Anda di halaman 1dari 8

Ramai-ramai Ekspansi Lahan ke Luar Negeri

>>

3 4 6

NEWS
www.infosawit.com
Vol 2 No. 19 Edisi 22 - 28 Juni 2013

Harga CPO Turun Karena Cina dan India

>>

Saling Tuding Kabut Asap Hutan

>>

GAPKI : Permintaan CPO Meningkat


Meskipun tidak signifikan, berkurangnya pasokan stok CPO malaysia dan permintaan yang mulai meningkat di pasar dunia, menyebabkan harga CPO mulai merangkak naik.
ari siaran press GAPKI yang diterima InfoSAWIT beberapa menit lalu, dipaparkan bagaimana volume ekspor CPO dan turunannya pada Mei menembus lebih dari 1,82 juta ton atau meningkat 21.55% dibandingkan dengan volume ekspor bulan lalu sebesar 1,49 juta ton.
Meningkatnya volume ekspor CPO dan turunannya asal Indonesia disebabkan langkanya persediaan minyak kedelai dunia akibat cuaca buruk di Amerika Serikat dan dan Amerika Selatan, khususnya Argentina yang memiliki curah hujan yang berlebihan sehingga mengganggu panen. Sementara itu kekeringan yang melanda Brazil dan Paraguay selaku negara penghasil kedelai juga mengakibatkan penurunan produksi. Selain itu, jelang ramadhan juga ikut membantu meningkatnya permintaan akan CPO dan turunannya.

Ofce : PT MITRA MEDIA NUSANTARA Ruko Pondok Ranggon Jalan Raya Pondok Ranggon No.32B RT. 02/03, Pondok Ranggon Untuk Berlangganan dan pemasangan iklan, Hubungi : Cipayung - Jakarta Timur 13860. Telp/Fax.021-84309192 Telp/Fax.021-84309192 email : marketing@infosawit.com, sawit.magazine@gmail.com 1 | InfoSAWIT NEWS WEEK email : redaksi@infosawit.com, sawit.magazine@gmail.com Contact : Ignatius Ery Kurniawan, Yossi Sisca Dewi, Samsudin

VERSI DIGITAL

Laput
Ekspor CPO dan turunannya tercatat meningkat hampir di semua negara tujuan ekspor pada Mei ini. Permintaan dari India tercatat 590,52 ribu ton atau meningkat 8,17% dibandingkan bulan lalu sebesar 545,95 ribu ton. China mengimpor sebanyak 187,72 ribu ton, meningkat 14,14% dibandingkan bulan lalu sebesar 164,46 ribu ton. Peningkatan ekspor cukup signifikan ke Amerika Serikat (AS) dan Bangladesh. Permintaan AS naik 266% dari 9,7 ribu ton di April menjadi 35,5 ribu ton di Mei 2013. Meningkatnya angka impor AS dipicu oleh kelangkaan kedelai sebagai sumber minyak nabati utama dan biofuel negara Paman Sam tersebut. Menjelang ramadhan, negara berbasis muslim juga mulai menaikkan permintaan CPO dan turunannya. Hal ini ditunjukkan mulai naiknya permintaan dari Pakistan dan Bangladesh. April lalu permintaan dari Pakistan menurun tajam hanya sebesar 6.900 ton dibandingkan pemintaan Maret sebesar 81.500 ton. Pada Mei permintaan mulai naik mencapai 17.250 ton atau sekitar 150%. Sementara itu volume ekspor ke Bangladesh naik dari 71.000 ton di April menjadi 73.250 ton pada Mei. Pasar CPO diprediksi akan bergeliat sepanjang bulan Juni dan Juli. Jelang ramadhan diperkirakan permintaan beberapa negara akan meningkat. Pada sisi pasokan, stok CPO Indonesia dan Malaysia diperkirakan akan menjadi andalan karena produksi yang menurun. Seiring dengan berkurangnya persediaan dan tingkat produksi yang mulai menurun di beberapa wilayah karena tanaman yang sudah mulai tua dan program replanting diharapkan dapat mendongkrak harga CPO di pasar dunia. GAPKI memperkirakan harga CPO pada Juni masih akan bergerak di kisaran harga 840-870 dollar AS per metrik ton. Harga CPO Rotterdam diperkirakan berada pada rata-rata sekitar 835 dollar AS dengan Harga Patokan Ekspor sekitar 764 dollar AS dan BK 9%.

