Anda di halaman 1dari 7

Kiat Memilih Pasta Gigi yang Tepat On July 4, 2013

Pasta gigi, perawatan gigi,klinik gigi,dokter gigi,klinik gigi Tips memilih Pasta gigi Banyaknya pasta gigi yang tersusun di rak-rak supermarket dengan berbagai merk terkadang membuat kita bingung dalam menjatuhkan pilihan. Mana yang baik untukku, dan untuk seluruh anggota keluargaku? Mungkin itu yang terlintas dalam pikiran. Belum lagi banyaknya iklan di media yang mengklaim produknya paling baik untuk mencegah gigi berlubang dan masalah gigi mulut lainnya.

Konsumen dituntut untuk jeli, dan membaca keterangan yang tertera pada kemasan menjadi suatu hal yang wajib. Jangan asal beli karena termakan iklan. Pemilihan pasta gigi sebetulnya bersifat individual, karena pasta gigi yang baik untuk teman Anda belum tentu cocok dengan kebutuhan dan kondisi gigi mulut Anda.

Rata-rata pasta gigi yang beredar di pasaran mengandung fluor, yang penting untuk melindungi gigi dari karies. Namun pada jumlah yang berlebih, fluor malah dapat menyebabkan kerusakan email (fluorosis/molted enamel) terutama pada anak yang berada dalam masa tumbuh kembang, dan juga bersifat toksik. Banyak negara yang sudah menurunkan batas maksimal kandungan fluoride yang diperbolehkan dalam pasta gigi. Di negara-negara Eropa, Australia dan New Zealand kandungan fluoride berkisar antara 250-500 ppm, terutama karena di negara tersebut air minum sudah difluoridasi (mengandung fluor), sedangkan di Indonesia kandungan fluor dalam pasta gigi diperkirakan masih besar yakni antara 800-1500 ppm.

Oleh karena itu, untuk anak-anak di bawah usia 4 tahun atau anak-anak yang masih belum bisa meludah, direkomendasikan untuk menggunakan pasta gigi khusus anak-anak dan dampingi anak Anda selama menyikat gigi. Anak di bawah usia tersebut rata-rata belum bisa mengontrol refleks menelan, sedangkan pasta gigi yang tertelan dalam jumlah banyak dapat menyebabkan keracunan. Pasta gigi yang digunakan tidak perlu banyak-banyak, cukup di bagian ujung sikat gigi. Perasa sintetik mungkin ampuh untuk menarik minat anak menyikat gigi, namun belum tentu aman bila tertelan.

Bahan lain yang perlu diperhatikan kandungannya dalam sikat gigi adalah Sodium Lauryl Sulfate, yang membuat pasta gigi berbusa saat disikat. Tidak sedikit orang yang menganggap bahwa pasta gigi yang berbusa banyak lebih baik, karena dianggap lebih bersih dan segar. Padahal dalam konsentrasi di atas ambang minimum, SLS juga bersifat toksik dan iritatif. Sebab itu pilih pasta gigi

dengan kandungan SLS yang rendah. Pada suatu laporan yang dipublikasikan di Journal of The American College of Toxicology menyatakan konsentrasi SLS sebesar 10-30% pada produk peralatan mandi dapat menyebabkan iritasi yang cukup berat.

Selektiflah dalam memilih pasta gigi yang mengklaim produknya dapat memutihkan gigi, karena produk tersebut umumnya menggunakan bahan abrasif yang dapat membuat gigi sensitif. Khusus untuk gigi sensitif, konsumen dapat menggunakan pasta gigi yang mengandung Potassium nitrate yang berfungsi untuk mengurangi sensitivitas gigi dengan menghambat transmisi stimulus rasa sakit ke pulpa gigi. Namun belum tentu berhasil pada semua kasus, bergantung juga pada apa yang menjadi penyebab gigi menjadi sensitif.

Sehatkah Odol Kita?


