Anda di halaman 1dari 1

Menuju IFRS: Konvergensi Standar Akuntansi Keu (SAK) ke IFRS

Dua puluh Sembilan Standar Akuntansi Keuangan (SAK) masuk dalam program konvergensi IFRS yang dicanangkan DSAK IAI tahun 2 ! dan 2 " # $Sasaran konvergensi IFRS yang telah dicanangkan IAI pada tahun 2 "2 adalah merevisi %SAK agar secara material sesuai dengan IFRS versi " &anuari 2 ! yang berlaku e'ekti' tahun 2 ""(2 "2)* demikian disampaikan Ketua DSAK IAI Rosita +li Sinaga pada %ublic ,earing -ksposure Dra't %SAK " (Revisi 2 !) tentang %enya.ian /aporan Keuangan) di &akarta Kamis 2 Agustus 2 ! lalu# 0anyaknya standar yang harus dilaksanakan dalam program konvergensi ini men.adi tantangan yang cukup berat bagi DSAK IAI periode 2 !12 "2# Implementasi program ini akan dipersiapkan sebaik mungkin oleh IAI# Dukungan dari semua pihak agar proses konvergensi ini dapat ber.alan dengan baik tentunya sangat diharapkan# Rosita .uga menambahkan bah2a tantangan konvergensi IFRS 2 "2 adalah kesiapan praktisi akuntan mana.emen) akuntan publik) akademisi) regulator serta pro'esi pendukung lainnya seperti aktuaris dan penilai# Akuntan %ublik diharapkan dapat segera mengupdate pengetahuannya sehubungan dengan perubahan SAK) mengupdate S%A% dan menyesuaikan pendekatan audit yang berbasis IFRS# Akuntan 3ana.emen(%erusahaan dapat mengantisipasi dengan segera membentuk tim sukses konvergensi IFRS yang bertugas mengupdate pengetahuan Akuntan 3ana.eman) melakukan gap analysis dan menyusun road map konvergensi IFRS serta berkoordinasi dengan proyek lainnya untuk optimalisasi sumber daya# Akuntan Akademisi(+niversitas diharapkan dapat membentuk tim sukses konvergensi IFRS untuk mengupdate pengetahuan Akademisi) merevisi kurikulum dan silabus serta melakukan berbagai penelitian yang terkait serta 3emberikan input(komentar terhadap -D dan Discussion %apers yang diterbitkan oleh DSAK maupun IAS0# Regulator perlu melakukan penyesuaian regulasi yang perlu terkait dengan pelaporan keuangan dan perpa.akan serta melakukan upaya pembinaan dan supervisi terhadap pro'esi yang terkait dengan pelaporan keuanganseperti penilai dan aktuaris# Asosiasi Industri diharap dapat menyusun %edoman Akuntansi Industri yang sesuai dengan perkembangan SAK) membentuk 'orum diskusi yang secara intensi' membahas berbagai isu sehubungan dengan dampak penerapan SAK dan secara proakti' memberikan input(komentar kepada DSAK IAI# %rogram Ker.a DSAK lainnya yaitu4 3encabut %SAK yang sudah tidak relevan karena mengadopsi IFRS5 3encabut %SAK Industri5 3ere'ormat %SAK yang telah diadopsi dari IFRS dan diterbitkan sebelum 2 !5 3elakukan kodi'ikasi penomoran %SAK dan konsistensi penggunaan istilah5 3engadopsi IFRI6 dan SI6 per " &anuary 2 !5 3emberikan komentar dan masukan untuk -7posure Dra't dan Discussion %aper IAS05 Akti' berpartisipasi dalam berbagai pertemuan organisasi standard setter) pembuat standar regional(internasional5 serta 3en.alin ker.asama lebih e'ekti' dengan regulator) asosiasi industri dan universitas dalam rangka konvergensi IFRS# (sumber4 Ikatan Akuntan Indonesia)

Beri Nilai