Anda di halaman 1dari 21

BAB I

PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Al-Quran nan agung ini adalah wahyu Ilahi telah diturunkan kepada Nabi
Shallallahu Alaihi Wasallam sebagai penerang petunjuk dan pedoman serta rahmat yg
kekal abadi sampai hari akhir nanti sekaligus menjadi mukjizat dan bukti kebenaran
risalah asulullah Shallallahu Alaihi Wasallam! "imana ketika mujizat-mujizat
sebelumnya sirna ditelan masa musnah digilas perputaran roda zaman terkubur bersama
wa#atnya para asul pembawanya tetapi Al-Quran tetap tegak meman$arkan nur Ilahi
keseluruh persada bumi!
%erputaran dan pergantian waktu yg disertai dgn berubah dan beragamnya
keadaan dan watak manusia tak akan melunturkannya wa#atnya sang panutan asulullah
Shallallahu Alaihi Wasallam pun tidak memudarkannya! &ahkan serentetan aksi
pengingkaran dan penyelewengan serta pengubahan terhadap Al-Quran tidak
membuatnya kabur sedikitpun! Itulah Al-Quran kitab mulia yg kekal keberadaan nya
langgeng hukumnya iapun kenyal tetap sesuai dgn segala tempat bangsa dan sepanjang
masa!
&etapa sempurnanya Al-Quran dengan hukum-hukum dan ajaran-ajaran Ilahi yg
tetap aktual dan akurat! Ia berbi$ara tentang berbagai sudut kehi-dupan tentang a'idah
ibadah etika pergaulan sesama manusia dan alam sekitarnya tentang politik ekonomi dan
lain sebagainya!
Al-Quran satu-satunya kitab yg banyak mengandung keajaiban robbani luar
biasa baik itu keindahan susunan kata dan kalimatnya ataupun gaya bahasanya tak ada yg
mampu menandinginya sekalipun bangsa arab yg ahli sastera dan retorika bahkan
seandainya semua manusia dan jin berkumpul dan saling menolong ni$aya tidak akan
mampu membuatnya! &anyak kisah-kisah di dalamnya tentang hal-hal masa lalu yg
terbukti nyata pada saat sekarang ini!
&etapa agungnya Al-Quran dan betapa besarnya kasih sayang Allah (aala
kepada kita semua maka diturunkanNya )itab mulia yg menunjukkan manusia ke jalan
- * -
yg akan menyelamatkannya sekaligus menganugerahkan keutamaan-keutamaan yg tak
terhingga di dalam menelusuri jalan tersebut! "alam makalah ini membahas tentang
)andungan-)andungan yang terdapat dalam Al'uran Surat Al-+atehah, Al-Ikhlas, An-
Nass, dan Al-+ala'!
B. Tujuan
Adapun tujuan dibuatnya makalah ini adalah sebagai tugas mata kuliah yang
bersangkutan dan sebagai salah satu bahan pelajaran bagi mahasiswa dalam
proses belajar mengajar
C. Rumusan Masalah
"ari latar belakang diatas penulis dapat menarik rumusan masalah yang akan
dibahas menjadi pembahasan makalah ini -
*! &agaimana kandungan yang terdapat dalam surat Al-#atehah.
/! &agaimana kandungan yang terdapat dalam surat Al-Ikhlas.
0! &agaimana kandungan yang terdapat dalam surat An-Nass.
&agaimana kandungan yang terdapat dalam surat Al-+ala'!.
- / -
BAB II
PEMBAHASAN
A. Kanungan surat Al !at"hah
_ _ o __c_ _o_ _::_ _ o__ _q | :_
o __c_ _o_ | _ c__ _ _ _ :__x
__q _. _o_ _ _ ____ _ __
__:x _oq|_ _c:__ _oq|_ _x _o___

Artinya
Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang,
Segala puji, bagi Allah, Tuhan semesta alam. Maha Pemurah lagi Maha
Penyayang, Yang menguasai, di Hari Pembalasan, Hanya Engkaulah yang kami
sembah, dan hanya kepada Engkaulah kami meminta pertolongan
Surah ini turun di 1ekkah sebelum Nabi saw! berhijrah! 2umlah ayat-ayatnya
disepakati sebanyak tujuh ayat, kendati ulama berbeda pendapat menyangkut
&asmalah pada awalnya! Apakah ia bagian dari surah ini atau bukan.
Al-+atihah yang merupakan mahkota tuntunan Ilahi , dinamai juga 3mmu al-
Quran atau 3mmu al-)itab karena ia dalah induk semua ayat-ayat al-Quran! Al-
+atihah juga adalah as-Sab al-1atsani dalam arti tujuh ayatnya diulang-ulang,
bukan saja dalam setiap rakaat shalat, tetapi juga kandungan ketujuh ayatnya
diulang dan dirin$i oleh seluruh ayat-ayat al-Quran yang berjumlah enam ribu
ayat lebih itu! Suarah ini memiliki lebih dari dua puluh nama tetapi yang paling
popular dan dikenal pada masa Nabi adalah nama-nama yang disebut di atas!
