Anda di halaman 1dari 17

PEMANFAATAN LIMBAH TULANG IKAN MENJADI GELATIN DAN KALSIUM

Oleh Kelompok 2
Muh. Ardiansyah Andi Rufaiwan Rahmini Mustabsyirah

PENDAHULUAN
1. Indonesia merupakan negara yang kaya akan hasil laut, salah satunya adalah ikan, 2. banyak industri pangan yang memanfaatkan ikan sebagai bahan baku makanan, 3. Pembuatan otak-otak bandeng hanya memanfaatkan daging ikan bandeng tanpa memanfaatkan tulang ikannya 4. tulang ikan mempunyai nilai gizi yang tinggi salah satunya kalsium yang merupakan mineral penting bagi manusia karena mempunyai peran vital pada tulang sehingga dapat mencegah timbulnya osteoporosis, 5. perlu pengolahan produk baru agar limbah pembuatan otak-otak bandeng, Ikan Bandeng Tanpa Duri serta berbagai olahan yang hanya memanfaatkan daging ikan yaitu tulangnya dapat digunakan secara maksimal.

Karakteristik Limbah Perikanan


Limbah adalah buangan yang dihasilkan dari suatu proses produksi baik industri maupun domestik (rumah tangga), yang kehadirannya pada suatu saat dan tempat tertentu tidak dikehendaki lingkungan karena tidak memiliki nilai ekonomis. Limbah yang dihasilkan dari kegiatan perikanan masih cukup tinggi, yaitu sekitar 20-30 persen. Produksi ikan yang telah mencapai 6.5 juta ton pertahun. Hal ini berarti sekitar 2 juta ton terbuang sebagai limbah, diantaranya adalah tulang ikan.

Tulang Ikan Dalam Industri Pengolahan Ikan


Tulang ikan merupakan salah satu bentuk limbah dari industri pengolahan ikan yang memiliki kandungan kalsium terbanyak diantara bagian tubuh ikan, karena unsur utama dari tulang ikan adalah kalsium, fosfor dan karbonat.

Berbagai Olahan Tulang Ikan


Kolagen, Gelatin, Kalsium, Abon Tulang Ikan, Dll.

NILAI GIZI tulang ikan


KADAR AIR KADAR ABU KADAR PROTEIN KADAR LEMAK : 7,67 % : 59,23 % : 23,23 % :7%

Selain duri / tulang ikan juga mengandung : 1. Ca fosfat , 2. Seng , 3. Yodium , 4. Besi , 5. Timah , 6. Mangan , 7. Kobalt , 8. Vitamin B 2 dan B 3

Pengolahan Limbah Tulang Ikan Menjadi Kolagen


Kolagen merupakan komponen struktural utama dari jaringan ikat putih (white connetive tissue) yang meliputi hampir 30% dari total protein pada jaringan dan organ tubuh vertebrata dan invertebrata. Pada mamalia, kolagen terdapat di kulit, tendon, tulang rawan dan jaringan ikat.

Manfaat Kolagen
Manfaat dari Collagen adalah (Annonymousc, 2010):

Meningkatkan penampilan kulit anda Meningkatkan elastisitas kulit mudah yang lebih kuat Menghambat kulit menjadi keriput Menjaga kelembaban kulit anda

Produk Kolagen
Cangkang kapsul Casing sosis, Casing kolagen biasanya berbahan baku dari kulit hewan besar. Keuntungan dari penggunaan casing ini adalah dapat diwarnai, bisa dimakan, dan melekat pada produk. Casing selulosa biasanya berbahan baku pulp. Keuntungan casing selulosa adalah dapat dicetak atau diwarnai dan murah. Casing selulosa sangat keras dan dianjurkan untuk tidak dimakan (Fesya, 2008). Kosmetik (krim, suntikan untuk menghalskan wajah).

Fungsi-fungi kolagen
Mempertahankan kelembaban dan mencegah kerutan. Memulihkan masalah kulit. Mempercantik dan menyuburkan rambut. Mengencangkan payudara. Melangsingkan badan sewaktu tidur. Menguatkan tulang. Mencerahkan kulit dan Mengurangi pigmen. Menunda proses penuaan kulit.

Tipe Kolagen
Tipe I merupakan tipe kolegen yang paling banyak ditenukan. Terdapat pada jaringan ikat dewasa, tulang, gigi dan sementum. Tipe II merupakan kolagen tipe ini dibentuk oleh kondroblas dan merupakan unsur utama penyusun matriks tulang rawan. Kolagen ini ditemukan pada kartilago hyalin dan elastic. Tipe III, kolagen ini ditemukan pada awal perkembangan beberapa jenis jaringan ikat. Pada keadaan dewasa kolagen ini terdapat pada jaringan retikuler. Tipe IV, terdapat pada lamina densa pada lamina basalis dan diperkirakan merupakan hasil sel-sel yang langsung berhubungan engan lamina tersebut. Tipe V, terdapat pada plasenta, dan berhubungan dengan kolagen tipe I. Tipe VI, terdapat pada basal lamina.

