Anda di halaman 1dari 65

Mata Kuliah Blok V FK UMP

Kiagus Muhammad Arsyad Bagian Biologi Kedokteran dan Andrologi FK Unsri


KMA - PENGANTAR BIOMOL 1

SASARAN PEMBELAJARAN
Agar mahasiswa mengetahui dan memahami tentang :

1. Perkembangan Biologi Kedokteran 2. Sejarah Perkembangan Biologi Molekul 3. Teknologi Biologi Molekul dan kaitannya dengan masalah kesehatan dan kedokteran 4. Manfaat Biologi Molekul untuk bidang kedokteran
KMA - PENGANTAR BIOMOL 2

MATERI PEMBELAJARAN
1. Pendahuluan : - Perkembangan Biologi Kedokteran - Cabang Ilmu terkait dengan Biologi Kedokteran 2. Sejarah Biologi Molekul 3. Definisi Biologi Molekul 4. Teknologi Biologi Molekul 5. Peran Biologi Molekul 6. Sel Punca
KMA - PENGANTAR BIOMOL 3

1. PENDAHULUAN
Biologi adalah ilmu yang mempelajari tentang hidup, Ciri ciri makhluk hidup : 1. Metabolisme, 2. Reproduksi, 3. Pertumbuhan dan Perkembangan, 4. Adaptasi dan Evolusi.
KMA - PENGANTAR BIOMOL 4

1. PENDAHULUAN Kedokteran = ilmu dan seni pengobatan penyakit dan pemeliharaan kesehatan, Medikasi = cara pengobatan dengan pemberian obat, Medical = keterkaitan dengan ilmu kedokteran, Medical Biology= Relasi Biologi dengan ilmu kedokteran.
KMA - PENGANTAR BIOMOL 5

1. PENDAHULUAN Biologi Umum Makroskopik

Biologi Seluler
Biologi Molekuler

Mikroskopik
Bioteknologi Ultra struktur
6

KMA - PENGANTAR BIOMOL

1. PENDAHULUAN
Biologi
Biologi Sel Biologi Molekuler

Organisma Keseluruhan
Sel : Unit Terkecil Organisme Biomolekul : Senyawa-senyawa pembentuk Sel

KMA - PENGANTAR BIOMOL

1.PENDAHULUAN

BIOLOGI SEL

BIOKIMIA

BIOLOGI

BIOLOGI MOLEKUL

MIKROBIOLOGI

KMA - PENGANTAR BIOMOL

1. PENDAHULUAN HUBUNGAN DENGAN CABANG ILMU BIOMEDIK LAIN

KMA - PENGANTAR BIOMOL

2. SEJARAH BIOLOGI MOLEKUL


Biologi Molekul berkembang pada tahun 1930an, Istilah ini pertama kali diajukan oleh Warren Weaver pada tahun 1938, Warren adalah direktur Natural Sciences dari Rockefeller Foundation pada saat ini dan percaya bahwa biologi mengalami kemajuan yang bermakna dengan berkembangnya berbagai bidang, misalnya X-ray crystallography. Dia kemudian mengalokasikan dana dari Rockefeller Institute untuk bidang biologi.

KMA - PENGANTAR BIOMOL

10

2.SEJARAH BIOLOGI MOLEKUL


Sejak akhir tahun1950an dan awal tahun 1960an, ahli biologi molekul telah mempelajari ciri ciri, meng-isolasi, dan memanipulasi komponen molekul dari sel dan organisma. Komponen tersebut adalah : 1. DNA, pembawa informasi genetik, 2. RNA, fungsinya sebagi copy DNA untuk pembentukan enzim dan fungsinya dan sebagai alat translasi; dan 3. proteins, bentuk struktural dan enzimatik dari molekul di dalam sel.
KMA - PENGANTAR BIOMOL 11

TONGGAK SEJARAH PERKEMBANGAN BIOLOGI MOLEKUL


1865 1903 1906 1910 1913 1942 1953 1958 Mendel : Faktor Pewarisan Sutton : Penurunan sifat ada hubungan dengan pembelahan Kromosom Johansen : Istilah Gen Morgan dkk : Gen terdapat dalam Kromosom Avery, Mc Leod, Mc Carthy, Gen = DNA Watson & Crick : Struktur Heliks kembar DNA Crick : Mengemukakan Teori bahwa Struktur DNA menentukan struktur RNA dan struktur RNA menentukan struktur Protein Urutan nukleotida DNA urutan nukleotida RNA urutan asam amino Protein
KMA - PENGANTAR BIOMOL 12

