Anda di halaman 1dari 5

Endometriosis

Kuliah Obstetri / Ginekologi dr.Julianto Witjaksono / dr. Yanto Kadarusman Kuliah sebelumnya Siklus Menstruasi dan Gangguan Haid Kuliah berikutnya Inkontinensia rine !ada Wanita Menu / "a#tar Isi $%K & %"% KO'(KSI / )%M*%H%+ ,-,- (.M%I& %* " ,,,, Home!age %bud

(baca juga endokrinologi reproduksi !!)


Endometrium Lapisan dalam dinding kavum uteri, normal tidak terdapat di tempat lain. Endometrium terdiri dari jaringan ikat / stroma dan sel-sel selapis kubis yang berproliferasi menebal setelah haid dan runtuh pada saat haid. Siklus endometrium juga dipengaruhi poros hipotalamus-hipofisis-ovarium. Puncak L hipofisis terjadi !"-#$ jam sebelum ovulasi. Estradiol dihasilkan sel teka interna folikel, pascaovulasi sel teka menjadi sel lutein, menghasilkan progesteron.

ENDOMETRIOSIS
Pertumbuhan abnormal dari kelenjar endometrium dan stroma di luar uterus. (terdapatnya jaringan kelenjar atau stroma endometrium di tempat / organ lain selain dinding kavum uteri).

atogenesis
Teori Histogenesis %egurgitasi tuba epitel menstruasi - implantasi jaringan endometrium pada tempat abnormal tersebut. &aktor determinasi yang diperkirakan dominan adalah regurgitasi darah haid / menstruasi retrograd 'darah haid yang tidak keluar melalui serviks mengalir ke tuba-ovarium dan keluar ke rongga peritoneum(, yang kemudian tumbuh berkembang karena oleh organ yang ditempati tidak mengadakan reaksi penolakan 'karena bukan benda asing / antigen(. )eori istogenesis * transplantasi, metastasis limfatik / vaskuler &aktor determinasi adalah respons imunologik yang rendah, faktor genetik, status hormon steroid dan hormon pertumbuhan. Teori metaplasia coelomik +enerangkan pertumbuhan endometriosis di vagina, padahal tidak ada hubungan vaskularisasi antara keduanya, diperkirakan primer berasal dari sisa jaringan yang terdapat sejak perkembangan embrionik 'saluran +uller(. ,emikian juga pada organ! yang berasal dari saluran +uller lainnya. Teori induksi lanjutan teori metaplasia, diperkirakan faktor biokimia endogen menginduksi perkembangan sel peritoneal yang tidak berdiferensiasi, menjadi jaringan endometrium.

Pasca operasi uterus 'misalnya miomektomi atau sectio cesarea( dapat terjadi lapisan endometrium melekat atau terjahit dengan miometrium kemudian tumbuh menjadi endometriosis. Yang diterima akhirnya adalah patogenesis !"T#$%&T'(#%" ) genetik* imunologi* endokrin* mekanik. (E+,' ET(#'-#- ) .the disease o/ many theories in gynecology.* seperti halnya pre0 eklampsia pada obstetri)

!emungkinan lokasi endometriosis


- endometriosis interna * di bagian lain uterus misalnya pada serviks, ismus - endometrium eksterna * di luar uterus - adenomiosis 'endometrium dalam lapisan otot miometrium( - endometrioma 'endometrium dalam ovarium - kista coklat( - pada organ/tempat lain misalnya di permukaan/dinding usus, cavum douglasi, ligamen! dsb. -aringan endometrium ektopik ini berproliferasi infiltrasi, dan menyebar ke organ-organ tubuh. ,itemukan sekitar !.-!/0 pada laparotomi pelvis. )erbanyak ditemukan pada usia #.-". tahun. Pertumbuhan endometrium di tempat lain dapat menimbulkan reaksi in/lamasi. Pada haid dapat menimbulkan sakit hebat karena * - perdarahan intraperitoneal - perlengketan 'tertahan pada pergerakan( - akut abdomen Endometriosis peritoneum * - 1arna merah 'aktif/baru( atau coklat hitam 'sudah lisis( atau putih 'fibrosis( - keadaan dapat hipervaskular 'lesi aktif( atau avaskular 'lesi baru atau fibrosis( - permukaan rata atau menonjol atau ireguler - letak superfisial 'di permukaan organ / peritoneum( atau profunda 'invasif ke organ(. "okalisasi sering - ovarium, biasanya bilateral '$/0( - lapisan serosa uterus, peritoneum pelvis - kolon sigmoid / kavum ,ouglasi, ligamentum sakrouterinum / latum, tuba &alopii - vagina, serviks dan usus - paru, mukosa vesika urinaria / saluran kemih, umbilikus, ginjal, kaki 'jarang(

"ejala dan tanda klinik


- nyeri pelvis / abdomen difus pada lokasi tertentu - teraba nodul atau nyeri pada ligamentum sakrouterina, dinding belakang uterus dan cavum ,ouglasi. - gerakan terbatas dan nyeri pada genitalia interna - uterus retroversi dan terfiksasi - teraba massa tumor dan nyeri tekan di adneksa

- dinding forniks posterior vagina memendek. Pemeriksaan penunjang diagnostik * - ultrasonografi * gambaran 2bintik! salju2 - laparotomi / laparoskopik - assay 345!/ Penampilan endometriosis - infertilitas primer '!$-#60( - infertilitas sekunder '5!-!/0( - nyeri panggul kronik '"-$/0( - dismenorhea '7-#!0( - massa/kista ovarium '5.-#/0( - bercak / spotting premenstruasi '#/0( - nyeri akut abdomen, ileus obstruktif, kolik ureter 'jarang( Selain itu sering terdapat keluhan dispareunia, tumor pelvik, gangguan haid, nyeri perut saat defekasi 'diske8ia(, nyeri pinggang.

