasi, sistem dan prosedur dalam bidang utama tersebut. 9ewenang kebijakan umum
7

(eraturan pemerintah untuk mengatur pelaksanaan undang) undang yang wewenang penerbitannya berada di tangan presiden +**& 1945,

&alam keadaan tertentu dapat pula dikeluarkan maklumat

berada di tangan menteri berdasarkan kebijakan pada tingkat diatasnya. <asilnya dirumuskan dalam bentuk (eraturan %enteri, !eputusan %enteri atau Instruksi %enteri dalam bidang pemerintahan yang dipertanggungjawabkan kepadanya. &alam keadaan tertentu menteri juga dapat mengenal Surat ;daran %enteri. c. *ingkat Penentu .e%i&akan .husus !ebijakan khusus merupakan penggarisan terhadap suatu bidang utama +major area, pemerintahan. 9ewenang pengeluaran kebijakan khusus ini terletak di tangan pimpinan eselon pertama departemen pemerintahan dan pimpinan lembaga)lembaga nondepartemen. <asil penentuan kebijakan dirumuskan dalam bentuk (eraturan, !eputusan, atau Instruksi (impinan :embaga "ondepartemen=&irektur 1enderal. <asil penentuan dari pimpinan lembaga nondepartemen itu la0imnya merupakan pedoman pelaksanaan. &idalam tata laksana pemerintahan, sekjen sebagai pembantu utama menteri bertugas mempersiapkan dan merumuskan kebijakan umum menteri dan pimpinan rumah tangga departemen. Selain itu, ada inspektur jenderal dalam penyelenggaraan pengendalian departemen. Ia juga mempunyai wewenang untuk membantu mempersiapkan kebijakan umum menteri. d. *ingkat Penentuan .e%i&akan *eknis !ebijakan teknis meliputi penggarisan dalam satu se tor dari bidang utama diatas dalam bentuk prosedur serta teknik untuk mengimplementasikan ren ana, program, dan kegiatan. !ebijakan teknis ini dilakukan oleh kepala daerah, pro'insi, dan kabupaten=kota. Sementara itu, dibawah ini terdapat dua ma am kekuasaan dalam pembuatan aturan di daerah. 1) 9ewenang penentuan pelaksanaan kebijakan pemerintah pusat di daerah terletak di tangan gubernur dalam kedudukannya sebagai wakil pemerintah pusat di daerah yuridikasinya masing)masing. Bagi daerah pro'insi, wewenang itu berada di tangan gubernur, sedangkan bagi daerah kota= kabupaten berada di tangan Bupati atau 9alikota. (erumusan hasil kebijaksanaan tersebut dikeluarkan dalam keputusan dan instruksi gubernur untuk wilayah pro'insi, serta keputusan dan instruksi bupati atau walikota untuk wilayah bupati atau walikota.

2) !epala daerah berwenang mengeluarkan kebijakan pemerintah daerah dengan persetujuan &(#&. (erumusan hasil kebijakan tersebut diterbitkan sebagai kebijakan daerah dalam bentuk peraturan daerah pro'insi atau kota=kabupaten, serta keputusan dan instruksi kepala daerah pro'insi atau kota=kabupaten. %enurut kebijakan yang berlaku sekarang, jabatan gubernur, bupati=walikota, dan kepala daerah tingkat I atau II disatukan dalam satu jabatan yang disebut 8ubernur=!epala &aerah Tingkat I, serta Bupati=!epala &aerah Tingkat II atau 9alikota=!epala &aerah Tingkat II.

$. P-LI*I. PEMBAN,UNAN NA+I-NAL DAN MANAJEMEN NA+I-NAL (olitik merupakan ara untuk men apai tujuan yang telah ditetapkan sebelumnya. Tujuan politik bangsa Indonesia telah ter antum dalam pembukaan **& 1945, yaitu melindungi segenap seluruh bangsa Indonesia, memajukan kesejahteraan umum, men erdaskan kehidupan bangsa, serta ikut melaksanakan ketertiban dunia berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial. &engan demikian, politik pembangunan harus berpedoman pada pembukaan **& 1945. (olitik pembangunan sebagai pedoman dalam pembangunan nasional memerlukan kepanduan tata nilai, struktur, dan proses. !eterpaduan tersebut merupakan himpunan usaha untuk men apai e$isiensi, daya guna, dan hasil guna sebesar mungkin dalam penggunaan sumber daya dan dana nasional dalam rangka mewujudkan tujuan nasional. !arena itu diperlukan sistem manajemen nasional yang ber$ungsi memadukan penyelenggaraan siklus kegiatan perumusan, pelaksanaan dan pengendalian pelaksanaan kebijaksanaan. Sistem manajemen nasional memadukan seluruh upaya manajerial yang melibatkan pengambilan keputusan berkewenangan dalam rangka penyelenggaraan kehidupan berbangsa dan bernegara untuk mewujudkan ketertiban nasional sosial, politik, dan administrasi. a. Makna Pem%angunan Nasional (embangunan nasional merupakan usaha peningkatan kualitas manusia dan masyarakat Indonesia se ara berkelanjutan dengan meman$aatkan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi, serta dengan memperhatikan tantangan perkembangan global. (elaksanaannya menga u pada kepribadian bangsa)bangsa dan nilai luhur yang uni'ersal untuk mewujudkan kehidupan bangsa yang berdaulat, mandiri, berkeadilan, sejahtera, maju, serta kukuh kekuatan moral dan etikanya. Tujuan pembangunan itu sendiri adalah sebagai usaha untuk meningkatkan kesejahteraan seluruh bangsa Indonesia. 2dapun pelaksanaannya tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga merupakan tanggung jawab seluruh bangsa Indonesia.

