Anda di halaman 1dari 28

Case report session rotasi 2

VARICELLA (CHICKEN FOX)


Oleh : Helda Wati Firsta Lori Mahdedi

Preseptor : Dr. Sri Handayani MP Sp.M

DEFINISI

Varicella (Cacar Air) adalah penyakit infeksi yang umum yang biasanya terjadi pada anak-anak dan merupakan akibat dari infeksi primer Virus Varicella Zoster.

EPIDEMIOLOGY

Tahun 1995 varisella merupakan penyakit infeksi paling sering pada anak-anak di USA. Kebanyakan anak 15 tahun, Dewasa < 5% Epidemik Varicella terjadi pada musim dingin dan musim semi persentasi komplikasi dan kematian tinggi pada balita, dewasa, dan dengan orang imun yang terkompromi. Pada rumah tangga penularan 65%-86%

ETIOLOGI

Varicella Zooster Virus (VZV)

PATOFISIOLOGI

GEJALA KLINIS

Gejala awalnya berupa sakit kepala demam sedang dan rasa tidak enak badan, pilek, cepat merasa lelah, lesu, dan lemah. Pada kasus yang lebih berat, bisa didapatkan nyeri sendi, sakit kepala dan pusing ==> kemerahan pada kulit yang berukuran kecil yang pertama kali ditemukan di sekitar dada dan perut atau punggung lalu diikuti timbul di anggota gerak dan wajah.lenting berisi cairan dengan dinding tipis(nyeri atau gatal)keropeng (krusta) (hiperpigmentasi) Papula di mulut (ulkus), Ulkus juga dapat ditemukan di kelopak mata, saluran pernapasan bagian atas, rectum dan vagina. pembengkakan kelenjar getah bening dileher Orang dewasa tampak mempunyai penyakit yang lebih berat dibandingkan dengan anak-anak.

DIAGNOSIS
Anamnesis Pemeriksaan fisik Pemeriksaan Penunjang

Tzank test kultur dari cairan vesikel metode shellvial sensitive dan lebih cepat, dimana hasilnya diberikan dalam waktu 1-3 hari. PCR Immunofluorescence Deteksi serologis

DIFFERENSIAL DIAGNOSIS

Variola

PEMERIKSAAN LABOR
Kerokan/apusan + Giemsa dan Hematoksilin Eosin

giant cell berinti banyak epitel sel berisi Acidophilic Inclusion Bodies imunofluoresen antigen virus intrasel

Isolasi virus fibroblast pada embrio manusia. Antibodi terhadap varicella Complemen Fixation Test, Neurailization Test, FAMA, IAHA, dan ELISA.

TATALAKSANA

ANTIPIRETIK ANTIHISTAMIN LOTION KALAMIN ATAU LOTION YANG MENGANDUNG MENTOL ANTIVIRAL Untuk mengurangi resiko terjadinya infeksi bakteri kulit dicuci sesering mungkin dengan air dan sabun, menjaga kebersihan tangan, kuku dipotong pendek, pakaian tetap kering dan bersih.

KOMPLIKASI
Pneumonia karena virus Peradangan jantung Peradangan sendi Peradangan hati Infeksi bakteri (erisipelas, pioderma, impetigo bulosa) Ensefalitis (infeksi otak).

PROGNOSIS
Dengan perawatan teliti dan higiene yang baik prognosis yang baik dan jaringan parut yang timbul akan menjadi sedikit

neonatus dan anak yang menderita leukimia, immunodefisiensi mortalitas tinggi. Mortalitas tinggi pneumonitis dan ensefalitis.

PENCEGAHAN
Vaksin varisela biasanya diberikan kepada anak yang berusia 12-18 bulan.

Pasien Imunokompromis dan memiliki resiko tinggi mengalami komplikasi

immunoglobulin zoster atau immunoglobulin varicella-zoster.

STATUS PASIEN

Identitas Pasien Nama Kelamin Umur Pekerjaan Pendidikan Alamat : Bima Sakti : Laki-laki : 12 tahun :: SD : Jl.Payakumbuh III/552

LATAR BELAKANG SOSIAL-EKONOMIDEMOGRAFI-LINGKUNGAN KELUARGA

a. Status Perkawinan : belum menikah b. Jumlah Anak :c. Status Ekonomi Keluara : Mampu d. KB :-

Kondisi Rumah

- Rumah permanen berlantai semen - Perkarangan kecil, kurang bersih dan kurang terawat - Listrik ada - Sumber air : air sumur gali, jarak sumur ke jamban 4 meter - Jamban ada 1 buah, di luar rumah,berlantai semen, kebersihan kurang - Sampah di kumpulkan kemudian dibakar di pekarangan rumah Kesan : higine dan sanitasi kurang baik

- Jumlah penghuni 4 orang, pasien,adik perempuan pasien danortu pasien.Ayah pasien bekerja sebagai Penjal perabot keliling.

