Anda di halaman 1dari 8

Agra Dewata 3IPA2 / no.1 Albert Avellino 3IPA2 / no.2 Antonius Marcel 3IPA2 / no.

EVOLUSI I. ADAPTASI DAN SELEKSI


1. Macam kupu kupu manakah yang paling banyak dimangsa burung? Mengapa demikian? Yang paling banyak dimangsa adalah kupu kupu yang berwarna gelap , hal ini karena pohon pohonnya berwarna terang sehingga kupu kupu yang berwarna gelap lebih mudah terlihat oleh predator dibandingkan dengan kupu kupu yang berwarna cerah

2.

Andaikata kami masuk hutan, dan menghitung jumlah kupu - kupu yang berwarna terang dan jumlah kupu - kupu yang berwarna gelap. Bagaimanakah hasil perhitungan yang akan kamu peroleh? Perhitungan yang akan diperoleh , Jumlah kupu kupu berwarna cerah lebih banyak daripada jumlah kupu kupu yang berwarna gelap

3.

Menurut pendapatmu , apakah semua kupu - kupu yang berwarna gelap akan lenyap? Tidak punah , tetapi hanya jumlah kupu kupu berwarna gelap lebih sedikit daripada yang berwarna cerah , tetapi tidak sampai tidak ada sama sekali.

4.

Menurut pendapatmu apa yang terjadi dengan batang-batang pohon setelah beberapa tahun kemudian? Limbah industri di Inggris akan yang semakin banyak akan mengotori pohon sehingga tidak berwarna cerah lagi , melainkan menjadi lebih gelap.

5.

Bagaimana dampak perubahan lingkungan ini terdapat populasi kupu - kupu? Mengapa demikian? Dampaknya adalah perkembengan kupu kupu berwarna gelap akan meningkat tajam karena lebih terlindungi dari predator. Sedangkan kupu kupu yang berwarna cerah akan menjadi sedikit karena mudah terlihat oleh predator

6.

Mengapa adanya variasi dalam suatu populasi adalah bermanfaat? Apakah tidak lebih baik bila semua individu berciri sama dengan individu yang paling adaptif? Bermanfaat karena akan membuat spesies baru. Selain itu jika semua hanya satu jenis individu yang sama maka jika terjadi seleksi alam akan menyebabkan semua individu menjadi punah sehingga tidak ada lagi mahluk hidup yang ada.

7.

Untuk beradaptasi dengan lingkungan yang penuh jelaga, apakah seekor kupu - kupu yang berwarna terang dapat berubah? Jelaskan! Tidak , karena warna kupu kupu tersebut berasal dari gen, sehingga warnanya tidak akan pernah berubah menjadi warna gelap ataupun warna lainnnya

2. HOMOLOGI
1. Apakah persamaan yang dapat kamu amati pada anggota gerak depan binatang yang terdapat pada gambar di atas Dari gambar yang saya amati persamaan dari anggota gerak depan binatang tsb adalah adanya tulang humerus, radius,ulna dan phalanges

2.

Perbedaaan apa saja yang dapat kamu amati dari anggota dengan berbagai binatang vertebrata tsb? Perbedaaan yang dapat saya ketahui dari gmbr tsb adalah berbedanya panjang tulang radius maupun ulna, selain itu ada perbedaaan lain yang sangat mudah dikenlai yaitu berbedanya bentuk phalanges pada tiap spesies di gmbr tsb. Seperti pada tulang phalanges pada manusia adan kelelawar punya panjang yang berbeda

3.

Jika kamu perhatikan semua anggota depan binatang-binatang yang terdapat pada gambar di atas, apakah anggota depan itu berasal dari bentuk asal yang sama? Ya, anggota-anggota depan dari binatang-binatang tsb memiliki asal yang sama maka dari itu gambar tsb dsbt homologi,karena suatu organ atau sebuah bagian dari mahluk hidup dapat dsbt sbg homologi jika memiliki asal yang sama tetapi punya fungsi yang berbeda

4.

Bila diperhatikan mulai dari bentuk yang primitif, Nampak adanya perubahan struktur. Menurut pendapatmu apa perlunya terjadi perubahan struktur pada berbagai binatang itu? Jelaskan pendapatmu! Menurut saya perubahan struktur yang terjadi pada berbagai binatang tsb mempunyai tujuan dimana tujuan tsb berhubungan dengan bagaimana cara dia hidup ataupun habitatnya sehingga ada yang disebut tangan , sayap , sirip , dll .Seperti contohnya pada manusia bagian tubuh tsb untuk mengambil sesuatu dan jika dibandingkan dengan yang dimiliki kalong , struktur yang dimiliki kalong tsb digunakan unutk mengepakan sayapnya

5.

