Anda di halaman 1dari 5

Salah satu contoh langkah penggunaan video dalam strategi pembelajaran POE adalah sebagai berikut: (i) Siswa

dibagi menjadi pasangan, terdiri dari dua orang bila mungkin (ii) MEreka menonton video (iii) sebelum mereka menonton video, mereka akan diberikan multiple choice mereka tidak akan memverbalisasi apa ang mereka prediksi" (iii) dan selanjutn a" ang akan dikembangkan pada instrumen (!), dan mereka akan memilih jawaban (a), (b) atau (c)" #isini

Cut

$"% & potheses: 'video digital interakti( berbasis POE dapat mendorong siswa belajar akti(' ) Mengapa anda bisa berpikir seperti itu* ) +ctive learning ) MEnurut +chor et al ($,!!), less abstraction, maka siswa akan semakin akti( berpartisipasi dalam pelajaran ) less abstraction perlu demonstrasi ) demonstrasi (atau visualisasi) mendorong proses metakognisi dalam pelajaran sains ) pengakti(an scienti(ic reasoning dan pengasahan science process skill dengan strategi POE (Predict)Observe)E-plain) ) proses metakognisi mendorong pengakti(an scienti(ic reasoning siswa (lihat di 'visualisation: a metacognitive skill')

DS 2. penggunaan multi media dalam pembelajaran Sains 2.1 Use of multimedia in a lesson as Modes of Representation: Why isuali!ation important in learning" espe#ially in S#ien#e $refer to %&isuali!ation: ' meta#ogniti e s(ill in s#ien#e and s#ien#e edu#ation) 2.2. Digital ideos: as one of modes of representation: isualisasi* meta#ogniti e pro#ess* +ada tahun 1,-1" seorang psi(olog .erome /runer dalam sebuah pertemuan menjelas(an dan

menerang(an per(embangan penggunaan te(nologi dalam pembelajaran selama a(hir tahun 1,01an" dan dia menyata(an dan mempredi(si bagaimana nantinya" penggunaan audio isual $dalam hal ini pasti ada hubungannya dengan te(nologi modern pasti a(an banya( dipa(ai dalam dunia pendidi(an $pada masa itu mung(in te(nologi audio isual belum dipa(ai se#ara umum dalam pendidi(an)" namun .erome juga mengingat(an bah2a penggunaan te(nologi seperti ini didalam pendidi(an harus diguna(an dan diran#ang sebai( mung(in hingga dapat diguna(an dengan bai( di dalam pembelajaran" bah(an" /runer menyinggung penggunaan ideo didalam pembelajaran dengan 3the intellegent use of [audiovisual] resources will depend upon how well we are able to integrate the technique of the filmmaker or program producers with the technique and wisdom of the skillful teacher.3 $.erome /runer ta(en from 34ea#hing and 5earning +hysi#s 2ith 6ntera#ti e ideo" Dean 7ollmann 8 Robert 9. :uller" 1,,;). .adi dari sini perlu diingat dalam mendesain sebuah multimedia atau audio isual" ma(a selain (ita memperhati(an te(ni( pembuatan ideo pembelajaran" (ita juga harus mengingat bah2a dalam pengembangan ideo $ataupun media pembelajaran lainnya)" (ita tida( lupa tujuan dibuatnya ideo" dan mendesain ideo tersebut $atau media pembelajaran lain) yang dapat men#apai tujuan belajar yang diingin(an saat ideo atau media tersebut dibuat" artinya jangan hanya berpi(ir sebagai seorang pembuat ideo saja" tapi juga harus melihat ideo tersebut dari sisi sebagai seorang guru yang ingin menyampai(an sebuah pembelajaran. 5alu bagaimana sebenarnya fungsi ideo <digital= ini dalam pembelajaran* 'da yang menyata(an bah2a penggunaan ideo atau paling tida( dalam hal ini ideo sebagai representasi isualisasi dalam pembelajaran" adalah salah satu #ara untu( membantu atau mendorong proses meta(ognitif dalam pembelajaran sains $diambil dari 3&isualisation: a M>ta#ogniti e s(ill in S#ien#e and S#ien#e >du#ation" ? .urnal isualisasi dalam pendidi(an ? bu(u M4+). 5alu apa hubungannya meta(ognitif dengan s#ien#e in@uiry" salah satu tujuan pentingAutama dalam pembelajaran sains* dari www"agpa"uakron"edu.p!/.btp"php*

