Anda di halaman 1dari 10

A.

Pengertian Negara dan bentuk Negara Negara adalah suatu organisasi diantara sekelompok atau beberapa kelompok

manusia yang bersama-sama mendiami suatu wilayah (territoir) tertentu dengan mengakui suatu pemerintahan yang mengurus tata tertib dan keselamatan sekelompok atau beberapa kelompok manusia tadi. Sedangkan bentuk negara menyatakan susunan atau organisasi negara secara keseluruhan, mengenai struktur negara yang meliputi segenap unsur-unsurnya, yaitu daerah, bangsa dan pemerintahannya. B. Bentuk Negara Dikatakan Negara berbentuk Republik, apabila mekanisme penentuan kepala negaranya dilakukan melaluhi pemilihan (langsung atau melalui majelis) dengan periodisasi masa jabatan yanga telah ditentukan. Sedangkan mengenai pengambilan keputusan di dalam negara dilakukan dalam sebuah orum majelis yang mencerminkan representasi rakyat. Negara itu dikatakan berbentuk kerajaan (monarkhi) apabila penentuan kepala negara berdasarkan prinsip pewarisan alias turun temurun, dan pengambilan keputusannya dilakukan tidak melalui orum majelis yang merepresentasikan kepentingan rakyat. !ristokrasi (oligarki) adalah negara dengan pemerintahaan yang pimpinan tertingginya terletak ditangan beberapa orang, biasanya terletak pada golongan oedal, golongan yang berkuasa (aligo artinya beberapa). Demokrasi ialah suatu negara dengan pemerintahan yang pimpinan tertinggi terletak di tangan rakyat. "eliputi# Demokrasi langsung. Demokrasi tidak langsung !utokrasi adalah suatu negara yang dipimpin oleh kekuasaan negara, yang berdasarkan atas pandangan autoriteir negara. Di mana pengangkatan atau penunjukan kepala negara tidak menggunakan sistem pewarisan (sebagaimana negara monarkhi dengan asas ketidaksamaan walaupun tidak sama persis) tetapi setiap orang berhak menduduki jabatan kepala negara (sebagaimana negara republik dengan asas kesamaan walaupun tidak sama persis). C. Susunan Pemerintahan a. Negara kesatuan

Negara kesatuan disebut juga dengan

unisterisme atau eenbeisaat, ialah suatu

negara yang berbeda dan berdaulat, dimana diseluruh negara yang berkuasa hanyalah satu pemerintahan (pusat) yang mengatur seluruh daerah. b. Negara serikat ( ederasi) $ederasi berasal dari bahasa latin $oedus, yang berarti perjanjian atau persetujuan. $ederasi adalah bentuk tengah, suatu bentuk kompromistis antara kon ederasi yang hubunganya tidak erat dengan Negara kesatuan yang sangat kukuh ikatannya. "enurut %.$. Strong dalam bukunya, diperlukan dua syarat untuk mewujudkan Negara ederasi, antara lain# &arus ada semacam perasaan nasional diantara anggota kesatuankesatuan politik yang hendak ber ederasi tersebut. Dan harus ada keinginan dari anggotaanggota kesatuan-kesatuan politik itu akan kesatuan dan persatuan karena apabila anggota-anggota itu menginginkan kesatuan, maka bukan melainkan Negara kesatuan. !dapun ciri-ciri Negara ederasi yaitu# '. (. ). !danya supremasi konstitusi ederasi. !danya pemencaran kekuasaan antara Negara ederal denagan Negara bagian. !danya suatu kekuasaan tertinggi yang bertugas menyelesaikan sengketasengketa yang mungkin timbul antara Negara ederal dengan Negara bagian. D. Sistem Pemerintahan Sistem pemerintahan merupakan gabungan dari dua istilah yaitu *sistem+ dan *pemerintahan+. "enurut %arl ,. $riedrich, sistem adalah suatu keseluruhan terdiri dari beberapa bagian yang mempunyai hubungan ungsional baik antara bagian-bagian maupun hubungan ungsional terhadap keseluruhannya, sehingga hubungan itu menimbulkan suatu ketergantungan antara bagian-bagian yang akibatnya jika salah satu bagian tidak bekerja dengan baik memengaruhi keseluruhan itu. !dapun pemerintahan dalam arti luas adalah segala unsur yang dilakukan oleh negara dalam menyelenggarakan kesejahteraan rakyatnya dan kepentingan negara sendiri. Sedangkan menurut doktrin &ukum -ata Negara yang biasanya tertuang di dalam konstitusi, sistem pemerintahan negara dapat dibagi menjadi ) pengertian, yaitu# '. Sistem pemerintahan negara dalam arti paling luas, yakni tatanan yang berupa struktur dari satu negara dengan menitikberatkan pada hubungan antar negara dengan rakyat. (. Sistem pemerintahan negara dalam arti luas, yakni suatu tatanan atau struktur pemerintahan negara yang bertitik tolak dari hubungan antara semua organ negara, termasuk hubungan antara pemerintahan pusat (%entral .o/ernmeent) ederasi yang dibentuk,