Al-+atihah adalah pengajaran bagi umat manusia, bahkan Allah mendiktekan
kalimat-kalimat surah ini untuk diu$apkan oleh manusia! "engan memulai )itab-
- 0 -
Nya dengan &asmalah! Allah juga mengajarkan manusia untuk memulai setiap
kegiatan mereka dengan &asmalah yang mengandung makna permintaan
pertolongan agar kegiatan itu direstui dan didukung oleh-Nya karena tiada daya
dan upaya yang dapat berhasil tanpa dukungan-Nya!
Atas dasar si#at-si#at dan kuasa-Nya, maka "ia wajar bahkan berhak, dan
harus disembah dan dimintai pertolongan, dan karena itu 4ang 1aha %engasih
tersebut mengajar umat manusia untuk hanya mengabdi dan hanya memohon
kepada-Nya dalam segala hal termasuk untuk keberhasilan pengabdian itu!
(entu saja diperlukan jalan yang ditelusuri kesana dan karena itu pula
manusia diajarnya untuk bermohon bukan saja ditunjuki jalan tersebut yang
dilukiskan-Nya sebagai shirath al-1usta'im, yakni jalan luas, lebar, dan lurus!
Itulah jalan yang ditempuh oleh orang-orang yang telah diberinya nikmat, yaitu
jalan para Nabi! Ash-Shidi'ih, asy-Syuhada 5 dan orang-orang saleh, bukan jalan
orang-orang yang dimurkai, yakni mereka yang telah mengetahui kebenaran
tetapi enggan menelusurinya! &ukan juga jalan orang-orang yang sesat karena
tidak mengetahui arah yang benar! "emikian sedikit tentang surah al-+atihah!
Kanungan Temat"k Surah Al#!at"hah
"alam surah al-+atihah terdapat uraian tentang -
*! (auhid, yang dikandung oleh ayat-ayatnya yang pertama dan kedua- Al-
6amdulillah abbi al-Alamin! Ar-ahman ar-ahim!
/! )enis$ayaan 6ari )emudian, yang dikandung oleh ayatnya yang
keempat- 1aliki 4aum Ad-"in!
0! Ibadah yang seharusnya hanya tertuju kepada Allah dikandung oleh ayat-
Iyyaka Nabudu!
7! %engakuan tentang kelemahan manusia dan keharusan meminta
pertolongan hanya kepada-Nya dalam ayat - Wa Iyaka Nastain, dan
Ihdina ash-Shirath al-1usta'im!
- 7 -
8! )eanekaragaman manusia sepanjang sejarah menghadapi tuntunan Ilahi -
Ada yang menerima, ada yang menolak setelah mengetahui, dan ada juga
yang sesat jalan, yaitu yang dikandung oleh ayat shiratha al-ladzina
anamta Alaihim 9hair al-1aghdhubi Alaihim wa :a adh-"hallin!
)elima hal pokok di atasa, tauhid, kenis$ayaan hari kemudian, dan keikhlasan
beribadah adalah dasar-dasar pokok ajaran al-Quran! Sedang uraian yang
terdapat dalam surah-surah lain tentang alam, manusia, dan sejarah merupakan
$ara-$ara yang ditempuh oleh al-Quran untuk mengantar manusia meraih,
menghayati, mengamalkan persoalan-persoalan pokok itu!
