Anda di halaman 1dari 28

LAMPIRAN A

PERHITUNGAN NERACA MASSA

Metode perhitungan neraca massa dilakukan menggunakan sistem maju. Dari


trial and error didapat jumlah bahan baku gas alam sebesar 52.211,2073 kg/jam
untuk mencapai produksi 400.000 ton/tahun. Jumlah metanol yang dihasilkan setiap
jam didapat melalui konversi berikut.

400,000

= 50505,0505 kg/jam

Seluruh perhitungan ini dilakukan dengan asumsi bahwa tidak ada akumulasi
massa pada setiap peralatan. Dan kesetimbangan fasa dari masing-masing komponen
dihitung dengan anggapan bahwa campuran bersifat ideal.

A.1 Komposisi Gas Alam


Tabel A.1 Perkiraan komposisi gas alam keluaran K.O Drum Tangguh
Komponen
Persen Mol
CH4

85

C2H6

1,8

C3H8

0,4

C4H10

0,16

C5H12

0,03

C6H14

0,1

N2

0,6

CO2

11,6

O2

0,003

H2S

8 ppm

Komposisi gas alam yang digunakan diketahui dalam persen mol, Untuk
menentukan komposisi gas alam dalam persen berat, dilakukan perhitungan sebagai
berikut. Misalkan dalam 1000 kmol gas, maka berat masing-masing komponen :
CH4

: 0,85

x 1000 x 16 = 13.636,2440 kg

C2H6 : 0,018

x 1000 x 30 =

541,2427 kg

C3H8 : 0,004

x 1000 x 44 =

176,3825 kg

C4H10 : 0,0016

x 1000 x 58 =

92,9955 kg

C5H12 : 0,0003

x 1000 x 72 =

21,6446 kg

C6H14 : 0,001

x 1000 x 86 =

86,1754 kg

N2

: 0,006

x 1000 x 28 =

168,0806 kg

CO2

: 0,116

x 1000 x 44 = 5.105,1182 kg

O2

: 0,00003

x 1000 x 32 =

0,9600 kg

H2S

: 0,000008 x 1000 x 34 =

0,2726 kg
19.829,1162 kg

Komposisi dalam persen berat :


CH4

: 13.636,2440 / 19.829,1162 x 100% = 68,7688 %

C2H6 :

541,2427 / 19.829,1162 x 100% = 2,7295 %

C3H8 :

176,3825 / 19.829,1162 x 100% = 0,8895 %

C4H10 :

92,9955 / 19.829,1162 x 100% = 0,4690 %

C5H12 :

21,6446 / 19.829,1162 x 100% = 0,1092 %

C6H14 :

86,1754 / 19.829,1162 x 100% = 0,4346 %

N2

168,0806 / 19.829,1162 x 100% = 0,8476 %

CO2

: 5.105,1182 / 19.829,1162 x 100% = 25,7456 %

O2

0,9600 / 19.829,1162 x 100% = 0,0048 %

H2S

0,2726 / 19.829,1162 x 100% = 0,0014 %


100 %

Dari trial and error didapat basis perhitungan gas alam per jam sebesar 52.211,2073
kg/jam, maka berat masing-masing komponen :
CH4

: 68,7688 % x 52.211,2073

= 37.968,0811 kg

C2H6 : 2,7295 % x 52.211,2073

= 1.507,0094 kg

C3H8 : 0,8895 % x 52.211,2073

491,1106 kg

C4H10 : 0,4690 % x 52.211,2073

258,9321 kg

C5H12 : 0,1092 % x 52.211,2073

60,2662 kg

C6H14 : 0,4346 % x 52.211,2073

239,9428 kg

N2

: 0,8476 % x 52.211,2073

467,9954 kg

CO2

: 25,7456 % x 52.211,2073

= 14.214,4379 kg

O2

: 0,0048 % x 52.211,2073

2,6730 kg

H2S

: 0,0014 % x 52.211,2073

0,7581 kg
52.211,2073 kg

A,2 Desulfurizer
Fungsi : Menjerap H2S pada gas alam

F1
Natural Gas
kadar H2S tinggi

Gambar A.1 Neraca massa pada desulfurizer (C-101)

