Anda di halaman 1dari 26

GAGAL JANTUNG

A. Jamallairi Pandawi

Pendahuluan

> 5 juta orang terkena gagal jantung dan setiap tahunnya 550.000 kasus baru yang terdiagnosa. 80 % kasus ditemukan pada pasien diatas 65 tahun Di negara berkembang 400.000-700.000 setiap tahunnya merupakan gagal jantung kasus baru Gagal jantung merupakan yang tersering kedua setelah infark miokard akut 5 tahun meninggal (62%) dan apabila gagal jantung derajat IV akan meninggal 40-50 % tiap tahunnya

Anatomi dan fisiologi

Katup Trikuspidalisv

Katup Pulmonal

Katup bikuspidalis

Katup Aorta

Definisi

Gagal jantung merupakan sindroma klinis yang terdiri dari :


Gejala

gagal jantung : napas pendek yang tipikal saat istirahat atau saat melakukan aktivitas disertati kelelahan Tanda retensi cairan : Kongesti paru atau edema pergelangan kaki Adanya bukti objektif dari gangguan struktur atau fungsi jantung saat istirahat

Gagal jantung merupakan sindroma klinis yang komplek yang ditandai oleh disfungsi dari ventrikel kiri, disfungsi ventrikel kanan atau keduanya dan menghasilkan perubahan regulasi neurohormonal

Epidemiologi

23 juta orang di seluruh dunia mengidap gagal jantung gagal jantung jarang pada usia 45 tahun tapi menanjak tajam pada usia 75-84 tahun Angka kejadian gagal jantung lebih sering pada laki-laki dibanding perempuan tetapi setengah dari kejadian gagal jantung terjadi pada wanita karena angka harapan hidup mereka yang lebih lama

Etiologi
1. EF terdepresi (<40%) a. PJK Infark Miokard Iskemik Miokard a. a. a. a. Kenaikan Tekanan Hipertensi Penyakit katup obstruktif Kenaikan Volume Penyakit katup regurgitasi Left to right shunting Extracardiac shunting Kardiomiopati dilatasi non iskemik Familial/genetic Kelainan infiltratrive Keruksakan akibat obat Penyakit metabolic Virus Penyakit Clagas Kelainan irama dan detak jantung Bradiaritmia kronis Takiaritmia kronis
EF Terpelihara ( >40%) a. Hipertrofi patologis Primer Sekunder a. a. a. a. a. Penuaan Kardiomiopati restriksi Fibrosis Kelainan endo miokardium Pulmonary Heart Disease Cord Pulmonale Kelainan pembuluh darah paru l. Peningkatan output m. Kelainan Metabolik Tirotoksikosis Beri-beri n. Aliran darah yang berlebih Shunt arteri vena sistemik Anemia kronis

Faktor resiko

Merokok : 2-3 kali mengalami kematian akibat jantung koroner Kurang aktivitas meningkatkan resiko kardiovaskular Perubahan pola diet, obesita dan hiperlipidemia DM dan Hipertensi Faktor usia dan jenis kelamin Faktor keturunan

Patofisiologi

Type-Type Gagal Jantung


1. Gagal jantung sistolik dan gagal jantung diastolic 2. Low Output dan High Output Heart Failure (HF) 3. Gagal Jantung Kanan dan Gagal Jantung Kiri 4. Gagal Jantung Backward dan Gagal Jantung Forward

Klasifikasi Gagal Jantung


ACC/AHA Stadium 1 Memiliki resiko tinggi untuk berkembang menjadi gagal jantung. Tidak terdapat gangguan structural atau fungsional jantung, tidak terdapat tanda atau gejala Stadium B Telah terbentuk penyakit structural jantung yang berhubungan dengan perkembangan gagal jantung, tidak terdapat tanda dan gejala NYHA Kelas I No symptoms from ordinary activities

