Anda di halaman 1dari 5

Materi Konseling Gizi tentang Keluarga Sadar Gizi (KADARZI) PENGERTIAN KADARZI Keluarga sadar gizi adalah keluarga

a yang berperilaku gizi seimbang, mampu mengenali dan mengatasi masalah gizi anggotanya. Perilaku gizi seimbang adalah pengetahuan, sikap dan praktek keluarga meliputi mengkonsumsi makanan seimbang dan berperilaku hidup sehat. Makanan seimbang adalah pilihan makanan keluarga yang mengandung semua zat gizi yang diperlukan masing-masing anggota keluarga dalam jumlah yang sesuai dengan kebutuhan dan bebas dari pencemaran.

5 indikator (perilaku) Keluarga adar !izi 1. iasa !a"an #erane"a raga! !a"anan. a. Pengertian aneka ragam makanan yaitu " Makan #-$ kali sehari yang terdiri dari % macam kelompok bahan makanan. &ari tiap kelompok bahan makanan dan jenis yang dikonsumsi, maka makin banyak jenisnya makin baik. 'dapun % kelompok bahan makanan tersebut adalah " Makanan pokok, sebagai sumber zat tenaga " beras, jagung, ubi, singkong, mie, dan lain-lain. (auk pauk, sebagai sumber zat pembangun " ikan, telur, ayam, daging, tempe, kacang-kacangan, tahu, dll. ayuran dan buah-buahan, sebagai sumber zat pengatur " bayam, kangkung, )ortel, buncis, kacang panjang, sa)i, daun singkong, daun katuk, pepaya, pisang, jeruk, semangka, nanas dan lain-lain. b. Man*aat makan aneka ragam makanan, yaitu " +ntuk melengkapi zat-zat gizi yang diperlukan oleh tubuh agar dapat melakukan pekerjaan sehari-hari dan terhindar dari penyakit kekurangan gizi. c. 'kibat tidak makan aneka ragam makanan, yaitu " ,ubuh kekurangan zat gizi tertentu dan lebih mudah terserang penyakit dan khusus balita pertumbuhan dan kecerdasannya terganggu.

d. ,indakan yang perlu dilakukan bila keluarga belum makan aneka ragam makanan, yaitu " Meman*aatkan pekarangan disekitar rumah dengan menanam tanaman, beternak ayam, bebek, ikan dan lain-lain agar dimakan oleh anggota keluarga dan hasil pekarangan juga dapat dijual untuk menambah penghasilan keluarga. Mengupayakan bantuan dari sektor pertanian, untuk mengusahakan penggunaan lahan pertanian secara gotong royong bagi keluarga yang tidak mempunyai pekarangan. 'njurkan ibu untuk masak aneka ragam dengan menu yang disukai oleh angota keluarga. $. Selalu !e!antau "ese%atan dan &ertu!#u%an anggota "eluargan'a (!eni!#ang #erat #adan)( "%ususn'a #alita dan i#u %a!il. a. Pengertian memantau kesehatan dan pertumbuhan, yaitu " mengikuti perkembangan kesehatan dan pertumbuhan anggota keluarga, terutama bayi, balita dan ibu hamil. b. Kegunaan memantau kesehatan dan pertumbuhan yaitu " Mengetahui pertumbuhan dan perkembangan bayi dan anak balita. Mengetahui kesehatan ibu hamil dan perkembangan janin, mencegah ibu melahirkan -ayi dengan berat badan lahir rendah dan terjadinya perdarahan pada saat melahirkan. Mengetahui kesehatan anggota keluarga de)asa dan usia lanjut.

c. 'kibat bila tidak memantau kesehatan dan pertumbuhan anggota keluarga, yaitu " ,idak mengetahui perkembangan pertumbuhan bayi, anak balita dan janin secara normal. ,idak mengetahui adanya gejala penyakit pada bayi, anak balita, dan ibu hamil, misalnya kekurangan zat gizi, kegemukan, gangguan pertumbuhan janin dan gangguan kesehatan lain. d. ,indakan yang perlu dilakukan bila keluarga belum memantau kesehatan dan pertumbuhan anggota keluarganya, yaitu "

'njurkan kepada anggota keluarga.ibu menimbang bayi dan anak balitanya setiap bulan ke Posyandu. -ila berat badan anak turun atau tidak naik, maka anjurkan orang tua.ibu untuk memeriksakan anaknya ke Petugas kesehatan di meja 5 Posyandu atau Puskesmas terdekat.

'njurkan kepada ibu hamil untuk memeriksakan kehamilannya sesegera mungkin ke petugas kesehatan secara teratur, paling sedikit % kali selama masa kehamilan. -ila ibu hamil terlihat kurus, maka anjurkan ibu tersebut untuk makan /-# piring lebih banyak dari biasanya, dan minum tablet tambah darah setiap hari / tablet, sedikitnya 01 tablet selama masa kehamilan. elain minum tablet tambah darah, ibu dianjurkan makan-makanan sumber zat besi seperti " ikan, telur, tempe, kacang-kacangan, sayur-sayuran dan buah-buahan.