10

!eikutsertaan setiap warga negara dalam pembangunan nasional dapat dilakukan dengan berbagai ara, seperti mengikuti program wajib belajar, membayar pajak, melestarikan lingkungan hidup, menaati segala peraturan dan perundang)undangan yang berlaku, menjaga ketertiban dan keamanan, dan lain)lain. (embangunan yang bersi$at lahiriah dilaksanakan untuk memenuhi kebutuhan hajat hidup $isik manusia, misalnya sandang, pangan, perumahan, pabrik, gedung, perkantoran, pengairan, sarana dan prasarana transportasi, olahraga, dan lain)lain. Sementara itu, ontoh pembangunan yang bersi$at batiniah adalah pembangunan sarana dan prasarana ibadah, rekreasi, hiburan, kesehatan dan lain)lain. *ntuk mengetahui proses pembangunan nasional itu berlangsung, harus dipahami manajemen nasional yang terangkai dalam sistem. %. 9isi Pem%angunan Nasional

1, Terwujudnya kehidupan masyarakat, bangsa, dan negara yang aman bersatu, rukun, dan damai. >, Terwujdnya masyarakat, bangsa dan negara yang menjunjung tinggi hukum, kesetaraan, dan hak asasi manusia7 serta 6, Terwujudnya perekonomian yang mampu menyediakan kesempatan kerja dan penghidupan yang layak, serta memberikan pondasi yang kokoh bagi pembangunan yang berkelanjutan. 2. Misi Pem%angunan Nasional 1, %ewujudkan Indonesia yang aman dan damai7 >, %ewujudkan Indonesia yang adil dan demokratis7 serta 6, %ewujudkan Indonesia yang sejahtera. &idalam mewujudkan 'isi dan menjalankan misi pembangunan nasional, ditempuh > +dua, strategi pokok pembangunan, yaitu ? 1, Strategi penataan kembali Indonesia yang diarahkan pada sistem ketatanegaraan yang dilandasi dengan berdirinya negara kebangsaan Indonesia, yang meliputi (an asila, **& 1945, tetap tegaknya "!#I, serta tetap berkembangnya pluralisme dan keberagaman dengan prinsip Bhinneka Tunggal Ika >, Strategi pembangunan Indonesia yang diarahkan untuk membangun Indonesia di segala bidang merupakan perwujudan dari amant yang tertera jelas dalam pembukaan **& 1945.

11

i.

Strategi pembangunan pertama, dimaksudkan untuk mengembangkan sistem sosial politik yang tangguh sehingga sistem dan kelembagaan ketatanegaraan yang terbangun tahan menghadapi berbagai gon angan sebagai suatu sistem sosial politik yang berkelanjutan. Strategi ini bermaksud untuk membangun demokrasi yang dijiwai oleh (an asila dan (embukaan **& 1945, yaitu demokrasi yang mengandung elemen tanggung jawab disamping hak.

ii.

Strategi pembangunan kedua, diarahkan pada dua sasaran pokok, yaitu pemenuhan hak dasar rakyat serta pen iptaan landasan pembangunan yang kokoh.

!.