F2
Natural Gas
kadar H2S rendah

Reaksi : ZnO + H2S ZnS + H2O


Konversi reaksi pengikatan H2S adalah 95% ( data dari PT Pupuk Kujang ), asumsi
gas H2S terserap semua, sehingga didapat :
Tabel A.2 Rangkuman neraca massa pada desulfurizer (C-101)
Masuk (kg/jam)
Keluar (kg/jam)
Komponen
F1
F2
F3
CH4

37.968,0811

37.968,0811

C2H6

1.507,0094

1.507,0094

C3H8

491,1106

491,1106

C4H10

258,9321

258,9321

C5H12

60,2662

60,2662

C6H14 +

239,9424

239,9424

N2

467,9954

467,9954

CO2

14.214,4379

14.214,4379

O2

2,6730

2,6730

H2S
Total

0,7591
52.211,2073

0,7591
52.211,2073

A.3 Autothermal Reforming


Fungsi : Mengubah natural
gas4 menjadi synthesis gas
F3
Pure O2

F
Steam

F2

F5

Natural Gas

CO
H2

Gambar A.2 Neraca massa pada Autothermal Reforming (R-101)


Proses ini terbagi dua, yaitu reaksi yang terbentuk pada combustion zone dan
reaksi pada catalytic zone.
A.3.1 Combustion Zone
Reaksi reaksi yang terlibat dalam proses pembakaran adalah :
CH4

+ 1 O2

CO + 2H2O

C2H6

+ 2 O2

2CO + 3H2O

C3H8

+ 3 O2

3CO + 4H2O

C4H10 + 4 O2

4CO + 5H2O

C5H12 + 5 O2

5CO + 6H2O

C6H14 + 6 O2

6CO + 7H2O

Kebutuhan oksigen sebesar 80% dari jumlah karbon, karena pembakaran


terjadi secara parsial. Maka jumlah oksigen sebagai berikut :
Kebutuhan oksigen = 80% x 2442,4917
= 1953,9934 kmol/jam
Total komponen O2 dalam system adalah
= mol oksigen pada gas + mol oksigen pembakaran
= 0,0835 kmol + 1953,9934 kmol
= 1954,0769 kmol
= 62.530,4612 kg
Kebutuhan steam sebesar 60% dari total karbon, karena S/C rasio pada
autothermal reforming 0,6 (Sarah Lgdberg, 2007). Maka jumlah steam sebagai
berikut :
Kebutuhan steam = 60 % x 2442,4917
= 1465,4960 kmol/jam
= 26.378,9106 kg/jam

Tabel A.3 Tingkat reaksi pada tiap komponen


Komponen
Masukan (kmol)
CH4

2373,0051

2373,0051 1

C2H6

50,2336

50,2336 2

C3H8

11,1616

11,1616 3

C4H10

4,4643

4,4643 4

C5H12

0,8370

0,8370 5

C6H14

2,7901

2,7901 6
1954,0769 1 1 - 2 2 - 3 3 - 4

O2

1954,0769

4 - 5 5 - 6 6

CO

1 + 22 + 33 + 44 + 55 + 66

H2O

21 + 32 + 43 + 54 + 65 + 76
4396,5686 + 1 + 1 2 + 2 3 +

Total

Keluaran (kmol)

3 4 + 4 5 + 5 6

Reaksi pembakaran CH4


Nilai K diidapat dari persamaan berikut:
K = exp (-Go/RT ) (J.m Smith, 2005)

(Pers. A.1)

Dari subtitusi nilai gibbs komponen pada temperature 12000C didapat nilai K = 1.
Selanjutnya hubungan kesetimbangan dengan fraksi komponen pada reaksi :
K = yCO + yH2O (J.m Smith, 2005)
yCH4 + yO2
Dimana : y = fraksi komponen
K = konstanta kesetimbangan
yCO =