dengan bagian-bagian yang terdapat di dalam negara di tingkat lokal (0ocal .o/ernment).

Sistem pemerintahan ini meliputi# a. b. c. ). 1angunan negara kesatuan, yaitu pemerintahan pusat memegang otoritas penuh (berkedudukan lebih tinggi) ketimbang pemerintahan lokal. 1angunan negara serikat ( ederal), yakni pemerintahan pusat dan negara bagian mempunyai kedudukan yang sama. 1agian negara kon ederasi, yakni pemerintahan lokal (kantor wilayah) mempunyai kedudukan yang lebih tinggi dari pemerintahan pusat. Sistem pemerintahan negara dalam arti sempit, yakni suatu tatanan atau setruktur pemerintahan yang bertitik tolak dari hubungan sebagian orang negara ditingkat pusat, khususnya hubungan antara eksekuti dan legislati . E. Macam-macam Sistem Pemerintahan !da ) macam sistem pemerintahan a. Sistem pemerintahan parlementer Sistem pemerintahan parlementer merupakan sistem pemerintahan dimana hubungan antara eksekuti dan badan perwakilan (legislati ) sangat erat. %iri-ciri sistem pemerintahan parlementer, antara lain# 2abinet yang dipimpin oleh perdana menteri dibentuk oleh atau atas dasar kekuatan dan atau kekuatan-kekuatan yang menguasai parlemen. 3ara anggota kabinet mungkin seluruhnya atau para anggota kabinet mungkin seluruh anggota parlemen, atau tidak seluruhnya dan mungkin seluruhnya bukan anggota parlemen. 2abinet dengan ketuanya (eksekuti ) bertanggung jawab kepada parlemen (legislati ). Sebagai imbangan dapat dijatuhkannya kabinet, maka kepala negara (presiden# raja atau ratu) dengan saran atau membubarkan parlemen. 2ekuasaan kehakiman secara prinsipil tidak digantungkan kepada lembaga eksekuti dan legislati , hal ini untuk mencegah intimidasi dan inter/ensi lembaga lain. b. Sistem presidensiil nasehat perdana menteri dapat

Sistem pemerintahan presidensiil adalah suatu pemerintahan di mana kedudukan eksekuti tidak bertanggung jawab kepada badan perwakilan rakyat, dengan kata lain kekuasaan eksekuti berada di luar pengawasan (langsung) parlemen. 2arakteristik sistem pemerintahan presidensiil, yaitu# c. 3residen adalah kepala eksekuti yang memimpin kabinetnya yang semua diangkat olehnya dan bertanggung jawab olehnya. 3residen tidak dipilih oleh badan legislati , tetapi dipilh oleh sejumlah pemilih. 3residen tidak bertanggung jawab kepada badan legislati dan tidak dapat dijatuhkan oleh badan legislati . Sebagai imbangannya, presiden tidak dapat membubarkan badan legislati . Sistem pemerintahan 4uasi

