Anda di halaman 1dari 19

Oleh: Novita Natasia K Kepaniteraan Klinik Obstetri & Ginekologi RSUD BEKASI

Progestin

Depo Provera
Depo Noristerat Cyclo Provera

Progestin + Estrogen Propionat

A.Depo Provera ( Depo Medroksi Progesteron Asetat) Mengandung 150 mg Depo Medroksi Progesteron Asetat
B.Depo Noristerat (Depo Norestiteron Enantat) Mengandung 200 mg Norestite ron Enantat

Menghalangi pengeluaran FSH & LH sehingga tidak terjadi pelepasan ovum

Mengentalkan Lendir serviks sehingga sulit ditembus spermatozoa


Perubahan peristaltik tuba falopi sehingga konsepsi dihambat

Mengubah endometrium sehingga tidak sempurna untuk implantasi hasil konsepsi

Pasca Persalinan
Hari ke 3-5 post partum atau sesudah ASI berproduksi

6-8 minggu pasca bersalin,asal dipstikan bahwa ibu tidak hamil

Pasca Keguguran
Segera setelah selesai kuretase 30 hari Saat pasca Menstruasi keguguran pada hari asal ibu 1-5 belum hamil lagi

DepoProvera
Interval 12 minggu

Norigest Interval 8 minggu

Cyclofem Interval 4 minggu

Efektivitas tinggi mencegah kehamilan Sederhana pemakaiannya ( injeksi 4x/tahun) Tidak berpengaruh pada hubungan suami istri

Tidak berpengaruh terhadap ASI Tidak mengandung estrogen sehigga tidak berdampak terhadap jantung

Perdarahan tidak teratur atau bercak atau amenore Keterlambatan kembali subur sampai 1 tahun
Berat badan meningkat Berkaitan dengan osteoporosis dalam pemakaian jangka panjang

Kehamil an

Perdarahan saluran genital yang tidak terdiagnosis

Penyakit arteri berat di masa lalu atau masa ini

Penyakit hati

Penyakit sistemik ganas: kanker

Kanker bergantung steroid seks mis.kanker mamae

Depresi berat

Usia reproduksi

Nulipara & yang telah memiliki anak

Wanita menyusui

Wanita setelah melahirkan namun tidak menyusui

Setelah abortus

Telah banyak anak namun tidak menghendaki tubektomi

Wanita yang menggunakan obat epilepsi fenitoin atau obat rifampisin

Wanita yang tidak dapat menggunakan kontrasepsi estrogen

Sering lupa menggunakan kontrasepsi estrogen

Peningkatan BB
Bervariasi sekitar 1-5 kg/tahun Tergantung reaksi tubuh terhadap metabolisme progesteron Hormon progesteron meningkatkan metabolisme karbohidrat menjadi lemak, aktifitas fisik, nafsu makan

Penurunan BB
Bervariasi sekitar 1,5-2 kg/tahun