1 + 22 + 33 + 44 + 55 + 66
4396,5686 + 1 + 1 2 + 2 3 + 3 4 + 4 5 + 5 6

(Pers. A.2)

yH2O =

21 + 32 + 43 + 54 + 65 + 76

4396,5686 + 1 + 1 2 + 2 3 + 3 4 + 4 5 + 5 6
2.373,0051 1

yCH4 =

4396,5686 + 1 + 1 2 + 2 3 + 3 4 + 4 5 + 5 6
yO2 = 1954,0769 1 1 - 2 2 - 3 3 - 4 4 - 5 5 - 6 6
4.396,5686 + 1 + 1 2 + 2 3 + 3 4 + 4 5 + 5 6
Subtitusikan ke persamaan A.2, maka diperoleh :
K = 212 + 712 + 1013 + 1314 + 1615 + 1916 + 6 12 + 1723 +
2224 + 27 25 + 3226 + 1232 + 3134 + 3835 + 4436 + 2042 +
4945 + 5446 + 3052 + 7156 + 4262
4.637.034,45 5.514,181 5.932,512 8.305,523 10.678,524
13.051,535 15.424,536 + 112 +212 + 313 + 414 +
515 + 616

Dengan perhitungan yang sama, didapat persamaan kesetimbangan untuk semua


reaksi pembakaran karbon. Dengan metode trial and error menggunakan fungsi Fsolve dalam program Matlab, didapat nilai 1, 2, 3, 4, 5, dan 6. Adapun nilai
keenam xi tersebut sebagai berikut:
Tabel A.4 Nilai xi dari setiap reaksi
1
1236,3356

2,1227

21,8516

0,4197

4,4478

1,5442

Kemudian nilai xi dari setiap reaksi disubtitusi dalam persamaan kesetimbangan


masing - masing, sehingga didapat mol keluaran combustion zone sebagai berikut.

Tabel A.5 Keluaran combustion zone


Komponen
Persamaan

Keluaran (kmol)

CH4

2373,0051 1

1.137,67

C2H6

50,2336 2

28,38

C3H8

11,1616 3

6,71

C4H10

4,4643 4

2,34

C5H12

0,8370 5

0,42

C6H14

2,7901 6

1,25

O2

1954,0769 1 1 - 2 2 - 3 3 4 4 - 5 5 - 6 6

7,48

CO

1 + 22 + 33 + 44 + 55 + 66

1.313,24

H2O

21 + 32 + 43 + 54 + 65 + 76

4.045,46

A.3.2 Catalytic Zone


Reaksi reaksi yang terlibat dalam proses katalitik adalah :
CH4

+ H2O

CO + 3H2

C2H6

+ 2H2O

2CO + 5H2

C3H8

+ 3H2O

3CO + 7H2

C4H10 + 4H2O

4CO + 9H2

C5H12 + 5H2O

5CO + 11H2

C6H14 + 6H2O

6CO + 13H2

CO

CO2 + H2

H2O

Tabel A.6 Tingkat reaksi pada tiap komponen


Komponen
Masukan (kmol)
CH4
1.137,67
C2H6
28,38
C3H8
6,71
C4H10
2,34
C5H12
0,42
C6H14
1,25

Keluaran (kmol)
1.137,67 1
28,38 2
6,71 3
2,34 4
0,42 5
1,25 6

CO

1.313,24

H2O

4.045,46

1.313,24 + 1 + 22 + 33 + 44 + 55 +
66 - 77
4.045,46 - 1 - 22 - 33 - 44 - 55 - 66
- 7
31 + 52 + 73 + 94 + 115 + 136 +
7
323,06 + 7
6857.52 + 21 + 52 + 63 + 84 + 105 +
126 - 67

H2
CO2

323,06
Total

Subtitusi ke pers. A.2, maka diperoleh persamaan kesetimbangan untuk ketujuh


reaksi. Dengan metode trial and error menggunakan fungsi F-solve dalam program
Matlab, didapat nilai 1, 2, 3, 4, 5, 6, dan 7. Adapun nilai ketujuh xi tersebut
sebagai berikut:
Tabel A.7 Nilai xi dari setiap reaksi
1
556,52

0,34

24,05

1,10

5,81

667,97

1,95

Subtitusi dalam reaksi kesetimbangan masing - masing, sehingga didapat mol


keluaran catalytic zone sebagai berikut.
Tabel A.8 Keluaran catalytic zone
Komponen
Persamaan