Tujuan Utama Ura"an Surah Al#!at"hah
(ujuan utama surah ini mengandung, lalu memelihara kesadaran tentang
kehadiran Allah dan pengawasan-Nya kepada manusia! Itu sebab-Nya setelah
menguraikan tentang rahmat dan kasih saying-Nya serta kuasa-Nya memberi
balasan, ayat surah ini disusul dengan menghadirkan-Nya di hadapan siapa yang
memba$a 1aliki 4aum ad-"in bahwa "ia sang penguasa 6ari )emudian selalu
hadir dengan pengawasan dan pengetahuan-Nya terhadap seluruh kegiatan lahir
dan batin mahluk serta hadir pula dengan bantuan dan ganjaran-Nya terhadap
seluruh kegiatan lahir dan batin mahluk serta hadir pula dengan bantuan dan
ganjaran-Nya yang taat! )ehadiran dan pengawasan-Nya itu di$erminkan lebih
jauh dengan pengajaran bagaimana berdialog langsung dengan-Nya Iyaka
Nabudu wa Iyyaka Nastain ; 6anya kepada-1u kami mengabdi dan hanya
kepada-1u kami memohon pertolongan! edaksi tersebut di hadapkan langsung
kepada Allah laksana bertatap muka dengan wajah-Nya! 1akna tentang
kehadiran, pengawasan, dan bantuan ilahi itu ter$ermin pula dalam riwayat Imam
1uslim, at-(irmidzi, an-NasaI, Ibnu 1ajah, dan lain-lain melalui Abu 6urairah
yang menyatakan bahwa Allah, dalam sebuah hadist Qudsi, ber#irman -
<Aku membagi shalat =al-+atihah> antara diri-)u dan hamba-)u menjadi dua
bagian, dam untuk hamba-)u menjadi dua bagian, dan untuk hamba-)u apa yang
- 8 -
dimohonnya! 1aka bila dia memba$a - Al-6amdu :illahi abbi al-Alamin, Allah
menyambut dengan ber#irman - <Aku dipuja oleh hamba-)u!? &ila dia memba$a -
Ar-ahman ar-ahim,? Allah ber#irman - <Aku dipuji oleh hamba-)u!? &ila dia
memba$a - <1alik 4aum ad-"in!? Allah ber#irman - <Aku diagungkan oleh
hamba-)u!? "i kali lain Allah ber#irman - 6amba-)u berserah =diri> kepada-)u,
lalu bila dia memba$a - <Iyyaka nabudu wa Iyyaka Nastain, Allah ber#irman -
<Ini antara Aku dan hamba-)u, dan buat hamba-)u apa yang dimohonkan!? "an
bila dia memba$a - Ihdina ash-Shirath al-1usta'im, Shirath al-:adzina Anamta
Alaihim, 9hairi al-1aghdhub Alaihim wa :a adh-"hallin, Allah ber#irman -
<Ini buat hamba-)u, dan buat hamba-)u yang dimohonkannya?!
B. Kanungan Surat Al#Ikhlas
Se$a$ Turunn%a Surah
Ad-"aha' meriwayatkan bahwa kaum musyrik pernah mengutus Amir
Ibny (upail menghadap asulullah SAW! Amir Ibnu (u#ail menghadap
asulullah SAW! Amir amir mengarahkan kepada Nabi atas nama mereka!
Engkau telah meme!ahkan tongkat "persatuan# kami, dan engkau telah
men!u!i Tuhan$ kami. Engkau juga telah menentang agama nenek moyangmu
sendiri.
2ika engkau mereasa miskin, maka kami akan menjadikan engkau seorang
kaya raya, dan jika engkau gila, kami akan mengobati, dan jika engkau men$intai
seseorang wanita, maka kami akan nikahkan dengannya- kemudian Nabi SAW,
menjawab- <Aku tidak miskin, tidak gila dan tidak men$intai wanita! Aku adalah
asulullah, aku mengajak kalian dari penyembahan berhaa kepada menyembah
Allah! )emudian mereka mengutus amir sekali lagi! 1uhammad < )emudian
Allah menurunkan surah ini
- @ -
_c. _ :ox _ :__ _:_ __ _:__x :_c_
_:__x oq__ _ cq :ox
%atakanlah& 'Dia(lah Allah, Yang Maha Esa.
Allah adalah Tuhan yang bergantung kepada()ya segala sesuatu.
Dia tiada beranak dan tidak pula diperanakkan
dan tidak ada seorangpun yang setara dengan Dia'.
Penjelasann%a
)atakanlah =hai 1uhammad>
)epada orang yang bertanya kepada1u mengenai si#at (uhan <Allah itu
ASA?! 1aha su$i dari bilangan dan susunan sebab jika zat itu berbilang, maka
berarti (uhan membutuhkan semua bentuk kumpulant tersebut, sedangkan Allah
tidak membutuhkan sesuatu apapun
Allah yang menjadi tempat bergantung semua hamba-hambaBNya dan
mereka juga menghadapkan dirinya untuk meminta agar permintaan mereka itu
dikabulkan tanpa perantara atau koreksi! "engan demikian, tampak salah lah
akidah kaum 1usyrik arab yang mengharuskan adanya perantara atau koreksi
ketika minta kepada (uhan! 2uga tampak salahlah akidah agama-agama lain yang
mempunyai kedudukan khusus disisi (uhan, yaitu mereka diangkat khusus untuk
menjadi perantara antara dengan (uhan dalam memenuhi kehendaknya
)arenaBNya mereka minta kepada perantara baik masih hidup atau sudah
mati, dengan khusu dan merendahkan diri, mereka berziarah ke kubur-kubur para
perantara itu, seperti khusyunya mereka menghadap (uhan, bahkan lebih takut di
banding takutnya keapda (uhan
- C -
=1aha su$i Allah dari mempunyai anak>
Ayat ini merupakan jawaban terhadap kaum 1usrik Arab yang
mempunyai dugaan bahwa malaikat itu adalah anak perempuan Allah, juga
merupakan bantahan untuk orang-orang nasrani yang mengatakan bahwa Isa Al-
1asih itu anak Allah!