Mana&emen Nasional %anajemen nasional pada dasarnya merupakan sebuah sistem sehingga lebih tepat

jika digunakan istilah -sistem manajemen nasional. layaknya sebuah sistem, pembahasannya bersi$at komprehensi$)strategis)integral. @rientasinya adalah pada penemuan dan pengenalan +identi$ikasi, $aktor)$aktor strategis se ara menyeluruh dan terpadu. &engan demikian, sistem manajemen nasional dapat menjadi kerangka dasar, landasan, pedoman serta sarana bagi perkembangan proses pembelajaran +learning process, ataupun penyempurnaan $ungsi penyelenggaraan pemerintahan yang bersi$at umum ataupun untuk pembangunan. Sistem manajemen nasional merupakan perpaduan antara nilai, struktur, dan proses untuk men apai kehematan, daya guna dan daya nasional demi men apai tujuan nasional. (roses penyelenggaraan yang serasi dan terpadu meliputi siklus kegiatan perumusan kebijaksanaan +policy formulation, pelaksanaan kebijaksanaan +policy implementation,, dan penilaian hasil kebijaksanaan +policy evaluation, terhadap berbagai kebijaksanaan nasional. Se ara lebih sederhana dapat dikatakan bahwa sebuah sistem sekurang)kurangnya harus dapat menjelaskan unsur, struktur, proses, $ungsi serta lingkungan yang mempengaruhi. 1. Unsur +truktur !an Proses Se ara sederhana unsur)unsur utama sistem manajemen nasional bidang ketatatnegaraan meliputi hal)hal berikut ? a, "egara sebagai -organisasi kekuasaan. mempunyai hak dan peranan atas pemilikan, pengaturan dan pelayanan yang diperlukan dalam mewujudkan ita) ita

12

bangsa, termasuk usaha produksi serta distribusi barang dan jasa bagi kepentingan masyarakat umum +public goods and services,. b, Bangsa Indonesia sebagai unsur -pemilik negara. berperan dalam menentukan sistem nilai dan arah=haluan=kebijakan negara yang digunakan sebagai landasan dan pedoman bagi penyelenggaraan $ungsi)$ungsi negara. , (emerintah sebagai unsur -manajer dan penguasa. berperan dalam penyelenggaraan $ungsi)$ungsi pemerintahan umum serta pembanunan kearah ita) ita bangsa dan kelangsungan pertumbuhan negara. d, %asyarakat adalah unsur -penunjang dan pemakai. yang berperan sebagai kontributor, penerima dan konsumen bagi berbagai hasil kegiatan penyelenggaraan $ungsi pemerintahan seperti yang telah disebutkan. Sejalan dengan pokok pikiran sebelumnya, unsur)unsur utama sistem %anajemen "asional +SIS%;""2S, tersebut se ara stru tural tersusun atas empat tananan +setting,. 2dapun yang dilihat dari dalam ke luar adalah Tata :aksana (emerintahan +T:(,, Tata 2dministrasi "egara +T2",, Tata (olitik "asional +T(",, dan Tata !ehidupan %asyarakat +T!%,. Tata laksana dan tata administrasi pemerintahan merupakan tatanan dalam +inner setting, dari SIS%;""2S. &ilihat dari sisi prosesnya, SIS%;""2S berpusat pada satu rangkaian pengambilan keputusan yang berkewenangan yang terjadi pada tatanan dalam T2" dan T:(. !ata kewenangan disini mempunyai konotasi bahwa keputusan)keputusan yang diambil adalah berdasarkan kewenangan yang dimiliki oleh si pemutus kewenangan berdasarkan hukum. !arena itu, keputusan)keputusan itu bersi$at mengikutserta dapat dipaksakan +compulsory, demham sanksi)sanksi atau dengan insenti$ dan disinsenti$ tertentu yang ditujukan kepada seluruh anggota masyarakat. Sehubungan dengan ini, tatanan dalam +T2" A T:(, dapat disebut Tatanan (engembalian Berkewenangan +T(!B,. Sementara itu, penyelenggaraan T(!B memerlukan proses arus masuk yang dimulai dari T!% melalui T(". 2spirasi dari T!% dapat berasal dari terselenggaranya kegiatan rakyat, baik se ara indi'idual maupun melalui organisasi kemasyarakatan, partai politik, kelompok berpengaruh, organisasi kepentingan, dan pers. %asukan ini berintikan kepentingan rakyat. #angkaian kegiatan dalam T(!B menghasilkan berbagai keputusan
13