Keluaran (kmol)

CH4

1.137,67 1

140.15

C2H6

28,38 2

4.33

C3H8

6,71 3

0.91

C4H10

2,34 4

0.39

C5H12

0,42 5

0.08

C6H14

1,25 6

0.14

CO
H2O
H2

1.313,24 + 1 + 22 + 33 + 44 +
55 + 66 - 77
4.045,46 - 1 - 22 - 33 - 44 - 55
- 66 - 7
31 + 52 + 73 + 94 + 115 +
136 + 7

CO2

323,06 + 7

Tabel A.9 Komposisi massa pada keluaran catalytic zone


Komponen
BM
Keluaran (kmol)

1,713.46
2,289.30
3864.123148
1,001.02

Keluaran (kg)

CH4

16

140,15

2.242,42

C2H6

30

4,33

129,85

C3H8

44

0,91

39,82

C4H10

58

0,39

22,75

C5H12

72

0,08

5,45

C6H14
CO

86

0,14

12,08

28

H2O

18

1.713,46
2.289,30

47.976,80
41.207,35

H2

3.864,1232

7.728,25

CO2

44

1.001,02

44.045,10

Tabel A.10 Rangkuman neraca massa pada autothermal reforming (R-101)


Masuk (kg/jam)
Keluar (kg/jam)
Komponen
F2
F4
F5
F6
CH4

37.968,0811

2.242,4214

C2H6

1.507,0094

129,8477

C3H8

491,1106

39,8203

C4H10

258,9321

22,7482

C5H12

60,2662

5,4467

C6H14 +

239,9424

12,0847

N2

467,9954

467,9954

CO2

14.214,4379

44.045,0958

O2

2,6730

62.527,7882

H2O

239,2820
26.378,9106

CO

41.207,3538
47.976,8045

H2
Total

7.728,2463
144.117,1469

144.117,1469

A.4 Reaktor Metanol


Fungsi : Mengubah syngas menjadi methanol

F6

F7

CO
H2

CH3OH
H2O
CO2
H2

Gambar A.3 Neraca massa pada reaktor metanol (R-102)


Reaksi pada pembentukan metanol :
CO + 2H2 CH3OH

HR,298K = -90.8 kJ/mol

CO2 + 3H2 CH3OH + H2O

HR,298K = -49.6 kJ/mol

CO + H2O CO2 + H2

HR,298K = -41 kJ/mol

Tabel A.11 Tingkat reaksi pada tiap komponen


Komponen
Masukan (kmol)

Keluaran (kmol)

CO

1.713,4573

1.713,4573 - 1 3

H2

3.864,1231

3.864,1231 - 21 -32 + 3

CO2

1.001,0249

1.001,0249 2 + 3

H2O

2.289,2974

2.289,2974 + 2 3
1 + 2

CH3OH
Total

8.867,9028 - 21 - 22

Subtitusikan ke pers. A.2, maka diperoleh persamaan kesetimbangan untuk ketiga


reaksi. Dengan metode trial and error menggunakan fungsi F-solve dalam program
Matlab, didapat nilai 1, 2, dan 3. Adapun nilai ketiga xi tersebut sebagai berikut:
Tabel A.12 Nilai xi dari setiap reaksi
944,9717
1
2

634,1493

514,0372

Subtitusi dalam reaksi kesetimbangan masing - masing, sehingga didapat mol


keluaran reaktor metanol sebagai berikut.
Tabel A.13 Keluaran reaktor metanol
Komponen
Persamaan

Keluaran (kmol)

CO

1.713,4573 - 1 3

254,4484

H2

3.864,1231 - 21 -32 + 3

585,7691

CO2

1.001,0249 2 + 3

880,9128

H2O

2.289,2974 + 2 3

2.409,4095

CH3OH

1 + 2

1.579,1210

Tabel A.14 Komposisi massa pada keluaran reaktor metanol


Komponen
BM
Keluaran (kmol)

Keluaran (kg)