1961

* Awal Kelahiran Biologi Molekuler

3. DEFINISI BIOLOGI MOLEKUL


Biologi Molekul mempelajari biologi pada level molekul. Biologi Molekul utamanya terkait dengan pemahaman : 1. Interaksi antar berbagai sistem dari sel, termasuk hubungan antara DNA, RNA dan biosintesa protein dan mempelajari bagaimana proses tersebut diatur,

KMA - PENGANTAR BIOMOL

13

2. Proses replikasi, transkripsi dan translasi materi genetik. 3. Central dogma dari Biologi molekul dimana materi genetik ditranskripsikan ke dalam RNA dan selanjutnya di translasikan ke dalam protein,

Bidang ini ovelapping dengan bidang lain khususnya genetika dan biokimia.
KMA - PENGANTAR BIOMOL 14

2. HUBUNGAN BIOLOGI MOLEKUL DENGAN BIOKIMIA DAN GENETIKA

KMA - PENGANTAR BIOMOL

15

3.1. Central Dogma Biologi Molekul


Sintesa Protein membutuhkan langkah: transkripsi dan translasi

KMA - PENGANTAR BIOMOL

16

KMA - PENGANTAR BIOMOL

17

kontrol ekpresi gene pada eukaryotes


KMA - PENGANTAR BIOMOL 18

DNA RNA Protein Gene Protein

Cell Phenotype

REPLICATION :
Old Strand
New Strand

5
3

A
T

T
A

T
A

G
C

C
G

C
G

A
T

T
A

T
A

3
5

3
Direction of Replication
KMA - PENGANTAR BIOMOL

5
19

TRANSCRIPTION DNA Sensestrand


Template Strand Anti Sense Strand

A T

T A

T A

G C

C G

C G

A T

T A

T A

RNA

5 3 Direction of Transcription

TRANSLATION
N

A
N

U Ile

C Ala

U Ile

C Direction of Translation
20

KMA - PENGANTAR BIOMOL

DNA Rantai Ganda Antiparalel Komplementer

KMA - PENGANTAR BIOMOL

21

Pasangan Watson-Crick

G Guanin A Adenin

C Sitosin T Timin dR Deoksiribosa


22

Ikatan Hidrogen

KMA - PENGANTAR BIOMOL

REPLIKASI SEMIKONSERVATIF DNA


A G T C T C A G

A
G T C

T
C A G
BERKAS BARU
KMA - PENGANTAR BIOMOL

A G T C
BERKAS LAMA

T C A G

23

DNA
Ujung Rantai Gula 5 3 Kembar Deoksiribosa (dR) G C

RNA
5 3 Tunggal Ribosa (R) G C

Basa

Perbedaan DNA - RNA Rantai : Kembar Tunggal Gula : Deoksiribosa Ribosa Basa : T - U T: Timin, U : Urasil, G : Guanin A : Adenin C : Sitosin
24

KMA - PENGANTAR BIOMOL

Asam Amino Struktur Umum :

H
NH1 CH R O OH
O NH CH Rn C

O NH2 CH R1 C NH CH R2

O C

OH

Ikatan Peptida
Ujung N Ujung C

STRUKTUR UMUM PROTEIN (POLIPEPTIDA)


KMA - PENGANTAR BIOMOL 25

Asam Amino Struktur Umum :


Jenis Asam Amino

H
NH1 CH R O OH
Phe Gly Glu Gln
Met Pro Ser Cys

Alanin Arginin Aspartat Asparagin


Histidin Isoleusin Leusin Lysin Treonin Tirosin Triptofan Valin

Ala Arg Asp Asn


His Ile Leu Lys Thr Tyr Trp Val

A R D N
H I L K

Fenilalanin Glisin Glutamat Glutamin


Metionin Prolin Serin Sistein

F G E Q
M P S C

T Y W V - PENGANTAR BIOMOL KMA

26

SANDI ASAM AMINO


UUU UUC UUA UUG CUU CUC CUA CUG phe phe leu leu leu leu leu leu UCU UCC UCA UCG CCU CCC CCA CCG ser ser ser ser pro pro pro pro UAU UAC UAA UAG CAU CAC CAA CAG tyr tyr term term his his gln gln UGU UGC UGA UGG CGU CGU CGA CCG cys cys term trp arg arg arg arg