yang terhimpun dalam proses arus keluar yang selanjutnya disalurkan ke (T" dan T!%. 2rus keluar ini pada dasarnya merupakan tanggapan pemerintah terhadap berbagai tuntutan, tantangan, serta peluang dari lingkungannya. !eluaran tersebut pada umumnya berupa berbagai kebijaksanaan yang la0imnya dituangkan ke dalam bentuk)bentuk perundangan=peraturan yang sesuai dengan permasalahan, serta klasi$ikasi kebijakan dan instansi yang mengeluarkannya. Sementara itu, terdapat suatu proses umpan balik sebagai bagian dari siklus kegiatan $ungsional SIS%;""2S yang menghubungkan 2rus !eluar dan 2rus %asuk ataupun Tatanan (engambilan !eputusan !erkewenangan +T(!B,. &engan demikian, se ara pro edural, SIS%;""2S merupakan satu siklus berkesinambungan. ". 8ungsi +istem Mana&emen Nasional Bungsi disini dikaitkan dengan pengaruh, e$ek atau akibat dari terpadunya sebuah organisasi atau sistem dalam rangka pembenahan +adaptasi, serta penyesuaian +adjustment, dengan tata lingkungannya untuk memelihara kelangsungan hidup dan men apai tujuan) tujuannya. &alam proses melaraskan diri serta pengaruh mempengaruhi dengan lingkungan itu, SIS%;""2S memiliki $ungsi pokok, yaitu -pemasyarakatan politik.. <al ini berarti bahwa segenap usaha dan kegiatan SIS%;""2S diarahkan pada penjaminan hak dan penertiban kewajiban rakyat. <ak rakyat pada pokoknya adalah terpenuhinya berbagai kepentingan rakyat, sedangkan kewajiban rakyat pada pokoknya adalah keikutsertaan dan tanggungjawab atas terbentuknya situasi dan kondisi kewarganegaraan yang baik. Sehubungan dengan hal ini, setiap warga negara terdorong untuk setia pada negara, taat kepada $alsa$ah, serta taat pada peraturan dan perundangan. &alam proses arus masuk terdapat dua $ungsi, yaitu pengenalan kepentingan dan pemilihan kepemimpinan. Bungsi pengenalan kepentingan adalah untuk menemukan, mengenali, serta merumuskan berbagai permasalahan dan kebutuhan rakyat yang terdapat pada struktur pada Tata !ehidupan %asyarakat +T!%,. &i dalam Tata (olitik "asional +T(",, permasalahan dan kebutuhan tersebut diolah serta dijabarkan sebagai kepentingan nasional.

14

(emilihan kepemimpinan ber$ungsi memberikan masukan tentang tersedianya orang) orang yang berkualitas untuk menempati berbagai kedudukan dan jabatan tertentu, serta menyelenggarakan berbagai tugas dan pekerjaan dalam rangka T(!B. (ada Tatanan (engambilan !eputusan Berkewenangan +T(!B, yang merupakan inti SIS%;""2S, $ungsi)$ungsi yang mentrans$ormasikan kepentingan kemasyarakatan ataupun kebangsaan yang bersi$at politis terselenggara dalam bentuk)bentuk administrati'e untuk memudahkan pelaksanannya. Selain itu, untuk meningkatkan daya guna dan hasil gunanya. Bungsi)$ungsi tersebut adalah ? 1, (eren anaan sebagai rintisan dan persiapan sebelum pelaksanaan, sesuai dengan kebijaksanaan yang dirumuskan7 >, (engendalian sebagai pengarahan, bimbingan dan koordinasi selama pelaksanaan7 serta 6, (enilaian untuk membandingkan hasil pelaksanaan dengan keinginan setelah pelaksanaan selesai. !etiga $ungsi T(!B tersebut merupakan proses pengelolaan lebih lanjut se ara strategis, manajerial, dan operasional terhadap berbagai keputusan kebijaksanaan. !eputusan)keputusan tersebut merupakan hasil dari $ungsi)$ungsi yang dikemukakan sebelumnya, yaitu $ungsi pengenalan kepentingan dan $ungsi pemilihan kepemimpinan yang ditrans$ormasikan dari masukan politik menjadi tindakan administrati$. (ada aspek arus keluar, SIS%;""2S diharapkan menghasilkan ? 1, 2turan, norma, patokan, pedoman, dan lain)lain, yang se ara singkat dapat disebut kebijaksanaan umum +public policies,. >, (enyelenggaraan, penerapan, penegakan, ataupun pelaksanaan berbagai kebijaksanaan nasional yang la0imnya dijabarkan dalam sejumlah program dan kegiatan7 serta 6, (enyelesaian segala ma am perselisihan, pelanggaran dan penyelewengan yang timbul sehubungan dengan kebijaksanaan umum serta program tersebut dalam rangka pemeliharaan tertib hukum. Berdasarkan uraian diatas, dapat dikatakan bahwa pada arus keluar SIS%;""2S memiliki tiga $ungsi utama berikut, yaitu pembuatan aturan + rule making,, penetapan aturan +rule application,, dan penghakiman aturan +rule adjudication, yang mengandung arti penyelesaian perselisihan berdasarkan penentuan kebenaran peraturan yang berlaku.