CO

28

254,4484

7.124,5555

H2

585,7691

1.171,5382

CO2
H2O
CH3OH

44
18
32

880,9128
2.409,4095
1.579,1210

38.760,1640
43.369,3713
50.531,8714

Tabel A.15 Rangkuman neraca massa pada reaktor metanol (R-102)


Masuk (kg/jam)
Keluar (kg/jam)
Komponen
F6
F7
CH4

2.242,4214

2.242,4214

C2H6

129,8477

129,8477

C3H8

39,8203

39,8203

C4H10

22,7482

22,7482

C5H12

5,4467

5,4467

C6H14 +

12,0847

12,0847

N2

467,9954

467,9954

CO2

44.045,0958

38.760,1640

O2

239,2820

239,2820

H2O

41.207,3538

43.369,3713

CO

47.976,8045

7.124,5555

7.728,2463

1.171,5382

H2
CH3OH
Total

50.531,8714
144.117,1469

144.117,1469

A.5 High Presssure Separator


Fungsi : Memisahkan gas dengan kondensat metanol dan air

F8

CxHy
CO2
H2
N2
O2
CO

F7

F9

CH3OH
H2O
CO2
H2

CH3OH
H2O

Gambar A.4 Neraca massa pada high pressure separator (V-101)


Gas keluaran reaktor didinginkan dengan sebuah cooler sehingga terjadi
pengembunan parsial. Pendinginan dilakukan hingga pada temperatur 60

C,

sehingga hanya H2O dan CH3OH yang mengalami kondensasi. Asumsi dua
komponen tersebut terkondensasi sempurna, sehingga keluaran separator sebagai
berikut:
Tabel A.16 Rangkuman neraca massa pada high pressure separator (V-101)
Masuk (kg/jam)
Keluar (kg/jam)
Komponen
F7
F8
F9
CH4

2.242,4214

2.242,4214

C2H6

129,8477

129,8477

C3H8

39,8203

39,8203

C4H10

22,7482

22,7482

C5H12

5,4467

5,4467

C6H14 +

12,0847

12,0847

N2

467,9954

467,9954

CO2

38.760,1640

38.760,1640

O2

239,2820

239,2820

H2O

43.369,3713

CO

7.124,5555

7.124,5555

H2

1.171,5382

1.171,5382

CH3OH

50.531,8714

Total

144.117,1469

43.369,3713

50.531,8714
144.117,1469

Gas yang terpisah ditangani dengan proses shift gas converter dan CO2
absorber agar limbah gas lebih ramah lingkungan dan dapat digunakan sebagai bahan
bakar. Sedangkan cairan metanol yang telah terkondensat dipisahkan dengan kolom
distilasi untuk mendapatkan metanol dengan grade AAA (99,85 wt%).

A.5 Kolom Distilasi Metanol


Fungsi: Memisahkan metanol dengan air hingga didapat metanol murni

F9

F10

CH3OH
H2O

CH3OH 99,85 %
H2O 0,15 %

F11

CH3OH 0,3 %
H2O 99,7 %

Gambar A.5 Neraca massa pada kolom distilasi metanol (C-102)

Diharapkan pada hasil puncak akan diperoleh metanol dengan kemurnian 99,85 wt %.
Komponen masuk kolom:
CH3OH

= 50.531,8714 kg/jam

H2O

= 43.369,3713 kg/jam
93.901,2427 kg/jam

Fraksi massa komponen:


CH3OH

= 54 %

H2O

= 46 %

Neraca bahan total:


F=D+W
93.201,2427 = 50.505,0505 + W
W = 43.396,1922
Neraca bahan komponen metanol:
F XF = D XD + W XW
(93.201,2427) (0.54) = (50.505,0505) (0.9985) + (43.396,1922) (XW)
50.531,8714 = 50.429,2929 + 43.396,1922 XW
XW = 0,0024
Hasil Puncak:
CH3OH

= 0,9985 (50.505,0505) = 50.429,2929

H2O

= 0.0015 (50.505,0505) = 75,7576

Hasil Dasar
CH3OH

= 0,0024 (43.396,1922) = 102,5785

H2O

= 0,9976 (43.396,1922) = 43.293,6138

Tabel A.17 Rangkuman neraca massa pada kolom distilasi metanol (C-102)
Masuk (kg/jam)
Keluar (kg/jam)
Komponen
F9
F10
F11
CH3OH