Mar

30

Anda pasti tahu apa itu odol, kan? Odol yang kita kenal juga dengan kata lain yaitu pasta gigi. Pasta gigi pada saat ini telah sangat banyak jenis dan mereknya. Perusahaan-perusahaan lokal serta perusahaan asing banyak memproduksi pasta gigi. Sekarang kita sebagai konsumen, malah kebingungan apa pasta gigi yang sehat dan baik untuk digunakan dalam kehidupan kita sehari-hari. Gigi yang sehat dan kuat, merupakan salah satu keuntungan dari pemilihan pasta gigi yang baik dan benar. Pemilihan pasta gigi yang baik dan benar bukan karena mahalnya harga pasta gigi atau dari merk tertentu yang lagi gencar promo di televisi maupunmedia lainnya. Tetapi pasta gigi yang baik adalah pasta gigi pada saat digunakan tidak membuat mulut kering, permukaan gigi menjadi kasar dan menimbulkan alergi. Nah. Anda tidak perlu bingung dan cemas, disini saya akan berbagi ilmu yang saya dapatkan kepada Anda untuk memilih pasta gigi yang sehat. PASTA GIGI ATAU ODOL

Pasta gigi adalah sejenis pasta yang digunakan untuk membersihkan gigi, biasanya dengan sikat gigi. DiIndonesia, pasta gigi sering juga disebut Odol, yaitu salah satu merek pasta gigi. Walaupun merek ini sudah berpuluh-puluh tahun tidak lagi dijual di Indonesia, nama Odol telah menjadi nama generik. Sedikit tips memilih pasta gigi atau odol yang baik : Sebelum memilih pasta gigi masyarakat disarankan agar mengetahui komposisi atau isi dari pada pasta gigi yang akan digunakan. Karena semua pasta gigi mengandung lebih dari satu bahan aktif. Pada umumnya pasta gigi yang banyak dijumpai dipasaran saat ini merupakan kombinasi dari bahan abrasif, detergen dan satu atau lebih bahan terapeutik. Dalam hal ini masyarakat memiliki hak untuk memilih pasta gigi yang benar-benar cocok untuk jenis dan kondisi giginya. Melihat kandungan yang terdapat dalam odol atau pasta gigi, dimana dalam odol atau pasta gigi terdapat: a) Fluoride Kandungan dominan dalam odol atau pasta gigi adalah fluoride, yang berfungsi untuk melindungi gigi agar tidak membusuk. Berdasarkan Standar Nasional Indonesia, kandungan fluoride dalam odol orang dewasa adalah 800 hingga 1.500 ppm. Sementara untuk anak-anak, kandungan fluoride yang dibolehkan 500 ppm hingga 1.000 ppm. Oleh karena itu pilihlah pasta gigi yang mengandung cukup fluoride. Fluoride berfungsi untuk menjaga gigi agar tidak berlubang. Namun, anak-anak dibawah 3 tahun sebaiknya tidak memakai odol. Pasalnya, terlalu banyak fluoride justru tidak bagus dan membuat gigi lebih rapuh. Dari hasil penelitian di banyak negara, fluoride merupakan bahan yang terbukti dapat menurunkan prevalensi karies. Penambahan zat adiktif sebagai desinfektan juga dapat membunuh kuman-kuman yang ada di plak gigi hingga beberapa jam setelah melakukan sikat gigi. Namun bukan berarti fluoride sama sekali tidak berbahaya bagi tubuh manusia, hingga kini fluoride masih dipakai para ahli senjata sebagai bahan campuran pembuatan bom atom, jika tertelan dalam dosis tertentu fluoride dapat menimbulkan gangguan kesehatan pada beberapa organ vital tubuh. Bahan lain yang ditambahkan pada pasta gigi dewasa ini adalahpyrophosphates yang membantu mencegah timbulnya karang gigi. b) Formalin Kandungan lain dalam odol adalah formalin. Menurut Wakil Dekan IV Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Trisakti Dr. Tri Erri Astoeti, drg, M.Kes, formalin dalam odol dipakai untuk merawat fungsi semua kandungan dalam odol, sehingga kondisi produk tetap aman, biarpun odol telah dibuka. Ketentuan dari Badan Pengawas Obat dan Makanan adalah jika tidak melebihi 0.05 persen komposisi, formalin dalam odol tidak perlu dicantumkan. c) Mikrokalsium Dalam odol atau pasta gigi juga mengandung mikrokalsium. Menurut si pembuat odol, mikrokalsium yang menempel pada lapisan plak gigi secara berkala melepaskan kalsium, sehingga dapat meningkatkan kadarkalsium di dalam mulut sebesar 50-100%. Jumlah ini diasumsikan akan membantu penyerapan kalsium lebih baik. Setiap mengonsumsi makanan yang mengandung asam ataukah manis, maka terjadi pengikisankalsium yang terdapat pada gigi. Fungsi mikrokalsium dalam odol berfungsi mencegah pengikisan tersebut. Pilih pasta gigi yang busanya tidak terlalu banyak. Busa yang terlalu banyak menunjukkan bahwa kandungan deterjen di dalamnya juga banyak. Jika ada pendapat yang menyatakan bahwa semakin banyak busa semakin baik, tentu itu tidak benar.