15

'. PERMA+ALAHAN DAN A,ENDA PEMBAN,UNAN NA+I-NAL (embangunan nasional merupakan agenda nasional yang merupakan perwujudan dari program kerja pemerintah untuk beberapa tahun kedepan. (ada beberapa hal dalam agenda pembangunan terdapat beberapa masalah yang dihadapi, seperti ? a. 1) Permasalahan Pem%angunan Nasional %asih rendahnya pertumbuhan ekonomi mengakibatkan semakin rendah dan menurunnya tingkat kesejahteraan rakyat, serta mun ulnya masalah sosial yang mendasar7 2) !ualitas sumber daya manusia Indonesia semakin rendah7 3) !ualitas manusia dipengaruhi oleh kemampuan dalam mengelola sumber daya alam dan lingkungan hidup7 4) !esenjangan pembangunan antar daerah masih lebar7 5) (erbaikan kesejahteraan rakyat sangat ditentukan oleh hubungan in$rastruktur dalam pembangunan7 6) Belum tuntasnya penanganan se ara menyeluruh terhadap aksi separatisme di 2 eh dan (apua7 7) %asih tingginya kejahatan nasional dan transnasional7 8) &engan wilayah yang sangat luas, serta kondisi sosial ekonomi budaya yang beragam maka potensi an aman, baik dari luar negeri maupun dari dalam negeri tidak bias diabaikan7 9) %asih banyaknya peraturan perundang)undangan yang belum men erminkan keadilan, kesetaraan, perghormatan dan perlindungan terhadap <2%7 10) #endahnya kualitas pelayanan umum terhadap masyarakat7 serta 11) Belum menguatnya pelembagaan politik, lembaga penyelenggara negara, dan lembaga kemasyarakatan. &isamping masalah pokok diatas, masih terdapat permasalahan yang mendasar, antara lain? 1, %asih lambatnya karakter bangsa >, Belum terbangunnya sistem pembangunan, pemerintahan, dan pembangunan yang berkelanjutan7 6, Belum berkembangnya nasionalisme, kemanusiaan serta demokrasi politik dan ekonomi7 4, Belum terjawantahnya nilai)nilai utama kebangsaan, belum berkembangnya sistem yang memungkinkan masyarakat untuk mengadopsi dan memaknai nilai)nilai kontemporer se ara bijaksana7 serta 5, !egamangan dalam menghadapi masa depan serta rentannya sistem pembangunan, pemerintahan, dan kenegaraan dalam menghadapi perubahan.
16

C, Strategi pembangunan kedua, diarahkan pada dua sasaran pokok, yaitu pemenuhan hak dasar rakyat serta pen iptaan landasan pembangunan yang kokoh. b. 1) masyarakat7 2) 3) 4) 5) 6) 7) 1,. >,. 6,. 4,. 5,. C,. 3,. 1, >, 6, 4, 5, C, 3, 4, 9, %engembangkan kebudayaan yang berlandaskan pada nilai luhur7 (eningkatan keamanan, ketertiban, dan penanggulangan kriminalitas7 (en egahan dan penanggulangan separatisme7 (en egahan dan penanggulangan gerakan terorisme7 (eningkatan pengetahuan pertahanan negara7 serta (emantapan politik luar negeri dan peningkatan kerjasama internasional. Agen!a me0u&u!kan In!onesia 4ang a!il !an !emokratis 5 pembenahan sistem hukum nasional dan politik hukum7 (enghapusan diskriminasi dalam berbagai bentuk7 (enghormatan, pemenuhan serta penegakan hukum dan pengakuan atas hak asasi manusia7 (eningkatan kualitas kehidupan dan peran perempuan, serta kesejahteraan dan perlindungan anak. #e'italisasi proses desentralisasi dan otonomi daerah7 (en iptaan tata pemerintahan yang bersih dan berwibawa serta (erwujudan lembaga demokrasi yang makin kokoh. Agen!a meningkatkan kese&ahteraan mas4arakat 5 (enanggulangan kemiskinan (eningkatan in'estasi dan ekspor nonmigas (eningkatan daya saing industri manu$aktur #e'italisasi pertanian (emberdayaan koperasi dan usaha mikro, ke il dan menengah7 (eningkatan pengelolaan B*%" (eningkatan ilmu pengetahuan dan teknologi (erbaikan iklim ketenagakerjaan7 serta (emantapan stabilitas ekonomi makro Agen!a Pem%er!a4aan mas4arakat 5 2genda utama dalam meningkatkan !esejahteraan %asyarakat adalah (emberdayaan %asyarakat, !onsep pemberdayaan masyarakat men akup pengertian community development +(emberdayaan masyarakat, dan Community-based development +pembangunan yang bertumpu pada masyarakat,, dan tahap selanjutnya mun ul istilah Community driven
17