50.531,8714

50.429,2929

102,5785

H2O

43.369,3713

75,7576

43.293,6138

Total

93.901,2427

93.901,2427

A.6 High Temperature Shift Reactor


Fungsi: Mengubah CO menjadi CO2 dan H2 pada temperature 450 0C dan tekanan 50
cm2/kg dengan keluaran CO sebesar 4% (Byron Smith, 2010)

F12

H2O

F8

F13

CxHy
CO2
H2
N2
O2
CO

CxHy
CO2
H2
N2
O2
CO
H2O

Gambar A.6 Neraca massa pada high temperature shift reactor (R-201)
Reaksi yang terjadi: CO + H2O

CO2 + H2

Dengan mengetahui keluaran CO sebesar 4%, tingkat reaksi dapat ditentukan


menggunakan persamaan:

r = Nin Nout

( Octave Levenspiel, 2002)

(Pers. A.3)

Dimana :
v

= Koefisien reaksi. Jika reaktan bertanda negatif (-), dan jika produk
bertanda positif (+)

= Laju reaksi

Fin CO = 7.124,5555 kg/jam

Fout CO = 4% x Fin CO

= 254,4484 kmol/jam

= 4% x 245,4484 kmol/jam
= 10,1779 kmol/jam
= 284,9822 kg/jam

Sehingga nilai sebesar :


r

= 254,4484 kmol/jam - 10,1779 kmol/jam


1

= 244,2705 kmol/jam

Komponen komponen yang bereaksi dalam HTS ini adalah CO, H2O, CO2, dan H2.
Sehingga komposisi keluar dari keempat komponen ini adalah :

Komponen H2O

Kebutuhan steam ditentukan dengan perbandingan mol stoikiometri 1 : 1. Sehingga


kebutuhan steam sebesar 254,4484 kmol/jam
Fin H2O

= 254,4484 kmol/jam
= 4.580,0714 kg/jam

Fout H2O

= Nin - r
= 254,4484 kmol/jam - 244,2705 kmol/jam
= 10,1779 kmol/jam
= 183,2029 kg/jam

Komponen CO2

Fin CO2

= 38.760,1640 kg/jam
= 880,9128 kmol/jam
= Nin + r

Fout CO2

= 880,9128 kmol/jam + 244,2705 kmol/jam


= 1.125,1823 kmol/jam
= 49.508,0649 kg/jam

Komponen H2

Fin H2

= 1.171,5382 kg/jam
= 585,7691 kmol/jam
= Nin + r

Fout H2

= 585,7691 kmol/jam + 244,2705 kmol/jam


= 830,0396 kmol/jam
= 1.660,0791 kg/jam
Tabel A.18 Rangkuman neraca massa pada high temperature shift reactor (C-201)
Masuk (kg/jam)
Keluar (kg/jam)
Komponen
F8
F12
F13
CH4

2.242,4214

2.242,4214

C2H6

129,8477

129,8477

C3H8

39,8203

39,8203

C4H10

22,7482

22,7482

C5H12

5,4467

5,4467

C6H14 +

12,0847

12,0847

N2

467,9954

467,9954

CO2

38.760,1640

49.508,0649

O2

239,2820

239,2820

CO

7.124,5555

284,9822

H2

1.171,5382

1.660,0791

H2O

4.580,0714

Total

54.795,9756

183,2029
54.795,9756

A.7 Low Temperature Shift Reactor


Fungsi: Mengubah CO menjadi CO2 dan H2 pada temperature 200 0C dan tekanan 50
cm2/kg dengan keluaran CO sebesar 0,3% (Byron Smith, 2010)

F13

F14

CxHy
CO2
H2
N2
O2
CO
H2O

CxHy
CO2
H2
N2
O2
CO
H2O

Gambar A.7 Neraca massa pada low temperature shift reactor (R-202)
Reaksi yang terjadi: CO + H2O