id0metacognition, Metacognition, "Metacognition is the awareness and understanding o( one1s sel( as a thinker'" 2adi dari sini jelas ada hubungan antara metakogniti( dengan pembelajaran sains, dihubungkan dengan proses berpikir siswa selama belajar (proses metakogniti()" 3alu apa hubungann a visualisasi ( ang sangat dibutuhkan dalam pelajaran sains, untuk mengurangi penjelasan abstrak (abstraksi, ang sering sekali dijumpai siswa dalam pelajaran sains terutama 4isika dan 5imia) dengan proses metakogniti( ang terjadi di dalam kepala siswa selama belajra*" #i dalam jurnal '&isualisation: a M>ta#ogniti e s(ill in S#ien#e and S#ien#e
>du#ation3" diimpli(asi(an oleh penulis jurnal tersebut bah2a" isualisasi sangat dibutuh(an dalam proses meta(ognitif" dan bila dilihat dari des(ripsi proses meta(ognitif itu sendiri bah2a" proses s#ientifi# in@uiry tida( bisa lepas dari proses meta(ognitif $(arena untu( bisa berpi(ir ilmiah" ma(a sis2a tersebut harus bisa %berpi(ir%)" berarti dari sini" bisa diambil (esimpulan bah2a isualisasi $mung(in dalam bentu( demonstrasi langsung" gambaran di papan tulis" ideo" simulasi" dan lain?lain) harus ada dalam setiap proses pembelajaran (arena membantu proses berpi(ir sains $s#ientifi# in@uiry) sis2a $bila dihubung(an dengan proses meta(ognitif)" ditambah dengan teori per(embangan (ognitif ana( yang seiring dengan per(embangan umur $dimana sis2a yang masih belajar dan dudu( dibang(u SM+ dan SM'" masih butuh isualisasi" beda dengan ana( (uliahan)" ma(a sema(in nampa( pene(anan pentingnya demonstrasi $ isualisasi) dalam pembelajaran sains. +lease see Sun8Mathe2sB'pr211C about meta#ognition pro#ess. 2.2.1 #ogniti e load

penggunaan multimedia??D help to redu#e #ogniti e load ? tapi apa hubungannya dengan +E> ? but boleh juga dimasu((an disini

C. S#ientifi# >Fperiment $Sientifi# >n@uiry) atau M>tode 6lmiah* ? Ma(ing a hypotheses

Menurut White $1,,1)" strategi +E> ada dalam metode ilmiah atau s#ientifi# en@uiry" misalnya di pembuatan hipotesis" di2a(il(an oleh prediction step" then obser ation tentu saja di2a(il(an oleh obser ation" then analysing di2a(il(an eFplain.

;. Gu(um He2ton ;.1 Gu(um He2ton 6 ?????????????????????????????????????????????????????????????? +eneltian sebelum 1. I>arney and treagust $2111) 2. Iearney" 4reagust" Jeo" 7adni( $2111) C. Junita d(( ;. '#hor et al $untu( menghubung(an a(ti e learning dengan pemahaman ? atau penggunaan :6'C).

Iearney" 4reagust" J>o and 7adni( $2111) mengguna(an 1- ideo (lip digital untu( diguna(an dalam pelajaran yang a(an mengguna(an strategi +E> $dimana mere(a a(an mela(u(an predi(si" obser asi dan menjelas(an mengapa mere(a memilih predi(si yang mere(a pilih)" dari 1- ideo (lip ini" setengahnya adalah ideo (lip yang dibuat orang lain" dan peneliti ini telah meminta i!in untu( mengguna(an ideo tersebut $ ideo yang dipinjam dari orang lain ini adalah ideo demonstrasi fisi(a yang mung(in terlalu berbahaya bila dila(u(an sendiri" atau paling tida( e(sperimen yang peralatannya amat jarang ditemu(an $mahal)" sedang(an K ideo lainnya dibuat sendiri. Iearney" 4reagust" J>o and 7adni( $2111) mengguna(an domain %projectile motion' atau gera( parabola dalam mendesain pembelajarannya yang berbasis strategi +E> dengan mengguna(an ideo (lip demonstrasi ini. Sedang(an I>arney dan 4reagust $2111) juga hampir bertujuan sama" yaitu untu( %elicit and promote discussion about studenst's preconception3. Menurut Iearney dan 4reagust $2111):