"iriwayatkan dari Ibnu Abbas ia mengatakan bahwa ta#sir ayat ini ialah-
Allah tidak melahirkan serperti mariam, dan tidak dilahrkan seperti Isa dan 3zair
Kanungan A%at
Inti dari kandungan QS Al-Ikhlash terdapat dalam ayat pertama yang
menegaskan tentang keesaan Allah (aala, sementara ayat-ayat berikutnya
merupakan penjelasan yang menegaskan makna ayat pertama tersebut! 2adi, Allah
adalah 1aha Asa dalam rububiyah, uluhiyah, dan asma wa shi#at - Nya! 2ika kata
*ahid =satu> memungkinkan adanya yang kedua, ketiga, keempat, dan seterusnya,
maka tidak demikian halnya dengan kata ahad =maha esa> yang berarti hanya satu
tanpa ada yang lainnya! Dleh karena itulah, surat ini disebut dengan Surat Al-
Ikhlash =Surat At-(auhid wa At-(anzih> yang berintikan pemurnian tauhid
kepada Allah dengan $ara menyu$ikan "zat, Nama, dan Si#at-Nya dari segala
makna kekurangan, kelemahan, $a$at, keserupaan dengan makhlu' dan segala
bentuk penyekutuan =syirik>!E
Ayat kedua merupakan penjelasan atas ayat pertama dalam hal keesaan Allah
(aala, yang menegaskan bahwa Allah itu 1aha Sempurna dalam "zat dan Si#at-
si#at-Nya, sehingga sama sekali tidak membutuhkan kepada yang lain, tetapi
justru segenap yang lainnya mesti butuh dan bersandar kepada-Nya dalam
segenap keperluannya!
- F -
Ayat ketiga, disamping berisikan penegasan tentang keesaan dan
kemahasempurnaan Allah, dan pena#ian segenap kelemahan serta $a$at dari Si#at-
si#at-Nya, juga merupakan bantahan telak terhadap semua orang yang
menyekutukan Allah (aala dengan menjadikan bagi-Nya anak, yakni orang-
orang 4ahudi yang mengatakan bahwa 3zair adalah anak Allah, orang-orang
Nasrani yang mengatakan bahwa Isa adalah anak Allah =QS At-(aubah - 0G>, dan
juga orang-orang musyrik Arab yang mengatakan bahwa para malaikat adalah
anak-anak perempuan Allah =QS An-Nahl - 8C>!
Ayat terakhir menegaskan salah satu konsekuensi dari makna tauhid, yakni
pena#ian segenap bentuk penyekutuan dan penyerupaan terhadap Allah sekaligus
bantahan terhadap semua orang yang menyekutukan Allah =musyrikin> dan yang
menyerupakan Allah dengan makhlu'-Nya =musyabbihin>! %ena#ian dan bantahan
serupa juga terdapat dalam banyak ayat yang lain, antara lain #irman Allah =yang
artinya>, ?(idak ada sesuatu pun yang serupa dengan "ia! "an "ialah yang 1aha
1endengar lagi 1aha 1elihat? =QS Asy-Syura - **>! Ayat ini juga merupakan
bantahan terhadap semua orang yang mena#ikan si#at-si#at Allah =mu+aththilin>!
C. Kanungan Surat Al#Nass
cx o_ _ |_ _ o:_ _ o o
_c_c_ :__ _ c_c_ _ x ' _ o
._ __x
Artinya
%atakanlah& 'Aku berlidung kepada Tuhan "yang memelihara dan
menguasai# manusia. ,aja manusia. Sembahan manusia. Dari kejahatan
"bisikan# syaitan yang biasa bersembunyi, yang membisikkan "kejahatan# ke
dalam dada manusia,
Penjelasan
- H -
&. 'ang " m"nta" (erl"nungan an Keutamaan Manus"a
"alam surat ini yang di mintai perlindungan adalah Allah tuhan
1anusia, aja 1anusia dan tuhan sesembahan 1anusia, maka "ia
menyebutkan ububiyah-Nya bagi 1anusia dan kekuasaan-Nya serta
ketuhanan-Nya bagi mereka! "i sini ada tiga si#at Allah yang dengannya
1anusia di perintahkan untuk berlindung, yang pertama adalah dengan
,ububuyah-Nya, maksudnya adalah men$akup pen$iptaan mereka,
pengaturan , pendidikan dan perbaikan mereka, serta pemberian kapada
mereka segala maslahat dan segala kebutuhan mereka, juga penolakan
kajahatan dari mereka , dengan penjagaan dari apa-apa yang nerusak, inilah
makna ububiyah! 4ang kedua 1ulk = kerajaan >, Allah adalah raja yang
berhak bertingkah laku terhadap $iptaan-Nya, klarna mereka adalah hamba
dan $iptaan-Nya, "ialah yang berhak berbuat terhadap mereka dan
mengatur mereka sebagaiman yang "ia kehendaki,"ia yang memiliki
kekuasaan penuh bagi mereka "ialah raja mereka yang ha'! 4ang ketiga
ketuhanan, "ialah (uhan yang ha', (uhan sesembahan makhlu' yang tidak
ada tuhan selain-Nya, maka tidak selayaknya bagi seorang hamba
menyekutukan-Nya, serta tidak patut untuk meminta kepada selain-Nya
baik dalam perkara "oIa dan yang lain!