Sistem pemerintahan 4uasi pada hakikatnya merupakan bentuk /ariasi dari sistem pemerintahan parlemen dan sistem pemerintahan presidensiil. &al ini disebabkan situasi dan kondisi yang berbeda sehingga melahirkan bentuk-bentuk semuanya. d. Sistem pemerintahan re erendum

Sistem re erendum merupakan bentuk /ariasi dari sistem 4uasi (4uasi presidensiil) dan sistem presidensiil murni. -ugas membuat undang-undang berada dibawah pengawasan rakyat yang mempunyai hak pilih, pengawsan itu dilakukan dalam bentuk re erendum. Sistem pemerintahan re erendum dibagi menjadi dua, yaitu# Re erendum oblikator, yaitu jika persetujuan dari rakyat mutlak harus diberikan dalam pembuatan suatu peraturan 55 yang mengikat rakyat seluruhnya, karena sangat penting. Re erendum akultati , yaitu jika persetujuan dari rakyat dilakukan terhadap 55 biasa, karena kurang pentingnya, setelah 55 itu diumumkan dalam jangka waktu yang ditentukan.

Warga Negara
6aganegara adalah orang-orang yang menurut hukum atau secara resmi merupakan anggota resmi dari suatu Negara tertentu,atau dengan kata lain warganegara adalah warga suatu Negara yang ditetapkan berdasarkan peraturan perundang-undangan. '. Pengertian penduduk 3enduduk adalah oraang-orang yang bertempat tinggal atau berdomisili di dalam wilayah suatu Negara. (. Perbedaan warganegara dengan penduduk; 6arganegara7 -"erupakan anggota dari suatu Negara yang bersi at resmi8ditetapkan berdasarkan peraturan perundang-undangan,dan warga Negara sudah pasti merupakan anggota Negara tersebut. 3enduduk7 -"erupakan orang-orang yang berdomisili di wilayah Negara tertentu,dan penduduk belum tentu merupakan anggota dari suatu Negara,karena ada sebagian penduduk yang merupakan orang asing8warganegara asing. ). Pengertian asas ius s !i da!am kewarganegaraan; !sas ius soli adalah asas yang menentukan kewarganegaraan seseorang berdasarkan Negara tempat kelahiran. 9. Pengertian asas ius sanguinis da!am kewarganegaraaan; !sas ius saguinis adalah asas yang menentukan kewarganegaran seseorang berdasarkan keturunan,bukan berdasarkan Negara tempat kelahiran. :. C nt h penerapan asas ius s !i; "isalkan ada seseorang anak yang lahir di wilayah Negara republik ;ndonesia,dan di ;ndonesia berlaku asas ius soli,maka anak tersebut secara otomatis menjadi 6N;,karena lahir di indonesia.

<.

C nt h penerapan asas ius saguinis; "isalkan ada seseorang anak yang lahir dari perkawinan yang sah dari seorang ayah dan ibu 6N;,dan ;ndonesia memakai asas ius sanguinis,maka anak tersebut menjadi 6N;,karena ikut kewarganegaraan orang tuanya.

=.

Pengertian status kewarganegaraan apatride; Status kewarganegaran apatride adalah keadaan dimana seseorang tidak

mempunyai kewarganegaraan,atau keadaan dimana seseorang tidak menjadi warganegara salah Satu Negara manapun. >. Pengertian status kewarganegaraan bipatride; Status kewarganegaraan bipatride adalah suatu keadaandimana seseorang mempunyai kewarganegaraan ganda(mempunyai ( kewarganegaraan). ?. Pengertian asas pub!ikasi da!am kewarganegaraan; !sas publikasi8publisitas adalah asas yang menentukan bahwa seseorang yang memperoleh atau kehilangan kewarganegaraan republik indonesia diumumkan dalam berita Negara republik ;ndonesia agar masyarakat mengetahuinya. '@. Asas kebenaran substanti"e da!am kewarganegaraaan; !sas kebenaran substanti adalah asas yang menentukan bahwa prosedur