).

iasa !engguna"an gara! #er'odiu! a. Pengertian garam beryodium, yaitu " garam yang telah ditambah zat yodium yang diperlukan oleh tubuh. Pada kemasan biasa ditulis 2garam beryodium3. b. Kegunaan garam beryodium, yaitu " mencegah terjadinya penyakit !angguan 'kibat Kekurangan 4odium (!'K4). c. !angguan 'kibat Kekurangan 4odium (!'K4) yang ditandai dengan " Membesarnya kelenjar gondok di daerah leher, sehingga mengurangi daya tarik seseorang. Pertumbuhan anak tidak normal yang disebut kretin.kerdil.

d. ,indakan yang perlu dilakukan bila keluarga belum makan.masak dengan garam beryodium, yaitu " 'njurkan keluarga agar selalu makan.masak dengan garam beryodium. 5elaskan kepada keluarga bagaimana membedakan garam beryodium dan garam tidak beryodium dengan menggunakan test kit yang disebut 4odina test (dapat dibeli di apotik.toko obat). elanjutnya terangkan cara menggunakan test kit tersebut, yaitu " teteskan garam dapur dengan cairan yodina, maka akan terlihat perubahan )arna garam putih menjadi biru keunguan pada garam yang beryodium. semakin baik mutu garam beryodium. emakin tua )arnanya,

e. -agaimana jika tidak tersedia test kit dan cairan yodina 6 Kupas singkong yang masih segar, kemudian diparut. ,uangkan / sendok perasan singkong parut tanpa ditambah air kedalam tempat yang bersih. ,ambahkan %-7 sendok terh munjung garam yang akan diperiksa. ,ambahkan # sendok teh cuka biang, aduk sampai rata, biarkan beberapa menit. -ila timbul )arna biru keunguan berarti garam tersebut mengandung yodium *. Me!#eri du"ungan "e&ada i#u !ela%ir"an agar !e!#eri"an ASI sa+a &ada #a'i sa!&ai u!ur * #ulan. a. Pengertian pemberian 'ir usu 8bu (' 8) saja, yaitu " tidak memberikan makanan dan minuman lain selain ' 8 pada bayi umur 1-% bulan. b. Kegunaan memberikan ' 8 saja, yaitu " ' 8 merupakan makanan bayi yang paling sempurna, murah dan mudah memberikannya pada bayi. ' 8 saja dapat mencukupi kebutuhan gizi bayi untuk tumbuh kembang dengan ormal pada bayi sampai berumur % bulan. ' 8 yang pertama keluar disebut kolustrum ber)arna kekuningan, dan

mengandung zat kekebalan untuk mencegah timbulnya penyakit. 9leh karena itu harus diberikan kepada bayi dan jangan sekali-sekali dibuang. Keluarga tidak perlu mengeluarkan biaya untuk makanan bayi 1-% bulan. &engan ' 8 mempererat ikatan kasih sayang antara ibu dan bayi.

c. 'kibat tidak memberikan ' 8 saja pada bayi, yaitu " -ila bayi umur 1-% bulan diberi makanan lain selain ' 8, dapat terjadi gangguan alat pencernaan. -ayi tidak mempunyai ketahanan tubuh untuk mencegah penyakit. -ila bayi diberikan susu botol sering terjadi mencret, kemungkinan bayi tidak cocok dengan susu bubuk atau cara membuatnya tidak bersih, dan pengeluaran biaya rumah tangga lebih banyak. Mengurangi ikatan cinta kasih antara ibu dan anak.

,indakan yang perlu dilakukan bila ibu belum memberikan ' 8 saja pada bayi mulai umur 1-% bulan, yaitu " Memberikan pendidikan gizi atau pengetahuan tentang pentingnya memberikan ' 8 saja pada bayi mulai umur 1-% bulan. Mempersiapkan ibu agar dapat menyusui bayinya segera setelah melahirkan dengan menganjurkan makan-makanan bergizi yang dapat meningkatkan ' 8, misalnya kacang-kacangan, sayuran hijau, ikan, telur dan buah-buahan. Mulai umur % bulan bayi dapat diperkenalkan dengan makanan pendamping ' 8.

,. Menda&at"an dan !e!#eri"an su&le!en gizi "e&ada anggota "eluarga 'ang !e!#utu%"an.

Kebutuhan zat gizi pada kelompok bayi, balita, ibu hamil dan ibu menyusui meningkat dan seringkali tidak bisa dipenuhi dari makanan sehari-hari, terutama :itamin ' untuk balita, zat besi untuk ibu dan yodium untuk penduduk di daerah endemis gondok. uplementasi zat gizi (tablet, kapsul atau bentuk lain) diperlukan untuk memenuhi kebutuhan zat gizi tersebut. 'pabila kebutuhan zat-zat gizi tersebut dipenuhi dari pengkayaan makanan, maka suplementasi zat gizi dapat dihentikan secara bertahap