Anda di halaman 1dari 3

PEDOMAN PENYELENGGARAAN KURSUS DI LINGKUNGAN BASRI

KURSUS WASIT SEPAKBOLA TINGKAT C-III (ASOSIASI CABANG PSSI), MEMPERHATIKAN BUKU PEDOMAN, KURIKULUM DAN SILABUS KURSUS WASIT C-III YANG DITERBITKAN PSSI TAHUN 2009 DENGAN BEBERAPA PENYESUAIAN. DISELENGGARAKAN OLEH PENGURUS BASRI PROVINSI DAN KABUPATEN/KOTA BEKERJASAMA DENGAN ASOSIASI CABANG PSSI SETEMPAT.
1. TUJUAN KURSUS : KURSUS BERTUJUAN UNTUK MENGHASILKAN WASIT TINGKAT C-III YANG AKAN DITUGASKAN MEMIMPIN PERTANDINGAN LIGA DESA INDONESIA TAHUN 2014. 2. PENYELENGGARAAN KURSUS : KURSUS DISELENGGARAKAN OLEH PENGURUS BASRI PROVINSI DAN KABUPATEN/KOTA BEKERJASAMA DENGAN ASOSIASI CABANG PSSI SETEMPAT. 3. PERSYARATAN PESERTA : a. UMUR MAKSIMAL 21 TAHUN DIBUKTIKAN DENGAN AKTE/SURAT KETERANGAN LAHIR/STTB. b. BERBADAN SEHAT DITANDAI DENGAN SURAT KETERANGAN DOKTER. c. PENDIDIKAN SERENDAHNYA LULUSAN SLTA ATAU SEDERAJAT. d. DIUTAMAKAN PEMAIN ATAU MANTAN PEMAIN SEPAKBOLA DARI DAERAH SETEMPAT, DIBUKTIKAN DENGAN SURAT KETERANGAN DARI PERKUMPULAN SEPAKBOLA ATAU KLUB SEPAKBOLA YANG BERSANGKUTAN. e. SUDAH MEMILIKI PEKERJAAN TETAP. f. BERMINAT MENJADI WASIT YANG DINYATAKAN DALAM SURAT PERMOHONAN. g. SETELAH LULUS KURSUS BERSEDIA MENANDATANGANI SURAT PERNYATAAN BERSEDIA MELAKSANAKAN TUGAS SEBAGAI WASIT. 4. JUMLAH PESERTA : JUMLAH PESERTA TIDAK LEBIH DARI 40 ORANG AGAR SEGERA SECARA MENDALAM DAPAT MENGIKUTI SEMUA MATERI TERUTAMA MATERI PERAGAAN DAN UJIAN PRAKTEK PERORANGAN. 5. WAKTU KURSUS : WAKTU 7 HARI @ 10 JAM PELAJARAN SEHARI (1 JAM PELAJARAN @ 45 MENIT) BERTURUT-TURUT ATAU TERPUTUS-PUTUS. 6. MATERI, JAM PELAJARAN DAN METODA : MATERI, JAM PELAJARAN DAN METODA KURSUS DITETAPKAN DALAM LAMPIRAN TERSENDIRI (SUB LAMPIRAN D) YANG TIDAK TERPISAHKAN DENGAN SURAT KEPUTUSAN. 7. FASILITAS KURSUS : FASILITAS KURSUS TERDIRI DARI : a. ASRAMA ATAU PENGINAPAN DAN TRANSPORTASI ATAU TIDAK DIASRAMAKAN TETAPI DICATAT DISIPLIN KEHADIRAN PESERTA SEHARI-HARI. b. KELAS UNTUK CERAMAH DAN DISKUSI.