pewarganegaraan seseorang tidak hanya bersi at administrati ,tetapi juga disertai substansi dan syarat-syarat permohonan yang dapat dipertanggungjawabkan kebenaranya.,adi jika seseorang ingin menjadi warganegara ;ndonesia,maka orang tersebut harus melengkapi syarat-syarat yang bersi at substanti ,tidak hanya syarat yang bersi at administrati saja. ''. Cara memper !eh kewarganegaraan di #nd nesia; 2ewarganegaraan di ;ndonesia dapat diperoleh melalui beberapa cara,yaitu7 -kelahiran, -pemberian,dan -pewarganegaraan, -ikut ayah atau ibunya -perkawinan, !rtinya,jika seseorang ingin menjadi warga Negara ;ndonesia,harus melalui caracara diatas.

'(. Cara memperoleh kewarganegaraan melalui pewarganegaraan di Indonesia; %ara memperoleh kewarganegaraan ;ndonesia dengan cara pewarganegaraan yaitu dengan cara melakukan permohonan pewarganegaraan yang diajukan oleh pemohon yang sudah memenuhi syarat-syarat tertentu secara tertulis dalam bahasa ;ndonesia diatas kertas bermaterai kepada presiden R; melalui menteri."enteri meneruskan permohonan dengan pertimbangan kepada presiden dalam waktu paling lambat ) bulan. Selanjutnya permohonan kewarganegaraan. '). Cara kehi!angan kewarganegaraan di #nd nesia; 2ewarganegaraan seorang warga Negara ;ndonesia bisa hilang jika yang bersangkutan7 "emperoleh kewarganegaraan lain atas kemauan sendiri, -idak menolak atau tidak melepas kewarganegaraan lain,sedangkan yang bersangkutan mendapat kesempatan untuk itu, :. Dinyatakan hilang kewarganegaraannya oleh presiden atas permohonannya sendiri, masuk dalam dinas tentara asing tanpa iAin terlabih dahulu dari presiden, secara sukarela masuk dalam dinas Negara asing,yang jabatan seperti itu di ;ndonesia 3residen mengabulkan atau menolak

hanya dapat dijabat oleh warga Negara ;ndonesia, <. Secara sukarela mengangkat sumpah atau menyatakan janji setia kepada Negara

asing atau bagian dari Negara asing tersebut, =. -idak diwajibkan tetapi turut serta dalam pemilihan sesuatu yang bersi at

ketatanegaraan untuk suatu Negara asing, >. ?. "empunyai paspor atau surat yang bersi at paspor dari Negara asing, 1ertempat tinggal diluar wilayah Negara republik ;ndonesia selama : tahun terus-

menerus bukan dalam rangka dinas Negara,dan tanpa alasan yang sah. 2ewarganegaraan ;ndonesia juga bisa hilang dalam hal7perempuan maupun laki-laki 6N; yang kawin dengan 6N!,dan sesuai dengan hukum asal Negara asing tersebut,6N; diatas harus ikut kewarganegaraan istri8suaminya(pindah kewarganegaraan

$ubungan negara dan warga negara


Seperti yang kita ketahui, Negara adalah suatu wilayah di permukaan bumi yang kekuasaannya baik politik, militer, ekonomi, sosial maupun budayanya diatur oleh pemerintahan yang berada di wilayah tersebut. Syarat primer sebuah negara adalah memiliki rakyat, memiliki wilayah, dan memiliki pemerintahan yang berdaulat. Sedangkan syarat sekundernya adalah mendapat pengakuan dari negara lain. Negara adalah pengorganisasian masyarakat yang mempunyai rakyat dalam suatu wilayah tersebut, dengan sejumlah orang yang menerima keberadaan organisasi ini. Syarat lain keberadaan negara adalah adanya suatu wilayah tertentu tempat negara itu berada. &al lain adalah apa yang disebut sebagai kedaulatan, yakni bahwa negara diakui oleh warganya sebagai pemegang kekuasaan tertinggi atas diri mereka pada wilayah tempat negara itu berada. 2ewarganegaraan merupakan keanggotaan seseorang dalam satuan politik tertentu (secara khusus# negara) yang dengannya membawa hak untuk berpartisipasi dalam kegiatan politik. Seseorang dengan keanggotaan yang demikian disebut warga negara. Seorang warga negara berhak memiliki paspor dari negara yang dianggotainya. 2ewarganegaraan merupakan bagian dari konsep kewargaan (bahasa ;nggris# citizenship). Di dalam pengertian ini, warga suatu kota atau kabupaten disebut sebagai warga kota atau warga kabupaten, karena keduanya juga merupakan satuan politik. Dalam otonomi daerah, kewargaan ini menjadi penting, karena masing-masing satuan politik akan memberikan hak (biasanya sosial) yang berbeda-beda bagi warganya. 2ewarganegaraan ;nggris# nationality). Bang memiliki membedakan kemiripan adalah dengan kebangsaan (bahasa hak-hak untuk akti dalam