Peningkatan Fatty Alcohol Bisa Picu Perang Harga


Lima proyek mendatang di sentra produksi utama di Asia Tenggara diharapkan dapat meningkatkan total kapasitas terpasang tahunan pasar fatty alcohol di kawasan ini lebih dari setengah juta ton dalam 2013 . Ini bisa menciptakan banyak masalah, karena Asia Tenggara sudah memiliki kapasitas yang cukup untuk memenuhi permintaan regional selama tiga tahun. Jika semua proyek-proyek baru akan dimulai sesuai jadwal, tingkat pemanfaatan fatty alcohol akan memicu perang harga yang ketat. Analisis terbaru dari Frost & Sullivan, Jumlah Pasar Fatty Alcohol Asia Tenggara menghasilkan pendapatan sebesar US $ 263,3 juta pada tahun 2012 dan kemungkinan akan mencapai US $ 401,2 juta pada tahun 2022. Studi ini meliputi Malaysia, Indonesia, Thailand dan Filipina. Selain permintaan regional yang kuat, pasar fatty alcohol Asia Tenggara mendapat dorongan besar karena meningkatnya permintaan dari China, India, Amerika Latin, Eropa dan Amerika Serikat. Negara-negara ini semakin membutuhkan fatty alcohol untuk digunakan dalam perawatan di rumah (deterjen), pelumas, dan bahan kimia lainnya. q T2 & T3

Perbanyak Insentif Hilirisasi Sawit


Sebagai penyumbang terbesar bea keluar (BK), selayaknya minyak kelapa sawit mentah (CPO) diberikan banyak insentif untuk industri hilirnya karena saat ini CPO sedang terimbas menurunnya harga komoditas global. Ini bisa dilihat dari realisasi penerimaan bea keluar yang masih tertekan. Dari data Kementerian Keuangan, realisasi penerimaan BK sampai saat ini baru menyentuh 19,7% atau Rp 6,24 triliun dari target Rp 31,7 trliun. Sementara pada periode yang sama tahun lalu realisasinya 50,7%.

2 | InfoSAWIT NEWS WEEK

Industri

Ramai-ramai Ekspansi Lahan ke Luar Negeri


KUALA LUMPUR Felda Global Ventures Holdings Bhd (FGV), berencana memanfaatkan 6,2 miliar ringgit ($ 2 milyar) dana uang tunai untuk memperluas lahannya di luar negeri. Dikutip dari bloomberg.com, Chief Executive Officer Sabri Ahmad mengatakan, rencana ini akan mengambil keuntungan dari harga yang lebih rendah untuk membeli lebih banyak lahan di negara tetangga Indonesia tahun ini, juga pengolahan
karet di Myanmar dan membangun pelabuhan penyimpanan patungan di Afrika Barat. Harga perkebunan lebih masuk akal sekarang, kata Sabri. Harga minyak sawit telah naik tiga kali lipat dari tahun 2006 sampai dengan Maret 2008. Selain Felda, Sime Darby Bhd dan Golden Agri-Resources Ltd, dua produsen atas minyak sawit dunia, juga melebarkan ekspansinya ke negara-negara baru dengan iklim yang cocok untuk kelapa sawit seperti Liberia. q T3