AUU AUC AUA AUG


GUU GUC GUA GUG

ile ile ile met (I)


val val val val (I)

ACU ACC ACA ACG


GCU GCC GCA GCG

thr thr thr thr


ala ala ala ala

AAU AAC AAA AAG


GAU GAC GAA GAG

asn asn lys lys


asp asp glu glu

AGU AGC AGA AGG


GGU GGC GGA GGG

ser ser arg arg


gly gly gly gly
27

I : Sandi Inisiasi ;

KMA - PENGANTAR BIOMOL

Term : Sandi Terminasi

Gene Expression In Eukariotes

KMA - PENGANTAR BIOMOL

28

DEFINISI

Perubahan Susunan Nukleotida DNA

JENIS

Mutasi Titik Delesi Insersi


t.a.a Fungsi Fungsi Tak berfungsi (inactivated) Sel benih Peny. Keturunan Sel Somatik Kanker DNA Mitokondria (menimbulkan penyakit yang diwariskan garis keturunan ibu) KMA - PENGANTAR BIOMOL

AKIBAT

LOKASI

29

NORMAL
5 3 5 N T A T A T A T A A T T A A T G C T A DNA

U-UU
Phe

UAU
Tyr

AG-U
Ser C

mRNA
PROTEIN

POINT MUTATION AT AT GC
5 3 5 N T A T A T A T A G C T A A T G C AG-U Ser C T A DNA mRNA PROTEIN Tyr Cys
30

U-UU Phe

UGU Cys

POINT MUTATION KMA - PENGANTAR BIOMOL

A INSERSI DNA mRNA T -T- A U-UA C -C- C CC-C

DELESI G-T- C GU-C

NORMAL A-G-T AGU T U

PROTEIN

Leu

Pro

Val

Ser

INSERSI
mRNA PROTEIN U-UA leu AC-C thr CG-U arg CAG gln U-U

DELESI
mRNA U-UA leu CC-C pro UC-A ser GUU val

INSERSI & DELESI


KMA - PENGANTAR BIOMOL

31

4.TEKNOLOGI BIOLOGI MOLEKUL


1. Expression Cloning, 2. Polymerase chain Reaction (PCR), 3. Gel Electrophoresis, 4. Southern Blotting, 5. Northern Blooting, 6. Western Blotting, 7. DNA Micro Array. PELAJARI BUAT TUGAS TULIS
KMA - PENGANTAR BIOMOL 32

Gene Cloning using Plasmids


1. Excision of desired Gene / DNA fragment 2. Fuse with appropriate cloning vector recombinant vector 3. Introduce recombinant vector into appropriate host cell 4. Culture host cell containing recombinant vectorwill replicate along with host cell producing many copies 5. Isolate vector 6. Excise desired gene 7.KMACloned gene - PENGANTAR BIOMOL 33

KMA - PENGANTAR BIOMOL

34

KMA - PENGANTAR BIOMOL

35

5. Peran Biologi Molekul:


1. 2. 3. 4. 5. Aplikasi untuk : Ilmu Kedokteran, Industri Farmasi, Forensik, Lingkungan, Pertanian

KMA - PENGANTAR BIOMOL

36

5.1. Aplikasi untuk Kedokteran


1. 2. Ada 2 aplikasi untuk Kedokteran : Diagnosis penyakit, Human gene Therapy, Human genome project > identifikasi gene yang bermutasi sebagai penyebab penyakit, Penyakit dari arthritis sampai AIDS dan penyakit yang diduga nongenetic tetapi dipengaruhi oleh gene yang dimiliki seseorang, Dengan PCR
KMA - PENGANTAR BIOMOL 37

5.2. Aplikasi untuk Farmasi


Dengan teknologi DNA dapat diciptakan banyak produks farmasi umumnya protein, Yang digunakan bakteri, Yeast atau sel yang dapat bertumbuh dengan cepat di dalam media sehingga menghasilkan bahan farmasi dalam jumlah banyak, Produk : Hormon (insulin,HGH), protein pengatur, Tissue Plasminigen Activator (TPA) untuk pencegahan serangan jantung, Antisense Nucleic acid untuk penyakit yang tidak berespon dengan pengobatan yang lazim, Vaccine,
KMA - PENGANTAR BIOMOL 38