Prioritas Pem%angunan Nasional In!onesia Agen!a me0u&u!kan In!onesia 4ang !amai !an aman meliputi 5 (eningkatan saling per aya dan harmonisasi antar kelompok

de'elopment yang diterjemahkan sebagai pembangunan yang diarahkan masyarakat atau diistilahkan pembangunan yang digerakkan masyarakat. (roses pemahaman se ara mendalam, maka perlu dipahami tentang arti dan makna keberdayaan dan pemberdayaan masyarakat. !eberdayaan dalam konteks masyarakat adalah kemampuan indi'idu yang bersenyawa dalam masyarakat dan membangun keberdayaan masyarakat yang bersangkutan. %asyarakat yang sebagian besar anggotanya sehat $isik dan mentalk, terdidik dan kuat serta ino'ati$, tentu memiliki keberdayaan yang tinggi. !eberdayaan masyarakat ini menjadi sumber dari apa yang dalam wawasan politik pada tingkat nasional disebut !etahanan "asional. %emberdayakan masyarakat adalah upaya untuk meningkat harkat dan martabat lapisan masyarakat Indonesia yang dalam kondisi sekarang tidak mampu melepaskan diri dari perangkap kemiskinan dan keterbelakangan. &engan kata lain memberdayakan masyarakat adalah memampukan dan memandirikan masyarakat se ara maksimal. Berkaitan hal tersebut, maka juga perlu dipahami tentang tujuan pembangunan, konsep pemberdayaan masyarakat dalam konteks perkembangan paradigm pembangunan, pendekatan, aspek kelembagaan beserta mekanismenya serta strategi dalam mewujudkannya. +!husus bahasan ini, akan dikaji melalui proses diskusi kelompok pada kelas pembelajaran,. Serangkaian dengan hal tersebut di atas, maka permasalah)permasalahn nyata yang terjadi di Indonesia adalah konsumsi penduduk, kemiskinan yang bersi$at multidimensi, dan kesenjangan antar wilayah. @leh karena itu, pemerintah menetapkan empat strategi, yaitu? +1, strategi pertumbuhan yang berkualitas +quality growth,, +>, strategi peningkatan akses pelayanan dasar bagi keluarga miskin + accessibility to basic public service,, dan +6, strategi perlindungan sosial +social protection,, serta +4, strategi pemberdayaan masyarakat +community development,.

18

(. Implementasi politik strategi nasional a. Bi!ang politik 1. %emperkuat keberadaan dan kelangsungan "egara !esatuan #epublik Indonesia yang bertumpu pada kebhinekatunggalikaan. *ntuk menyelesaikan masalahDmasalah yang mendesak dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara, perlu upaya rekonsiliasi nasional yang diatur dengan undangDundang. >. %enyempurnakan *ndangD*ndang &asar 1945 sejalan dengan perkembangan kebutuhan bangsa, dinamika dan tuntutan re$ormasi, dengan tetap memelihara kesatuan dan persatuan bengsa, serta sesuai dengan jiwa dan semangat (embukaan *ndangD*ndang &asar 1945. 6. %eningkatkan peran %ajelis (ermusyawaratan #akyat, dan lembagaDlembaga tinggi negara lainnya dengan menegaskan $ungsi, wewenang dan tanggung jawab yang menga u pada prinsip pemisahan kekuasaan dan tata hubungan yang jelas antara lembaga eksekuti$, legislati$ dan yudikati$. b. Politik luar negeri 1. %enegaskan arah politik luar negeri Indonesia yang bebas akti$ dan berorientasi pada kepentingan nasional, menitikberatkan pada solidaritas antar negara berkembang, mendukung perjuangan kemerdekaan bangsaDbangsa, menolak penjajahan dalam segala bentuk, serta meningkatkan kemandirian bangsa dan kerja sama internasional bagi kesejahteraan rakyat. >. &alam melakukan perjanjian dan kerja sama internasional yang menyangkut kepentingan dan hajat hidup orang banyak harus dengan persetujuan lembaga perwakilan rakyat. 6. %eningkatkan kualitas dan kinerja aparatur luar negeri maupun melakukan diplomasi pro)akti$ dalam segala bidang untuk membangun itra positi$ Indonesia di dunia internasional, memberikan perlindungan dan pembelaan terhadap warga negara dan kepentingan Indonesia serta meman$aatkan setiap peluang positi$ bagi kepentingan nasional. c. Pen4elenggara negara 1. %embersihkan penyelenggara negara dari praktek korupsi, kolusi, dan nepotisme dengan memberikan sanksi seberatDberatnya sesuai dengan ketentuan hukum yang
19