Saham Wilmar Naik di Bursa Singapura


SINGAPURA Saham-saham Singapura menguat setelah mengalami penurunan dalam empat minggu yang mendorong indeks turun ke tingkat terendah enam bulan terakhir pada minggu lalu, di mana saham Wilmar International Ltd memimpin dengan lompatan hampir 5%. Wilmar, yang bisnisnya merentang dari produksi dan distribusi minyak sawit dan produk pertanian lainnya, naik sampai setinggi S $ 3,28, tertinggi pada bulan Juni, naik dari level terendah tujuh bulan S $ 3,06 pekan lalu. Sahan Wilmar telah jatuh lebih

Malaysia Patok Pajak Ekspor CPO 4,5%


KUALA LUMPUR Surat edaran pemerintah Malaysia baru-baru ini menyatakan, pemerintah akan menetapkan pajak ekspor minyak sawit mentah (CPO) pada Juli sebesar 4,5%. Ini berarti tidak ada perubahan sejak Maret. Negara Asia Tenggara menghitung harga referensi 2,382,32 ringgit per ton terhadap minyak sawit mentah pada Juli, yang dianggap cukup efektif menjaga suku bunga CPO tidak berubah. q T3

dari 2% sepanjang tahun ini. Diversifikasi pemain seperti Wilmar, Sime Darby dan IOI bisa menderita setidaknya jika kondisi harga CPO lebih lemah dari yang diharapkan. Demikian yang diberitakan uk.reuters.com barubaru ini. q T3

Petani Sawit Pelalawan Keluhkan Jalan Rusak


PELALAWAN Buruknya kondisi jalan desa Sungai Ara, Kecamatan Pelalawan, Riau, telah merugikan para petani sawit. Mereka kesulitan untuk menjual hasil panen sawit. Apalagi saat musim hujan datang, air sungai Kampar naik menutupi jalan. Seperti yang diwartakan oleh riauterkini, di beberapa titik masih ditemukan badan jalan berlobang besar menganga. Bahkan, warga telah berulang kali berupaya melakukan perbaikan secara swadaya, namun tetap rusak disebabkan oleh guyuran hujan atau volume air sungai Kampar d isaat pasang naik yang meluber hingga ke badan jalan. Jika tetap tidak ada solusi dari Pemkab, warga senantiasa dihadapkan dengan persoalan sulit untuk melintas sewaktu badan jalan licin. Bahkan, menurut warga, acap kali hasil panen kebun kelapa sawit milik warga dibeli dengan nilai yang sangat rendah, parahnya hingga sampai membusuk, karena sulitnya medan untuk tiba di desa Sungai Ara. Terkadang buah sawit kami dibeli dengan harga yang sangat rendah, karena alasan si pembeli sukarnya melewati badan jalan itu. Bahkan, jika diguyur hujan dua hingga tiga hari, kondisi jalan sama sekali tidak bisa dilintasi oleh kendaraan roda empat, yang berujung hasil panen warga membusuk. Karena akses darat yang bisa dilintasi hanya satu-satunya, jika jalan alternatif lainnya melalui jalur sungai, sangat jauh dengan biaya pengeluaran yang tinggi, kata salah seorang warga Sungai Ara, Edi. q T4

3 | InfoSAWIT NEWS WEEK

Price

Citibank Memperkirakan Harga CPO Malaysia Turun


KUALA LUMPUR - Citibank telah merilis laporan terbarunya yang menyatakan bahwa harga minyak sawit mentah (CPO) Malaysia 2013 yang diperkirakan sebelumnya sebesar $ 900 berkurang 11% menjadi $ 800/ ton. Ini dikarenakan melambatnya pertumbuhan ekonomi China. Menurut Citibank, persediaan minyak sawit Malaysia saat ini termasuk rendah dan situasi harus cepat diselesaikan dengan mempercepat ekspor. Diperkirakan tren akan segera membaik saat memasuki Ramadhan dan saham CPO akan kembali menguat.. Produksi CPO biasanya dimasukkan dalam hasil tahunan Agustus dan September, dan kemudian pada periode dari bulan November sampai Maret tahun berikutnya menjadi lambat. q T3