perpolitikan. !da kemungkinan untuk memiliki kebangsaan tanpa menjadi seorang warga negara (contoh, secara hukum merupakan subyek suatu negara dan berhak atas perlindungan tanpa memiliki hak berpartisipasi dalam politik). ,uga dimungkinkan untuk memiliki hak politik tanpa menjadi anggota bangsa dari suatu negara. Di bawah teori kontrak sosial, status kewarganegaraan memiliki implikasi hak dan kewajiban. Dalam iloso i Ckewarganegaraan akti C, seorang warga negara disyaratkan untuk menyumbangkan kemampuannya bagi perbaikan komunitas melalui partisipasi ekonomi, layanan publik, kerja sukarela, dan berbagai kegiatan serupa untuk memperbaiki penghidupan masyarakatnya. (bahasa Dari dasar pemikiran yang ini muncul mata pelajaran 2ewarganegaraan ;nggris# Civics) diberikan di sekolah-sekolah.

berikut hak dan kewajiban warga negara &ak 6arga Negara ;ndonesia '. (. ). 9. :. <. =. Setiap warga negara berhak mendapatkan perlindungan hukum Setiap warga negara berhak atas pekerjaan dan penghidupan yang layak Setiap warga negara memiliki kedudukan yang sama di mata hukum dan di dalam pemerintahan Setiap warga negara bebas untuk memilih, memeluk dan menjalankan agama dan kepercayaan masing-masing yang dipercayai Setiap warga negara berhak memperoleh pendidikan dan pengajaran Setiap warga negara berhak mempertahankan wilayah negara kesatuan ;ndonesia atau nkri dari serangan musuh Setiap warga negara memiliki hak sama dalam kemerdekaan berserikat, berkumpul mengeluarkan pendapat secara lisan dan tulisan sesuai undangundang yang berlaku 2ewajiban 6arga Negara ;ndonesia '. (. ). Setiap warga negara memiliki kewajiban untuk berperan serta dalam membela, mempertahankan kedaulatan negara indonesia dari serangan musuh Setiap warga negara wajib membayar pajak dan retribusi yang telah ditetapkan oleh pemerintah pusat dan pemerintah daerah (pemda) Setiap warga negara wajib mentaati serta menjunjung tinggi dasar negara, hukum dan pemerintahan tanpa terkecuali, serta dijalankan dengan sebaikbaiknya 9. :. Setiap warga negara berkewajiban taat, tunduk dan patuh terhadap segala hukum yang berlaku di wilayah negara indonesia Setiap warga negara wajib turut serta dalam pembangunan untuk membangun bangsa agar bangsa kita bisa berkembang dan maju ke arah yang lebih baik.

1erikut kewajiban negara '. "empersiapkan, memelihara, dan melaksanakan keamanan negara (. "enyediakan dan memelihara asilitas untuk kesejahteraan sosial dan perlindungan sosial # - akir miskin - jompo - yatim piatu

- masyarakat miskin - pengagguran ). "enyediakan dan memelihara asilitas kesehatan 9. "enyediakan dan memelihara asilitas pendidikan