Diagnosis banding
- tumor ovarium, mioma multipel, karsinoma rektum, penyakit radang panggul, metastasis tumor di cavum ,ouglasi.

!lasi#ikasi endometriosis
&lasi/ikasi %costa 1234 ) %ingan - endometriosis menyebar tanpa perlekatan pada anterior atau posterior cavum ,ouglasi / permukaan ovarium / peritoneum pelvis. Sedang - endometriosis pada satu atau kedua ovarium disertai parut dan retraksi atau endometrioma kecil - perlekatan minimal juga di sekitar ovarium yang mengalami endometriosis - endometriosis pada anterior atau posterior cavum ,ouglasi dengan parut dan retraksi atau perlekatan, tanpa implantasi di kolon sigmoid. 9erat - endometriosis pada satu atau dua ovarium, ukuran lebih dari ! : ! cm!. - perlekatan satu atau dua ovarium / tuba / cavum ,ouglasi karena endometriosis - implantasi / perlekatan usus dan / atau traktus urinarius yang nyata &lasi/ikasi lain* cari / baca sendiri 55 4&S 56$$, ,mo1sky 567/, ;istner 5677, 9uttram 567<, 3ohen 567< ;lasifikasi 4&S menggunakan skoring sistem berdasarkan ukuran massa endometriosis di tiap-tiap pertumbuhannya.

enatalaksanaan endometriosis
Prinsip ) - terapi medikamentosa untuk supresi hormon - intervensi surgikal untuk membuang implant endometriosis Pengobatan hormonal - progesteron * +,P4 - dana8ol '57-alfa-etinil-testosteron( - kombinasi estrogen/progesteron * pil kontrasepsi - antiprogestasional * etilnorgestrienon / gestrinon

- agonis =n% * leuprolid asetat, goserelin, buserelin asetat, nafarelin, histrelin, lutrelin Efek yang diharapkan - progesteron 'medro:yprogesteron( * desidualisasi dan atrofi endometrium, serta inhibitor gonadotropin yang kuat. - kombinasi estrogen/progesteron 'pil kontrasepsi( * 2pseudopregnancy2, desidualisasi dan pertumbuhan endometrium diikuti atrofi endometrium. - antiprogestasional * anti progestogenik dan estrogenik melalui aktifasi degradasi en8im lisosomal sel. - =n% agonist * menyebabkan kadar estrogen menurun seperti pada saat menopause. - testosteron * mensupresi L dan &S , menghambat pertumbuhan endometriosis. - >ntuk terapi nyeri dapat digunakan inhibitor prostaglandin-sintetase, =ossypol '?( @bat yang sekarang banyak dikembangkan dan dipakai * 4gonis =n% +ekanisme * Suplai hormon - internalisasi - dikenali oleh m%A4 - sintesis protein. =n% * hormon untuk menghasilkan gonadotropin. 4gonis =n% * regulasi luluh reseptor =n% pada sel gonadotropin hipofisis - penekanan sekresi dan sintesis &S dan L hipofisis - supresi ovarium * hambatan pematangan folikel dan hambatan produksi estradiol ,iharapkan hipoestrogenisme akan menghambat pertumbuhan berlebihan jaringan endometriosis. Selama sekitar !" minggu, =n% agonis akan memberikan efek * 5( amenorhea, !( gangguan reseptor estrogen 'misalnya terjadi payudara mengecil(, #( gangguan psikis/neurologis, "( gangguan dalam hubungan seksual Pengobatan surgikal untuk membersihkan fokus / implant endometriosis

Masala$ seputar endometriosis


- prevalensi - faktor predisposisi * - mekanik 'peningkatan tekanan intraabdomen / intrauterin, pencetus regurgitasi( - implantasi pasca retrograd menstruation - imunitas - perlindungan terhadap kesehatan kerja * efisiensi, kenyamanan kerja - peningkatan biaya pengobatan / pera1atan kesehatan 'health-cost maintenance( - masalah kesehatan reproduksi di masa depan

encega$an
- tidak menunda kehamilan - tidak melakukan kerokan / kuret pada 1aktu haid - pemeriksaan ginekologi teratur.
Kuliah sebelumnya Siklus Menstruasi dan Gangguan Haid Kuliah berikutnya Inkontinensia rine !ada Wanita Menu / "a#tar Isi $%K & %"% KO'(KSI / )%M*%H%+ ,-,- (.M%I& %* " ,,,, Home!age %bud

%nt$onius &udi Marjono' (!)I *++, (npm -*+,----*,)' dr .D *+++


Disusun dengan sumbangan catatan cukup ban/ak juga dari teman, lain0 Segala kekurangan 1 kesala$an /ang mungkin ada' berasal 2%N3% dari kelalaian pen/usun0 Mo$on koreksi 1 tamba$an juga dari teman,1dokter,1guru,1pembaca /ang baik' terimakasi$0