- Hubungan dengan keluarga baik - Faktor stress dalam keluarga (-)

- Pasien tidak pernah menderita penyakit seperti ini sebelumnya. - Adik pasien menderita penyakit yang sama 1 minggu yang lalu

Keluhan utama

Gelembung-gelembung berisi cairan yang gatal di tubuh, tangan dan kaki sejak 2 hari yang lalu

Riwayat Penyakit Sekarang Gelembung-gelembung berisi cairan yang gatal di tubuh, tangan dan kaki sejak 2 hari yang lalu Awalnya pasien demam tidak tinggi, tidak menggigil dan tidak berkeringat, kemudian timbul gelembung-gelembung berisi cairan bening, ukuran sebesar kepala jarum pentul, berdinding tipis dan terasa gatal di wajah,leher, dada,tangan dan kaki. nyeri tidak ada Badan terasa lemas, nafsu makan tidak ada, nyeri-nyeri di persendian sejak 2 hari yang lalu Keluhan mata merah ada 3 hari yang lalu Keluhan telinga tidak ada Adik Pasien menderita sakit yang sama 1 minggu yang lalu. Riwayat tetangga dengan keluhan yang sama (+) Riwayat di gigit serangga (-),alergi obat dan makanan (-)

Pemeriksaan Fisik

Status Generalis
Keadaan Umum Kesadaran Nadi Nafas TD Suhu BB : Baik : CMC : 80x/ menit : 19x/menit : 120/80 mmHg : 37,6 0C : 28 Kg

Mata

Konjungtiva tidak anemis, Sklera tidak ikterik

Kulit

Turgor kulit baik , sianosis (-)

Pulmo Inspeksi Palpasi Perkusi Auskultasi ronkhi (-/-)

: simetris kiri = kanan : fremitus kiri = kanan : sonor : suara nafas vesikuler, wheezing (-/-),

Thorax

Jantung Inspeksi : iktus tidak terlihat Palpasi : iktus teraba 1 jari medial LMCS RIC V Perkusi : Kiri : 1 jari medial LMCS RIC V Kanan : LSD Atas : RIC II Auskultasi : bunyi jantung murni, irama teratur, bising (-)

Abdomen

Inspeksi : Perut tidak tampak membuncit Palpasi : Hati dan lien tidak teraba, Nyeri Tekan ( - ) Perkusi : Timpani Auskultasi : BU (+) N

Ekstremitas

reflex fisiologis +/+, reflex patologis -/, Oedem tungkai -/-

Status Dermatologikus

Lokasi : wajah, leher, dada, punggung, perut, tangan dan kaki Distribusi : generalisata Bentuk : khas Susunan : Tidak khas Batas : Tegas Ukuran : lentikuler Efloresensi : vesikel dengan dasar makula eritem , krusta (+)

Diagnosis Kerja

Varisella Variola
Tzank Test

Diagnosis Banding

Laboratorium Anjuran

MANAJEMEN
Jaga daya tahan tubuh dengan makan makanan bergizi Menjaga kebersihan badan Jangan memecahkan gelembung dengan jangan digaruk atau dengan memakai bedak

Preventif
Promotif Kuratif

menjelaskan pada pasien mengenai penyakitnya dan cara penularannya

asiklovir tablet 400 mg (5 x 1,5 tablet/hari) paracetamol tablet 500 mg (3 x 2/3 tablet/hari) CTM tablet 4mg (2 x 2/3 tablet/hari) Bedak salisil talk

Jaga kebersihan kulit Rehabilitatif agar tidak infeksi

PUSKESMAS NANGGALO Dokter : Helda Wati Tanggal : 10 Januari 2013

R/ Asiklovir tab 400 mg No. XV S 5 dd tab 1 ------------------------------------------------------------------------- R/ Paracetamol tab 500mg No.V
S 3 dd tab 2/3

------------------------------------------------------------------------- R/ CTM tab 4 mg No. X S 2 dd tab 2/3 ------------------------------------------------------------------------- R/ Salicyl talk No.I Sue -------------------------------------------------------------------------

-------------------------------------------------------------------------------------------Pro : Bima Sakti Umur : 12 tahun Alamat : Jln. Payakumbuh III,no.552