Harga TBS Kalbar Mandeg


KOTABARU Dari kalimantannews.com diberitakan, harga Tandan Buah Segar (TBS) hasil dari perkebunan kelapa sawit swadaya masyarakat di Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan, mandeg di kisaran Rp750-1.200 per kilogram. Seorang petani sawit di Kelumpang Selatan, Kotabaru, Soleh, mengatakan, harga TBS beberapa kali musim panen akhirakhir ini masih tetap Rp750 per kg. Tetapi kalau di daerah Cantung, Kelumpang Hulu, harga TBS kisaran Rp1.200 per kilogram, ujarnya. Soleh menjelaskan, perbedaan harga TBS di Kelumpang Selatan dengan di Cantung, disebabkan jarak pembelian TBS dengan Pabrik Kelapa Sawit (PKS). Semakin dekat dengan perusahaan, harga TBS akan semakin tinggi. Sebaliknya semakin jauh harga TBS akan semakin murah. Selain disebabkan faktor jarak, harga TBS juga dipengaruhi umur pohon kelapa sawit. Semakin tua

Harga CPO Turun Karena Cina dan India


SARAWAK FELDA Global Ventures Holdings Bhd (FGV), produsen terbesar minyak sawit mentah Malaysia, berharap tantangan di 2013 terhadap CPO bisa diatasi karena turunnya harga CPO dan permintaan datar dari pembeli Cina dan India. Presiden CEO FGV Tan Sri Sabri Ahmad mengatakan, rata-rata harga CPO di atas RM3,000 per ton pada tahun 2011 sebelum menukik menjadi sekitar RM2, 500 per ton saat ini. Jadi itu akan menjadi tahun yang menantang bagi FGV dan industri tahun ini karena lambatnya pertumbuhan ekonomi China dan India, kata Sabri yang dikutip dari Business Times. Dia mengingatkan industri untuk berhati-hati agar tidak membiarkan harga CPO terjerembab di bawah tingkat RM2,000 per ton. q T3

pohon kelapa sawit kualitas TBS akan semakin baik, dan harganya juga lebih tinggi apabila dibandingkan dengan sawit kurang dari lima tahun. Hal lain yang mempengaruhi naik turunnya harga TBS di PKS karena membanjirnya TBS dari wilayah Kalimantan TImur yang dijual di wilayah Kotabaru atau Tanah Bumbu. q T3

Layanan mobile: Langganan Majalah/Iklan hubungi 0821 1391 9435


4 | InfoSAWIT NEWS WEEK

Investasi
RI akan Gelar Pameran Dagang Terbesar Ke-28
JAKARTA - Dengan mengusung tema Trade with Remarkable Indonesia, Kementerian Perdagangan RI akan menggelar pameran dagang terbesar di Indonesia, yaitu Trade Expo Indonesia (TEI) ke-28. Pameran bertaraf internasional itu akan diselenggarakan pada 16-20 Oktober 2013 di Jakarta International Expo (JIExpo). TEI ke-28 akan digelar di area seluas 60.000 m2 yang diikuti oleh sekitar 2.000 peserta pameran dengan target pengunjung sebanyak 10.000 buyers internasional dan 25.000 pengunjung domestik. Produk-produk yang akan ditampilkan pada TEI ke-28 antara lain komponen otomotif, kakao, kopi, CPO, peralatan elektronik, alas kaki, furnitur, karet dan produk karet, tekstil dan produk tekstil, minyak esensial, kerajinan tangan, obatobatan herbal, perhiasan dan aksesoris, kulit dan produk kulit, makanan olahan, produk pertanian, bahan bangunan, bahan kimia, makanan dan minuman, perabotan rumah tangga, barang pecah belah, produk kertas, dan peralatan olah raga. Selain produk utama dan potensial, TEI 2013 juga akan menampilkan bidang jasa seperti tenaga kerja terlatih, jasa pertambangan, serta jasa perbankan dan asuransi. Menurut Menteri Perdagangan Gita Wirjawan, penyelenggaraan TEI ke-28 merupakan salah satu kekuatan utama