berlaku, meningkatkan e$ekti'itas pengawasan internal dan $ungsional serta pengawasan masyarakat dengan mengembangkan etik dan moral. >. %eningkatkan kualitas aparatur negara dengan memperbaiki kesejahteraan dan kepro$esionalan serta memberlakukan sistem karier berdasarkan prestasi dengan prinsip memberikan penghargaan dan sanksi. 6. %elakukan pemeriksaan terhadap kekayaan pejabat dan pejabat pemerintahan sebelum dan sesudah memangku jabatan dengan tetap menjunjung tinggi hak hukum dan hak asasi manusia. d. .omunikasi in#ormasi !an me!ia massa 1. %eningkatkan peman$aatan peran komunikasi melalui media massa modern dan media tradisional untuk memper erdas kehidupan bangsa memperkukuh persatuan dan kesatuan, membentuk kepribadian bangsa, serta mengupayakan keamanan hak pengguna sarana dan prasarana in$ormasi dan komunikasi. >. %eningkatkan kualitas komunikasi di berbagai bidang melalui penguasaan dan penerapan teknologi in$ormasi dan komunikasi guna memperkuat daya saing bangsa dalam menghadapi tantangan global. 6. %eningkatkan peran pers yang bebas sejalan dengan peningkatan kualitas dan kesejahteran insan pers agar pro$esional, berintegritas, dan menjunjung tinggi etika pers, supremasi hukum, serta hak asasi manusia. e. Agama 1. %emantapkan $ungsi, peran dan kedudukan agama sebagai landasan moral, spiritual, dan etika dalam penyelenggaraan negara serta mengupayakan agar segala peraturan perundangDundangan tidak bertentangan dengan moral agama. >. %eningkatkan kualitas pendidikan agama melalui penyempurnaan sistem pendidikan agama sehingga lebih terpadu dan integral sehingga sistem pendidikan nasional dengan didukung oleh sarana dan prasarana yang memadai. 6. %eningkatkan dan memantapkan kerukunan hidup antar umat beragama sehingga ter ipta suasana yang harmonis dan saling menghormati dalam semangat kemajemukan melalui dialog antar umat beragama dan pelaksanaan pendidikan beragama se ara deskripti$ yang tidak dogmatis untuk tingkat (erguruan Tinggi. f. Pen!i!ikan
20

1. %engupayakan perluasan dan pemerataan kesempatan memperoleh pendidikan yang bermutu bagi seluruh rakyat Indonesia menuju ter iptanya nilaiDnilai uni'ersal termasuk keper ayaan terhadap Tuhan /ang %aha ;sa dalam rangka mendukung terpeliharanya kerukunan hidup bermasyarakat dan membangun peradaban bangsa. >. %erumuskan nilaiDnilai kebudayaan Indonesia, sehingga mampu memberikan rujukan sistem nilai terhadap totalitas perilaku kehidupan ekonomi, politik, hukum dan kegiatan kebudayaan dalam rangka pengembangan kebudayaan nasional dan peningkatan kualitas berbudaya masyarakat. 6. %engembangkan sikap kritis terhadap nilaiDnilai budaya dalam rangka memilahD milah nilai budaya yang kondusi$ dan serasi untuk menghadapi tantangan pembangunan bangsa di masa depan. g. .e!u!ukan !an Peranan Perempuan 1. %eningkatkan kedudukan dan peranan perempuan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara melalui kebijakan nasional yang diemban oleh lembaga yang mampu memperjuangkan terwujudnya kesetaraan keadilan gender. >. %eningkatkan kualitas peran dan kemandirian organisasi perempuan dengan tetap mempertahankan nilai persatuan dan kesatuan serta nilai historis perjuangan kaum perempuan, dalam rangka melanjutkan usaha pemberdayaan perempuan serta kesejahteraan keluarga dan masyarakat. h. Pemu!a !an -lahraga 1. %enumbuhkan budaya olahraga guna meningkatkan kualitas manusia Indonesia sehingga memiliki tingkat kesehatan dan kebugaran yang ukup, yang harus dimulai sejak usia dini melalui pendidikan olah raga di sekolah dan masyarakat. >. %eningkatkan usaha pembibitan dan pembinaan olahraga prestasi harus dilakukan se ara sistematis dan komprehensi$ melalui lembagaDlembaga pendidikan sebagai pusat pembinaan di bawah koordinasi masingDmasing organisasi olahraga termasuk organisasi penyandang a at bersama)sama dengan masyarakat demi ter apainya sasaran yang membanggakan di tingkat internasional. 6. %engembangkan iklim yang kondusi$ bagi generasi muda dalam mengaktualisasikan segenap potensi, bakat, dan minat dengan memberikan kesempatan dan kebebasan mengorganisasikan dirinya se ara bebas dan merdeka sebagai wahana pendewasaan
21