Pengolahan Limbah Tulang Ikan Menjadi Gelatin


Gelatin adalah derivat protein dari serat kolagen yang ada pada kulit, tulang, dan tulang rawan. Proses perubahan kolagen menjadi gelatin melibatkan tiga perubahan berikut (Junianto, dkk, 2006):
1. Pemutusan sejumlah ikatan peptida untuk memperpendek rantai 2. Pemutusan atau pengacauan sejumlah ikatan camping antar rantai 3. Perubahan konfigurasi rantai

Diagram alir pembuatan gelatin tulang ikan (Junianto, dkk, 2006):


Tulang ikan
Degreasing (penghilangan lemak) Direndam pada air mendidih selama 30 menit

Pengecilan ukuran 2-5 cm2 Demineralisasi (perendaman dalam HCl 5%, 48 jam) Ossein

Pencucian demean air mengalir hingga pH netral (6-7) Ekstraksi dalam waterbath pada suhu 90C selama 7 jam Ekstrak disaring Dipekatkan dengan evaporator
Dikeringkan dengan oven pada suhu 50C selama 24 jam Pengecilan ukuran/penepungan Gelatin

Pemanfaatan limbah tulang ikan sebagai sumber kalsium


Selama ini yang direkomendasikan sebagai sumber kalsium terbaik adalah susu. Tetapi harga susu bagi sebagian masyarakat masih terhitung mahal, oleh karena itu perlu dicari alternatif sumber kalsium yang lebih murah, mudah didapat dan tentu saja mudah diabsorbsi. Kalsium yang berasal dari hewan seperti limbah tulang ikan sampai saat ini belum banyak dimanfaatkan untuk kebutuhan manusia.

Pemanfaatan limbah tulang ikan sebagai sumber kalsium


Pemanfaatan limbah tulang ikan sebagai sumber kalsium merupakan salah satu alternatif dalam rangka menyediakan sumber pangan kaya kalsium sekaligus mengurangi dampak buruk pencemaran lingkungan akibat dari pembuangan limbah industri pengolahan.

Diagram alir pembuatan (Trilaksani, W., et al, 2006):

DAFTAR PUSTAKA
Annonymousa. 2009. Tepung Ikan.http://sosekstoreperikananub.blogspot.com/2009/05.html Annonymousb. 2009. Jaringan Ikat. http://histovet1.blogspot.com/jaringan-ikat_16.html Annonymousa. 2010. Penanganan Limbah Hasil Perikanan Secara Biologis.http://eafrianto.wordpress.com/2009/12/10/ Annonymousb. 2010. Pemanfaatan Limbah Ikan Untuk Pupuk Organik.http://ppsdms.org/pemanfaatan-limbah-ikanuntuk-pupuk-organik.htm Annonymousc. 2010. Kolagen. http://www.rumahfarmasi.com/health-ales-p-600.html Annonymousd. 2010. Kolagen. http://repository.ui.ac.id/contents/koleksi.pdF. Dewi, F.R. dan Widodo. 2009. Pembuatan Gelatin Dari Kulit Tuna.http://www.bbrp2b.dkp.go.id/publikasi/prosiding/2008/brawijaya.pdf Eko, H.R dan Teuku Muamar. 2007. Pengalengan Ikan Tuna Komersial.http://jurnal.pdii.lipi.go.id/admin/jurnal/22074350.pdf. Fesya. 2008. SOSIS. http://masenchipz.com/category/dk Herlandria. 2009. Kolagen Kulit Kambing.http://jurnal.pdii.lipi.go.id/admin/jurnal/31086368.pdf. Jaswir, I. 2007. Gelatin.http://duniapangankita.files.wordpress.com/2007/04/gelatin.pdf Junianto, Haetami dan Maulina. 2006. Produksi Gelatin Dari Tulang Ikan Dan Pemanfaatannya Sebagai Bahan Dasar Pembuatan Cangkang Kapsul. http://pustaka.unpad.ac.id/wpcontent/produksi_gelatin_dari_tulang_ikan.pdf. Rusmana, Deny dan Abun. 2006. Evaluasi Nilai Kecernaan Limbah Ikan Tuna (Thunnusatlanticus) Produk Pengolahan Kimiawi Dan Biologi Serta Nilai Retensi Nitrogen Pada Ayam Broiler. http://pustaka.unpad.ac.id/wpcontent/uploads/2009/10.pdf. Trilaksani, W, Salamah, E., Nabil, M. 2006. Pemanfaatan Limbah Tulang Ikan Tuna(Thunnus sp.) sebagai Sumber Kalsium dengan Metode Hidrolisis Protein. BuletinTeknologi Hasil Perikanan Vol IX Nomor 2 Tahun 2006 Wong, DWS. 1989. Mechanism and Theory in Food Chemistry. Academic Press: NY