"alam surat ini Allah menyebutkan kata An(nas sampai tiga kali, yang
terletak pada ayat yang pertama, kedua dan ketiga, yang pastinya dalam
pengulangan ini Allah memiliki maksud tersendiri, karna bisa saja Allah
menyebutnya hanya menggunakan dhamir saja atau kata ganti, akan tetapi
Allah tidak melakukannya, berkata para 1u#assir,? Sesungguhnya Allah
telah memberikan kekhususan bagi manusia dengan mengaruniakan Ad-kr=
Al-'uran> sebagai penghormatan dan pemulyaan bagi manusia, juga
memeberikan akal dan ilmu, serta menjadikan para 1alaikat bersujud
mensu$ikannya, semua itu adalah bentuk keistimewaan yang Allah berikan
kepada 1anusia!? Sehingga sangat wajar ketika Allah menyebutkannya
- *G -
sam pai tiga kali, dalam ta#sir Sha.*atut ta.asir di jelaskan maksud dari
pengulangan dalam surat ini adalah sebagai tambahan pemulyaan bagi
1anusia, dan juga sebagai bukti bahwa Allah memberikan perhatian
terhadap setiap perkara yang di lakukan oleh
1anusia!http-;;maulana/GGF!multiply!$om;journal;item;*CF - B#tnC
1asih berkisar pada ayat yang pertama kedua dan ketiga, di sana di
sebutkan tiga si#at yang dimiliki Allah, ,ububiyah, malik, ilahiyah, makna
dari ketiganya adalah bahwa Allah adalah abb segala sesuatu,
pemilik,pemeberi rizki, yang mematikan dan yang menghidupkan, yang
menguasai segala $iptaan-Nya serta rabb yang berhak dan benar untuk di
ibadahi, yang tidak ada sekutu bagi-Nya, ini adalah si#at-si#at Allah yang
paling penting untuk di ketahui khususnya bagi manusia! Sehingga Allah
memerintahkan kepada hamba-Nya untuk berlindung dari segala bentuk
keburukan dengan ketiga si#at ini!
). Berl"nung ar" kejahatan $"s"kan
Surat ini men$akup permohonan perlindungan dari kejahatan yang
menjadi sebab semua perbuatan dosa dan perbuatan maksiat, yaitu bisikan
kejahatan yang msuk dalam jiwa 1anusia, kejahatan tersebut menjadi
sumber hukuman baik di dunia dan akhirat, kalau dalam surat al-#ala'
mengandung permohonan perlindungan dari kejahatan perbuatan dzalim
dengan $ara sihir dan dengki = kejahatan dari luar >, maka surat An-nas
mengandung permohonan dari kejahatan yang menyebabkan perbuatan
dzalim pada diri sendiri = kejahatan dari dalam >!