CO2 + H2

Dengan mengetahui keluaran CO sebesar 0,3%, tingkat reaksi dapat ditentukan


menggunakan persamaan A.3, sehingga didapat :

Fin CO = 284,9822 kg/jam

Fout CO = 0,3% x Fin CO

= 10,1779 kmol/jam

= 0,3% x 10,1779 kmol/jam


= 0,0305 kmol/jam
= 0,8549 kg/jam

Sehingga nilai sebesar :


r

= 10,1779 kmol/jam - 0,0305 kmol/jam


1

= 10,1474 kmol/jam

Komponen komponen yang bereaksi dalam LTS ini adalah CO, H2O, CO2, dan H2.
Sehingga komposisi keluar dari keempat komponen ini adalah :

Komponen H2O

Kebutuhan steam ditentukan dengan perbandingan mol stoikiometri 1 : 1. Sehingga


kebutuhan steam sebesar 10,1779 kmol/jam
Fin H2O

= 10,1779 kmol/jam
= 183,2029 kg/jam

Fout H2O

= Nin - r
= 10,1779 kmol/jam - 10,1474 kmol/jam
= 0,0305 kmol/jam
= 0,5496 kg/jam

Komponen CO2

Fin CO2

= 49.508,0649 kg/jam
= 1.125,1833 kmol/jam

Fout CO2

= Nin + r
= 1.125,1833 kmol/jam + 10,1474 kmol/jam

= 1.135,3307 kmol/jam
= 49.954,5506 kg/jam

Komponen H2

Fin H2

= 1.660,0791 kg/jam
= 830,0396 kmol/jam
= Nin + r

Fout H2

= 830,0396 kmol/jam + 10,1474 kmol/jam


= 840,1870 kmol/jam
= 1.680,3740 kg/jam
Tabel A.19 Rangkuman neraca massa pada high temperature shift reactor (C-201)
Masuk (kg/jam)
Keluar (kg/jam)
Komponen
F13
F14
CH4

2.242,4214

2.242,4214

C2H6

129,8477

129,8477

C3H8

39,8203

39,8203

C4H10

22,7482

22,7482

C5H12

5,4467

5,4467

C6H14 +

12,0847

12,0847

N2

467,9954

467,9954

CO2

49.508,0649

49.954,5506

O2

239,2820

239,2820

CO

284,9822

0,8549

H2

1.660,0791

1.680,3740

H2O

183,2029

0,5496

Total

54.795,9756

54.795,9756

A.8 Absorber Column


Fungsi : Memisahkan CO2 dari gas yang akan dibakar menggunakan larutan K2CO3
dengan konversi 98% (operating manual PT Arun NGL).

F17

CO2 98%

F14

F16

CxHy
CO2
H2
N2
O2
CO
H2O

CxHy
CO2
H2
N2
O2
CO
H2O

Gambar A.8 Neraca massa pada kolom absorber column (C-203)


Reaksi yang terjadi : K2CO3 + CO2 + H2O

2KHCO3

Dengan mengetahui konversi CO2 sebesar 98%, maka tingkat reaksi dapat ditentukan
dengan pers. A.3. Sehingga didapat :
Fin CO2 = 49.954,5506 kg/jam
= 1.135,3307 kmol/jam

Fout CO2 = (100 98)% x Fin CO2


= (100 - 98)% x 1.135,3307 kmol/jam
= 20,7066 kmol/jam
= 999,0910 kg/jam

Sehingga nilai sebesar :


r

= 1.135,3307 kmol/jam - 20,7066 kmol/jam


1

= 1.112,6241 kmol/jam

Komponen komponen yang bereaksi dalam kolom ini adalah K2CO3, H2O, CO2,
dan 2KHCO3. Sehingga komposisi keluar dari keempat komponen ini adalah :
Komponen K2CO3
Kebutuhan K2CO3 ditentukan dengan perbandingan mol stoikiometri 1 : 1. Sehingga
kebutuhan K2CO3 sebesar 1.135,3307 kmol/jam
Fin K2CO3