5.3. Aplikasi untuk Forensik


Aplikasi untuk Forensik ada 2 : 1. Identifikasi dalam kaitan keayahan 2. Identifikasi korban Kejahatan/tindakan kriminal

KMA - PENGANTAR BIOMOL

39

5.3.1. IDENTIFIKASI
Ciri yang diwariskan melalui gen ini yang digunakan juga dalam penentuan keayahan dari anak, Salah satu adalah penggunaan golongan darah sistem ABO, cara ini memiliki kelemahan seandainya pria yang dianggap mungkin sebagai ayah anak mempunyai golongan darah yang sama. Dengan kemajuan Bioteknologi khususnya ilmu Biokimia dapat diketahui bahwa pembawa sifat yang ada dalam gene adalah DNA. Dengan teknologi DNA ini kepastian identitas tidak dapat dimanipulasi dan lebih pasti.

KMA - PENGANTAR BIOMOL

40

5.3.2. IDENTIFIKASI
Identifikasi seseorang pada umumnya dilakukan dengan melihat ciri-ciri fisik ; Warna mata, warna rambut, keriting atau lurus, bentuk muka, bentuk hidung, warna kulit, bentuk telinga, dll. Identifikasi yang lain adalah berdasarkan sidik jari, gigi geligi, Semua identifikasi ini adalah berdasarkan Phenotype (bentuk luar tubuh yang terlihat),dan masih dapat dimanipulasi dengan rekayasa kosmetik, bedah plastik Ada cara identifikasi lain yaitu Genotype atau berdasarkan ciri ciri yang diwariskan melalui sifat yang diturunkan (hereditary traits) melalui gene,

KMA - PENGANTAR BIOMOL

41

5.3.2. Identifikasi korban kejahatan


Kejahatan/tindakan kriminal dapat diidentifikasi dengan teknologi DNA, Jaringan yang ada darah/secuil daging (1000 sel) dapat diproses dengan membandingakn DNA suspek, korban , dan contoh yang ditemukan ditempat kejadian atau pada tubuh korban, Petanda DNA disebut DNA finger print yang identik peluangnya 1/100.000 atau 1/1.000.000.0000 kecuali pada kembar identik Metode yang dipakai adalah Southern Blood jika sampel cukup banyak, dipakai Restriction Fragment Length Polimorphism (RFLP) dan Simple Tandem Repeats (STRs) Jika sampel sedikit dan kondisinya kurang baik dipakai metode PCR. KMA
KMA - PENGANTAR BIOMOL

42

PCR

KMA - PENGANTAR BIOMOL

43

Mesin PCR
Suatu alat yang berfungsi untuk perbanyakan untai cDNA tertentu. Proses PCR yang terdiri dari Denaturasi, Annealing dan Elongasi dapat diulang sampai beberapa siklus dengan cara setting pada monitor PCR tersebut. cDNA yang teramplikasi sebanyak 2n , dimana n adalah jumlah siklus.
KMA - PENGANTAR BIOMOL 44

Perlengkapan gel elektrophoresis


Adalah suatu alat untuk running sampel DNA/RNA/Protein dimana sampel tersebut akan berjalan menuju kutub (+) sesuai dengan berat molekulnya. Sampel dengan BM rendah akan melaju lebih cepat.
KMA - PENGANTAR BIOMOL 45

Contoh hasil visualisasi DNA dengan Sybr Safe.

KMA - PENGANTAR BIOMOL

46

Mikropipet,Tip dan Timbangan analitik digital

KMA - PENGANTAR BIOMOL

47

5.4. Aplikasi untuk Lingkungan


Rekayasa genetik makin banyak diaplikasikan pada kegiatan lingkungan, Utamanya untuk mengatasi pencemaran lingkungan akibat limbah pabrik atau penambangan, Misalnya : Penggunaan bakteri mengubah logam berat ( Copper, Pb,Nickel( menjadi senyawa yang tidak berbahaya Pb sulfat, Co sulfat), Mikrorganisme pengubah bahan organik berbahaya (chlorinated hydrocarbons) atau limbah minyak menjadi tidak berbahaya lagi (detoxifing specific toxic waste product). KMA
KMA - PENGANTAR BIOMOL