Untuk gigi berlubang dianjurkan untuk memilih pasta gigi yang mengandung anti mikroba seperti triclosan, zinc citrate atau zinc phosephate. Bahan ini digunakan untuk membunuh dan menghambat pertumbuhan bakteri yang juga sebagai penyebab bau mulut. Selain itu juga ada beberapa herbal yang digunakan sebagai anti mikroba dalam pasta gigi seperti extrak daun sirih dan siwak

Pada gigi sensitif sangat cocok memilih pasta gigi yang mengandung bahan desentisiasi seperti potassium nitrat yang dapat memblok tranmisi nyeri diantara sel-sel syaraf, dan stronsium chloride yang dapat memblok tebulus dentin. Banyak orang yang tidak memperhatikan sehat atau tidaknya pasta gigi yang digunakan. Seseorang cenderung memilih pasta gigi dengan melihat iklan, reklame ataupun mengikuti seseorang yang dia kagumi. Apakah Anda termasuk orang yang seperti itu? Dibalik pemilihan odol yang sehat itu, ada dampak odol bagi kesehatan gigi, yaitu: Sejak memiliki gigi, semua orang senantiasa merawat giginya agar tetap sehat dan indah untuk dipandang. Perawatan yang praktis dan setiap hari dilakukan adalah menggosok gigi menggunakan pasta gigi. Gosok gigi yang sehat adalah sesudah makan. Namun tidak semua pasta gigi aman untuk dipakai, walaupun dikatakan dapat membuat gigi putih cemerlang. Anda sebaiknya memilih odol yang ukuran partikelnya tidak terlalu kasar, karena bisa menimbulkan iritasi pada gigi.Bila menggosok gigi, jangan sampai odolnya tertelan, sebab bisa membahayakan tubuh. Kandungan fluoride juga terdapat dalam air minum dan makanan yang dikonsumsi setiap hari, yang sudah mencukupi akan kebutuhan tubuh. Kalau ditambah dengan yang berasal dari odol, maka kadar fluoride dalam tubuh akan menumpuk dan berakibat buruk pada tubuh.Untuk membuat terobosan baru, beberapa perusahaan yang membuat odol meramu buatannya dengan tambahan herbal, seperti lidah buaya, jeruk nipis, dan daun sirih. Namun hasil penelitian yang dilakukan oleh dua mahasiswa kedokteran gigi Unpad Bandung menyatakan bahwa tambahan herbal tersebut tidak berpengaruh besar pada penurunan plak pada gigi. Pada gigi terdapat mineral, yaitu kalsium, fosfat, dan fluore. Pada saat gula difermentasi oleh kuman dan gigi menjadi asam, maka seluruh kandungan mineral yang ada pada gigi akan lepas. Untuk itulah, fungsi fluore dan kalsium yang ada pada makanan akan menggantikan mineralyang lepas tadi. Untuk mencegah terjadinya lubang-lubang pada gigi, maka setelah makan segeralah menggosok gigi menggunakan odol. Dengan tindakan ini, maka peluang untuk gigi berlubang menjadi tertutup, dan terhindar dari sakit gigi. Tingkat keasaman normal pada mulut adalah 7. Makin turun Ph, maka semakin asam mulut seseorang. Sebaiknya, hindari sisa makanan menempel pada gigi. Sebelum tidur, jangan lupa menggosok gigi. Untuk itu, alangkah baiknya kita memikirkan kesehatan untuk mulut dan gigi kita dengan memilih pasta gigi yang sehat dan baik untuk dikonsumsi.