Kelas II Comfortable at rest or during mild exertion

Stadium C Gagal jantung yang simtomatis berhubungan dengan penyakit structural jantung yang mendasari
Stadium D Penyakit structural jantung yang lanjut serta gejala gagal jantung yang sangat bermakna saat istirahat walaupun sudah mendapat terapi medis maksimal

Kelas III Symptomatic with any activity

Kelas IV Symptomatic at rest. Confined to bed or chair

Kriteria Gagal Jantung


Kriteria Mayor Kriteria Minor

1) Paroksismal nocturnal dispneu. 2) Distensi vena leher. 3) Ronki paru. 4) Kardiomegali. 5) Edema paru akut. 6) Gallop S3. 7) Peninggian tekanan vena jugularis. 8) Refluks hepatojugular.

1) Edema ekstremitas. 2) Batuk malam hari. 3) Dispneu deffort. 4) Hepatomegali. 5) Efusi pleura. 6) Penurunan kapasitas vital 1/3 dari normal. 7) Takikardia (>120/menit).

Manifestasi klinis gagal jantung


a. Gejala utama dari gagal jantung adalah kelelahan dan sesak nafas. Tanda lainnya yaitu : Ortopnea Batuk malam hari Paroximal nocturnal dispneu Pernapasan cheyne-stokes ini biasanya berhubungan dengan out put jantung yang rendah Edema pulmonal akut

Gejala lain seperti :


Gejala

gastro intestinal : Mual, muntah, nyeri perut dan rasa penuh pada perut Liver : nyeri kuadran kanan atas (kongsti dan peregangan kapsul di liver) Gejala serebral : kebingungan, disorientasi, gangguan tidur dan insomnia

Pemeriksaan Fisik

Tekanan vena jugular meningkat Krepitasi pada kedua paru Jantung : tampak adanya kardiomegali, bunyi tambahan jantung S3 atau S4 atau dapat juga ditandai dengan adanya murmur atau gallop Abdomen : hepatomegali merupakan tanda penting pada gagal jantung, tmpak juga adanya asites Extermitas : adanya edema pada ektermitas. Meskipun bukan tanda utama adanya gagal jantung

Pemeriksaan Penunjang
Tes Laboratorium

Studi diagnostic

Darah lengkap Kreatinin serum Enzyme liver Urinalisis Serum glukosa Thyroid test

EKG Foto Thorax Ekokardiografi Radionuklida ventrikulography Kateter jantung

Diagnosis BAnding

COPD

Terapi

Pencegahan a. Tindakan pencegahan Ditujukan untuk pencegahan pada stadium I dan II dimana mendeteksi dini adanya hipertensi, gangguan metabolic seperti diabetes militus dan mengobati infark miokard b. Koreksi factor pencetus Pengobatan terbaik untuk untuk gagal jantung adalah mengobati dari factor pencetus terjadi gagal jantung c. Perubahan aktivitas dan pola makan

d. Latihan Dengan latihan akan meningkatkan ambang gejala gagal jantung e. Diit Pembatasan kalori diperlukan pada pasien dengan kelebihan berat badan untuk mengurangi kinerja jantung Membatasi Na dapat mengurangi retensi air. Sodium (1.5-2g) Mengurangi stress emosional

Medikamentosa

Diuretik Diberikan pada tanda2 kongesif. Obat ini mensekresi Na dan air dan membantu volume plasma dan meningkatkan kapasitas fungsional - Thiazide - Loop Diuretik - Diuretik hemat kalium Vasopresin reseptor antagonis Inotropik Obat Vasoaktif Angiostensin Converting Enzym Inhibitor

Angiostensin II reseptor bloker bloker Peptida natriuretik Obat antiaritmia Obat antiiskemik Aldosterone reseptor bloker

Terapi Non Medikamentosa


a. Revaskularisasi miokardium b. aneurismektomi ventricular c. cardiac packing d. implantable cardiac defiblilator devices e. transplantasi jantung f. circulatory assist devices

Prognosis

Pada umumnya prognosis untuk gagal jantung adalah buru

TERIMA KASIH