Gambar diatas adalah menunjukkan suatu homologi . Dengan mempelajari gambar tsb apakah yang dimaksud homologi itu?

Homologi adalah organ-organ yang memiliki asal yang sama kemudian berubah bentuk atau strukturnya sehingga fungsinya berbeda(seperti yang dijelaskan pada nomor 5)

6.

Coba kamu berikan contoh homologi lain! Homologi paruh burung, seperti bentuk paruh burung pemakan serangga dengan pemakan biji-bijian punya fisiologi yang berbeda tapi asalnya sama sehingga disebut homologi. Jenis-jenis paruh burung yang lain seperti burung pemakan ikan, burung pemakan nectar/madu

7.

Sayap burung dan sayap serangga apakah termasuk homologi atau analogi? Mengapa? Apakah yang dimaksud dengan analogi itu? Sayap burung dan sayap serangga bukan merupakan homologi, melainkan analogi karena kedua organ tsb memiliki fungsi yuang sama yaitu unutk terbang. Jadi analogi adalah organ yang memiliki asal dan struktur yang berbeda tapi memiliki fungsi yang sama

3.EMBRYOLOGI PERBANDINGAN
1. Sebutkan fase-fase perkembangan zigot vertebrata setelah pembelahan! Fase Blastula Pada fase blastula terjadi pembagian sitoplasma ke dalam dua kutub yang dibentuk pada fase moruta. Konsentrasi sitoplasma pada kedua kutub tersebut berbeda. Pada kutub fungsional terdapat sitoplasma yang lebih sedikit dibandingkan dengan kutub vegetatif. Konsentrasi sitoplasma yang berbeda menentukan arah pertumbuhan dan perkembangan hewan selanjutnya. Pada fase ini kutub fungsional dan kutub vegetatif telah selesai dibentuk. Hal ini ditandai dengan dibentuknya rongga di antara kedua kutub yang berisi caftan dan disebut blastosol. Embrio yang memiliki blastosol yang disebut blastula. Proses pembentukan blastosol disebut blastulasi.

Fase Gastrula Pada fase gastrula, embrio mengalami proses diferensiasi dengan mulai menghilangkan blastosol. Sel-sel pada kutub fungsional akan membelah dengan cepat. Akibatnya, sal-sel pada kutub vegetatif membentuk lekukan ke arah dalam (invaginasi). Invaginasi akan membentuk dua formasi, yaitu lapisan luar (ektoderm) dan lapisan dalam (endoderm). Bagian ektoderm akan menjadi kulit dan bagian endoderm akan menjadi berbagai macam saluran. Bagian tengah gastrula disebut dengan arkenteron. Pada perkembangan selanjutnya, arkenteron akan menjadi saluran pencernaan pada hewan vertebrata dan beberapa invertebrata. Bagian luar yang terbuka pada gastrula menuju arkenteron disebut dengan blastofor. Bagian ini dipersiapkan menjadi anus dan pada bagian ujung akan membuka dan menjadi mulut. Pada fase ini akan terjadi lanjutan diferensiasi sebagian endoderm menjadi bagian mesoderm. Pada akhir fase gastrula telah terbentuk bagian endoderm, mesoderm, dan ektoderm. Berdasarkan jumlah lapisan embrionalnya, hewan dikelompokkan menjadi dua, yaitu hewan diploblastik dan hewan triploblastik. Hewan diploblastik memiliki dua lapisan embrional, yaitu ektoderm dan endoderm. Contoh hewan diploblastik adalah Coelenterata (hewan berongga). Hewan triploblastik memiliki tiga lapisan

embrional, yaitu ektoderm, endoderm, dan mesoderm. Mesoderm selalu terletak di antara ektoderm dan endoderm. Hewan triploblastik dikelompokkan menjadi tiga kelompok berdasarkan ada tidaknya selom (berasal dari kata coelom = ruangan yang berongga) dan bagaimana selom tersebut dibentuk selama embriogenesis. Kelompok hewan tersebut yaitu aselomata, pseudoselomata, dan selomata (euselomata). Hewan aselomata tidak memiliki selom, contohnya cacing pipih (Platyhelminthes). Hewan pseudoselomata memiliki selom semu, contohnya cacing tanah. Hewan selomata memiliki selom sesungguhnya, misalnya manusia.