3Students generally reacted positively to the program. Meaningful

conversations were observed and data from the audio tapes indicated that students articulated their ideas and often negotiated shared meanings. Feedback from the student questionnaires indicated that the students also perceived meaningful conversations taking place during their engagement with the program." juga disebutkan dari tulisan dan jawaban siswa dalam tahap prediksi, dapat diketahui bahwa ban ak konsep 1pre !ewtonian1 ang sudah siswa ketahui sendiri sebelum belajar (memang sudah ada di kepala mereka, walaupun mereka belum diajarkan (prekonsepsi))" 6eda dengan penelitian Iearney" 4reagust" J>o and 7adni( $2111) yang fo(us gera( parabola
atau %traje#tory motion%" Iearney and 4reagust $2111) fo(us pada (onsep :or#e and Motion $9era( dan 9aya).

Sedangkan dalam penelitian ini, akan mencontoh langkah peneltian 5earne , 7reagust,, 8eo dan 9adnik ($,,!) bedan a han a pada domain penelitian" Sedangkan bila dibandingkan dengan penelitian ang dilakukan oleh 5earne dan 7reagust ($,,!), maka penelitian mereka mereka (okus pada konsep 4orce and Motion, sedangkan pada penelitian ini pokok bahasan akan lebih dikerucutkan menjadi 13aw o( inertia1 (hukum kelembaman)" Sedangkan dalam previous research orang lalu apa bedan a dengan riset kita, misaln a di 8Eo, 9adnik, 5earne , 7reagust ($,,!), mereka mengembangkan video clips on 1projectile motion1, dan mereka menggunakan :uestionaires, interview dan observasi, sedangkan pada penelitian ini akan digunakan 1direct observation1 dan juga :uestionaire" Sama seperti ang dilakukan dalam penelitian 5Earne , 7reagust, 8ao dan 9adnik ($,,!) dimana mereka ingin melihat (salah satu dari tujuan penelitian mereka) persepsi siswa tentang pembelajaran dengan menggunakan strategi POE dan dengan menggunakan video klip demonstrasi ang ada hubungann a dengan gerak parabola (pro"ectile motion), maka penelitian ini juga akan melakukan hal ang sama aitu untuk melihat persepsi siswa tentang media pembelajaran (video) ang dibuat ang menggunakan strategi POE ini, bedan a video klip ang dibuat akan menampilkan live events ang menggambarkan demonstrasi hukum kelembaman (#aw of inertia)"
Dalam pembahasan Iearney dan 4reagust $2111)" mere(a juga ingin melihat persepsi sis2a"" namun bedanya bila dalam penelitian mere(a" mere(a fo(us pada persepsi sis2a a(an program yang mere(a buat $dimana semua tahapan yang mere(a la(u(an ter(omputerisasi" bah(an hasil ja2aban predi(si yang sis2a la(u(an langsung tere(am dalam program yang mere(a buat" ma(a penelitian ini hanya a(an fo(us pada rea(si sis2a terhadap ideo yang di(embang(an dalam penelitian ini" dan tida( a(an memfo(us(an diri pada program?program yang diguna(an untu( membuat ideo ini" 2alaupun mung(in lang(ah?lang(ah dan strategi pengembangan a(an dijelas(an dalam penelitian ini. Mengapa tida( mela(u(an hal yang dila(u(an oleh Iearney dan 4reagust $2111)" (arena mengingat (eterbatasan 2a(tu untu( mengembang(an program" lalu harus pula mengembang(an ideo" (arena itulah dalam penelitian (ali a(an lebih difo(us(an pada pengembangan ideonya.

$penelitina sebelum)