2014: Perdagangan India Afrika Diprediksi 75 Miliar Dolar AS


NAIROBI - Jumlah penduduk Afrika kini sudah mendekati satu miliar jiwa. Konsumen kelas menengah tumbuh dengan cepat, termasuk kebutuhan akan makanan dan minuman. Menurut perkiraan, Afrika akan menghabiskan hampir 1 triliun dolar untuk makanan dan minuman tahun 2050, kata salah seorang pemilik industri makanan dan minuman di Afrika, Jhon Thomson. Thomson mengatakan, India adalah mitra terbesar keempat ke Afrika, dengan perdagangan pada tahun 2011 mencapai 60 miliar dolar dari hanya 3 miliar dolar pada 2000. Pada tahun 2014, diperkirakan akan mencapai 75 miliar dolar, tambahnya. Pada tahun 2009, impor India dari Afrika mencapai $ 18,8 miliar, dan ekspor ke Afrika mencapai $ 13,2 miliar. Tanzania, Kenya, Uganda, Burundi dan Rwanda adalah eksportir pangan utama ke India, terutama kelapa sawit, beras dan jagung. q T3

Menteri Perdagangan Gita Wirjawan

untuk meningkatkan ekspor. Secara khusus, penyelenggaraan TEI ke-28 tahun ini juga merupakan upaya untuk dapat mempertahankan dan meningkatkan posisi ekspor Indonesia ke negara-negara tradisional, serta untuk mengembangkan akses dan peluang pasar ekspor ke negara-negara non tradisional, seperti Asia, Afrika, Timur Tengah, Eropa Timur dan Amerika Latin. TEI ke-28 ini menargetkan pencapaian transaksi sebesar USD 2 miliar. Kami yakin dapat mencapai target tersebut karena Indonesia mampu menghasilkan produk-produk berkualitas dan memenuhi standar internasional, kata Gita dalam jumpa pers yang dihadiri oleh InfoSAWIT, Kamis (20/6). q T3

5 | InfoSAWIT NEWS WEEK

Sustainability

Arus Kas AEP Positif


Eastern Plantations Plc (AEP) yakin akan keuntungan yang memuaskan dan arus kas untuk sisa tahun 2013. Produksi tandan buah segar (TBS) AEP untuk musim kebakaran sampai akhir Mei adalah 269,000 ton - 1% di atas periode yang sama tahun lalu. TBS yang dibeli mencapai 142,500 ton, 29% lebih rendah dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2012 (lima bulan pertama 2012:201,600 ton) karena curah hujan
LONDON Dewan Anglo-

yang tinggi di wilayah Bengkulu. Jumlah minyak sawit mentah yang diproduksi mencapai 85.900 ton 9% lebih rendah dari periode yang sama tahun 2012 karena rendahnya pembelian tanaman. Biaya asuransi minyak kelapa sawit dan angkutan

Rotterdam rata-rata U $ 852/ton, turun dari 24% dari rata-rata U $ 1,115 / ton yang tercatat dalam lima bulan pertama 2012. AEP mengatakan neraca tetap kuat dan perusahaan memiliki arus kas positif. Ke depan, perusahaan mengatakan harga CPO akhir Mei di U $ 860/ton, mewakili penurunan 1% dari nilai puncaknya sebesar U $ 870/ton tercatat pada Maret 2013. Harga CPO umumnya telah stabil selama periode ini. q T3