48

BERBAGAI APLIKASI BIOTEKNOLOGI MOLEKUL

KMA - PENGANTAR BIOMOL

49

5.5. Aplikasi untuk Pertanian


Rekayasa genetik digunakan untuk meningkatkan produktivitas pertanian, 1. Peternakan . 2. Perkebunan

KMA - PENGANTAR BIOMOL

50

5.5.1 Aplikasi untuk Peternakan


Peternakan : Digunakan produk DNA recombinant untuk hewan ternak Misalnya : Vaccine, antibodi , dan growth hormon (Bovine Growth hormone (BGH) untuk meningkatkan produksi air susu sapi), Enzim cellulase yang memungkinkan seluruh bagian tumbuhan menjadi makanan hewan, Transgenic animal.
KMA - PENGANTAR BIOMOL 51

Transgenic Animal
sperm

egg Invitro Fertilization


+
Introduce foreign gene into female pronucleus

Embryo
Transgenic Animal
Containing Foreign Gene

Introduce into foster mother

KMA - PENGANTAR BIOMOL

52

Hewan Transgenik
Potongan DNA
Promoter Laktoglobulin dilarutkan
Sel telur domba yang sudah dibuahi Larutan potongan DNA dimasukkan dlm inti

Gen manusia

Domba betina transgenik yang embrio mengandung protein manusia dlm air susunya KMA - PENGANTAR BIOMOL 53

Contoh pemanfaat biologI molecular untuk MANUSIA:

KMA - PENGANTAR BIOMOL

54

5.5.2. Aplikasi untuk Perkebunan


Perkebunan : Tissue culture memungkinkan satu sel tunggal bertumbuh menjadi tumbuhan baru dengan sifat baru Misalnya : tomat, jeruk, kentang, tumbuhan transgenik yang tahan terhadap hama dan memberikan hasil yang lebih banyak dalam ukuran dan jumlah.
KMA - PENGANTAR BIOMOL 55

5.6.1. Kultur sel, jaringan dan organ


Invivo, Invitro, Prokaryotic cells, Eukaryotic cells, Media, Plant Culture, Animal cell Culture, Genetically Modified Organism (GMOs)
KMA - PENGANTAR BIOMOL 56

5.6.1. REKAYASA JARINGAN


Kombinasi produk yang mengandung cells/tissues/matrix hidup Contoh :
Artificial bladder Artificial pancreas

KMA - PENGANTAR BIOMOL

57

5.6.2. Xenotransplantation (Cells and Tissues)

Procedure & Process Xenotransplantation and Product Animal sources Recipients, Contacts and the Public
KMA - PENGANTAR BIOMOL 58

5.7. Reproductive Cloning


Finn-Dorset lamb (white)
Isolate & culture mammary gland cells oocyte
Enucleated oocyte

Adult Black + Face sheep

Fuse by electric shock

Black face oocyte containing Finn Dorset nucleus

Introduce +into Black-Face sheep

DOLLY
KMA - PENGANTAR BIOMOL

Efficiency 0,4%

59

6.1. SEL PUNCA/STEM CELL


Keterbatasan transplantasi jaringan & organ, Rekayasa jaringan >>Stem Cell Totipotent, Pluripotent, multipotent, unipotent, Sumber stem cell > embryo/zygoter dari abortus atau IVF dan cloning Tissue replacement atau regeneration

KMA - PENGANTAR BIOMOL

60

6.1. SUMBER STEM CELL:


No Jaringan
Blood, Bone Narrow Placental cord blood

Potensi
Pluripotent hematopoetic stem cells can regenerate blood and immune system Nave pluripotent hematopoetic stem cells can be transplanted into non-HLA matched recepients.

1.
2. 3. 4 5.

Placental tissue and fat Possible totipotent stem cells ; range of tissues types uncertain Any adult cell In theory, with reprogramming and dedifferentiation, can be made into totipotent stem cell, as in cloning Totipoten stem cells, all tissue type
61

Embryonic stem cells

KMA - PENGANTAR BIOMOL

6.1. SUMBER STEM CELL/SEL PUNCA

KMA - PENGANTAR BIOMOL

KMA

62

6.2. APLIKASI STEM CELL UNTUK KEDOKTERAN

KMA - PENGANTAR BIOMOL

63

6.3. APLIKASI STEM CELL UNTUK KEDOKTERAN

KMA - PENGANTAR BIOMOL

64

KMA - PENGANTAR BIOMOL

65