1aka dari itu kejahatan yang kedua ini adalah kejahatan keaiban,
sedangkan yang pertama adalah kejahatan kesulitan, karna setiap kajahatan
pasti kembali kepada dua perkara yaitu kesusahan dan keaiban! (idak
kepada yang lainnya! 4ang di maksud dengan bisikan seperti yang
dikatakan oleh Ibnu Qayyim adalah ajakan kepada sesuatu yang tidak
- ** -
terdengr oleh telinga, atau ajakan yang bukan berbentuk suara! Was-was
adalah bentuk godaan yang dilan$arkan kedalam hati 1anusia, yang
kadang-kadang berasal dari 1anusia dan kadang berasak dari golongan jin,
Dleh karna itu Allah memerintahkan kepada hambanya untuk
senantiasa berlindung dari bisikan-bisikan baik yang di lan$arkan oleh
syeitan dari golongan jin ataupun yang dari golongan 1anusia,
sebagaimana yang telah di isyaratkan oleh asulullah semakin banyak kita
berdzikir kepada Allah semakin sedikitlah bisikan-bisikan yang akan
datang, karna ketika kita berdzikir maka syeitan akan bersembunyi dan
kalah, tapi jikalau sedikit saja kita lalai maka syeitan akan kembali lagi
untuk membisiki manusia agar berbuat kebathilan,
*. Makna Khannas
Al-khannas artinya bertambah kuat larinya dan kembalinya, ketika
dzikir kepada Allah, Al-kahannas juga berarti tertutup dan tersembunyi, di
antara kalimat yang bermakna itu adalah perkataan abu 6urairah,
+,- ./01 2,34560 789 :;< => ?@A1 BC@D E0 F@G =H,60 =,CI6
B,J KL,M/.>
Pada suatu jalan Madinah, nabi bertemu denganku sedangkan pada
*aktu itu aku sedang junub, maka aku bersenbunyi darinya$
1aka sebenarnya la#adz ini adalah menghilang setelah tampak, dan
bukan hanya sekedar menghilang,oleh karna itu setan yang ada dalam diri
manusia yang beriman itu sangat kurus, lemah dan lelah, karna di siksa
oleh orang yang beriman dan di usir dengan dzikir dan kataatan kepada
Allah, diriwayatkan di dalam sebuah atsar seorang sala#,? sesungguhnya
orang yang beriman melelahkan setanya sebagaimana seseorang
malelahkan tunggangannya dalam perjalanan! )arna setiap kali setan
manggodanya , orang 1ukmin itu menimpanya dengan $ambuk dzikir,
- */ -
menengadah,istigh#ar dan ketaatan kepada Allah! Sehingga setan yang
selalu bersamanya berada dalam siksaan yang pedih, tidak seperti posisi
setannya orang yang jahat! Ia selalu bersamanya dalam ketenangan!
N. B"s"kan kejahatan ke alam aa
+irman-Nya dalam ayat yang ke 8 surat An-nas ini adalah si#at yang
ke tiga bagi syetan, setelah di sebutkan bisikannya pertama kali, kemudian
keduanya di sebutkan tempat bisikannya, lalu di sebutkan bahwa bisikan
itu berada di dalam dada 1anusia
Allah menjadikan syeitan dapat masuk kedalam rongga 1anusia dan
dapat menembus ke dalam hati dan dadanya, setan itu berjalan seperti
perjalanan pembuluh darah, ia telah ber$okol pada setiap hamba dan tidak
akan meninggalkannya sampai mati, di dalam hadits riwayat &ukhari dan
1uslim dalam shahihain, hadits yang di riwayatkan oleh Az-zuhri dari Ali
bin 6usein dari So#iyah binti 6uyai, ia berkata,?
%etika ,asulullah beri/tika., aku datang mengunjunginya pada
malam hari, kemudian aku berbi!ara kepada beliau, aku bangun da
berbalik maka beliau pun ikut bangun bersamaku untuk mengantarku,
tempat tinggalnya So.iyyah ketika itu di rumah 0samah bin 1aid, maka
ada dua Anshar yang le*at, ketika keduannya melihat )abi, keduannya
memper!epat jalannya, rasulullah bersabda,+perlahan(lahanlah ini adalah
Sa.iyyah binti huyai, maka keduannya berkata+ subhanallah, ya
,asulullah2+ kemudian ,asulullah bersabda,$ sesungguhnya setan
berjalan pada Manusia pada pembuluh darah, aku takut ia akan
melemparkan ke dalam hati kamu berdua kejelekan " di dalam ri*ayat
lain, memasukkan ke dalam hati kamu berdua sesuatu #.$
"i antara bisikannya juga adalah menyibukkan hati dengan bisikan,
sehingga ia melupakan apa yang ingin ia kerjakan, karena itu kelupaan
tersebut di izda#ahkan kepada setan! )arna setanlah penyebab utamanya,
- *0 -
sesungguhnya hati pada asalnya kosong dari kejahatan dan kemaksiatan,
kemudia setan menggangunya dengan bisikan-bisikan, sehingga terlintas
dalam benaknya perbuatan dosa, setan menggambarkanya pada jiwanya,
membubuhinya dengan syahwat sehingga hatinya penuh dengan syahwat!
)emudian menghiasinya kepada dirinya dan mengindahkannya serta
menjadikan khayalan yang menggiurkan jiwanya sehingga $enderung
dengan kejahatan tersebut, sehinga akhirnya ia menjadi sebuah keinginan!
6al itu menjadikan hati semakin bertambah semangat dalam
mengerjakan kejahatan , sehingga ia mengutus seluruh pasukannya untuk
men$ari perbuatan maksiat itu, setan mengutus kepada mereka bantuan dan
pertolongan!