GECA Keluarkan Standar Label Baru


AUSTRALIA Good Environmental Choice Australia (GECA) mengatakan standar baru ramah lingkungan yang meliputi produk perawatan perlengkapan mandi dan pribadi seperti sabun, shampoo, produk kebersihan mulut, perawatan kulit, kosmetik dan deodoran. GECA telah mengeluarkan label dan akan mengawasi sertifikasi standar. Untuk menampilkan label, produsen harus memenuhi kondisi minyak sawit dan bahan kimia beracun lainnya. Direktur GECA Tom Godfrey yang merupakan juru bicara kelompok pilihan konsumen mengatakan, hal ini dilakukan untuk memberi pemahaman yang akurat dari bahan-bahan yang masuk ke kosmetik sehari-hari. Ini memberikan konsumen kemampuan membuat pilihan informasi dan nilai yang datang melalui kemerdekaannya. Klaim yang dibuat oleh produsen telah diverifikasi secara independen dan itulah yang memberi tanda kekuasaan dan pengaruhnya di pasar, kata Godfrey. Menurut Godfrey, pada kemasan ada banyak klaim dari produk yang menawarkan sertifikasi hijau atau segel hijau tapi benar-benar kita tidak tahu apa di balik klaim tersebut dan halhal penting untuk konsumen untuk membuat keputusan informasi tentang pilihannya. q T3

Saling Tuding Kabut Asap Hutan


AUSTRALIA Kabut asap dari Indonesia yang menyelimuti Singapura baru-baru ini telah mendapat kecaman Singapura dan Malaysia. Pemerintah Singapura mendesak Indonesia mengambil langkahlangkah mendesak untuk mengatasi kebakaran hutan ketika tiupan asap dari pulau Sumatera menyebar ke kota padat penduduk Singapura serta sebagian dari Malaysia. Namun seorang pejabat kementerian, Hadi Daryanto, malah berbalik menyalahkan Malaysia dan Singapura. Ia mengatakan, perusahaan kelapa sawit mereka yang telah berinvestasi di Indonesia juga bertanggung jawab. Teknik tebang dan bakar yang digunakan adalah metode pembukaan lahan termurah dan tidak hanya digunakan oleh petani lokal, tetapi juga para investor kelapa sawit, termasuk perusahaan Singapura dan Malaysia, katanya. q T3

6 | InfoSAWIT NEWS WEEK

Sustainability
Kebakaran Lahap Lahan Sawit di Siak
Dikutip dari riauterkini, Camat Dayun, Marwoto, membenarkan kejadian kebakaran lahan sawit tersebut, namun ia belum mengetahui pemilik lahan karena mereka masih fokus untuk melakukan proses pemadaman yang berkoordinasi dengan Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Siak. Ya, saat ini masih diusahakan pemadamannya. Lahan gambut cukup sulit untuk dilakukan pemadamannya, dan dilokasi kabut asapnya sangat tebal, terang Marwoto. Selain itu, Marwoto juga menghimbau kepada masyarakat pemilik lahan agar tidak melakukan pembakaran dan menjaga atau merawat lahannya serta terus memperhatikan lahannya masingmasing agar tidak terjadi kebakaran serupa. q T3

Kelompok Lingkungan Gugat EPA


WASHINGTON - Kelompokkelompok lingkungan dan selusin negara bagian dan kota akan menunda tindakan hukum yang direncanakan terhadap US Environmental Protection Agency (EPA). Mereka akan menunggu untuk melihat apakah Gedung Putih segera memperkenalkan strategi kebijakan iklim. Pengacara New York dan sembilan negara lainnya, bersama dengan tiga kelompok hijau besar, telah merencanakan untuk menuntut EPA pekan ini karena gagal memenuhi tenggat pada bulan April untuk menyelesaikan standar emisi bagi pembangkit listrik baru. Konsorsium tersebut diharapkan mengajukan secepat mungkin, tetapi mundur sementara untuk memungkinkan Gedung Putih mengungkapkan rencana iklim. Karena laporan masyarakat bahwa presiden akan mengumumkan aksi besar pada perubahan iklim segera, Jaksa Agung telah memutuskan untuk menunda gugatan mengenai hal ini untuk waktu yang singkat, kata juru bicara Jaksa Agung New York Eric Schneiderman . Presiden Barack Obama mengatakan kepada donor kampanye pekan lalu ia akan mengungkap sebuah paket kebijakan untuk memerangi perubahan iklim, termasuk pembatasan EPA pada emisi pembangkit listrik. Banyak dari donor bersemangat melawan rencan Keystone XL pipa TransCanada Corp, yang akan membawa minyak yang diproduksi di wilayah pasir minyak Kanada untuk kilang di Gulf Coast, AS. Beberapa analis kebijakan mengatakan, jika Obama menyetujui pipa, ia akan menghadapi tekanan untuk mengumumkan langkah-langkah iklim yang kuat. q T3