= 1.135,3307 kmol/jam
= 156.675,6359 kg/jam

Fout K2CO3

= Nin - r
= 1.135,3307 kmol/jam - 1.112,6241 kmol/jam
= 22,7066 kmol/jam
= 3.133,5127 kg/jam

Komponen H2O
Kebutuhan H2O ditentukan dengan perbandingan mol stoikiometri 1 : 1. Sehingga
kebutuhan H2O sebesar 1.135,3307 kmol/jam. H2O yang ditambahkan merupakan air
yang terdapat pada absorben, sehingga asumsi tidak mempengaruhi kadar air
(moisture) yang terdapat pada gas.
Fin H2O

= 1.135,3307 kmol/jam
= 20.435,9525 kg/jam

Fout H2O

= Nin - r
= 1.135,3307 kmol/jam - 1.112,6241 kmol/jam

= 22,7066 kmol/jam
= 408,7191 kg/jam
Komponen KHCO3
Fin KHCO3

= 0 kmol/jam

Fout KHCO3

= Fin KHCO3 + 2
= 2 x 1.112,6241 kmol/jam
= 2.225,2482 kmol/jam
= 222.524,8162 kg/jam

Tabel A.20 Rangkuman neraca massa pada Absober Column (C-203)


Masuk (kg/jam)
Keluar (kg/jam)
Komponen
F14
F16
F17
CH4

2.242,4214

2.242,4214

C2H6

129,8477

129,8477

C3H8

39,8203

39,8203

C4H10

22,7482

22,7482

C5H12

5,4467

5,4467

C6H14 +

12,0847

12,0847

N2

467,9954

467,9954

CO2

49.954,5506

999,0910

O2

239,2820

239,2820

CO

0,8549

0,8549

H2

1.680,3740

1.680,3740

H2O

0,5496

0,5496

Total

54.795,9756

48.955,4596

54.795,9756

A.9 Stripping Column


Fungsi : Memisahkan CO2 dari larutan absorben K2CO3.

F19

CO2

F17

F18

KHCO3
H2O
K2CO3

H2O
K2CO3

Gambar A.9 Neraca massa pada kolom stripping column (C-204)


Reaksi yang terjadi : 2KHCO3

K2CO3 + CO2 + H2O

Pada temperature 150 0C dan tekanan 30 kg/cm2, KHCO3 akan terdesorpsi sempurna
menjadi K2CO3, CO2, dan H2O (operating manual PT Arun NGL). Maka tingkat
reaksi dapat ditentukan dengan pers. A.3. Sehingga didapat :

Fin KHCO3 = 222.524,8162 kg/jam


= 2.225,2482 kmol/jam

Fout KHCO3 = 0 kmol/jam

Maka nilai sebesar :


r

= 2.225,2482 kmol/jam - 0 kmol/jam


2

= 1.112,6241 kmol/jam

Komponen komponen yang bereaksi dalam kolom ini adalah K2CO3, H2O, CO2,
dan 2KHCO3. Sehingga komposisi keluar dari keempat komponen ini adalah :

Komponen H2O:

Fin H2O = 22,7066 kmol/jam


= 408,7191 kg/jam
Fout H2O = 22,7066 kmol/jam + 1.112,6241 kmol/jam
= 1.135,3307 kmol/jam
= 20.435,9525 kg/jam
Komponen CO2
Fin CO2 = 0 kmol/jam
Fout CO2 = 0 + 1.112,6241 kmol/jam
= 1.112,6241 kmol/jam
= 48.955,4596 kg/jam

Komponen K2CO3

Fin K2CO3 = 22,7066 kmol/jam


= 3.133,5127 kg/jam
Fout K2CO3 = 22,7066 kmol/jam + 1.112,6241 kmol/jam
= 1.135,3307 kmol/jam

= 48.955,4596 kg/jam
= 156.675,6359 kg/jam
Tabel A.21 Rangkuman neraca massa pada Stripping Column (C-203)
Masuk (kg/jam)
Keluar (kg/jam)
Komponen
F17
F18
F19
KHCO3

222.524,8162

H2O

408,7191

20.435,9525

K2CO3

3.133,5127

156.675,6359

CO2
Total

48.955,4596
226.067,0480

226.067,0480