c. LAPANGAN SEPAKBOLA BERIKUT PERLENGKAPANNYA BOLA, KUN, ROMPI, BENDERA, PELUIT, KARTU DAN KESEBELASAN REMAJA YANG DIPERTANDINGKAN UNTUK UJIAN PRAKTEK. 8. ALAT INSTRUKSI KELAS : ALAT INSTRUKSI KELAS BERUPA BUKU-BUKU PELAJARAN YANG DITERBITKAN OLEH PSSI DIMANA PENGADAANNYA DILAKUKAN OLEH PENYELENGGARA BERIKUT ALATALAT INSTRUKSI LAINNYA, DIANTARANYA WHITE BOARD, OVER HEAD PROJECTOR, INFOCUS, SOUND SYSTEM, VIDEO DAN TV. 9. TENAGA PENGAJAR : a. PENGAJAR MATERI POKOK ADALAH INSTRUKTUR DARI PSSI (JIKA DIMINTA) DAN INSTRUKTUR PSSI YANG BERADA DI MASING-MASING ASOSIASI PROVINSI YANG BERSANGKUTAN SERTA YANG DITUNJUK OLEH PSSI/ASOSIASI PROVINSI/ASOSIASI CABANG SETEMPAT. b. PENGAJAR MATERI PENUNJANG ADALAH PENGURUS /PAKAR YANG BERKOMPETEN DAN MENGUASAI DI BIDANGNYA YANG DITUNJUK OLEH PSSI/ASOSIASI PROVINSI/ASOSIASI CABANG SETEMPAT. 10. PENILAIAN : PENILAIAN DIDASARKAN ATAS HASIL UJIAN TERTULIS, UJIAN PRAKTEK DAN UJIAN LISAN OLEH PENGUJI SERTA PENILAIAN DISIPLIN KEHADIRAN MENGIKUTI SEMUA MATA PELAJARAN KURSUS. KLASIFIKASI PENILAIAN DALAM 4 (EMPAT) KATAGORI : a. KATAGORI A (BAIK SEKALI) : RATA-RATA 85 KEATAS b. KATAGORI B (BAIK) : RATA-RATA 70 84 c. KATAGORI C (SEDANG) : RATA-RATA 60 74 d. KATAGORI D (KURANG) : RATA-RATA 59 KEBAWAH PESERTA DINYATAKAN LULUS APABILA SEMUA NILAI MATERI POKOK SEKURANGKURANGNYA MEMPEROLEH KATAGORI B, SEDANGKAN SEMUA NILAI MATERI PENUNJANG SEKURANG-KURANGNYA MEMPEROLEH KATAGORI C. 11. SERTIFIKAT : SERTIFIKAT DIKELUARKAN OLEH PENGCAB BERSANGKUTAN, DENGAN FORMAT SAMA DENGAN YANG DIKELUARKAN OLEH PSSI. 12. LAPORAN : a. LAPORAN TERTULIS MENGENAI PENYELENGGARAAN KURSUS YANG DISELENGGARAKAN OLEH ASOSIASI CABANG ATAU ASOSIASI PROVINSI PSSI DIKIRIM KEPADA PSSI. b. LAPORAN TERSEBUT DIATAS HARUS DILAMPIRI BIODATA PESERTA DENGAN FOTO BERWARNA 4 X 6, DAFTAR NAMA PESERTA, DAFTAR NAMA LULUSAN/TIDAK LULUS MASING-MASING DENGAN NILAI UJIAN. 13. BIAYA PENYELENGGARAAN : SELURUH BIAYA PENYELENGGARAAN KURSUS DIBEBANKAN PADA PENYELENGGARA BERSUMBER DARI USAHA PENYELENGGARAYANG BERSANGKUTAN DAN DARI PARA PESERTA DISESUAIKAN DENGAN KONDISI SETEMPAT.
2

14. PENGAWAS KURSUS : PENGAWAS KURSUS YANG DISELENGGARAKAN OLEH ASOSIASI CABANG/LEMBAGA LAIN DITENTUKAN OLEH ASOSIASI PROVINSI, SEDANGKAN PENGAWAS KURSUS YANG DISELENGGARAKAN OLEH ASOSIASI PROVINSI DITENTUKAN PSSI. 15. LAIN-LAIN : HAL-HAL YANG BELUM TERCANTUM DALAM PEDOMAN INI AKAN DITENTUKAN KEMUDIAN. (SUMBER : BUKU PEDOMAN PEDOMAN, KURIKULUM DAN SILABUS KURSUS WASIT C-III YANG DITERBITKAN PSSI TAHUN 2009 DENGAN BEBERAPA PENYESUAIAN).

Anda mungkin juga menyukai