DAYUN - Sekitar 5 hektar lahan sawit terbakar di Kecamatan Dayun, Kabupaten Siak. Rabu (19/6/13). Api sulit dipadamkan dan menimbulkan kabut asap yang cukup tebal.

PKS PT Nubika Diduga Cemari Lingkungan


LABUSEL - Perusahaan pabrik kelapa sawit PT Nubika Jaya milik Permata Hijau Group diduga mencemari lingkungan sungai Barumun oleh warga nelayan Dusun BOM Desa Sisumut Kecamatan Kotapinang, Sumatera Utara. Dikabarkan oleh harianorbit. com, warga resah karena ribuan ikan banyak yang mati sebulan belakangan ini tercemar limbah pabrik PT Nubika. Salah seorang nelayan, Harmon Hasibuan mengatakan, ribuan ikan mati dan air bersih warga juga ikut tercemar. Berkaitan dengan itu, Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Drs Kholil Jupri Harahap Sisumut mengatakan, saat ini Badan Lingkungan Hidup Kabupaten Labuhanbatu Selatan, melalui kedua kabidnya telah mengambil sampel air yang tercemar untuk penelitian di laboratorium tingkat Provinsi Sumut dan sedang menunggu hasilnya nanti, apakah benar limbah berasal dari pembuangan perusahaan PT.Nubika Jaya atau bukan. q T3

7 | InfoSAWIT NEWS WEEK

Tampilan dan Harga Iklan

4 X TERBIT !!!

Back Cover 4 21 x 29,7 cm IDR 7.700.000,-

Back Cover 2 21 x 29,7 cm IDR 6.600.000,-

Back Cover 3 21 x 29,7 cm IDR 5.500.000,-

Run on Page (1 page) 21 x 29,7 cm IDR 4.400.000,-

Run on Page (1/2 page) Vertikal 8 x 27 cm IDR 2.200.000,-

Run on Page (1/2 page) Horizontal 21 x 13 cm IDR 2.200.000,-

Run on Page (1/3 page) Vertikal 6 x 27 cm IDR 1.540.000,-

Run on Page (1/4 page) 10,5 x 12,5 cm IDR 1.100.000,-

*) Harga untuk pemasangan iklan 1 bulan atau 4 x terbit

FORMULIR IKLAN:
Jenis Iklan Mulai Bulan/Edisi : ................................................................................................................ : ...................................................... Hingga .............................................

CARA PEMESANAN IKLAN


1. Kirim/fax formulir berlangganan beserta bukti transfer ke: Div. Marketing Majalah InfoSAWIT Jl. Raya Pondok Ranggon No. 32 B RT.02/03, Pondok Ranggon Cipayung, Jakarta Timur 13860.

Nama Pelanggan / Perusahaan : ................................................................................................................ Alamat Lengkap : ................................................................................................................

................................................................................................................ .................................................................... Kode Pos ............................ Telepon Rumah Telepon Kantor e-mail : ................................................. Handphone : ......................................... : ................................................. Fax Kantor ............................................. : ................................................................................................................

email: marketing@infosawit.com
Contact Person :Ignatius Ery K. / Yossi Sisca D. / Samsudin

Phone & Fax: 021-84309192

2. InfoSAWIT News terbit setiap minggu. UNTUK PEMESANAN IKLAN, FORMULIR PALING LAMBAT DITERIMA PADA HARI KAMIS SETIAP MINGGUNYA.

8 | InfoSAWIT NEWS WEEK