O. Pen"s#jen"s kejahatan setan ke(aa Manus"a
2enis-jenis kejahatan setan tidak mungkin dapat di hitung, lebih-lebih
ma$am-ma$amnya, akan tetapi kejahatannya dapat di batasi dalam enam
perkara,-
Yang pertama, kajahatan keka#iran dan kemusyrikan, memusuhi Allah
dan asul-Nya, apabila setan berhasil menjerumuskan 1anusia kedalam
kejahatan ini, maka setan akan menjadi tenang ,ia dapat beristirahat dari
segala kelelahanya dalam menggoda 1anusia, karna memang inilah tujuan
utama setan untuk meggoda 1anusia, apabila setan telah berhasil
menjerumuskan 1anusia kedalam keka#iran, maka setan akan menjadikan
1anusia tersebut manjadi wakilnya dan ia akan menjadi salah seorang
yang menyerukan kepada jalan iblis!akan tetapi apabila seorang hamba ini
sulit untuk terjerumus karna mungkin hamba tersebut termasuk seorang
muslim yang kuat, maka ia pindah kepada kajahatan yang berada dalam
peringkat yang kedua,
Yang kedua,menjerumuskan seorang hamba kepada perbuatan bidIah,
kejahatan seperti ini lebih setan sukai dari pada kejahatn yang berupa
- *7 -
maksiat, karna bahayanya pada agama itu sendiri, yaitu bahaya yang
menular, kejahatan ini adalah termasuk dosa yang tidak di ampuni,
karanabidIah adalah menentang dakwah asul, dan menyerukan kepada
hal-hal yang bertentangan dengan apa yang di bawah oleh asul, bidIah ini
termasuk dalam kategori ku#ur dan syirik, apabila setan telah berhasil
men$apai bidIah ini dari seorang hamba , maka ia akan menjadikannya
sebagai seorang ahlu bidIah, juga menjadikannya wakilnya dan sebagai
seorang yang menyeru kepada jalan setan! 2ika ia tidak berhasil juga dalam
martabat yang kedua ini maka ia akan berpindah kepada kejahatan yang
ketiga
Yang ketiga adalah perbuatan dosa besar dengan segala bentuknya,
setan sangat berusaha keras untuk menjerumuskan seorang hamba kepada
kejahatan yang satu ini, lebih-lebih apabila seorang hamaba tersebut adalah
alim yang menjadi panutan, maka ia berusaha keras untuk menjauhkan
1anusia darinya, kemudian menyebarkan perbuatan dosa dan kemaksiatan,
kemudian apabila setan tidak berhasil juga maka setan akan menempuh
jalan yang berikutnya
Yang ke empat, mejerumuskan 1anusia kepada perbuatan dosa-dosa
ke$il, menjadikan dosa-dosa ini seakan remeh yang tidak akan
mempengaruhi keimanan seseorang, akan tetapi pada hakekatnya apabila
dilakukan terus menerus maka akan menjadi dosa yang sangat berbahaya!
Yang ke lima adalah menyibukkan 1anusia dengan perkara-perkara
yang mubah yang tida ada pahala dan hukuman bagi orang yang
mengerjakannya, akan tetapi dia kena hukuman karna meninggalkan yang
wajib di sebabkan terlalu sibuk dengan hal-hala yang mubah tersebut!
Yang ke enam yaitu menyibukkan seorang hamba dengan perkara yang
tidak utama dan melalaikan pekerjaan yang lebih utama, tujuannya adalah
agar hilang pada diri seorang hamba keutamaan, dan ia tidak mendapatkan
pahala atas pekerjaan yang lebih utama!
- *8 -
Q. Setan ar" gRlRngan P"n an manus"a
)ata Syeithan adalah si#at dari segala si#at buruk, keji dan ter$ela, oleh
karna itu yang mendapatkan julukan sebagai Syeitan bukan hanya dari
golongan 2in, akan tetapi bisa jadi ada pada makhluk yang bernama
manusia, kita masih ingat peristiwa perintah Allah kepada iblis untuk sujud
kepada Adam as! )etika dikatakan kepada para malaikat bersujudlah
kepada Adam, maka para malaikat pun bersujud ke$uali Iblis, iblis
berkata,? apakah aku harus bersujud kepada 1akhluk yang engkau
$iptakan dari tanah. )emudian Allah mengusir Iblis, dan kelak akan
memasukkannya kedalam neraka, sejak itulah iblis tidak henti-hentinya
mangajak manusia untuk mangikutu jalannya, dan menjadikan jin dan
1anusia sebagai teman yang menyebarkan kepada perbuatan yang keji dan
munkar!
