Anda di halaman 1dari 3

Vaksinasi Dewasa

Pada edisi ini kita membahas mengenai menjadi orang Kristen yang kuat. Kuat dalam hal rohani dan jasmani. Topik ini mengangkat mengenai vaksinasi atau imunisasi pada orang dewasa, sehingga terdapat kekebalan terhadap penyakit-penyakit tertentu yang berbahaya. Vaksinasi atau imunisasi biasanya diberikan pada anak-anak, yang memang rentan terhadap serangan penyakit karena sistem imunitas yang belum berkembang seperti pada dewasa. Tapi ternyata vaksinasi pada orang dewasa juga sangat diperlukan mengingat banyak penyakit baik berbahaya maupun tidak, yang perlu dihindari karena banyaknya biaya, kerugian, waktu, bahkan nyawa yang bisa terenggut bila terkena penyakit-penyakit tersebut. Pada pertemuan tahunan American Society of Internal Medicine di Atlanta, Amerika Serikat tahun !!" diungkapkan bahwa imunisasi pada orang dewasa dapat men#egah kematian sepuluh kali lipat dibandingkan dengan anak, nyatalah imunisasi tak hanya berman$aat untuk anak namun juga amat berman$aat untuk orang dewasa. %a#am vaksin yang digunakan untuk imunisasi& ". Vaksin dari kuman yang dilemahkan 'attenuated live vaccine( Vaksin ini dapat berasal dari keseluruhan organisme atau bagian dari organisme, #ontoh& vaksin polio oral. . Vaksin berasal dari mikroorganisme yang telah dimatikan 'bakteri, virus atau riketsia( )espons imun yang timbul lebih lemah daripada vaksin hidup sehingga biasanya memerlukan imunisasi ulang, #ontoh& kolera, pertusis. *. Vaksin subunit& berasal dari bagian organisme, misalnya& komponen kapsul bakteri 'strepto#o##us pneumoniae(, Keuntungan vaksin ini aman diberikan pada anak, menghindari vaksin yang virulen 'bahaya(. +. Vaksin toksoid, dibuat dari bahan toksin bakteri& tidak toksis 'membahayakan( namun dapat merangsang pembuatan antibodi, #ontoh& tetanus, di$teri. ,. Vaksin konyugat, yaitu vaksin yang digabungkan dengan protein pembawa sehingga dapat lebih meningkatkan respons imun. Pendekatan baru dalam pembuatan vaksin& ". Vaksin rekombinan Salah satu #ontohnya adalah vaksin -epatitis .. . Vaksin /0A. %asih dalam penelitian dan dikembangkan untuk memproduksi vaksin in$luen1a, -2V dan -erpes simpleks. %an$aat %an$aat vaksin yang digunakan pada orang dewasa di 2ndonesia datanya amat terbatas. /ata di negara maju menunjukkan bahwa e$ektivitas vaksin -epatitis . dalam men#egah penyakit 3!4 sampai 5,4. Vaksin in$luen1a dapat menurunkan insidens in$luen1a 6!4 sampai 5!4. Sedangkan e$ektivitas vaksin pnemokokus 7!4 sampai 7+4. Vaksin #ampak dan rubella akan menimbulkan imunitas pada sekitar 5,4 orang yang divaksin. Vaksin gondongan akan menurunkan insidens penyakit 6,4 sampai 5,4. Vaksin tetanus jika digunakan se#ara benar dapat men#egah tetanus "!!4 dan vaksin di$teri 3,4. 8$ektivitas ini menurun pada kelompok lanjut usia. %engingat pentingnya vaksinasi pada dewasa, Perhimpunan Spesialisasi 2lmu Penyakit /alam 2ndonesia 'PAP/2( telah membuat konsensus mengenai vaksinasi dewasa, seperti dibawah ini &

'jadwal vaksinasi dewasa.e9#el $ile( Keterangan tambahan& 2n$luen1a Semua orang dianjurkan vaksinasi setahun sekali, tetapi sangat dianjurkan untuk orang dengan& gangguan perna$asan kronik, penyakit ginjal kronik, kardiovaskuler, diabetes, gangguan imunitas, lansia, tenaga kesehatan, pelan#ong 'traveler(, tinggal di panti jompo:penampungan. Tetanus ;ntuk men#egah tetanus pada bayi baru lahir, maka diperlukan vaksinasi bagi wanita usia subur dan #alon pengantin perempuan Vari#ella '#a#ar air( Semua orang dewasa yang tidak pernah terin$eksi #a#ar air dianjurkan untuk vaksinasi vari#ella, khususnya untuk tenaga kesehatan. Vari#ella dapat menyebabkan ke#a#atan pada janin, jika in$eksi terjadi pada trimester pertama kehamilan, sehingga sebaiknya vaksinasi diberikan sebelum menikah atau hamil, dan dibutuhkan waktu minimal + minggu untuk boleh hamil setelah vaksinasi diberikan. Tidak boleh diberikan untuk ibu hamil. -PV Vaksinasi sebaiknya diberikan sebelum usia akti$ se#ara seksual atau sebelum menikah. Vaksin tidak boleh diberikan pada ibu hamil. Pemeriksaan Pap Smear tetap dibutuhkan sekalipun vaksinasi -PV telah diberikan. Vari#ella <oster Vaksin diberikan terutama untuk lansia diatas 7! tahun. %%) Sangat dianjurkan untuk tenaga kesehatan, pelan#ong, orang yang tinggal di lingkungan padat. /osis kedua diperlukan karena -,4 populasi tidak bisa merespon pada pemberian dosis pertama. Vaksin ini dapat men#egah sindrom )ubella kongenital, maka dianjurkan untuk diberikan sebelum menikah atau hamil, dan dibutuhkan waktu minimal + minggu untuk boleh hamil setelah vaksinasi diberikan. Tidak boleh diberikan untuk ibu hamil. Selain vaksin diatas, juga terdapat vaksin lainnya untuk dewasa yaitu & =apanese en#ephalitis ;ntuk wisatawan yang akan bepergian ke daerah endemis 'Asia( dan tinggal lebih daripada *! hari atau akan tinggal lama di sana, terutama jika mereka melakukan aktivitas di pedesaan. )abies .ukan merupakan imunisasi rutin,dianjurkan pada individu yang berisiko tinggi tertular 'dokter hewan, petugas yang bekerja dengan hewan, dan pekerja laboratorium(, wisatawan berkunjung ke daerah endemis yang berisiko kontak dengan hewan dan individu yang tergigit binatang tersangka rabies.

/emikianlah da$tar dan keterangan singkat mengenai vaksinasi atau imunisasi pada orang dewasa. %ari kita semua meningkatkan kekebalan diri kita, men#egah penyakit sebelum datang menyerang, sehingga tetap sehat dan produkti$. Penulis& dr. =onathan %anuel, %KK !366333"***5 'telp, whatsapp, line( anti aging, slimming, herbal medi#ine