Diferensiasi dan Organogenesis Pada Ease ini mulai terjadi diferensiasi dan organogenesis pada struktur dan fungsi set untuk menjadi jaringan yang spesifik. Proses ini dikendalikan oleh faktor hereditas (gen) yang dibawa pada saat terjadi pembentukan kutub fungsional dan kutub vegetatif. Pada akhirnya masing-masing bagian endoderm, mesoderm, dan ektoderm akan mengalami diferensiasi menjadi organ-organ sebagai berikut. Ektoderm akan mengalami diferensiasi menjadi epidermis, rambut, kelenjar minyak, kelenjar keringat, email gigi, sistem saraf, dan saraf reseptor. Mesoderm akan mengalami diferensiasi menjadi tulang, jaringan ikat, otot, sistem peredaran darah, sistem ekskresi misalnya duktus deferens, dan sistem reproduksi. Endoderm akan mengalami diferensiasi menjadi jaringan epitel pencernaan, sistem pernapasan, pankreas dan hati, serta kelenjar gondok. Dalam proses diferensiasi dan organogenesis, bagian yang berdekatan sating mempengaruhi. Sebagai contoh, bagian mesoderm akan mempengaruhi ektoderm dalam diferensiasi untuk perkembangan alat gerak, yaitu sebagian berasal dari set ektoderm dan sebagian dari mesoderm. Setelah tahap embrio selesai, embrio yang disebut janin siap dilahirkan.

2. Pada gambar I perkembangan embrio vertebrata tingkat pembentukan bagianbagian tubuh apa sajakah yang mempunyai persamaan pada kelima kelas vertebrata tersebut? Secara sekilas, bisa dikatakan mirip bahkan sama. Bagian-bagian yang memiliki kesamaan adalah mata, celah insang, telinga dan notokordia.

3. Pada gambar II tingkat pembentukan bagian tubuh yang mana yang ada persamaannya? Pada gambar kedua, terjadi kesamaan saat pembentukan tungkai depan dan tungkai belakang setiap mahkluk hidup.

4. Telitilah perbedaan perkembangan dari I dan k II pada masing-masing kelasnya ada persamaanya? Burung dan mamalia memiliki banyak kesamaan seperti tulang belakang yang berfungsi untuk menopang tubuh, tungkai yang digunakan untuk berdiri dan berjalan, dan sebagainya.

5. Perbedaan apakah yang terjadi pada gambar III, walaupun fase pembentukkannya ada persamaannya? Ada banyak perbedaan pada gambar tersebut. Kantung insang pada ikan berubah menjadi insang, sedangkan pada burung dan mamalia dimodifikasi menjadi saluran Eustacius. Pertumbuhan tungkaipun mengalami perbedaan pertumbuhan yang menyebabkan fungsi yang berbeda pula. Pada ikan, tungkai depan dan tungkai melakang berubah menjadi sirip yang digunakan ikan untuk berenang dan menyeimbangkan tubuhnya. Sedangkan pada reptil, amfibi, burung dan mamalia menjadi kaki yang digunakan untuk berjalan dan menopang tubuh. Pada kura-kura, tulang belakang dimodifikasi menjadi karapaks yang menjadi tempurung untuk digunakan sebagai tempat berlindung.

6. Dengan perbandingan-perbadingan di atas, adakah hubungan antara fase-fase tersebut dengan kekerabatan hewan-hewan tersebut? Mahkluk hidup bertulang belakang memiliki kekerabatan karena sewaktu masih embrio memiliki bentuk yang sama. Karena adanya seleksi alam, diferensiasi dan organogenesis yang terjadi akan berbeda supaya mahkluk hidup tersebut saat lahir dapat bertahan hidup seuai dengan habitat ia tinggal.

7. Apakah yang dimaksud dengan embriologi? Embriologi adalah ilmu yang tentang perkembangan embrio dari pembuahan sel telur ke tahap janin. Setelah pembelahan, sel-sel membagi, atau morula, menjadi bola berongga, atau blastula, yang mengembangkan lubang atau pori pada salah satu ujungnya.

8. Penelitian embriologi menimbulkan suatu kesimpulan bahwa ontogeni suatu organisme merupakan ulangan dari sejarah perkembangan evolusinya (filogeni). Apakah arti pernyataan tersebut? Jelaskan! Ernst Haeckel menyatakan tentang adanya peristiwa ulangan ontogeni yang serupa dengan peristiwa filogeninya, yang kemudian ia uraikan sebagai hukum biogenetik, yaitu dengan menyusun bentuk-bentuk kehidupan hewan yang ada ke dalam suatu rangkaian yang mengurut dari bentuk yang sederhana ke bentuk yang kompleks, lalu menyisipkan entitas imajiner yang terdapat ketidaksinambungan dan kemudian memberikan fase-fase embriogenetik nama yang sesuai dengan tahap-tahap yang disebut rangkaian evolusi.