Sumber: http://herminahospitalgroup.com/home/article/77 http://www.kiatsehat.com/ http://gigi.klikdokter.com/subpage.php?id=4&sub=12

This entry was posted on 30 March 2013, in Artikel.

Tips Memilih Pasta Gigi yang Tepat

Sehari-hari, kita dihadapkan dengan berbagai macam pilihan pasta gigi. Apakah Anda pilih untuk mengatasi karang gigi (tartar)? atau butuh pasta gigi yang mengandung Fluoride? Atau keduanya? Lalu bagaimana dengan pasta gigi pemutih atau pasta gigi dengan formula bahanbahan alami? Ketika Anda memikirkan pasta gigi terbaik untuk Anda, maka sangat penting untuk memperhatikan kebutuhan unik dari kesehatan mulut Anda. Bahan Umum Pasta Gigi Pasta gigi tersedia dalam bentuk pasta, gel, atau bubuk. Walaupun terdapat banyak jenis pasta gigi di pasaran, namun ada beberapa bahan yang umumnya terkandung di dalam pasta gigi. Bahan-bahan umum tersebut yaitu: Bahan abrasif. Bahan gosok seperti kalsium karbonat dan silikat, membantu menghilangkan makanan, bakteri, dan beberapa noda dari gigi Anda. Tambahan Perasa. Pemanis buatan seperti sakarin, sering ditambahkan pada pasta gigi untuk membuatnya terasa lebih enak. Banyak orang menyukai pasta gigi dengan mint, namun selain itu terdapat banyak rasa pasta gigi seperti kayu manis, lemon-lime, dan bahkan rasa permen karet. Humektan untuk retensi kelembaban. Formulasi pasta dan gel sering mengandung zat seperti gliserol untuk mencegah pasta gigi menjadi kering. Pengental. Bahan yang menambah ketebalan pasta gigi, termasuk getah dan molekul lengket yang ditemukan di beberapa rumput laut, dapat membantu mencapai dan menjaga tekstur pasta gigi yang tepat. Deterjen. Busa yang Anda lihat ketika Anda menyikat gigi berasal dari deterjen seperti sodium lauryl sulfate . Pasta Gigi Fluoride Bahan yang paling penting dicari ketika memilih pasta gigi adalah fluoride.

Fluoride adalah mineral alami. Penggunaan fluoride telah berperan dalam penurunan drastis terjadinya kerusakan gigi dan gigi berlubang selama 50 tahun terakhir. Bakteri dalam mulut Anda mengkonsumsi gula dan pati yang menempel pada gigi Anda setelah makan. Fluoride membantu melindungi gigi Anda dari asam yang dihasilkan oleh bakteri tersebut. Hal ini dilakukan dalam dua cara sebagai berikut: 1. Pertama, fluoride membuat enamel gigi Anda lebih kuat dan lebih kecil kemungkinan rusaknya akibat asam. 2. Kedua, fluoride dapat membalikkan tahap awal kerusakan asam dengan mineralisasi kembali daerah yang sudah mulai membusuk. Menggunakan pasta gigi fluoride merupakan cara penting untuk memastikan bahwa gigi Anda mendapatkan manfaat dari mineral-mineral yang baik untuk gigi. Jangan berpikir untuk tidak menggunakan pasta gigi fluoride ketika Anda tinggal di daerah yang air nya mengandung fluoride. Penelitian telah menunjukkan bahwa menggunakan pasta gigi fluoride membantu meningkatkan konsentrasi fluoride pada gigi, bahkan di daerah dengan pasokan air yang mengandung fluoride tingkattinggi. Pasta Gigi Pengendali Karang Gigi. Ada banyak pasta gigi yang ditujukan untuk mengatasi karang gigi di pasaran, dan sebagian besar pasta gigi tersebut mengandung fluoride. Setiap orang memiliki lapisan bakteri pada gigi yang disebut plak. Jika plak ini tidak segera dibersihkan dengan pembersih mulut yang tepat, maka plak mengeras menjadi karang gigi. Karang gigi yang sulit hilang ini dapat terakumulasi pada gigi dan di bawah gusi Anda, dan pada akhirnya akan menyebabkan penyakit gusi. Ada berbagai bahan yang digunakan dalam pasta gigi untuk membantu mencegah akumulasi karang gigi pada gigi. Senyawa kimia seperit pirofosfat dan zinc citrate, sering ditambahkan dan telah terbukti efektif. Selain itu, beberapa pasta gigi juga mengandung antibiotik triclosan, yang dapat membunuh beberapa bakteri di dalam mulut. Beberapa pasta gigi tertentu mengandung campuran beberapa bahan anti plak dan terbukti lebih efektif untuk mengendalikan karang gigi dibandingkan pasta gigi lain yang mengandung satu anti plak. Pasta Gigi untuk Gigi Sensitif Bagi orang yang memiliki gigi yang mudah teriritasi, misalnya karena suhu panas atau dingin, maka ada tersedia pasta gigi yang diformulasikan secara khusus untuk gigi sensitif. Pasta gigi ini biasanya mengandung kalium nitrat (potassium nitrate) atau strontium chloride. Senyawa kimia tersebut mengurangi sensitivitas gigi dengan menghalangi jalur gigi yang menempel pada saraf. Untuk membantu gigi sensitif, gunakan pasta gigi ini minimum empat minggu, agar dapat merasakan hasilnya. Pasta Gigi Pemutih