BAB III
PENUTUP
A. Kes"m(ulan
Surat Al #atehah men$akup pujian-pujian, sanjungan dan pengagungan
terhadap Allah (aaala dengan penyebutan nama-namaNya yang 1aha Indah dan
si#at-si#atNya yang 1aha (inggi! Salah satu kandangannya adalah An$aman agar
- *@ -
waspada dan menjauhi jalan-jalan kebatilan, sehingga kita tidak dikumpulkan
bersama orang-orang ahli batil pada hari kiamat kelak!
Inti dari kandungan QS Al-Ikhlash terdapat dalam ayat pertama yang
menegaskan tentang keesaan Allah (aala, sementara ayat-ayat berikutnya
merupakan penjelasan yang menegaskan makna ayat pertama tersebut! 2adi, Allah
adalah 1aha Asa dalam rububiyah, uluhiyah, dan asma wa shi#at J Nya
"alam surat al +ala', Allah memerintahkan kepada kita sebagai makhlu'
yang lemah =QS An-Nisaa - /F> untuk banyak-banyak melakukan isti+ad-ah
kepada-Nya dari segala bentuk kejahatan, yang telah ter$akup dalam empat jenis
kejahatan yang disebutkan didalamnya!
B. Saran
"alam penulisan makalah ini penulis sadar masih jauh dari kesempurnaan dan
masih terdapat banyak kekurangan, baik dalam materinya, bahasa yang tidak baku
maupun penyampaian isi makalah! Dleh karena itu penulis sangat mengharapkan
dan menghargai kritik dan saran dari pemba$a
DA!TAR PUSTAKA

Abdul &a'i, Muhammad 3uad, Al Mu+jan a Mu.ahras 4sa Al.a, Al-Quran al karim,
dan asy syab, )airo, *H78
- *C -
Ahmad Abdullah, Ta.sir Al(5uran al 6alil Ha7a+lau At+*ill maktahbah alama*iyah,
&eirut
Ibnu Qayyim, Al-Imam, Ta.sir Al(5ayyim, &eirut,:ajnah At-turats Al-IAraby
'utb ,Sayyid,3i D-ilalil 7uran,&eirut,"aru As-syuru', jilid!/@, *HH/
)!6!Q!Shaleh,et.al, Asbabun )u-ul, KL "iponegoro, &andung, Ket!II,/GGG
6ajazi, 1!1ahmud 6ajazi, Ta.sir Al(8adhih, &eirut, "arul jail, jilid!/*, Ket! IL,
*H@F
KATA PENSANTAR
Syukur Alhamdulillah %enyusun %anjatkan )ehadirat Allah SW(, karena
dengan ahmat dan )arunia-Nya %enyusun dapat menyelesaikan makalah ini dengan
judul T Kanungan Surat Al#!atehahU Al#IkhlasU An#NassUV
- *F -
iii
Salawat beserta salam penyusun sampaikan kepada e#ormator dunia yaitu
&aginda asulullah SAW yang telah menghijrahkan umatnya minal ku#ri ilal iman,
ke$intaannya kepada umat melebihi $intanya pada dirinya sendiri!!
Akhirnya dengan segala kerendahan hati, penyusun mengakui masih banyak
terdapat kejanggalan- kejanggalan dan kekurangan dalam makalah ini! 6al ini
disebabkan kurangnya ilmu pengetahuan dan pengalaman yang penyusun miliki, oleh
karena itu, kritik dan saran yang konsrukti# sangat penyusun harapkan demi
kesempurnaan makalah ini dimasa yang akan datang!
%enyusun juga berharap makalah ini mudah-mudahan berguna dan
bermam#aat bagi kita semua! Amin 4a abbal Alami
&engkulu,
%enulis
DA!TAR ISI
6A:A1AN 23"3: !!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!
)A(A %AN9AN(A!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!! i
"A+(A ISI!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!! ii
- *H -
i
i
&A& I %AN"A63:3AN
A! :atar &elakang!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!! *
&! (ujuan!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!! /
K! umusan 1asalah!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!! /
&A& II %A1&A6ASAN
A! )andungan surat Al +atihah!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!! 0
&! )andungan Surat Al-Ikhas!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!! @
K! )andungan Surat Al-Nass!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!! H
&A& III %AN3(3%
A! )esimpulan!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!! *C
&! )ritik dan Saran !!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!! *C
"A+(A %3S(A)A !!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!! iii
MAKALAH
WURAN HADIST
SURAT AL#!ATIHAHU AL!ALAWU DAN AN#NAS
- /G -
ii
Oleh:
EXI 'USNITA


PRYDI PENDIDIKAN SURU MADRASAH IBTIDAI'AH
!AKULTAS TARBI'AH DAN TADRIS
INSTITUT ASAMA ISLAM NESERI
ZIAIN[ BENSKULU
)\&*
- /* -