untuk menjadi pemimpin bangsa yang beriman dan bertakwa, berakhlak mulia, patriotis, demokratis, mandiri dan tanggap terhadap aspirasi rakyat. i. Pem%angunan Daerah 1. %engembangkan otonomi daerah se ara luas, nyata dan bertanggung jawab dalam rangka pemberdayaan masyarakat, lembaga ekonomi, lembaga politik, lembaga hukum, lembaga keagamaan, lembaga adat dan lembaga swadaya masyarakat, serta seluruh masayrakat dalam wadah "egara !esatuan #epublik Indonesia. >. %elakukan pengkajian tentang berlakunya otonomi daerah bagi daerah propinsi, daerah kabupaten, daerah kota dan desa. 6. %emper epat pembangunan ekonomi daerah yang e$ekti$ dan kuat dengan memberdayakan pelaku dan potensi ekonomi daerah serta memperhatikan penataan ruang, baik $isik maupun sosial sehingga terjadi pemerataan pertumbuhan ekonomi sejalan dengan pelaksanaan ekonomi daerah. j. +um%er Da4a Alam !an Lingkungan Hi!up 1. %engelola sumber daya alam dan memelihara daya dukungnya agar berman$aat bagi peningkatan kesejahteraan rakyat dari generasi ke generasi. >. %eningkatkan peman$aatan potensi sumber daya alam dan lingkungan hidup dengan melakukan konser'asi, rehabilitasi, dan penghematan penggunaan, dengan menerapkan teknologi ramah lingkungan. 6. %endelegasikan se ara bertahap wewenang pemerintah pusat kepada pemerintah daerah dalam pelaksanaan pengelolaan sumber daya alam se ara selekti$ dan pemeliharaan lingkungan sehingga kualitas ekosistem tetap terjaga, yang diatur dengan undangDundang. k. Pertahanan !an keamanan 1. %enata Tentara "asional Indonesia sesuai paradigma baru se ara konsisten melalui reposisi, rede$inisi, dan reaktualisasi peran Tentara "asional Indonesia sebagai alat negara untuk melindungi, memelihara dan mempertahankan keutuhan "egara !esatuan #epublik Indonesia terhadap an aman dari luar dan dalam negeri, dengan menjunjung tinggi hak asasi manusia dan memberikan darma baktinya dalam membantu menyelenggarakan pembangunan.

22

>. %engembangkan kemampuan sistem pertahanan keamanan rakyat semesta yang bertumpu pada kekuatan rakyat dengan Tentara "asional Indonesia, !epolisian "egara #epuiblik Indonesia sebagai kekuatan utama didukung komponen lainnya dari kekuatan pertahanan dan keamanan negara dengan meningkatkan kesadaran bela negara melalui wajib latih dan membangun kondisi juang, serta mewujudkan kebersamaan Tentara "asional Indonesia, !epolisian "egara #epublik Indonesia dan rakyat. 6. %eningkatkan kualitas kepro$esionalan Tentara "asional Indonesia, meningkatkan rasio kekuatan komponen utama serta mengembangkan kekuatan pertahanan keamanan negara ke wilayah yang di dukung dengan sarana, prasarana, dan anggaran yang memadai.

B2B III (;"*T*( 2. !;SI%(*:2" Strategi nasional disusun untuk pelaksanaan politik nasional misalnya stretegi jangka pendek, menengah, dan jangka panjang. 1adi, strategi adalah ara melaksanakan politik nasional dalam men apai sasaran dan tujuan yang ditetapkan dalam konteks politik nasional.
23

Strati$ikasi politik +kebijakan, nasional dalam "egara #epublik Indonesia terdiri dari o Tingkat (enentu !ebijakan (un ak o Tingkat !ebijakan *mum o o Tingkat (enentuan !ebijakan !husus Tingkat (enentu !ebijakan Teknik

&idalam mewujudkan 'isi dan menjalankan misi pembangunan nasional, ditempuh > +dua, strategi pokok pembangunan, yaitu ? Strategi penataan kembali Indonesia yang diarahkan pada sistem ketatanegaraan yang dilandasi dengan berdirinya negara kebangsaan Indonesia, yang meliputi (an asila, **& 1945, tetap tegaknya "!#I, serta tetap berkembangnya pluralisme dan keberagaman dengan prinsip Bhinneka Tunggal Ika Strategi pembangunan Indonesia yang diarahkan untuk membangun Indonesia di segala bidang merupakan perwujudan dari amant yang tertera jelas dalam pembukaan **& 1945.

(ermasalah)permasalahn nyata yang terjadi di Indonesia adalah konsumsi penduduk, kemiskinan yang bersi$at multidimensi, dan kesenjangan antar wilayah. @leh karena itu, pemerintah menetapkan empat strategi, yaitu? +1, strategi pertumbuhan yang berkualitas +quality growth,, +>, strategi peningkatan akses pelayanan dasar bagi keluarga miskin +accessibility to basic public service,, dan +6, strategi perlindungan sosial +social protection,, serta +4, strategi pemberdayaan masyarakat +community development,.

24