Untuk membantu orang yang menginginkan gigi seputih mutiara, banyak pasta gigi pemutih yang sekarang dipasarkan untuk penggunaan sehari-hari. Pasta gigi whitening atau pemutih biasanya tidak mengandung pemutih. Sebaliknya, pasta gigi tersebut mengandung partikel abrasif atau bahan kimia yang efektif menggosok atau mengikat noda gigi dan membantu mengeluarkan noda dari permukaan gigi. Meskipun Anda mungkin khawatir bahwa zat abrasivitas pada pasta gigi pemutih dapat merusak gigi Anda, namun penelitian menunjukkan bahwa pasta gigi pemutih tidak lebih keras dari enamel gigi dibandingkan pasta gigi jenis lain. Tips dalam Memilih Pasta Gigi Berikut adalah beberapa tips untuk membantu Anda memilih pasta gigi terbaik untuk memenuhi kebutuhan kesehatan gigi keluarga Anda:

Pilih yang telah mendapat izin dari lembaga resmi, seperti Ikatan Dokter Indonesia (IDI) atau yang direkomendasikan oleh badan luar negeri seperti ADA (American Dental Association) Apapun pasta gigi yang Anda butuhkan, pastikan untuk memilih pasta gigi yang telah mendapat izin resmi. Pasta gigi yang ada izin tersebut telah dievaluasi keamanan dan efektivitasnya oleh pakar ilmiah dewan peninjau independen. Semua pasta gigi yang mendapatkan izin ADA mengandung fluoride, yaitu bahan paling penting dalam pasta gigi apapun. Waspada terhadap barang palsu. Pada tahun 2007, beberapa pasta gigi yang diimpor dari China ditemukan mengandung zat beracun dietilen glikol. Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika FDA (Food and Drug Administration) saat ini menyarankan untuk tidak memilih pasta gigi yang dibuat di China. Pertimbangkan kebutuhan Anda dan kebutuhan anggota keluarga Anda . Selama Anda memilih pasta gigi yang mengandung fluoride, maka memilih pasta gigi terbaik tergantung preferensi pribadi masing-masing. Jika Anda berkomitmen untuk bergaya hidup alami, Anda mungkin ingin memilih pasta gigi yang mendapat izin resmi dan hanya mengandung bahanbahan alami. Bagi orang tua yang mencoba menanamkan kebiasaan menjaga kebersihan mulut yang baik pada anak-anak, Anda bisa memilih pasta gigi dengan rasa buah untuk menarik perhatian agar mereka menyikat gigi. Yang ingin mengembalikan warna putih pada gigi, pilihlah pasta gigi pemutih. Dengan begitu banyak pilihan yang berbeda dan kombinasi yang tersedia, Anda dapat mencoba-coba dengan berbagai merek, jenis, dan rasa untuk menemukan pasta gigi terbaik untuk Anda.